[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 16 Part 2

Malam hari, Sun Joon dan Jae Shin bersiap-siap akan tidur.
“senior, aku akan tidur dulu,”kata Sun Joon. Sun Joon pun meletakkan bantalnya ditengah dan merebahkan dirinya ditengah-tengah yang biasanya ditempati Jae Shin.
Jae Shin pun tak terima, “Hei, Noron!itu tempatku, yang kamu pakai itu tempatku.”kata Jae Shin. Tapi Sun Joon tidak mengindahkan perkataan Jae Shin malah merubah posisi tidurnya menjadi miring.
“Anda yang mengatakan dimanapun orang itu berbaring, itu menjadi tempat orang itu, “kata Sun Joon membela diri.

“Kamu tidak akan bergerak?”kata Jae Shin sambil menedang-nendang bantal Sun Joon supaya Sun Joon berpindah posisi (kasian Sun Joon kesakitan nggak ya ntu batal 3kali ditendang ampe kayak gitu ck…ck…ck) . Jae Shin pun mengambil bantal kecil warna pink miliknya dan merebahkan diri disamping Sun Joon. Jae Shin dan Sun Joon rebahan bertolak belakang, mereka pun mulai saling mendesak sehingga terjadi dorong-dorongan antar pantat dan tidak ada yang mau mengalah.

Mungkin karena kecapean Jae Shin pun mulai bangun disusul Sun Joon.
“Hey!ada apa denganmu hari ini?”tanya Jae Shin.
“Ada apa dengan anda, senior?”jawab Sun Joon tak mau kalah.

Ketika saling melotot, tiba-tiba Yoon Hee masuk kamar,.
“Apa yang berdua kalian lakukan? “tanya Yoon Hee.
“Kamu harus tidur juga,”kata Jae Shin samil menunjukkan tempat dimana Yoon Hee harus tidur, Jae Shin menyuruh Yoon Hee tidur disampingnya.
Namun tiba-tiba Sun Joon menyela, “Prak!tidak, ruang pelajar Kim Yoon Shik ada disini,”kata Sun Joon sambil menunjukkan tempat dimana Yoon Hee harus tidur yaitu disamping Sun Joon. (bener-bener ngakak nontonnya ni wkwkkwk).
Jae Shin kaget dan langsung menengok ke arah Sun Joon yang menggebrak kasur disampingnya supaya Yoon Hee tidur disampingnya. Begitu pula Yoon Hee juga kaget.
Melihat reaksi kedua temannya ini Sun Joon berasalan “sejak pelajar Kim Yoon Shik memiliki kebiasaan tidur yang liar,lebih baik ia tidur disebelah dinding.“kata Sun Joon.
“Itu cukup! Hanya tidur kan, kita lakukan seperti biasanya .”kata Jae Shin.
“Tidak, senior,”kata Sun Joon yang masih ngotot haha.
Melihat perdebatan kedua teman sekamarnya Yoon Hee lalu ambil suara.“Tunggu!, aku akan memutuskan dimana aku tidur,”kata Yoon Hee.

Sun Joon dan Jae Shin lalu menoleh ke arah Yoon Hee, lalu Sun Joon memberi kode ke Yoon Hee via kontak mata supaya Yoon Hee tidur disampingnya. Tapi tiba-tiba Yong Ha masuk ke kamar mereka, “Suara….apakah kalian mendengar suara itu?”tanya Yong Ha.

lalu buru-buru mengambil posisi tidur ditengah-tengah Jae Shin dan Sun Joon. Yoon Hee, Sun Joon dan Jae Shin pun hanya bingung dengan tingkah Yong Ha ini.
“Suara itu adalah suara gumiho, gumiho! (dalam legenda Korea rubah berekor sembilan yang makan hati laki-laki), aku akan tidur dikamar ini malam ini, mengerti.”kata Yong Ha. “Hey,”kata Jae Shin.
“Senior,”kata Sun Joon.

Yong Ha tidak mendengarkan protes Jae Shin dan Sun Joon, ia pun tidur dengan manis di tengah-tengah kedua orang ini.
“Lalu aku akan tidur di kamar senior Yeorim,”kata Yoon Hee dengan tersenyum , lalu berpamitan ke kamar Yong Ha.

