[Sinopsis] Summer’s Desire episode 10 part 2

Xi Meng akhirnya mengaku pada tuan muda Ou Chen bahwa dia lah yang memerintahkan orang untuk membekukan rekening orang tua Xia Mo dan menyuruh orang menyita rumah mereka. Mengenai tuduhan Xia Mo bahwa selama ini Xi Meng yang merencanakan menghancurkan karir Xia Mo dengan berbagai kejadian dan berita-berita fitnah itu
“Jika tidak ada orang sepertimu dibalik semua itu , mana mungkin orang-orang berani bersinggungan dengan artis dari grup Hong Ou!”
Xi Meng tidak bisa berkata-kata.
“Xia Mo itu hanya gadis yang lemah, mengapa kau tega menghancurkannya?!”protes Ou Chen

Ou Chen lalu menyinggung soal informasi yang pernah dia dapatkan dari supir taksi (beberapa episode yang lalu) bahwa saat dirinya koma karena kecelakaan Xi Meng dan orang tuanya bertengkar soal kontrak dan uang.

“Sepertinya saat aku sakit mereka sudah ingin meninggalkanku ya”
Lalu Ou Chen juga menyodorkan foto-foto dan skandal orang tuanya yang dia selidiki selama Xi Meng ke Perancis,ayahnya malah keranjingan judi berkuda dan ibunya punya selingkuhan lain.
“Sepertinya keluargaku sudah mulai hancur beberapa tahun yang lalu ya”, tebak Ou Chen prihatin “Lalu semua kado, ucapan, jangan-jangan itu semua hanya darimu”
“Anda jangan berpikir seperti itu, silakan tuan muda ikut saya”, kata Xi Meng

Akhirnya Xi Meng menceritakan rahasia orang tua palsu tuan muda, dia menyerahkan kontrak yang pernah ditandantangani orang tua palsunya dan kakaknya. Di kontrak itu mereka harus setahun sekali liburan bersama keluarga dan tinggal bersama sampai tuan muda berumur 18 tahun,tuan muda mulai berkaca-kaca dan menangis tak percaya
“Ini hal yang paling aneh yang pernah kudengar. Rupaya semua orang telah bergabung untuk membohongiku selama ini. Pantas saja selama ini walau aku merasa memiliki segalanya tapi aku merasa diriku hampa”, Ou Chen terpukul namun berusaha tampil tegar

(wah acting peter ho boleh juga ni di sini..biasanya aku bosen liat tuan muda cemberut terus)
“Lalu, siapa sebenarnya ibu kandungku?”
Xi Meng memberikan foto ibu kandungnya Ou Chen. Ou Xing Ya. Di foto itu ibunya memakai pita hijau.

“Pita hijau adalah gaya khas ibumu. Kupikir Anda tidak punya memori tentang ibu Anda, tapi ternyata Anda membuatkan pita hijau untuk Xia Mo seperti pita ibu Anda”

Rupanya Ou Chen bayi suka mainin pita ibunya.

“Lalu di mana ibuku sekarang?”, tanya Ou Chen

“Dia sudah memilih pergi meninggalkan kita”, kata Xi Meng. Xi Meng lalu menceritakan bahwa ibunya dulu berhubungan dengan laki-laki biasa dan melahirnya Ou Chen. Ibunya dikurung di rumah dan sering berusaha kabur namun tidak pernah berhasil. Suatu saat ibunya pun memilih jalan kabur dengan caranya sendiri (bunuh diri)
“Agar Tuan muda dapat tumbuh sehat dan bahagia kakek Anda dan saya merencanakan keluarga buatan untuk Anda”, jelas Xi Meng
“Jadi selama ini hidupku hanya proposal projek darimu ya?! Lalu siapa ayah kandungku. Berikan aku namanya”
“Aku sudah berjanji dengan CEO terdahulu (kakek Ou Chen) agar tidak memberitahukannya.
Ou Chen sangat kesal “Siapa namanya ayo berikan!”

Xi Meng tidak bisa memberitahukan, Dia hanya minta maaf dan menghormat pada tuan Muda. (kasihan Ou Chen sampai nangis loh)
Ou Chen kesal dan marah dia langsung pergi dengan mobilnya dan memacu mobilnya di jalan raya.
Dia lalu berhenti di suatu tempat untuk menyendiri. Bayangan Ou Chen kecil mengajaknya bicara dan mengasihani Ou Chen yang kesepian.

