[Sinopsis] Poseidon Episode 4

Preview . .

Kim Sun Woo dan kapten Jung Ryul bersitegang. Sun Woo mengatakan kepada Jung Ryul bahwa akan mengundurkan diri dari kasus yang tertunda dan akan menangkap An Dhung Chul dan Jung Duk Soo. Sung Woo dengan semangat menyarankan penyelidikan dari gudang dan yakin akan menemukan petunjuk. Jung Ryul pun mengingatkan bahwa bukan hanya tim investigasi 9 yang ingin menangkap Choi Hui Gon tapi seluruh unit di Coast Guard dan Sun Woo harus mematuhi segala aturan yang ada di tim investigasi 9. Mendegar it Sun Woo tidak bisa menerimnya dan mengatakan akan berhenti. Jung Ryul pun mengatakan kalau memang itu yang diinginkan maka terserah Sun Woo saja.
Sun Woo mengantar Eun Chul ke bandara. Eun Chul mengatakan kepada Sun Woo kalau Sun Woo boleh memakai mobil Eun Chul selama Eun Chul pergi dan bersenang-senang memakai mobilnya saat waktu luang.

“ Kau pikir aku punya waktu luang?” kata Sun Woo
“ Apa yang dikatakan kapten kwon (Jung Ryul) memang benar, jika kita melanjutkan investigasi maka akan menyebabkan mereka akan bersembunyi semakin dalam. Ingat itu” kata Eun Chul
Sun Woo hanya mengangguk dan menanyakan sampa berapa lama Eun Chul akan pergi.
“Enam bulan” jawab Eun Chul.
Sun woo dan Eun Chul pun saling mengucapkan selamat tinggal dan Eun Chul tak lupa mengingatkan Sun Woo agar tidak meremehkan Choi Hui Gon.
Sun Woo pun pergi meninggalkan bandara tetapi ada yang diam-diam memotret Sun Woo dan ternyata orang itu adalah kaki tangan Choi Huigon dan langsung melapor kepada atasannya. Sun Woo melihat mobil kaki tangan Choi Huigon tetapi Sun Woo tidak merasa curiga sama sekali.
Tim investigasi 9 membicarakan tentang Sun Woo yang memutuskan berhenti. Min Hyuk mengatakan kalau Sun Woo pasti sedang emosi sesaat ketika memutuskan untuk berhenti. Chung Sik yang mendengar itu marah dan mengatakan untuk membiarkan saja Sun Woo berhenti karena sejak awal kurang suka dengan tatapan mata Sun Woo. Paman Yong juga mengerti apa yang dirasakan oleh Sun Woo tetapi Sun Woo tidak akan bisa melakukannya seorang diri dan seperti yang dikatakan kapten Kwon bahwa diperlukan untuk belajar bagaimana bekerja sebagai tim.
Sun Woo pun sampai di rumah kemudian langsung merebahkan tubuhnya di dipan. Sun Woo mengingat mengatakan akan berhenti dari tim investigasi 9 dan jung Ryul mengatakan terserah Sun Woo saja. Sun Woo pun memejamkan matanya dan menghela nafas dengan dalam ( sukaaaaa liat ayang won2 disini . .gantengnya jelasssssss_aida rf- ceritanya lagi BT aja keren ya -nana rfi – iya teh bangeeeeettttttttttt – aida rf).
Jung Ryul berjalan sendirian di tempat keramaian. Akhirnya Jung Ryul menemukan sebuah tempat permainan mahyong. Jung Ryul pun dipersilahkan duduk disebuah tempat yang kosong untuk ikut bermain mahyong. Permainanpun dimulai dan Jung Ryul menyiapkan uangnya. Pemilik club mahyong itu memerintahkan anak buahnya untuk mengawasi Jung Ryul.
Malam itu, Soo Yoon sampai juga di rumahnya. Melihat mobil Sun Woo, Soo Yoon langsung naik ke loteng. Soo yoon melihat Sun Woo sedang terpejam dan membangunkannya. tetapi Sun Woo sedang tidak mau diganggu. Soo Yoon menanyakan apakah Sun Woo benar-benar akan mengudurkan diri dan menyerah. Soo Yoon lalu memberikan sebuah map tetapi Sun Woo merasa tidak tertarik.

