[Sinopsis] Drama Athena Episode 6

Hye-in mulai masuk secara diam-diam ke ruang penyimpanan data sambil sesekali melihat ke sekeliling. Hye-in mulai memeriksa data NTS dan memindahkannya ke memori Hp-nya. Tanpa disadarinya seseorang sekuriti datang mendekat dan menodongkan pistol ke kepalanya.

“Siapa anda?” tanya sekurity tersebut
“Saya agen baru. Yoon Hye-in” ujar Hye-in dan memperlihatkan tanda pengenalnya “Saya tidak tahu apakah aku memasukkan password yang benar,computer saya diblokir oleh access lock” tambah Hye-in berusaha tetap tenang.
“Pertanyaan saya adalah bagaimana anda bisa masuk ke sini?” tanya penjaga tersebut dan tetap mengarahkan pistolnya ke arah Hye-in.
“Ooh, ini adalah instruksi direktur” jawab Hye-in sambil tersenyum.
Penjaga tersebut meminta maaf kepada Hye-in karena telah salah sangka dan menawarkan bantuan kepada Hye-in. Hye-in menolak dan mengatakan kalau semuanya sudah beres dan dengan cepat mengambil Hp yang masih terletak di samping computer dan berlalu pergi.

Penjaga tersebut mulai memeriksa computer dan melihat data yang telah dilihat Hye-in. Dia mulai menyadari kalau Hye-in telah mencuri data NTS. Namun semuanya sudah terlambat karena Hye-in tiba-tiba muncul dan menusukkan sesuatu ke leher penjaga tersebut. Penjaga tersebut dengan seketika mati di tempat. Hye-in dengan cepat menghapus data tentang dirinya yang direkam oleh CCTV NTS.

Jung-woo mulai gelisah karena Hye-in belum datang juga. Jung-woo sesekali melirik jam tangannya dan tidak memperdulikan Sung-chul yang sibuk berbicara. Rupanya malam itu semua agen lapangan diundang berkumpul di suatu cafe (party gitu lah)
Hyen In akhirnya muncul. Jung-woo sangat senang. Hye-in meminta maaf kepada semuanya karena terlambat datang. Sung-chul menyuruh rekannya menuangkan minuman kepada Hye-in.

Gelas pertama habis diteguk oleh Hye in. Lanjut gelas ke dua dan gelas ketiga semuanya habis diteguk Hye-in. Semua yang melihatnya terkesima dan takjub pada sosok Hye-in terutama Jung-woo karena tidak menyangka Hye-in yang biasa bergaul dengan anak kecil bisa minum.

Acara dilanjut dengan menyanyi. Joon-ho mulai menyanyi menghibur semuanya (wah, yeobonya un aida cakep banget). Hye-in hanya duduk di kursi dan tidak berniat sedikitpun untuk bergabung. Hye-in beranjak pergi dan Jung-woo yang melihatnya mengikuti Hye-in. Sementara Jae-hee hanya terdiam melihat Jung-woo mengikuti Hye-in (cemburu kali -nana rf-).

“Hye-in” panggil Jung-woo dan mulai mendekat ke arah Hye-in “mengapa kau pergi?”tanya Jung-woo
“Saya merasa sedikt pusing dan di dalam sangat pengap” jawab Hye-in dan tersenyum
“Anda tidak kuat minum bukan, tetapi tetap saja berpura-pura” ledek Jung-woo tak curiga
“Tidak” ujar Hye-in dan tertawa. Jung-woo dan Hye-in sama-sama terdiam
“Saat itu di Vicenza, mengapa Anda menghilang? sejujurnya saya terus mencari anda,meskipun saya tahu bahwa anda tidak mudah untuk ditemukan,namun…..aku berpikir apa yang sedang kulakukan?”tanya Jung-woo
“Bukankah anda mengatakan kalu kita ditakdirkan untuk bertemu maka kita akan bertemu.bukankah kita bertemu seperti ini lagi,sepertinya hal ini adalah takdir”jawab Hye-in
“Kau benar-benar berpikir begitu?” tanya Jung-woo senang (wajah Jung Woo yang polos keliatan heppy banget wkwkw -nana f))
“Tidak, jika benar-benar ini takdir, maka ini harus menjadi takdir tragis.menempatkan seseorang di pikiran kita,benar-benar sangat bodoh dan terlihat seperti orang idiot.saya sudah lama memahaminya.saya berharap bahwa tak satupun dari kita akan terluka.selamat tinggal” ujar Hye-in dan pergi. Jung-woo hanya menatap kepergian Hye-in.