“Ini mungkin sudah nasibmu kau kesepian dan tak pernah bahagia”

Ou Chen akhirnya tengah malam pulang ke rumah. Xi Meng yang menunggu tuan muda dengan cemas , lega melihat tuan muda datang. Dia merasa tuan mudanya pasti membencinya dan merasa ini saatnya dia untuk mundur. Sebelum mundur dia memberikan kunci pada tuan muda
“Ini kunci studio, tempat di mana aroma ibumu masih ada di sana. Jika kau merindukannya, kau bisa ke sana”
Ou Chen menerima kunci itu namun kemudian dia melemparkannya karena masih kesal.
Xi Meng lalu mengunjungi Xia Mo dan adiknya di rumah sakit. Xi Meng meminta Xia Mo jangan lagi menyalahkan tuan muda Ou Chen.

“Saya yang berada di balik semua itu”, aku Xi Meng . Xi Meng bercerita bahwa setelah diputuskan oleh Xia Mo, tuan mudanya kecelakaan dan koma selama 2 bulan. Xia Mo terkejut juga mendengar kenyataan itu. Dia tak menyangka kemarahannya berakibat fatal pada Ou Chen.
Xi Meng berkata bahwa dia tak menyangka bahwa orang yang menyita rumah Xia Mo ternyata sampai berbuat semena-mena.
“Walau sudah terlambat aku minta maaf kepada kalian berdiu”, kata Xi Meng membungkuk pada Xia Mo dan Xiao Cheng. Xi Meng juga berharap Xia Mo tidak lagi menyakiti tuan muda “Tuan Muda menggunakan sepanjang hidupnya menyukai nona Xia Mo”

Xia Ying Bo mengunjungi Luo Xi yuang masih bermuram durja dan minum-minum di bar. Shen Qiang yang datang bersama Kak Xia, mereka merasa Luo Xi terlalu berlebihan untuk orang seperti Xia Mo. Shen Qiang menjelek-jelekkan Xia Mo yang cuma memanfaatkan Luo Xi untuk batu loncatan karirnya. Xia Ying Bo berusaha menghentikan Shen Qiang memojokkan Luo Xi.
Luo Xi minta ijin agar dia tidak diganggu urusan pekerjaan sekarang-sekarang ini.
Namun untuk satu hal penting, Xia Ying Bo berkata bahwa ada syuting yang harus diulang minggu depan tanggal 25.
Mendengar tanggal itu Luo Xi kembali bersedih
“Kok bisa ada kebetulan seperti ini, acara nya juga tanggal 25 (pernikahan maksudnya)”

Xia Ying Bo berkata agar Luo Xi jangan berpikir terlalu jauh.
Tanggal 25 adalah hari yang baik untuk membuat film, dan juga untuk menikah”, kata Luo Xi pilu
Xia Ying Bo berjanji akan menengoknya di lokasi dan menemaninya minum setelah syuting nanti.

Asisten Luo Xi menemani Luo Xi yang sedang mabuk pulang. Luo Xi di jalan ingat bahwa dulu Xia Mo berkata bahwa walau dia tidak suka kekerasan tapi ada hal yang tidak perlu dilakukan dengan cara tertentu. Saat itu Xia Mo tidak mau terus terang padanya tentang itu.

Luo Xi benar-benar prihatin orang seperti Xia Mo ternyata pernah ketakutan dengan mendekam di sel.

Xia Mo menemui Ou Chen ke rumahnya.
“Jika kamu datang untuk membatalkan pernikahan aku tidak akan mengijinkannya”, kata Ou Chen

“Aku akan membayarmu dengan kebahagian, aku tidak akan membiarkannmu menangis, cemas atau takut.Aku akan akan menjadikanmu wanita yang paling berbahagia”, kata Ou Chen
Xia Mo mulai luluh. Ou Chen memeluknya. Xia Mo ragu tapi dia membiarkan Ou Chen walau tak balas memeluknya.
“Kita akan jadi pasangan yang benar-benar berbahagia”,kata Ou Chen
Xia Mo tersenyum, tapi dia tibatiba teringat janjinya bersama Luo Xi. Luo Xi pernah berkata bahwa “Kamu adalah milikku” dan mereka pernah berjanji untuk tetap bersama dan tidak saling menghianati.
Ou Chen akhirnya memanggil ke dua orang tua palsunya. Dia dengan tegas dan dingin berkata bahwa tugas mereka sudah berhasil sehingga mereka tidak perlu berpura-pura lagi. Mereka akan diperlakukan sebagai karyawan Hong Ou lagi. Namun setelah Ou Chen menginggalkan ke duanya Ou Chen tampak limbung bagaimanapun ,
Ou Chen pernah menganggap mereka orang tuanya.

