[Sinopsis] Summer’s Desire episode 3 part 2

Setelah menemui Yao Shu Er, Yin Xia Mo pulang ke rumahnya. Adiknya menyambutnya dengan wajah penuh kejutan. “Memang kita kedatangan tamu ya? siapa? temanmu?”, tanya Xia Mo
Adiknya hanya tersenyum, Xia Mo masuk ke dalam dan ternyata Luo Xi yang ada di rumah mereka.
“Kak Lou Xi sudah 2 jam menunggu di sini loh. Dia juga tak lupa membelikan makanan kesukaanku”, kata Xian Cheng. Xia Mo senang.

Adiknya juga berkata bahwa dia pernah memberikan hadiah sembunyi2 pada Kak Lou Xi sebelum dia pergi ke luar negeri. Tetapi mereka berdua merahasiakan dari Xia MO hadiah apa itu. Hadiahnya sebenarnya adalah sketsa foto Xia Mo yang dipertahankan mati2an oleh Lou Xi di Italia. Lou Xi mengatahui foto itu ketika dampai di italia.
Lou Xi mengantarkan skrip yang telah dibacanya, Dia lalu tidak enak dan pamit pulang.
“Aku memberikan catatan yang penting di sana, bukan maksud apa-apa hanya supaya shooting kita besok berjalan lancar”. Lou Xi lalu beranjak pergi.
Namun tiba-tiba Xia Mo berkata “Tunggu…”, sambil memegang tangan Lou Xi. Lou Xi terpana dan bahagia ternyata Xia Mo juga membutuhkannya.
Xia Mo ingin mita maaf atas sikapnya yang dingin dan bicaranya yang ketus pada Lou Xi akhir-akhir ini. Dia menghukum sendiri mulutnya dengan meminum bir banyak. Lou Xi berusaha menghentikan Xia Mo minum.
“Aku bukannya tidak ingin bahagia dan bergantung pada seseorang dan dicintai. Tapi aku takut. Di dunia ini yang kita percayai lebih baik diri kita sendiri. Jika orang yang kita percaya meninggalkan kita, Rasanya seperti jatuh terhempas ke tanah”, kata Xia Mo
Lou Xi memahami ketakutan Xia Mo “Di dunia ini orang yang paling tahu ketakutanmu adalah aku. Marilah kita coba kali ini bersama. Karena aku menyukaimu. Ketika aku terpisah denganmu, aku selalu memikirkanmu. Kamu bagaikan racun yang menyakitiku sampai rasanya mau mati. Namun aku memilih terluka daripada meninggalkanmu”, kata Lou Xi sambil memegang Xia Mo lembut

“Aku dulu ,walau tau dirimu berbahaya, aku tidak bisa meninggalkanmu, aku seperti larut dalam pusaran yang menarikku ke sisimu”, sahut Xia Mo

(aku sukanya Xia Mo dan Lou Xi karena masa lalu mereka mirip , senasib jadi saling memahami luka dan rasa tak aman masing2. Xia Mo – Ou chen juga menarik dalam hal yang lain bahwa ou Chen itu cinta mati, cemburuan dan over protektif , bingung juga mau dukung yang mana...)
Keesokan harinya syuting dimulai. Tema iklannya adalah putri duyung yang bertemu pangeran. Mereka banyak syuting di air. Xia Mo memakai baju pink dan jujur menurut teteh Barbie Shu cantik banget pas syuting jadi model iklan ini.

Xia Mo memang berbakat didukung oleh Lou Xi pasangan mainnya Xia Mo lebih percaya diri dan jadi meraa lebih relax dan tidak canggung. Mereka lalu syuting di atas yacht. Ou Chen memperhatikan dari jauh. Ou chen bertanya pada Xi Meng karena dia merasa familiar dengan yacht itu. Menurut Xi Meng yach itu hadiah ulang tahun dari ayah tuan muda. Ou chen juga bertnaya mengapa dia merasa ingin memperhatikan Xia Mo terus. Ada apa sebenarnya?
Xi Meng menutup nutupi hubungan tuan muda dengan Xia Mo dulu. Xi Meng hanya berkata karena Xia MO tampaknya berbakat dan tidak canggung di depan kamera walaupun masih baru.

Ou Chen memperhatian adegan Lou XI dan Xia Mo di atas yacht. Adegan di tutup dengan sang pangeran tampan mencium putri duyung. Tuan Muda ou chen cemburu berat melihat adegan itu.

Syuting selesai dengan sukses dan lancar. Baik Lou Xi da Xia Mo karena tidak ingin gossip tentang mereka beredar langsung pulang terpisah beserta manager masing-masing. Xi Meng menghampiri Lou Xi dan memberikan cek sebagai bayaran Lou Xi. LouXi menyindir penuh arti dan bertanya penuh retorika apakah cek ini seharusnya cukup untuk membiayai sekolahnya dulu?  Ada misteri lagi nih antara Lou Xi dengan pihak Hong Ou.