“Kau pasti tertarik saat melihatnya” bujuk Soo Yoon

Paman Yong Gap berkunjung ke rumah Soo Yoon. Ibu Soo Yoon menghidangkan makanan yang banyak. Bibi Soo Yoon terus menggoda ibu Soo Yoon. Paman Yong Gap hanya tersenyum melihat mereka berdua.
Sun Woo akhirnya melihat dokumen yang dibawa Soo Yoon. Dokumen itu berisi tentang informasi tentang insiden di kota Asan di mana penyebab langsung kematian adalah cedera yang menyebabkan pendarahan yang berlebihan. Jadi korban lebih dulu dibunuh lalu dibuang ke laut. Tato ular hitam ditemukan pada tubuh orang-orang yang sudah dibunuh. tato ular hitam tersebut adalah lambang dari choi Hui Gon (maaf di ep sebelumnya kita tulis naga hitam harusnya ular hitam. karena trenyata ada lagi mafia yagn lain mafia naga hitam).. Sun Woo akhirnya tertarik sekaligus heran melihat Soo Yoon yang tahu begitu banyak tentang kasus Choi Huigon. Melihat itu, Soo Yoon pun mengatakan dia juga bagian dari tim investigasi 9.
Sun Woo menunjukkan sebuah foto yaitu seorang yang terbunuh yang juga mempunyai tato ular di badannya. Soo Yoo pun tersenyum melihat Sun Woo semakin antusias setelah melihat dokumen yang dibawanya. Soo Yoon memberitahukan hasil penyelidikannya bahwa ada 12 anggota dari naga hitam hilang. Kebanyakan dari yang hilang dilaporkan kepolisi oleh anggota keluarga dan beberapa dari yang hilang diidentifikasi sebagai korban pembunuhan. Selama itu pula organisasi naga hitam berantakan dan diambil alih oleh Choi Hui Gon dari Ular Hitam, kata Sun Woo menimpali. Soo Yoon melanjutkan dengan banyaknya komplotan mafia yang memberontak melawan Choi Hui Gon maka semakin banyak anggota mafia yang menghilang tanpa jejak. Sun Woo pun kembali memeriksa dokumen. Soo Yoon tersenyum puas melihat Sun Woo yang lembali bersemangat.
Di markas besar Coast Guard, inspektur Gu, Kang Joo Min dan seorang petugas membahas tentang kasus yang ditangani tim investigasi 9 yang mebuat kehilangan An Dhung Chul. Inspektur Gu juga memarahi Kang Joo Min yang tidak melapor karena Jung Ryul telah memberitahu Kang Joo Min terlebih dahulu. Kang Joo Min mengatakan kalau situasi pada saat itu mendesak. Inspektur Gu mengatakan kalau harus memperhatikan apa yang dilakukan dan jangan membiarkan kapten Jung Ryul melakukan tindakan seperti itu lagi karena mungkin akan bisa membahayakan pasukan yang lainnya.
Di tempat permainan mahyong, Jung Ryul ternyata kalah terus dan akhirnya uangnya habis. Jung Ryul mendapat telepon dari Ha Na yang mengabarkan kalau nenek Ha Na jatuh pingsan. Jung Ryul langsung beranjak meninggalkan tempat mahyong. Tetapi baru beberapa langkah, Jung Ryul dihadang oleh beberepa orang yang mencurigai Jung Ryul bahwa sebenarnya Jung Ryul datang bukan untuk main mahyong. Orang itu pun menanyakan tujuan Jung Ryul yang sebenarnya. Jung Ryul tidak mau melayani karena terburu-buru tetapi orang itu memaksa Jung Ryul. Raut muka Jung Ryul berubah dan mengatakan kalau tidak mau membuat masalah. Orang itu pun marah dan bersama anak buahnya menyerang Jung Ryul. Jung Ryul pun membalas menyerang tanpa ampun dan dalam hitungan detik berhasil melumpuhkan orang-orang itu.
