[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 14 Part 2

Menjawab istilah kekekeb (banyak yang gak ngarti, hehe) = tersekap/terkurung dalam ruang tertutup dengan udara yang minim… haha, panjang juga kalo diartiin….

Dan rumor soal Yoon Hee dan Jae Shin adalah pasangan homoseksual pun menyebar dengan cepat dan akhirnya sampai juga ke Prof. Choi.

Prof. Choi histeris meletakkan tiga lembar berita Yoo Hee dan Jae Shin yang ditemukannya didinding WC sekolah di meja di hadapan Prof. Yoo dan Prof Jung.
“apa ini masuk di akal? sangat tidak sesuai dengan Sungkyunkwan yang begitu murni, Dan diantara banyak waktu, mengapa sekarang … saat aku sebagai ketuanya!“ Prof. Choi menunjuk-nunjuk dengan marah. (haha, aku jadi inget jendral kepala penjara Negara api, kata-katanya kira-kira persis sama saat dia menjadi tawanan Aang&the gank yang berhasil kabur dari penjara—karena tidak pernah ada dalam sejarahnya seorang narapidana lolos dari sana)

Prof. Jung mengangkat kertas itu dan menenangkan Prof. Choi “Semuanya belum terbukti, tuan.”
“Bagaimana jika orang-orang Konfusian garis keras mencari tahu? Mereka bisa melakukan pemberontakan. Lalu aku akan dipecat dari jabatanku dan mengisap jari-jariku. Bagaimana Anda berbicara begitu santai sekarang?” tanya Prof Choi panik.
“Sekarang sudah terlambat bagi kita para pengajar untuk menangani masalah ini. “ Prof. Yoo angkat bicara.
Kertas-kertas pamflet berisi rumor Yoo Hee dan Jae Shin pasangan gay beredar dengan luas di sekolah, kini bahkan di mading pun dipenuhi pamflet itu. Para siswa banyak berkerumun dan berkomentar mengenai rumor, lalu berkembang sehingga mulai menyinggung antar partai, terutama Noron dan Soron. Hampir akan terjadi perkelahian antar 2 orang siswa pentolan dari masing-masing partai tadi, tapi di tahan oleh In Soo.
“Bahkan jika kepatutan dan kesopanan Sungkyunkwan telah jatuh, kau tidak boleh menyelesaikan sesuatu dengan perkelahian. Ada aturan dan ketertiban di Sungkyunkwan “ In Soo menatap dengan sedikit senyum di kulum. Sepertinya rumor yang terlalu cepat beredar itu memang dikendalikan In Soo, buktinya dengan alasan agar tidak terjadi pergesekan antara siswa dari Soron dan Noron, In Soo berhasil “membuat” para siswa membuat petisi untuk mengembalikan jabatannya sebagai presiden Siswa.
“Kami para pelajar memutuskan untuk membawa skandal homoseksualitas ini ke sidang Dewan pelajar.” kata seorang wakil siswa Soron kepada para Profesor. ”Di sidang, kami akan menentukan yang benar dan salah dari Moon Jae Shin dan Kim Yoon Shik, dan hukuman yang sesuai yang akan diberikan dalam rangka untuk memulihkan reputasi Sunkyunkwan dan para pelajar.”
Prof. Choi bingung dan menatap Prof. Jung dan Prof. Yoo, sepertinya tidak ada jalan lain selain menuruti petisi mereka.
Dan akhirnya pengumuman mengenai sidang Dewan Pelajar pun dikeluarkan “Aku, Presiden Ha In Soo, dan dewan pengurus … berusaha untuk mendatangkan Pelajar Kim Yoon Shik dan Moon Jae Shin di sidang Dewan pelajar karena menodai reputasi Sungkyunkwan dengan skandal homoseksualitas. Pada sidang, kebenaran akan diselidiki yang benar dan salah akan ditentukan. Dan jika terbukti benar, dalam rangka melestarikan reputasi Sungkyunkwan nama mereka akan selamanya dihapus dari daftar pelajar. “
Jae Shin menemukan In Soo, dengan marah menghadang jalannya dan mencengkram pakaiannya, “sebaiknya kau menghentikan semua ini sekarang! Itu rumor yang konyol. Apa Sungkyunkwan seperti tempat konyol untuk permainan rumor palsu seperti itu? “
In Soo dengan tenang melepaskan cengkraman Jae Shin, “Karena ini Sungkyunkwan, kami berencana untuk menentukan yang benar dan yang salah, Pelajar Moon Jae Shin. Aku akan memberimu kesempatan untuk membersihkan namamu. Mengapa kau pergi ke Hyang Kwan Chung malam itu?“ di belakang mereka, CS In Soo saling pandang dengan senyum kemenangan. In Soo melanjutkan, “hanya tinggal katakan apa yang sebenarnya terjadi di Hyang Kwan Chung. Lalu aku akan membatalkan sidang yang merepotkan ini.”
Jae Shin menarik nafas dan memandang ke tempat lain. “Lihat aku” lanjut In Soo, “sepertinya ada sesuatu yang tidak bisa kau ceritakan. kira-kira apa itu, Geol Oh? aaaaah, Kau tidak bisa mengatakannya karena itu adalah kamar tidur yang bersifat pribadi? “

