[Sinopsis] Poseidon episode 2

We are back dengan lanjutan poseidon. Dibuat dengan penuh cinta kepada Siwon. Terselenggara atas kerja sama aida rf (koord.), nana rf dan iis rf. untuk episode ini mia rf lagi libur dulu hihi..

Setelah mendengar bahwa dirinya menjadi buronan, Sun Woo pun bersembunyi di dalam sebuah kapal tua.Sun Woo termenung sendirian. Dia teringat saat terakhir tadi dia pergi ke kantor Kunsan
=Flash back=
.Sun Woo dengan santai memanggil Dae Sung kemudian langsung ditarik oleh Dae Sung.
“Hey kenapa ini?” kata Sun Woo
“ada masalah besar, aku dengar kalau mereka mengirim orang dari departemen internal untuk menangkap kamu” kata Dae Sung memberitahu Sun Woo.
Sun Woo sangat terkejut mendengarnya.
Dae Sung melanjutkan kata-katanya “ An Dhong Chul, orang yang kamu tangkap sebelumnya, dan membeberkan kesepakatan diantara kalian bahkan surat perintah penangkapanpun sudah dikeluarkan”
“surat perintah penangkapan” Tanya Sun Woo terkejut.
“iya” jawab Dae Sung

Tiba-tiba datang sebuah mobil, dan keluarlah seorang wanita dari dalam mobil tersebut. Wanita itu adalah Soo Yoon beserta dua anak buah Jung Ryul yaitu Min Hyuk dan Chung Sik.

 Dae Sung mengenali Soo Yoon dan langsung menarik Sun Woo untuk bersembunyi. Soo Woo pun mengenali Soo Yoon juga.
=Flash back end=
Sun Woo mondar mandir dan gelisah di tempat persembunyiannya.
 Soo Yoon, Min Hyuk dan Chung Sik bearda di sebuah ruangan dan menanyakan keberadaan Sun Woo kepada seorang petugas . Soo  Yoon jg memeriksa komputer Sun Woo. Soo Yoon akhirnya tahu kalau Sun Woo benar-benar seorang polisi pantai.

Soo Yoon melihat foto Sun Woo yang sedang di pantai. Soo Yoon hanya bisa keki melihat Sun Woo yang pernah bermasalah dengannya.Dae Sung memperhatikan apa yang sedang terjadi dan tidak menyadari kalau Opsir Oh dibelakangnya. Dae Sung pun terkejut ketika menoleh ke belakang dan mendapati opsir Oh dibelakangnya. OPsir Oh pun membawa Dae Sung keluar.

Ditangga, Opsir Oh dan Dae Sung berpapasan dengan Komisaris  Gu.Opsir Oh menanyakan dimana keberadaan Sun Woo. Tapi Dae Sung tidak mau memberitahu dan mengatakan tidak tahu dimana keberadaan Sun Woo. Opsir oh tidak percaya karena selalu melihat Dae Sung disekeliling Sun Woo. Dae Sung tetap kukuh tidak tahu dimana Sun Woo berada. Opsir Oh marah dan akan memukul Dae Sung tapi dihentikan oleh Komisaris Gu. Opsir Oh mengatakan sangat marah karena Sun Woo telah mencoreng nama Komisaris Gu, sebagai kepala coast guard Kunsan. Komisaris  Gu pun berjanji akan menangkap Sun Woo. Komisaris Gu pun pergi meninggalkan Opsir Oh dan Dae Sung.

Opsir Oh menambahkan kalau Dae Sung pasti sudah tahu kalau Sun Woo menjadi Buronan dan apabila Dae Sung mencoba untuk menlindungi dan berpihak kepada Sun Woo maka kemungkinan Dae Sung pun akan diselidiki dan dihukum. Opsir Oh juga mengataka kalau semua yang dilakukan karena menyanyangi Dae Sung (kekekkee).

Won Taek diberi tahu oleh Dae Sung mengenai kasus yang menimpa Sun Woo. Won Tae dan adiknya datang sampai ke pelabuhan dan masuk ke sebuah kapal tua tempat  Sun woo bersembunyi.
Won Taek membawakan makanan buat Sun Woo. Sun Woo langsung memakan makanannya tanpa menggunakan sumpit (lapar banget ya sayang??kekekek).

Won Taek heran melihat Sun Woo yang begitu santai dan makan dengan lahapnya padahal sedang menghadapi masalah yang tidak ringan Sementara itu orang-orang akan segera menangkap Sun Woo, kekacauan semakin besar dan masalahpun semakin meningkat. Won Taek pun menyaran kan Sun Woo untuk menyerahkan diri saja.
“Apa aku gila” jawab Sun Woo
“Lalu apa yang akan kamu lakukan? Melarikan diri? Hei bajingan, surat perintah penangkapan sudah dikeluarkan. Kau bisa lari kemana?” kata Won taek.
Sun woo hanya mengangguk mendengar kata-kata Won Taek, dia telah merencanakan sesuatu.