Iklan Lou Xi dan Xia Mo sukses, iklan iru digemari masyarakat dan produknya pun laku keras. Nama Xia Mo mulai dikenal. Xia Mo pun lalu memulai debunya sebagai penyanyi ndan masuk dapur rekaman.

Management tampak puas dengan hasil rekaman pertamanya. Lagu Xia Mo yang baru dirilis pun mendapat sambutan meriah dan laris di pasaran. Termasuk adik Xia Mo begitu bahagia mendengarkan lagu Xia Mo sampai menitikkan air mata.
Xia Mo berhasil dinominasikan untuk mendapatkan new comer award beserta Pan Nam. Suatu malam Lou Xi kembali menunggu Xia Mo di rumah Xia Mo. Lou Xi sempat terganggu karena mulai ada rumor tentang hubungan mereka, dan kini setelah Xia Mo dikenal sulit bagi mereka untuk keluar berjalan-jalan. Lou Xi membawakan hadiah untuk Xia Mo. Sebuah gaun indah berwarna coklat muda, untuk dikenakan Xia Mo di malam penganugrahan.
“Kamu pasti akan jadi wanita tercantik malam nanti”
“Kupikir kamu mendoakanku menang”, kata Xia Mo
“Jangan kau persoalkan masalah award, kau masuk nominasi artinya kau sudah bagus, dan masa depan karirmu akan baik. Kalau Bagiku kamu selamanya terbaik dan wanita paling cantik”
Xia Mo lelah karena kegiatannya seharian itu. Lou Xi menyuruh Xia Mo tidur di bantal di atas pahanya. Lou Xi membelai Xia Mo sampai tertidur (so sweeett..ayah, mauuu)
Malam penganugrahan tiba. Xia Mo datang bersama dengan Pan Nam sahabatnya dan berjalan di red carpet. Tak lama kemudian datanglah Lou Xi, sang superstar yang melambaikan tangan juga pada mereka berdua.

Xia Mo mengharapkan Pan Nam menang dan bertanya apa dia sudah membuat pidato kemenangan.

Tuan Muda Ou Chen juga mendapat undangan untuk menghadiri malam penganugrahan itu, tapi dia urung datang. Ou Chen menyuruh orang lain untuk menyelidiki masa lalunya karena tampak Xi Meng asistennya merahasiakan sesuatu darinya.
Tuan Muda Ou Chen berhasil mendapatkan informasi dari informannya yang mendapatkan foto foto dirinya dan Xia Mo saat SMA. Dia juga diberitahu bahwa dia dan Xia Mo dulu adalah kekasih dan semua orang di SMA pun mengatahuinya. Ou Chen kaget, dia merasa dibohongi Xia Mo.

 Xia Mo dan pan nam mendapatkan nominasi untuk kategori yang sama. Dan ternyata di luar dugaan Yin Xia Mo pemenangnya. Xia Mo mengucapkan pidato yang singkat (ga ada terimakasih pada orang tua karena ga punya orang tua ya ..orang tua angkatnya jg sudah meninggal hiks)

Ou Chen menonton acara penganugrahan itu lewat televisi di ruangannya. Dia kesal pada Xia Mo karena membohonginya. Tiba-tiba ingatan masa lalunya satu persatu terlintas di kepalanya. Kepala Ou chen sakit. Dia juga marah, Ou chen buru-buru pergi membuat perhitungan.
Xia Mo merasa tak enak pada Pan Nam. Namun Pan Nam bisa menerima itu dengan lapang dada dan memberi selamat pada Xia Mo.
Di luar ada orang lain yang protes pada Xia Mo dan menganggap Xia Mo menang dengan tidak fair karena kedekatannya dengan grup Hong Ou (dasar orang sirik ada aja di mana-mana). Xia Mo merasa tidak enak. Untunglah sang pangeran Lou Xi datang dan pura-pura memberikan selamat pada Xia Mo atas kemenangannya lalu berkata ingin bersulang untuk Xia Mo dan membaa Xia Mo pergi dari situ.

Lou Xi buru-buru membawa Xia mo ke ruangannya, lalu buru-buru memeluknya. Lou Xi berkata bahwa dari tadi melihat Xia mo dari kejauhan begitu cantik dia gelisah karena harus pura-pura tidak kenal dan harus berjauhan dari Xia Mo. Dia memeluk Xia Mo dengan penuh kerinduan dan ingin bermesraan dengan Xia Mo. Xia Mo masih berpikir ucapan orang -orang tadi. Dan mungkin dan berkata tidak ada penghargaan itu tidak fair karena dia merasa tidak sebaik yang lain.
Lou Xi menghiburnya dan berkata tidak ada yang benar-benar fair di dunia ini. namun Lou Xi tetap memuji Xia Mo. Menurutnya 10 orang saingannya digabung pun tetap tidak sebanding dengan Xia Mo (Lou Xi bener-bener memuja Xia Mo banget)  Mereka pun memadu kasih dan berciuman.
Tak disangka Ou Chen menemukan tempat mereka berdua dan menerjang masuk. Dia marah-marah pada Xia Mo karena berbohong soal hubungan meraka dulu, sambil melempar foto-foto mereka berdua saat SMU. Ou Chen mendesak Xia Mo kenapa dulu membohonginya. “Karena itu tidak penting karena memang hubungan kita sudah putus sejak dulu jadi tidak perlu ada yang dijelaskan kepadamu”, jawab Xia Mo tegas.
Ou Chen tiba-tiba sekilas teringat saat dia diputuskan oleh Xia Mo, kepalanya langsung sakit.

