[Sinopsis K-Drama] The King 2 Hearts Episode 19

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19
=Sinopsis The King 2 Hearts episode 19=

Kepala pengawal wanita berulang tahun. Semua staf wanita merayakan ulangtahun kepala pengawal. Mereka mengenakan topi ulang tahun dan bernyanyi untuk kepala pengawal. Tiba – tiba Puteri Jae Shin tiba di ruangan tersebut. Semua orang terdiam menyambut kedatangan Putri.

Melihat para stafnya terdiam, Puteri menduga wajahnya terlalu menakutkan bagi mereka. Kepala pengawal mencairkan suasana dan berkata mereka tidak berfikir seperti itu. Jae Shin lalu menyatakan bahwa kedatangannya ke sana juga untuk ikut merayakan ulang tahun kepala pengawal. Ia bahkan sudah menyiapkan hadiah dan menyerahkannya untuk kepala pengawal. Para staf meminta hadiahnya dibuka sekarang. Ternyata isi hadiah tersebut adalah sebuah tas wanita. Kepala pengawal bertanya pada staf lainnya, apakah tas tersebut cocok untuk dirinya? Jae Shin tersenyum melihat para pengawalnya gembira. (Putri Jae Shin tidak lagi temperamental seperti sebelumnya. Sepertinya ia sudah bisa berdamai dengan dirinya sekarang). Ia melaksanakan salah satu tugas yang ditinggalkan Eun Shi Kyung padanya.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Di tempat lain, Eun Shi Kyung berhadapan dengan Raja. Ia menodongkan senjatanya di hadapan Raja seperti perintah Kim Bong Goo. Bong Goo melihat Jae Ha yang heran dengan perubahan sikap Eun Shi Kyung tertawa puas. Shi Kyung menggiring Jae Ha ke hadapan Kim Bong Goo. Sedang, anak buah Bong Goo yang lain sudah siap dengan pistolnya masing – masing.

Bong Goo mempersilahkan Jae Ha untuk duduk di kursi yang telah disediakan untuknya. Shi Kyung masih berdiri di samping Jae Ha dan terus menodongkan pistolnya ke arah Jae Ha. Bong Goo menyuruh Shi Kyung untuk meninggalkan tempatnya jika ia merasa tidak nyaman, namun Shi Kyung menolaknya. Ia berkata akan tetap berada di sana.
“Hentikan kasusku, putuskan hubungan dengan Hang Ah dan turun dari tahta. Jika tidak…,” ancam Bong Goo pada Jae Ha.

Jae Ha tidak memperdulikan perkataan Bong Goo. Ia hanya memperhatikan Shi Kyung tanpa berkedip dan bertanya apakah Shi Kyung akan benar – benar menembaknya. “Tentu saja,” jawab Bong Goo. “Korea akan berada dalam bahaya. Warga negaramu bisa mati semua. Sekarang pilih, dirimu atau warga negaramu. Aku akan memberi waktu 10 menit.”

Mendengar ancaman Bong Goo membuat Jae Ha berfikir keras.

Hang Ah meminta ayahnya untuk mengantarnya kembali ke tempat di mana Jae Ha pergi. Ia merasa khawatir dengan keadaan Jae Ha. Ayahnya meminta agar dirinya tidak mengkhawatirkan Raja. Mendengar saran ayahnya, Hang Ah berkata bahwa ia memiliki sebuah kesepakatan rahasia antara dirinya dengan Raja yang tidak diketahui oleh orang lain.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Bong Goo menyerang Jae Ha dengan mengatakan tentang Eun Shi Kyung yang kini berpihak padanya. Ia merasa di atas angin, sebab tangan kanan Jae Ha malah bergabung dengannya dan berbalik melawan Jae Ha. Jae Ha tidak percaya dengan apa yang dikatakan Bong Goo. Ia bertanya pada Eun Shi Kyung, apakah yang dikatakan Bong Goo benar. Shi Kyung mengiyakan.
“Apa yang hebat dari seorang Raja yang tanpa kekuatan? Aku sudah ragu saat Anda menyepakati keinginan Bong Goo untuk menyerah. Juga saat Anda tidak bisa mengirimku kemari. Tapi itulah satu – satunya kesempatan. Karena… Anda tidak pernah membiarkan diri berada dalam kesedihan. Bahkan ketika realita menunjukkan kegagalan 99%, Anda memandang 1% kemungkinan dan tanpa gagal, selalu menemukan jalan keluar. Aku tidak setia kepadanya karena dia Raja. Ini karena bahkan tanpa harapan, ia tidak menyerah,” ucap Shi Kyung sambil memutar arah acungan senjatanya ke arah Bong Goo.

Semua anak buah Bong Goo segera bersiaga, sedangkan Kim Bong Goo kaget mendengar apa yang baru saja dikatakan Eun Shi Kyung. Tiba – tiba polisi menyerbu dan mengepung tempat tersebut. Dari dermaganya, Hang Ah yang sedang menuju tebing di mana mereka berada melihat keadaan mereka. Ia segera mempersiapkan senjata yang dibawa dan membidik sasarannya.