Suatu malam dengan menumpang sebuah mobil box, Sun Woo diam-diam pergi jauh ke luar kota.

Sun Woo pun kembali sendirian box yang gelap dengan sekali-kali memainkan pemantik api, menghidupkan dan mematikannya.

Saat istirahat di kantor, Soo Yoon memberitahu pada Ji Ah kalau dia akan dipindahkan ke unit investigasi 9. Ji Ah sangat terkejut dan mengatakan kalau unit  tersebut adalah tempat orang-orang yang tidak berguna dan bahkan mengatakan kalau Komisaris Jung ryul adalah orang yang gila.

Soo yoon pun mengatakan kalau sebenarnya Ji Ah hanya belum memahami situasi yang sebenarnya. Soo Yoon pun memberitahu kalau atasan Ji Ah, Komisaris Hyun Hye jung menyukai Komisaris Jung Ryul. Jadi Soo Yoon menegaskan kalau mana mungkin Hyu Hye Jung menyukai Jung Ryul jika Jung Ryul seorang pshyco. 
Ji Ah masih tidak mau kalah dan mengatakan kalau atasannya pun gila dan cocok dua orang yang sama-sama gila bertemu.

Tak disangka Hyun Hye Jung tiba-tiba datang dan memarahi Ji Ah karena tidak bekerja. Hye Jung langsung menyuruh Ji Ah kembali bekerja. Ji Ah pun langsung pergi.
Hye Jung lalu mengobrol dengan Soo Yoon.
“Aku dengar kamu bergabung dengan Komisaris Jung Ryul’ kata Hye Jung
“Iya” jawab Soo Yoon
“Komisaris Jung Ryul adalah seorang pekerja keras, aku berharap kamu bisa membantu dia” kata Hye Jung lagi kemudian pergi meninggalkan Soo Yoon.
Soo Yoon tersenyum mendengarnya.

Di tempat lain , Jung Ryul dan timnya tampak sedang pergi dengan kapal ke suatu tempat. Jung Ryul dengan nyaman menikmati pemandangan dari atas kapal. 
Mihyuk tampak asyik dengan HPnya. Chung Sik mengintiip isi sms Min Hyuk. Chung Sik berkomentar bahwa hidup Min Hyuk tak lepas dari “baby” (gadis-gadis kecengannya). Chung Sik tambah kesal ketika Min Hyuk menanyakan apa panggilan yang lebih bagus untuk gadisnya “baby”  atau “babe”.
Kapal pun menepi di pelabuhan tujuan di suatu kota kecil. Min Hyuk dan Chung Sik menanyakan kenapa Jung Ryul siapa yang akan ditemui sampai ditempat sejauh ini. Jung Ryul pun mengatakan mereka akan tahu setelah tiba ditempat yang dituju.
Mereka sampai di sebuah pos jaga coast guard. Jung Ryul langsung bertanya dimana kapten Oh Yong Gap berada kepada petugas yang sedang menyikat gigi diluar. Petugas itu masih cuek dengan Jung Ryul tetapi Min Hyuk langsung memperlihatkan IDnya kepada petugas itu. 
Akhirnya petugas itu mengtakan kalau Kapten Oh sedang patrol tapi Jung Ryul tersenyum dan menanyakan kemana perginya.

Merekal pun sampai ke sebuah tebing di pinggir laut dan melihat seorang paman tua sedang memancing. Chung Sik tidak percaya bahwa yang mereka cari adalah laki-laki tua  yang seperti seorang pensiunan.
“Namanya Oh Yong Gap, seorang polisi legendaris dari coast guard” kata Jung Ryul memberitahu Chung Sik dan Min Hyuk.
“Seorang legenda? kenapa seorang legenda seperti dia datang ke tempat sekecil ini untuk melewati hari-harinya?” kata Chung Sik tertawa
Jung Ryul dan Min Hyuk pun menyuruh Chung Sik untuk menanyakan sendiri. Jung Ryul kemudian mendekati tempat  kapten Oh berada.
“Paman Yong Gap, bagaimana kabar anda?” Tanya Jung Ryul.
Oh Yong Gap tersenyum melihat Jung Ryul.

