[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 10 Part 2

Mianhe ya, nunggu lama part2nya soalnya nulisnya banyak godaan hehehe 😀 langsung aja ya chekidot hehehehe

F4 Joseon telah kembali berkumpul disebuah ruangan, untuk mendiskusikan alasan mengapa pencuri itu mencuri. “Ini berarti bahwa orang ini tidak memiliki kebiasaan pencuri,”kata Jae Shin. “Tiba-tiba memiliki kebutuhan uang? Hal ini dapat menjadi mungkin bahwa sesuau terjadi di rumah dan dia berada dalam situasi yang mengerikan.”kata Sun Joon. “Pernikahan, memindahkan, pemakaman dan upacara peringatan…. Apa bisa?tanya Yong Ha. “Pasti ada barang di antara Shi Jeon (pasar yang disetujui pemerintah) barang pedagang yang harganya melambung dan rakyat jelata tidak mampu.”kata Yoon Hee. “Sebuah produk yang hanya bisa didapatkan dengan barter di pasar gelap. Barang yang harga telah meningkat selama 15 hari terakhir adalah…. Garam dan Rami (dikenakan di pemakaman)”kata Yong Ha.

Merasa mereka menemukan titik terang maka masing-masing mengkonfirmasi kebenarannya Sun Joon membuka sebuah laci dan menemukan sebuah catatan, Yong Ha kembali mengecek ke keadaan pasar.

Lalu Yong Ha menanyakan ke seorang pekerja Sungkyunkwan,” keluarga siapa di sekitar Sungkyunkwan yang berduka baru-baru ini?tanya Yong Ha, “Itu ibu Bock Dong, kenapa anda bertanya kepada saya tiba-tiba?”jawab pekerja Sungkyunkwan tersebut. Tanpa diketahui Yong Ha adik pencuri itu menguping pembicaraan mereka.


F4 Joseon pun kembali ke pasar, meneluri pasar dengan berpencar untuk mencari pencuri itu. Sementara itu pencuri sebenarnya (Bock Soo) bertemu In Soo dkk, pencuri itu pun menjatuhkan garam yang dibawanya. “Berikan salam anda, ini adalah presiden mahasiswa Sungkyunkwan.”kata Byun Choon. Lalu Bock Soo berusaha kabur namun di hadang oleh Kang Mo (teman In Soo menurut ari lebih tepatnya bodyguard) dengan mengarahkan pedang ke hadapan Bock Soo yang sedari tadi sudah ada dibelakangnya. In Soo pun mendekati dan mengelus-elus pundak Bock Soo. “Lain kali jangan bertindak seperti ini. Melarikan diri menyiratkan bahwa kamu mengakui kejahatanmu?”kata In Soo. “Bukan aku. Aku mengatakan itu bukan aku.”kata Bock Soo. “Benar, Itu benar hanya seperti ini pasti seperti itu anda tidak pernah mencuri apapun dari Sungkyunkwan.”kata In Soo.

Setelah itu Bock Soo , In Soo dkk. sudah berada di sebuah ruangan. Bock Soo disodorin sejumlah uang sama Byun Choo, ia pun bingung dan melihat ke arah satu persatu orang yang ada disekelilingnya. “Kamu hanya perlu menjaga rahasia ini dan uang itu akan menjadi milikmu.”kata In Soo. “Kenapa kau begitu baik padaku?”tanya Bock Soo. “Ini adalah kesepakatan, karena kamu butuh uang dan aku membutuhkan ketenangan anda (supaya nggak ngaku kalau Bock Soo itu pencuri aslinya biar Yoon Hee sebagai tersangka ck…ck…licik banget ni In Soo). Lalu Back Soo mau mengambil uang itu namun Byun Choon menahan tangan Bock Soo.” Jangan pernah mengungkapkan apa-apa dan anda akan mendapatkannya dua hari kemudian “kata In Soo.

