[Sinopsis K-Drama] Arang and The Magistrate Episode 17

~Sinopsis  Arang and The Magistrate Episode 17~
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Moo Yeon tetap berusaha menyentuh Arang, Eun Oh segera membuka kipasnya. Moo Yeon yang mengenali kipas itu milik Raja surga, mundur ketakutan. Tapi ternyata kipas itu tak berpengaruh pada Moo Yeon. Ia memastikan kalau ia takkan pernah mengembalikan tubuh Ibunya Eun Oh, kecuali di tukar dengan satu hal, TUBUHnya ARANG!.
Moo Yeon menusukkan tusuk rambutnya pada kipas Eun Oh, hilanglah kekuatan kipas itu. Ia kemudian bermaksud menusukkannya lagi pada Eun Oh, tapi Arang maju melidungi Eun Oh. Arang yang tertusuk.
Aw, kenapa Arang mesti di tusuk saat melindungi lelaki-lelaki yang di cintainya??
Moo Yeon minta Eun Oh pergi untuk menyembuhkan Arang, ia tertawa sambil berjalan masuk ke pondoknya.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Eun Oh segera membopong Arang pulang, dan meletakkannya di kamarnya. Eun Oh minta Arang istirahat dan tak memikirkan perkataan tadi (soal menukar tubuh).
Tapi Arang punya hal yang ingin ia beritahukan, yang baru saja diingatnya saat melihat wanita tadi. Sambil menangis Arang memberitahu kalau yang menusuknya dulu adalah ibunya Eun Oh.
Eun Oh terperangah, ia kembali ke kamarnya dengan terhuyung. Eun Oh terjatuh dan menangis. Menangisi semua harapannya untuk ibunya yang tak terwujud, alih-alih masih hidup dan dalam keadaan baik, Eun Oh harus menerima kenyataan bahwa ibunyalah yang membunuh wanita yang kini dicintainya, juga telah merelakan tubuhnya untuk di pakai si ‘makhluk’.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Tak hanya Eun Oh yang menangis hari itu, tapi juga Joo Wal. Joo Wal menangis ketakutan karena tiba-tiba semua ingatannya tentang pembunuhan yang ia lakukan pada gadis-gadis korban kembali muncul. Air matanya masih bercucuran saat pelayan mengetuk kamarnya. Si pelayan datang untuk memberitahu kalau ‘nyonya’ memanggilnya.
Arang sudah kembali sehat, ia mengganti pakaiannya. Nampak bekas darah dari lukanya menempel di bantal dan kasurnya. Ia lalu ke kamarnya Lee Seo Rim.
Arang terus berpikir, memang ibunya Eun Oh yang menusuknya, tapi ia tahu itu tidaklah di sengaja. Arang galau, apa yang ia temukan sudah final atau belum? Ia ingat pesan Raja Surga, lonceng akan berbunyi hanya jika orang yang membunuhnya mati.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Eun Oh Oh menemukan Arang di kamar Lee Seo Rim, ia dengan jujur mengakui kalau ia tengah galau. Apa ia harus meminta maaf mewakili ibunya, atau bersumpah akan mengirim Arang ke surga dengan membalaskan dendam Arang, atau harus memohon pada Arang untuk memaafkan ibunya?
Arang minta Eun Oh jangan galau, masih ada waktu sampai malam purnama di tambah Raja Surga takkan semudah itu memudahkan menyelesaikan semua. Jadi Arang yakin pasti ada kebenaran yang masih harus mereka pecahkan.”Jadi, jangan khawatir. Kau harus memikirkan dulu cara untuk menyelamatkan ibumu”.
Sepertinya Eun Oh setuju, ia akan mulai dari Joo Wal, karena berdasarkan ingatan Arang, Joo Wal ada di tempat yang sama dengan Ibunya Eun Oh.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Eun Oh terpaksa menyelinap dengan melompati pagar, karena rumah Tuan Choi kini di lengkapi penjaga. Eun Oh masuk ke kamar Joo Wal, tak ada Joo Wal di sana, ia malah menemukan sketsa Arang yang memakai baju prajurit. Eun Oh membawa gambar itu —-pasti Eun Oh cemburu, secara dia kan ga bisa gambar, heee
Eun Oh terus menyelidik, ia kaget dengan banyaknya penjaga, di tambah gudang senjata!. Eun Oh tak sengaja terkurung di gudang senjata saat sedang menyelidikinya. Sayangnya ia menyenggol sesuatu hingga para penjaga itu mendengarnya. Usaha Eun Oh untuk sembunyi sia-sia. Kini ia harus menghadapi mereka. Eun Oh terkena sabetan di lengan atasnya. Untungnya ia bisa mengalahkan 3 penjaga yang mengepungnya itu dan kabur sebelum ketahuan oleh yang lain.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Arang menemui Bang Wool. Bang Wool kaget mendengar ‘makhluk’ yang hidup berpindah dari satu tubuh ke tubuh lain. Ia mengerti kenapa tempo hari Eun Oh menanyakan hal yang sama. Apa sebenarnya Makhluk itu?