Oh Yong Gap telah bergabung ke markas Tim 9.  Jung Ryul menjelaskan kepada Paman Yong Gap tentang tim investigasi 9 polisi pantai yaitu sebuah Tin Investigasi yang didekasikan untuk memecehkan masalah-masalah yang belum bisa terpecahkan dimana kasus-kasus seperti itu meningkat. Jung Ryul juga memberikan file-fle  yang berisi informasi  kasus-kasus yang belum bisa dipecahkan dari semua kantor polisi pantai. Jung Ryul juga memberitahu kalau kasus-kasus yang tidak bisa diselesaikan maka kemungkinan kasusnya akan ditutup.
Mendengar penjelasa Jung Ryul, Oh Yong Gap tertawa dan mengatakan kalau dirinya sudah tua dan tidak mungkin Jung Ryul memanggil Paman Yong Gap hanya untuk mengatur informasi yang diberikan oleh Jung Ryul. Tentu saja tidak kata Jung Ryul.
Jung Ryul pun memberitahu kalau sekarang sedang mencari dan menangkap Choi Huigon. Dibandingkan dengan penyelidikan tiga tahun yang lalu tidak ada kamajuan sama sekali dan saat ini yang dikatahui hanyalah namanya yaitu Choi Hui Gon dan tidak memiliki informasi tentang organisasi ini. Paman Yong Gap memotong ucapan Jung Ryul dan berpkir keras mengingat nama Choi Huigon.

Setelah memikirkannya Paman Yong Gap mengatakan kalau nama Choi Hui Gon bukanlah nama aslinya. Nama Choi Huigon pertama kali muncul di antara organisai criminal lainnya sekitar tahun 2002. Paman Yong Gap hafal dengan detail kasus, tahun dan jumalah uang yang terlibat. Menurut Yong Gap, Choi Huigon dan terlibat dalam penyelundupan, perdagangan narkoba, perjudian, kekerasan dan penipuantetapi salah satu sumber pentingnya dalah penyelundupan.

Oh Yong Gap melanjutkan bahwa Choi Hui Gon pernah imigran ilegal ke Jepang dan membebankan biaya 15 juta won per orang.polisi pantai Jepang dan Korea telah menyelidikinya sebanyak 3000 kali tetapi hanya itu yang ditangkap  dan jika memasukkan Rusia dan Negara lainnya, menyelundupkan orang ke luar dan kemudian menyelundupkan orang kembali masuk.
Min Hyuk dan Chung Sik sangat tekesan mendengar penjelasan Paman Yong Gap yagn sudah tua tapi hafal begitu detail lengkap hinga tahun dan angka-angka, mereka bertepuk tangan. Paman Yong Gap masih melanjutkan penjelasannya bahwa sebagian besar kejahatan tersebut didalangi oleh Choi Hui Gon.

Lalu datanglah Soo Yoon. Dia meminta maaf karena terlambat. Soo Yoon terkejut melihat Paman Yong Gap. Jung Ryul pun menjelaskan kalau Paman Yong Gap akan bekerja dengan Tim Investigasi 9. Paman Yong Gap mengangguk kepada Soo Yoon.

Paman Yong Gap dan Soo Yoon berbicara berdua di atas (roof garden). Paman Yong Gap memberitahu kalau akan mendirikan tim investigasi khusus untuk menangkap Choi Hui Gon dan cepat atau lambat semua orang akan tahu rahasia ini. Soo Yoon bertanya kenapa paman  Yong Gap berpikir seperti itu. 
Karena Choi Hui Gon mempunyai mata dan telinga di dalam kepolisian. Soo Yoon tidak percaya dan Paman Yong Gap pun meyakinkan dan mengatakan supaya Soo Yoon untuk hati-hati. Paman Yong Gap tidak lupa menanyakan keadaan ibu Soo Yoon.

Di sebuah restoran Seafoodnya, Iibu Soo Yoon marah-marah karena diberikan barang dengan kualitas rendah dan menyuruh untuk membawa kembali. 
Orang itu marah dan akan memukul ibu soo Yoo. Soo Yoon yang kebetulan tiba langsung menangkap tangan orang itu dan mengatakan bahwa dia adalah anggota coast guard korea selatan. 
Orang itu tidak percaya dan meremehkan Soo Yoon. Orang itupun mencoba memukul Soo Yoon, tapi dengan mudah Soo Yoon memelintir tangan orang itu.

Ibu dan Soo Yoon masuk ke rumah. ibu Soo Yoon menyuruh Soo Yoon untuk makan tetapi Soo Yoon mengatakan kalau sudah makan denga Ji Ah. Ibu Soo Yoon marah mendengar Soo Yoon selalu pergi wanita. Ibunya berharap Soo Yoon juga bisa pergi dengan seorang pria. (ini ibunda ingin anak gadisnya punya pacar. red biasa ibu2 gelisah klo liat gadisnya belom punya jodoh haha)

Soo Yoon Pun memberitahu kalau Paman Yong Gap kembali ke urusan internal dan satu tim dengan Soo Yoon di Tim Investigasi 9. Ibu Soo Yoon tidak perduli dan mengalihkan pembicaraan.
Ibu Soo Yoon pun keluar karena ikan yang tertinggal di luar. Soo Yoon tersenyum melihat ibunya yang pergi. Sampai diluar ibu soo Yoon pun tersenyum bahagia.