Jae Ha memandang Eun Shi Kyung yang berdiri tidak jauh dari tempat duduknya. Ia teringat dengan rencana mereka sebelum Shi Kyung berangkat, pembicaraan mereka di telepon saat Shi Kyung menghubunginya. Melihat Eun Shi Kyung yang tetap setia berada di sampingnya, membuat Jae Ha kembali kuat. Ia menjawab pertanyaan Bong Goo tadi dan memilih untuk terus melanjutkan kasus Bong Goo.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Mendengar perkataan Raja, Eun Shi Kyung segera memberikan aba – aba pada semua anak buah Kim Bong Goo untuk menjatuhkan senjata mereka. Semuanya menurut. Shi Kyung melihat Bon Bon masih memegang senjatanya. Ia memerintahkan Bon Bon untuk menjatuhkan senjatanya juga. Bon Bon terlihat pelan – pelan menjatuhkan senjatanya, namun tiba – tiba ia kembali mengangkat senjatanya. Hang Ah yang melihatnya, segera menembak Bon Bon dan mengenai lengannya. Sedang Eun Shi Kyung menembak dari depan. Para polisi yang mengepung tempat itu segera memberondong Bon Bon. Terkena berondongan tembakan membuat Bon Bon rubuh.


Shi Kyung berjalan mendekati Bong Goo dan memintanya angkat tangan. Bong Goo mengangkat tangannya tanda menyerah. Kepala investigasi ICC datang untuk menangkap Bong Goo. Ia memborgol tangan Bong Goo dan menjelaskan hak apa saja yang masih bisa dimiliki Bong Goo sebagai tersangka. Jae Ha dan Eun Shi Kyung saling berpandangan dan tersenyum. Mereka senang akhirnya dapat menyeret Bong Goo ke pengadilan. Hang Ah yang berada di dermaga menyimpan senjatanya ke tempatnya.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Tanpa mereka sadari, Bong Goo menarik senjata miliknya dan menembak Eun Shi Kyung yang berada tepat di depannya. Eun Shi Kyung, Jae Ha dan Hang Ah kaget mendengar letusan senjata kembali. Beberapa detik kemudian, Eun Shi Kyung rubuh.

Jae Ha yang berdiri tepat di belakangnya menangkap tubuh Shi Kyung. Ia berteriak meminta ambulan dan terus memanggil Shi Kyung.

Dengan sisa – sisa tenaga yang dimilikinya, Shi Kyung berusaha berbicara. “Yang Mulia….” Jae Ha panik, ia menyalahkan dirinya sendiri dan membuat Eun Shi Kyung tertembak. “Jangan mengatakan kata – kata seperti itu lagi. Aku memilih ini. Kita menangkap Bong Goo. Mulai sekarang, Anda  jangan pernah menyerah. Karena Anda Raja,” ucap Eun Shi Kyung. Setelah mengucapkan kata – kata terakhirnya, Eun Shi Kyung terkulai di pelukan Raja dan menutup mata untuk selamanya. Raja berteriak memanggil Eun Shi Kyung sambil menangis.

Hang Ah memberitahukan kabar duka tersebut pada Jae Shin. Jae Shin tidak mempercayai apa yang dikatakan Hang Ah. Shi Kyung berpamitan padanya untuk mengambil liburan dan ia tidak pernah berbohong. Hang Ah lalu menyerahkan tag name Shi Kyung pada Jae Shin. (Jika seorang tentara meninggal dalam dinas, tag namenya akan diserahkan pada keluarga terdekat). Jae Shin menangis sambil mengatakan bahwa Shi Kyung telah berjanji padanya untuk kembali ketika dirinya berhasil menyelesaikan tugas yang diberikannya. Hang Ah tidak tega melihat Jae Shin yang menangis pilu kehilangan Shi Kyung. Ia memeluk Jae Shin untuk menenangkannya. Hang Ah sendiri juga menangis, sebab ia juga kehilangan salah satu sahabat.

Sekretaris Eun berada di ruangan Eun Shi Kyung. Ia hanya berdiam diri sambil mengelus papan nama Shi Kyung di sana. Kesedihan yang mendalam terpancar dari wajahnya. Tiba – tiba Raja masuk ke dalam ruangan tersebut. Ia berusaha tegar di hadapan sekretaris Eun.
“Saat ini mungkin kita berfikiran sama. Aku membunuhnya. Ia kehilangan nyawanya karena aku. Namun karena aku seorang Raja, aku tidak boleh terus menerus berfikir seperti itu. Ahjussi, Anda juga harus melakukan hal yang sama. Aku merupakan pria yang berbeda dengan dirinya, tapi bagaimana dengan aku? Seperti ayahku, aku akan memperlakukan Ahjussi dengan baik,” pinta Jae Ha. Ia pun membungkukkan badan pada sekretaris Eun dan dibalas oleh sekretaris Eun. Keduanya lalu berpelukan.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Upacara pemakaman Eun Shi Kyung dilaksanakan. Semua prajurit melakukan penghormatan terakhir pada kapten Eun Shi Kyung. Sebagai ayahnya, sekretaris Eun meletakkan bunga pertama di atas tugu peringatan putranya. Raja lalu meletakkan tanda jasa di sisi nama Eun Shi Kyung. Yeom Dong Ha berkata pada Raja bahwa Kapten Eun Shi Kyung gugur di negara asing, sehingga ia meminta Raja untuk memanggilnya kembali agar jiwanya kembali ke Korea. Mendengar perkataan Dong Ha, Jae Ha memanggil Eun Shi Kyung untuk kembali.

“Kapten Eun Shi Kyung! Aku memerintahkanmu (jiwamu) untuk datang kembali ke rumah.”

Bong Goo mulai diperiksa ICC. Tetapi ia akan dibebaskan dengan jaminan dari klub M.

Jae Ha yang mendengar kabar itu dari sekretaris Eun kaget mendengarnya. Ia tidak terima sebab cara untuk menyeret Bong Goo ke pengadilan internasional sangatlah sukar. Sekretaris Eun berkata bahwa ia akan berkonsultasi dengan penasihat hukum istana.

