[Sinopsis] Poseidon Episode 1

Pelangi Drama
present:


Poseidon Episode 1


Anyeong haseo readers . . aku comeback dengan drama yang dibintangi yeoboku . . Choi Si Won only . . .semoga readers suka ya . . hwaitingg . . lets cekidooottt . .^^ (aida lebaaayyy -nana rf-)
Tenang reader yang ganteng lain juga ada kok U-Know Yunho. Puas2in deh nontonnya…-nana rf-
Cerita ini berlatar di kesatuan Penjaga Pantai Nasional atau Polisi Laut/Polisi Perairan (Coast Guard) Korea Selatan. Tugas Penjaga Pantai Nasional adalah menjaga ketertiban dan keamanan pesisir dari kejahatan di laut seperti penyelundupan, pencurian dan masuknya kapal asing secara ilegal.

Suatu ketika komando pasukan Penjaga Pantai Incheon memerintahkan personelnya bersiap untuk suatu operasi besar di laut, karena ada informasi orang yang termasuk DPO no 1, Choi Hoo Gun sedang berada di suatu kapal di tak jauh dari pesisir.

Kapal-kapal ampibi milik kesatuan bersiap dan meluncur ke laut, kapai laut bernomor 511 juga menuju lokasi. Tim elit SSAT (Sea Special Attack Team) yang dipimpin oleh Kang Joo Min pun dengan helikopter bersiap menuju lokasi, termasuk Kang Eun Chul (U-know Yunho keren pake seragam item, kacamata item hehe -nana rf-). Para pemimpin di markas pun terlihat tegang. Sementara tim penyelidik yang dipimpin langsung oleh Kwon Jung Ryul atau Jung Ryul ( Lee Sung Jae) juga bersiap menuju pelabuhan. Jung Ryul sangat yakin kalau Choi Hui gon yang mereka cari berada dalam kapal tersebut. Jung Ryul dan anak buanhnya langsung naik kapal ampibi menuju kapal yang diperkirakan ada Coi Huigon didalamnya.
Di markas, Han Sang Goon, kepala biro markas besar Incheon memastikan apakah Choi Huigon benar-benar berada di kapal kepada anak buahnya Hyun Hae Jung.
“iya, kami sangat percaya” jawab Hyun Hae Jung tanpa ragu.
Han Sang Goon menjelaskan kepada petinggi lainnya bahwa ada kasus yang tidak bias ditangani oleh polisi laut yaitu kasus Choi Huigon. Han Sang Goon pun menjelaskan bahwa Choi Hui Gon dan organisasinya berhubungan dengan Korea, Jepang dan China dalam hal penyelundupan barang-barang diantara Negara-negara tersebut terutama drug, senjata illegal, penyelundupan, penjualan organ dalam, dan pembunuh bayaran. Han Sang Goon pun meyakinkan secepatnya pasti akan bisa menangkap Choi Huigon.
Jung Ryul menghubungi markas dan melapor sedang dalam perjalanan. Hyun Hye Jung mengatakan kalau sekarang sedang mengurus segala sesuatu yang di minta Jung Ryul. Lalu Jung Ryul bertanya tentang Kapal Challanger tetapi sebelum Hye Jung mejawab, datang Han San Goong dan memerintahkan untuk segera menyiapkan tim Challenger dan mengumpulkan semua perlengkapan yang dibuthkan untuk membantu.
Kapal yang di tumpangi Jung Ryul pun mempercapat laju kapalnya. Jung Ryul terlihat sangat tidak sabar dan tegang menuju kapal Choi Huigon. Tim challanger pun menemukan kapal yang dicurigai Choi Huigon berada didalamnya yaitu NSC-Philippa ID Tag 353N-27 dan akan menuju Asia Tenggara. Kang Eun Chul (U Khow Yun Ho) memberitahuhu Kim Joo Min bahwa dengan kecepatan maksimumpun mereka kehilangan kapal Choi Huigon. Kim Joo Min pun langsung melapor kepada Hye Jung walaupun dengan kecepatan maksimum kapal tersebut akan segera meninggalkan wilayah yuridiksi mereka dan masuk ke perairan internasional.
Semua orang terlihat kecewa dan tegang. Setelah mendengar laporan Kim Joo Min, Jung Ryul pun mengatakan bahwa tidak masalah melewati perairan internasiaonal apabila Choi Huigon berada dalam kapal tersebut. Kim Joo Min pun mengatakan menaiki atau menyerang kappa asing di perairan international adalah pelanggaran yang serius berdasarkan perjanjian international dan memerintahkan Jung Ryul untuk menyerah saja. Tetapi tentu saja Jung Ryul tidak semudah itu mau menyerah.
Jung Ryul mengatakan “kalau kita kehilangan mereka sekaranga maka kita tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk menangkap mereka”.
“Menyerang sebuah kapal diperairan international tanpa mendapat persetujuan sama dengan mendeklarasikan perang terhadap Negara tersebut dan akan menyebabkan perselisihan diplomatic, lalu bagaimana cara anda menagatasinya?” kata Joo Min dengan marah.
Sementara Para petinggi di markas memperhatikan perdebatan yang terjadi antra Jung Ryul dan Min Joong.
Jung Ryul masih beragumentasi dengan Min Joong.
“apakah anda tidak tahu betapa pentingnya Choi Hui Gon bagiku? Jika anda kehilangan mereka atau memutuskan untuk menyerah aku akan mengutuk kalian seumur hidupku” kata Jung Ryul marah.
Min Joong dan Eun Chul diam hanya bisa diam mendengar kata-kata Jung Ryul.
Jung Ryul pun langsung meminta izin kepada Direktur.
“direktur, mohon izinkan kami”
Setelah beberapa lama Direktur pun menberikan izin untuk tetap menyerang dan memerintahkan untuk melanjutkan operasi. Jung Ryul pun diberikan perintah untuk bertanggung jawab menangkap sasaran dan mengamankan bukti setelah kapal direbut. Tim Jung Ryul sangat senang mendengarnya.
Sementara awak kapal memberitahukan kaptenya bahwa ada sebuah pesawat mendekati kapal mereka. Pesawat yang mendekati kapal tersebut adalah pesawat helicopter yang dipimpim oleh Min Joong.