“Bajingan kau!” Jae Shin dengan marah mencengkram In Soo lagi dan hendak meninjunya, tapi tangannya di tahan seorang siswa Soron, “Jika kau memiliki sesuatu untuk dikatakan, datang di persidangan dan bersihkan namamu, Moon Jae Shin.” Siswa tadi juga menambahkan masalah itu bukan hanya mengenai Jae Shin juga reputasi Soron.
Yoon Hee masih berdiri tak percaya melihat pengumuman yang dibacanya, saat berbalik, ia melihat Sun Joon yang sedang menatapnya. Sun Joon buru-buru menutup bukunya dan hendak pergi namun dihalangi Yoon Hee.
“apa kau benar-benar melihat kami di Hyang Kwan Chung malam itu?” Yoon Hee mencoba mengkonfirmasi info yang menyebutkan Sun Joon lah saksi malam itu
“Jika tentang hal itu, aku tidak ingin membicarakannya lebih jauh.”
“Kau tidak benar-benar percaya bahwa aku gay, bukan? Aku .. Aku seorang pria. Bagaimana bisa, sebagai pria menyukai senior Geol Oh? Itu tidak mungkin! “Yoon Hee berusaha membuat Sun Joon percaya padanya
Sun Joon terlihat gamang diwajahnya, mungkin di satu sisi ia senang Yoon Hee tidak ada hubungan apapun dengan Jae Shin, tapi disisi lain Yoon Hee mengaku seorang pria yang tak mungkin menyukai pria lain. “Aku mengerti. Jika benar mustahil kau menyukai seorang pria, aku sarankan kau berperilaku lebih baik dari sekarang dan tidak menyebabkan orang lain salah paham”
“aku…” baru saja Yoon Hee bicara, tiba-tiba In Soo datang dan menyela “Mengapa tidak kau putuskan yang benar dan yang salah di sidang? “ In Soo lalu menyatakan dengan alasan Sun Joon teman sekamar Jae Shin dan Yoo Heen ditambah Sun Joon juga satu-satunya saksi di Hyang Kwan Chung, ia telah menunjuk Sun Joon sebagai saksi di persidangan.
Yong Ha dan In Soo minum berdua. “Lee Sun Joon telah dinyatakan sebagai saksi? Ini sempurna!! “Yong Ha bertepuk tangan, ia lalu menambahkan bahwa rencana In Soo untuk membuat Lee Sun Joon yang terhormat dan berprinsip sebagai saksi utama, akan menjadikan sidang terkesan adil dan berkredibilitas. “
In Soo tidak menyangkalnya, “Memang, akan sangat rugi bila menjadikanmu musuhku. Kita saling mengenal dengan baik satu sama lain”

