[Recap J-Drama] Taisetsu na Koto wa Subete Kimi ga Oshiete Kureta

Hallo fams, sudah suangat lama ya Saa ga menulis di Pelangi Drama, baiklah sebagai comebacknya, Saa akan mengulas drama Jepang yang berjudul “Taisetsu na Koto wa Subete Kimi ga Oshiete Kureta

Sebuah drama awal tahun 2011, yang mengangkat tema cinta segitiga, dikemas apik dalam setting lingkungan sekolahan, dimana cinta segitiga ini terjadi antara murid dan guru, dan tentunya akan berhadapan dengan konflik etik sekolah, karena sekolah merupakan tempat pendidikan, dan sudah menjadi kewajiban seorang guru menjadi teladan dan memberikan contoh yang baik buat para siswanya. Namun bagaimana bila dalam upaya menjadi sosok teladan yang baik, yang bisa memberi kenyamanan bagi murid-muridnya, justru kebaikan itu menimbulkan perasaan lain? Dan bagaimana sikap arip untuk menghadapinya? Dalam drama ini kita diajarkan bahwa cinta bukan hanya tentang perasaan semata, bukan dimana saat kita menyukai seseorang maka kita harus bisa merealisasikannya, tapi cinta itu butuh logika dan pertimbangan2 lainnya. Drama ini juga mengajarkan tidak ada yg salah dg perasaan cinta, namun kita di beri akal untuk berfikir apakah cinta itu baik ato tidak, dan ada norma2 yang mengatakan apakah cinta itu salah atau benar. Cinta yang sehat adalah yang tumbuh dg pertimbangan2 hal diatas.

Detail Info:
 Title: 大切なことはすべて君が教えてくれた
 Title (romaji): Taisetsu na Koto wa Subete Kimi ga Oshiete Kureta
 Title (English): I Learned All the Important Things from You
 Format: Renzoku
 Genre: Romance, school
 Episodes: 10
 Viewership rating: 11.4 (Kanto)
 Broadcast network: Fuji TV
 Broadcast period: 2011-Jan-17 to 2011-Mar-28
 Air time: Monday 21:00
Theme song: EXIT by Porno Graffitti
Karakter Pemain
Miura Haruma as Kashiwagi Shuji
Seorang pria yang baik hati, tidak bisa menolak menolong org lain, dan sempurna menurut penilaian org lain. Namun kebaikannya ini suka membingungkan orang lain. Memiliki kekasih yg sempurna membuat hidupnya semakin sempurna dan di impikan semua org. Namun kesempurnaan ini justru membuat Shuji merasa seperti menggunakan topeng kebaikan. Ia pun mencoba berarti bagi org lain dengan mengabaikan keadaan kekasihnya sendiri. Ia mencoba memahami dan menemani Saeki. Yang pada akhirnya ia sadari, kalau dirinya bisa seperti ini, sebebas ini, karena Natsumi wanita yg disampingnya. Dan pada akhirnya ia pun bisa menjadi guru yang mengajarkan pelajaran hidup tentang cinta, pengorbanan, dan keikhlasan.
Toda Erika as Uemura Natsumi
Seorang guru yang baik hati, ceria, smart, dan tegas. Ia memahami Shuji lebih dari siapapun, selalu mensupport Shuji dan melindunginya. Namun setelah insiden itu, ia menegaskan pada Shuji kalau dirinya tak setegar penilaian shuji, kalau ia juga terluka dengan kondisi yg ada. Namun ia juga ingin melihat Shuji tumbuh berkembang, maka ia pun memberikan kebebasan pada Shuji dengan tetap mempercayai Shuji.
Takei Emi as Saeki Hikari
Seorang siswa yang menderita infertilitas, dan mengalami mental complex akibat kematian kakaknya dan perceraian ortunya. Ia begitu menyukai Shuji, namun krn melihat kemesraan Natsumi-Shuji, ia hanya bisa menuangkan perasaan2nya melalui blog pribadinya. Sampai kesempatan itu ada, ia yg depresi pun menggunakan kesempatan itu untuk menghancurkan hubungan Natsumi-Shuji.