Helikopter pun semakin mendekati kapal dan tim Joo Min bersiap-siap untuk mendarat di kapal tersebut. Tali pun diulurkan dan tim Joo Min bersiap terjun ke kapal dan bersiap-siap diposisi masing-masing. Pasukan pun masuk menerobos kedalam kapal dan dengan tanpa perlawanan mudah dikalahkan. Pasukan pun dengan mudah mudah menguasai ruang kemudi. Para awak kapal dikumpulkan di satu tempat dan tim Jung Ryul sampai ke dalam kapal.

Jung Ryul langsung mencari Joo Min. anak buah memberitahu kalu Joo Min berada di ruang kendali. Jung Ryul pun langsung berlari menuju Joo Min. jung Ryul langsung menanyakan dima Choi Huigon. Joo Min dengan dingin mengatakan kalau ternyata informasi salah dan semua yang ada dikapal sama sekali tidak ada yang cocok dengan Choi Huigon.

Mendenga itu dengan marah Jung Ryul berkata “ini bukanlah seolah-olah dia mengatakan dia adalah Choi Huigon”
Joo Min pun tak mau kalah dan ikut berteriak “ bukan seperti itu, tidah ada orang korea dikapal ini, bukti yang kamu bicarakan sama sekali tidak ada”
Eun Chul pun menambahkan kalu sudah mencari dengan sungguh-sungguh dan berhati-hati dalam memeriksa dan hasilnya kapal ini sama sekali tidak ada hubungnnya dengan Choi Huigon.
Jung Ryul dan anak buahnya terkejut mendengarnya. Jung Ryul melangkah dengan gontai dan dengan marah dan kesal melempar barang yang ada dimeja.

Joo Min dan Eun Chul pun pergi meninggalkan Jung Ryul begitupula dengan anak buahnya. Ketika akan keluar, Jung Ryul melihat foto-foto yang ditempel di tembok. Jung Ryul perlahan-lahan mendekati foto tersebut dan menemukan fotonya bersama anak dan istrinya. Jung Ryul membalik foto tersebut dan menemukan stempel bergambar ular hitam, milik gerombolan Choi Huigon dibalik foto.

=Flashback=
Jung Ryul berlari dengan sekuat tenaga, tiba-tiba handphonenya bordering. Sambil terus berlari Jung Ryung menjawab teleponya. “dimana kamu” kata Jung Ryul terengah-engah sambil menghadap ke sekeliling. Kemudian datang sebuah mobil dan berhenti didepan Jung Ryul kemudian dari dalam mobil seseorang mengeluarkan mayat dan diletakkan begitu saja ditanah. Mobil itupun langsung pergi dan ketika melewati Jung Ryul seseorang yang duduk di jok belakan mobil menunjuk Jung Ryul. Jung Ryul memperhatikan mayat itu dan langsung berlari mendekati.

