[Sinopsis] Khuntoria Couple Episode 4

Setelah perpisahan mereka terakhir 2 minggu yang lalu, kini tibalah pertemuan kembali untuk pasangan Khuntoria. Namun sebelumnya, di ruang istirahat latihan f(x), setelah selesai gladi resik Music Core, kelima anggota f(x) berbincang-bincang.

keluarga besar f(x)
“saya boleh memanggilnya papa khan?” tanya Luna pada Vic. Vic menanggapi pertanyaan Luna dengan tertawa.

“tapi ketika kamu pulang dari acara itu, kamu bilang kalo kamu menyukainya…” Krystal dan Sulli menggoda Vic. Vic hanya senyum-senyum menanggapinya.
“mana bayi kalian” tanya Krystal.
“ya, kita ini bayinya…” Sulli menjawab pertanyaan Krystal.
“tapi kita khan cuma bayinya mama, jadi karena sudah ada papa sekarang, berarti harus sudah ada bayi baru!” Krystal masih ngotot dengan pertanyaannya.
Vic tertawa melihat reaksi Krystal sambil berkata,” tidak..tidak..” (saa berharap banget bayi nya mason moon)
“unnie, kalian berdua mirip lho…–oh, oh, Nickhun bilang ini bilang itu–” Amber tidak mau ketinggalan menggoda Vic membuat yang lainnya tertawa.
“kapan saya berkata seperti itu” Vic mencoba mengelak.
“dia selalu mengambil foto untuk diberikan pada papa Nichkhun”ungkap Luna

“baru-baru ini, dia menyuruhku mengambil gambar polaroid, dan ia berpose-pose aneh seperti ini!” ungkap Amber sambil mempraktekkan pose Vic,” saya bertanya, unnie, what are u doing?…eh dia malah pergi. Ahhh…saya ingin mengirimnya untuk Nichkhun” Amber mencoba menggoda Vic lagi. (Amber lucu juga ya,,,walaupun kelihatan tomboy…)
“itu khan karena janji” ucap Vic sambil tersenyum malu.
“dia bilang kalau mereka ingin membuat panggilan khusus satu sama lain. dan dia bertanya padaku: panggilan apa ya yang bagus untuk kami?. Jadi saya jawab: kenapa tidak memakai panggilan sayang?. lalu dia mengatakan baguskah?, haruskah saya memanggilnya dengan ‘ Khun sayang’?” Sulli mengolok-olok Vic.

wkwk…mama malu….

“tapi tidak boleh semudah itu kita melepaskan Vic” Sulli mencoba memanasi member lain.

“kita harus tegas. Ketika kita nanti ketemu Nichkhun, kita harus menginterogasi nya, seperti, kamu hanya boleh cinta pada mama Victoria kita, pada saat acara lain pun, hanya sayang pada mama” ucap Luna
“dan jika tidak bisa memenuhi itu semua, maka putus!” Sulli menambahi.
“SETUJUUUU” teriak mereka semua. (wuiihhhh..galak2 nya anak mama Vic, pantesan Papa Khun ga berkutik diacara Couple fantasy Chuseok dengan Miss Korea…takut anceman anak2nya…kekeke)
” jadi saya harus gimana?” tanya Vic.

galaknya anak2 mama…

“hemmm, lalu bagaimana dengan rumah kalian?” tanya Sulli.