Penasehat Kim Bong Goo meminta agar Bong Goo sedikit bersabar untuk keluar dari penjara, sebab Korea Selatan tidak menghendaki ia keluar dengan jaminan.
“Bagaimana dengan orang – orang kita yang berada di Amerika Serikat dan Cina? Apa yang sedang mereka kerjakan?” tanya Bong Goo
“Mereka sedang menulis sebuah petisi dengan politisi berpengaruh,” jawab penasehatnya.
“Petisi? Itu saja? Orang – orang yang menerima sumbangan pilitik dari Klub M, beritahu mereka aku akan mengungkapkan identitas mereka. Tidak. Sebarkan semuanya, ” kata Bong Goo pada penasehatnya untuk mengancam para koleganya.
Penasehatnya mengingatkan jika mereka melakukan hal tersebut, maka klub M juga akan ikut dihancurkan.
“Untuk mendapatkan sesuatu, kita harus memotong beberapa jari. Siapa yang mereka pikir di penjara sekarang?”
“Aku akan mendapatkan tindakan langsung mereka, apapun konsekuensinya,” janji penasehatnya.
“Utara dan Selatan juga…ancam mereka lebih. Jika kita berhenti di sini, maka hal ini akan berakhir,” kata Bong Goo.

Hang Ah sedang menjadi relawan bank. Ia melayani nasabah dengan ramah saat ponselnya berbunyi. Ratu yang meneleponnya. Hang Ah menjelaskan jadwal kegiatannya sepanjang hari itu pada Ratu. Ia lalu meminta pada Ratu untuk tidak khawatir padanya.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Setelah menutup teleponnya, ponselnya kembali berdering. Kali ini giliran Raja yang meneleponnya. Ia menanyakan bagaimana kegiatannya hari ini. Hang Ah berkata bahwa kegiatannya menyenangkan, sama seperti yang biasa Ratu lakukan. Jae Ha memberitahu Hang Ah bahwa pernikahan mereka akan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus. Komite istana juga telah merekomendasikan tanggal tersebut. Hang Ah hanya diam mendengar perkataan Jae Ha. Jae Ha bingung karena Hang Ah tidak bereaksi mendengarnya. Ia bertanya apakah Hang Ah tidak setuju? Hang Ah menggodanya dengan berkata bahwa ia tidak menikah juga tidak apa – apa. Jae Ha lalu mengingatkan Hang Ah untuk menghadiri syuting promosi. Jae Ha meminta agar Hang Ah siap satu jam sebelumnya agar mereka dapat kencan normal sama seperti pasangan lainnya. Hang Ah ragu, dapatkah mereka mengadakan kencan saat mereka sibuk mempersiapkan pernikahan dan syuting? Jae Ha ganti menggoda Hang Ah. Jika Hang Ah tidak mau tidak apa, ia akan melakukannya dengan gadis lain yang jauh lebih baik dari Hang Ah, hahaha..

Hang Ah ragu, apakah mereka akan bisa benar – benar kencan sama seperti pasangan lainnya? Jae Ha mengiyakan. Hang Ah menjadi riang setelah mendapatkan kepastian dari Jae Ha. Ia berjanji setelah kegiatannya selesai, ia akan segera menemui Jae Ha di sana.

Sekretaris Eun melaporkan Amerika Serikat mulai menekan Korea Selatan secara halus. Dewan Keamanan Amerika juga ingin berbicara langsung pada Raja melalui telepon dan mungkin berkaitan dengan apa yang sedang terjadi.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Ternyata dibalik tekanan Amerika pada Korea Selatan adalah motif untuk menyelamatkan Kim Bong Goo dari pengadilan internasional.
“Kami sedang bersiap – siap untuk petisi agar John Mayer bisa mendapatkan jaminan. Politisi saja berjumlah 232. Amerika Serikat, Cina dan banyak negara lain yang terlibat. Menempatkan John Mayer dalam tahanan tragedi kontradiksi internasional,” kata ketua dewan keamanan Amerika tersebut pada Jae Ha.
“Keluarga kerajaan Korea Selatan telah menderita,” tukas Jae Ha
“Dia sangat diperlukan,” tawar ketua dewan keamanan Amerika.
“Pengadilan akan membuat penghakiman, ” tegas Jae Ha.
“Jadi aku sarankan Anda untuk membantu kami mengeluarkan John Mayer dengan jaminan. Jika tidak, Korea akan mengalami banyak sanksi lagi, ” ancamnya pada Jae Ha.
“Jadi tekanan ekonomi yang kami rasakan sekarang karena alasan tersebut?” tanya Jae Ha.
“Apakah Anda sudah merasakannya? Jadi sekarang hal ini akan semakin mudah diputuskan bukan?” kata ketua dewan keamanan Amerika.
“Membuat John Mayer keluar dari penjara dengan jaminan, apakah itu permintaan pribadi atau permintaan resmi AS?” tanya Jae Ha.
Ketua dewan keamanan Amerika tersebut berkelit dengan menyatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari pendapat politisi Amerika. Namun ia mengingatkan Jae Ha bahwa dirinya adalah direktur dewan keamanan nasional Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas keamanan Amerika Serikat. Jae Ha tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh dewan keamanan Amerika tersebut. Ia balas menggertak peneleponnya dengan mengatakan bahwa ia adalah Raja Korea Selatan.
“Ini mungkin bukan sikap resmi Amerika Serikat, tapi Anda mengatakan ini bukan pendapat Anda pribadi. Dan Anda berkata apa yang harus dilakukan? Aku tidak tahu banyak tentang hal itu. Di masa depan telepon saya jika ada keputusan resmi Amerika,” tukas Jae Ha seraya menutup teleponnya.