Dan betapa terkejutnya Jung Ryul ketika melihat bahwa mayat itu adalah istrinya sendiri yaitu Min Jung (yang jadi ibunya kim tak go). Jung Ryul memanggil nama istrinya dan melihat tato ular hitam di dada istrinya. Jung Ryul tak kuasa menahan tangisnya kemudian berteriak dengan histeris dan memeluk istrinya.

=Flashback end=

Jung Ryul pun menangis mengingat semua kejadian yang menimpanya.

Joong Min melapor ke markas bahwa setelah memeriksa semua sudut kapal tidak ditemukan Choi Hui gon didalamnya. Pasukan pun diperintah untuk mundur. Han Sang Goon mengatakan tamatlah Jung Ryul sekarang. Semua yang ada di markas kecewa mendengarnya.
Joo Min menghampiri Jung Ryul yang berdiri di pinggir kapal.
“aku yakin istrimu, min Jung jga tidak menginginkan kamu melakukan hal-hal gila seperti ini” kata Joo Min dan langsung meninggalkan Jung Ryul sendirian. Jung Ryul hanya diam dan terlihat sedih setelah mendengar jata-kata Joo Min.

Di tempat lain, di sebuah pantai, terlihat sangat ramai oleh orang-orang berjemur dam bermain jet ski. Lalu dari jauh ada tiga orang laki-laki ganteng (eh satu aja yang ganteng wkwkwkwk) yang berjalan dengan penuh pesona.

Laki-laki itu adalah Kim Sun Woo (Choi Si Won_hubbyku wkwkwk, ngaku-ngaku ah aida -nana rf-) s
Sun Woo berjalan bagaikan seorang model (ganteeeeeeennnngggg) dan dua temannya yang bernama Woon Tak dan Dae Sung dan tidak lupa melihat cewek-cewek nan sexy (tutup mata ayang won2). Sun Woo dan teman-temanya melihat seorang cewek sexy dari kejauhan dan dengan cepat Sun Woo menghampirinya dan ternyata setelah didekat cewek tersebut cewek itu tenyata seorang ahjumma. Sun Woo langsung terjatuh karena terkejut dan membuat telapak tangan Sun Woo terluka. (makanya ayang dengerin kata-kataku ya, jangan nakal   ).

Di sebuah tenda seorang wanita yaitu Lee Soo Yoon sedang mengobati seorang anak yang sedang terluka. Soo Yoon terus membujuk anak tersebut agar tidak menangis. Anak itupun berhenti menangis. Soo Yoon pun menempelkan plester ke lutut anak itu.
“Cepat sembuh, taadaa….” kata Soo Yoon.
Ternyata apa yang dilakukan Soo Yoon tak luput dari perhatian Sun Woo. Sun Woo terlihat tersenyum melihat Soo Yoon yang sedang mengobati anak tersebut.
Setelah anak itu pergi Sun Woo pun mendekati Soo Yoon dan minta Soo Yoon melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Soo Yoon terhadap anak itu.
“Bisakah kamu melakukan itu untukku?” kata Sun Woo
Soo Yoong tak mengerti dan mengernyitkan alisnya.
“Cepat sembuh, taadaa” lanjut Sun Woo
Akhirnya Soon Yoo menempelkam plester di luka Sun Woo. Soo Yoon pun berdiri tetapi Sun Woo protes kenapa Soo Yoon tidak melakukan apa yang Sun Woo minta. Soo Yoon terkejut dan terkekeh dengan mengatakan kalau perlakukan itu hanya untuk anak-anak berusia 6 tahun. Dengan berpura-pura kesakitan Sung Woo merasa akan terinfeksi kalau Soo Yoon tidak melakukan itu. Soo Yoon memberikan Sun Woo salep dan menyarankan Sun Woo untuk menggosokkan salaep berapapun banyak yang Sun Woo inginkan (ayang Sun Woo ni aya2 wae ya. .  ).

Tiba-tiba dari walki talkie terdengar kalau ada yang tenggelam, Soo Yoon langsung berlari sambil melepas bajunya. Soo Yoon berlari kencang dan sekuat tenaga ke pantai. Sun Woo terus memperhatikan Soo Yoon berlari. Soo Yoon langsung melompat ke jet ski dan langsung meluncur ke tempat kejadian. Soo Yoon langsung melompat dan menolong korban dan kemudian membawa ke pantai. Soo Yoon berusaha memberikan nafas buatan tetapi korban belum juga bernafas.