==Recap==
Taisetsu bercerita tentang sepasang guru yang menjadi idola di sekolah tersebut, Shuji dan Natsumi, guru popular, dan merupakan pasangan kekasih yang mendapat restu dari semua pihak. Natsumi sendiri merupakan guru wanita yg cerdas, tegas, dan mandiri, ia merangkap sebagai pelatih basket, ia menjadi idola dikalangan murid pria dan wanita karena keramahan dan kelembutannya. Sedangkan Shuji adalah guru pria yang tampan, baik hati, lembut, dan suka menolong semua orang, dan sudah pasti dia idola di kalangan murid wanita. Walaupun para murid begitu mengidolakan masing2 mereka, namun para murid sangat merestui hubungan Shuji dan Natsumi. Bahkan para siswa pun sudah menyiapkan kado untuk pernikahan mereka.
Naoki  Hiraoka menarik Natsumi dari Shuji
Namun di suatu pagi, menyambut tahun ajaran baru, Shuji terbangun di kamarnya dengan seorang gadis yang terbaring di sebelahnya, bukan Natsumi. Shuji kaget bukan main, namun karena ia terburu-buru untuk menyambut tahun ajaran baru, ia meninggalkan gadis tersebut dan memberikan kunci agar si gadis bisa keluar ke kamarnya. Dan betapa terkejutnya begitu ia tahu bahwa gadis tersebut yang bernama Saeki merupakan salah satu siswinya di kelas baru tempat ia menjadi walikelas. Dan sejak saat itulah konflik di mulai, dimana Saeki yang menderita suatu penyakit infertilitas dan mengalami mental complex akibat kematian kk nya dan perceraian ortunya, ia mulai menteror Shuji. Shuji berusaha menghadapinya dengan sebisanya, ia menyembunyikan semuanya dari Natsumi dan bersikap seperti biasa dengan Natsumi. Natsumi pun tanpa penuh kecurigaan tetap mempercayai Shuji yang mulai agak aneh, dan sangat ramah dengan Saeki. Saeki yang cemburu dan memang sudah menyukai Shuji sejak pertama masuk sekolah mulai melancarkan aksi untuk memisahkan pasangan ini. Saeki selalu menteror Shuji untuk menceritakan semuanya ke semua murid, yang membuat Shuji ketakutan dan hal ini membuat Natsumi curiga, namun ia tetap mempercayai Shuji. Lalu pada saat Natsumi dan Shuji pergi untuk mengecek gaun pernikahan mereka, Saeki mengirimkan foto Shuji yang sedang tidur dengannya ke Natsumi. Hal ini membuat Natsumi kaget, ia pun keluar kamar pas menggunakan pakaian penganting dengan raut wajah lemas, Shuji heran, ia menanyakan penyebabnya, namun karena orang tua Natsumi masuk RS mereka pun bergegas ke RS. Di RS Natsumi dan Shuji bertemu dengan Saeki dan perawatnya, Saeki pun memperkenal kan Shuji kepada perawatnya, “ini adalah pria yang sudah tidur dengan ku, dia adalah walikelasku, dan wanita disampingnya adalah tunangannya”. Shuji kaget bukan kepalang, ia pucat pasi, Natsumi semakin kesal, ia pun berjalan lebih dulu, sementara Saeki tersenyum melihat semua itu.
aksi Saeki meledek Natsumi-Shuji
Natsumi berusaha bertanya apa yg sebenarnya terjadi, namun Shuji hanya terdiam tidak menjelaskan apa2 (karena memang ia tidak ingat apa yg sebenarnya terjadi malam itu). Natsumi pergi menemui abang Shuji, ia justru mendapatkan kalau abang Shuji cemburu dengan kesempurnaan2 yang dimiliki Shuji. Dan pada malam itu ia bertengkar dg Shuji dan memukul ibunya. Natsumi pun sdh tdk bs menahan diri, ia ingin bertanya pada Saeki, namun setiap melihat senyuman sinis Saeki, ia mengurungkan niatnya. Ia mencoba mengunjungi rumah Shuji, namun sialnya di rumah itu terdapat Shuji dan juga Saeki. Natsumi ingin bergegas pergi namun Shuji menahannya, ia meminta Natsumi mendengar semua pembicaraannya dg Saeki. Shuji pun mengatakan pada Saeki “aku menghargai perasaanmu, namun cintamu untukku dan hubunganku dg Natsumi berada pada level yang berbeda”. Hal ini membuat Saeki kesal ia pun mengancam akan menceritakan semua kejadian ini di sekolah, dan Shuji mempersilahkannya bila itu membuat Saeki bahagia.