Setelah menutup teleponnya, Jae Ha memanggil sekretaris luar negeri dan sekretaris ekonominya untuk menghadap. Mereka berdiskusi tentang keadaan ekonomi dan kondisi luar negeri Korea yang sedang ditekan secara tidak langsung oleh asing. Para sekretarisnya memberi masukan pada Raja melihat adanya intervensi asing terhadap ekonomi dan hubungan luar negeri Korea. Mereka menyatakan jika Korea tidak mengikuti keinginan Amerika, maka Korea Selatan tidak bisa bertahan, terlebih keadaan ekonomi mereka saat ini belum kuat. Namun mereka sebenarnya tidak menginginkan Bong Goo keluar dari tahanan dengan jaminan. Sekretaris Eun berkata jika Kim Bong Goo bebas dengan jaminan, maka hal itu pasti akan mempengaruhi jalannya persidangan. Selain itu, Bong Goo bisa saja melarikan diri dan bersembunyi di negara yang tidak bergabung dengan ICC. Sekretaris Eun berpendapat Bong Goo harus dihukum. Jae Ha setuju dengan pendapat kepala sekretarisnya tersebut.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Hang Ah berjalan menuju tempat Jae Ha dan para sekretarisnya berdiskusi. Ia mendengar pembicaraan mereka dari luar. Tiba – tiba ponsel Jae Ha berdering, panggilan dari tempat syuting yang akan mereka datangi bersama. Hang Ah mendengar Jae Ha membatalkan syuting tersebut dan kembali berdiskusi dengan timnya. Di belakang, Yeom Dong Ha mengantar ayah Hang Ah untuk menemui putrinya.

Ayah Hang Ah memberitahu putrinya bahwa Cina telah menghentikan bantuannya pada Korea Utara. Sekutu kedua belah pihak mulai mengintervensi Korea Utara dan Selatan untuk membiarkan Kim Bong Goo lolos dari penjara dengan melemahkan kondisi ekonominya. Hang Ah meminta ayahnya untuk tidak melepaskan Bong Goo. Ayah Hang Ah berkata pemerintah mereka tidak bisa berbuat banyak. Jika mereka tetap membuat Bong Goo dipenjara, maka akan ada banyak hal lain yang mungkin akan membuat mereka semakin terpuruk. Hang Ah malah meminta agar ayahnya mau membujuk pemerintah Korea Utara untuk membantu menjadi saksi dalam persidangan ICC nanti agar Bong Goo tidak bisa keluar dari penjara. Ayah Hang Ah putus asa dengan sikap putrinya yang sangat tegas itu.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Hang Ah mendatangi Jae Ha yang sedang membaca berkas – berkas yang berkaitan dengan Kim Bong Goo. Melihat tunangannya datang, Jae Ha menyampaikan permintaan maafnya pada Hang Ah karena ia tidak menepati janjinya untuk kencan. Hang Ah tidak mempersoalkan hal itu. Ia berkata Utara akan membantu memberikan dukungan bagi Selatan dalam proses presidangan. Bahkan mereka akan mengutus seorang saksi dalam persidangan nanti. Hang Ah juga berkata bahwa ia juga akan menjadi saksi dalam persidangan tersebut. Jae Ha kaget dengan apa yang dikatakan Hang Ah. Hang Ah mengingatkan Bong Goo juga mengacaukan hubungan Utara dan Selatan, maka Utara juga akan ikut ambil bagian dalam proses persidangan tersebut. Bukankah mereka berdua menjadi simbol persatuan Korea Utara dan Selatan? Jae Ha menolak rencana Hang Ah untuk menjadi saksi. Ia tidak mau Hang Ah kembali mengalami hal yang tidak diinginkan. Hang Ah tetap bersikeras. Ia mau mereka bersama – sama berjuang melawan Kim Bong Goo, bukan hanya diam berpangku tangan melihat Raja bekerja keras sendirian. Keduanya tetap bersikeras dengan pendapat mereka sendiri. Lelah berdebat, Hang Ah akhirnya meninggalkan Jae Ha sendiri.

Di dalam kamarnya, Hang Ah menggerutu sebab ia tidak diijinkan untuk membantu dalam proses pengadilan Bong Goo. Tiba – tiba kepala pengawal datang dan meminta Hang Ah untuk mengunjungi tempat amal yang pernah didatangi Hang Ah sebelumnya. Hang Ah heran, untuk apa ia diminta datang ke tempat itu malam – malam? Kepala pengawal beralasan bahwa ada seorang pria tua yang ingin bertemu dengan Hang Ah. Hang Ah berkata ia diminta Yang Mulia untuk tetap berada di tempatnya. Apakah boleh ia pergi saat ini? Kepala pengawal berkata ia sudah meminta izin pada Raja dan Raja memberikan izin.