Yong Ha kali ini mulai serius, ia meletakkan gelasnya dengan keras, “ apa kau benar-benar percaya Moon Jae Shin dan Kim Yoon Shik memiliki hubungan tak pantas?”
In Soo menjawab bahwa homoseksualitas bukan masalah utamanya. Dengan fakta keduanya terlihat berangkulan di Hyang Kwan Chung, ada dua kemungkinan. Pertama, salah satunya adalah Hong Byuk Seo yang terluka, atau mereka gay. Apapun nanti hasilnya, mereka berdua akan diusir dari Sungkyunkwan dan Lee Sun Joon terpaksa harus berganti teman kamar.”
“Lee Sun Joon?” Yong Ha bertanya heran
“Lee Sun Joon adalah tujuan akhir dari semua ini. Dia satu-satunya putra Menteri Negara. Apa menurutmu dia akan diam saja melihat kisah kotor ini menodai dirinya sendiri, tidak, (terlebih lagi) kehormatan keluarganya?”
“Kau sangat menakjubkan. Selama ini, kau berencana untuk menangkap Geol Oh, Daemul, dan bahkan Garang?”
“Ada satu lagi. Jika itu terjadi, Yeorim … Tidak akan ada seorangpun bersamamu.” wajah Yong Ha sedikit kaget. (ckckck, In Soo bener-bener deh, liciknya pake pinter…..)

Jae Shin dengan wajah kesal terus mencopoti pamflet dari mading, ia berhenti saat dilihatnya Sun Joon lewat.

“Hei, Noron! Apa kau melihat Daemul? Kalian sama-sama mengambil kelas Great Learning-nya Profesor Yoo” melihat Sun Joon diam saja, Jae Shin ngagerendeng (=ngedumel= berbicara sendiri) “Kemana dia perginya, membuatku khawatir seperti ini?”

Sun Joon yang masih berdiri didekat Jae Shin menegaskan pendengarannya, “Khawatir? Apa itu yang kau lakukan, menjerumuskan orang yang kau hargai ke dalam kesulitan, dan menyebabkan orang lain untuk menunjuk jari (mencemooh) padanya?” Tidak cukup sampai situ Sun Joon kembali melanjutkan “Jika kau benar-benar peduli pada Kim Yoon Shik, ini seharusnya tidak terjadi.”
Jae Shin tersenyum sinis, “Jangan khawatir. Aku akan mengurus urusan kami … “
Sun Joon menyahut dengan cepat dan bernada tinggi “maka lakukan dengan benar!” Jae Shin melihat kaget kearah Sun Joon, Sun Joon lalu menurunkan suaranya, dan mengatakan ia tidak ingin terlibat dengan hal seperti itu lagi dan pergi.

Prof. Jung menanyai Yoon Hee, tentang apa yang sebenarnya terjadi di Chung Kwan Hyang malam itu. “Setelah keputusan tercapai pada sidang tersebut, Raja bahkan tidak dapat mengubahnya. Jika kau mengatakan yang sebenarnya, aku mungkin bisa membantumu.”

Prof. Jung lalu melanjutkan bahwa homoseksualitas tidak pernah bisa ditoleransi di antara siswa. Nantinya nama Kim Yoon Shik akan selamanya dihapus dari daftar siswa, selain itu juga namanya tidak akan pernah lagi dipakai untuk mengambil ujian lagi atau posisi apapun di pemerintahan.
“Kami … tidak melakukan kesalahan. Itulah satu-satunya jawaban yang dapat saya memberikan saat ini.” jawab Yoon Hee. Prof. Jung menghela nafas mendengar kekeraskepalaan Yoon Hee.
Yoon Hee akan masuk kekamarnya, langkahnya terhenti saat didengarnya suara Yong Ha, “Jadi … kau akan melakukan seperti yang Ha In Soo inginkan? “
“jangan membesar-besarkannya, itu bukanlah hal besar” jawab Jae Shin santai

Yong Ha mencengkram Jae Shin, “Mengakui bahwa kau adalah Hong Byuk Seo sekarang, sama dengan mati karena telah melakukan pembunuhan, pembakaran, dan pencurian. Inikah caramu melindungi wasiat kakakmu?”
Yong Ha mengancam akan membunuh Jae Shin sendiri jika Jae Shin sampai mengaku. Jae Shin melepaskan tangan Yong Ha dari kerah bajunya, dan memegang kedua tangan Yong Ha, “dengan tinjumu ini?” (haha, Jae Shin ngejek Yong Ha yang gak bisa mukul kenceng “with these tiny fists?” ckckck).
Jae Shin lalu menjelaskan itu baru kemungkinan, karena sebenarnya ia sendiri masih belum mengambil keputusan apa yang paling tepat untuk dilakukan.
“Apakah tindakan yang paling tepat itu adalah apa yang terbaik bagi Daemul?” tebak Yong Ha. Dari diamnya Jae Shin, dapat ditarik kesimpulan jawabannya adalah YA!!
Sementara itu, Yoon Hee masih berdiri diluar mendengar setiap kata.