Saeki mengancam Shuji

Sejak saat itu Saeki jarang masuk kelas, Sonoda yang merupakan sahabat Saeki menunjukkan isi blog Saeki pada Shuji, maka Shuji pun memutuskan mengunjungi ortu saeki. Dan akhirnya Shuji mengetahui kisah hidup Saeki. Sejak saat itu Shuji berusaha baik terhadap Saeki, ia memberikan perhatian  pada Saeki dan ia pun mengajar dengan baik. Natsumi walaupun ia kecewa dengan shuji, ia tidak marah terhadap Saeki. Saeki akhirnya memutuskan untuk tidak menceritakan insiden itu di sekolah. Namun sialnya, teman  sekelas Saeki melihat foto Shuji di HP nya, dan segera menyebarkan ke seluruh isi sekolah.

Sonoda menunjukkan isi blog Saeki pd Shuji
Sekolah gempar dengan berita itu, bagaimana mungkin guru teladan mereka melakukan hal rendah itu bahkan terhadap murid sendri. Shuji tidak melakukan pembatahan, ia mengakuinya di depan kelas di hadapan seluruh siswa nya. Para siswa pun marah dan kecewa, salah satu siswa pria menghajarnya karena ia begitu marah, menganggap shuji menghianati Natsumi (karena nih siswa cowok fans berat Ntasumi). Sejak saat itu Shuji di kucilkan para muridnya, bahkan ia di bully, namun lagi2 Shuji menerimanya tanpa menyalahkan siapapun. Para murid begitu perhatian pada Natsumi, para murid sangat kesal karena Natsumi menolong Saeki yg mereka bully, mereka heran kenapa Natsumi masih baik terhadap Saeki yg jelas2 telah merayu kekasihnya. Namun Natsumi berkata, “tidak munafik sbg wanita aku kesal, dan kalian sdh menggantikan aku menghukumnya. Namun sebagai guru, aku harus melindungi murid2ku”.

Natsumi memarahi Naoki yg menyerang Saeki

Saeki yang melihat keadaan ini, merasa bersalah, ia menceritakan kejadian sebenarnya di depan seluruh temannya dan para guru. Akhirnya kebenaran pun terungkap, ternyata malam itu saeki yang sedang depresi dg keluarga dan penyakitnya pergi keluar , ia pergi ke café dan melihat Shuji yg sedang mabuk (kebetulan malam itu adalah malam dimana Shuji bertengkar dg abangnya), Saeki mendekati shuji, namun shuji tidak mengenalinya, ia pun mengantarkan Shuji pulang. Dan saat itulah niat jahat Saeki muncul, ia pun menciptakan skenario itu.