Yoon Hee tidur dengan tenang di kamar Yong Ha. Sementara Jae Shin seperti menderita di kamarnya sendiri , Yong Ha gaya tidurnya lebih parah dari Yoon Hee, Yong Ha tidur kakinya nangkring di tubuh Jae Shin, padahal Jae Shin sudah mendekat ke pintu. (bener-bener scene disini lucu banget ari naksir bantal pink punya Jae Shin wkwkwkkw, *tenang Iis bukan Jae Shinnya, tapi antalnya lho 😀).

Keesokan paginya, Prof. Choi memawa sekeranjang jeruk diikuti anak-anak kecil yang biasa membangunkan mahasiswa Sungkyunkwan, mahasiswa yang tadinya hanya bermain-main melihat jeruk yang dibawa Prof. Choi jadi serius belajar termasuk trio Sungkyunkwan. Begitu pula diruang kelas semua orang yang tadinya tidur-tiduran langsung bangun begitu melihat jeruk yang dibawa Prof. Choi, Byun Choon sampai ngiler dan semangat belajar melihat jeruk itu.

“Setiap orang bekerja keras, bahkan jika ujian pelayanan sipil besok, tidak mustahil mereka belajar lebih keras,”kata Prof. Choi pada Prof. Jung dan Prof. Yoo. “
Apa profesor pernah gagal mencapai nya, bagaimana keras kita mencoba? Sekeranjang jeruk menyelesaikan semuanya. Ini benar-benar memalukan Prof. Choi,”kata Prof. Jung.
Prof Choi berdehem lalu berkata,“Siapa yang anda pikir akan menang di Hwang Gam Je tahun ini? Itu mungkin Lee Sun Joon. Tidak pernah kalah dalam berdebat, dia akan tampil dengan sangat baik dalam menjawab ujian tertulis juga.

“Kim Yoon Shik juga calon pemenang yang harus diperhatikan, berdasarkan kecepatan dalam menghafal klasik dari salah satu sedikit yang langka akan menjadi kompetisi antara Kim Yoon Shik dan Lee Sun Joon.”Prof . Yoo menambahkan.
“Sepertinya itu akan menjadi kompetisi yang menarik, “kata Prof. Jung pada teman-temannya ini lalu meminum tehnya.


Di ruang perpustakaan Sun Joon dan Yoon Hee belajar bersama, mereka saling berhadap-hadapan. Yoon Hee sibuk menghafal, Sun Joon memperhatikan bibir Yoon Hee sehingga tidak konsentrasi, Sun Joon pun menggeser tumpukan buku yang didepannya supaya Yoon Hee tidak terlihat, Yoon Hee yang melihatnya tidak terpengaruh ia tetap belajar menghafal. Sun Joon yang mencoba menselonjorkan kakinya menyentuh kaki Yoon Hee, makin tambah tidak konsentrasi lagi. Maka Sun Joon pun pindah tempat duduk berseberang dengan Yoon Hee, dan menumpuk buku disamping sebagai pembatas sampai-sampai wajah Yoon Hee tidak terlihat.

Sun Joon dan Yoon Hee membaca buku saling memunggungi,.
“Sekarang kamu sudah kembali ke Sungkyunkwan, kamu akan segera mengambil ujian layanan sipil? Dan kamu akan segera menikah dengan wanita yang bertunangan denganmu,”tanya Yoon Hee.
“Itu tidak akan terjadi, karena hari itu kami tidak bertunangan,”kata Sun Joon. Yoon Hee pun kaget mendengarnya lalu berbalik arah menatap Sun Joon.
“aku bilang bahwa aku tidak akan berbohong pada diriku lagi, “kata Sun Joon lagi lalu pergi meninggalkan Yoon Hee, Yoon Hee pun tersenyum mendengar kata-kata Sun Joon.