“kami belum punya” jawab Vic.
“Jika kalian sudah punya rumah baru, apakah Vic akan tinggal disana?” tanya Krystal.
“kita juga???” Luna sangat berharap.
“Ahhh, betul juga!! kita khan bayinya…” Krystal berbicara sambil bersorak kegirangan.
“kalian khan bayi yang terlalu besar” ucap Vic. (cieee…bilang aja ga mau diganggu anak2..)
Lalu datang lah oppa manager mengantarkan mission card WGM untuk Vic. Vic Lalu mengambilnya dan membacakannya dengan keras sesuai permintaan anak-anaknya, anak-anaknya mendengarkan sambil pasang pose imut. ” Bersama suamimu, naik kereta, dan pergi ketempat yang tidak berpenduduk”
Di asrama 2PM, Khun pun menerima mission card, dengan didampingi oleh adik-adiknya Wooyoung dan Junho (mereka lagi..mereka lagi…kayaknya sengaja numpang beken nih di WGM…kekekeke)
asrama 2PM dengan keberadaan Wooyoung dan Junho
Khun membuka amplop tersebut yang ternyata tiket kereta.
“ini tiket lotre ya?” tanya Junho.
Wooyoung lalu membacakan mission card,” naik kereta bersama istrimu ketempat yang tidak berpenduduk, dan lakukan hal tidak normal bersama—ommmooo”. Nichkhun terlihat sangat gugup.

papa walaupun grori tetep ganteng….

Kembali ke ruang istirahat f(x), ” memancing-memancing, menangkap ikan” Krystal dan Sulli mencoba memberi ide kepada Vic.

“mungkin saat Khun menangkap sesuatu, dan ikan-ikan mulai berontak, mama akan bereaksi aaaaahhhh” Amber menggoda Vic.
“kamu harus menunjukkan sisi lemah mu, itu baru unnie yang sebenarnya” ucap Sulli dan Luna.
“melihat bintang-bintang juga” Krystal menambahkan.
“kamu bisa memasak sesuatu” kata Luna.
“dan ketika mama membuatnya, papa akan membantunya seperti ini”ucap Sulli sambil mempraktekkannya dengan Krystal. Anggota f(x) lainnya ikut tertawa….

“kalian pasti akan jujur satu sama lain” ucap Sulli.

“cari tahu masa lalu papa Khun” Krystal menyarankan.
“tapi saya tidak mau tahu masa lalu, saya bukan tipe wanita seperti itu. Maaf…itulah sebabnya sekarang. saya rasa, pria juga tidak suka dengan hal itu, Tapi sejujurnya, saya ingin tahu juga sih” ungkap Vic. Anggota f(x) pun langsung tertawa mendengarnya…
Di asrama 2 PM,

cie..lagi diskusi nih…

“hal seperti,,,makanan” kata Wooyoung.

“makanan apa? alkohol?” tanya Khun.
seperti wine” ucap Wooyoung. ” ya wine” ungkap Khun.
“game?” tanya Khun. ” game….
“mungkin seperti game gunting batu kertas (suit)” Wooyoung menyarankan.
“gimana dengan memukul chesnut ( game saling melempar satu sama lain ke kepala lawan)” Junho menyarankan. Khun tertawa mendengar saran-saran yang tidak membantu dari adik-adiknya.
“kamu sangat beruntung” kata Wooyoung. (masih aja nih cemburu Wooyoung, jadi inget parodi YAB versi 2PM..kekeke… Wooyoung emang cocok jd Minam)
“Wooyoung, suatu saat nanti kita akan…” kata Junho (memang paling bijak lah si Junho dari pada Wooyong).
“kalian berdua bisa saja menjadi pasangan” ucap Khun. Kedua adiknya langsung menyerang Khun.
aduh, si papa Khun gelian ya…