Hye-in sampai di apartemennya dan dengan cepat melihat data yang sudah diambilnya dari computer NTS. Hye-in menelepon Son-hyuk yang saat itu sedang berada di sebuah bar, menikmati lantunan lagu seorang penyany bar. Hye-in memberitahu rencana NTS yang akan memindahkan Dr. Kim Myung Guk ke sebuah tempat dengan pengamanan yang sangat ketat, tetapi tempat tersebut masih dirahasiakan.
“Tetapi saya ada masalah”, lapor Hye In
Hye-in berkata jika dirinya sudah membunuh seorang penjaga saat mengcopy data NTS. Son-hyuk jelas terkejut dan menyuruh Hye-in untuk tetap tenang dan bersikap seolah-olah tidak ada yang terjadi. (urusan ini langsung diambil alih Son Hyuk).

Penyanyi bar selesai menyanyi dan turun dari panggung dan mendekat ke arah Son-hyuk. Son-hyuk mulai bertanya mengenai kedatangan direktur Han Zheng Bi,National Condition courtyard 1 Vice Minister. Wanita tersebut membenarkan dan mengatakan kalau Direktur datang tidak hanya seorang diri tetapi ditemani oleh Ketua Han. Son-hyuk terkejut.

-NTS (National Anti Teroris-Service)-

Salah seorang penjaga sedang berpatroli. Penjaga tersebut berhenti ketika melihat kaki seseorang yang tersembul keluar dari sebuah ruangan. Penjaga tersebut mendekat perlahan-lahan dan mendapati temannya sudah terbujur kaku. Penjaga tersebut dengan cepat melapor “Code black!”.

Dr.Kwon dan asistennya berbicara serius di ruangan Dr.Kwon. Dr.Kwon menyuruh asistennya untuk melaporkan hasil penyelidikan mengenai apa yang terjadi di ruang penyimpanan data dan berhati-hati karena kemungkinan besar terdapat mata-mata dalam NTS dan untuk sementara waktu merahasiakan mengenai rencana pemindahan Dr. Kim Myung-guk.

Asisten Dr.Kwon memanggil Jung-woo dan Jae-hee datang ke kantornya. Jung-woo dan Jae-hee jelas heran,sementara itu Hye-in memandangi mereka dari balik kursinya.

Jung-woo dan Jae-hee diajak asisten Dr.Kwon ke Lab Forensik. Mereka mendapat tugas untuk menyelidiki apa yang terjadi di ruang penyimpanan data. Oh So-Kyung,kepala Lab Forensik menjelaskan kalau penjaga ini mati mungkin karena shock. Oh So-kyung menunjukkan bagian yang lain dari tubuh penjaga tersebut. “lihat yang sebelah sini, jelas ini adalah pembunuhan” ujar Oh So-Kyung menunjukkan tanda tertusuk jarum pada leher penjaga. Jung-woo dan Jae-hee saling berpandangan dan mulai mengerti maksud dari Oh So-Kyung.

Sung-chul yang daritadi gelisah menunggu Jung-woo langsung menariknya ke pinggir ruangan dan mulai mengeluarkan kesimpulan bahwa penjaga tersebut pasti dibunuh oleh seorang mata-mata dalam NTS.

Jae-hee ke ruang analisis data dan menyuruh salah satu staff memeriksa siapa saja yang sudah masuk ke ruang analisis data. Staff tersebut mulai memeriksa data di computer dan mengatakan kalau penyusup tersebut cerdik dan sudah menghapus data di cctv. Satu-satunya harapan mereka sekarang adalah easter egg yaitu semacam worm/program yagn disertakan dalam file NTS yang bisa dilacak ketika file itu.

Sung-chul gelisah, dia menelepon Ki-soo dan meminta tolong mengerjakan sesuatu yaitu menghapus rekaman pencatatan mereka. Ki-soo jelas menolak apalagi dia masih marah karena dirinya sudah tertangkap dan Jung-woo malah membiarkannya. (hahaha Ki Soo sama Sung Chul ada maen bisnis ilegal kayaknya nih -nana rf-)

Anak Buah Ki-soo masuk ke dalam ruangan Ki-soo dengan ketakutan. Anak buahnya memberitahu kalau orang yang selama ini mereka cari(yang menang banyak saatt Ki-soo tugas bersama Jung-woo di Vicenza,Italia) sedang bermain mahyong di tempat mereka. Ki-soo melihat pria tersebut dari kamera cctv (pria yang dimaksud adalah pria yang dulu pernah diinterogasi oleh Jung-woo [episode 1] tepatnya dihajar dewi hahaha -nana f-).