Di lain tempat Hyo Eun menemui Yong Ha.
“Aku benar-benar ingin mengubah hati tuan muda, aku berpikir bahwa cendekia Yeorim mungkin tahu jalannya, jadi aku senang anda datang ke pertemuan ini, “kata Hyo Eun.
“Sebuah cara untuk mengubah hati seseorang?aku akan melakukan segalanya sesuai dengan kemampuanku,”kata Yong Ha.
“Tidak peduli seberapa sulit dan melelahkannya itu, aku bisa melakukannya. Jadi tolong bantu aku, “pinta Hyo Eun.
“Wow, ini sangat menyentuh. Kamu ingin menjadi seorang wanita yang sesuai dengan keinginan Lee Sun Joon? Pertama-tama jangan tiba-tiba bertemu dengan laki-laki asing, ubah kebiasaan burukmu yang hanya membaca roman novel yang murah membaca bacaan yang berarti, perilakumu yang suka menindas yang lemah dan kecil harus dihilangkan juga, “kata Yong Ha memberi nasihat.
“Aku akan melakukan yang terbaik, lalu apa lagi?”kata Hyo Eun.
“Jika kamu tidak memenangkan hati kekasih hatimu, maka kamu harus menerimanya. Dalam novel roman, peran mu… adalah karakter yang tidak menerima cinta. Itu akan membuatmu merasa lebih nyaman,”kata Yong Ha.

Mendengar kata-kata itu Hyo Eun berkaca-kaca dan hampir mau menangis.
“Kamu tidak harus menangis, dan tidak ada alasan bagimu untuk mendengar nasihat yang menyedihkan dari seseorang sepertiku,”kata Yong Ha.
“Kau brengsek, mengapa kau begitu kejam padaku?”tanya Hyo Eun yang mulai marah. (wah ini Hyo Eun perlu dishuriken ni wkwkwkwk).
“Karena setidaknya harus ada satu orang yang memberitahu kebenaran pada putri sepertimu, “kata Yong Ha.

Namun Hyo Eun malah tidak mendengarkan kata-kata Yong Ha, ia langsung pergi dan Yong Ha pun hanya tersenyum lalu meminum minumannya. (Syukurin Hyo Eun wkwkwk, Yong Ha selalu memberi ide-ide yang sudah dipertimbangkan dengan matang hehehe makin suka Yong Ha dah hahahahaha).


Di pasar, Cho Sun dan kedua teman-temannya berjalan-jalan, lalu ia melihat barang-barang yang dijual.
“Oh, lihat itu! begitu cantik!”kata salah satu gisaeng teman Cho Sun.
Lalu mereka melihat-lihat dan memilih-milih barang-barang yang dijual. Cho Sun yang merasa diawasi segera pergi dari tempat itu. Ternyata Jae Shin yang mengawasi Cho Sun, Jae Shin pun mengejar Cho Sun yang bergegas pergi.

Sesampainya di sebuah gang Jae Shin kehilangan jejak Cho Sun, Jae Shin meneruskan langkahnya tiba-tiba ada panah yang melesat tapi tidak mengenai Jae Shin. Jae Shin mengambil panah tersebut , ternyata panah itu tertempel pesan dikertas merah. Jae Shin membuka dan membacanya.

Setelah itu Jae Shin bergegas pergi, namun Jae Shin dihadang seorang kepala pengawal (sepertinya suruhan ayah Jae Shin). “Kami disini untuk menemani anda, tuan muda. “kata kepala pengawal.

Jae Shin berbincang dengan ayahnya. Ayahnya menuangkan soju ke gelasnya sendiri, namun diambil Jae Shin dan Jae Shin pun menuangkan soju digelas ayahnya.
“Hentikan tindakan ini, Hong Byuk Seo… apakah kau pikir aku tidak akan tahu bahwa itu kau?”kata ayah Jae Shin. Jae Shin tidak menjawab apa-apa malah minum soju langsung dari botolnya. “Sejak Shin Hae Tong Gong (hukum perdagangan bebas), setelah kamu menyebarkan pesan-pesan merah dan memenangkan hati rakyat . Menteri Negara dan Menteri Perang ingin nmenangkap Hong Byuk Seo, aku juga tahu bahwa Hong Byuk Seo palsu adalah perangkap yang mereka buat, namun jika sampai Hong Byuk Seo palsu tertangkap, kamu akan disalahkan untuk semua kejahatannya. Jadi tolong, jagalah diri sendiri!”kata Ayah Jae Shin.

Jae Shin akan memenuhi permintaan itu namun ayahnya harus menceritakan ke Raja kematian kakaknya. “Lalu, anda akan hadir ke hadapan raja atas namaku, ayah? “Anakku tewas ketika dia berusaha melindungi Geum Deung Ji Sa di tangan Noron dan bukan geng bandit,”kata Jae Shin. “Jae Shi-ah”kata Ayah Jae Shin.
”Kemudian mulai hari itu, aku akan berhenti.,”kata Jae Shin lalu pergi meninggalkan ayahnya.