Satu minggu kemudian,

Vic datang lebih dulu menunggu di stasiun. Sementara Papa Khun sibuk mencari-cari tempat janjian.
Khun melihat mama Vic dari kejauhan dan ia tersenyum. Mama membalas senyumannya.Mereka pun saling menyapa satu sama lain. Khun menunjuk barang bawaan Vic yang banyak dan membandingkannya dengan bawaannya yang sedikit. Vic tertawa melihat bawaannya. Mereka berdua terlihat agak canggung karena lama tidak berjumpa. Lalu mereka bergegas menuju kereta. Khun membawakan sebagian barang bawaan Vic.
duh..papa khun baiknya bawain barang mama vic
Backstage (Vic):
senang bertemu kembali dengannya, memang sedikit agak canggung, tetapi pada saat yang sama, merasa seperti, ah…dia telah kembali…(lega ya mama karena rindu sama papa sudah terobati?? kekeke,,mau deh dafatr jadi anak mama Vic dan papa Khun)
Mereka menuruni tangga ekskalator sambil bercakap-cakap,
“kamu mengeringkan rambut mu? ” tanya Vic sambil memperhatikan rambut Khun.
“oh…ya.” jawab Khun.
” ya,,aku melihatnya. Jujur aku memperhatikanmu terus”ungkap Vic.
mama menyelidiki perubahan papa
“sungguh?” tanya Khun sambil berlagak kaget.
“ya, aku melihatnya” kata Vic sambil tertawa malu.
“kamu rindu pada ku ya?” goda Khun. Vic langsung tertawa mendengarnya. Khun pun ikut tertawa sambil berkata, ” maaf”.
“yang ini?” tanya Vic sambil menunjukkan salah satu gerbong kereta.(mama ngalihin pembicaraan..)
“ahhhhhh…mungkin benar” kata Khun sambil melihat tiketnya. (karena bawaannya yang banyak khun terpaksa mengeluarkan tiket dari amplop menggunakan mulutnya). Vic yang melihat keadaan itu langsung mengambil amplop dari mulut Khun. (hemmmm..mama Vic siaga…).
Mereka berjalan mendekati gerbong.
“sejujurnya aku ingin mengatakan sesuatu” ujar Khun
“benar kah” kata Vic.
“nanti akan kukatakan” ujar Khun.
Khun dan Vic naik ke dalam kereta. Mereka mulai berbincang-bincang,

“wah, ini pertama kalinya aku naik kereta” ungkap Vic
“Aku juga” kata Khun
“kamu melakukan apa saja di Amerika” tanya Vic. (weww…mau tahu nih suami nya ngapain aja di negeri Paman Sam…pastikan mama kalo papa selamat luar dalam…kekeke)
“konser, tidur di hotel, dan saat paginya….” Khun menjelaskan.
“aku melihat foto yang kamu ambil di hotel” ucap Vic. Khun pun kaget dan langsung melihat ke Victoria. ” dengan Wooyoung-ssi di tempat tidur” Vic menambahkan.

“aaaaahhhh” Khun merespon lega (kekekeke…papa kaget, takut foto yang mana tuh pa yang ketahuan…). Mereka berdua pun tertawa karena foto itu.

“aku mengambil banyak sekali foto” kata Khun
“benar kah?” ucap Vic. (perasaan saa nih mama suka banget ngomong ‘benarkah?’)
“jujur aku bertemu Wooyoung di Inkigayo, dan dia berkata seperti ini, ‘Nichkhun selalu mengambil gambar dirinya di Amerika’ ” Ucap Vic sambil tertawa salah tingkah. Sementara Khun terdiam menutup matanya. (kayaknya papa menyembunyikan sesuatu nih).

Khun cuma terdiam Vic membicarakan foto

Lalu khun mencoba melirik Vic.

Hayo..main lirik-lirik segala

“kamu mengambil gambar yang bagus kan?” tanya Vic.
“jangan marah ya” ucap Khun sambil memandang Vic.
“kenapa?” ucap Vic yang seketika berubah mimik wajahnya.
“aku mengambil banyak gambar, tapi….kamu tahu….diary itu..aku tidak membuatnya…” Ucap Khun sambil melihat ekspresi istrinya.
“ah, tidak apa-apa kok” ucap Vic masih dengan tersenyum.
“tidak apa-apakah?” tanya Khun. (di luar prediksi, papa mengira mama akan ngambek)
“ya” ucap Vic