Nenek Ha Na dilarikan kerumah sakit dan untung saja ada Hye Jung yang menemani Ha Na. Jung Ryul menelepon Hye Jung dan menanyakan keadaan nenek Ha Na. Hye Jung mengatakan akan dioperasi dan akan baik-baik saja.
Orang-orang yang menyerang Jung Ryul bersujud dan meminta maaf kepada Jung Ryul. Mereka juga menanyakan apa yang bisa dilakukan untuk Jung Ryul.
Sun Woo dan Soo Yoon datang ke kantor stasiun di Kunsang. Dae Sung dan Won Tak langsung mendekati Sun Woo yang terkejut melihat Soo Yoon bersama Sun Woo dengan mengatakan kalau Soo Yoon dari departemen internal yang terlihat cantik dari belakang dan depan.
“apakah kalian mengenalku?”, kata Soo Yoon jutek.
Dae Sung dan Won Tak langsung diam.
Won Tak menyuruh Dae Sung untuk menunjukkan kepada Sun Woo bahwa pada September 2007 korban yang mati karena kecelakaan ditemukan dan untungnya yang menemukan mayat itu masih bekerja sampai hari ini.
Sun Woo dan Soo Yoon akhirnya menemukan petugas tersebut dan menanyainya. Sementara itu Won Tak menggerutu karena Sun Woo tidak menghiraukannya dan malah memerintahnya tanpa mentraktirnya minum sama sekali. Sun Woo dan Soo Yoon masih serius menanyakan petugas tersebut.
Setelah petugas itu pergi, Soo Yoon menanyakan pendapat Sun Woo setelah mendengar penjelasan petugas tersebut.
“bagaimana menurutmu?” tanya Soo Yoon.
“menurut luka di telapak tangan dan lengan mereka, orang-orang itu pasti jatuh ke laut saat mereka sedang dikejar. Perbedaan dengan orang hilang lainnya adalah . . .mereka lebih beruntung bahwa sisa tubuh mereka ditemukan” jawab Sun Woo
“Lalu bagaimana dengan orang hilang yang lainnya?” tanya Soo Yoon lagi
“Seperti yang kamu katakan sebelumnya, mereka dimutilasi dengan mengerikan dan menghilang dari muka bumi” kata Sun Woo menjawab pertanyaan Soo Yoon.
Mereka berduapun terdiam.
Sun Woo, Soo Yoon dan Won Tak duduk bertiga mendiskusikan tetang sebuah kelompok yang bernama naga hitam. Seperti mafia di Italia dan yakuza di Jepang, naga hitam mungkin telah hilang saat ini dan suatu hari nanti tiba-tiba akan bangkit lagi dan akan terjadi perebutan kekuasaan lagi dan pada dasarnya akan menghilangkan organisasi triad yang masih ada dan pada siang hari dikejar oleh trian dan malam hari dikejar oleh coast Guard dan polisi. Hanya naga hitam lah yang mempunyai kemampuan untuk bertahan. Walaupun ada yang selamat, maka mereka semua akan bersembunyi di tempat yang aman. Sun Woo dan Soo Yoong pun kembali ke markas.
Di markas tim investigasi 9, Min Hyuk mengeluh karena begitu banyak kasus yang diserahkan kepada Tim investigasi 9 karena kebanyakan kasus-kasus tersebut adalah yang lama yang tidak diinginkan oleh Tim investigasi 9. Chung Sik pun tak kalah kesalnya karena Soo Yoong seharian tidak ada dan Min Hyk juga ingin tahu kejelasan apakah Sun Woo benar-benar keluar dari tim imvestigasi 9. Paman Yong Gap hanya tersenyum melihat keduanya.
Kapten Kwon datang dan menanyakan perkembangan situasi. Chung Sik pun langsung mengeluh bahwa Chung Sik bergabung dengan tim investigasu 9 bukan untuk melakukan kasu-kasus yang seperti ini dan kapten Kwon pun mengatakan kalau akan memindahkan Chung Sik kedeparteman lain. Mendengar itu Chung Sik terkejut dan langsung berkata kalau bukan itu yang dimaksud. Paman Yong Gap dan kapten kwon pun hanya bisa tersenyum mendengarnya. Kapten Kwon mencari Soo Yoon dan Min Hyuk memberitahu kalau Soo Yoon keluar dengan Sun Woo.