Jae Shin merebahkan diri dikamarnya, dan membaca pesan merah yang ditemukannya tadi. “Jadi kali ini di Jembatan Gwangtong?”kata Jae Shin sambil tersenyum, namun wajahnya langsung erubah menjadi muram.

Di kamar Sun Joon dan Yoon Hee sedang membuat pembatas tidur (nggak berebutan lagi wkwkwkwk),”Jangan menyeberang batas,”kata Sun Joon. “Aku tidak akan menyeberang bahkan jika kamu memohon padaku, jadi jangan khawatir, “kata Yoon Hee. “Kamu belum melihat caramu tidur, sehingga kamu tidak tahu,”kata Sun Joon. ( Iya ni Yoon Hee nggak sadar kali ya cara tidurnya kayak gimana).

Sun Joon pun mengalihkan pembicaraan, “Kenapa senior Geol Oh, tinggal diluar malam ini?”tanya Sun Joon.
“Aku tahu, ruangan terasa begitu kosong tanpa senior Geol Oh,”kata Yoon Hee. “
Inilah mengapa kamu tidak bisa tinggal di Sungkyunkwan, “kata Sun Joon.
“Mulai hari ini akan menjadi hari terakhirku mendengar omelanmu, aku rela mendengarkannya. Besok adalah Hwang Gam Je, dan aku akan dengan sangat mudah mengalahkan Cendekia Lee Sun Joon dan menduduki peringkat pertama. Jadi kamu tidak akan menyuruhku pergi dari Sungkyunkwan lagi” kata Yoon Hee.
“Mari kita tidur, tidur ,”kata Sun Joon.

Sun Joon dan Yoon Hee pun tidur saling memunggungi dengan pembatas ditengah-tengah dikasih antal kecil pink milik Jae Shin (itu bantal daripada nganggur buat ari aja napa wkwkwkkwk, hmmm dimasa Joseon kok tidurnya hanya tidur di atas tatami beralaskan matras kasur ya?*tatami=ubin yang terbuat dari kayu, mirip di Jepang ya hehehe).


Sun Joon tidak bisa memejamkan matanya, “Tapi…terakhir waktu disungai, kamu tidak mengatakan apa yang akan kamu beritahukan padaku? Bukan aku penasaran, bukanklah hati setiap sarjana ingin tahu apa yang sebenarnya?”tanya Sun Joon. Tapi Sun Joon tidak mendengar jawaban apapun. “Apakah kamu mendengarkanku?Apakah kau sudah tidur?”tanya Sun Joon lalu bangun melihat kea rah Yoon Hee. Di lihatnya Yoon Hee sudah tidur dengan pulas, Sun Joon pun kembali tidur. Padahal Yoon Hee belum tidur hehehe.

Paginya, Gong dipukul seorang pegawai Sungkyunkwan seagai tanda dimulainya Hwang Gam Je.

Di kelas dimulai yang diawasi oleh Prof. Yoo, setiap mahasiswa dikasih soal yang tertulis di dalam kipas (sepertinya), setiap orang disuruh mengartikan apa yang tertulis disitu.

Go Bong terlihat kecewa dengan soal yang didapatnya mungkin terlalu susah. Begitu pula dengan Bae Hae Won, Won Tak biasa-biasa saja, parahnya Ahn Do Hyun menulis contekan besar-besar di tangannya (jangan ditiru ya hehehe). Tiba-tiba telapak tangannya ditepuk dengan stick yang tertulis soal oleh Prof. Yoo, Ahn Do Hyun pun hanya bisa kecewa.
Yoon Hee pun menjawab pertanyaannya,“Konfusius mengatakan,”untuk menyatukan negara, setiap hal harus dilakukan dengan hormat untuk mendapatkan kepercayaan rakyat.”

Di ruangan lain yang diawasi Prof. Jung , Yong Ha menghias kaligrafinya dengan memberi titik dengan warna merah. Prof. Jung pun menambahkan sesuatu ke kertas Yong Ha.

Di lain ruangan, Jae Shin dan Sun Joon mengerjakan ujian. Prof. Yoo melihatnya, Prof. Yoo pun tersenyum.