Sun Woo memperhatikan semua yang dilakukan Soo Yoon. Melihat Soo Yoon yang belum berhasil Sun Woo dengan segera mendekati dan mendorong Soo Yoon. Soo Yoon tentu saja terkejut tetapi Sun Woo menyuruh Soo Yoon untuk minggir kemudian langsung memeriksa mulut korban dan langsung menekan-nekan perut korban. Setelah cukup, Sun Woo kembali memeriksa mulut korban dan mengeluarkan sesuatu dr mulut korban (rupanya jalan nafasnya terhalang kotoran laut). Setelah itu Sun Woo kembali menekan dada korban. Sun Woo kembali memberikan kepada Soo Yoon. Soo Yoon kembali memberikan nafas buatan dan akhirnya korban pun sadar. Korban pun langsung dibawa ambulan.

Setelah ambulan pergi Soo Yoon berbicara dengan Sun Woo.
“Hey” kata Soo Yoon
“Kau akan berterima kasih kan? Jika kau berterimakasih, kenapa kita tidak pergi kesana untuk minum kopi? Bagaimana?” Tanya Sun Woo
“Sebelumnya kau bertingkah seperti anak kecil, tetapi siapa sebenarnya kau? Jika ada sesuatu yang salah terjadi, apa yang akan kau lakukan?”
“Kau aslinya bukan dari tim penyelamat kan? Aku adalah bagian dari pangkalan polisi pantai Gunsan, perwira Kim Sun Woo”
“Oh begitu, jika kau adalah petugas polisi pantai lalu aku harusnya jadi apa? Oya aku adalah kepala polisi pantai Gunsan “ kata Soo Yoon tidak percaya dan melangkah pergi.
Sun Woo hanya tersenyum melihat Soo Yoon. Lalu datang Woon Tak dan Dae Sung dan mengatakan kalau Soo Yoong terlihat sangat hot dari belakang.

Sun Woo dan teman-temannya kemudian minum di pojangmajha. Dae Sung heran kenapa Sun Woo tidak menanyakan nama gadis waktu itu. Tetapi Sun Woo mengatakan tidak punya kesempatan untuk menanyakan karena Soo Yoon langsung pergi begitu saja. Dae Sung memberitahu Sun Woo bahwa salah satu polisi wanita akan dikirim ke markas besar dan merasa kalau Soo Yoon-lah orangnya. Dae Sung meminta kepada Sun Woo apabila Sun Woo kembali ke markas, Dae Sung meminta Sun Woo untuk menjaganya. Sun Woo tersenyum dan berkata akan menjaga Dae Sung dan akan melatihnya secara pribadi. Mendengar itu, Won Tak mengatakan kepada Sun Woo sebaiknya Sun Woo menjaga dirinya sendiri dulu. Won Tak pun mengajak Sun Woo dan Dae Sung pergi ke sutu tempat. Tempat yang dituju adalah tempat karaoke. Sun Woo dan temanya pun bersenang-senang dihibur oleh banyak wanita (ih siapa sit u yang nempel ma ayang Sun Woo,kesenengan banget arhgg…).

Suatu ketika, saat Sun Woo kembali bertugas, di tengah laut terdengar pemberitahuan bahwa telah ditemukan sebuah kapal yang mencurigakan dan mendeteksi adanya penyelundupan kemudian memerintahkan untuk melakukan penangkapan langsung. Para penjaga pantai pun bergerak menuju lokasi. Para penjaga pantai pun memberitahukan bahwa kapal tersebut telah masuk ke perairan korea tanpa izin dan berwenang untuk memeriksa isi kapal. Semua petugas naik keats kapal. Dae Sung meminta sertifikat kapal tersebut tetapi para awak kapal hanya diam saja sementara Sun Woo berkeliling memeriksa kapal.
Sun woo mengatakan kepada Dae Sung kalau awak kapal sangat sedikit sedangkan ukuran kapal besar dan tampaknya sudah lama sejak mereka terakhir menangkapa ikan. Kemudian Sun woo melanjutkan bagian kappa yang lainnya. Sun Woo menemukan pintu menuju keb awah yang digembok. Sun woon pun meminta awak kapal untuk cepat membukanya. Awak kapal terkejut dan pemimpinnya memberi kode untuk menyerang. Akhirnya awak kapal pun menyerang petugas penjaga pantai. Melihat itu Sun Woo langsung menyerang, menendang, memukul para awak kapal. Semua ikut menyerang yang akhirnya melumpuhkan awak kapal tersebut.