Arang mengaku tak tahu, tapi makhluk itu adalah seorang gadis yang sangat cantik. Karena Bang Wool mengaku tak tahu cara mengeluarkan si gadis dari badannya ibunya Eun Oh, Arang minta tolong agar Bang Wool menanyakannya pada nenek leluhurnya yang ke 9.
Bang Wool dengan terpaksa akhirnya menyanggupi, tapi syaratnya mereka harus berdiri di atas atap, ckckck. Arang memegang pakaian yang pernah di pakai si nenek dengan tangan kirinya, sementara yang kanan di taruh di pinggang. Lalu menghadap ke utara dan mengucapkan mantra keras-keras.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Cara itu berhasil, si nenek akhirnya datang. Nenek minta agar Bang Wool jangan sering memanggilnya, ini saja ia datang dengan diam-diam. Karena Bang Wool tak bisa mendengar suara nenek, ia bingung, “Apa yang dia katakan?”
Arang baru membuka mulut hendak menjawab saat nenek menanyainya, kenapa ia di panggil. Arang menanyakan apa bisa menarik jiwa lain dari tubuh seseorang.
Sebelum menjawab pertanyaan Arang, nenek menebak kalau gadis yang bertanya itu adalah Arang. Ternyata di Dunia lain Arang itu terkenal, bahkan banyak di antara mereka yang taruhan. Taruhan apa Arang akan nasuk Surga atau Neraka gitu??
“Apa yang dia katakan?” Lagi-lagi Bang Wool bertanya.
Arang hendak menjawab, tapi lagi-lagi nenek memotongnya, “Jadi, kau ingin pergi ke surga?” Nenek bercerita kalau surga itu tempat yang menyenangkan. Tapi ada hal yang pasti harus di lalui orang yang mau masuk Surga, “kau harus meninggalkan semua kenangan masa lalumu” Jadi Arang takkan ingat apapun dari kehidupan ini. Begitu pula jika mesti ke neraka, apalagi neraka terdalam, kenangan akan hancur begitu juga keberadaan orang yang masuk neraka itu takkan ada dalam kenangan orang lain.
“Apa yang dia katakan?” Ketiga kalinya Bang Wool bertanya, kali ini nenek menjawabnya dengan pukulan di kepala. Bang Wool langsung bangkit setelah terjengkang, “Kenapa kau memukulku?”
“Untuk membuka telingamu, Kenapa?”
“Mengapa kau memukulku begitu keras?” Kekesalan Bang Wool berubah jadi kebahagian, ia kini bisa mendengar suara nenek.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Balik lagi ke pertanyaan Arang, apa bisa si ‘makhluk’ dikeluarkan dari tubuh orang yang di masukinya? Nenek menjawab tak tahu pasti, tapi jika ada kemauan keras dari jiwa yang pertama, maka jiwa yang kedua bisa dipisahkan, lalu setelah di pisahkan, ia harus segera di tusuk dengan belatinya Raja Langit. Tapi, bukan sembarang orang yang dapat melakukan penusukan.
Nenek segera pergi setelah mengingatkan hal yang pertama Arang lakukan adalah mencari hal yang Ibunya hakim paling hargai.
Bang Wool berteriak berterimakasih atas bantuan neneknya…
Joo Wal bertanya kenapa ingatannya tentang pembunuhan-pembunuhan yang ia lakukan tiba-tiba muncul. Moo Yeon mengaku itu karena kekuatannya lemah. Tapi ada satu hal yang bisa menghakhiri semuanya, Arang!. Setelah Moo Yeon mendapatkan tubuh Arang, semuanya akan berakhir (= semua kenangan pembunuhan yang dilakukan Joo Wal akan hilang selamanya). Kalau tidak, Joo Wal mesti hidup dengan ingata ingatan pembunuhan-pembunuhan itu dan hidup sebagai pembunuh.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Air mata mengalir di pipi Joo Wal. Ia melangkah gontai ke arah pintu, kemudian menatap cincinnya, “Apakah ini … harga dosa-dosa ku?”. Joo Wal sepertinya sudah mengambil keputusan ia kembali duduk di hadapan Moo Yeon, “Apa yang harus aku lakukan?”