Ki-soo keluar dari ruang kerjanya dan melihat pria tersebut dengan mata kepalanya sendiri. Pria tersebut terus menerus menang dalam bermain mahyong. Ki-soo mengatakan kepada anak buahnya untuk membawa pria tersebut ke ruangannya tanpa diketahui pengunjung lainnya.
Dengan gaya yang sok tamu tersebut akhirnya datang ke ruang kerja Ki-soo sambil tersenyum. Ki Soo mengajak pria tersebut bermain casino war. Ki-soo mulai membagikan kartu dan pria tersebut membuka kartu yang berada di hadapannya. Kartu yang didapatnya adalah AS. Pria tersebut mengatakan kalau bemain harus menggunakan Chip atau setidaknya uang tunai. Ki-soo menolak dan mengatakan kalau permainan kali ini tidak membutuhkan Chip ataupun uang tunai, tetapi dengan pukulan. Siapa yang kalah maka dia akan mendapat pukulan (tamparan maksudnya -nana rf).
Ki-soo mulai mengocok kartu dan kembali menyuruh pria tersebut untuk mengocoknya. Ki-soo kemudian mengambil satu kartu dan membukanya. Aturan permainannya siapa yang mendapat angka terbesar maka dialah yang menang. Ki-soo mendapat angka kecil 3 heart ,pria tersebut senang. dia dengan pede membuka kartunya. Ternyata 2 spade, lebih kecil! Pukulan Ki-soo mendarat di wajah pria tersebut. Pria tersebut terdiam kesakitan dan Ji-soo kembali mengambil satu kartu, kali ini dia mendapat 7 spade dan pria tersebut mendapat kartu lebih kecil 5 spade dan lagi-lagi mendapat pukulan dari Ki-soo. (lucuuuuu)
“Tunggu sebentar!” ujar pria tersebut

Dia penasaran dan mengulang mengocok kartu. Kali ini ia pun minta aturan permainan diubah kebalikan dari aturan pertama. (yang kecil yang menang) Ji-soo mengambilnya dan kali ini mendapat 5 spade ,pria tersebut mengambil kartu dan tetap kalah dan kembali mendapat pukulan dari Ki-soo. Berulang kali hal tersebut terjadi hingga pria tersebut kesakitan dan terduduk di lantai meminta maaf kepada Ki-soo atas semua yang sudah diperbuatnya. (asli ngakak liat adegan ini apes banget tuh orang ketemu Ki Soo wkwkwk. ki soo daebak! -nana rf-)

-NTS (National Anti Teroris-Service)-

Jae-hee dan Jung-woo mulai menginterogasi siapa saja yang ke ruang penyimpanan data saat kejadian mulai dari pukul 22.00 sampai jam 23.00.

Jae-hee ke ruang Lab Forensik dan memberitahukan kepada Kepala lab forensik, Oh So-kyung yang saat itu sedang melihat sesuatu dimikroskop jenis racun yang ditemukan di tubuh penjaga tersebut.
“Zat radioaktif Polonium 210 (PO 210)” ujar Jae-hee.
Oh So-kyung berdiri dari kursinya dan mulai membenarkan kacamatanya. Oh So-Kyung memberitahukan kalau racun tersebut adalah racun radioaktif ganas. Akhir-akhir ini memang sering digunakan untuk membunuh orang dalam jarak dekat,tetapi di Korea hanya sedikit orang-orang tertentu memilikinya dan yang mungkin memilikinya adalah black agent.

Jae-hee melihat daftar para agen yang sudah masuk ke ruang penyimpanan data. Tatapan Jae-hee terhenti di nama Hye-in dan Jae-hee melaporkan kecurigaannya kepada Jung-woo.

Jung-woo jelas tidak percaya jika Hye-in yang sudah melakukannya (cinta di mana-mana emang buta). Jae-hee mulai menjelaskan kecurigaannya kalau Hye-in saat itu terlambat datang ke acara, dan diantara para staff hanya 4 orang yang tidak memilki alibi, tiga diantaranya merupakan penjaga keamanan, pada saat itu mereka melakukan inspeksi dan harus hadir dan hasil racun yang ditemukan di tubuh penjaga adalah PO 210 yang hanya dimiliki oleh agen tertentu. Jung-woo terdiam dan masih tidak percaya dengan apa yang didengarnya.