Prof. Choi dengan panik mendatangi Sun Joon, ia mengatakan akan memanggil presiden siswa dan mencegah Sun Joon bersaksi. “Apa kau tidak tahu apa skandal itu? Jika kau tak beruntung, kau bisa ikut terbawa. Terlebih lagi, jika itu homoseksualitas, itu bisa mematikan (=merusak masa depan)!”

“Saya mengerti bahwa pejabat, bahkan raja tidak bisa ikut campur dalam sidang. Ini adalah urusan saya.” Sun Joon lalu menambahkan bahwa ia tidak berniat untuk melanggar prinsipnya.
Prof. Choi kesal, tapi ia kemudian memberikan solusi lain, “Buat batas yang jelas Meskipun kami teman sekamar, aku berbeda!, Jangan tunjukkan kelemahan, jangan bersimpati atau membela mereka.” Ia juga mengingatkan kalau sekali saja dewan sidang menemukan alasan untuk menghubungkan Sun Joon dengan skandal itu, Sun Joon akan tamat!! Untuk bangsawan, di cap homoseksual adalah sama dengan kematian. “tolong, ikuti saranku” Prof. Choi menggenggam tangan Sun Joon.

Yoon Hee berjalan melewati teman-temannya, dan ia menerima cacian, “Hei, Daemul! Dari semua hal yang tercela, mengapa Gay? Dan terlebih lagi, di sini di Sungkyunkwan jadi kotor!“. Teman-temannya melemparinya dengan sayuran, bahkan garam. (garam dipercaya bisa membuang nasib buruk).
Sun Joon melewati tempat itu, ia melihat Yoon Hee yang hanya diam saja saat dilempari sayuran/garam/cacian. Mata mereka bertemu, Sun Joon membuang pandangannya dan akan pergi, sementara Yoon Hee menunduk. Yoon Hee terkejut ketika tiba-tiba Sun Joon melindunginya dan membawanya pergi. Teman-teman mereka menghentikan semua aksi saat melihat Sun Joon.
Sementara itu, Jae Shin melihat Sun Joon membawa Yoon Hee.

Di suatu tempat yang sepi, mereka lalu berbicara, “Aku tidak tahu apakah harus mengucapkan terima kasih atau minta maaf. Besok di persidangan, akan kah kau membantuku juga? Senior Geol Oh dan aku, kami tidak memiliki hubungan itu. Dalam kasus apapun, kami tidak bersalah.”

“Maka bicaralah. Katakan sejujurnya apa yang terjadi di Hyang Kwan Chung malam itu.”
Yoon Hee menolak, ia akui itu semua demi Jae Shin. Mendengar Yoon Hee menyebut nama Jae Shin, Sun Joon memotong ucapan Yoon Hee, “Apakah kau memahami gentingnya situasi ini? Jika ada yang salah, kau akan menghabiskan sisa hidupmu terjebak dalam selokan. Namun, bahkan pada saat ini, kau lebih mengkhawatirkan Moon Jae Shin daripada daripada diri mu sendiri?”

“Tentu, kau bisa meragukanku. Lee Sun Joon adalah orang terhormat yang mungkin tidak dapat mengerti. Tapi tetap, aku berharap kau percaya padaku sekali ini dan membantuku.”
“aku. .. Seberapa jauh? Berapa banyak lagi yang harus ku lakukan?. Kim Yoon Shik, karena kau, berapa banyak lagi hal bodoh, menyedihkan, yang bukan cerminanku?” Tanya Sun Joon tajam……kayaknya Sun Joon frustasi berat nih…..ia pergi meninggalkan Yoo Hee.
“Lalu apa yang bisa ku lakukan? Satu-satunya orang bisa kupikirkan saat ini … adalah Lee Sun Joon, hanya kau” Yoon Hee berbicara sendiri menatap kepergian Sun Joon dengan mata berkaca-kaca.
Sun Joon pergi meninggalkan Yoon Hee, tapi tidak dengan hati dan pikirannya (aaaaaaaaaaaaah, ai sok tahu niiih, xixixi geli sendiri)