“Singkirkan Kim Eun Oh”. Karena Eun Oh lah jiwa ibunya kini terus berontak, padahal setiap ia berontak, setiap itu pula kekuatan Moo Yeon melemah.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Arang sedang memikirkan hal yang paling Ibunya Eun Oh inginkan, saat Eun Oh datang dalam keadaan terluka. Arang bingung harus melakukan apa, tapi ia juga di larang untuk memberitahu Dol Sae. Eun Oh menyuruhnya mengambil sesuatu untuk membungkus luka itu dari kamarnya.
Arang membuka-buka lemari Eun Oh, ia menemukan kipas yang bolong akibat tusuk konde Moo Yeon sebelum menemukan kain pembungkus luka.
Arang termangu ngeri melihat luka Eun Oh, ia bingung harus melakukan apa. Eun Oh menyuruhnya membebat luka itu. Selama Arang membebat luka Eun Oh, ia tahu kalau Eun Oh sedang menatapnya. “Apa yang kau pikirkan?” Eun Oh mengaku kalau ia sangat berterima kasih pada Arang. Banyak hal yang terjadi tiba-tiba, Arang, ibunya, dan tempat itu (=baca= Eun Oh jadi hakim). Arang terdiam, ia menatap Eun Oh.
Eun Oh terbiasa dengan hidup tanpa peduli orang lain. Makanya itu ia sangat marah karena di anugerahi dapat melihat dan mendengar hantu (=bisa melihat dan mendengar hantu berarti akan ada banyak hantu yang datang untuk minta tolong).
Berkat Arang, kini Eun Oh bisa ber~empati pada orang lain, bisa mengerti rasa sakit yang di rasakan ibunya, juga bisa mengerti rasa sakit orang lain. Selain itu, ia juga sadar kalau ia dalam posisi bisa membantu mereka.
“Tidak, harusnya aku yang berterima kasih” sahut Arang yang kini melanjutkan membebat tangan Eun Oh. Eun Oh justru sudah melakukan banyak hal untuknya, padahal sebaliknya Arang tidak, walau itu hanya segelas air madu. Arang juga mengaku salah karena menyangka kalau Eun Oh takkan mampu menanggung perpisahan setelah memberikan segenap hatinya.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Padahal menurut Bang Wool, cinta itu sendirilah yang akan menjadi kekuatan untuk bertahan. Salah sangkanya itu yang membuat Arang menjauh dari perasaannya Eun Oh, dan pura-pura tidak menyadarinya.
“Aku tidak bisa berbagi kehangatan denganmu, atau tinggal bersamamu untuk waktu yang lama, atau hidup sebagai pasangan menikah yang bahagia seperti orang lain. Yang bisa aku lakukan adalah membantumu memakaikan pakaianmu…. Aku mungkin akan kehilangan semua kenangan tentangmu saat aku meninggalkan dunia ini …” Arang akhirnya mengucapkan kata pamungkas, “Aku mencintaimu”.
Arang yang sedari tadi lebih banyak tertunduk, kini pamit untuk ke kamarnya. Eun Oh sendiri masih terpaku mendengar pengakuan cinta dari Arang. Ia menahan tangan Arang dan menariknya. Memberi ciuman yang di sertai derai air mata…..
Joo Wal tampak berpikir keras, ia membuat keputusan untuk melakukan yang Moo Yeon inginkan, tapi setelah itu ia akan melakukan apa yang ia inginkan = Membawa Arang pada Moo Yeon dan menghapus kenangan menyakitkannya Joo Wal, lalu setelahnya Joo Wal yang akan menghapus Moo Yeon.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Paginya Arang mengetuk pintu Eun Oh, dan minta ijin untuk masuk. Eun Oh heran, tidak biasanya Arang begitu, biasanya masuk mah masuk aja…
Arang senyum malu-malu. Ia ke sana untuk menyampaikan hal yang belum sempat ia beritahukan kemarin, info dari nenek buyutnya Bang Wool. Mereka harus mencari hal yang paling di inginkan oleh Ibunya Eun Oh, agar jiwa ibunya Eun Oh menguat. Setelah itu si ‘Makhluk’ dapat ditarik keluar lalu harus ditikam dengan belati milik Raja Surga.