Di lain tempat F4 Joseon telah selesai berkeliling pasar mencari pencuri itu, tapi tidak menemukan apa-apa. Mereka berjalan lewat samping sebuah rumah, Yong Ha mendesah kecapean. Ketika ia menengok ke depan Yong Ha melihat Back Soo lalu menunjuk ke depan bahwa ia melihat pencuri itu, Jae Shin, Yoon Hee dan Sun Joon pun menengok ke arah Bock Soo lalu Sun Joon pun mencocokkannya dengan sketsa yang dia bawa. Lalu F4 Joseon pun bergegas menghampirinya, namun tiba-tiba adik Bock Soo datang dan berteriak-teriak. “Ahhh ada…. cepat melarikan diri kakak, lari, mereka datang untuk menangkap kakak cepat lari,”teriak adiknya. Karena berlari terlalu kencang dan tanpa melihat jalan adik Bock Soo terjatuh tersandung batu. Bock Soo pun segera menolong adiknya. Lalu ketika Bock Soo menengok ia pun melihat kawanan F4 Joseon.

F4 Joseon pun berbicara dengan Bock Soo di kediamanan Bock Soo. Yoon Hee pun meminta Bock Soo mengakui perbuatannya. “Apa? Jadi…. kamu ingin aku mengakuinya di depan raja? Mengapa harus aku? Apakah kamu memiliki bukti membuktikan bahwa aku pencuri.”kata Bock Soo. Yoon Hee pun memperlihatkan sebuah buku sebagai bukti…Dan adik kecil anda, Bock Donk , masih perlu bukti lain?”tanya Yoon Hee. Tapi sepertinya Bock Soo tidak bergeming. “Apa yang akan kamu lakukan jika aku tidak melakukannya, apakah kamu akan menangkapku dan dan menyerahkanku ke polisi?kamu hanya seorang siswa Sungkyunkwan,”kata Bock Soo. Lalu Yong Ha melepaskan pangkuan adik Bock Soo dan berkata “ahhhhh kamu penjahat kecil, tapi begitu Bock Soo melotot ke arah Yong Ha yang mencoba mendekatinya, Yong Ha langsung ciut. “Aku melihat bahwa mata kamu terlihat cukup bagus.”kata Yong Ha (jyah ni Yong Ha gimana sih hehehe ^__^) Lalu Yong Ha kembali memangku adik Bock Soo ( so sweet mau juga dipangku Yong Ha wkwkkwwk #plak).

“Apa yang bisa kalian lakukan untukku? Tempat ini Ban Chon yang terletak Sungkyunkwan. Bahkan para pengawal kerajaan tidak bisa datang ke sini untuk menangkapku, kalian tahu dengan sangat baik.”kata Bock Soo.”Kamu …… bagaimana kau bisa begitu memalukan?”kata Yoon Hee. “Apa yang saya lakukan salah?bukankah kalian semua akan menjadi pejabat pemerintah… yang hanya bisa menggertak rakyat jelata, tidak……bahkan sekarang tidak semua siswa Sungkyunkwan makan makanan yang dibuat dengan darah orang-orang miskin dan dengan manis kalian mengucapkan kata-kata Konfusius, saya hanya ingin mendapatkan sebagian kembali dari salah satu yang ada? ”kata Bock Soo. “Meskipun demikian tindakan mencuri barang orang lain dan menjualnya seperti yang kamu lakukan ., itu tidak benar dan menyelesaikan masalah.”kata Sun Joon.
Bock Soo semakin tidak dapat menahan kekesalan dan kesedihannya, dia pun terus beragurmentasi dengan Yoon Hee dan Sun Joon, sementara itu Yong Ha tetap mendengarkan sambil memangku adik Bock Soo dan Jae Shin sambil tidur-tiduran ^__^.

“Lalu apa yang harus aku lakukan? aku harus memberikan ibuku pemakaman, selama hidupnya,ibuku…. tidak pernah mendapatkan pengobatan yang baik dan pergi ke dokter, bahkan pernah harus tidak memakai baju apapun, sambil bekerja begitu keras sepanjang waktu. Lalu setidaknya bisa memakai baju rami untuk terakhir kalinya, aku tidak bisa membelinya menggunakan kemampuanku sendiri, tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku tidak bisa membelinya dipasar dengan harga yang begitu tinggi. Apa yang harus aku lakukan?apakah kamu mengatakan bahwa orang tanpa uang dan kekuasaan tidak dapat diperlakukan seperti manusia, dunia macam apa kalau seperti ini, kamu masih ingin aku membantu kalian?Pergi…… orang-orang seperti kalian yang lahir di keluarga bangsawan kaya, bisa merasakan penderitaan sedikit” “kata Bock Soo sambil menangis. Jae Shin yang mendengarnya pun sedih sambil tidur-tiduran,sementara adik Bock Soo menahan tangisnya dipangkuan Yong Ha namun Yong Ha mengelus-elus adik Bock Soo.(sedih juga dengar nasib Bock Soo begini T_T).
“Namun, kasus ini…”kata Sun Joon. “Lupakan saja. Biarlah.”kata Yoon Hee dengan pasrah. Lalu Yoon Hee meninggalkan rumah Bock Donk Sun Joon pun mengejarnya.