Saatnya pertanyaan babak perebutan nilai, bagi siapa yang benar menjawab akan diberi 1 jeruk, semakin banyak jeruk yang di dapat berarti dia pemenangnya. Lee Sun Joon dan Yoon Hee memiliki jumlah jeruk yang seimbang , Yong Ha, Jae Shin dan mahasiswa lainnya masing-masing satu.
“apa artinya ini?”tanya Prof. Yoo. Sun Joon pun langsung mengangkat tanda untuk menjawab pertanyaan. Jawaban benar maka ia mendapat 1 jeruk, pertanyaan selanjutnya Yoon Hee dan Sun Joon hampir bersamaan mengangkat tanda, namun Yoon Hee terlebih dahulu dan langsung mengungkapkan jawabannya, ia pun mendapat 1 jeruk.

Pertanyaan selanjutnya dijawab oleh Sun Joon, dan selanjutnya dijawab oleh Yoon Hee laalu dijawab Sun Joon kembali begitu seterusnya ganti-gantian. Teman-teman yang lainnya tidak diberi kesempatan, Yong Ha memainkan jeruknya (Yong Ha mendapat 3),karena setiap mau menjawab sudah didahului Yoon Hee atau Sun Joon. Go Bong memakan satu-satunya jeruk yang ia dapat.

Akhirnya yang maju ke bapak final Yoon Hee dan Sun Joon mereka harus menjawab pertanyaan yang dikirim Raja. Sun Joon dan Yoon Hee duduk terpisah dengan dihadapannya tersedia huruf-huruf Cina dasar yang harus disusun menjadi jawaban. Trio Sungkyunkwan mengintip ujian ini.

“Soal terakhir untuk Hwang Gam Je tahun ini dierikan oleh Yang Mulia,”kata Prof. Jung lalu membentangkan pertanyaannya. Soal yang diberikan Raja tentang “Sikap yang benar dimana pejabat negara harus memperlakukan orang-orangnya, gunakan *Paja untuk mengekpresikan jawaban kalian (*Huruf Cina dasar). Namun dasar Paja hanya dapat diketahui jika mengikuti”Buku Ajaran Besar” paduan belajar bab 42”. Sun Joon mulai menyusun jawabannya walaun masih ragu.

“Yang Mulia selalu berbakat menciptakan soal yang lebih rumit,”kata Prof. Choi.
“Itu benar, jika salah satu tidak sempurna menghafal “Buku ajaran Besar” dan tidak membaca panduan belajarnya serta tidak memiliki pemikiran sendiri mustahil dapat menjawab dengan benar, siapa yang akan menjawab pertanyaan ini dengan benar,”kata Prof. Yoo.
“Memberikan jeruk ini tidak akan menjadi limbah, Prof. Yoo,”kata Prof. Choi, lalu memperhatikan keranjang jeruk seakan menciumnya muach.

Yoon Hee sepertinya kesulitan, ia masih bingung menjawabnya, ia mencoba mengingat-ngingat buku itu. Yoon Hee mencoba menyusun seingatnya dulu lalu menoleh ke arah Sun Joon yang sepertinya hafal dengan buku itu. “Kalian memiliki waktu 15 menit lagi,”kata Prof. Jung. Mereka pun berusaha menjawab pertanyaan itu.
“Cendekia Lee Sun Joon dan Kim Yoon Shik ungkapkan jawaban kalian sekarang. “kata Prof. Jung.

Lalu Sun Joon dan Yoon Hee pun membuka jawabannya. Sun Joon menjawab “Xin Min (Orang Baru) ,Sedangkan Yoon Hee “Qin Min (Dekat dengan Rakyat). “Meskipun mirip, mereka menulis jawaban yang berbeda,”kata Prof. Choi.

Sun Joon pun menjelaskan jawabannya, “kebajikan” dalam “Buku Ajaran Besar” mengacu untuk menyegarkan harian kebajikan rakyat jadi saya menulis Xin Min (OrangBaru), bangsawan harus menggunakan semua energi mereka untuk membimbing masyarakat dan mendorong mereka untuk menjadi lebih baik, inilah pemahaman saya dari panduan belajar,”kata Sun Joon.

“Saya tidak bisa sepenuhnya ingat isi kitab suci tapi satu baris dalam “The Great Learning” seorang yang bijak menyukai orang seperti membenci apa yang orang benci, “Qin Min”, kebajikan seorang pejabat dalam membuat persahabatan dengan orang-orangnya, itu jawaban saya, “kata Yoon Hee.