“Mengapa kita putus?”, tanya Ou Chen
“Karena kita sudah tidak lagi saling cinta lalu putus”, kata Xia Mo tampak berbohong (kejadian sebenernya juga gimana masih misteri nih)
Ou chen tak percaya bersikeras bahwa Xia Mo adalah miliknya dan menariknya pergi dari sana. Namun Lou Xi menangkap tangan Xia Mo satunya lagi. Xia Mo kembali diperbutkan dua orang pria (mana keren2 lagi woow)

“Lepaskan dia!”, kata Ou chen
“Apa hakmu bicara seperti itu. Kau yang harus melepaskan tanganmu!”
Ou Chen lalu memukul Lou Xi, Lou Xi siap melawan balik, mereka akan berkelahi. Namun Xia Mo langsung berdiri di antara mereka untuk memisahkan mereka berdua.

Ou Chen masih kesal karena menurutnya dialah yang berhak menentukan apakah ingatanya penting atau tidak. Ou Chen masih mendesak dan tak percaya alasan putusnya hanya karena itu.
“Mengapa tak kau katakan bahwa alasan kalian putus adalah karena aku”, sahut Lou Xi menimpali. Xia Mo terdiam tidak bisa bicara dia ragu untuk membenarkan atau menyangkalnya. Ou chen lalu sakit hati dan pergi. Sebelum pergi dia berkata “Kalian berdua akan membayar semua ini!”
Tuan Muda mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dia lalu berhenti di suatu tempat. Dia tiba-tiba ingat tempat itu ..dia pernah kecelakaan di sana.
Kepalanya sakit mengingat kejadian itu. Xi Meng asistennya diam-diam mengikuinya, Tuan Muda marah karena Xi Meng tidak memberitahukan kejadian yang sebenarnya padanya. Xi Meng tidak ingin tuan muda terluka. Xi Meng teringat saat dia syok karena tuan muda kecelakaan lima tahun lalu. Tuan Muda tak juga sadar di rumah sakit. Xi Meng lah yang mengikatkan pita hijau dulu di tangan Ou chen yang sampai sekarang kerap terus dikenankannya.
Di Kantor Hong Ou mendapatkan tawaran untuk menjadi sponsor pembuatan drama berjudul “Pure Love Song”. Drama itu dibintangi oleh aktris Ai Hui Ni dan kekasihnya superstar Ling Hao yang pernah menolak bekerja sama dengan Xia mo. Ou Chen punya rencana, dia berkata bisa menjadi sponsor dengan satu persyaratan.
Perasaan Xia Mo sering tidak enak, dia ingat perkataan Ou Chen terakhir sebelum dia pergi bahwa dia sepetinya akan membalas Xia Mo dan Lou Xi.
Zhen En memberi kabar mengejutkan bahwa Xia Mo mendapat tawaran untuk bermain di drama favorit Pure Love Song .
Xia Mo kaget karena tidak pernah untuk mengambil di luar fokusnya sebagai penyanyi. Namun Ling Hao adalah pemain idola Zhen En. Xia Mo lalu menyanggupi,

Konferensi pers diselenggarakan untuk menyambut pembuatan drama baru Pure Love Song, semua pendukungnya hadir. Xia Mo mendapat peran sebagai Bing Tong yang menyukai Lu shi yang diperankan oleh Ling Hao secara rahasia. Baik Ling Hao dan kekasihnya Ai Hui Ni tampak tak menyukai Xia Mo dan memandangnya sebelah mata.
Lou Xi mendapat tawaran kontrak bermain drama historis Zhan Qi (saeguk lah klo istilah kita) dari perusahaan Ou Hong Chen milik Ou Chen. Sebenarnya Lou Xi tidak mau berurusan dengan dengan perusahaan Hong Ou lagi. Tapi Xi Meng datang langsung menemuinya. Lo Xi tidak mau dikontrol lagi, dia merasa sudah membayarnya dengan tampil di iklan Hong Ou waktu itu. dan mulai menyobek kontrak itu.
Namun Xi Meng memotong “Bukankah dulu kau seharusnya kembali ke panti asuhan. Tapi kau bisa bersekolah ke luar negeri, menyelesaikan sekolahmu dan bahkan bisa masuk dunia hiburan karena itu. Kau seharusnya membayar apa yang kamu peroleh”
Lou Xi geram namun tak bisa berbuat apa-apa (misteri lagi hubungan perusahan Ou Chen dengan sekolah Lou Xi..kayaknya ini genre jadi misteri nih ya drama…)

to be continued….

Iklan

4 pemikiran pada “[Sinopsis] Summer’s Desire episode 3 part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s