Sun Woo dan Soo Yoon sedang diperjalanan menuju markas.
“Sungguh naif” kata Soo Yoon terkekeh.
“Apa? Apa yang kamu bilang?” tanya Sun Woo dengan tersenyum manieeeeezzzz (meleleh euy liat senyumnya_aida rf)
“Bukankan kamu bilang akan mengundurkan diri?” kata Soo Yoo sambil tersenyum
Sun Woo tidak secara langsung menjawab pertanyaan Soo Yoon tetapi mengajak Soo Yoon untuk kembali ke markas dan mencoba mempersempit berbagai kasis kehilangan yang sama dan pasti akan bisa menemukan petunjuk. Tetapi karena Soo Yoon merasa lapar, soo Yoon meminta untuk makan terlebih dahulu.
Akhirnya Sun Woo dan Soo Yoong sampai di sebuah kedai mobil. Soo Yoo makan dengan lahap dan memasukkan banyak makanan ke mulutnya sampai mulutnya belepotan. Sun Woo menegur cara makan Soo Yoon yang tergesa-gesa. Soo Yoon membela dirinya dan mengatakan jika mengikuti cara makan Sun Woo yang pelan-pelan maka makanan akan terbuang sia-sia apabila diutus secara tiba-tiba dan apabila seorang kriminal datang tiba-tiba oleh karena itu harus menyelesaikan makan dalam 5 menit. Sun Woo pun tersenyum (damn it, his smile always sooooo cuutee_aida rf).
Sun Woo lalu memberitahu kalau ada saus dibibir Soo Yoon. Soo Yoo membersihkannya tapi disisi lain dan Sun Woo akan membantu untuk membersihkan tetapi Soo Yoon langsung menangkap tangan Sun Woo dan mengatakan akan membersihkan sendiri. Soo Yoon pun membersihkan bibirnya dengan lidahnya. Melihat itu ibu penjual mengatakan Soo Yoon sangat menikmati makanannya dan memuji Soo Yoon cantik. Mendengar itu Soo Yoon tertawa senang dan memuji dirinya sendiri juga.
Jung Ryul mengunjungi nenek Ha Na di rumah sakit. Jung Ryul duduk disamping ranjang nenek Ha Na dan hanya memandanginya. Jung Ryul keluar dari kamar Nenek Ha Na dan melihat Hye Jung menggendong Ha Na dipunggungnya yang sudah tertidur. Hye Jung tersenyum melihat Jung Ryul dan menunjukkan kalau Ha Na sudah tidur. Jung Ryul tersenyum juga melihatnya. Tiba-tiba Jung Ryul mendapat telepon dan terkejut mendengarnya kemudian mengatakan kan secepatnya pergi. Melihat situasi seperti itu Hye Jung menyuruh Jung Rul untuk segera pergi dan akan membawa Ha Na pulang. Jung Ryul lega mendengarnya. Jung Ryul mengelus kepala Ha Na dan segera berlari pergi.
Tim investigasi 9 juga segera menuju lokasi yang telah dikirim Jung Ryul. Akhirnya tom investigasi dan Jung Ryul bertemu di suatu tempat dan memerintah untuk menutup semua pintu keluar dari tempat itu karena akan menangkap Pak Chil Sung dari organisasi naga hitam. Tim pun menyebar.
Jung Ryul sampai di klub yang waktu itu dia datangi. Dia mendapati klub itu sudah berantakan. Seseorang terluka mengatakan kalau ada orang gila yang melakukannya. Orang itu pun berbalik dan menatap Jung Ryul. Terlihat Jung Ryul senang bertemu dengan orang yang ternyata Pak Chil Sung.
Sun Woo dan Soo Yoon sampai di markas. Tak tampak di sana rekan-rekannya. Sun Woo terlihat bingung karena tidak ada satu orangpun di markas. Soo Yoon sangat kesal melihat markas yang ditinggalkan dalam keadaan berantakan. Soo Yoon mulai membereskan sambil mengomel.
Akhirnya Jung Ryul dan Park Chil Sung minum besama. Pak Chil Sung menanyakan alasan kenapa Jung Ryul mencarinya.