“Sekarang kita akan mengungkapkan jawaban yang benar, sarjana yang menulis sama seperti jawaban ini akan keluar sebagai pemenang di Hwang Gam Je tahun ini,”kata Prof. Jung. Yoon Hee dan Sun Joon saling berpandangan, Trio Sungkyunkwan pun tak sabar tahu jawabannya, sampai berdesak-desakan.

Sementara itu Jae Shin dengan gelisah menunggu ditemani Yong Ha, tiba-tiba datang anak kecil ( Bock Dong –adik pencuri yang waktu itu lho), anak itu membisikkan jalannya ujian ke telinga Yong Ha, Jae Shin pun tersenyum. Yong Ha pun mengangguk-anguk dan tersenyum mendengar penuturan anak itu, lalu anak itu pergi. Baru beberapa langkah anak itu kembali membisikkan sesuatu dan pergi kembali. “Orang Baru” dan “Dekat dengan Rakyat”. “Orang Baru” jawaban Lee Sun Joon dan “Dekat dengan Rakyat” jawaban Kim Yoon Shik, “kata Yong Ha pada Jae Shin.

“Pemenangnya sudah diputuskan, beritahu Lee Sun Joon dan Daemul bahwa mereka telah bekerja keras, “kata Jae Shin lalu melangkah pergi, namun dihadang In Soo dkk.
“Apa yang terjadi, aku pikir Quartet Jalgeum akan menyapu bersih Hwang Gam Je,kalian telah memutuskan untuk membuat Lee Sun Joon dan Kim Yoon Shik bertemu dibabak final,”kata In Soo pada Jae Shin dan Yong Ha.

“Lalu anda sendiri bagaimana?”tanya Jae Shin.
“Daripada berpartisipasi dalam ujian yang belum tentu menghasilkan, aku memiliki ujian yang lebih penting, “jawab In Soo.
Jae Shin hanya tersenyum, In Soo memperhatikan gelang Jae Shin beberapa kali, Yong Ha pun merasa aneh.

Kembali ke ujian, Prof. Choi membuka jawaban dari Raja, dan jawabannya “Xin Min”(Orang Baru)., Yoon Hee merasa kecewa dan menoleh ke arah Sun Joon.
“Pemenang Hwang Gam Je tahun ini adalah cendekia Lee Sun Joon,”kata Prof. Jung lalu Prof. Choi menyerahkan sekeranjang jeruk ke Sun Joon.
“Selamat atas kemenanganmu Lee Sun Joon,”kata Prof. Choi sambil menyerahkan sekeranjang jeruk pada Sun Joon. Trio Sungkyunkwan pun ngiler melihat sekeranjang jeruk yang diterima Sun Joon.

Yoon Hee pun segera pergi, ternyata ia pergi ke perpustakaan mencari buku yang ditanyakan tadi, “Bodoh, Idiot! Mengapa aku tidak bisa ingat?”kata Yoon Hee lalu meletakkan buku itu kembali.
Tiba-tiba Sun Joon datang, “Aku ingin tahu apakah kamu memiliki waktu santai seperti ini menyesali apa yang sudah berlalu, bersiap untuk meninggalkan Sungkyunkwan dan mengepak barang-barangmu.”kata Sun Joon.

“Tak bisakah kau memberiku kesempatan lagi, Lee Sun Joon sekali saja,”kata Yoon Hee sambil maju melangkah ke depan dan meletakkan telunjuk jarinya di depan bibirnya.
Hal itu membuat Sun Joon mundur ke belakang dan memalingkan muka, “aku masih tidak bisa menerima seorang wanita di Sungkyunkwan, aku tidak pernah berurusan dengan seseorang yang dengan mudah melanggar hukum, Tapi….aku tidak punya pilihan, seorang pejabat akan memilih untuk menjadi dekat ke masyarakat daripada membimbing mereka, aku juga ingin melihat jadi aku harus memibarkanmu tetap tinggal, terlebih lagi, jika aku membiarkan wanita yang berpikir ringan dari perintah hukum dan imperial sendirian di luar aku bahkan tidak bisa membayangkan seperti apa masalah genting yang akan dibuatnya,”kata Sun Joon.