Sun Woo pun langsung membuka pintu dengan linggis. Begitu pintu dibuka, bau tidak sedap langsung tercium tetapi tidak membuat Sun Woo jijik malah sebaliknya lansung turun kebawah melihat situasi sementara Dae Sung bersiap denga kameranya mengambil gambar. Dan betapa terkejutnya Sun Woo dan Dae Sung ketika sampai dibawah melihat begitu banyak manusia yang bergelamparan di dalam kapal. Sun Woo menyinari dengan senter satu persatu orang-orang tersebut.

Sung Woo pun kembali naik dan memeriksa badan awak kapal satu persatu. Dae Sung heran melihat apa yang dilakukan Sun Woo. Ternyata yang dicari Sun Woo adalah tattoo yang bergambar ular hitam (Choi Hui Gun) yang ditemukan di salah satu punggung awak kapal.

=Flashback=

Sun Woo berlari dan berkeliling mencari sesuatu ditengah derasnya derai hujan dan akhirnya menemukan sebuah mobil yang terparkir. Sun Woo langsung berlari mendekati mobil tersebut dan secara perlahan membuka bagasi mobil. Sun Woo terdiam dan terkejut melihat sesosok mayat didalam bagasi mobil tersebut yang ternyata adalah seorang wanita anggota petugas penjaga pantai yang sedang menyamar. Dan d idada wanita itu ada tato dengan lambang Choi Hui Gun. (Aku ga tahu nih apa wanita itu ada hubungan khusus ga dengan Sun Woo saat itu -nana rf-)
=Flashback end=

Di Markas besar Coast Guard, Soo Yoon berbicara dengan Ji Ah. Ternyata Soo Yoon adalah penjaga pantai wanita yang waktu itu sedang liburan dan bertemu dengan Sun Woo yang juga sedang liburan.
Rekan Soo Yoon mengatakan sebaiknya Soo Yoon menikmati liburannya tetapi malah menjadi relawan. Soo Yoon menjelaskan bahwa dia menyelamatkan orang dan sungguh merasa baik. Rekan Soo Yoon pun menimpali seharusnya Soo Yoon bukan hanya menyelamatkan orang tetapi juga mencari pria yang baik dulu.
“Ngomong-ngomong tentang pria, aku bertemu dengan seorang pria yang aneh” cerita Soo Yoon.
“Sungguh? Siapa? Tinggikah? Punya ABS tidak?”tanya Ji Ah
“Dia mengatakan dia adalah Coast Guard di Gunsan”
“Penjaga Pantai?”
“Lipakan, itu mustahil. Aku merasa jijik dengan pria seperti itu, pria yang yakin dengan tampangnya dan pergi merayu wanita-wanita, hanya seorang playboy yang tidak memiliki karir yang benar, benar-benar menjijikkan”

Rekan Soo Yoon memberitahu kalau hari ini adalah sedang diadakan pertemuan komite arbitrase dengan Kapten Kim Jung Ryul. Soo yoon terkejut mendengarnya.

Jung Ryul pun menghadapi sidang hukumannya.
“Bicara sekarang jika kamu masih ada sesuatu yang kamu ingin bicarakan” kata Han Sang Gun.
“Tidak ada” jawab Jung Ryul
Han Sang gun pun mengatakan kalaupun Jung Ryul ingin mengatakan apapun maka Jung Ryul bisa saja keluar dari kesatuan. Karena Jung Ryul sudah membuat malu, Han Sang Goon memutuskan supaya Jung Ryul menyerahkan kasus Choi Hui Gon karena posisi Jung Ryul bukan untuk alasan dendam pribadi. Joo Min dan Hye Jung hanya bisa diam dan tak bisa berbuat apa-apa untuk Jung Ryul. Han Sang Gung pun menutup pertemuan.

“Kapten Kwon.” panggil Hyun Hye Jung.
Kwon Jung Ryul terus berjalan dan tidak menghiraukan panggilan Hye Jung. Di belakang Hye Jung, Kang Joo Min melihatnya dengan tatapan sedih (patah hati).

Kwon Jung Ryul pergi menemui ibunya. Ibu Mertua Jung Ryul menanyakan kabar Jung Ryul, dan mengkhawatirkannya karena melihat wajah Jung Ryul yang sedikit memucat.

Tiba-tiba seorang anak turun dari mobil antar jemput sekolah.
“Ha Na,”panggil Jung Ryul
“Ayah,”teriak Ha Na berlari senang menghampiri ayahnya.
Jung Ryul mengajak Ha Na pergi bermain ke taman. Jung Ryul tersenyum melihat anaknya yang sedang bermain.
“Ayah,”teriak Ha Na sambil melambaikan tangannya. Jung Ryul membalasnya.
Melihat Ha Na, Jung Ryul menunduk sedih. Jung Ryul teringat ketika dia dan istrinya mengajak Ha Na yang masih kecil jalan-jalan ke taman bermain.