Sun Woo tiba di Busan, dia berkeliling mencari informasi mengenai komplotan penyelundup. Sun Woo bertanya kepada beberapa orang tetapi selalu mendapatkan jawaban negatif.(pake topi gini tambah gagah dan cakep -nana rf)
Akhirnya Sun Woo sampai ke sebuah klub malam. Sun Woo pun masuk ke toilet. Sun Woo bertanya pada orang di sana  bagaimana caranya menghubungi organisasi penyelundup. Orang itu pun dengan cuek mengatakan tidak tahu dan langsung meninggalkan Sun Woo.

Kang Eun Chul pergi menemui pemimpin komplotan yang baru saja tertangkap. An Dong Chul.
An Dong Chul mulai cemas karena ditanyai anggota SSAT.
“Apa yang kau katakan pada polisi senior Kim (Sun Woo)?”, tanya Eun Chul
An Dong Chul tak mau buka suara.
Lalu Eun Chul mengancam dengan setumpuk berkas “Ini ada barang-barang bukti yang belum diketahui polisi, jika ini saya ungkap masa penahananmu bisa digandakan”

Eun Chul lalu menemui atasannya, Kang Joo Min
“Aku mau mengajukan cuti?”
“Untuk apa?”
“Ada masalah pribadi. jika telah selesai aku kembali bergabung dengan tim”
Atasannya menyetujui.
Di markas unit investigasi 9, para staf masih mempelajari berkas-berkas. 
Oh Yong gap, berusaha mengingat-ngingat kasus yagn berhubungan dengan orang-orang Choi Hui Gon. tiba-tiba dia teringat “Si Popeye” dari Busan.

Pada saat yang sama Di Busan , Kim Sun Woo juga mencari orang yang sama. Dia mencoba mencari informasi ke bartender sebuah klub
“Kau mengenal Si Popeye dari Busan?”
Bartender berkata dengan pura-pura tidak tahu “Kalau Oliver aku tahu, mau aku kenalkan, dia hot”
Sun Woo keluar dan meneruskan pencariannya, tiba-tiba saat di jalan seorang pengendara motor menghentikannya dan memberinya secarik kertas.
“kau mencari Si Popeye? datanglah lagi jam 11, jangan lupa bawa uang”

Sun Woo kembali ke penginapan dan mengambil beberapa gepok uang. Dia lalu datang ke tempat yang dijanjikan. Sun Woo lalu dibawa ke pelabuhan. DI tempat yang sepi mereka hanya berdua saja. Tiba-tiba Sun Woo ditanya
“Mengapa kau ingin menemui Si Popeye”
“Aku ingin menyelundup”, kata Sun Woo
Tiba-tiba seorang datang dari belakang dan memukulnya Sun Woo dengan tongkat. Sun Woo tak berdaya dan dipukuli (yah jagoan kita nih harus kalah dulu apa). SAtu pukulan keras lalu mendarat ditengkuknya, Sun Woo tak sadarkan diri.

Saat sadar Sun Woo berada di tempat dan menghadapi segerombolan orang yang berbeda. Dua orang yang tadi memukulinya kini pun sama-sama tak berdaya. Pemimpin gerombolan berkata pada Sun Woo
“Kau mudah sekali tertipu oleh para penjahat kecil. Kau mencari si Popeye dari Busan? Akulah orangnya!”
Si Popeye lalu menanyakan maksud Sun Woo mencarinya.
“Aku ingin menyelundup (pergi diam-diam ke luar negeri .red)”, kata Sun Woo
Si Popeye menanyakan alasannya.
Sun Woo lalu berkata terus terang bahwa dia adalah anggota Penjaga Pantai dari Gunsan tapi dia kini jadi buronan karena kasus barang ilegal. P opeye merasa kali ini berbisnis dengan orang yang cukup langka.