Jae Shin mendatangi kerumunan siswa yang tadi melempari Yoon Hee, ia memeluk salah satunya dengan erat dan lama, sementara yang dipeluk ngadaregdeg (=gemeteran) plus ngaruknguk (=mengeluarkan suara tapi tertahan—kalo kali ini tertahannya karena takut)…………………mestinya Iis aja yang dipeluk, di jamin mas Jae shin bakal dipeluk balik, wkwkwk) “sekarang pergi dan mulailah rumor bahwa pria di Sungkyunkwan yang di sukai “si Kuda Gila” Geol Oh adalah kau!!” Jae Shin melepaskan pelukannya tapi belum melepaskan siswa tadi, “Jelekkan Kim Yoon Shik sekali lagi. Maka aku tidak tahu di mana kedua lengan ini mungkin berakhir!!“ ancam Jae Shin, ia memandang sekelilingnya menyebabkan siswa lain mundur dan menunduk tak berani menatapnya.



Yong Ha mentraktir para siswa Skk, ia berusaha meyakinkan bahwa Daemul dan Geol Oh tidak seperti yang dituduhkan.(baca=mencoba merubah sentimen publik agar mereka mau mendukung Yoon Hee dan Jae shin ……………..mauuuuuuuuuuu punya temen kayak Yong Ha).


Tapi Byung Choon dan Gobong tiba-tiba datang dan duduk disamping Yong Ha, “Hei, Yeorim! Semuanya sia-sia.” Mereka mengatakan dengan sidang yang akan diadakan besok, bisa diartikan keputusan sudah ada. Walau pemungutan suara belum dimulai, tapi siapa yang berani menentang Presiden kecuali orang itu ingin dijadikan target berikutnya? “Orang yang kau harus belikan minuman itu adalah mereka! minuman untuk penghiburan! “ Yong Ha hanya bisa diam, ia menyadari kebenaran kata-kata Byung Chon dan Go Bong.


Sun Joon sedang meminta ijin untuk keluar dari area Sungkyunkwan, penjaga menanyakan tentang kebenaran rumor soal Sun Joon yang akan menjadi adik ipar In Soo. Ia juga menebak bahwa Sun Joon pasti sangat sibuk menyiapkan acara pertunangannya. Sun Joon tidak membantah maupun mengiyakan, ia hanya mengatakan bahwa ia akan kembali sebelum jam malam. Yoon Hee tidak sengaja mendengar percakapan itu, air mukanya berubah sedih dan ia segera pergi. Sementara itu Jae Shin yang nangkring di atas pohon juga melihat semuanya. ckckck, enak juga tuh posisi pohonnya Jae Shin, tempat strategis buat pengintaian, hehe.



Jae Shin yang tahu Yoon Hee mengalihkan kesedihannya dengan membaca buku, mendekatinya dan dengan santai duduk di meja di depan meja Yoon Hee “Jadi seperti ini? Aku tidak mau bicara dengan siapa pun, jadi jangan main-main denganku? Kau mempunyai buku yang terbuka yang mengatakan “Pergi!”.
Yoon Hee menyangkal “Aku sedang membaca karena itu menyenangkan.”
Jae Shin tahu Yoon Hee berbohong, “Jika kamu selalu berkata bohong, itu akan menjadi kebiasaan.” Ia lalu memberitahu bahwa ada hal lain yang dua puluh kali lebih baik daripada membaca buku.”

Jae Shin membawa Yoon Hee ke pohon “tangkringan”nya Jae Shin. Yoon Hee membalikkan kata Jae Shin, “Dua puluh kali lebih baik? Jika kau selalu berkata bohong, itu akan menjadi kebiasaan” Jae Shin tersenyum dan menunduk (mungkin awalnya dia pikir Yoon Hee gak suka di ajak nangkring diatas pohon), “Ini seratus kali lebih baik!” Yoon Hee tertawa senang sementara Jae Shin tersenyum.
Yoon Hee lalu bertanya mengapa Jae Shin harus menjadi Hong Byuk Seo, padahal sangat berbahaya bahkan bisa di hukum mati.
“Untuk apa? Aku tidak pernah memikirkannya. …” Jae Shin menerawang memikirkan alasannya, “Karena jika aku tidak melakukannya, maka aku tidak bisa hidup…Untuk hidup, ya aku melakukannya untuk hidup.” Ia juga mengatakan itu pasti alasan yang sama bagi Yoon Hee datang ke Sungkyunkwan. (bela-belain nyamar jadi cowok)