Jae-hee sedang berjalan di lorong NTS dan tiba-tiba dihadang oleh petugas keamanan dan membawanya ke sebuah ruangan.

Asisten Dr.Kwon melihat hasil penyelidikan Jung-woo dan Jae-hee.
“Apa anda sendiri yang akan menginterogasinya?” tanya asisten Dr.Kwon. “Aku?”tanya Jung-woo dan melihat ke arah Jae-hee.
Jung-woo masuk ke ruang interogasi di mana Hye-in telah duduk di dalamnya. Jung-woo ragu-ragu untuk bertanya masalah kecurigaan Jae-hee kepada Hye-in namun akhirnya dia memberanikan diri karena ini sudah menjadi kewajibannya, sementara itu asisten Dr.Kwon dan Jae-hee memperhatikan mereka dari luar kaca.

Jung-woo mulai menginterogasi Hye-in dan menyuruhnya untuk berkata yang sebenarnya. (tatapan mata Jung Woo itu loh ga kuat, tatapan cintaaaa, dia seperti kasian dan tak tega -nana rf)
“Pada jam 22.00 sampai 23.00,apa yang anda lakukan?” tanya Jung-woo “
aku menyelesaikan tugas yang diberikan NTS padaku” jawab Hye-in dan menatap ke arah Jung-woo “Kamera cctv mati, jadi anda tidak bisa membuktikannya” ujar Jung-woo
“Aku di NTS belum cukup 2 hari, jadi aku tidak tahu mengenai hal itu” jawab Hye-in.
Jung-woo terdiam dan bingung ingin bertanya apa lagi pada gadis yang disukainya.
“Apa anda tahu PO?” tanya Jung-woo “ya” jawab Hye-in terkejut
“PO hanya digunakan oleh beberapa orang tertentu dalam membunuh dan ini adalah fakta, anda pernah menggunakan PO juga kan saat bertugas?” tanya Jung-woo lagi
“Ya” jawab Hye-in ragu.

-DIS-

Son-hyuk mendapat laporan dari asistennya Andi jika NTS mencurigai Hye-in dan sekarang menahannya. (Son hyuk pasti cemas banget nih -nana rf-)

Sementara itu Jung-woo yang sudah selesai menginterogasi Hye-in bertanya kembali kepada Oh So-kyung kepala Lab Forensik tentang PO. Jung-woo tidak sengaja berpapasan dengan Jae-hee di depan pintu Lab Forensik ketika hendak ke luar. Jung-woo terus saja berjalan dan tidak memperdulikan Jae-hee. Jae-hee yang heran dengan sikap Jung-woo bertanya kepada Oh So-kyung apa yang dilakukan Jung-woo tadi dis ini. Oh So-kyung menjawab kalau Jung-woo bertanya masalah PO. Jae-hee terdiam dan penasaran kenapa Jung-woo sangat tertarik mengenai masalah PO.

Jae-hee keluar dari ruangan Lab Forensik dan tidak sengaja berpapasan dengan Son-hyuk di depan pintu Lab Forensik. Son-hyuk berhenti sebentar dan memandangi Jae-hee yang masih tertunduk memberi salam kepadanya dan melanjutkan kembali berjalan. Jae-hee melakukan hal yang sama memandangi Son-hyuk yang mulai menjauh dan melanjutkan kembali berjalan (nunduk sambil kesel nih hehe -nana rf-).

Jae-hee dipanggil ke ruangan asisten Dr.Kwon. Asisten Dr.Kwon meminta kepada Jae-hee untuk menjadi agen yang bertanggung jawab antara hubungan DIS dan NTS. Jae-hee jelas menolak namun asisten Dr.kwon mengatakan kalau ini adalah perintah langsung dari Dr.Kwon.

Jae-hee menemui Son-hyuk di kantornya dan mulai memperkenalkan diri sebagai agen yang bertanggung jawab antara hubungan DIS dan NTS. Son-hyuk tersenyum dan mengatakan sangat senang bisa bekerjasama dengan Jae-hee (ehm..ehm…). Jae-hee tidak ingin berlama-lama mendengar ucapan Son-hyuk dan berpamitan pergi.
“Penjaga keamanan NTS telah dibunuh bukan, mengapa terkejut” ujar Son-hyuk dan Jae-hee reflex berhenti berjalan dan berbalik melihat Son-hyuk
“Aku harap kita bisa bekerja sama di masa depan,jika NTS menimbulkan masalah,saya berpikir bahwa saya juga berhak mengetahuinya.bukankah itu benar?” tambah Son-hyuk
“Mengenai keamanan NTS, anda tidak perlu khawatir” ujar Jae-hee tegas dan berlalu pergi. Son-hyuk terdiam dan menatap tajam ke depan.