“Jadi, dengan cara berbeli-belit, kamu mengatakan bahwa aku dapat tinggal di Sungkyunkwan? Aku pikir aku akan mati karena gugup,”kata Yoon Hee lalu melangkah pergi mencari-cari buku. Namun tiba-tiba Sun Joon berkata”Tunggu….Kim Yoon Shik, aku punya sesuatu yang ingin aku dengar juga. Aku benar-benar akan menyukainya, jika kamu mengatakan kepadaku sekarang, hari itu disungai, apa yang ingin kau beritahukan kepadaku, kamu benar-benar tidak ingat? Jika tidak …”kata Sun Joon.
“Tentang apa?”tanya Yoon Hee.
”Bukankah kau menyuruhku mendengar jawabanmu sebelum aku pergi?”kata Sun Joon
“Yah tampaknya saya mungkin seperti ….”kata Yoon Hee. Lalu Yoon Hee melangkah pergi namun dikejar Sun Joon, “Silahkan mengingatnya kembali dengan hati-hati, berusaha lebih keras lagi!Bujuk Sun Joon.
“Apakah aku harus benar-benar mengingat kata-kata itu untukmu agar kau tahu?tanya Yoon Hee.

“Jika kamu tidak memberi tahu lagi kata-kata itu , bagaimana aku tahu?Kamu benar-benar lupa?”kata Sun Joon.
“Aku pikir aku akan mati karena frustasi,”kata Yoon Hee yang terus didesak oleh Sun Joon, lalu Yoon Hee melangkah ke hadapan Sun Joon dan menciumnya, Sun Joon hanya diam saja sedangkan Yoon Hee kaget kenapa ia bisa melakukan itu dan pergi meninggalkan Sun Joon.

Yoon Hee berlari ke luar perpustakaan, Ia pun tersenyum mengingat kejadian yang telah ia lakukan dan memegang pipinya yang seperti tomat wwkwkwk.Ketika dia sadar dan akan kembali tiba-tiba datang seseorang yang menangkapnya. Begitu pula Sun Joon ketika berbalik akan pergi tiba-tiba ada yang menangkapnya.

Sementara itu di Jembatan Gwangtong Jae Shin menuruti pesan merah yang diterimanya, Jae Shin bersiap-siap menembakkan panahnya, namun tiba-tiba dibawah telah dikelilingi para pasukan yang siap menangkapnya. Jae Shin pun turun dari atap dan terjadilah pertarungan yang sengit. Akhirnya Jae Shin berhasil meloloskan diri.

Jae Shin sembunyi di balik tembok Sungkyunkwan, ketika Jae Shin akan berbalik dilihatnya Yong Ha yang melambaikan tangan.
“Disini pengawalan sangat ketat, jadi malam ini kamu menginap di rumahku saja.’kata Yong Ha.
Jae Shing meraba tangannya, ternyata gelangnya tidak ada.”Gelangku?”kata Jae Shin.

Ternyata gelang Jae Shin ditemukan In Soo. In Soo yang ingat itu gelang milik Jae Shin mulai marah,”Hong Byuk Seo, tangkap dia sekarang!”teriak In Soo.

Jae Shin akan mengambil gelangnya, namun Yong Ha melarangnya. “Ini terlalu berbahaya pergi sekarang.”kata Yong Ha.
“itu adalah gelang kenangan-kenangan yang diberikan kakakku,”kata Jae Shin. Lalu Jae Shin melompati tembok dan berlari dan langkahnya terhenti ketika seseorang menangkapnya. Begitu pula Yong Ha yang masih berdiri menunggu Jae Shin ditangkap seseorang.

Yong Ha dan Jae Shin dibuka penutup matanya, mereka melihat Sun Joon dan Yoon Hee dibuka penutup matanya juga, mereka saling memandang dengan bingung.

Lalu tiba-tiba seseorang datang, orang itu Raja, lalu F4 Joseon pun memberi hormat pada Raja Yeongjo.
“Mereka memperlakukan teman-temanku yang berharga dengan kasar.”kata Raja, lalu munculah Prof. Jung. F4 Joseon pun kaget,”Profesor,”kata F4 serempak.
“Aku punya perintah rahasia untuk kalian, mengikuti perintahku untuk memulai Joseon baru.”kata Raja. F4 Joseon pun kaget mendengar itu.

To Be Continued …….. (*Help!!!)

Iklan

4 pemikiran pada “[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 16 Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s