Sun Joon pun berhasil mengejar Yoon Hee dan menyentuh pundaknya. “Apakah anda akan meninggalkan seperti ini?”tanya Sun Joon. “Apalagi yang bisa dikatakan?apa yang dia katakan adalah benar, anak itu mirip siapa saya dulu, waktu itu saya untungnya bertemu Anda. Dan memperoleh kesempatan untuk berada disini seperti ini. Jika itu tidak terjadi mungkin saya yang berada di posisinya, “kata Yoon Hee. Sementara itu Yong Ha pun hanya bisa memandangnya sedih lalu melepaskan pangkuan adiknya Bock Soo dan ikut pergi. Bock Soo pun hanya bisa menangis dipelataran rumahnya dan sebelum Jae Shin pergi, Jae Shin hanya bisa melihatnya dengan sedih.

Dan ternyata Byun Chon dan temannya menguping pembicaraan mereka, ckckkckckc….
Lalu Byun Choon dan temannya melaporkan kejadian tadi ke In Soo yang sedang mengelus-elus pedangnya.”Anak muda itu pasti tahu bagaimana menghargai uang, sampai besok telah berlalu, sepertinya anak itu akan tutup mulut, presiden.”kata Byun Choon. “Lalu sekarang? Semua yang tersisa perintah raja untuk mengusir Kim Yoon Shik “Kata In Soo.

Di lain tempat Hyo Eun dan ayahnya mengunjungi menteri Lee, Hyo Eun memberi hormat pada Menteri Lee.” Dia terus bersikeras bahwa ia harus datang menemui anda tuan.”kata menteri Ha. “ Dalam rangka mencari pengampunan untuk sikap buruk saya sebelumnya. “Saya mendengar bahwa kalian berdua bertemu.”kata menteri Lee. Hyo Eun kaget, dia bingung mau ngomong lalu ayahnya memberi kode telunjuk, Hyo Eun pun melanjutkan pembicaraannya. (ni aneh ayahnya ngasih kode wkwkwkwkwwk). “Saya disini hari ini meskipun kelancangan saya, ayah mertua ampunilah kami,” kata Hyo Eun. “Anda akan membayar perilaku masa lalu anda yang buruk, dengan kekasaran anda hari ini?”kata menteri Lee. “Maafkan saya tuan ,”kata Hyo Eun, Hyo Eun bingung mau ngomong apa lagi lalu ayahnya memberi kode pakai telunjuk jari sebanyak 2 kali lagi “walaupun saya kurang, saya akan belajar dan mengikuti kebiasaan keluarga anda agar tidak menjadi aib bagi keluarga tuan”.kata Hyo Eun. “Benarkah?”tanya menteri Lee. “Sesungguhnya, saya akan ingat, ayah mertua.”kata Hyo Eun. Menteri Lee pun hanya dia saja.

Hyo Eun pulang dari rumah menteri Lee dengan terburu-buru, lalu diluar disambut pelayannya. “Dia benar-benar menakutkan, benar-benar menakutkan, Beo Deul kamu harus mencarikan saya instruktur bahasa Cina,”kata Yoon Hee sambil berjalan cepat-cepat meninggalkan rumah menteri Lee. ”Mengapa bahasa Cina tiba-tiba nona?anda memiliki lebih dari tangan penuh dan orang-orang untuk belajar seperti? Menjahit, memasak bahkan…?”kata Beo Deul. “Lupakan saja, segera setelah tuan muda mengambil ujian pegawai negeri, kita akan pergi belajar di luar negeri ke dinasti Qing segera. Hidup bersama dengan dia, aku akan…! Dalam satu hari saya akan naik sebagai Shin Sa Im Dang ( tokoh sejarah dikenal sebagai model dan ibu istri). Dan keesokan harinya saya akan turun sebagai mayat hidup. Menakutkan!menakutkan!”kata Hyo Eun. (yang menghayal terlalu tinggi akhirnya takut juga sama calon ayah mertua wkwkwkw). Beo Dul pelayan Hyo Eun pun hanya mendengarkan ocehan nonanya ini dengan sabar.