“Aku bisa membayar lebih banyak, tolong bantulah saya”, kata Sun Woo
Popeye berkata akan mempertimbangkan hal ini dulu.
Sun Woo kembali ke penginapannya. Dia kembali tegang mengingat kematian tragis rekan wanitanya karena komplotan Chui Hui Gon.
=Flash back=
Kim Sun Woo dengan panik mendekati mobil yang dicurigainya. Dia membuka bagasi dengan tegang. Dan begitu terbuka dia liat teman wanitanya telah bersimbah darah tak bernyawa. Di dadanya di cap tato ular hitam
=Flash Back End=

Kang Eun Chul telah tiba di Busan, dia minum di sebuah bar. 
Dia teringat kejadian tak mengenakkan terhadap Sun Woo. saat itu dia harus bersaksi yang memberatkan Sun Woo. Sun Woo yang saat itu masih menjadi anggota SSAT dinyatakan bersalah karena berkerja tanpa perintah dan menyusup sendiri ke musuh dan menyebabkan kematian rekan wanita. 
Sun Woo saat itu dikenakan sanksi dengan dikeluarkan dari SSAT dan diturunkan jabatannya. Sun Woo kecewa dengan kesaksian Eun Chul saat itu.

Eun Chul melihat seseorang yang dicurigai masuk ke bar. orang yang sama yang tadi menghajar dan menipu Sun Woo. Eun Chul megnikutinya dan menanyakan informasi penyelundupan.
Orang itu langsung menghajar eun chul . tapi Eun chul dengan mudah mengalahkan mereka.

Di penginapannya Sun Woo mendapatkan kontak dari Popeye yang bernama sebenarnya Jung Deok Su. SUn Woo langsung pergi ke tempat yang dijanjikan. 
Dia lalu dibawa menemui Popeye aka Jong Deok Su. Popeye akhirnya menyetujui untuk berbisnis dengan Sun Woo. Dia menganggap karena mereka mempunyai musuh yang sama mereka bisa dikatakan “teman” saat ini.
“Kapan kita mulai”, kata Sun Woo tak sabar
“Tunggulah sebentar lagi”, kata Popeye. Anak buah Popeye lalu memberinya sebuah HP untuk mendapatkan kabar dari mereka.

Keesokan harinya Sun Woo akhirnya mendapatkan kabar dari Popeye, dia ditunggu jam 8 malam nanti di stasiun Busan.

Di lain pihak Jung Ryul hari ini ingin menghabiskan waktu dengan anak perempuannya Ha Na yang hari itu berulang tahun. Dia membawa anaknya makan makanan kesukaannya di luar.

Dari para penjahat kecil yang berhasil dihajarnya, Kang Eun chul mendapat kabar tentang Sun Woo dan juga lokasi tempat markas si Popeye. 
Hari sudah gelap saat Kang Eun Chul mengamati tempat itu. Dia melihat Popeye meninggalkan tempat itu untuk menuju ke suatu tempat.
Tapi tak diduga para penjahat kecil yang sempat ia taklukan datang lagi. Kali ini dia membawa gerombolannya untuk membalas dendam

Di tempat lain, Jung Ryul tengah merayakan ulang tahun , Hana. Tak lama kemudian datanglah rekan wanitanya sesama coast guard , Hye Jung (atasannya Ji ah , yang bertugas di ruang kontrol).
Dia ingin memeriahkan ulang tahun Hana, Hye Jung ternyata adalah teman mendiang mama Ha Na.
Tapi tiba-tiba Jung Ryul mendapatkan pesan sms yang sangat penting. Keadaan menyebakand ia harus pergi. Hye Jung meminta Jung Ryul untuk tak ragu pergi bertugas. Dia berjanji menjaga Hana.

Di depan stasiun, Sun Woo telah menunggu penjempuntya. Lalu sebuah mobil van hitam datang. 
Sun Woo lalu ikut bersama mereka. Popeye juga sedang dalam perjalanan. Di tengah jalan Popeye menerima telepon dari bosnya (Choi Hui Gon sepertinya). Popeye tampak mendapatkan info yang sangat penting.
Kang Eun Chul berhasil menangani gerombolan penjahat dia langsung pergi menyusul kemana Popeye pergi.

Sun Woo masih di d alm mobil van,tiba-tiba dia menyadari bahwa mobil itu tidak membawanya ke terminal. Anak buah Popeye mengatakan bahwa mereka perlu pergi dahulu  ke suatu tempat.