Arang juga mengutarakan niatnya untuk menemui Joo Wal, untuk bertanya mengapa ia ada di sana malam itu dan menanyakan hubungannya dengan ibunya Eun Oh. Eun Oh melarang, ia yang harus melakukan itu. Arang keukeuh, ini juga bagian dari ‘kebenaran’ yang harus ia cari.
Eun Oh memberitahu pada Dol Sae mengenai keadaan ibunya sekarang. Ia minta Dol Sae membawa pasukan untuk ‘menjemput paksa’ makhluk itu.
Sayangnya Dol Sae hanya menemukan pondok kosong, karena Moo Yeon sendiri sedang dipindahkan oleh Joo Wal ke sebuah gua batu.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Joo Wal pulang dan menemukan Arang menunggunya. Awalnya Joo Wal seperti hendak menolak, tapi ia kemudian bersedia menjawab. “Dia adalah bidadari… Di dunia ini, dia bisa hidup dengan menggunakan tubuh orang lain. Dia hanya bisa masuk ke tubuh yang pemiliknya mengijinkannya. Makhluk itu memberi apapun yang di inginkan si pemilik tubuh, dengan imbalannya tubuhnya.”
“Lalu, apa yang ibu hakim inginkan?”
Joo Wal mengaku tak tahu, hanya sebatas itulah yang ia tahu.
“Kalau begitu aku akan menemuinya sendiri dan bertanya padanya.”
“Nona…” Joo Wal berusaha mencegah.
Tuan Choi murka saat tahu yang menyelinap ke rumahnya kemarin di pastikan Eun Oh si Hakim. Ia pun segera menyuruh penjaganya untuk mengeluarkan Guh Dul dari dalam penjara.
Guh Dul berhasil dibawa kabur. Tuan Choi memerintahkannya untuk bersembunyi di suatu tempat. Pada saatnya dibutuhkan, ia akan memanggil Guh Dul kembali.
Paginya Eun Oh mendapat laporan ganda, pertama soal Guh Dul yang lari, lalu yang kedua seorang pria yang datang memohon minta Hakim menyelamatkan anaknya. Anaknya hanya bocah berumur 8 tahun yang diambil untuk di jadikan budak karena ayahnya tak bisa bayar hutang pada tuan Choi.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Para warga takut-takut melihat Prajurit Tuan Choi yang memaksa membawa anak di maksud. Si anak berhasil kabur setelah menggigit orang yang memeganginya. Para Prajurit itu mengejar si bocah. Si bocah berpapasan dengan rombongan Eun Oh. Eun Oh memangkunya.
Setelah memberikan si anak pada ibunya, Eun Oh membawa mereka pergi. Prajurit tuan Choi tak terima, mereka melawan tapi kalah jumlah.
Keluarga si bocah berkongtow mengucapkan terima kasih pada Eun Oh. Dari mereka Eun Oh tahu kalau kejadian itu sudah sering terjadi, karena mereka tak bisa membayar hutang pada Tuan Choi.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Tuan Choi lagi-lagi murka dengan kelakuan Eun Oh. Tapi ia punya rencana tersembunyi untuk menjatuhkan Eun Oh….
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Setelah kejadia itu, warga mulai berduyun-duyun mendatangi kantor hakim untuk minta pertolongan. Eun Oh pun mulai populer, beberapa anak kecil mengambar figur Eun Oh di dinding seorang warga…
Duo petugas masih galau, apa mereka harus terus memilih tuan Choi atau ikut Hyung Bang yang sudah memilih Hakim?
Arang masih menunggu Joo Wal untuk mengijinkannya bertemu Moo Yeon.
“Mengapa kau melakukan ini?” tanya Joo Wal heran, kenapa Arang bisa keukeuh
“Aku harus bertemu dengannya dan bertanya sesuatu. Tolong bawa aku padanya”
“Apa kau bertindak sejauh ini untuk Hakim tersebut?”
Arang tak menjawab, tapi sepertinya Joo Wal tahu jawabannya. Ia menyanggupi membawa Arang ke sana.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Eun Oh memutuskan untuk membuat jabatan Dol Sae resmi, sebagai sersan. Dol Sae kini memakai seragam yang menurutku bagus.