“Kenapa? Kenapa kamu mencari aku? Pasti ada satu alasan kenapa kamu mencari aku” kata Pak Chil Sung.
“apakah kamu tidak ingin membalas dendam terhadap Choi Hui Gun?” tanya Jung Ryul
“tiga tahun yang lalu kamu datang juga mencariku dan mengatakan hal yang sama persis dan harga yang harus aku bayar karena mempercayaimu adalah melupakan bagaimana aku menjadi cacat. Bahkan ibuku yang sedang sakit keras dan kapan saja bisa meninggal dan juga anakku yang belum genap 2 tahun terbakar dan mayatnya sudah tak berbentuk dan susah dikenalii” kata Pak Chil Sung menahan marah.
Jung Ryul mengajak Chil Sung untuk balas dendam..
“Membayangkan istrimu yang sudah mati, apakah kamu tidak bisa tidur jika kamu tidak menbalas dendam?”
Chil Sung langsung terdiam lama kemudian meminum minumannya dan tanpa mejawab pertanyaan Park Jae Su, Jung Ryul mengatakan “ ini mungking kesempatan terakhir”
Chil Sung hanya diam dan tersenyum sinis.
Kim Sun Woo masih bekerja di kantor.Dia melihat Soo Yoon yagn tertidur di kursi karena kelelahan membaca dokumen. Sun Woo tak tega melihat Soo Yoon tidur dan terganggu oleh nyamuk. Dia mengambil jaketnya ingin menyelimuti Soo Yoon. Tiba-tiba anggota tim lainnya datang. Sun Woo kaget dan malu, dia buru-buru pura-pura memakai jaket (yah ga jadi deh). Paman Yong Gap yang melihat Soo Yoon tertidur di kursi langsung menyelimuti Soo Yoon dengan jaketnya.
Mereka lalu menyindir Sun Woo yang katanya akan keluar dari unit 9. Paman Yong Gap lalu bertanya tentang aktivitas Sun Woo dan Soo Yoon
“Kasus yang kau selidiki dengan Su Yun apa terkait dengan hilangnya para anggota mafia?”
Sun Woo membenarkan.
Di tempat lain Jung Ryul dengan Pak chil sung tanpak melanjutkan obrolan mereka di apartemen Chil Song. Dalam keadaan agak mabuk Jung Ryul curhat akan kondisinya sekarang, sendiri tanpa istri yang meninggal dan kasusnya tak terungkap.
“Sebelum aku menangkap dan membalas Chui Hui Gon aku tidak bisa mati bahkan jika aku mengingikannya”, kata jung Ryul
Namun pak chil sung agak pesimis terhadap Jung Ryul “bahkan jika kau bisa menangkapnya setelah kau mau apa?”
Menurutnya Jung Ryul toh tak akan membunuhnya dan rasanya sia-sia jika diproses oleh hukum pun (takut kebal krn pengacara bisa lolos gitu?)
Namun bagaimanapun chil sung ingin memberikan sesuatu bantuan pada Jung Ryul . Dia merobek wallpaper, lalu mengambil sesuatu yang disembunyikannya di sana. Isinya catatan-catatan berisi nomor-nomor. Chil Sung menyerahkannya pada Jung Ryul
“Mungkin ini bisa sedikit “menggoyang” choi hui gon”
Anggota tim 9 tampak menginap di kantor. Su Yun masih terkantuk-kantuk di meja pagi itu ketika SUn Woo mendapat telepon tak terduga yang penting.
“Kamu di mana tetap disitu!”.
Dia pun lalu mengajak Su Yun, partnernya untuk segera berangkat.
Kim Sun Woo dan Soo Yoon pun tiba di tempat tujuan. Keadaan sepertinya gawat. Sun Woo minta Soo Yoon bersiap di mobil dengan keadaan mesin menyala. Ternyata telepon itu dari An Dong Chul. An dong chul sementara berhasil lolos dari anak buah Jung Duk Soo dan minta bantuan Sun Woo. Sun Woo akhirnya menemukan Dong Chul yang sedang bersembunyi di toilet. Dia lalu segera membawa lari An Dong Chul .