Jung-woo kembali bertanya kepada penjaga yang menemukan jasad temannya yang sudah meninggal. Namun penjaga tersebut berusaha berkilah dan tidak ingin menjawab pertanyaan Jung-woo sama sekali dan berlalu pergi. Jae-hee melihatnya dan menyuruh Jung-woo untuk tidak mencari tahu lagi tentang penyusup yang mencuri data tersebut karena sudah jelas kalau Hye-in yang mencurinya. Jae-hee juga berkata kalau Jung-woo berusaha mencari tahu kebenaran karena diam-diam dia menyukai Hye-in. Jung-woo terdiam dan berkata kepada Hye-in kalau kita harus mempercayainya karena dia adalah teman kita dan berlalu pergi. Jae-hee terdiam dan matanya mulai berkaca-kaca, jelas-jelas Jae-hee mulai cemburu karena Jung-woo mulai memperhatikan Hye-in.

Jung-woo sedang berada di ruang analisis data dan mendapat informasi dari salah satu agen kalau penjaga yang menemukan jasad penjaga yang mati tersebut tidak bekerja hari ini. Mereka sudah menemukan letak program file NTS yaitu easter egg berada di rumah penjaga keamanan tersebut. Agen di ruang analisis data mulai membeberkan fakta-fakta mengenai penjaga tersebut dan keterlibatannya dalam pembunuhan. (sepertinya Son-hyuk mencoba melimpahkan kesalahan yang dilakukan Hye-in kepada penjaga tersebut).

Jung-woo dan para agen bergegas ke apartemen penjaga tersebut dan tanpa disadarinya kalau Andi anak buah Son-hyuk diam-diam mengamati apa yang sedang mereka lakukan dari dalam mobil. Andi bergegas pergi setelah memastikan Jung-woo masuk ke apartemen penjaga tersebut.

Jung-woo mulai menyisir setiap ruangan dan tidak menemukan siapapun di rumah tersebut. Rumah tersebut sudah diacak-acak dan yang ada hanya vcd,laptop yang masih menyala,foto penjaga tersebut bersama istrinya dan bukti utama sebuah jarum. Jung-woo dengan cepat melaporkan penemuan tersebut kepada atasannya.


Sementara itu di tempat lain penjaga tersebut sedang dalam perjalanan pulang dan bergegas naik ke mobil.

Baru saja dia ingin menstater mobilnya, Son-hyuk muncul tiba-tiba dari belakang jok kursi dan mencekik leher penjaga tersebut. Penjaga tersebut berusaha memberontak dan melepaskan diri namun apa daya, Son-hyuk lebih kuat dari dirinya dan akhirnya penjaga tersebut mati.(Jika kamu ingin hasil yang memuaskan sebaiknya kerjakan sendiri) gumam Son-hyuk.

Dr.Kwon menggelar rapat dan mulai membahas hasil temuan Jung-woo di rumah penjaga tersebut. Kepala Forensik membenarkan penemuan Jung-woo kalau semua bukti yang ditemukan Jung-woo adalah PO 210 dan sama yang ditemukan di tubuh penjaga yang sudah mati tersebut. Begitupun dengan asisten Dr.Kwon dan kepala Analisis data membenarkan jika easter egg merujuk ke rumah tersebut. Dr.Kwon hanya terdiam dan masih memikirkan apa yang diucapkan para agen.

Hye-in akhirnya dibebaskan. Sung-Chul mengatakan mungkin ini adalah salah satu upacara penyambutan Hye-in di NTS begitu Hye-in masuk ke ruangan para agen. Hye-in hanya tersenyum.Jae-hee yang dari tadi hanya duduk berdiri mulai mendekati Hye-in. Jae-hee meminta maaf atas kecurigaannya kepada Hye-in.”Tidak apa-apa, aku juga akan berbuat hal yang sama , jika dalam posisi itu” ucap Hye-in.