“benar kah?” ucap Khun dengan wajah bahagia.
“gambarnya…” Vic belum selesai bicara
“aku bahkan tidak membawa gambar-gambar itu” Ucap Khun. Vic tidak jadi bicara, sejenak ia tampak merengut tapi kemudian tertawa…
“apakah kamu meninggalkannya karena terburu-buru?”tanya Vic. (mama masih berharap papa membuat diary itu)
“ya…. aku tidak bisa tidur, aku mencoba membuat itu semua tadi malam…” Ucap Khun
“kamu membuatnya dalam satu malam?” tanya Vic masih sambil dengan tertawa.” tak apa-apa, nanti tunjukkan lain kali ya, aku sangat penasaran” ucap Vic.(mama mencoba terlihat bijaksana, walau hatinya kesel). Khun masih memandangi Vic.
“aku juga tidak bisa tidur, bahkan sedetik pun” ucap Vic.

“kenapa tidak bisa?” tanya Khun
“aku mempersiapkannya” ucap Vic.
“mempersiapkan apa?” tanya khun
” hari ini…” ucap Vic
“semua ini?” tanya Khun sambil menunjukk bawaan Vic.
“aku menyiapkan semua yang akan kita makan dan lakukan hari ini” ucap Vic
“kamu mau melakukan apa hari ini? “tanya Khun
“hari ini….” ucap Vic sambil pura-pura berfikir.

“Adakah yang ingin kamu lakukan?” tanya Khun
“pertama, Nichkhun-ssi…kamu mengecewakan ku” ucap Vic.
“kenapa?” tanya Khun heran yang kemudian ia tertawa sendiri.
“jadi….” ucap Vic masih menggangtungkan ucapannya.
“jadi…suruh saja aku melakukan sesuatu, aku akan melakukannya” ucap Khun.
“keluar kalau begitu..!” ucap Vic sambil menunjuk keluar gerbong.

Khun berdiri dari tempat duduk, ” semoga hari mu menyenangkan” ucap Khun. ” benar kah? aku pergi kalo begitu” Khun bertanya lagi sambil meraih tasnya.
“kembali lagi dengan foto-foto itu” Ucap Vic.
“asrama ku lumayan jauh dari sini” ucap Khun sambil duduk kembali memeluk tasnya.

papa kasian banget…sini2 peluk aku aja…

“tidak apa-apa kok, ambil gambar yang banyak saja nanti…tapi lain kali, ambil gambar mulai minggu depan sampai hari selanjutnya kita bertemu lagi” ucap Vic.
“oh benar kah?” tanya Khun sambil melirik Vic. ” bagaimana kalo aku lupa besoknya?
“lupakan saja dan makan saja lah” ucap Vic (sudah mulai kesel nih mama…).

Khun jadi stress dan memainkan tasnya sambil menepuk-nepuk dadanya.

papa salah tingkah

“Victoria-ssi, kamu memukul pria tidak?” tanya Khun. (kayaknya papa takut dipukul nih…ayo pukul aja mama….biar tau rasa si papa)
“aku tidak memukul orang ataupun marah dengan mudah” Ucap Vic.
“benar kah?” tanya khun.
“tapi ketika aku marah, akan sedikit menyeramkan” ucap Vic.
“sepertinya memang seram” ucap Khun.

Vic mengeluarkan diary nya, ” aku bekerja keras untuk ini, tolong tunjukkan padaku punya mu minggu depan” ucap Vic sambil memberikan diary nya pada Khun.
“kenapa kamu membuatnya dengan sangat cantik?” ucap Khun.
“aku sangat mempersiapkannya, dan aku pikir punya Nichkhun-ssi nanti akan lebih baik dari punya ku” ucap Vic. Khun membuka lembaran demi lembaran fotodiary Vic.
“aku menulisnya tiap hari” ucap Vic.
“boleh kah aku melihatnya” tanya khun. (telat deh…perasaan papa dah membuka nya dari tadi)
“ya tentu saja” jawan Vic. Khun tersenyum begitu melihat foto Vic memakai tiara yang ia kasih.
“nanti aku akan melihatnya sendirian ya, terimakasih ya,,,” ucap Khun sambil menyimpan foto diary Vic.