Jae Shin lalu menceritakan keistimewaan pohon “keramat”nya, tentang seseorang yang mengatakan bahwa dari situ, ia bisa mendengar napas ban-goog (lembaga belajar/Sungkyunkwan). Juga cerita tentang pintu Sungkyunkwan yang ternyata bukanlah pintu ke istana raja, tetapi pintu yang membuka ke bagian Joseon termiskin dan paling banyak terbuang, (Banchon).
Yoon Hee memandang berkeliling, dan dengan jelas melihat Banchon, “kau benar senior” katanya antusias.
Yoon Hee lalu bertanya siapakah orang yang dimaksud Jae Shin yang sepertinya ingin Jae Shin buktikan bahwa orang itu pernah ada, “Kakak ku (Moon Young Shin)”

Jae hin lalu memanggil nama Kim Yoon Shik, Yoon Hee menyahut ya, “Kim…. Yoon …..Shik ……pasti ada cara untuk tidak mengotori nama itu.” Ia juga meminta maaf atas apa yang telah terjadi. (aku penasaran, kenapa sekarang Jae Shin tahan gak cegukan di depan Yoon Hee ya?!)

Sun Joon mendatangi menteri Ha, mentri Ha tertawa terbahak-bahak, “Aku tidak percaya hari ini datang, hari ketika aku, Ha Woo Kyu, menjadi besan dengan Menteri Negara.” Ia lalu berkata dengan serius, “Lee Seobang (menantu Lee), belajar bagaimana mau mengakui adalah hal yang paling sulit. Bukan hal yang mudah untuk dapat berbesan dengan keluargamu.” ia lalu memberi nasihat, menurutnya Sun Joon itu hebat, tapi terlalu kaku, tidak baik untuk berdiri menantang dunia ( terutama jika ingin menjadi seseorang yang mempunyai kuasa).
“Ingat kata-kataku, Lee Seobang. Aku memberimu nasehat rahasia tentang cara untuk berhasil. Sebagai hadiah perkawinan.”

Hyo Eun mengantar Sun Joon keluar, sambil berjalan ia dengan riang mengatakan perasaannya saat bertemu dengan Sun Joon pertama kali, juga perasaannya saat ini yang sangat bahagia sampai merasa seperti tokoh dalam novel percintaan. Hyo Eun lalu menanyakan tentang kemungkinan hari pernikahan mereka, “Akan lebih baik untuk menikah sebelum terlalu dingin, kan?” saat dilihatnya Sun Joon tak ada reaksi, ia mengubahnya, “Oh, tidak… Kita menikah sekitar saat salju pertama turun.” melihat Sun Joon lagi-lagitak ada reaksi, “Tentu saja kau pasti menyukai saat terbaik ketika bunga mekar pada musim semi, tuanku”. Hyo Eun lalu melingkarkan tangannya di lengan Sun Joon, tapi Sun Joon melepaskannya, “Maafkan aku.” kata Sun Joon singkat. (ckckck, kasian juga ma Hyo Eun… udah dia ma Yong Ha aja, mereka cocok pas naek kuda bareng, xixi peace Ari)

Sun Joon sampai rumahnya menghadap ayahnya, melihat wajah Sun Joon yang bertekuk-tekuk, menteri Lee berkomentar, “Wajah calon pengantin seharusnya tidak seperti itu” Menteri Lee mengerti apa yang dirasakan Sun Joon, Sun Joon yang lurus tentu tak suka gaya menteri Ha yang serakah, dan menghalalkan segala cara.
Sun Joon bertanya, kalau ayahnya sudah tahu tentang sifat menteti Ha, lalu kenapa ayahnya tetap ingin menjalin ikatan dengan orang seperti itu, dan inilah jawaban mentri Lee “Dia adalah seseorang yang akan melakukan apa saja untukmu. Ini bukan hal yang buruk sebagai ayah mertua “

Sun Joon sepertinya mengerti, ia lalu memberitahukan ayahnya soal rencananya untuk mengundurkan diri dari Sungkyunkwan setelah upacara pertunangan, “Aku berpikir masih memiliki banyak kekurangan,dan belum siap untuk posisi dipemerintahan”
Menteri Lee sempat terkejut, namun akhirnya ia mengatakan tidak ada masalah dengan keinginan Sun Joon. Sun Joon keluar dari rumahnya, ia sejenak berdiri dalam suasana malam sehabis hujan dengan banyak pertimbangan di wajahnya,.