 
Naoki, siswa yg begitu menyukai Natsumi, yg selalu bersedih utk Natsumi
Sejak saat itu Saeki tambah di benci teman2 nya. Shuji yang melihat hal itu, mencoba memberikan perhatian yang lebih pada Saeki. Ia pun mulai mengabaikan moment2nya bersama Natsumi. Natsumi mulai merasakan perubahan Shuji, shuji pun berkata, “aku bisa bertahan kuat seperti ini karena ada Natsumi yg selalu di sampingku. Tapi Saeki? Tidak ada sesorang di sampingnya. Kalaupun ada, mungkinkah orang itu aku”. Akhirnya Natsumi pun memutuskan pertunangannya dengan Shuji dan membatalkan pernikahannya, ia memberikan kebebasan pada Shuji karena ia pertama kalinya melihat Shuji begitu antusias ingin melakukan sesuatu. Selama ini shuji hanya melakukan hal2 yang membuat kebaikan untuk orang banyak. Dan Shuji pun mulai memberikan perhatian yg sangat lebih untuk Saeki.
Natsumi yang selalu mencoba berpositif thinking dlm segala situasi
Walaupun insiden itu bukan sepenuhnya kesalahan Shuji, tapi sekolah tetap menghukum Shuji. Shuji pun di skorsing selama 3 bulan. Shuji tidak membantah karena ia menyadari kalo memang tidak seharusnya seorang guru membiarkan siswinya masuk ke dalam kamarnya di malam hari dg kondisi seperti itu. Shuji pun plg ke rumah ortunya dan membantu abangnya berjualan.
Shuji yang selalu meletakkan kesalahan pd dirinya
Masa hukuman Shuji telah selesai, ia kembali ke sekolah dan ingin resign. Namun ia mengetahui kalau selama ini Saeki tidak pernah masuk kelas, ia pun memutuskan untuk tetap di sekolah sampai akhir tahun, dan memberikan perhatian pada Saeki. Menjadi orang yg selalu ada disisi Saeki. Natsumi yang mengetahui ini hanya tersenyum dan merelakan Shuji.
Natsumi melepaskan Shuji
Dan ternyata Natsumi hamil. Namun ia menyembunyikan ke semua orang. Atas nasihat sahabatnya, akhirnya Natsumi memberi tahu Shuji. Shuji pun sangat kaget, ia merasa bersalah karena selama ini tidak menghubungi Natsumi. Namun Natsumi hanya tersenyum, “aku tidak ingin menggunakan bayi ini untuk mengikatmu, aku sdh membatalkan pernikahan sebelum tahu aku hamil, jd aku tidak meminta mu untuk bertanggung jawab”.

Shuji shock Natsumi hamil dan menolak dinikahi

Saeki mendengar percakapan Natsumi dan perawatnya tentang jenis kelamin bayi Natsumi. Saeki pun baru menyadari kalo Natsumi hamil. Ia pun bergegas menemui Shuji. Shuji pun membenarkan kehamilan Natsumi. Saeki kecewa karena itu artinya Shuji akan kembali pada Natsumi. Namun Shuji mengatakan ia tidak akan bersama dengan Natsumi, karena ia sdh berjanji untuk menemani Saeki.

Saeki pun menemui Natsumi untuk menyampaikan kalo ia iri dengan Natsumi, karena Natsumi memiliki segalanya bahkan bayi Shuji, ia pun meminta izin untuk mencintai Shuji. Natsumi tersenyum menanggapi Saeki.

Natsumi tersenyum menanggapi Saeki

Saeki pun menemui Shuji dan meminta Shuji melihatnya sebagai wanita bukan sebagai murid. Namun Shuji menolaknya.

Saeki meminta Shuji memandangnya sebagai wanita

Natsumi berusaha menghubungi Shuji namun puluhan kali telponnya tidak di angkat. Alih2 yang menelpon adalah seorang pria bernama Yugo yg di kenalkan ibunya. Yugo dulu dikenalkan ibu Natsumi, karena kasihan melihat Natsumi yg batal menikah, namun Natsumi menolak Yugo karena ia sedang hamil. Natsumi pun menemui Yugo. Yugo menyanyakan bayi Natsumi, dan ia menawarkan diri untuk menikahi Natsumi, karena ia ternyata tidak bisa memiliki anak, ia berharap menikahi Natsumi yang sedang hamil bisa melengkapi kesempurnaannya sebagai pria.