backstage (Vic):
ya, saya sangat bekerja keras. bahkan diwaktu saya capek pun, saya pergi ke asrama dan selalu mengambil gambar. jika saya lupa dan terlanjur mengurai rambut saya, maka saya akan,
“oh saya lupa untuk mengambil gambar hari ini!” dan segera kembali dan merapikan rambut saya untuk mengambil gambar. saya ingin melakukan yang terbaik.

Kereta pun berangkat.
“kamu sudah sarapan?” tanya Vic.
“aku sudah makan sup tadi” ucap Khun. Vic terlihat kecewa.
“kamu?” tanya KHun.
“belum” jawab Vic masih dengan wajah merengut.

mama kecewa berharap papa jawab belum

“kenapa?” tanya Khun.
“aku menunggu” jawab Vic
“ya?” ucap Khun kaget.
“untuk makan bersama mu” ucap Vic.
“kalo begitu, aku juga belum sarapan kok” ucap Khun. (papa mencoba menghibur mama, tapi ga seru ah,,,)
” jangan bohong” ucap Vic masih tertawa merengut. Khun tertawa mendengarnya.

mama niatnya mau jerit tuh….

Vic meletakkan tas nya dengan kesal sambil bergumam, “uh”. Khun kaget melihatnya.
“kenapa?” tanya Vic sambil tersenyum.
“kamu tidak apa-apa?” tanya Khun memastikan.
“aku tidak apa-apa kok” ucap Vic. Mereka berdua pun tertawa.
“Mungkin kamu ingin memukul ku” ucap Khun sambil menggeser duduknya. Vic tertawa mendengarnya. (waduh khan papa takut banget dipukul,,ga sakit koq pa, paling juga pukulan sayang…kekekeke)
“tidak apa-apa kok. aku sudah melupakannya sekarang” ucap Vic masih dengan ekspresi sebel.
“benarkah?” tanya Khun memastikan.
“ya” jawab Khun.

wah..papa jaga jarak

Vic berfikir sendiri sambil memainkan tali tas nya…lalu memainkan gelangnya.

papa ga sadar, mama udah nunjuk-nunjuk tas, ngajak makan

“kamu tidak capek?” tanya Khun
“hemmmm, sedikit sih” ucap Vic masih merengut, ” kamu ngantuk?”
“haruskah aku tidur?” ucap Khun sambil mendorong sandaran bangkunya.

papa main dorong bangku aja…

“selamat tidurrrrr” ucap Vic sambil memandag Khun. Khun ga jadi tidur ia pun menarik kembali bangkunya sambil tertawa. mereka berdua tertawa. Vic meratakan posisi bangku mereka.
“aku selalu berfikir kalau kamu ingin sekali memukulku, mungkin sebentar lagi” ucap Khun
“aku tidak akan memukulmu kok, aku tidak akan memukul orang jika tidak benar-benar marah” ucap Vic.
“kalau begitu aku akan membuat mu bahagia” ucap Khun
“baiklah” ucap Vic.

wkwk karena ga enak, papa naikin kursinya lagi

backstage (Vic):
saya sungguh tidak percaya saat dia bilang tidak membawa gambar-gambar itu. jadi saya selalu bertanya padanya. tapi dia bilang kalo dia benar-benar lupa. pada saat itu, saya benar-benar agak kecewa…karena saya mengharapkannya.

