[Sinopsis J-Drama ] Kurosagi Episode 1

“Di dunia ini Hal yang paling aku benci adalah penipu. Bukan keinginanku untuk menipu orang lain, Mereka Shirosagi yang hina adalah yang paling aku benci. Ada penipu yang mengambil semua yang dimiliki orang lain, aku akan menghancurkan mereka semua”.

-Sinopsis Kurosagi Episode 1-
Ada tiga jenis penipu di dunia ini, yang pertama adalah Orang-orang yang menipu uang dari orang lain disebut Shirosagi, yang kedua, memanfaatan kecantikan mereka sendiri untuk menipu disebut Akasagi, dan yang terakhir adalah hanya menipu Shirosagi dan Akasagi. Para penipu terbaik sepanjang sejarah ia bernama Kurosagi.
Musik mengalun indah menampilkan pemandangan kota Tokyo dan sebuah menara tua yang hampir roboh, tepat di bawah menara itu, di sebuah hamparan rerumputan yang luas, terbaring seorang pemuda tampan, yang omg….topless (hahahaha,,,pembuka yang sangat fan servis). Ia berbaring miring sambil menutup matanya kemudian membuka matanya seolah menatap semua penonton.
Kurosagi berjalan menyusuri stasiun tokyo lalu memasuki cafe milik Katsuragi dengan wajah serius… sampailah pada suatu kaca (yang menghubungkan ruangan pelanggan dan owner), Kurosagi berhenti dan memandang tajam ke dalam kaca tersebut. Tampak dalam ruangan kaca, Katsuragi sedang menyikat giginya sambil memantau keadaan pelanggan. Kurosagi menatapnya tajam lalu menunjuk katsuragi dengan tangannya (bergaya seolah-olah ingin menembak) sambing berkata “bang!”. Kurosagi pun memasuki ruangan kaca tersebut dan duduk di meja bartender. (ternyata si Katsuragi menyambi pura-pura sebagai bartender juga). Katsuragi menghampirinya dari dalam meja bartender.
Kurosagi: “Saya di sini untuk membeli mangsa hari ini”
Katsuragi pun melempar amplop ke arah Kurosagi, Kurosagi menangkap amplop tersebut dan mengamati foto yang tertera di atas amplop tadi.
“Ia bernama Shakurai Minami, Seorang wanita paruh baya saat ini terlibat dalam organisasi investasi modal ventura, untuk informasi ini, Anda harus membayar saya $ 30.000.000” seru Katsuragi sambil membasuh wajahnya. Sementara Kurosagi terus mengamati foto tersebut.
Kurosagi mulai melakukan penyamaran, hari ini ia memilih menjadi ekskutif muda, ia pun memilih pakaian dan asesoris yang akan ia kenakan (ganteng banget yamapi dengan kacamatanya). Setelah selesai berdandan ia membuka pintu apartemennya dan memasukkan kucing peliharaannya ke dalam rumah, lalu ia masuk ke dalam balik lemari,,ternyata di balik lemari itu terdapat ruangan brankas yang isinya koper penuh uang (mpi…bagi dunk). Kurosagi pun mengambil setumpuk uang lalu memandang foto keluarganya, dimana ia mencoret wajahnya dalam foto tersebut, ia mengambil foto tersebut dan meletakkannya diatas meja kemudian pergi.
Mangsa yang dituju tiba, ia keluar dari taksi dan berpapasan dengan Kurosagi. Sakura Minami memasuki kantor, sedangkan Kurosagi memandanginya dengan tajam.
Di tempat lain anak kecil keluar dari dalam rumah sambil berteriak “ayah”, dan wanita cantik bernama Tsurara berteriak memanggil “paman” dikuti wanita lain yang berteriak “suami”. Tsurara dan anak kecil tadi berlari mencari pria yang kabur dari rumah tersebut.
Di kantor polisi, seorang penipu yang tertangkap sedang di intrograsi,
“Jadi, um, sebagai penipu, Anda telah menipu lebih dari $ 50.000.000, kan? “
“Tapi, aku ditipu “
“Dengan siapa? “
“Seorang pria bernama Kurosagi “
“Kurosagi lagi? “tanya kepala polisi meyakinkan si penipu.
Di stasiun kereta Kurosagi berbelanja (permen kali), ia pun berniat mengambil kembaliannya, namun uang receh itu terjatuh dan menggelinding entah ke mana, Kurosagi jongkok untuk mencarinya.

Masih di stasiun namun berbeda tempat, Tsurara berlari sambil tengok kanan-kiri mencari lelaki yang ia panggil paman tadi. ia pun banyak menabrak orang sehingga harus berulangkali minta maaf. Tsurara terus mencari pamannya hingga ke tepi rel kereta api, sementara di tempat lain Kurosagi berteriak-teriak dengan seseorang karena telah menginjak uang recehnya. (pelit amat kurosaki).

Tsurara melihat sekelebat orang yang mirip dengan pamannya, ia pun berteriak memanggilnya, sehingga Kurosagi kaget mendengar teriakan itu. Orang yang dipanggil paman hendak menjatuhkan diri di depan kereta api yang ingin lewat, Tsurara terdiam memandangnya, Kurosagi menarik pundak paman tadi dan berkata,” Hei Anda, Kau menginjak uang saya” kemudian mengangkat kaki paman tadi dan mengambil uang recehnya seraya berlalu. Tsurara menarik nafas lega, ia pun bergegas menghampiri paman tadi, sang paman panik, kemudian segerombol polisi datang menangkap paman tadi.

Tsurara sangat berusaha menghampiri paman tadi, namun kepadatan penumpang yang hendak menaiki kereta menghalanginya, ia melihat keponakannya hampir terjatuh di tepi rel, Tsurara pun mendekati nya dan mengangkatnya ke tempat yang lebih aman, namun naas nya kaki Tsurara keseleo, ia malah terjatuh ke bawah, dalam rel, sementara kereta api beberapa meter lagi menuju kearahnya. Paman sangat terkejut melihatnya, keponakannya hanya bisa berteriak, Tsurara sendiri shock, dan ia hanya bisa memejamkan mata menunggu kereta api menabraknya, namun sedetik kemudian Kurosagi melompat meraih tubuh Tsurara, pandangan mata mereka pun bertemu, sementara kereta melaju melewati mereka.