Sun Woo ternyata dibawa ke tempat penghancuran mobil-mobil bekas.
Popeye aka Jung Dok Soo menyambut Sun Woo dengan sebuah pelukan yang “manis”.
tapi tak lama dia lalu berkata bahwa hari itu hari kematian Sun Woo. Sun Woo terkejut.
Anak buah Popeye menahan dan mengikatnya.
“Kau melakukan ini hanya untuk mendekatiku kan? ayo katakan siapa orang yang memerintahmu?”
“Ini salah paham, kau percayalah padaku , aku hanya ingin kabur?’
Popeye tak percaya “kau terus teranglah padaku, jika kau mengatakan yang sebenernya kau akan mati dengan tenang, dan tak banyak menderita”

Sun Woo bersikukuh bahwa dia tidak berbohong. Popeye tak percaya dia lalu memerintahkan Sun Woo dimasukkan ke dalam mobil bekas yang siap di”press”.
Popeye berkata ” Jika kau tak mau mengatakannya biar aku yang akan mengatakan kepadamu. Kau dulu anggota SSAT yagn dipecat bukan. kau menyelidiki dan menyusup sendiri dan dengan ceroboh menyebabkan rekanmu mati? apa pelajaran itu (kematian rekan red) belum cuku bagimu?!”
Sun Woo benar-benar terperanjat , dia sungguh tak menyangka Popeye bisa menyelidiki masa lalunya. Sun Woo lalu dikunci di dalam mobil. Dan mesin press mobil pun dinyalakan.

Sun Woo mulai panik, dia berusaha sekuat-kuatnya meloloskan diri dengan menendang-nendang pintu dan kaca mobil.
Popeye hanya tertawa. Mobil mulai tertekan. Akhirnya Kaca mobil berhasil dipecahkan Sun Woo tapi tetap sulit bagi Sun Woo untuk meloloskan diri dari sana.
Pada saat genting seorang “pendekar” bermotor datang ke lokasi itu mengejutkan orang-orang yang ada di sana. Kang Eun Chul datang. Dia lalu terlibat perkelahian dengan anak buah Popeye.

Mobil semakin ter-press. Sun Woo pun dengan susah payah akhirnya bisa keluar dari sana pada saat yanggenting. Ke dua mantan rekan baik itu bertemu. Eun Chul membantu melepaskan ikatan tangan Sun Woo
“Mengapa kau datang kemari?”
“kau ini sungguh bodoh.. merencanakan hal ini seperti amatiran”, tegur Eun Chul
Keduanya lalu beraksi menghajar para penjahat anak buah Popeye.

Tiba-tiba terdengan suara “Darr!”, dan eun chul pun oleng dan terjatuh ke tanah. Popeye ayta terndiam-diam mengarahkan pistolnya pada Eun Chul. Dada Eun chul bersimbah darah. Sun Woo menghampiri dengan panik.
“Eun chul, eun chul bertahanlah”

Eun Chul mencoba mengucapkan kata-kata pada Sun Woo
“perihal cai jing dulu aku minta maaf (rekan wanita yang meninggal itu sepertinya). Aku tidak punya kuasa saat itu”
Eun Chul semakin lemah..
“Eun Chul.. enchul bangun, sadarlah!” teriak Sun Woo panik mengguncang -guncang tubuh Eun Chul

Tiba-tiba terdengar suara Popeye pada Sun Woo “kau tak perlu terlihat menyesal seperti itu, tenanglah aku akan mengirim kalian mati bersama”
Popeye mengarahkan pistolnya pada Sun Woo juga.

Sun Woo kaget tapi dia tak berdaya, Popeye mulai menarik pelatuknya. Pada saat yang genting datanglah serombongan mobil polisi. Kwon Jung Ryul datang membawa pasukan SSAT bersamanya. Mereka mengarahkan senjata ke pada Popeye dan anak buahnya.

“Turunkan senjatamu”, kata Jung Ryul
tapi popeye tetap mengarahkan pistolnya pada Sun Woo dan Eun Chul sebagai tawananmu
Lalu seorang sniper dari SSAT mengarahkan tembahkannya tempat pada pistol Popeye, pistolnya terjatuh. Lalu Popeye dan anak buahnya pun dibekuk…


Kang Eun Chul yang terluka mendapat perawatan intensif di rumah sakit. 
Jung Ryul dan Sun Woo pergi ke rumah sakit untuk melihat kondisi Eun Chul. Sun Woo sangat prihatin melihat kondisi Eun Chul yang masih belum sadar.
Dalam perjalanan keluar Jung Ryul menghibur Sun Woo bahwa Eun Chul pasti akan segera sadar.

Sun Woo kembali ke stasiun Kunsan. Sun Woo pun menghadap kepala coast guard Kunsan dan wakilnya, Komisaris besar Gu dan komisaris Oh. Komisaris Gu pura-pura marah dan mengatakan kalau Sun woo kejam dan berhasil menipu semua orang dan tidak bisa membaca pikiran Sun Woo.

 Sun Woo hanya tersenyum manieeeessssssss bangeeeettt (I am in love with his smile for the first time) dan meminta maaf.

Komisais Oh bertanya apakah Sun Woo akan benar-benar pindah ke  departemen internal. 