Mereka pun ganti topik pembicaraan.
“kamu ngedance NU ABO kan?” tanya Vic.” kamu melakukannya saat di Amerika”
“ya, pada saat perform” jawab Khun.
“aku melihatnya, anak-anak f(x) bilang mereka sangat berterimakasih” ucap Vic.
“benarkah? anak-anak kita?” ucap Khun. Vic tertawa mendengarnya.

mama kayaknya seneng tuh dibilang ‘anak2kita ‘

Lalu Khun memasang mp3 untuk mereka berdua.

duh mama care banget sih

“ah,,,kamu suka starbuck kan?” tanya Vic.
“ya” jawab Khun.
“mocha frappucino?” tanya Vic.
“oooooh, darimana kamu tahu itu?” tanya Khun kaget.
“semuanya ada di internet” jawab Vic tertawa sambil memainkan tangannya. (wew…mama vic jadi stalker papa khun juga nih, mu nyaingin apni…..)

internet adalah dunia Nichkhun
“aku tidak punya yang itu tetapi minum saja ini” ucap Vic sambil menyerahkan minuman capucino.

“ooooooh…terimakasih’ ucap Khun.

Vic membuka minumannya. sedangkan Khun memukul-mukul botol minumannya. (kayaknya papa ga suka deh, atau papa masih merasa bersalah sama mama. amat segitu perhatiannya, eh,,,papa malah ingkar janji.)

papa ga enak hati tuh…

Vic membongkar isi tas nya, ” kamu suka buah? atau sandwich” tanya nya sambil memegang buah dan sandwich.
“dua-duanya” jawab Khun.
“orang Amerika suka selai cokelat dan strawbery khan?” tanya Vic sambil membuka sandwichnya.
“kamu membuatnya sendiri?” tanya Khun sambil memandang Vic.
“ya….” jawab vic sambil mengangguk.lalu menyerahkan kotak sandwich pada Khun.
“kamu suka buah apa?” tanya Vic.
“strawberry” jawab khun.

“strawberry…..hemmm” ucap Vic kecewa. “strawberry tidak tersedia di toko. aku juga ingin membelikan mangga juga tadi, tapi mereka tidak menyediakan strawberry maupun cherry. (duh, mama pagi2 sudah ke toko, demi mencukupi semua kesukaan papa, benar2 istri yang perhatian)

kecewa deh mama, buah kesukaan papa ga ada

Khun mengintip isi buah dalam kotak,

papa,,mau nyontek, buah apa aja yg ada

“aku suka nanas dan buah kiwi juga” ucap Khun. (oh… papa… ga mau buat mama kecewa ya…)
“tidak apa-apakah?” tanya Vic. (mama cepet banget ilang marah nya,,,sudah baik aja sama papa khun)
“ya, aku suka semua buah-buahan.” jawab khun.
Vic membuka kotak buahnya. semua tersusun rapi bahkan ia mengupasi anggur dan membuang bijinya. lalu ia menyuapi buah kepada Khun. (mama……aku mau juga…suapin dunk…)

mama…aku juga..mau dunk…

“bagaimana?” tanya Vic sambil terus memandangi Khun.
“hemmm…hemmm…enak sekali” jawab khun.

mama, segitunya nanya rasanya…
papa ga enak hati jawabnya, sampe batuk2 loh

Vic membuka kotak sandwichnya dan memberikan satu untuk Khun. (buat gw mana ma….)
lalu memberikan tisu. Khun memasang tisu tersebut di baju nya. Vic tertawa melihatnya. ( stresss banget laki gw,,,gitu kali pikirnya ya….ini khan tisu bukan celemek makan…kekeke)

jiah..papa khun itu tisu untuk ngelap

“kamu biasa makan apa pagi hari?” tanya Vic. Khun menyuapi sandwich ke Vic lalu memakannya.
“sarapan roti atau nasi” ucap Khun.

cie….mau dunk pa disuapin juga….

“apakah ada makanan yang tidak kamu sukai?” tanya Vic.
“sup daging anjing, kamu tahu?” ucap khun.
“guk..guk…” jawab Vic sambil mempraktekkan gonggongan anak anjing. (kyopta mama…..lup full deh…)

“kamu suka kucing?” tanya Vic.
“ya” jawab Khun, ” tapi aku tidak makan daging kucing”. Vic tertawa mendengar jawaban Khun.
“kamu lebih suka anjing dari pada kucing khan?” tanya Vic.
“ya” jawab Khun.