Para penumpang panik melihat kejadian itu, ketika kereta sudah berlalu mereka melihat Tsurara yang masih shock terduduk di tepi rel kereta api sendirian. Kurosagi naik ke atas dan berlalu sesekali ia memandang ke belakang melihat Tsurara yang masih bengong. (cieee…..)



Tsurara membawa pulang pamannya dan menanyakan alasan kenapa pamannya pergi dan berniat bunuh diri, ternyata pamannya depresi karena menjadi korban penipuan Shakura Minami. Ia telah menyerahkan uang sebesar 50 juta sebagai investasi modal karena tergiur menguntungkan, namun setelah menyerahkan uang, Shakura Minami menghilang sehingga pabrik paman Tsurara bangkrut.
Di tempat lain tampak polisi Kisima Shiraisi sedang makan siang bersama temannya (detektif Momoyama) sambil bercakap-cakap,
“Anda telah begitu bekerja keras untuk menangkap shirosagi di awal tahun ini, Meskipun detektif peringkat atas menganggap mereka sebagai sesuatu yang mengkhawatikan Kami masih mencoba untuk mengunci mereka”
“Siapa yang disebut orang Kurosagi? “ ucap Kisima dingin.
“Oh, kau tidak tahu”
“Dia seperti sebuah karakter legenda urban, Rumor mengatakan bahwa keluarganya telah ditipu oleh Shirosagi dan bunuh diri Jadi sekarang dia ingin membalas dendam kepada mereka semua, Dia juga dikenal sebagai Kurosagi” ucap Momoyama bersemangat.
“Kurosagi”
Kembali ke kediaman Tsurara,

Keponakan Tsurara sedang memperbaiki ban sepedanya yg rusak, Kurosaki tiba-tiba berdiri di bawah terik matahari memandanginya. Dari dalam terdengar paman Tsurara berteriak-teriak,
“Biarkan aku mati. Gunakan klaim asuransi saya untuk membayar hutang”ucap sang paman sambil beranjak pergi.

“Hentikan”ucap Tsuara sambil berusaha menahan pamannya.
“Biarkan aku pergi” rontak sang paman. Lalu terdengarlah suara,
“Jika ia ingin mati, biarkanlah…. Ayo mati”ucapnya menantang sang paman.
“Anda … “ucap sang paman teringat sesuatu.
“Tapi saya tidak menyarankan melompat di depan kereta. Asuransi bahkan tidak akan menutupi biaya kompensasi itu, Kau tahu? apakah Anda seseorang yang melakukan bunuh diri setelah ditipu yang disebut anjing berkabung Woof”seru Kurosagi yang tiba-tiba muncul. Tsurara memandangi Kurosagi, ia pun teringat insiden di rel Kereta api.


“Umm .. Terima kasih sebelumnya, Tapi ini adalah masalah pribadi kami”ucap Tsurara dengan sopan.
“Aku datang karena ingin bicara kepada orang ini, hanya ada satu cara untuk mendapatkan uang kembali, Sakurai, yang menipu Anda pindah kantor ke lokasi lain dan melanjutkan operasi menipu orang lain”ucap Kurosagi kepada sang paman dengan mengabaikan Tsurara.
“Bagaimana Anda tahu ini?”tanya sang paman heran.
“Lawan adalah penipu profesional, metode normal tidak akan bekerja melawan dia. Dari tangan Shirosagi yang telah menipu Anda, Aku akan mengambil kembali uang Anda dari Sakurai”ucap Kurosagi bersemangat.