Sampai di halaman para anak buah Duk Soo mengejar mereka. Soo Yoon menjalankan mobil Mereka buru-buru masuk mobil. Sayang Sun Woo sedikit terlambat, anak buah Duk Soo berhasil menariknya keluar. Sun Woo dan anak buah Popeye langsung terlibat perkelahian. Soo Yoon tak bisa tinggal diam dia harus membantu Sun Woo.Tinggal An Dong Chul yg ketakutan sendirian di mobil.
Soo Yoon dan Sun Woo berusaha keras menghadapi 6 orang anak buah Duk Soo yang mengeroyok mereka. Tak lama kemudian An dong chul berteriak dari mobil
“Cepat kalian masuk kalau tidak aku akan menginggalkan kalian di sini!”
Mereka pun buru-buru berhasil pergi dari sana.
Sampai di markas coast guard. Sun Woo dan Soo Yoon membawa An Dong chul masuk ke ruangan mereka diam-diam. mereka menutupi wajah An dong chul dengan jaket dan buru-buru menuju ruangan. sayangnya si penghianat dari Unit 2 sempat melihat mereka membawa seseorang yang mencurigakan.
Jung Ryul tiba di kantor, Soo Yoon mempersilakan ketua langsung melihat ke ruangan interogasi. Mereka bangga bisa menangkap kembali Dong chul. Sun Woo pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk menanyakan informasi keberadaan Jugn Duk Soo dan komplotan Choi Hui Gon.
Di sisi lain Jung Duk Soo marah besar pada anak buahnya karena kehilangan An Dong Chul.
“Kalian tak bisa mengatasi hanya 2 orang coast guard, dan padahal salah satunya adalah perempuan?! dan kalianmembiarkan mereka membawa pergi An Dong Chul!”
Kemudian datanglah si pria berkaca mata hitam, Chang Gil, dia membawakan telepon penting dari Chui Hui Gon untuk Jugn Duk Soo. Jugn Duk Soo mendapatkan intruksi langsung dari boss nya. (sepertinya keberadaan chil sung mulai tercium oleh Chui Hui Gon)
Jung Ryul dan Sun Woo lalu bicara empat mata di ruangan Jung Ryul.
Menurut Jung Ryul kalao An dong chul tidak lolos dia akan bertemu dengan Chui Hui Gon. Tapi Sun Woo lalu menambahkan bahwa orang yang dipanggil oleh Chui Hui Gon karena hal buruk, biasanya orang itu lalu lenyap tanpa jejak. Bahkan semua catatan komunikasi dan keuangan juga lenyap seakan akan mereka terhapus dari muka bumi.
Sun Woo berkata bahwa dia akhir2 ini menyelidiki hilangnya anggota2 triad/mafia bersama Soo Yoon.
Jung Ryul lalu menyindir Sun Woo bahwa baru saja kemaren Sun Woo berkata ingin mengundrukan diri.
Sebaliknya Soo Yoon tanpak beristirahat dan makan banyak ditemani sobatnya Ji Ah. Soo yoon makannya maruk banget kayak cowo haha. Ji Ah terkesan pada Soo Yoon yang katanya berdua dengan Sun Woo melawan 6 anggota gang sekaligus
“Sebenarnya SUn Woo itu hanya melawan 2 orang aku sisanya”, kata Soo Yoon sesumbar.
Ji Ah tampaknya tertarik pada Sun Woo dia menyindir-nyindir Soo Yoon yang menghabiskan sebagian harinya bersama Sun Woo.
“Itu karena kita tinggal satu rumah dan melakukan perkerjaan yang sama”, kata Soo Yoon meluruskan
Pagi itu Hye Jong dengan setia menggantikan nenek Ha Na yang sedang di rumah sakit untuk menjemput Hana. Dia lalu mengajak Ha Na makan sebelum menengok Neneknya (hye Jong ini calon mama baru Ha Na ya hehe)
Di ruangan interogasi, Jung Rul sedang mengiterogasi An Dong Chul. Jung Ryul mebmerikan pendapat bahwa tidak ada pilihan terbaik untuk an dong chul sekarang ini untuk berkerja sama dengan mereka. karena Chui Hui gon pun pasti tak akan melepaskan dia. An Dong Chul pun ketakutan tertangkap oleh Chui Hui Gon
“Aku akan katakan semua bahkan mungkin dipenjara lagi, tapi asalkan aku diberi sel penjara tersendiri, dan tidak bergabung dengan para napi lainnya. Kau bisa khan memenuhi paersyaratnku ini?”, kata don chul ketakutan.