Hang Ah tiba di tempat yang dimaksud. Namun ia tidak menemukan pria yang dikatakan kepala pengawal tadi. Tiba – tiba kembang api menyala di atas atap membuat tempat itu terang, disusul lampu dan air mancur menyala. Hang Ah kaget melihat keadaan yang tiba – tiba seperti itu. Di seberangnya, terlihat Jae Ha telah berdiri menunggu Hang Ah. Rupanya Jae Ha mengajak Hang Ah kencan.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Saat Jae Ha berdiri di dekatnya, Hang Ah bertanya apakah pria tua yang ingin bertemu dengannya adalah dirinya. Jae Ha membenarkan. Hang Ah menanyakan apakah tempat ini yang dikatakan Jae Ha tadi siang di telepon. Jae Ha menjawab bahwa saat ini pukul 11 malam, dan tempat yang dimaksudkannya pasti penuh dengan orang – orang. Mereka pasti akan mengenali mereka dengan cepat. Hang Ah bertanya bagaimana jika Kim Bong Goo muncul di tempat itu? Ia menggoda Jae Ha dengan mengatakan ia takut berada di sana. Jae Ha tersenyum mendengar perkataan Hang Ah. Ia berkata sudah mensterilkan tempat itu dan meminta pengawal melakukan penjagaan. Hang Ah masih pura – pura marah, ia melihat sekeliling dan berkata tempat itu benar – benar kosong sama.
“Aku di sini,” tukas Jae Ha.
“Tidak ada sinar matahari yang hangat,” keluh Hang Ah.
“Ada sinar bulan,” jawab Jae Ha. “Maafkan aku. Tidak seperti orang normal, kita tidak bisa berpegangan tangan. Aku tidak bisa membawamu menikmati secangkir teh. Bahkan kita tidak bisa pergi keluar untuk berjalan – jalan bersama. Aku benar – benar menyesal. Maafkan aku yang selalu berteriak. Maaf sudah membuatmu menjadi gila. Aku berkata akan selalu membuatmu bahagia, tapi hanya membuatmu menderita banyak kesulitan. Aku benar – benar menyesal. Itulah sebabnya aku tidak bisa membiarkanmu pergi. Sekarang, tanpa dirimu aku tidak bisa melakukan apapun. “

Hang Ah tersenyum bahagia mendengar semua penjelasan Jae Ha. Ia menghambur ke pelukan Jae Ha, dan keduanya berpelukan.

It’s date time..

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Jae Ha mengajak Hang Ah naik roller coaster. Awalnya Hang Ah tidak mau menaikinya, ia takut permainan itu membuatnya meninggal, hahaha namun Jae Ha terus membujuknya hingga Hang Ah mau menaikinya. setelah roller coasternya berhenti, justru yang terjadi kebalikannya. Hang Ah bersemangat bahkan mengajak Jae Ha menaikinya kembali sedangkan Jae Ha, hahaha…

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Keduanya melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi kebun binatang. Setelah puas berjalan – jalan, keduanya berjalan sambil minum soda. Saat Jae Ha melihat tali sepatu Hang Ah lepas, dengan penuh perhatian Jae Ha mengikat tali sepatu Hang Ah. Melihat perhatian yang ditunjukkan Jae Ha membuat Hang Ah tersenyum bahagia.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Saat keduanya duduk bersama, Hang Ah kembali membujuk Jae Ha untuk membiarkannya menjadi salah satu saksi dalam persidangan Kim Bong Goo. Jae Ha tetap menolak permintaan Hang Ah. Jae Ha lalu meminta Hang Ah mengatakan apa yang akan dilakukannya jika ia bertemu dengan Kim Bong Goo. Hang Ah lalu mempraktekkan apa yang akan dilakukannya jika ia bertemu dengan Kim Bong Goo pada Jae Ha. Akhirnya Jae Ha memberikan izin pada Hang Ah untuk menghadiri dan menjadi saksi dalam persidangan Kim Bong Goo.

Hang Ah dan rombongannya dari Korea Utara mendatangi markas ICC sebagai saksi dari kasus Kim Bong Goo. Di hadapan para penyidik, Hang Ah menjelaskan tentang apa saja yang dilakukan Kim Bong Goo beserta dengan bisnis yang dijalaninya, termasuk hal – hal yang melanggar hukum. Sekretaris ICC meminta Hang Ah untuk memperpendek penjelasannya. Hang Ah beralasan hal ini ia lakukan agar Bong Goo tidak dibebaskan yang bisa membuatnya melarikan diri dan menghilangkan barang bukti yang bisa menjadi alat untuk menjeratnya dalam proses persidangan. Sayangnya, sekretaris ICC tersebut berkata bahwa jaminan penangguhan penahanan Kim Bong Goo sudah disetujui 20 menit yang lalu.

Semua orang dalam rombongan Hang Ah tentu saja terkejut mendengar apa yang dikatakan sekretaris ICC tersebut. Hang Ah bertanya bukankan kepastian jaminan akan diputuskan dua minggu mendatang? Sekretaris ICC menjelaskan hal itu berdasarkan kebijaksanaan kepala kehakiman. Hal ini berdasarkan alasan Kim Bong Goo mengalami masalah kesehatannya yang memburuk. Kemudian persidangan tidak akan dilakukan sebab petisi yang dikirimkan oleh para pemimpin yang berpengaruh telah disetujui. Hang Ah berkata bahwa mereka juga memiliki petisi yang telah ditandatangani oleh ribuan orang. Namun sekretaris ICC tersebut memotong perkataan Hang Ah dan meminta maaf sebab usaha mereka telah sia – sia, karena bobot petisi mereka tidak imbang dengan petisi yang telah dibuat untuk menjamin Kim Bong Goo. Sebab lawan mereka adalah negara adidaya, Amerika. Setelah berkata demikian, sekretaris ICC  tersebut meninggalkan Hang Ah dan rombongannya. Hang Ah masih berusaha untuk meminta waktu agar bisa berbicara. Namun sekretaris ICC tersebut menolak dan meninggalkan Hang Ah.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Saat berjalan keluar, Hang Ah merasakan betapa tidak berdayanya negara mereka di dunia internasional. Tiba – tiba sebuah mobil menuju ke arah mereka. Di dalamnya ternyata Kim Bong Goo. Setelah dekat, Bong Goo berjalan mendekati Hang Ah.
“Di Korea Utara, tampaknya posisimu sudah lebih tinggi. Nah, jika dirimu menikah dengan Raja maka kamu akan mendapatkan banyak manfaat dari suamimu,” kata Bong Goo.
“Kudengar kau dibebaskan karena kesehatanmu namun sepertinya kau tidak terlihat sakit” tegur Hang Ah.
“Para tokoh penting dunia mengetahui sakit hati yang aku rasakan,” jawab Bong Goo sambil memegang dadanya.
“Baiklah, sudah dekat hari di mana kau akan dikirim ke penjara. Tentu saja kau menjadi sangat depresi,” kata Hang Ah geram
“Persiapan pernikahanmu berjalan dengan baik?” tanya Bong Goo
“Selama kau tidak ikut campur!”
“Tapi aku akan melakukannya. Aku akan membuat kalian berperang,” ancam Bong Goo.