Backstage (Vic):
saya banyak memantau dia di internet. saya mencari tentang minuman apa yang dia sukai.

“kamu suka anjing?” tanya Khun.
” ya, yang besar” jawab Vic.
“aku juga suka anjing kalo begitu” ucap Khun. Vic tertawa mendengarnya.
“jangan mengikutiku” ucap Vic.
Khun langsung nengok ke Vic, ” ne…(baiklah)” ucapnya. (aaaaaahh….papa….)
“kamu suka olahraga apa?” tanya Khun.
“berenang” jawab Vic.
“kamu sudah mahir?” tanya Khun
“tidak bisa,. tetapi aku menyukainya” jawab Vic. (kekeke…mama…kyopta..)
Khun melihat istrinya dengan ekspresi heran,” kamu tidak tenggelam?” tanya nya.
“mmmmm…buktinya aku belum mati kan?” ucap Vic. Khun tertawa stress mendengarnya, “oh begitu”

bahagianya ^__^

“aku berenang tidak terlalu jauh” jucap Vic.
“aaaaaaahhh” ucap Khun sambil tertawa.
“kenapa?” tanya Vic.
“karena kamu lucu” ucap Khun.
“oh capeknya diriku hari ini” ucap Khun. (papa khan baru pulang onser 2PM di amerika ya…)
“kalo gitu tidur lah” ucap vic pura-pura nggak peduli.
“kamu juga seharusnya tidur jika capek, Victoria-ssi” ucap Khun. Vic melambai-lambaikan tangan ke wajah Khun. (maksudnya menghipnotis biar khun tidur). Khun tertawa, lalu pura-pura tidur.

“ya, tapi…kita akan bermain-main setelah sampai di pedesaan nanti khan?” tanya Vic. ” aku sangat bersemangat”.
“kalau begitu, tidur sekarang, karena kita harus menikmatinya ketika kita sudah sampai” ucap Khun.
kalau begitu tidur saja” ucap Vic sambil merengut.
“tapi akan sangat aneh, jika aku tidur sendirian” ucap Khun.
“kalo gitu aku tutup mata dan makan saja” ucap Vic.

sumpah..tuh muka melas banget minta tidur..kayak anak yg dipkasa makan sama emaknya
jah,,si mama sibuk makan aja…
Mereka pun sama-sama terdiam menghabiskan sandwich.
si mama merengut ajah

“enaknya ngapain yaa…” ucap Vic.

“kita tidur saja yuk!” ajak Khun.Vic tidak bergeming.
“tidur saja sana…” akhirnya Vic bicara sambil merajuk. Khun tertawa mendengarnya.

“kamu benar-benar ingin tidur ya?” tanya Vic.
“aku tidak boleh tidur” ucap Khun
“tidurlah” ucap Vic
“aku tidak bisa tidur” ucap Khun.
“aku memerintahkan mu untuk tidur” ucap Vic. Khun kaget mendengarnya.
“tidurlah…tidurlah…Vic kembali menghipnotis Khun.
“kamu marah ya?” tanya Khun.
“marah kenapa?” tanya Vic.
“karena aku ingin tidur” jawab Khun
“tidak kok, benar, aku terlalu bersemangat untuk tidur” ucap Vic.
“aku bersemangat juga kok” ucap Khun. Vic langsung memandang Khun.

mama,jangan gitu napah mandang papanya…

Vic tertawa stress sambil menepuk-nepuk dada nya. Sementara Khun hanya bisa tersenyum.

si mama stress, papa ngajakin tidur mulu…

backstage (Khun):
jujur saya merasa SANGAAAAT bersalah. respon dia tidak terlalu bagus. jadi saya berfikir…apakah saya keterlaluan?. saya masih ingin menjaga dia dan saya rasa respon apa yang ia berikan? saya ingin tahu. ya, karakter vic terlihat sangat jujur. lucu sekali.