=Flashback=

“Haruskan kita juga pindah ke apartemen yang lebih bagus?”tanya Jung Ryul pada istrinya.
“Apa kau mampu?”jawab istrinya
“Tabunganku, ayo kita coba tahun depan.”ucap Jung Ryul
“Bagaiman kau akan melakukannya?”tanya istrinya
“Mulai untuk menerima uang suap atau uang haram. Seperti itu saja.”ucap Jung Ryul bercanda.
“Aigooo..Jika kau melakukan itu, aku tidak akan mau melihatmu sama sekali.”ujar Istri Jung Ryul cemberut.
“Apakah kau tahu kenapa aku memutuskan untuk memilihmu? Jika bukan karenaku kau sudah kesepian dan menderita “
“Aku waktu itu terlalu bodoh karena memilihmu. Jika aku tidak memilihmu lalu siapa yang akan menjaga kau.”lanjut Istri Jung Ryul
=Flashback End=

Jung Ryul lalu teringat kata ibu mertuanya untuk segera meluakan istrinya dan mencari pengganti ibu Ha Na, karena mengingat usia ibu mertua Jung Ryul yang semakin tua.

Kim Sun Woo dan Kim Dae sung keluar dari kantor mereka. Kim Dae sung bertanya pada Sun Woo tentang apa yang Sun Woo lakukan pada saat penyelidikan awak kapal yang mencurigakan. Kim Dae sung bertanya apakah itu semua terkait tetang tattoo Naga Hitam (Choi Hui Gun). Kim Dae sung bertanya apa sebenarnya tattoo tersebut, tapi Sun Woo tidak menjawabnya.
“Kim Sun Woo.”panggil Jung Ryul yang baru trun dari mobil.

Kim Sun Woo dan Kwon Jung Ryul pergi ke sebuah kedai bersama. Jung Ryul berkata kalau sekarang sudah tiga tahun lebih setelah kejadian tersebut, Sun Woo melengkapainya dan berkata akan menjadi empat tahun dalam tiga bulan ini.
“Bagaimana hidupmu belakangan ini?”tanya Jung Ryul
“Aku menangkap kapal-kapal ilegal, jika aku ada waktu aku akan pergi berkencan dengan para wanita. Itu yag aku lakukan sekarang.”ujar Sung Woo
Jung Ryul menceritakan tentang keadaan anaknya yang sekarang sudah semakin besar dan mirip seperti ibunya. Jung Ryul berkata kalau sekarang dia akn menyerah untuk mencari pembunuh istrinya.
“Berapa lama kau akan selalu seperti ini? Usahamu akan sia-sia.”ujar Sun Woo
“Sepertinya begitu, tapi sekarang sudah tidak ada jalan untuk kembali.”ucap Jung Ryul

Sebuah Helikopter tim elit SSAT Coast Guard mendarat di pangkalan Coast Guard di Kunsan/Gunsan. Kang Joo Min dan Kang Eun Chul turun dari Helikopter tersebut dan mereka disambut oleh Kepala Coast Guard Kunsan, Gu.

Kim Dae sung dan Kim Sun Woo melihat kendaraan dati tim agen Rahasia dari kantor pusat.
“Kapan aku bisa mengendarainya?”ujar Kim Dae sung.
Kim Sun Woo yang melihat itu terlihat marah dan segera meninggalakan Daesung yang masih terlihat terkagum-kagum dengan kendaraan milik tim agen rahasia dan langsung berlari menyusul Sun Woo.
“Jika aku bisa mengendarai mobil itu sekali saja, jika aku mati, aku pasti akan mati dengan tenang.”lanjut Kim Daesung yang masih terkagum-kagum.
“Apakah kau mengenal salah satu dari mereka?”tanya Kim Daesung
Kim sun Woo diam dan tidak menjawabnya. Ketika menaiki tangga selanjutnya, Sun Woo dan Dae sung terkejut melihat tim agen rahasia sedang berjaga di situ dengan senjata lengkap.
“Lihat senjata mereka. Mereka benar-benar keren.”lanjut Dae sung terkagum-kagum.

Sun Woo terus bejalan, tanpa sengaja Sun Woo berpapasan dengan Kang Eun Chul.
“Lama tak jumpa.”sapa Kang Eun Chul sambil mengajukan tangannya untuk menjabat tangan Sun Woo. Sun Woo hanya tersenyum sinis melihat Kang Eun Chul, lalu Sun Woo berlalu begitu saja tanpa meghiraukan Eun Chul.