“Hentikan bicara tentang omong kosong . Apakah Anda percaya itu mungkin?”ucap Tsurara sambil berdiri dihadapan Kurosagi.
“Jangan mendengarkan dia. Mari kita pergi ke kantor polisi”ucap Tsurara kepada pamannya dengan lembut.
“Aku mendengar di bawah 10% tingkat keberhasilan polisi menangkap penipu. Bahkan jika Anda pergi ke kantor polisi, mereka tidak bisa berbuat apa-apa”ucap Kurosagi santai.
“Siapa kau sebenarnya?”tanya Tusara kesal bercampur heran.
“Nama saya Kurosaki. pekerjaan saya adalah Penipu Profesional. Biarkan aku yang menangani shirosagi yang menipu Anda”ucap Kurosagi diikuti seringai sinisnya.
Tsurara mendatangi kantor polisi dan membuat pengaduan tentang penipuan yang menimpa pamannya.
“Apakah Anda membuat lelucon, Officer?”ucap Tsurara sambil tertawa.
“Kami telah memperingatkan setiap orang untuk waspada. Ini adalah kasus yang sangat sulit, Tidak peduli apapun caranya, polisi tidak dapat mengembalikan uang Anda. Anda harus pergi memenangkan gugatan terlebih dahulu”ucap sang polisi yang tak lain adalah Momoyama Tetsuji (kita panggil dia om Momoyama)
“Bagaimana ini bisa terjadi?”ucapTsurara.
“Saya menemukan ini, ia memiliki informasi Kurosaki. Sekitar 6 tahun yang lalu. Ada seorang pria bernama Kurosaki Hideaki yang ditemui skema penipuan besar. Dia datang ke sini untuk melaporkan kejadian tersebut”ucap om Momoyama kepada detektif Kasima Mamaru (kita panggil dia om Kasima)
Flashback 6 tahun lalu, nih ceritanya om Momoyama cerita sama om Kasima.
seorang pria datang ke tempat Misimoto dengan wajah galau,
“Saya ditipu oleh Kitagawa. Tolong buat dia mengembalikan uang saya”ucapnya sambil bersujud di kaki Misimoto.
Namun, dengan bukti tidak cukup, Kami tidak bisa mengajukan gugatan. Saya juga tak berdaya seperti orang bodoh. Melihat tidak ada harapan, Kurosaki langsung membunuh keluarganya, Lalu dia bunuh diri. Rumor mengatakan bahwa satu-satunya korban selamat dalam tragedi itu adalah anaknya, ia berkelana kemana-mana untuk membalas dendam. Karenanya dia menjadi penipu para Shirosagi. Dan namanya Kurosaki. Julukannya adalah Kurosagi. Namun ia secara fundamental berbeda dari penipu lain Artinya, ia akan mengembalikan uang hasilnya menipu kepada korban. Bukankah dia seperti Robin Hood modern?”cerita om Momoyama sambil tersenyum. (sepertinya om Momo pro Kurosagi)
“Bagaimana bisa, itu bodoh,kriminal tak pernah bisa menjadi pembela keadilan. Ini adalah urutan pertama dari bisnis? ini adalah skema modal ventura dari sebelumnya. Apakah Anda tahu siapa penipu itu?”ucap om Kisima sinis yang membuat om Momoyama tersenyum getir.
Di bar tempat om Toshio Katsuragi, Kurosagi sedang duduk menatap om Katsuragi. Tante Hayasa datang memberikan obat kepada om Katsuragi (kayaknya nih om penyakitan, sudah sepuh sih *jadi inget sepuhnya RF*)
“Bantu aku menemukan beberapa informasi lebih lanjut mengenai korban Sakurai. Selain itu, bantu saya menemukan perusahaan. Kondisinya adalah saya harus memiliki account kemitraan. Dan itu harus telah dibentuk selama lebih dari 10 tahun. (mau nipu ribet amat yak,,,perlu pura-pura punya perusahaan segala. Om Toshio hebat kalo bisa mengadakan semuanya) Shirosagi ini bernama Sakurai, Metode apa yang dia gunakan? Dari namanya tampak akrab. saya harus menjadi salah satu pelanggan sebelumnya. Apakah saya benar?”ucap Kurosaki panjang lebar menjelaskan rencananya. Om Katsuragi hanya diam lalu tersenyum sinis (uh…Saa punya firasat buruk dengan om satu ini…) lalu pergi mengambil timun.

“Ada dua jenis yang Anda jual kepada saya, satu adalah shirosagi yang melanggar aturan dan Yang lain adalah pelanggan yang Anda tidak bisa lagi mengeksploitasinya. Kau ingin aku membuang Sakurai ini untuk Anda, kan? Bang”seru Kurosagi sambil menodongkan tangannya kepada om Katsuragi. Om Katsuragi masih sibuk dengan timunnya.
“Apakah Anda memiliki pilihan lain? Sebagai Kurosagi di dunia luar, atau bahkan dalam profesi penipu, Anda tidak akan bisa bertahan. Jika Anda tidak ingin melakukannya, maka jangan”ucap Katsuragi dengan dingin.

Lalu datanglah tante Hayase sambil menyodorkan map kepada Kurosaki.
“JE Industri. Ini didirikan 15 tahun yang lalu. 5 tahun yang lalu, kegiatan usahanya dihentikan. Hanya nama yang tersisa”ucap tante Hayase, Kurosagi pun mengambil map tersebut lalu pergi.
Ketika kurosagi berjalan meninggalkan ruangan ia berpapasan dengan Kasima yang juga menuju ke ruang itu. Kurosagi heran, karena selama ini ruangan tersebut tertutup untuk pelanggan.
Kasima membuka tirai lalu memasuki ruangan,
“Saya minta maaf, tetapi pelanggan tetap tidak diperbolehkan di sini”ucap Hayase kepada Kasima.
“Ini adalah ruang VIP?”ucap Kasima santai kemudian tetap berjalan menuju meja bar.
“Tunggu”ucap hayase namun tidak di gubris.
“Saya Wiener dari Tokyo Central Station Polisi. Anda tuan Johnny ? Saya mencoba untuk menemukan shirosagi bernama Sakurai. Apakah Anda tahu di mana dia?”ucap Kasima kepada Katsuragi.
“Shirosagi? Burung putih? “ucap Katsuragi pura-pura bodoh.

“Oke, saya mengerti, Jadi kau bertindak pura-pura bodoh. Kau tahu Kurosagi? Para penipu yang hanya menipu Shirosagi”ucap Kasima sambil tersenyum sinis. Katsuragi hanya diam sambil sesekali kesal melepehkan timun, sementara itu Hayase dan Kurosagi menguping dari tempat yang berbeda.
“Tidak bagus, aku tertipu”seru Katsuragi sambil membuang semua gingsengnya. Kasima kesal, ia pun bergegas meninggalkan bar area. Kurosagi mengamatinya dari meja pelanggan.
Di sebuah Perpustakaan kampus
“Hah? Penipu? Saya tidak mengerti”ucap Yukari kepada Tsurara.
“Aku masih sangat bingung”ucap Tsurara sambil membawa buku-buku bacaannya.
“Berapa banyak uang telah ditipu?”
“$ 10.000.000”
“Itu saja? Jika hanya $ 10 juta, saya akan meminta dari orang tuaku”ucap Yukari sambil tersenyum.(inocent nih Yukari jadi inget Ji Hyun)
“Ini bukan waktunya untuk bercanda”ucap Tsurara sebal.
“Aku tidak becanda”ucap Yukari ngambek.