“siapa yang bisa menghentikan langkah nona?”tanya Beo Deul. “Ada sesuatu yang aku perhatikan, apa itu tuan muda lawat? Mata Hyo Eun langsung naik turun (blink-blink kaya mata lihat tumpukan dollar hahaha). “Mata anda kenapa bolak-balik seperti orang sakit jangan menakuti saya? “kata Beo Dul. “Bulu matanya tampak seperti tuan muda saya, ahhhh itu begitu manis, sangat sangat lucu…”kata Hyo Eun. (Ck….ck… dari jarak jauh memangnya Hyo Eun bisa mengenali bulu mata Sun Joon?? Hahahahaha)

Sementara itu di rumah Menteri Lee, menteri Ha masih tinggal untuk memicarakan masalah pencurian dirumah pedagang besar. “setelah kejadian ini,saya beralih ke kepala pedagang ke pedagang Cho, Kepala pedagang Song, cukup orang yang bodoh.”kata menteri Ha. “Kenapa dia tidak tahu? Apa yang bisa kita lakukan ketika kemampuan pengusaha adalah terbatas hanya itu? Anda bermaksud bilang anda bekerjasama dengan orang-orang yang memiliki kemampuan terbatas itu? Dalam menangani masalah negara? Adalah bahwa apa yang anda sarankan menteri perang?”tanya menteri Lee. “saya minta maaf tuanku, sesuatu seperti ini tidak akan terjadi lagi. Namun ada seseorang yang mengatakan ia melihat anak anda dirumah kepala pedagang.”kata menteri Ha. “Ya ,saya pikir dia hanya tidak fleksibel, tapi saya senang melihatnya bahwa ia tampaknya mengetahui cara-cara dunia. Sebagai ayahnya, saya mendengar kabar tentang anak saya dari orang lain. Ayah macam apa saya ini?”kata menteri Lee diplomatis. “Ini bukan seperti kita adalah orang asing tidak berhubungan sekarang. Bagaimana pun, semua buku-buku akuntansi, telah disita oleh saya. Dan dibakar di hadapan saya, sehingga anda tidak perlu khawatir. “kata menteri Ha.

F4 Joseon berkumpul kembali di kamar (seperti biasa rapat wkwkwkw), Yoon Hee sambil menyodorkan sebuah buku akuntansi. Yong Ha memeriksa dan kaget, lalu diambil Jae Shin. “Apa ini?”tanya Jae Shin.“Ini… uang suap pedagang di Shi Jeon , dibayarkan kepada pejabat pemerintah untuk mengawasi kegiatan mereka, ini berisi informasi rinci tentang itu.”kata Yoon Hee, (buku itu diambil diruang penyimpanan saat Yoon Hee menyamar sebagai gisaeng). “Daemul Anda, membangkitkan masalah”kata Yong Ha. “tapi satu hal yang jelas adalah bahwa, jika selama ini buku itu disimpan, anak-anak seperti Bock Soo tidak akan hilang. Dan untuk membersihkan nama saya, bahwa saya harus menunjukkan ini padanya,dan ini alasan kenapa aku tidak bisa membujuk anak itu lebih lanjut untuk muncul pada ujian kerajaan. “kata Yoon Hee. “apa artinya itu? “Jenis sampah apa ini?tanya Jae Shin sambil melempar buku itu ke meja dan diambil oleh Sun Joon. “ Dan apakah saya memiliki hak untuk melakukannya, benar-benar tidak tahu lagi “kata Yoon Hee dengan pasrah dan sedih. Lalu Yoon Hee pergi meninggalkan kamar dan Jae Shin menyusulnya. “Huhhh, bahwa daemul benar-benar memiliki bakat aneh, orang yang membingungkan, dan dapat melakukan begitu banyak? Aigooo…. Anda….”kata Yong Ha sambil berpikir.

Jae Shin berhasil mengejar Yoon Hee, lalu menarik Yoon Hee ke hadapannya. “Jika kau akan menyerah begitu saja?”Mengapa kau datang ke Sungkyunkwan pertama kali,”tanya Jae Shin lalu melepaskan tangannya dari Yoon Hee. “Senior?Siapa yang tidak berpikir untuk yang lebih baik, senior saya menyesal.”kata Yoon Hee lalu pamit dan pergi meninggalkan Jae Shin. Jae Shin sepertinya mau mengejar namun hanya melepaskan kepergian Yoon Hee dengan sedih.