Yugo mencoba melamar Natsumi
Namun lagi2 sesuatu yang disembunyikan akhirnya akan terungkap, Naoki pun tahu kalo Natsumi hamil. Ia senang karena itu artinya Natsumi akan kembali dengan Shuji, namun Natsumi bilang ia tidak akan menikah dengan Shuji. Dan ternyata percakapan mereka didengar oleh beberapa siswa dan mulai menyebar.
Dan sekali lagi sekolah gempar. Para orang tua protes kenapa guru yang tidak bertanggungjawab seperti Shuji tetap dizinkan mengajar. Shuji tidak mengelak sedikitpun, ia merasa pantas mendapat semuanya setelah apa yg terjadi. Sebenarnya Natsumi ingin Shuji bertnggung jawab, namun rasa ego nya tidak mengizinkan. Ia bahkan ingin memberi pelajaran pada Shuji, bila selama ini Shuji selalu melakukan hal2 yang membuat org kagum kepada nya, ia ingin melihat bagaimana sekarang shuji harus menahan malu dan menghandle semuanya. Orang tua Shuji menemui orang tua Natsumi untuk memohon maaf sebesarnya. Natsumi merasa bersalah, perasaannya terluka saat melihat Shuji yang dipojokkan oleh berbagai pihak. Dan shuji pun sudah terlalu malu untuk bertanggungjawab, ia tidak ingin menikahi Natsumi hanya karena ingin membersihkan nama baiknya. Apalagi ia mengetahui bahwa Natsumi sudah berkencan dengan Yugo. Ia hanya bisa tersenyum setiap melihat Natsumi dan begitu juga natsumi. (Pokoknya bagian ini nyebelin banget).
Natsumi-Shuji di sidang pihak sekolah

Sekolah meminta Shuji resign, namun Shuji menolak, ia meminta sekolah memecatnya, agar kesalahannya bisa memberi contoh pada yang lain. Dengan berat hati kepala sekolah yang juga mantan guru Shuji memecatnya yg artinya Shuji kehilangan kesempatan mengajar di sekolah manapun. Para siswa sangat sedih mendengar hal ini. Natsumi pun mendapat jatah cuti melahirkan, yang artinya ia juga harus segera meninggalkan sekolah. Natsumi berusaha berbicara dengan Shuji, ia mencoba memberi Shuji kesempatan kedua, ia pun menunggu kepulangan Shuji di depan apartemen Shuji. Setelah bertemu Shuji, Shuji mengatakan kalau ia tidak apa kehilangan semuanya hanya saja ia menyesali satu hal, ia menyesal karena telah mengabaikan Natsumi, melukai perasaannya. Tepat saat itu Yugo menelpon, Natsumi memutuskan menemui Yugo, dan mengucapkan selamat tinggal pada Shuji.

Expresi Shuji melepas kepergian Natsumi
Keesokan harinya setelah mengosongkan apartemennya, Shuji menemui Natsumi, ia memberikan seluruh depositenya kpd Natsumi, Natsumi menolaknya, namun Shuji bersikeras, ia meminta Natsumi membuang ego nya, dengan memberinya kesempatan membantu sedikit. Setelah itu Shuji menemui para muridnya mengucapkan perpisahan, ia merapihkan semua barang2 nya dan mengucapkan terimakasih sebesar2nya pada para guru…dan sebelum meninggalkan sekolah ia berpapasan pada Natsumi, Natsumi meminta Shuji menemuinya di tempat kencan mereka pertama, dan Shuji pun menyanggupinya…dan Shuji pun meninggalkan sekolah…
Moment terakhir Shuji mengajar
Saeki yang masih belum bisa melupakan kematian kk nya, ia memutuskan pergi ke tempat dimana kk nya meninggal. Ia pun bertemu dengan Shuji di stasiun, ia berbohong pada Shuji kalau ia pergi dg ibunya, namun Shuji tahu kalau Saeki berbohong, ia pun nekat menemani perjalanan Saeki. Shuji menelpon Natsumi kalau ia sedang menemani Saeki, dan ia berjanji kalau esok ia tidak akan mengecewakan Natsumi.
Shuji memutuskan menemani perjalanan Saeki

Perawat Saeki menelpon Natsumi, ia mengatakan kalau Saeki pergi bersama Shuji dan Ibu Saeki mengkhawatirkannya, Natsumi pun menemui ibu Saeki. Ia mengatakan, “sebenarnya anda ingin bersamanya bukan? Keberadaan Shuji saat ini adl menggantikan posisi anda, ia ingin memastikan kalau Saeki tidak sendirian”.