Khun dan Vic terdiam dan saling curi pandang.

si mama melirik sambil merengut
mama hebat ya, habis merengut langsung ketawa…
“tidurlah” ucap Vic sambil tersenyum.
“aku akan tidur sekarang” ucap Khun, “dengan mata terbuka”. Vic tertawa stress

mama mulai stress
“apakah kamu tidur dengan mata terbuka?” tanya Vic.

“ya” jawab Khun. “bisa sambil bicara juga”. Vic memandang Khun.

“mereka bilang kita akan sampai pukul 11” ucap Khun.
“tidur saja masih ada 1 jam kok” ucap Vic.
“Victoria-ssi, kamu tidur juga ya” ucap Khun. mereka pun sepakat untuk tidur, “1,2,3”

pura-pura tidur nie….

Namun beberapa menit kemudian mereka saling ngintip.

mama lirik papa..wkwkwk
gantian deh,,papa yang lirik…
“kenapa kamu seperti ini?” ucap Vic.” tidur lah” ucapnya sambil terus memandangi Khun.
Khun hanya tertawa.

Vic memastikan kalau Khun sudah tidur. Lalu ia meninggalkan bangkunya.

si papah dah tidur beneran kayaknya…
ma…mau kemana???

Ternyata Khun benar-benar tidur.

pules juga si papa….

Lalu ia terbangun. dan langsung mencari istrinya.

wkwkwk…where is my wife???

“ommmoo..kamu mengagetkan ku” ucap Vic dari belakang bangku, “kenapa kamu terbangun?”

“karena…” ucap khun belum selesai bicara.
“apakah kamu benar-benar tidur tadi?” tanya Vic.
“aku terbangun tiba-tiba” jawab Khun.

Khun pun mengecek mission cardnya lagi.

“tapi bagaimana jika disana tidak ada apa-apa?” tanya Vic.
“lalu apa yang akan kita lakukan? tenang saja kita punya orang ini” ucap Khun sambil menunjukkan no. telepon yang bisa dihubungi.
“kita harus melakukan apa nanti” gumam Vic sambil memainkan Hp nya.
“aku ingin tidur” ucap Khun

sibuk dengan keinginan masing-masing…

“tidur saja sana” ucap Vic, ” jangan terbangun tiba-tiba” ” pulang saja kembali ke Seoul” tambahnya sambil melambaikan tangan kepada Khun. ” perpisahan terakhir kita”
Khun hanya tertawa. ” selamat tinggal” ucap Vic lagi.
“ya, selamat tinggal” ucap Khun.

Vic duduk membelakangi Khun, Khun mencolek Vic,”aaaaaa”. Vic senyum tapi tidak bergeming.

jiah,,,mama ngambek,,,colekannya kurang kuat tuh papa…

“kita sudah hampir sampai nih! cepat naik kereta arah pulang.” ucap Vic.
“kita butuh game” ucap Khun mengalihkan pembicaraan.
“pergi!” ucap Vic. ” disana tidak ada apa-apa kok”
“kita butuh permainan disana” ucap Khun sambil mengipasi Vic.
“kamu ingin pergi?” ucap Vic.
“aku tidak ingin” ucap Khun.
“pergi!”

“aku tidak ingin”

“aku bilang kamu pergi”
“aku tidak ingin”

“pergi” ucap Vic. Khun langsung menutup mulut istrinya.

hemmm…hemmm…
bersambung episode 5, yang makin romantis….Hwaiting!!!.

Sesuai request Tea, banyak gambar…..ni gambar tambahan plus editan yang mupeng :

credits picture edit from: khuntoriaseffect

Iklan

4 pemikiran pada “[Sinopsis] Khuntoria Couple Episode 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s