Tim Agen Rahasia mengecek sambungan komunikasi dengan markas besar.

Kang Eun Chul menjelaskan kalau akan ada dua kapal kontainer yang membawa barang-barang ilegal dan menangani organisasi yang terkait penyelundupan untuk menangkap ketuanya An Dong Chul juga anak buahnya. Inspektur Gu, menyanggah dan berkata kalau itu hanya kelompok penyelundup, polisi Nasional Gunsan pasti bisa menanganinya, dan bertanya mengapa agen rahasia harus bergabung. Kang Eun Chul menjelaskan kalau barang yang diselndupkan adalah senjata ilegal yang berasal dari Rusia. Kang Joo Min berkata kalau mereka membutuhkan orang yang sangat mengenal daerah Gunsan. Inspektur Gu menugaskan Kim Sun Woo.

Kim Sun Woo menolak tugas yang diberikan oleh Inspektur Gu. Kang Eun Chul tiba-tiba masuk dan berkata kalau mereka tidak membutuhkan Kim Sun Woo, karena mereka akan menggunakan GPS. Inspektur Gu lalu meninggalkan mereka berdua.
“Lebih baik kau melepas seragammu. Kau Bodoh.”gumam Kang Eun Chul.
Kim Sun Woo hanya menatap Kang Eun Chul sinis.

Semua pasukan mulai bersiap untuk penangkapan baik di dalam markas besar ataupun fi lapangannya.
“Posisi kapal arah angka 9.”sebuah laporan diterima oleh Hyun Hye Jung.

Di suatu tempat, dua buah truk kontainer masuk. Di dalam sebuah ruangan para mafia menyusupkan narkoba pada setiap barang selundupan. Dan seorang anggotanya memberikan sebuah kotak yang berisikan senjata yang akan diselundupkan kepada An Dong Chul ketua mafia tersebut..

Tim Agen Rahasia pusat datang, dan segera mengepung tempat para mafia tersebut. Tim Agen Rahasia segera bertindak dengan melemahkan penjagaan yang ada di sekitar gedung yang digunakan sebagai penyimpanan barang-barang ilegal. Mereka berhasil membekuk seluruh anggota mafia.

Dua orang yang salah satunya adalah Kepala Mafia tersebut berhasil melarikan diri. Ketika dia akan melarikan diri, tiba-tiba Kim Sun Woo datang.
“Siapa kau?”tanya An Dong Chul tersebut ketakutan
“Aku ini adalah polisi pantai Korea Selatan.”ucap Sun Woo
An Dong Chul menantang Sun Woo berkelahi, tapi dengan mudahnya Sun Wooo dapat mengalahkannya.

Kang Joo Min berkata pada Inspektur Gu untuk menangani para anggota mafia yang telah tertangkap. Inspektor Gu tidak percaya kalau Tim Agen Rahasia akan mengumumkan bahwa penyergapan hari ini adalah berkat kerja Kantor Gungsan tanpa campur tangan agen Rahasia.
Inspektor Gu menyayangkan kalau hari ini mereka tidak dapat menangkap An Dong Chul.

Tiba-tiba Sun Woo datang sambil merangkul An Dong Chul yang sudah babak belur. Inspektor Gu tersenyum senang.
“Bagaimana kau bisa menangkap An Dong Chul?”tanya Kim Joo Min
“Aku menangkapnya ketika dia akan kabur dari pelabuhan.”jawab Sun Woo santai
“Bagus”puji Kim Joo Min.
Inspektr Gu memuji kerja Kim Sun Woo. Sun Woo menatap Kang Eun Chul lalu pergi. Kang Eun Chul melihat kepergian Sun Woo dengan tatapan sinis.

Jung Ryul berada di Markas Cost Guard. Atasan Jung Ryul menugaskan Jung Ryul untuk menyelaesaikan kasus-kasus yang belum selesai ditangani, terutama Kasus Choi Hui Gun.

Jung Ryul bersama rekan-rekannya yang terkena sanksi berada di Pojangmajha. Rekan-rekan Jung Ryul setuju untuk bergabung bersama Jung Ryul menyelesaikan kasus-kasus yang belum selesai. Jung Ryul berkata kalau dia juga akan merekrut Lee Soo Yoon.