“Pada kenyataannya, sulit untuk menghukum seseorang yang menipu”ucap senpai Yuko sambil menghampiri Tsurara dan Yukari. “Sebagai contoh, jika seseorang sengaja tidak mau membayar kembali uang yang mereka pinjam Setelah membayar kembali beberapa angsuran pertama dan mengatakan bahwa sisanya akan dibayarkan kembali nanti, untuk menemukan bukti hampir mustahil”ucapnya kemudian.
“Bagaimana ini bisa terjadi?”ucap Tsurara lemas.
“Meskipun disesalkan, itu adalah kelemahan dalam sistem peradilan”ucap Yuko.
“Ehhh, penipu sangat mengesankan “ucap Yukari dengan polos. Yang kemudian ia sadari, “Oh, maaf”ucapnya pada Tsurara. Tsurara pun memandang Yukari lalu tersenyum. (aiiih, kawainya Tsurara)
Di tempat lain tampak Sakurai Minami memarahi bawahannya karena gagal mendapatkan mangsa.

Keponakan Tsurara tampak mengikuti teman-temannya bermain sepeda, namun karena ia tidak memiliki sepeda (sepedanya bannya bocor), teman-temannya pun mengusirnya. Ia hanya tertunduk lesu. Dari jauh tampak Kurosagi mengamatinya (aiiih..kawai si mpi)
Di dalam rumah tampak paman Tsurara berdiskusi tentang pendapat Kurosagi untuk menolong mereka, Tsurara berusaha mengelak, ia takut Kurosagi juga akan menipu mereka. Tiba-tiba keponakan Tsurara muncul dan meminta sang Ayah memperbaiki sepedanya. Karena sedang pusing, paman Tsurara malah membentak anaknya.

Akhirnya sang keponakan keluar dan memperbaiki sepedanya sendiri dan saat itulah Kurosagi datang menawarkan bantuan padanya,

“Biarkan saya membantu memperbaikinya”seru Kurosagi sambil memasang tampang imut, seketika juga sang keponakan menengok.
“Ayah saya akan memperbaikinya untuk saya “serunya cuek kemudian kembali menekuni kegiatannya.
“Ayah saya pasti akan memperbaikinya untuk saya”ulangnya sekali lagi memantapkan diri. (emang deh, orang Jepang gigih banget).
Kurosaki hanya terdiam simpul. Saat itulah si Paman keluar, ia melihat anaknya berusaha keras memperbaiki sepedanya, Kurosagi pun memandang si paman.
Kurosagi dan Paman duduk berdiskusi di suatu tempat,
“Apa yang perlu saya lakukan?”tanya si Paman.
“Saya akan menggunakan perusahaan yang tidak aktif bernama JE untuk menipu Sakurai”.
“Perusahaan yang tidak aktif?”seru si paman dengan nada terkejut.
“Jenis perusahaan yang telah menghentikan semua transaksi bisnis tetapi masih memiliki nama. Dengan kata lain, seperti sebuah perusahaan hantu. Karena dokumen masih berlaku maka penipu akan percaya. Dengan menggunakan perusahaan yang tidak aktif yang memiliki sejarah panjang kemungkinan mereka percaya itu tinggi”ujar Kurosagi panjang lebar. Kurosagi hanya tersenyum simpul mendengarnya.
“Bagaimana kita menggunakannya? “tanya si Paman.
Kurosaki mulai menyiapkan perangkat penyamarannya, ia membuat tanda pengenal palsu, disudut meja tampak foto keluarganya.
Flashback,
Kurosagi yang baru pulang sekolah melihat rumahnya berantakan, ia melihat mayat kakaknya bersimbah darah tergeletak di lantai. Di ruangan lain ia melihat mayat ibunya dengan kondisi yang sama. Lalu terlihat ayahnya terhuyung-huyung membawa sebilah pisau, ia pun memanggil ayahnya, “Ayah!”
Sang ayah mendekatinya sambil menghunuskan pisau ke arah Kurosagi.
Flashback selesai.
Kashima berusaha mencari tahu tentang Sakurai.
“Jika Anda penipu juga, Anda pasti sudah mendengar nama Sakurai, kan?”ucap nya pada seseorang.
“Aku sudah bilang aku belum pernah mendengar tentang dia”.
“Saya yakin kamu hanya ingin melindungi diri sendiri, katakan sejujurnya”ancam Kisima. Orang itu pun ketakutan.
Di rumahnya, Kurosagi mulai berdandan untuk menyamar, ia merapihkan rambutnya sambil tersenyum narsis (aaiiiih mpi…) kemudian ia memilih kemeja, jas, tas, dan kaca mata dari dalam lemari koleksi pakaiannya. (iriii euy dah kayak butik aja). Setelah penampilannya rapi, ia pun mempraktekkan diri sambil sesekali tersenyum. (ternyata pilihan penyamaran Kurosaki kali ini eksekutif muda yang cupu)
Kurosagi menunggu kedatangan Sakurai di kantor Sakurai, setelah Sakurai datang ia pun memperkenalkan diri dengan gaya pengusaha canggung.
“Halo, saya Momo Anzai dari JE Industri”.
Sakurai menyuruhnya duduk, tapi Kurosagi tampak sekali sangat gugup, ia pun menumpahkan minuman diatas meja.
“Anda tidak perlu gugup”seru Sakurai sambil mengelap meja dengan tisu.
Kurosagi memandang tajam Sakurai dari balik kacamatanya. Ternyata Kashima juga mendatangi kantor Sakurai.
“Agar memenuhi syarat untuk pendanaan. Perusahaan Anda harus diselidiki untuk pertandingan kualifikasi. Setoran awal yang diperlukan minimal $ 10 juta. Bagaimana menurut Anda?”ungkap Sakurai dengan nada meyakinkan.
“Tentu saja”ungkap Kurosagi.
“Kalau boleh tahu, berapa banyak yang akan anda investasikan?”tanya Sakurai.
“Presiden kami mengatakan $ ¥ 200.000.000”ucap Kurosagi dengan wajah polos. Sakurai terhenyak.
“200 juta”ucap Sakurai kaget.
“Apakah itu tidak cukup?”ucap Kurosagi.
“Tidak. Jadi …”ucap Sakurai perlahan.
“Ah … Ini adalah detail akun bank perusahaan kami. Silahkan memeriksanya”ucap Kurosagi sambil menyerahkan buku tabungan.
Sakurai pergi mencetak rekening koran buku tabungan tersebut, ia terkaget melihat saldo tabungan yang begitu banyaknya. Ia agak sedikit berfikir…sambil memandang Kurosagi.
Di mejanya, kurosagi heran melihat ada pria yang ditemuinya di bar Katsuragi (om Kashima maksudnya) datang ke perusahaan ini juga.
“Ada yang bisa saya bantu”sapa resepsionis pada Kashima.
“Ah .. Saya mendengar bahwa di sini dapat menerima dana modal ventura”serunya, namun ia kaget melihat Kurosaki ada disana juga (disini Kashima belum tahu kalau itu Kurosagi)
“Silakan masuk. Jika tidak merepotkan, silakan tunggu sebentar” seru Sakurai yang tiba-tiba ada di sana.
“Baiklah, aku akan datang lagi lain kali”ucap Kashima kemudian pergi, namun sebelumnya ia memandangi Kurosagi lebih dahulu. Kurosagi menarik nafas lega.