Esoknya, sidang Dewan pelajar dimulai. Semua sudah menunggu, mereka semua berdiri saat In Soo, Yong Ha dan satu lagi si siswa Soron gak tahu namanya (mungkin mereka pentolannya dewan pelajar).

“Sidang hari ini adalah untuk memutuskan hukuman untuk skandal homoseksual pelajar Moon Jae Shin dan Kim. Yoon Shik. Pria dan wanita berbeda, keberadaan homoseks di Sungkyunkwan, tempat yang menghargai kesopanan dan adat istiadat, tidak pernah boleh terjadi. (Sun Joon dengerin dengan serius, Yong Ha malah duduk santai ngangkat dengkulnya sebelah dan ngudek-ngudek kuping, ckckck) Dengan demikian, semua pelajar Sungkyunkwan berusaha menjaga reputasi Sunkyunkwan dengan cara menghapus nama kalian selamanya dari daftar siswa, mendiskualifikasi dari segala macam ujian masuk layanan masyarakat atau posisi pejabat publik dan mengusir kalian dari Sungkyunkwan.” Suara In Soo memulai sidang.

Para siswa yang hadir membenarkan dengan suara keras. Jae Shin hendak melakukan sesuatu, tapi Yoon Hee menahannya. Yong Ha membuang nafas panjang, mungkin dia dah hopeless kali ya.
Setelah suara-suara reda, In soo melanjutkan lagi “Aku bertanya pada Jae Moon Shin dan Kim Yoon Shik. Apakah benar bahwa kalian berdua bersama malam itu dengan cara yang tidak pantas?”
Yoon Hee dengan tegas membantahnya, tapi ia juga tidak bisa memberi penjelasan tentang apa yang terjadi sebenarnya malam itu di Hyang Kwan Chung. Melihat itu, In Soo lalu memanggil Sun Joon sebagai saksi.

“Pelajar Lee Sun Joon, apakah kau melihat Moon Shin Jae dan Kim Yoon Shik di Chung Kwan Hyang malam itu? Mereka pasangan gay atau bukan?”. Selama sidiag, In Soo memang terlihat serius, tapi kelihatan banget ada gurat senyum di wajahnya.
“Yang homoseks itu adalah aku” jawab Sun Joon datar, semua yang hadir termasuk Yoon Hee terkejut mendengar jawaban Sun Joon.
“Apa yang baru saja kau katakan? “ Tanya In So yang kali ini tidak ada sama sekali tak ada gurat senyum di wajahnya.
“yang homoseks itu adalah aku.” Sun Joon kembali menegaskan jawabannya.

–BerSamBUUUUUUUUUNG–


Spoiler lesson 15:

In Soo: Di bawah kewenangan presiden organisasi pelajar, aku memerintahkan bahwa pelajar Moon Jae Shin dan Kim Yoon Shik untuk melepas pakaian mereka.

Jae Shin: Apa semuanya akan baik-baik saja jika aku melepaskannya?


Yoon Hee: Apakah kau melihat pelajar Lee Sun Joon?


Trio Skk: Apakah benar Lee Sun Joon telah berhenti dari Sungkyunkwan?


Sun Joon: Pergilah. Kita jangan pernah bertemu lagi.


Yong Ha: Jadi, apakah kamu bahagia, Garang?


Sun Joon: Apakah kau bahagia?……………Kau … Aku menyukaimu, Kim Yoon Shik.

Others : Bukankah itu si pelajar cantik? ………………Ini pasti karena ia tidak bisa melepas pakaiannya.

Sun Joon : Kim Yoon Shik! ………….. Tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku tidak bisa menahan diri mencarimu. …………Larilah dariku, Kim Yoon Shik.


— Met weekEnD—

written by ai RF, support pict and editing by ari RF

Iklan

8 pemikiran pada “[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 14 Part 2

  1. wkwkwk kasian Hyo Eun-nya kalo sama Byun Choon…. dimana kalo kita jodohin ma Won Tak aja?! kayaknya dia lumayan juga… wkwkwk, lagian dia seneng banget berteori, lucu, hehe

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s