Penghianat dari Unit 2 rupanya melapor pada Kepala Biro Han bahwa Unit 9 diam-diam membawa seorang napi ke ruang interogasinya tanpa melapor. Kepala Biro Ham dengan marah menuju ruang CGI 9. Para tim unit ( yang kebetulan di sana kaget melihat kedatangan kepala biro Han yang meninspeksi tempat itu. Kepala biro Han melihat dengan mata kepala sendiri dan marah. Dia langsung memanggil Jung Ryul ke ruangannya.
Kepala Biro Han kesal dengan Jung Ryul yang tidak tahu prosedur (soalnya An Dong Chul itu statusnya napi ) dan tidak melaporkan padanya. Jung Ryul beralasan bahwa dengan An dong chul dia bisa mencari informasi tentang Ah Cong Chul. Kepala Biro merasa kapok dengan Jugn Ryul yang kerap membantah bahkan suka memberikan informasi yang salah seperti terakhir Yoon, Mih Hyuk dan Chil Suk untuk menyelidiki TKP tempat An Dong chul ditemukan kemarin.
Jung Ryul lalu memangil Paman Yong Gap dan Sun Woo untuk bicara secara tertutup di ruang kerjanya. Jung Ryul mengeluarkan kertas-kertas yang dia peroleh dari Chil Sung.
“Kira-kira apa ini?”, tanya Yong Gap
“Apa ini bukan no rekening bank”, tebak Sun Woo (pinter dia)
Yong Gap menelitinya sebentar dan membernarkan bahwa itu adalah nomor rekening yang dibuat pada tahun 90-an
Yong gap lalu bertanya “Apa ini diberikan oleh Chil Sung pada Anda?”
Sun Woo tak tahu siapa Chil Sung dia bertanya.
Paman Yong Gap menjelaskan “Dia dulu adalah orang ke dua di komplotan mafia Naga Hitam. Satu satunya orang yang tidak lenyap”
Jung Ryul lalu memberi pesan penting kepada Yong Gap dan Sun Woo agar masalah rekening ini sementara hanya diketahui mereka bertiga saja karena khawatir mata-mata. Jung Ryul lalu menyerahkan masalah rekening ini pada Paman Yong Gap untuk diselidiki.
Malam itu Jong Dok Soo dan anak buahnya mulai mencari Chil Sung. Chil sung tahu dia dalam bahaya dia berusaha pergi dari sana. Dia akhirnya sempat berpapasan dengan Jong duk Soo lalu dia berusaha kabur.
Pada saat yang sama Kin Sun woo sedang menggali informasi dari An Dong chul tentang orang naga hitam yang banyak menghilang. An dong chul pun menjelaskan bahwa sekali mereka diincar oleh Chui Hui Gon bahkan mayatnya pun tak berhasil ditemukan. An Dong chul tiba-tiba teringat bahwa dulu ada juga perwira coast guard dari SSAT yang menghilang dengan cara yang sama.
Sun Woo kaget mendengarnya.
“Kudengar orang itu pun lalu disalahkan terhadap kasus-kasus yang berkaitan dengannya”, kata An Dong Chul
Jung Ryul mendapat telepon darurat dari Chil Sung minta bantuan. Chil Sung berhasil menemukan toko kecil dan menelepon dari sana. Jung Ryul segera mengajak paman Yong Gap dan Sun Woo untuk buru-buru pergi dengannya.
Chil Sung sementara bersembunyi di toko kecil itu. pemilik toko terlihat takut dan ingin menelepon polisi tapi Chil sung memohon agar dia dibiarrkan di sana sebentar karena tak akan lama. Tiba-tiba anak buah Jung Duk Soo datang. Chil sung bersembunyi. Untungya pemilik toko itu mau merahasiakan keberadaan chil sung. Chil sung berterimakasih pada pemilik toko itu. dia lalu menitip pesan
“Jika ada seseorang yang menelepon kembali dan mencariku katakan padanya aku telah pergi menuju tempat pertemuan”
Chil Sung diam-diam keluar dari toko, keadaan rupanya telah aman. Tapi tiba-tiba di belakangya muncul si kacamata hitam Chang Gil! Dia masih berjaga di sekitar situ!