Kurosaki berjalan meninggalkan ruangan, namun tiba-tiba ada tangan yang menarik bahunya. Itu tidak lain adalah tangan Kashima. Untuk sepersekian detik mereka berpandangan.
“Saya polisi”ucap Kasima sambil menunjukkan kartu identitasnya. Kurosagi terdiam kaget.(duuuuh ketahuan deh)
“Kau …telah ditipu. Ada tersangka dari organisasi menipu. Seseorang yang biasanya mengambil deposito dari tabungan”ujar Kashima dengan gaya detektifnya sambil membelakangi Kurosagi.
Kurosaki menghela nafas lega, ia pun mulai berakting lagi,
“Benarkah? Aku hampir melakukan kesalahan”ucap Kurosagi dengan wajah gugup. Kashima pun tersenyum melihatnya.
“Jika Anda memiliki beberapa waktu, bisa anda menjawab beberapa pertanyaan saya?”ucap Kashima.
“Maaf…Aku masih memiliki beberapa bisnis penting yang saya harus urus. Tapi terima kasih banyak”ucap Kurosagi sambil membungkukkan badannya kemudian berlalu pergi. Kashima pun memandangi kepergiannya.
Di kantornya, Sakurai nampak bingung,
“Hal ini berjalan terlalu mulus, mengapa mereka mempercayakan $ 200 juta kepada anak seperti itu? Lakukan pemeriksaan latar belakang JE Industri. lalu, pastikan bahwa ada rekening bank itu”. Perintah Sakurai pada anak buahnya. (curiga juga si tante…)
Kurosagi pergi bertemu dengan Paman Tsurara.
“$ 200,000,000?”seru si Paman kaget.
“Jika kita pra-bayar $ 200 juta, maka kita akan menerima pinjaman $ 1 miliar”.
“Di mana saya mendapatkan $ 200 juta?”seru si Paman.
“Saya akan bayar. Tapi dengan menggunakan cek dari JE Industri”seru Kurosagi. Si Paman, istrinya, dan Tsurara yang ikut menguping pun kaget mendengarnya. Sehingga Tsurara menunjukkan diri ikut bergabung dalam percakapan tersebut.

“Itu akan dilakukan pemeriksaan otentik. Jika saya menggunakan cek palsu, dia akan mengetahuinya”seru Kurosagi.
“Lalu apa yang terjadi selanjutnya?”tanya si Paman.
“Serahkan padaku. Tugas Anda adalah mendeposit $ 200.000.000 ke rekening bank Sakurai ketika kami sudah selesai bernegosiasi, OK?”seru Kurosagi.
“Ini tidak bisa dipercaya. Apakah Anda berharap paman saya membantu Anda untuk menipu orang lain?” seru Tsurara tidak setuju.
“Apa lagi yang akan dilakukannya?”seru Kurosagi kesal.
“Itu tidak benar. Dia tidak akan melakukannya. Hanya karena dia adalah seorang kriminal. Tidak berarti bahwa kita dapat melanggar hukum serta Jika setiap orang bermain hakim sendiri, Maka dunia ini akan kacau, kan?”seru Tsurara kesal. Kurosagi lebih kesal lagi, ia hanya mengorek-ngorek kuping mendengar ceramah Tsurara. (hihihihihihihi)

“Hukum tidak akan melindungi kita Jadi mengapa kita harus mengikuti hukum?”seru Kurosagi sambil menatap tajam Tsurara sehingga Tsurara kehabisan kata-kata.
“Tentu saja jika Anda merasa benar, tinggal pergi melompat di depan kereta lagi dan menerima tunjangan asuransi. Orang yang harus mengambil keputusan adalah anda”seru Kurosagi kepada si Paman.
“Otak Anda tidak berfungsi sebagaimana mestinya”seru Tsurara kesal.
Kurosagi pergi meninggalkan rumah tersebut, ia melihat keponakan Tsurara duduk termenung memandangi sepeda rusaknya.
Flashback,
Kurosagi mengingat si keponakan menjerit memanggil ayahnya ketika si ayah berusaha bunuh diri di depan rel. Kejadian ini sama seperti yang dialami Kurosagi, ia berteriak memanggil ayahnya ketika melihat ayahnya menghunuskan pisau ke arahnya.
Flashback selesai.

Kurosagi terduduk lesu di pojok kamarnya yang redup sambil memandangi foto keluarganya.

Di kediaman si paman, para pekerja melakukan demonstrasi meminta uang mereka, si keponakan hanya mendengarkan dari dalam dengan sedih. Si paman berusaha memeluk anaknya, namun si Kazuya (nama keponakan tadi) malah berlari menghindarinya.
Di kampusnya, Tsurara curhat dengan Yukari.
“Jika dia harus menipu untuk mengembalikan semuanya, karena lawan adalah penipu juga. Mata ganti mata, gigi ganti gigi juga“ujar Yukari.
“Saya tidak ingin mendengar pembicaraan semacam ini lagi. Di dunia ini, terdapat banyak orang yang mencari uang dengan menipu orang lain. Itu sebabnya saya ingin memberantasnya. Itulah yang ayah saya katakan. Memperlakukan orang-orang jujur , seolah-olah mereka idiot. Tapi bukan hanya rencananya tidak berhasil, ia juga membawa penderitaan yang besar untuk seluruh keluarga”ucap Tsurara dengan semangat. (wkwkwk Tsurara idealis banget sih...)