Lee Soo Yoon terkejut begitu tahu kalau dia dipindahkan ke dalam tim investigasi yang baru, karena tim investigasi tersebut terdiri dari para pegawai yang terkena sanksi. Lee Soo Yoon menanyakan siapa yang telah memintanya untuk bbergabung ke dalam kelompok investigasi tersebut.
“Aku yang memintanya. Aku mengatakan kita memerlukan orang yang terkendali dan penuh pertimbangan. “ujar Jung Ryul
“Ketua…”,ucap Soo Yoon terkejut.

Oh Mi Hyuk mengeluh karena Lee Soo Yoon bergabung dengan kelompok investigasi mereka, jauh dari harapan Oh Mi Hyuk yang menginginkan ‘wanita’ sungguhan untuk kelompoknya. Tiba-tiba Hong Ji Ah datang menghampiri Oh Mi Hyuk yang sedang bersama Chung Shik.
“Apakah kau mau bergabung dengan tim 9?”tanya Chung Shik
“Aku tidak berbuat kesalahan kenapa aku harus kesana?”ujar Ji Ah
“Ya ya ya, wanita ini punya sifat yang sama dengan Lee Soo Yoon.”ucap Oh Mi Hyuk
Ji Ah tidak terima, Chung Shik membela Ji Ah. Tapi Ji Ah tidak mempedulikannya. Ji Ah berusaha untuk membujuk Oh Mi Hyuk untuk makan bersama dengannya. Oh Mi Hyuk menolaknya mentah-mentah. Tapi Ji Ah terus memaksa.

Soo Yoon sedang berbicara dengan Jung Ryul. Soo Yoon menanyakan anggota lainnya. Jung Ryul menjawab kalau Kim Sun Woo juga akn bergabung. Soo Yoon mengingat-ingat nama Kim Sun Woo. Soo Yoon terngat kalau dia pernah bertemu dengan Kim Sun Woo ketika di pantai dan langsung terkejut. Jung Ryul yang melihat keterkejutan Soo Yoon.
“Apakah ada masalah?”tanya Jung Ryul
“Tidak, tidak ada masalah.”ujar Soo Yoon yang belum pulih dari keterkejutannya.

Di suatu tempat, Sun Woo sedang melakukan transaksi barang-barang bermerek yang palsu. Preman yang akan membeli barang Su Woo meminta penurunan harga, dan dngan sedikit terpaksa Sun Woo menurunkan harga barang ilega tersebut.

Di kantor SSAT, seorang petugas masuk ke dalam ruangan Kang Eun Chul dan memberitahukan berita tentang penangkapan Kim Sun Woo. Kang Eun Chul terkejut melihatnya.

Kang Eun Chul berada di lapangan tembak dan dapat menembak sasaran dengan tepat (Jadi keingetan sama si Lee Min Hoo di City Hunter..^^). Dia teringat kata-kata yang dia ucapakan ketika Kim Sun Woo menolak untuk menjadi pemandu agen rahasia untuk penangkapan An Dong Chul. – Khususon uri appa Yunho, aku kasih besar biar mata jereng, LOL. Asri-

Di Kunsan, Kim Sun Woo dengan santainya datang ke kantor, Daesung menariknya.
“Aku mendengar kalau tim dari markas besar sudah mengirim tim ntuk menangkapmu”ujar Daesung
Sun Woo terkejut dengan berita tersebut.
“Sebelumnya saat kau menangkap An Dong Chul, sekarang rahasiamu sudah dibongkar olehnya.”ungkap Daesung
“Perintah penahanana telah dikeluarkan.”ujar Daesung
“Perintah Penahanan?”Sun Woo terkejut.

Lee Soo Yoon, Oh Mi Hyuk, dan Chung Shik datang ke kantor Coast Guard Gunsan. Daesung tampak terkejut dan segera menarik Sun Woo untuk bersembunyi. Sun Woo melihat Soo Yoon terkejut.

To Be Continued ^^

Written by Aida Rf & Mia Rf @PelangiDrama
Pictures by Asri Rf @PelangiDrama
Edited by Nana Rf @PelangiDrama
DON’T REPOST TO OTHER SITE

Iklan

12 pemikiran pada “[Sinopsis] Poseidon Episode 1

  1. Won Tak & Dae Sung kurang tepat… Siwon tdk hanya “hot” dr belakang… dari depan dari manapun jg “hot”… hehehehe…
    btw tengkyu yah pelangi…
    yang ditunggu2 hadir juga…

    Suka

  2. Ada yang tau judul lagu ketika Soo Yoon, Oh mi Hyuk dan Chung shik datang ke kantorcoast guard Gunsan? (episode 1 terakhir ketika Soo Yoon turun dari mobil)..thx

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s