Suatu malam Luo Xi pergi menengok rumah kenangan mereka bersama Xia Mo dan keluarga Yin. Luo Xi menelepon Pan Nam sahabatnya. Pan Nam cemas akan keadaan Luo Xi. Besok hari pernikahan Xia Mo , Luo Xi mina Pan Nam menemaninya. Namun PanNam tidak bisa dan dia juga tidak bisa memberikan alasannya pada Luo Xi

“Lou Xi, kamu itu hanya patah hati, ini bukan akhir dari dunia”, nasehat Pan Nam
“Bagaimana jika bagiku itu akhir dari dunia”, kata Luo Xi

Luo Xi lalu masuk ke halaman rumah, dan memandangi pohon sakura kenangan mereka.

Pada saat yang sama Xia Mo sedang melamun sambil menggendong dan membelai si “milk”, kucing hitam kenangan mereka.

Ou Chen malam itu melihat Xi Meng sudah berkemas dan akan meninggalkan kediamannya. . Bagaimanapun Xi Meng sudah seperti orang tua dan guru baginya. Xi Meng juga merasa berat meninggalkan rumah itu. Ou Chen diam-diam melihat Xi Meng pergi dengan pilu.

Keesokan paginya seseorang mengatarkan sesuatu pada Xi Meng. Ternyata undangan pernikahan dari Ou Chen untukknya. Ou Chen menulis pesan secara pribadi
“Guru, datanglah untuk menyaksikan upacara pernikahanku, momen yang paling berbahagia dalam hidupku”
Xi Meng berkca-kaca membacanya.

Hari ini adalah hari pernikahan Xia Mo. Xia Mo di rumahnya ditemani Zhen En dan Pan Nam yang membantu meriasnya. Pan Nam begitu puas dengan penampilan pengantin wanita ini yang tampak mempesona.

Adiknya kemudian datang memberikan buket bunga untuk kakaknya.

Pagi itu, Shen Qiang kembali “menceramahi” Luo Xi (rese dan cerewet nih cewe) karena ternyata grup Hong Ou mensomasi Luo Xi untuk membayar ganti rugi karena secara sepihak telah keluar dari film Zhan Qi.Shen Qiang menyindir bahwa sesatu yang dulu dia lakukan dan bahkan berkorban untuk Xia Mo hanya sia-sia dan merugikan diri sendiri.

“Apa Xia Mo sekarang akan mengasihanimu? Xia Mo hari ini menikahi Ou Chen!”, kata Shen Qiang ingin menyadarkan Luo Xi

to be continued…

Iklan

11 pemikiran pada “[Sinopsis] Summer’s Desire episode 10 part 2

  1. Teh nana,napa sinopsisny singkat bget sich,,,??icut jd penasaran bget nech ma akhir ceritany,,,??
    icut b'harap akhir cerita ini Lou Xi N Xia Mo b'satu,,,,!! (mrk kan p'nah b'janji)

    Ou chen,cari wanita lain aja ,,!!
    anggap Xia Mo sbg adik.

    Please,,,!! icut benci klo akhir cerita Summer's Desire ini Lou Xi trus dlm kesedihan,,!!
    (apa ge,Lou Xi p'nah di usir oleh Ou chen)

    Suka

  2. @cut:gak singkat cut kan emng dibagi 2. pokoknya endingnya gak terduga deh,,hehehe, ntar Xia Mo hamil anak Ou Chen..
    @teteh nana:wah teteh mudik ya, jadi was2 yang mau ngelanjutin SD soalnya di megaupload belum ada SD 13 ma 14 jadi masih nunggu mudah2an cepet keluar jadi bisa bantu yang episot 14.

    Suka

  3. icut…pengennya sinopsisnya sepanjang apa hehe…sekarang SD emang lbh singkat 1 episode cm 1 jam. klo dibagi 2 berarti cuma setengah jam. sorry ya kalau kurang detail..inti ceritanya yang penting ketulis semua khan

    Suka

  4. Td sore biz ntn yg episode ini d indosiar,, hwaa sedih bgt ceritanya,, liat louxi path hati gt jd ikutan nangis bombay,hiks..

    Btw nt kl xiao mou te2p ma ou chen nt endingna lou xi ma sapa donk (ma aq ja deh,he..)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s