Komisaris Gu pun mengatakan kalau Sun woo harus pergi karena ini adalah perintah langsung dari markas besar. Namun mereka berdua bangga bahwa kemana pun Sun Woo pergi maka Sun Woo akan selalu menjadi harta kebanggaan  Coast Guard Kunsan.

Sun Woo bertemu Dae Sung. Dae Sung marah-marah kepada Sun woo karena merasa ditipu dan karena sudah bersama-sama sejak lama Sun Woo tidak sedikitpun memberitahu apa yang sedang dilakukan Sun Woo.  
Sun woo hanya bisa minta maaf karena karena tidak punya pilihan lain. Dae Sung bertanya apaka akan menemui Won Taek dulu sbelum pergi. Tetapi Sun Woo mengatakan kalau dia bias dibunuh kalau bertemu Won Taek sekarang. Sun Woo akhirnya menitipkan pesan kepada Dae sung bahwa akan menemui Won Taek secepatnya. Sun Woo pun pergi meninggalkan Dae Sung yg masih tidak bias terima yang dilakukan Sun woo.

Jung Ryul pergi ke markas unit SSAT untuk bertemu dengan Kang Joo min. Jung Ryul meminta maaf atas insiden yang menimpa Eun Chul. 
Joo Min mengatakan kalau Jung Ryul tidak perlu meminta maaf Karen Eun Chul sendiri yang melakukan tanpa minta ijin terlebih dahulu. Jung Ryul harus mengerahkan lebih banyak upaya untuk meyakinkan orang lain dan menyelesaikan kasus-kasus yang tertunda yang ditugaskan kepada tim investigasi Jung Ryul juga memahami djung Ryul dan anggota tim Jung Ryul karena cepat atau lambat semua akn menyadari dibuatnya departemen 9 adalah untuk menangkap Choi Hui Gon.

“Apakah Kim Sun Woo akan berada di bawah perintah mu?”Tanya Joo Min. Joo Min pun menyuruh Jung Ryul untuk Sun Woo dengan baik karena walaupu Sun Woo memiliki  kemampuan tetapi Sun Woo selalu menyebabkan beberapa masalah.

Malam itu Jung Ryul membawa Sun Woo makan di restoran ibu Soo Yoon.  Ibu Soo Yoon memuji Sun Woo yang begitu tampan seperti ukiran (yes, he is!).
 Ibu Soo Yoon juga menanyakan dimana Sun Woo akan tinggal. Jung Ryul menjawab kalau Sun Woo akan tinggal di kantor sementara sebelum mendapatkan tempat menyewa rumah. Mendengar itu ibu Soo Yoon tmenyuruh Sun woo tinggal di rumahnya karena di loteng masih ada kamar yang kosong. Akhirnya Sun Woo pun menyetujuinya.

Paginya kamar loteng, ada sebuah kaki wanita berada di atas dada bidang nan sexy seorang Sun Woo. 

Ternyata wanita itu Soo Yoon. Soo Yoon mendapat telepon dari ibunya. Dengan mata yang masih terpejam Soo Yoon menjawab telepon ibunya.

“Halo” jawab Soo Yoon
“Dimana kamu tidur semalam, apakah kau minum-minum dan tidur dirumah Ji Ah lagi?” yanya ibu Soo Yoon.
“apa yang ibu bicarakan? Semalam aku kembali kerumah untuk tidur”
“aku menelponmu dari kamarmu, apa kamu bermimpi? hey Lee Soo Yoon . . apa mungkin kamu . . tidur di loteng?”
“aku rasa seperti itu” jawab Soo Yoon sambil melihat sekeliling.
“apakah tidak ada orang di sana?”

Soo Yoon kembali melihat sekeliling dan kaget melihat ada seseorang disana dan dengan seketika menyerang, mengunci dan menjambak rambut (meleleh liat punggungnya ayang won2).  
Sun woo pun berteriak kesakitan.

Di meja makan, Sun Woo dan Soo Yoon tidak bicara lalu datang ibu Soo Yoon mebawakan makanan. Ibu Soo Yoon menjelaskan kalau setiap Soo Yoon mabuk pasti akan tidur diloteng. 
Ibu Soo bertanya apakah tidak terjadi sesuatu semalam. Soo Yoon pun marah dan Sun Woo mengatakan tidak terjadi apa-apa. Soo Yoon menakuti Sun Woo kalau diloteng itu akan sangat panas pada musim panas dan akan sangat dingin pada musim dingin. Sun Woo terkejut mendengarnya. Ibu Soo Yoon pun mengatakan kalau dari kecil sampai Soo Yoon SMP juga tinggal disana. Soo Yoon tak mau kalah mengatakan pada saat itu Soo Yoon sakit terus.
Ibu soo Yoon menarik Soo Yoon ke dalam dan mengatakan kalau hanya meminjamkan loteng kepada Sun Woo. Tetapi Soo Yoon tidak terima karena Ibunua tidak memberitahukan Soo Yoon dulu.