Hye-in baru saja ingin pulang ke rumah. Dari kejauhan Jung-woo mendekat dan menawarkan diri mengantarkan Hye-in pulang.
Asisten Dr.Kwon bergegas ke ruangan kerja Dr.Kwon.
“dengan situasi seperti sekarang ini di NTS, kita tidak bisa menjamin keselamatan dr. Kim Myung-guk. Rencana pemindahan dr. Kim Myung-guk perlu di revisi lagi” bisik Dr.Kwon hati-hati.
“aku mengerti” ucap asisten Dr.Kwon dan berlalu pergi.

Jung-woo dan Hye-in akhirnya sampai di depan apartemen Hye-in. “istirahatlah” ucap Jung-woo “tidak ingin mampir minum teh” ajak Hye-in. Jung-woo tersenyum dan sangat senang karena akhirnya bisa minum teh bersama dengan Hye-in.

Dari kejauhan Son-hyuk melihat Hye-in dan Jung-woo, Son-hyuk terlihat sedih dan terus memandangi seikat bunga mawar merah yang akan diberikannya kepada Hye-in. (mulai jelas nih perasaan Son Hyuk)

“Anda sebaiknya istirahat” ujar Jung-woo
“Tidak apa-apa,minumlah” jawab Hye-in. Hye-in mengucapkan terima kasih kepada Jung-woo saat dia di interogasi, Jung-woo sangat baik kepadanya.
“Tidak apa-apa, semuanya sudah berlalu dan aku berpikir mungkin ini adalah takdir. Aku seperti orang bodoh, aku tidak ingin menempatkan anda pada keadaan seperti itu” ujar Jung-woo. Hye-in hanya terdiam dan tersenyum menatap Jung-woo.

Dr.kwon masuk ke ruangan para agen. Dr.Kwon kemudian memanggil Jung-woo dan Hye-in untuk menenaminya pergi ke suatu tempat. Rupanya tempat yang hendak didatangi Dr.Kwon adalah pemakaman penjaga yang menangkap basah Hye-in mencuri data.

Dr.kwon, Jung-woo dan Hye-in memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum penjaga tersebut. Hye-in seolah-olah merasa ditatap tajam oleh penjaga dari fotonya. Dr.kwon kembali memberi hormat kepada istri penjaga tersebut dan meminta maaf karena suaminya meninggal dalam melaksanakan tugas. Dr.Kwon kemudian melihat ke arah anak penjaga tersebut. Anak penjaga tersebut tiba-tiba menangis “Kenapa ayahku meninggal? siapa yang sudah membunuh ayahku?” tanya anak tersebut dan menangis “tolong biarkan ayahku hidup” rengek anak tersebut dan mendekati Hye-in.

Namun Hye-in terdiam, berusaha tidak peduli. Dr.Kwon menatap Hye-in (sepertinya Dr.kwon tetap curiga kalau Hye-in yang sudah mencuri data NTS dan membunuh penjaga).

Hye-in dan Jung-woo kembali ke NTS. Sung-chul bertanya apa mereka dari pemakaman. Hye-in hanya terdiam dan akhirnya Jung-woo yang menjawab. Sung-chul berkata kalau dirinya juga dari pemakaman penjaga tersebut dan sangat kasihan melihat anak penjaga tersebut yang terus menerus menangis mengingat ayahnya. Jun-hu kemudian mengajak mereka minum agar bisa melupakan masalah yang baru saja terjadi di NTS. Hye-in hanya terduduk diam di kursinya dan tidak berniat untuk minum meskipun sudah diajak Jung-woo.

Hye-in lebih memilih minum the bersama Son-hyuk. Son-hyuk mengatakan kalau Hye-in sudah mengalami masa sulit akhir-akhir ini. Hye-in kemudian bercerita kepada Son-hyuk kalau dia baru saja dari pemakaman penjaga tersebut. Melihat anak penjaga tersebut mengingatkannya pada dirinya sendiri yang juga kehilangan orang tua. Son-hyuk memotong ucapan Hye-in dan mengatakan kalau Hye-in tidak boleh terpuruk karena masalah seperti ini karena rasa sayang adalah musuh terburuk bagi mereka. Son-hyuk memberi contoh seperti apa yang terjadi pada dirinya, dia menyesal saat itu tidak membunuh Dr.Kwon dan sekarang hasilnya Dr.Kwon sudah menjadi direktur NTS rival baginya (aku suka banget nada bicara son hyuk klo lagi ngomong sama Hye In, hihi diriku mulai lebay -nana rf-)