Sementara itu Sun Joon serius membolak-balik dan membaca buku tadi, Yong Ha pun akan meninggalkan Sun Joon sendirian, ketika sampai didepan pintu Yong Ha berbalik dan berkata “Ga Rang, Hei…….tidak perlu begitu khawatir? Daemul tidak tahu apa kesulitan yang telah dia diciptakan, dia pergi keluar hanya karena dia marah.“kata Yong Ha lalu duduk menghampiri Sun Joon . “Aaaahh….nyalinya Daemul benar-benar , jadi anda tidak perlu untuk bekerja keras,”kata Yong Ha. “ saya baik-baik saja.”kata Sun Joon. “Aigooo…., “desah Yong Ha lalu pergi meninggalkan Sun Joon.

Yong Ha menelusuri jalan samping asrama, dan bertemu Jae Shin yang lagi tiduran (ni Jae Shin dimana aja main gletak , hobi banget tiduran kalau nggak nangkring di pohon hehehehe). “Lee Sun Joon menyakiti diri sendiri sekarang, waktu nama menteri negara tidak berada di antara pejabat Noron yang tercatat dalam buku akuntansi. Tapi pada akhirnya semuanya menunjuk pada menteri negara. Aku ingin tahu apa ia berencana untuk melakukan sesuatu dengan buku akuntansi itu “kata Yong Ha. “Apa maksudmu apa yang harus dilakukan dengan buku itu?’kata Jae Shin. “Tidak peduli apa hal-hal dasar yang dia lakukan,seorang ayah masih ayah,seorang anak masih anak.”kata Yong Ha diplomatis.

Sementara itu Sun Joon sendirian di kamar mencerna isi buku tadi. Sun Joon mengingat pembicaraannya dengan Yoon Hee waktu pergi dari rumah pencuri Bock Soo,keluhan Bock Soo atas ketidakadilan yang diterimanya sebagai rakyat miskin, kekerasan pejabat pemerintah terhadap pedagang gelap di pasar. (sedih juga ni lihat dilema Sun Joon, membela ayahnya atau memegang teguh prinsip keadilannya hehehe).

Di perpustakaan Prof. Jung bertemu Yoon Hee, Yoon Hee pun kaget ketika Prof. Jung berkata “Ujian kerajaan sudah besok, pencuri sebenarnya harus bersembunyi diantara halaman-halaman buku perpustakaan. Atau yang lain? Anda bermaksud untuk mengakui bersalah?”sindir Prof. Jung. “Saya tidak bersalah, bahkan jika pelaku sesungguhnya tidak ditemukan, fakta bahwa saya tidak bersalah tidak akan berubah.”kata Yoon Hee.
“Tidak…. Kim Yoon Shik, anda? Bersalah. Tidak peduli bagaimana anda telah merasakan sakit dan penderitaan rakyat. Jika anda tidak memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah ini, anda resmi yang bersalah. Tidak berkompeten dan tidak bisa membersihkan nama anda sendiri. Han Sung Bu magang,Kim Yoon Shik anda tentu saja bersalah.Layak untuk dikeluarkan.”kata Prof. Jung. Mendengar kata-kata Yoon Hee pun sedih lalu memberi hormat pada Prof. Jung mengembalikan buku yang dibacanya lalu keluar. Namun Yoon Hee berbalik kembali dan mendekati Prof. Jung menyampaikan argumentasinya (Yoon Hee mirip Ibu kita Kartini emansipasi wanita di era Joseon hehehe). “wanita tidak memiliki kualifikasi untuk menjadi pejabat pemerintah, anda mengatakan hal ini sebelumnya?. Tapi professor , ini bahkan lebih aneh mengapa Bangsa Joseon dalam keadaan seperti itu? Apakah bukan selalu diatur oleh orang-orang yang memenuhi syarat untuk menjadi pejabat.”kata Yoon Hee dengan penuh percaya diri. Prof. Jung pun tersenyum dengan argument Yoon Hee.