Eun Oh mengumpulkan semuanya dan memberitahu tentang posisi baru Dol Sae. Walau Dol Sae aslinya adalah pelayannya Eun Oh, tapi kinerjanya sangat bagus. Hal itu juga berlaku untuk yang lain. Barang siapa yang melakukan hal yang seharusnya, orang itu akan di anggap unggul dan akan mendapat jabatan penting di kantor.
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Dol Sae mendatangi rumah Bang Wool untuk pamer seragam barunya. Tapi Bang Wool mengaku lebih suka Dol Sae yang biasa daripada Dol Sae yang sekarang. Bang Wool kaget, beberapa hantu sedang memperhatikannya, err tepatnya mengincarnya. Padahal kan barusan ada insiden ia dan Dol Sae berpelukan??
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Moo Young tahu kalau ia butuh bantuan Eun Oh untuk mengeluarkan Moo Yeon dari tubuhnya Ibunya Eun Oh. Raja neraka muncul memberitahukan Moo Young kini sudah di perbolehkan ke dunia manusia, karena masa percobaannya telah dicabut.
Dan kerja Moo Young yang pertama adalah menangkap hantu-hantu yang kini sedang mengganggu Bang Wool. Sambil memegangi Dol Sae yang pingsan setelah di pukul hantu, Bang Wool menatap Moo Young, mungkinkah ia malaikat mautnya Arang?
Moo Young menemui Eun Oh, ia memberitahu cara untuk menyelamatkan ibunya Eun Oh. Ia juga memberitahu perihal roh yang merasuki Ibunya Eun Oh, Moo Yeon, adiknya. “Kita tidak bisa memaksanya keluar dari tubuh ibumu. Dia harus keluar dari tubuh sendiri.”
“Bagaimana kita melakukan itu?”
“Kau sudah tahu caranya…”
“Apa? Maksudmu untuk memberikan tubuh Arang ? aku tidak bisa melakukan itu”
“Kupikir tujuanmu adalah untuk menyelamatkan ibumu. Kau dan aku harus bekerja sama. Dengan cara itu kau bisa menyelamatkan ibumu … dan aku dapat menyelamatkan adikku.”
Eun marah, “Berhenti mengatakan hanya Aranglah satu-satunya cara untuk menyelamatkan ibuku…Temukan cara yang lain, baru kau datang. Aku pasti akan membantumu sebanyak kau mau!”
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Moo Yeon menerawang ke masa lalunya. Dulu ia adalah manusia yang pernah juga merasakan cinta. Flashback,
Moo Young dan Moo Yeon bersama di padang bunga. Mo Yeon memetik bunga, sementara Moo Young hanya tersenyum memperhatikannya. Sayangnya mereka tak bisa bersatu…
Lalu keduanya kembali bereinkarnasi sebagai saudara kandung, meskipun waktu berubah dan nama berubah, tapi Moo Yeon masih mencintainya. 
Lalu saat keduanya bertemu lagi sebagai malaikat kematian dan bidadari surga, Moo Yeon ternyata masih terus mencintainya. Ternyata Moo Yeon tak mau tiggal di langit, karena di sana mereka tidak diperbolehkan memiliki cinta. Ia sudah minta Moo Young turun ke dunia, tapi ia menolak…
Flashback end
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Joo Wal dan Arang sudah di depan mulut gua. Setelah mengucapkan terima kasih, Arang bermaksud langsung masuk, tapi Joo Wal menahannya. Joo Wal galau, padahal ia telah memutuskan untuk mengikuti keinginan Moo Yeon. “Jangan dengarkan apa yang wanita itu bilang” Hanya itu pesan yang di sampaikan Joo Wal.
Kantor hakim kedatangan banyak tamu. Tamu itu adalah prajurit kiriman Gubernur. Mereka datang untuk menangkap Eun Oh juga Dol Sae…
Sinopsis Arang and the Magistrate Episode 17
Sementara itu, Arang sudah bertatapan muka dengan Moo Yeon…….. 
~Bersambung~
written by Ai Rf (Blog)
image by Ika (FB | Blog)
only posted on PelangiDrama
DON’T REPOST TO OTER SITE OR FP!!!!

2 pemikiran pada “[Sinopsis K-Drama] Arang and The Magistrate Episode 17

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s