-NTS (National Anti Teroris-Service)-

Jung-woo memberikan data kepada Hye-in untuk dipelajari yaitu data tentang perkembangan nuklir. Sun-chul tiba-tiba datang dan memberitahukan kepada Hye-in kalau Jung-woo sangat stress sewaktu Hye-in dituduh mencuri data. Jung-woo terus berusaha mencari bukti untuk membuktikan kalau Hye-in tidak bersalah. Sun-chul juga menambahkan kalau ini pertama kali dia melihat Jung-woo seserius itu dalam menjalankan sebuah misi. Jung-woo menjadi malu dan menyuruh Sun-chul untuk pergi sementara Hye-in hanya tersenyum melihat sikap Jung-woo.
Sung-chul kemudian mengajak Jung-woo mengobrol berdua dan menyuruhnya untuk meminta maaf kepada Ki-soo.

Jung-woo mendatangi tempat mahyong Ki-soo dan tidak sengaja bertemu dengan pria yang dianggapnya sudah memberikan informasi palsu padanya. Pria tersebut berbasa basi sebentar dengannya dan kemudian berlari ke sudut ruangan karena takut mendapat pukulan lagi dari Jung-woo. Ki-soo akhirnya keluar juga dan menemui Jung-woo. “aku minta maaf” ujar Jung-woo sambil tersenyum namun Ki-soo sama sekali tidak memperdulikan permintaan maaf dari Jung-woo dan kembali masuk ke ruangan kerjanya. Tapi bagi Jung-woo sikap Ki-soo itu berarti permintaan maafnya diterima.

Jung-woo bergegas menemui Dr.Kwon ketika mendapat panggilan. Dr.kwon berkata kalau saat ini dia sudah tidak memiliki orang yang bisa dipercaya. Jung-woo jelas terkejut mendengarnya dan mengatakan kepada Dr.kwon untuk mempercayainya sekali ini.

Asisten Dr.Kwon mengumpulkan Joon-ho, Jin-seok dan Jae-hee. Asisten Dr.Kwon memberi tugas kepada Jin-seok untuk memimpin misi kali ini, Jae-hee bersama-sama dr. Kim Myung-guk dalam satu mobil, sedangkan Jun-hu bersama dengan kelompok SRT mengawal mobil yang membawa dr.Kim Myung-guk.

Misi pun dimulai. Dr. Kim Myung guk masuk ke dalam mobil bersama dengan jae-hee sementara Jun-hu mengawal mereka dari belakang menuju tempat persembunyian baru bagi dr. Kim Myung guk.

Jae-hee, Jun-hu dan yang lainnya sampai di tempat yang dimaksud dan mengantar dr. Kim Myung guk dengan selamat dan memastikannya masuk ke dalam rumah. Jin-seok kemudian melapor kepada asisten dr.Kwon bahwa misi kali ini berhasil. Baru saja Jin-seok menutup telepon terdengar ledakan dari arah belakang mereka. Rumah yang ditempati dr Kim Myung guk meledak. Jae-hee, Jun-hu dan yang lainnya terkejut dan bergegas mendekati lokasi.

Son-hyuk mendapat laporan dari asistennya Andi mengenai ledakan yang terjadi di kediaman baru dr. Kim Myung guk. Son-hyuk jelas terkejut dan tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Dr. Kim Myung-guk meninggal?bagaimana dengan proyek nuklir?

Mayat Dr. Kim Myung Guk dibawa ke NTS untuk diotopsi. dalam keadaan tertutup Dr.Kwon dan beberapa agen mulai berkumpul dan mencari tahu sebenarnya apa yang terjadi. Kepala Lab Analisis data mulai mengeluarkan hipotesa jika ini sudah direncanakan sebelumnya. Ledakan disebabkan napalm improvisasi alat peledak (IED). Kepala Lab Forensik menambahkan kalau mereka akan melakukan otopsi terhadap mayat dr. Kim Myung-guk.

Joon-Ho, Jung-woo dan salah satu agen berkumpul dan minum teh bersama membicarakan kejadian yang baru saja terjadi. Joon-ho mulai khawatir karena proyek nuklir akan terganggu untuk sementara waktu karena kematian dr. Kim Myung guk,apalagi kebutuhan untuk NTS hampir tidak ada. Sementara Jung-woo hanya terdiam dan merasa seolah-olah tidak terjadi apa-apa dan tidak perlu ada yang dikhawatirkan.
Jae-hee memberikan laporan kepada Son-hyuk.