Yoon Hee sampai dikamarnya namun kamar itu gelap, Sun Joon dan Jae Shin tidak ada ditempatnya. Yoon He menyentuh buku akuntansi itu, Lalu Yoon Hee keluar menuju lapangan ternyata di sana ada Sun Joon yang sedang bermain panahan. Yoon Hee menyerahkan buku akuntansi itu pada Sun Joon. “Saya benar? Saya berpikir bahwa anda akan berada disini.”kata Yoon Hee. “Katakan keperluan yang ingin anda katakan?“kata Sun Joon. “Saya berencana….di ujian kerajaan besok…. untuk mengatakan orang yang benar-benar bersalah untuk mendapatkan sanksi adalah perintah raja dari awal.”kata Yoon Hee. “ Itu?Tentu saja”kata Sun Joon. “Saya pikir penjahat sebenarnya harus orang-orang ini tapi, jika seseorang dapat mulai menggunakan buku-buku ini, saya merasa orang itu bukan saya. Tetapi anda, Sarjana Lee Sun Joon.”kata Yoon Hee. Lalu Yoon Hee meninggalkan Sun Joon, namun Sun Joon menyela,“Apakah karena ayah saya? “Itulah sebabnya , anda memungkinkan membuat pilihan lain. Mungkin saya akan mengecewakan anda.”kata Sun Joon. Yoon kembali menoleh ke arah Sun Joon.

“Meskipun demikian. Saya….percaya pada anda Lee Sun Joon, lebih dari saya percaya pada diri sendiri. Anda harus selalu bekerja keras. Dengan wajah yang tegas selalu bericara tentang aturan dan hukum, “Yang benar adalah anda berusaha keras. Untuk menjadi orang baik. Anda akan melakukannya saat ini juga. Jika itu adalah keputusan yang dibuat oleh seperti Lee Sun Joon , saya pikir ini akan menjadi jawaban yang tepat. Bahkan jika jalan itu, bukan jawaban yang saya pikirkan ,”kata Yoon Hee dengan penuh kepercayaan pada Sun Joon. Sun Joon pun hanya bisa memperhatikan buku akuntansi tersebut.


Sementara itu Jae Shin berada dirumah Back Soo, Jae Shin mencuci kaki adik Back Soo dengan lembut sambil memberi wejangan pada adik Back Soo (wahhh wejangan bahasa apaan tuh wkwwk) ,adik Back Soo pun senang dengan apa yang dilakukan Jae Shin. “itu si cantik dan tampak lemah (Yoon Hee maksudnya), dia dituduh bersalah, kamu tahu dia dengan sangat baik. Bukan?”kata Jae Shin. Sambil terus mencuci kaki adik Back Soo, (tuh lihat ade-ade sebelum tidur cuci kali dulu ya hahaha). ”Menguping akan menjadi kebiasaan jika kamu terus melakukannya. sama dengan kebiasaan yang kamu jalankan saat ini jika kamu terus melakukaknya”kata Jae Shin. ”Kamu seseorang yang selalu mengatakan hal ini kepadaku.”kata adik Back Soo.
”Ada seseorang yang selalu mengatakan hal ini kepadaku. ”Jangan menangis sepanjang waktu, jika kamu tetap melakukannya, itu akan menjadi kebiasaan. Jangan bohong, jika kamu tetap melakukannya, itu akan menjadi kebiasaan. Jangan melarikan diri. , jika kamu tetap melakukannya, itu akan menjadi kebiasaa. Dulu aku punya satu seorang saudara yang lebih tua yang pemarah sangat berapi-api dan kata-katanya benar. Aku terus mengulangi kata-katanya dan suatu hari itu menjadi kebiasaanku.”kata Jae Shin.

Back Soo yang dari tadi mendengar percakapan Jae Shin dan adiknya menyela, ”Berapa lama aku harus mendengarkan omong kosong ini?”kata Bock Soo. Lalu Jae Shin berdiri karena telah setelah selesai mencuci kaki adik Back Soo kemudian berkata ”Saudara muda….selalu meniru saudara mereka yang lebih tua seperti itu. Bagaimana kamu ingin adikmu dapat berubah nanti? Seorang pencuri kecil? Atau pengecut…dapatkah hilang! Kau tidak akan tersesat? ”kata Jae Shin sambil mengelus-elus kepala adik Back Soo.
Tiba-tiba Back Soo mendekati Jae Shin dan berkata ”Siapa kamu berpikir mengatakan ini?”kata Back Soo sambil mencengkraman baju Jae Shin. dan mau memukulnya, tapi Jae Shin melepaskan cengkraman tangan Back Soo. ”Anda masih memiliki kesempatan… untuk hidup seperti orang terhormat….kesempatan itu”kata Jae Shin sambil lalu mengeluarkan segepok uang, dan meleparkan ke dekat adik Back Soo.” Aku hanya bisa mengambil uang dan melarikan diri.”kata Back Soo. ”Aku pinjamankan itu…. Itu cukup untuk membayar kembali barang-barang curian. ”kata Jae Shin. (huwaaa Jae Shin perhatian banget ni, perhatian ama Yoon Hee apa keluarga Back Soo ya? Hehehe-mianhe ya kalau dialognya ngacau panjang bener ni wkwkkw)