Di istana, Jae Ha dikunjungi oleh ketua dewan keamanan Amerika yang tempo hari meneleponnya. Ia menggertak Jae Ha dengan mengatakan bahwa Amerika akan menyerang Korea Utara. Jae Ha merekam perkataan lawan bicaranya dan berusaha untuk membuatnya mengatakan hal yang sebenarnya. Namun ia tetap berkelit.
“Apakah Washington telah memutuskan untuk menyerang Korea Utara?”
“Itu adalah strategi militer Amerika. Kami tidak pernah mengatakannya pada orang asing dan tidak akan mengatakannya pada Korea. Kami tidak memiliki kewajiban untuk melakukan itu. Jika kami akan melakukannya maka kami lakukan, jika tidak maka kami tidak lakukan.”
“Ya, Anda benar,” jawab Jae Ha.
“Jangan terlalu khawatir. Belum ada keputusan yang dibuat. Namun karena hal ini berhubungan dengan masalah keamanan nasional, aku akan datang lagi, ” kata ketua dewan tersebut.
“Semoga berhasil. Dan juga, jika Anda menyerang Korea Utara sebaiknya Amerika Serikat tidak usah melangkahkan kakinya ke Korea Selatan. Tidak apa – apa bukan?” ancam Jae Ha balik.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Bong Goo masih berbicara dengan Hang Ah. Ia memastikan Jae Ha akan kesulitan untuk menangani masalahnya, sebab ia hanyalah seorang Raja. Hanya nama sebagai panglima tertinggi bangsa, namun tidak bisa melakukannya. Hang Ah mengatakan bahwa mata Bong Goo menunjukkan bahwa ia yang takut. Matanya memancarkan ketidakyakinannya. Sebagai istruktur khusus, ia pernah menjalani pelatihan tentang pengendalian ekspresi mata. Sayangnya saat ini, apa yang diucapkan Bong Goo tidak sesuai dengan apa yang terpancar dari matanya.

Bong Goo menutupi kegugupannya dengan menertawakan apa yang dikatakan Hang Ah. Ia berkata akan mengirimkan sesuatu melalui email pada Jae Ha. Ia minta Hang Ah ikut melihatnya sebagai hadiah pernikahan bagi mereka.
“Bagaimana Korea Utara bertahan di bumi. Itu metode rahasiaku. Dan juga akan sulit bertahan hidup di Korea Selatan ketika terjadi perang antar negara tetangga. Lihat ekspresi matamu. Kau tergoncang bukan?”

Sekretaris Eun membacakan syarat yang dikirimkan dihadapan Jae Ha dan Hang Ah.
“Batalkan semua gugatan pada mereka. Masalah keamanan nasional harus ditangani mengikuti cara mereka, khususnya Amerika. “

Sekretaris Eun meminta agar Jae Ha tidak mengikuti apapun syarat yang diajukan. Mengikuti sama dengan menjual negara mereka. Jae Ha masih khawatir dengan ancaman perang yang akan dilakukan Amerika. Sekretaris Eun merasa bahwa ancaman tersebut hanya gertakan. Hang Ah merasa ancaman ini menjadi semakin serius setelah rencana pernikahan antara Utara dan Selatan segera direalisasikan. Sekretaris Eun tidak sependapat. Ia berkata tidak ada alasan mengenai hal itu. Mereka hanya mencari alasan untuk menyalahkan. Mereka sengaja menyerang psikologis untuk dapat mengendalikan Korea. Jae Ha masih sangsi, sebab Bong Goo adalah orang yang akan melakukan apa yang dikatakannya. Jadi meskipun kemungkinan terjadinya perang sebesar 1%, mereka harus menghentikannya.
“Yang Mulia, Anda memiliki 2 pilihan. Pertama, melakukan semua permintaan Bong Goo. Turun dari tahta dan menghadiahkan negara kita kepada mereka, sepenuhnya menyerah. Atau yang kedua, Anda bisa mencoba berbagai cara yang ada dengan kekuatan Anda dan berusaha mencegah terjadinya perang. Jika Yang Mulia seorang warganegara biasa, Raja seperti apa yang akan Yang Mulia pilih?” tanya Sekretaris Eun memberikan pertimbangan. Raja akhirnya memilih untuk menggunakan cara kedua, dengan melakukan diplomasi.

Lee Jae Ha dan Kim Hang Ah melakukan perjalanan ke 20 negara untuk kegiatan diplomatik. Hal ini merupakan pertama kalinya keluarga kerajaan melakukan hal tersebut.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Yeom Dong Ha menemui Putri Jae Shin untuk menyerahkan safety box milik Eun Shi Kyung. Sebelum pergi, Shi Kyung berpesan pada Dong Ha untuk menyerahkannya pada Putri jika ia mengalami hal yang tidak diinginkan. Putri lalu menanyakan passwordnya pada Dong Ha. Dong Ha sedikit lupa. Putri lalu menekan tanggal lahirnya dan ternyata sesuai. Safety box itu berisi video VHS yang dibuat Shi Kyung setelah ia mencium Putri Jae Shin.