Chil Sung berusaha melawan namun itu tak lama Chang Gil masih terlalu tangguh untuk Chil Sung yang sekrang telah pincang itu. Si pemilik toko keluar, dia bingung dan prihatin tapi tidak bisa berbuat apa-apa melihat Chil Sung dihajar seperti itu.
Jugn Ryul tiba dilokasi tapi dia tidak menemukan Chil Sung , dia lalu menelepon toko. Si pemilik toko itu panik “orang itu bisa mati dihajar seperti itu, cepatlah datang!”
Jung Ryul dan tim segera mencari ke sana. tapi ternyata terlambat Chil Sung sudah tidak ada. pemilik toko itu lalu bercerita “Dia dihajar habis-habisan, lalu tadi sekolompok orang menyeretnya pergi dari sini. mereka pergi ke arah sana”
Jung Ryul diikuti Sun Woo mencoba mengejar, tapi rupanya mereka sudah terlambat.
Di tampat lain Min Hyuk, chil suk dan Soo Yoon memperlajari TKP tempat An Dong Chul terakhir ditemukan. Mereka menemukan CCTV tak jauh dari tempat itu. Mereka lalu menghubungi pos kemanan setempat untuk melihat rekaman CCTV. Dari rekaman melihat sebuah mobil van hitam mencurigakan. Soo Yoon ingin petugas memperbesar gambar untuk melihat nomor plat mobilnya. Namun rupanya video keamanan biasa tidak secanggih milik intelegen. Di sana tidak bisa melakukan pembesaran yang diinginkan Soo Yoon.
Di perjalanan pulang. Sun Woo mengobrol dengan paman Yong Gap. Sun Woo heran mengapa Chil Sung terlihat di wilayah Ular Hitam yang beresiko untuk diketahui Chui Hui Gon. Yong Gap merasa mungkin Chil Sung mencari kesempatan untuk balas dendam karena Chil Sung kehilangan seluruh keluarganya juga anak-anak buahnya. Menurut Paman Yong Gap dari segi balas dendam, ketua Jung Ryul dan Chil Sung bermotif sama. Mereka ingin mengungkap siapa sebenernya Chui hui gon dan ingin melihatnya jatuh. Paman Yong gap kembali mengingatkan bahwa ada mata-mata yang terlibat dalam di dekat mereka.
Chil Sung benar-benar sudah jatuh ke tangan Jung Duk Soo. Dia diinterrogasi sambil dipukuli dan dihajar habis-habisan oleh anak buah Jung Duk Soo.
Suatu malam diam-diam Kepala Biro Han diam-diam masuk ke ruangan kantor CGI 9. dia lalu diam-diam melihat ruang intergasi tempat An Dong Chul di tahan.
Soo yoon tampak pergi sesuatu tempat dia membuka pintu suatu ruangan. Pada saat yang sama Sun Woo baru datang kembali ke kantor, dia ingin melihat An Dong chul. Sun Woo membuka pintu ruangan dan kaget melihat apa yang dilihatnya.
bersambung…
Created By Aida Rf dan nana Rf @Pelangidrama
Picture By Iis Rf @Pelangidrama
Iklan

5 pemikiran pada “[Sinopsis] Poseidon Episode 4

  1. Daebak writer-nim 🙂 *bow* btw, tuh komentarnya (yang ngaku ayangngya won2) sambung menyambung, saling berbalas, wkwkwk… tapi aya belum bisa baca nih, ndak kepingin ntar, buat tabungan dulu aja ^^

    Suka

  2. makasih iis chan kasih ciuman muaaahhhh..
    semua digabung jadi satu jadi 44 ,,tidak melebih kuota lebihd ari 100 khan ya hehhe

    ayyyoon ayo ikutan berbalas pantus, @iis kanapa ga ikutan bebalas pantun tadi hihi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s