Sun Woo dan Soo Yoon bersamaan keluar rumah untuk berangkat kerja. Sun Woo mengatakan ini adalah takdir kalau mereka bisa bertemu seperti ini lagi. Soo Yoon pun menjawab kalau tidak ingin melanjutkan takdir ini dan jangan sampai Sun Woo dekat-dekat dan mengikuti Soo Yoon.

Sun woo ingin nebeng dengan soo Yoon ke kanttor. tetapi Soo Yoon tidak mau. 
 
Ibu Soo Yoon keluar dan mengatakan senang melihat Soo Yoon dan Sun Woo berangkat bersama-sama.  Sun Woo senang. Soo Yoon tambah kesal dibuatnya.

Sun Woo dan Soo Yoon sampai di markas dan berkumpul dengan anggota tim investigasi 9 lainnya. Jung Ryul pun memperkenalkan Sun Woo kepada yang lainnya.
“semunya, berikan salam, ini adalah polisi senior Kim Sun Woo yang baru saja menangkap Jun Duk Soo, mulai hari ini akan bergabung dengan kita” kata Jung Ryul memperkaelakan Sun Woo.
“Kamu telah memfilmkan film yang membuat jantung berhenti, aku Oh Min Hyuk” kata Min Hyuk berdiri dan menjabat tangan Sun Woo.
Chung Sik pun memperkaenalkan dirinya “aku Chung Sik dari unit coast guard 814”
Jung Ryul memberitahu kalau Sun Woo adalah mantan anggota dari unit pasukan khusus SSAT. Tak lupa Sun Woo dikenalkan dengan kapten Yong Gap. Kapten Yong Gap pun menyambut Sun woo dengan hangat. Soo tidak diperkenalkan kepada Sun Woo karena berada dalam satu rumah. Min Hyuk dan Chung Sik terkejut mendengar Sun Woo dan Sun Woo tinggal bersama (pasti negative thingking neh muhaha) dan Soo Woo hanya mengiyakan seadanya. Sun Woo tersenyum maniezzzzz melihat reaksi Soo Yoon.

Jung Ryul dan timnya mengadakan meeting. Sun Woo mempresentasikan tentang organisasi penyelundupan melalui multimedia..  
Sun Woo memperlihatkan foto- foto yang menunjukkan pemimpin organisasi  penyelundup Kunsan, An Dong Chool dan pemimpin organisasi penyelundup Busan yang dikenal dengan julukan Shin chon Popeye yaitu Jung Duk Soo. An Dong Chul bertanggung jawab untuk organisasi penyelundupan barang dan manusia dan membayar upeti kepada Choi Hui Gon dari hasil penyelundupan.

Yong Gap mengatakan Jung Duk Soo jg menerima aliran uang yang besar dari perdagangan narkoba. Tetapi bagi Choi Hui Gon, An Dong Chool lebih penting dari Jun Duk Suk Soo. walaupun Jun Duk Soo memberikan upeti lebih besar tetapi bagi Choi Hui Gon hanya bagaikan setetesair  di dalam ember.
Menurut analisia Sun Woo Jika  melakukan seperti penyelidikan sebelumnya, maka tidak akan bisa melacak Choi Hui Gon melalui Jung Duk Soo. Sun Woo pun berencana akan menggunakan Jun Duk Soo untuk memancing Choi Hui Gon keluar. Semuanya mengangguk-anguk mendengar penjelasan dan rencana Sun Woo.

Di penjara, Dua orang penjaga penjara tergopoh-gopoh berlari ke sebuah sel. 
Kedua petugas melihat dari luar pintu sel dan melihat narapidana bergeletak berlumuran darah dan salah satunya adalah Jun Duk Soo. Jung Duk Soo pun dilarikan menggunakan ambulans.

Di markas tim investigasi 9, Jung Ryul menerima telepon penting. 
Jung Ryul lalu memberitahukan kalau Eun Chul hilang dari rumah sakit! Sun Woo dan semua tim investigasi sangat terkejut mendengarnya

written by :
aida rf@pelangidrama.net
nana rf@pelangidrama.net

picture by:
iis rf@pelangidrama.net

Iklan

7 pemikiran pada “[Sinopsis] Poseidon episode 2

  1. dewi makasih ayo ikutan nulis hehe
    Iis haha padahal adah pikku yang lebih OK kutambahin dan pikku yang uhuy ga aku sensor loh iis…pikku senyum aku udah tambhain ya…silakan puas-puasin dah liat postingan pikkunyaaa

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s