“Tapi, di dunia ini ada juga banyak penipu yang berhasil, kan? Saya pikir kau khawatir karena kau akan menjadi pengacara. Jika pamanmu tidak bisa mendapatkan uangnya kembali maka itu akan menjadi berita yang sangat buruk, benarkan?”ujar Yukari. Tsurara hanya bisa diam mendengar penuturan Yukari. (bener juga siiih)

Di kantor Sakurai, bawahannya melaporkan keberadaan JE Industr.
“JE Industri didirikan 15 tahun yang lalu. Rekening bank juga telah diverifikasi ada”.
“Benarkah? Jadi kesempatan emas yang tak terduga datang mengetuk pintu kita”gumam Sakurai sambil tersenyum.
Si paman terduduk lesu di pabriknya, sambil memandangi sepeda rusak anaknya.

Di Kediaman Kurosagi, Hp Kurosagi berdering, ia pun mencari asal suaranya dari tumpukan Hp di meja kamarnya.
“Saya Kurosagi. YES SIR” (ooomooo…Saa melting denger mpi ngomong yes sir nya…keren…)

Tsurara yang baru pulang kaget melihat pamannya berpakaian rapi,
“Paman, mau kemana? Kau tidak akan membantu orang itu, kan?”seru Tsurara, namun si Paman mengabaikannya.
“Tunggu, Paman. Tunggu”seru Tsurara sambil mengejar pamannya. Kazuya hanya bisa memandangi mereka.

Kurosagi pergi mendatangi kantor sakurai,
“Mr. Momo, perusahaan Anda telah diperiksa”ucap Sakurai.
“Benarkah? Terima kasih”
“Anda ingin menerima pinjaman sebesar $ 1 miliar, kan? Setelah anda membayar uang muka sebesar $ 200 juta, saya akan menangani seluruh transaksi”ucap Sakurai.
“Ada satu hal yang saya ingin verifikasi dulu. Setelah kami transfer $ 200.000.000 ke account Anda, Tolong beri kami $ 1 miliar dalam bentuk tunai”ucap Kurosagi.
“Eh?”Sakura kaget mendengarnya.

“Presiden kami bilang bahwa kami bisa menghindari pajak dengan cara ini. Jadi dia ingin aku membawa uang tunai hari ini”ucap Kurosagi (mulai panas nih suasana)
“Permintaan ini sangat tiba-tiba. Saya tidak bisa memberikannya. Dapatkah saya membayar Anda dalam Saham?”.
“Tapi .. Presiden mengatakan ia hanya ingin uang tunai. Kami berbeda dengan perusahaan Anda. Kami memiliki berbagai macam pajak. Ini kenyataannya. Jadi, bantu kami”ucap Kurosagi dengan nada memohon. Sakurai pun tersenyum dengan dipaksakan.

“Sepertinya, kesepakatan kita harus berakhir sekarang … “seru Kurosagi sambil bangkit.
“Tunggu, bagaimana jika aku membayar Anda $ 50 juta tunai dan sisanya akan dibayarkan kepada Anda dalam obligasi”ucap Sakurai.
“50 juta dollar? Aku akan dimarahi oleh presiden”keluh Kurosagi.
“Aku hanya bisa mempersiapkan uang sebanyak itu dalam waktu sesingkat ini”.
“Saya mengerti. Saya akan mencoba bertanya kepada presiden tentang hal itu”ucap Kurosagi seraya mengambil Hpnya.

Tsurara masih saja menghalangi pamannya pergi, “Paman, aku tidak ingin kau menjadi seorang kriminal”. Namun si Paman malah mendorong Tsurara.
“Kazuya dan bibi pasti akan tidak ingin kau melakukan hal ini”seru Tsurara. Hp si paman berdering,
“Jangan angkat, Paman”seru Tsurara sambil merebut Hp pamannya. Di tempat lain Kurosagi menunggu telepon diangkat, ia nampak pura-pura cemas, Sakura mengamati gerak-geriknya. Akhirnya Tsurara berhasil merebut Hp pamannya, ia pun mengangkat telepon tersebut, “ Halo. paman saya pasti akan tidak melakukannya!”seru Tsurara.
“Ah, pak Presiden?”seru Kurosagi.
“Apa kau tidak dengar. Kami tidak akan mentransfer $ 200.000.000”seru Tsurara kesal.
“Mereka mengatakan bahwa mereka hanya memiliki $ 50 juta tunai. Apa yang harus saya lakukan?”seru Kurosagi.
“Aku sudah mengatakan kami tidak akan pergi ke bank!”seru Tsurara. Si paman pun merebut Hp ny.
“Aku akan segera pergi”ucap si Paman. “Paman”teriak Tsurara kesal.
“Ah, baiklah”seru Kurosagi.
Tsurara masih mencoba menghalangi pamannya pergi, namun si Paman tetap pergi meninggalkan Tsurara.
“Saya mengerti. Ya. Maaf mengganggu anda”seru Kurosagi sambil pura-pura mematikan Hpnya (padahal dah dari tadi mati).
“Tidak apa-apa. Perusahaan kami telah mengirimkan seseorang untuk pergi ke bank sekarang”seru Kurosagi kepada Sakurai.
“Saya mengerti. kami juga akan mengirim seseorang ke sana”ucap sakurai sambil memberi aba-aba kepada bawahannya.