Dong Ha membantu memasukkan video tersebut ke pemutarnya yang berada di ruangan Shi Kyung yang kini ditempatinya. Setelah selesai, ia menyerahkan remote dan meninggalkan Putri Jae Shin sendirian.

Jae Shin menekan tombol play. Video menyala dan wajah Shi Kyung terlihat di sana.
“Awalnya aku berencana untuk menulis surat, tapi aku benar – benar payah dalam menulis jadi aku melakukan ini,” ungkap Shi Kyung.

=Flashback=
Terlihat Eun Shi Kyung berusaha menulis namun berkali – kali kertas yang telah ditulisinya ia remas – remas dan buang. Akhirnya ia mengambil rekorder VHS dan mempelajarinya. Ia lalu mulai merekam perkataannya.
=Flashback end=

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

“Baru saja… ciuman itu … Aku sungguh minta maaf. Aku … adalah seorang pengecut, Puteri. Karena aku sungguh membosankan dan tidak menarik. Jika aku melakukan sedikit kesalahan, Puteri mungkin akan merasa bosan… jadi aku terus mengawasi Puteri. Tapi ini kelihatannya aku tidak bisa melakukannya. Saat pertama kali aku melihatmu, aku sudah menyukaimu. Puteri sangat tidak terkendali dan percaya diri. Ini adalah karakter yang tidak aku miliki.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

“Aku telah memikirkannya puluhan ribu kali. Betapa baiknya jika aku adalah orang yang Puteri sukai. Aku … untuk Puteri… bukanlah sosok yang cocok, kan? Jadi karena itulah aku mengumpulkan keberanianku saat ini… karena aku ingin menjadi seseorang yang cocok untuk Puteri. Jika Puteri melihat ini. Tidak, aku … Ini bukan apa – apa. Puteri tidak akan melihat ini. Aku juga pergi ke sana bukan untuk mengantar nyawa. Aku akan kembali dengan penampilan yang berwibawa.

Aku juga akan membawa buku lelucon bersamaku. Di masa mendatang, tidak akan ada lagi pria membosankan ini. Perasaan … perasaan jenaka. Aku akan percaya diri dan keren seperti Puteri saat aku kembali nanti… dan aku akan memberitahu langsung pada Puteri bahwa … aku mencintaimu.”

Puteri Jae Shin menangis mendengar pengakuan Eun Shi Kyung padanya.

Kim Bong Goo sedang berada di rumahnya mengikuti siaran berita. Dalam siaran berita tersebut dilaporkan bahwa Raja Lee Jae Ha bertemu dengan Perdana Menteri Jerman. Hal lebih istimewa dari pertemuan ini adalah hadirnya Menteri Ekonomi Korea Utara dan akan menginterview 5 kota utama di Eropa.
Bong Goo lalu bertanya pada penasehatnya balasan yang dikirimkan Korea Selatan pada mereka. Ia juga menanyakan tentang langkah apa yang diambil Amerika. Penasehatnya mengatakan bahwa saat ini kongres sedang berusaha dengan keras. Sepertinya mereka sedang dalam kesulitan tentang penyerangan ke Korea Utara tanpa menyebabkan pertentangan politik. Terlebih saat ini kondisi Utara dan Selatan sedang berada pada masa damai. Mendengar hal tersebut membuat Bong Goo berencana melakukan sesuatu yang dapat dijadikan sumber konflik.

Sekretaris Eun melihat berita tentang serangan bom yang terjadi di Michigan. Pelakunya diidentifikasi berasal dari Korea Utara. Di tempat lain, ketua dewan keamanan yang pernah mendatangi Jae Ha juga melihat berita yang sama. Ia tersenyum penuh kemenangan mendengar berita tersebut. Ia segera menghubungi Gedung Putih untuk melancarkan aksi mereka selanjutnya (aksi Bong Goo dan Klub M serta kaki tangannya sebenarnya, namun meminjam tangan pemerintah Amerika).

Yeom Dong Ha berlari menemui Jae Ha. Ia menunjukkan pernyataan juru bicara gedung putih yang membuat pernyataan untuk menyerang Korea Utara. Melihat hal itu, Jae Ha segera memerintahkan agar mereka kembali ke Korea.


Di Korea Utara, Kepala komite sedang memastikan bahwa pengebom yang dimaksud Amerika bukanlah warga negara mereka. Namun ia meminta agar mengetahui alasan dibalik rencana penyerangan terhadap mereka yang secara tiba – tiba tersebut. Saat sedang berbicara, Kim Nam Il masuk ke ruangan kepala kamerad. Setelah menutup teleponnya, kepala komite mengajak Kim Nam Il berdiskusi mengenai alasan di balik semua rencana penyerangan tersebut. Kim Nam Il merasa ini bukan hanya sebuah gertakan.

Kepala komite menyalahkan mengapa mereka menandatangani perjanjian damai dengan Korea Selatan. Melihat kedekatan bilateral kedua negara, Amerika merasakan ada yang tidak beres dan maju melawan mereka. Kim Nam Il menyarankan agar mereka meminta bantuan pada Korea Selatan. Kepala komite merasa Korea Selatan tidak akan membantu mereka. Ia berfikir Korea Selatan akan lebih mengutamakan Amerika dibanding Korea Utara. Mendengar jawaban kepala komite, Kim Nam Il merasa bahwa kepala komitenya siap untuk berperang melawan Amerika. Kepala komite tentu menyadari kekuatan mereka kalah dibanding Amerika. Oleh karena itu, Kim Nam Il menyarankan agar mereka menghubungi Korea Selatan diam – diam untuk menjadi mediator antara Korea Utara dengan Amerika.