Dilain tempat Sun Joon menemui ayahnya. ”Tidak…. Bukan ketika pergi melihat pencuri . Apakah sifat dari masalah ini membawa orang yang melakukan yang baik seperti anda disini. Melanggar aturan sekolah.”kata menteri Lee, ayah Sun Joon sambil terus menulis dengan tinta kuas.
”Ada sesuatu yang ingin saya tanyakan ayah,untuk seorang pemimpin yang membawa dunia dipundaknya hal yang paling penting adalah prinsip-prinsipnya?”kata Sun Joon.
”Jika seseorang memblok suatu jalan, seorang sarjana sejati harus bisa meninggalkan bahkan keluarga sendiri. Apakah selalu mengatakan bahwa bahkan sekarang apakah anda percaya itu??
”Meskipun saya kurang, saya juga telah berupaya untuk mengikuti anda, ayah…. Ini adalah sesuatu untuk disyukuri…ayah,”kata Sun Joon.
”Untuk melanjutkan hidup berikutnya apakah anda akan melakukan hal yang baik? Anda tidak perlu melakukan perjalanan. Kau adalah anakku anda belum pernah mengecewakana saya sejauh ini, ini akan sama di masa depan, aku tidak meragukan ini sebagai ayah.’kata menteri Lee. (sepertinya Sun Joon telah membuat keputusan apakah dia akan memakai buku akuntansi yang ditemukan Yoon Hee untuk mengungkapkan kejahatan para pedagang besar di depan Raja, yang akhirnya akan menyeret ayahnya).

Sementara itu Hyo Eun dkk. sedang melakukan masker wajah sambil mengerumpi. ”Kau tahu? Anak yang berbakti tidak hanya melihat tetapi harus memahami suaminya, ”kata salah satu teman Hyo Eun. ”Apakah dia akan pergi belajar ke luar negeri ke dinasti Qing ? itu anak yang berbakti dan terkenal Lee Sun Joon? ”tanya temannya yang lain.”Jika seorang pria menerima pilihan orang tuanya atas seseorang gadis, maka tidak ada masalah dengan gadisnya juga? ”kata Beo Deul pelayan Hyo Eun.
”Beo Deul kamu berbicara begitu lucu, dalam satu kesempatan saya akan mengambil tuan muda Lee Sun Joon”teriak Hyo Eun. ”Bagaimana?”tanya teman-teman Hyo Eun serempak. ”Dengan dia? menghabiskan malam bersama.”kata Hyo Eun sambil tersenyum . (jyah ni Hyo Eun ada juga ntar patah hati wkwkwkw)

Sementara itu Sun Joon merenung dengan buku akuntansinya,Begitu pula dengan Yoon Hee sendirian dikamarnya….dan ternyata Jae Shin ada diluar memperhatikan bayangan Yoon Hee dikamar , langsung tidur diluar deh (tuh kan Jae Shin gampang banget menggelatak , diepisode ini dah lebih dari 3x kayaknya wkwkwkkw)

Keesokan paginya, bunyi bel berbunyi tanda ujian akan dimulai, Yoon Hee pun berjalan pergi ke ruang ujian ia bertemu trio Sungkyunkwan. ”Hei, Daemul, apakah kamu sudah menemukan pelaku sesungguhnya?tanya mereka. ” Tentang itu …”jawab Yoon Hee dengan lemah. ”Kami minta maaf kami tidak bisa membantu apapun,kami dibuat sibuk di Han Sung Bu, kami bahkan tidak punya waktu untuk melihat ke dalam masalah Anda , ”kata trio Sungkyunkwan. Lalu tiba-tiba Yoon Hee meninggalkan trio Sungkyunkwan berlari mengejar Yong Ha. ”Dalam kata-kata Konfusius, ia pergi seperti ini. Seorang bijak tidak hanya disisi temannya. ”Hey! Jika teman Anda sedang berbicara, dengarkan sampai selesai untuk sopan santun. ”kata trio Sungkyunkwan yang sok tahu. ” Orang jahat Dang Ja Bu,”balas teman-temannya yang lain.