Natsumi berusaha meyakinkan ibu Saeki
Natsumi pun berkeyakinan kalau setiap orang memiliki org yang memahaminya, seperti ia yg memahami Shuji, dan Shuji yang mencoba memahami Saeki, dan mungkin Shuji sedang membantu Saeki menemukan sesorang yang memahami dirinya.
Naoki menunggu Natsumi di depan apartemen Natsumi, ia bertanya kenapa Natsumi begitu mencintai Shuji, padahal Shuji selalu membuatnya menangis, sementara dirinya, walaupun masih seorang murid dan anak2 tapi selalu membuat Natsumi tertawa (memang sih selama masa2 kesedihan Natsumi, ia selalu menghiburnya). Natsumi pun berkata, “mungkin memang banyak pria yg lebih baik dari Shuji di luar sana, tapi aku menyukai diriku saat bersama Shuji”.
Naoki menemui Natsumi untuk terakhir kalinya
Shuji menemani perjalanan Saeki, ia meminta maaf telah menyakiti Saeki, tidak memberikan yang terbaik, dan ia juga menyesal telah gagal menjaga Natsumi, orang yg begitu berarti dalam hidupnya. Ia mengatakan kalau ia tidak mencintai Saeki dan meminta Saeki melupakannya dan berharap Saeki menemukan org yang juga mencintai. Ia berjanji tidak akan melupakan saeki karena Saeki telah mengubah hidupnya.

Shuji berusaha memberi pejelasan pada Saeki

Saeki sangat sedih, namun melihat Shuji yang begitu tulus menemaninya, akhirnya ia meminta Shuji turun pada stasiun berikutnya. Saeki berjanji ia akan kembali dari perjalanan dan berterimakasih karena Shuji juga telah mengubah hidupnya. Shuji pun turun pada stasiun berikutnya.

Saeki melepas kepergian Shuji

Ayah Saeki mendatangi ibu Saeki, ia mengajak mantan istrinya untuk bersama2 menjemput Saeki dan melupakan kematian kk Saeki. Mereka pun pergi menjemput Saeki. Saeki yang telah sampai kaget melihat kedua orang tuanya ada disana, menyambut kedatangannya, ia pun tersenyum menghambur ke pelukan orangtuanya.

Shuji segera bergegas ke bandara, ia memilih naik pesawat supaya sampai lebih cepat, tepat ketika melakukan scaning barang2 Shuji melihat bayangan Natsumi, ia melihat Natsumi di sekitar bandara sedang kesakitan memegangi perutya, Shuji pun berlari menghambur kearah Natsumi yang tergeletak lemas di kerumunan banyak orang. Selanjutnya, silahkan saksikan sendiri bagaimana ending dorama ini ^^
Shuji memeluk Natsumi yang sedang kesakitan
Spoiler Ending:
Baby Shuji-Natsumi

Bagi yang ingin menonton secara streaming bisa di lihat di DramaCrazy atau mendowload di DoramaX264
Selain cerita yang menarik, pemain-pemain yang eye candy, dorama ini juga di support oleh OST yang easy listening, berikut link download OST nya: PINK, Hayashi Yui, gomen yang Pornografiti sudah di remove link nya 😦

Komentar Author:

Emosiku benar2 dipermainkan, nih dorama kadang bikin senyum2 melting, bikin nangis, tp juga bikin gebrak2an meja, apalagi pas lihat sikap Shuji…aaagggrr…rasanya tuh pengen Natsumi nikah degan Yugo supaya Shuji menyesal seumur hidup. Tapi melihat keadaan Shuji yang benar2 kehilangan segalanya, poor Shuji. Natsumi keren deh sebagai cewek sabar banget, optimis banget dan idealis banget… kalo bukan krn Natsumi yg hanya mau menikah dg Shuji saat Shuji telah kembali perasaannya, insiden pemecatan Shuji juga ga terjadi. Saeki cantik banget, mirip Donita… dia juga, kalo bukan karena keisengannya, hubungan Natsumi-Shuji ga akan kacau balau. Kedua wanita diatas membuat Shuji makin dewasa, tapi tetap rasa Cinta dan peduli itu beda ya, level nya beda kalo kata Shuji…

Pelajaran yg aku ambil dari dorama ini: mungkin kita bisa melihat seorang pria itu sangat sempurna, tapi apakah pria itu akan sempurna saat bersama kita? Analogi nya saat kita melihat kebaya yang indah, apakah kebaya itu akan indah saat kita pakai? Akan ada problema saat kekecilan atau kebesaran, kalau kekecilan kita akan berkorban diet agar pas untuknya, kalau kebesaran kita akan mengecilkannya yg artinya agak hilang keindahan kebaya tadi. Jadi untuk mendapatkan pria yang sempurna, kita yg harus berusaha membuatnya sempurna untuk kita bukan mencari yang sudah benar2 sempurna, karena itu pasti tidak ada. ^^ (jiaaahh ini sih pesan buat diri pribadi)
Silahkan di tonton doramanya lalu share pendapatmu disini ya… karena drama ini cukup jadi perdebatan antara pria dan wanita, yang pria nyalahin Natsumi, yang wanita kesal dengan aksi diamnya Shuji.

Thanks for reading don’t forget to leave comment….

Written by Saa ( Facebook | Blog )
Posted only on PelangiDrama 
DO NOT REPOST TO OTHER SITE/FP !!!
Iklan

18 pemikiran pada “[Recap J-Drama] Taisetsu na Koto wa Subete Kimi ga Oshiete Kureta

  1. beryukur banget ni ak nontonnya asuko march dulu baru ini wkwkkwsoalnya ngefans sama Takei Emi wkwkwk, pas saa bilang taisetsu baru ingat pernah dl satu episode blm lanjut lg, habis nonton langsung runtuh tuh image Emi wkwkkw tapi terakhir2nya kasian juga dia sebenarnya, jadi yg udah ditonton baru episode satu dan endingnya agak bingung nyambung juga makanya kalau balikin HD isikan yang episode blm ada hahaha, Miura ama Erika klop banget ya meranin ini, yang tak kusangka ya Miura wkkwkw

    Suka

  2. wah saa comeback..jdulnya panjanga tapi artinya bagus..
    aku lupa arti kata subete apa ya
    tapi arti kasarnya Hal-hal terpenting, kamulah yang mengajari
    atau ya kayak bahasa inggrisnya itu I learned all important thing from you..
    jadi ini kisah cinta antar guru yang bikin murid cemburu gitu ya? penasaran yang ngomong taisetsu no koto subete…itu siapa ya?

    Suka

  3. @ari: ending dorama ini sdh ketebak, DARI AWAL Shuji khan dah tegasin ia hanya mencintai Natsumi, dan Natsumi hanya akan menikah dg Shuji. hanya saja permainan sutradara nya dlm mengocok emosi penonton dlm 9 episode awal bikin gemes, dan di ep 10 itu benar2 klimaks,,,aaahhh Shuji pria lembut nan romantis, romantika Shuji-Natsumi spt anak kecil yaa…

    @teh nana: yg ngomong gitu Shuji dan Natsumi tp dlm hati… mereka saling belajar melalui kejadian ini…Natsumi jd belajar lebih memahami Shuji tdk hanya kesempurnaan tp juga kekurangannya. Shuji belajar bgmn menjaga pasangannya dan mengerti keberadaan Natsumi bagi nya…

    Suka

  4. @Teh Nana=dorama dengan judul terpanjang ni kayaknya hahaha
    @Saa=iya tapi 9 episode ini yang ngaduk2 emosi hahaha*bukan ngaduk semen :P* itu episode awal dan akhir aku lihatnya ga pake sub, jadi ntar sekalian subnya ya kwkwkkw

    Suka

  5. Wah saa..kalau baca judulnya,aku pasti nggak ngeh atau paham.
    tapi liat sinopsis singkatnya..membuat ku merasa emosi itu benar-benar ada.he he…

    pesan pribadinya benar-benar diterima olehku ,thanks saa….
    oh iya…cantik ya si Saeki mirip donita….