Dengan menggunakan kekuasaannya, Mike Taylor ketua dewan keamanan Amerika menelepon Perdana Menteri Korea Selatan. Ia memberikan perintah pada Perdana Menteri.

Kim Nam Il dan kepala komite menyaksikan berita dari Korea Selatan yang menyatakan komando pertahanan mereka diaktifkan ke level 3 untuk kemungkinan adanya perang berskala besar. Kepala komite mengiyakan pertanyaan kepala komitenya dan mengatakan jawaban yang diterimanya dari Korea Selatan bahwa hal ini merupakan langkah politis setelah peristiwa pengeboman tersebut. Namun begitu mendengar bahwa selama level 3 diaktifkan dan komando diserahkan pada komando gabungan Korea – Amerika, kepala komite akan membuat pengumuman tentang tanggapan mereka terhadap situasi yang ada. Kim Nam Il berusaha mencegah namun ia justru diminta keluar dari ruangan tersebut.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Para pengawal kerajaan sedang menyaksikan berita dari Korea Utara yang menyatakan akan menyerang Seoul. Para pengawal heran mengapa tiba – tiba Korea Utara berbalik menyerang mereka sementara mereka tidak melakukan apapun. Tiba – tiba kepala pengawal masuk dan mencari pengawal yang bertugas mengawal Raja hari itu. Yang bertugas ternyata Yeom Dong Ha. Kepala pengawal meminta agar Yeom Dong Ha diberitahu untuk menghubunginya.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Yeom Dong Ha menghubungi kepala pengawal. Ia mendapatkan perintah untuk tidak mengatakan apapun pada Raja dan Hang Ah. Setelah berbicara, Dong Ha segera menemui Raja dan Hang Ah. Jae Ha segera bertanya apakah mereka bisa turun dari kapal sekarang. Dong Ha berkata hanya ia dan Raja yang turun. Hang Ah dan Jae Ha heran mendengar jawaban Dong Ha. Yeom Dong Ha lalu menjelaskan bahwa Kim Nam Il menunggu Hang Ah. Hang Ah tentu saja heran dengan kedatangan ayahnya yang tiba – tiba. Dong Ha beralasan bahwa ayahnya ingin menemui putrinya. Jae Ha ingin menemuinya juga, namun Dong Ha menolak dan berkata bahwa Kim Nam Il hanya ingin bertemu dengan Hang Ah. Jae Ha sudah curiga dengan apa yang terjadi. Namun Dong Ha beralasan bahwa ia akan mengantar mereka ke istana sehingga Raja bisa kembali terlebih dahulu.

Hang Ah tidak curiga dengan apa yang dikatakan Dong Ha, namun tidak dengan Jae Ha. Ia merasa janggal dengan apa yang dikatakan Dong Ha. Namun karena Hang Ah memintanya untuk kembali ke istana terlebih dahulu, ia akhirnya meninggalkan Hang Ah. Dari atas kapal, Hang Ah melihat Jae Ha dan rombongannya meninggalkan tempat tersebut.

Kim Nam Il berjalan mendekati putrinya. Dengan riang, Hang Ah menyambut kedatangan ayahnya. Namun saat melihat wajah ayahnya, ia merasa ada sesuatu yang tidak beres.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Jae Ha berada di dalam mobil. Hujan yang turun di luar sangat deras. Ia mengomentari hujan, namun tidak ada seorangpun yang menanggapi perkataannya.

Hang Ah juga berada di dalam mobil bersama ayahnya. Saat berada di persimpangan jalan, ia melihat mobil yang dinaikinya menuju ke Korea Utara bukan ke Seoul. Ia sudah curiga, hendak dibawa kemana. Namun ayahnya hanya diam tidak menjawab pertanyaan putrinya.

Mobil yang ditumpangi Jae Ha menuju ke pusat komando gabungan Amerika – Korea. Ia heran dengan apa yang terjadi. Akhirnya Dong Ha memberitahu bahwa level keamanan telah dinaikkan ke tingkat 3. Sejak pukul 9 pagi, komando diserahkan pada markas pusat komando Amerika – Korea.

Sementara itu, Hang Ah dan ayahnya telah sampai ke tempat yang dituju. Ia masih heran mengapa ia dibawa kembali ke Korea Utara. Ayahnya hanya diam saja mendengar putrinya berteriak – teriak minta penjelasan.

Sinopsis The King 2 Hearts episode 19

Jae Ha masih mencerna apa yang baru saja dikatakan Yeom Dong Ha. Sementara itu, Kim Nam Il akhirnya memberitahukan keadaan yang sebenarnya pada Hang Ah. Saat ini perang akan segera meletus, jika Amerika menyerang Pyongyang maka Pyongyang akan menyerang Seoul. Jae Ha mengkhawatirkan Hang Ah. Kim Nam Il mengajak putrinya untuk segera pergi. Jae Ha bertanya pada Dong Ha dimana Hang Ah sekarang. Sedangkan Hang Ah tidak mau mengikuti ayahnya. Ia harus dipaksa oleh beberapa orang yang tadi menyambutnya. Ia terus meneriakkan nama Lee Jae Ha.

==To be continued..==

Thanks to : IDWS  & Islandsub
Represented by hanari (Yohana & Ari)
Written by Yohana (Fb | Twitter)
Image by Ari ( Twitter | Blog )
Posted only on PelangiDrama
DO NOT REPOST TO OTHER SITE/FP !!!
Please be patient!!! don’t ask next episode! OK!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s