“Anda pada kejadian itu berada di sana bukan?” tanya Son-hyuk
“Ya” jawab Jae-hee “sepertinya agak aneh, Republik Korea sepertinya bersikap seperti biasa saja padahal orang terpenting untuk Negara ini sudah tewas. Dari apa yang saya pikirkan sepertinya ada yang janggal” ucap Son-hyuk curiga. Jae-hee berusaha tenang dan menjelaskan kalau dia tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah hal tersebut. Dia sudah memastikan dr.kim sampai dengan selamat dan tidak menduga jika rumah yang ditempati dr.kim akan meledak. Son-hyuk mengangguk dan menyuruh Jae-hee untuk tidak bersusah payah lagi membawa laporan NTS lagi kepadanya.

Son-hyuk menemui Hye-in di tempat yang sepi. Sekarang mereka harus lebih hati-hati apalagi setelah kejadian pembunuhan terhadap penjaga tersebut. Son-hyuk mulai membeberkan kecurigaannya, setelah dr Kim Myung-guk meninggal proyek nuklir korea tetap berjalan seperti biasanya dan hal itu sangat aneh. Hye-in mengatakan kepada Son-hyuk bahwa mereka sudah memeriksa jasad dr Kim Myung-guk. Son-hyuk tidak percaya dengan hasil pemeriksaan mayat tersebut dan menyuruh Hye-in mencari bukti. (wah, oppanya teh nana hebat, nggak gampang tertipu. Oppa sapa dulu doh dewi hihihi -nana rf-).

-NTS (National Anti Teroris-Service)-

Hye-in duduk di kursinya dan mulai memikirkan cara apa yang harus dilakukannya untuk mencari tahu kebenaran mengenai kematian Dr. Kim Myung-guk.

Oh So-kyung sedang asyik menikmati minuman anggurnya ketika Hye-in datang. Oh So-kyung menawarkan minuman kepada Hye-in dan kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Hye-in. Hye-in mulai melancarkan aksinya dan mengatakan kalau proyek nuklir Korea pasti akan terganggu apalagi setelah kematian dr. Kim Myung guk. Oh So-Kyung tertawa mendengar perkataan Hye-in dan berkata kalau Hye-in pasti takut tidak dapat pekerjaan lagi dan keceplosan berbicara kalau dr Kim belum mati.

-Seoul,Korea-

Dr.Kwon dan asisten presiden sudah menunggu presiden darit adi. Presiden marah kepada dr.Kwon kenapa dr Kim Myung-guk bisa meninggal. Dr.Kwon berusaha tenang dan menjelaskan semua hal yang telah direncanakannya. Kematian palsu dr Kim Myung-guk sebenarnya adalah rencananya. Dr Kim Myung-guk sekarang berada di Osaka, Jepang. Saat Jae-hee dan Jun-hu mengantar dr Kim Myung-guk ke tempat yang dituju,Jung-woo juga telah berada disana.

Jung-woo memakai topeng dan sudah menunggu dr.Kim di belakang rumah. Begitu Jae-hee dan Jun-hu menjauh dari rumah, dr. Kim diam-diam menyelinap ke belakang rumah dan menuju ke mobil yang akan mengantarkannya ke bandara dengan Jung-woo dan beberapa agen lainnya. Saat mereka sudah menjauh dari rumah tersebut Jung-woo mulai menekan tombol peledak bom dan BOOM, rumahpun meledak.
Hye-in dengan cepat menelepon Son-hyuk dan melaporkan apa yang sudah didengarnya dari Oh Su-Kyung. “Dr Kim Myung-guk belum mati, dia masih hidup!”.

NB : Senangnya akhirnya sinopsis athena episode 6 selesai juga. Ini Sinopsis Drama Action pertama yang kubuat. Spesial terima kasih bwt teh nana dan asri yang sudah membantu ngedit dan upload pikunya….

written & Pictures : dewi Rf@pelangidrama.net
edited by: nana rf @pelangidrama.net

Iklan

6 pemikiran pada “[Sinopsis] Drama Athena Episode 6

  1. dr.kwon cerdas yach,,mnyerang hye in scra psikis..mngajakny k pemakaman penjaga yg d bunuhny,,dan mang 'ngena' d hye in..
    iya teh nana,tatapan jung woo k hye in tatapan penuh cinta,,suka deh klo jung woo ngeliat hye in dg tatapan polos trus snyum2 gitu hehe,,gw ikutan snyum2 ndiri 🙂 klo hye in msih mguasai keadaan..tp ampe kpan si?? sapa jg bsa than d ksih sayang m cinta ama cowo kyk jung woo,, 😉

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s