“Di kantor Sakurai?”seru Kashima kaget mendengar suara dari seberang telepon.
“Silakan lakukan tindakan, jika ini terus berlanjut, maka akan terjadi insiden penipuan”seru Tsurara melalui telepon sambil berlari. (ternyata Tsurara toh yg nelpon Kashima, beuuh…emang bete dengan Tsurara awal-awal)
“Penipuan?”seru Kasima.
“Seorang penipu bernama Kurosagi mengatakan ia akan mendapatkan uang kembali dari Sakurai”seru Tsurara.
“Kurosagi!?”seru Kasima kaget.

Sakurai sedang menyiapkan uang untukKurosagi.
“Apakah Anda benar-benar memberinya 50 juta dollar? Jika itu semua dalam obligasi, maka kita tidak harus kehilangan jumlah apapun”seru bawahannya.
“Hal ini tidak bisa membantu. Bahkan dengan keadaan seperti ini, kita masih bisa mendapatkan $ 150.000.000”seru Sakurai. Kurosagi menunggu dengan seksama.
Di tempat lain, si paman tampak menunggu seseorang, kemudian datang seorang pria gemuk ber-jas.
“Permisi, Apakah Anda seorang karyawan JE Industri?”tanya nya.
“Oh, ya”.
“Saya bekerja untuk Sakurai. Mari kita pergi”ajak pria gemuk itu. Di ikuti si paman. Si paman menyerahkan slip transaksi transfer pada pria gemuk itu. Pria gemuk pun mulai mencetak buku tabungan Sakurai untuk mengetahui kealian slip transfer tersebut. Setelah melihat uang mauk ke rekening, ia pun menelepon Sakurai, mengatakan kalau uang sukses masuk rekening senilai 200 juta.
Di kantornya, Sakurai membawa uang sambil tersenyum lalu menyerahkannya pada Kurosagi.
“Berikut adalah uang tunai $ 50 juta dan sisanya $ 950.000.000 dalam obligasi”.
“Terima kasih”seru Kurosagi, kemudian mereka pun berjabat tangan.
Momoyama dan Kashima melaju dengan kecepatan tinggi menuju kantor Sakurai, “Apakah itu benar-benar Kurosagi?”seru Momoyama.
Kurosagi memasukkan semua uangnya kedalam tas, kemudian ia pun berpamitan dengan Sakurai. Sepeninggal Kurosagi, Sakurai bersorak bahagia diikuti seluruh bawahannya karena mendapatkan 200 juta.
Kurosagi mendengar sirine polisi, ia pun memikirkan cara untuk melarikan diri. Polisi tiba di kantor Sakurai dan mulai mengepungnya. Tepat ketika Kashima hendak menaiki lift, Kurosagi keluar dari lift dengan penyamaran sebagai kurir sampah, Kashima memperhatikannya dengan seksama, namun anggota polisi lain memanggilnya sehingga ia pun bergabung, mengabaikan Kurosagi. (fuiiih selamat).

Di lantai atas, Sakurai masih berbahagia karena akan mendapat 200 juta, namun tiba-tiba sekelompok polisi datang, “Kami dari Tokyo Central Station Polisi, Mana Kurosagi?”
“Kurosagi?”seru Sakurai heran.
Di dalam bank, bawahan Sakurai sedang berusaha memproses uang 200 juta, namun teler tidak bisa memberikannya, sehingga manajer bank turun tanga.
“Ada uang di rekening, tapi aku tidak bisa menariknya”ucap bawahan.
“Ini disimpan dengan cek, kan? Jika anda deposit menggunakan cek, maka Anda bisa menariknya sehari setelah itu telah diproses”seru manajer dengan sopan dan lembut. (aiisss, aku ngerti kenapa salah satu suku kita lemah lembut..kali aja warisan dari jepang wkwkwk)
“Anda telah tertipu”seru Kashima pada Sakurai.
“Ditipu?” eru Sakurai tidak percaya.
“Orang yang melakukan transaksi dengan Anda telah menipu Anda. Dia seorang profesional yang sengaja menipu penipu lainnya. Ia bernama Kurosagi.
“Kurosagi?Saya tidak tahu siapa Kurosagi”seru Sakurai dengan wajah syok.
Tsurara masih terus berlari mencari pamannya. Setelah berlari sana-sini, akhirnya ia melihat pamannya sedang mengendarai motor, ia pun memanggilnya dengan wajah kecewa.
Sakurai mendapat telpon dari bawahannya di bank, “Uang tidak bisa ditarik?”
“Dia menulis cek”ujar si bawahan.
“Anda telah ditipu, kan? Waktu proses check adalah 1 1 / 2 hari. Selama waktu ini, jika semua uang dari rekening JE ditarik. Pemeriksaan menjadi tidak valid. Dengan kata lain, itu hanya sebuah kertas tak berguna”seru Kashima.

Sakurai berusaha menelpon Kurosaki,”Halo Mr. Momo”
(Nomor yang Anda panggil tidak aktif, hubungi beberapa saat lagi)
“Anda mencoba menipu seseorang tetapi anda sendiri tertipu. Silakan ikut kami ke kantor polisi” Ujar”Kashima.
“Sialan, anak itu mengambil uang saya ….”seru Sakurai marah.
Kurosagi berlari meninggalkan gedung, ia melepaskan semua atribut penyamarannya, mengambil tasnya, kemudian memandang ke arah atas gedung, “Terima kasih” serunya sambil tersenyum.



Kurosagi mendatangi rumah paman Tsurara, dan menyerahkan uangnya. Paman dan istri nya sangat berterimakasih. Tsurara yang melihat itu sudah bersiap ingin melabrak. Si Paman mengajak Kurosagi berjabat tangan, namun Kurosagi menyingkirkan tangan Paman sehingga Tsurara menghentikan langkahnya dan si paman pun terkejut.
“Jangan salah paham, Ini hanya upah bayaran Anda untuk informasi yang Anda berikan pada saya. Saya benar-benar benci orang-orang seperti Anda. Jika Anda tidak dapat melindungi keluarga Anda. Maka jangan menjadi seorang ayah”seru Kurosagi membentak si Paman.