    Suka

  6. shuji is just like my niichan,
    seems perfect on the outside but still human in the inside,

    smakin ngefans sm erika 😀

    etapi sayang ya, senyumna shuji gak semanis pas di kimitodoke,
    mgkn karena dibuat karakternya lbh dewasa kali ya 🙂

    Suka

  7. @siwi: yup, you are right,, dan seperti itulah pribadi asli Miura-san, seem perfect and always smile…eh aku ada dorama nya Miura bareng dg yg main SEIGI no Mikata…Miu-chan muda disana…

    @un Cha: hehehehe,,,
    @dwi: gomawo saeng…
    @hana: akting Toda-chan disini mirip dg di Liar game 2…jadi wanita yg optimis dan percaya dg org..^^

    Suka

  8. Untuk mendapatkan pria sempurna, kita harus berusaha untuk membuat diri kita sendiri sempurna,,,

    wanita yang baik untuk pria yang baik. wanita yang tidak baik untuk pria yang tidak baik..

    hadug bahasane…kwkw,,

    Suka

  9. baru baca sinopnya udah bikin kesel
    kayakx ni dorama emang ngeberi pelajaran ttg perjuangan cinta yg sesungguhx
    setuju deh ama saa klo cinta n ketulusan/kebaikan agak susah d bedakan

    perfect bgt deh buat pasangan natsumi n shuji

    Suka

  10. @apni: aiiishh,maksudnya itu hehehhe…

    @icha: hemmmm,,,iya benar…

    @ari: lhat Miura-san di Kimi todoke donk,,, ahhh perfect…dulu aku heran kenapa Miu-chan masih kecil udh banyak penghargaannya,, nyaingin abang2 nya seperti Pi dkk, tp setelah aku tonton film2nya,,,wajar sih..nanti kalo ada waktu aku buatin deh recaps nya film2 Miu-can,kecuali gokusen 3, bloody monday and crow zero…hehehe disana Miu-can ganteng tp cerita action agak susah dibuat recaps,,butuh penjelasan detail, dan aku ga ssempat kalo buat sinopsis…wkwkwk

    Suka

  11. kenapa baru ngeh kalo cowoknya pernah main di kimi ni todoke ^^”
    hehe, ayo yang lain juga deh mbak! (yang ini alurnya naik turun ya? putus nyambung-putus nyambung 🙂
    he.em judulnya panjang sayang dira gak ngerti artinya (hehe makasih teh nana!!!)
    dikit ya cuma 10 epiosode aja…
    waaaaaaaah, kak saa dateng ceritanya panjang euy! 😀
    gomawo!
    dira

    Suka

  12. yiah knp sy blm nonton dorama Haru yg ini y *kmn sj sy*, tp kykny sy g tega jg lht neng Emi jd peran antagonis dsni :D.
    Haru mmg talented bgt, dlu smpt heran jg knp dmn2 ad dia, pdhl pendatang bru, tp stlh lht aktingny, mmg layaklh dpt award sbnyk itu. dia main genre action ok, main romantic ok, main thriller jg ok, smpe khabisan kt2 u muji XXD

    hira

    Suka

  13. Natsumi keren banget di sini….karakternya kuat….
    Tapi kadang memahami orang memang ga gampang ya….
    Sebenernya berkat Saeki, Natsumi dan Shuji jadi lebih dewasa…..
    Setelah ada masalah dengan Saeki, hubungan pernikahan Natsumi dan Shuji pastinya lebih berarti dan juga lebih kuat daripada kalau dari awal ga ada masalah apa-apa…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s