Akhirnya, Yoon Hee berhasil mengejar Yong Ha, ”Senior!”panggil Yoon Hee. ”Pernahkah anda melihat sarjana Lee Sun Joon?tanya Yoon Hee.”Tidak,”jawab Yong Ha. Lalu Jae Shin menghampiri Yoon Hee dan Yong Ha.
” Apakah anda melihat dia dengan anak dari Ban Chon (Bock Soo)?”tanya Jae Shin. “tidak”jawab Yong Ha. Yoon Hee dan Jae Shin pun hanya pasrah lalu mengikuti Yong Ha masuk ke ruang ujian.

Di Ruang ujian semua sudah berkumpul kecuali Lee Sun Joon. Raja pun mulai menanyakan hasil pertanyaan yang diajukannya 2 hari yang lalu. ” Kim Yoon Shik,pelaku yang mencuri dan menjual barang dari Sungkyunkwan,apakah anda gagal untuk menemukan pelakunya? Pelaku sesungguhnya tidak dapat ditemukan.”tanya Raja. Semua Profesor Sungkyunkwan dan mahasiswa Sungkyunkwan melihat ke arah Yoon Hee. Yoon Hee hanya bisa meminta maaf karena ia tidak berhasil menemukan pelaku itu. Kemudian Jae Shin buru-buru berdiri dan menyela, hamba minta, Orang itu akan datang”Kata Jae Shin. ”Apakah itu berarti pelakunya telah ditemukan?”tanya Raja. ”Tolong beri sedikit waktu lagi. Ia pasti akan datang untuk mengaku, ”kata Jae Shin.


Lalu diikuti In Soo pun berdiri menyela pembicaraan Raja, ”Jika saya dapat berbicara, Yang Mulia, Periode pengujian untuk ujian berakhir kemarin. Jika ia masih belum menemukan pelakunya saat ini, bukankah itu berarti gagal ujian?”kata In Soo. Jae Shin pun kesal mendengar perkataan In Soo dan mengepalkan tangannya. Dan Yoon Hee berpikir sambil menggigit kukunya hehehe. ”Presiden Mahasiswa benar, sarjana Kim Yoon Shik gagal menemukan pelakunya dalam waktu yang ditentukan, bukan?”kata Raja.”Saya minta maaf, Yang Mulia,”kata In Soo (yeee ni In Soo nggak tahu kalau Raja sayang Yoon Hee wkwwkwk). Lalu jreng…jreng…..jreng…. muncul pangeran berkuda putih (lebay mode on), ”Pelaku sesungguhnya, sudah ada disini, pelaku sebenarnya pencurian ada disini dalam buku akuntansi, Yang Mulia,”kata Sun Joon.

To Be Continued…..
(mianhe ya kalau kualitas gambarnya nggak sesuai yang diharapkan, ari sudah bersyukur bisa lihat ini tanpa harus susah mencownload, soalnya tinggal terima bersih dari Iis RF hehehehehe (maksudnya ari nggak susah-susah harus Download dulu), Iis selanjutnya ari serahkan padamu heheheheehehe *huwaaaaaaaa, ERD ari dan master form belum jadi sama sekali *curcol* wwkwkkwwk)

Iklan

6 pemikiran pada “[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 10 Part 2

  1. hwa… ari cepet banget nyelesainnya yah? hehe… selanjutnya aku buatnya hari kamis yah… coz masih ada yang nungguin sopiler SKK ep terakhir. jd 2 hr ni mendownload ama posting tuh piku2. hehe…. biasanya jam 4 pagi tuh keluar videonya yg lebih jernih. cuma karena saking penasarannya yg keluar jam 11 malam jg jd hehe… tp kualitas gambarnya kurang bgs mianhe yah teman2 ^_^
    *curcol….

    Suka

  2. pengantar sebelum tidu nih, hehe…… inet lemot, kudu ngerefresh berkali2 biar kebuka, cuma bisa baca sinopsisnya, yang lain2 ma gambar belum kelihatan wkwkwk ikutan curhat

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s