Tsurara bergegas ingin menghadapi Kurosagi, namun Kazuya muncul lebih dahulu, ia memukuli Kurosagi sambil menangis, Kurosagi hanya memandanginya. Kemudian si Paman memeluk Kazuya sambil menangis dan meminta maaf. Kurosagi mulai memerah wajahnya, ia pun memalingkan muka dan meninggalkan ruangan tersebut. Tsurara mengamati kepergian Kurosagi.
Di kantor polisi, detektif Momoyama menunjukkan foto-foto SMU Kurosagi, betapa terkejutnya, Kashima begitu melihat wajah Kurosagi. Ia teringat pertemuannya dengan Kurosagi di kantor Sakurai, Ia pun terbahak sendirian sambil merobek foto Kurosagi. Momoyama heran melihat ulah Kashima.
Di bar pribadi nya Katsuragi, Siraishi Yoichi mendatanginya (ia adalah seorang Shirosagi/penipu senior).
“Saya mendengar Anda telah sukses besar di suatu tempat”seru Katsuragi
“Begitulah cara saya ingin bekerja. Oh ya, sesuatu yang menarik telah terjadi hari ini. Seorang wanita yang menipu semua orang telah tertipu. Hal ini membuat saya teringat sesuatu dari masa lalu. Orang yang menyebabkan ayah lelaki frustasi adalah Mikimoto. Namun orang di balik skenario itu adalah Anda, Tuan Katsuragi, iya kan?”seru Siraishi… (wew…mulai ketahuan nih arahnya…siapakah laki-laki ini??)
Katsuragi memberi isyarat dengan menempelkan telunjuk di bibirnya sambi memandang ke arah Hayase yang sedang cemas di tepi pintu.
Flashback,
Seorang Pria mendatangi Mikimoto, berbicara sambil bersujud,
“Aku masih punya keluarga untuk di pelihara, harap kembalikan uang saya”gumam pria itu. Mikimoto tidak bergeming, sementara dari balik pintu, Katsuragi mengamatinya.
Flashback selesai
“Apakah Kurosagi tahu Anda memiliki campur tangan dalam masalah itu?”tanya Siraishi.
“Dia mengatakan suatu hari, dia akan membunuhku”ucap Katsuragi.
“Lalu mengapa Anda terus membiarkan dia di sisi Anda?”tanya nya lagi.
“Karena menyenangkan. Sangat menyenangkan mempermainkan manusia”ujar Katsuragi.
Paman dan Istrinya mengajari Kazuya bermain sepeda, mereka terlihat sangat bahagia.
Kurosagi tampak berdiri di bawah menara mengamati mereka dari kejauhan. Tsurara mendatanginya.

“Saya menolak untuk berterima kasih“seru Tsurara dari belakang Kurosagi sehingga Kurosagi berbalik arah memandangnya.
“Tidak semua orang dapat melakukan kejahatan setenang seperti yang Anda lakukan. Anda kehilangan sesuatu yang sangat penting. Saya pikir Anda adalah orang yang sangat menyedihkan”seru Tsurara.

“Lalu, akhir seperti apa yang anda inginkan untuk paman anda? Dengan hanya berbicara kata-kata cantik, apakah Anda pikir Anda bisa membantu pamanmu? Apa yang Anda katakan sama dengan polisi dan hukum. Mereka semua besar tapi palsu”seru Kurosagi.
Tsurara mendekati Kurosaki lalu menamparnya…(huwaaaa neng Maki, beraninya dikau tampar mpi)
Kurosaki menahan tamparan Tsurara, kemudian berlalu meninggalkan Tsurara sambil terus berbicara,
“Di dunia ini Hal yang paling aku benci adalah penipu. Bukan keinginanku untuk menipu orang lain, Mereka Shirosagi yang hina adalah yang paling aku benci. Ada penipu yang mengambil semua yang dimiliki orang lain, aku akan menghancurkan mereka semua”bentak Kurosagi pada Tsurara.
Bersambung…
Kasus apalagi yang kan dihadapi Kurosagi? Lalu bagaimanakah hubungannya dengan Tsurara?? Ikuti kelanjutannya di Episode 2 by April RF…(pesan buat April or Ari, ntar kalo ngecaps eps 2,,,banyakin GAMBAR Pi nya ya…coz dia ganteng banget di episode 2 ini…ckckck..trus dia juga nangis di eps 2 sama Tsurara)…

Thanks for reading, don’t forget to leave comment….

Written by Saa ( Facebook | Twitter | Blog )
Capture image by Ari ( Facebook | Twitter | Blog )
Posted only on PelangiDrama 
DO NOT REPOST TO OTHER SITE/FP !!!
Iklan

11 pemikiran pada “[Sinopsis J-Drama ] Kurosagi Episode 1

  1. @uni enna=iya ni teh, kita mencoba menghidupkan kembali masa2 jadi jlover muhaha, karena kita kan pelangidram, jadi ada macam2 drama, ada kdrama, jdrama, taiwan drama, mandirin drama, thailand drama, kan koleksi drama asia muhahaa@acie=ehhh jangan ngaku2 ni, kalau selirnya mpi buktikan donk dengan code blue muhaha*GAS ELPIJI MELEDAK*
    @sAA=SIAP LAKSANAKAN=PIKU2 EPISODE 1,2,4 PENUH DENGAN TSURARA DAN KUROSAGI KAN MEREKA RAJA DAN RATUNYA MUHAHAHA

    Suka

  2. udah lama deh gak ngikutin k-drama..
    ditunggu kelanjutan ceritanya..
    oyaa itu,, anaknya si paman kan? kok dibilangnya keponakan Tsurara, bukannya jadinya sepupu ya?.

    Suka

  3. doramanya beda beda ya ma komiknya?si mpi mirip banget si ma yang di komik, cuma kok gondrong…kalo kuro yang di komik kan ga gondrong.culun juga..tapi yang jelas ni dorama and komik bisa namabh pengetahuan biar gak gampang ketipu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s