[Review J-Movie] Detective Conan Live 2012

Though I call myself a detective, I’m still a high school student.
Cerita tentang Shinichi Kudo emang gak ada matinya. Setelah sukses dengan Live Action Movie 2011 dan dorama seriesChallenge Letter to Shinichi Kudo, petualangan Shinichi dalam memecahkan kasus rumit berlanjut di Live Action Movie 2012. Masih bersama personel yang sama dari dua pendahulunya, Live Action Movie 2012 menyuguhkan cerita yang tak kalah menarik buat disimak. Konsistensi karakternya makin yahud karena sudah dua tahun berkecimpung di satu serial yang sama *yes!! lempar pompom*. Here is my review 🙂
Details
Title: Kudo Shinichi Kyoto Shinsegumi Murder Case / 工藤新一京都新撰組殺人事件/ Kudo Shinichi Kyoto Shinsegumi Satsujin Jiken
Original Writer: Aoyama Gosho
Screenwriter: Hata Takehiko
Chief Producer:  Horiguchi Yoshinori
Producer: Amago Daisuke, Shimoda Kazutoshi, Kakuta Masako
Director: Ibe Masato
Music: Endo Koji
Viewership Rating: 8,3 (Kanto)
Cast
Mizobata Junpei (Kudo Shinichi), Kutsuna Shiori (Mouri Ran), Matsuzaka Tori (Hattori Heiji), Okamoto Rei (Tooyama Kazuha), Jinnai Takamori (Kogoro Mouri), Tsuchiya Yuichi (Takagi Wataru), Ueno Natsuhi (Sato Miwako), Usuda Asami (Amano Tsugumi), Sato Aiko (Tachikawa Chizuru), Nakamura Shunsuke (Sakuraba Reiichi), Konno Mahiru (Sugita Fumiko), Matsuyama Mary (Hayashibara Momoka), dan banyak pemeran pembantu lainnya 🙂
This was the first case of the high school student detective, Kudo Shinichi.
Part 1: The Closed Room Murder at 10000 Meters
Cerita kali ini bermula dengan Ran yang ngambek karena Shinichi lebih memilih mengiyakan permintaan kouhai mereka dibandingkan permintaan Ran. Merasa terganggu dengan ngambeknya Ran, akhirnya Shinichi pun bersedia memenuhi permintaan Ran. Mereka berdua pun akhirnya pergi ke Kyoto untuk mengunjungi Heiji, Kazuha, serta Kogoro, yang sedang syuting film samurai. Dini hari di pesawat, Shinichi mendengar suara teriakan dari lavatorypesawat yang mereka naiki, dan menemukan ada mayat di dalamnya…
You turn down an invitation from your childhood friend but you’ll be giving those juniors your autograph?!
Adanya pembunuhan dalam pesawat ini merupakan pertemuan pertama Shinichi dan Ran dengan duo Miwako dan Takagi. Duo polisi ini jelas saja tidak mengijinkan Shinichi menyentuh mayat (bahkan Takagi sampe njitak Shinichi), namun Miwako dan Takagi mau tak mau harus mengakui bahwa Shinichi telah mampu menyelidiki segala hal tentang kasus tersebut bahkan sebelum mereka kepikiran apa yang harus dilakukan (apasih… yang polisi siapa yang anak SMA siapa pula f(-__-“)). Lebih keren lagi, Shinichi telah mengetahui tiga hal janggal yang ada pada mayat tersebut, serta empat orang yang kemungkinan besar merupakan tersangka pelaku pembunuhan di udara tersebut. Bagaimana Shinichi bisa mengetahui empat tersangka ini? Hehehe.. kasih tau gak ya? :p
Seperti halnya cerita detektif lainnya, maka Shinichi, Miwako dan Takagi mengalami roadblock saat mencoba menganalisis kasus tersebut. Keempat orang tersebut memiliki alibi yang sempurna, dan tidak ditemukan apapun dari hasil penggeledahan. Keempat orang itu adalah : pacar si korban (yang telah dibuktikan sepanjang waktu duduk di samping korban), teman pacar si korban (yang mengaku saat mengetuk lavatory mendapat ketukan balik dari korban), orang yang duduk di samping korban (yang mengaku berjalan ke arah lavatory tapi kemudian belok ke tempat pramugari), dan orang asing di depan korban (yang mengaku tidak pernah kenal dengan korban). Terdapat satu orang lagi yang kemudian digeledah, yaitu sahabat korbanyang duduk di belakang korban (yang mengaku terus tidur tapi menurut pramugari tidak ada di kursinya).
There just wasn’t any way I could forgive him!
Shinichi, Miwako dan Takagi sepakat bahwa motif pelaku adalah untuk mencuri negative film milik korban yang sangat berharga. Hilangnya negative film itu menambah rumit keadaan. Shinichi menemukan adanya potongan negative film pada kursi di samping kursi korban, dan hal ini memberikan titik terang bagi Shinichi. Yang tersisa adalah untuk membuktikan dimana senjata pembunuh itu disembunyikan.
Pada saat bersamaan, pesawat oleng (kok ya pas gitu ya?) dan semua orang yang sedang berdiri nyaris terjatuh, termasuk Ran. Untungnya saja (untung?) Shinichi sempat menangkap Ran sehingga Ran tidak jatuh gegulingan di pesawat. Tapi hal ini justru menimbulkan kemarahan Ran, yang kemudian meninju Shinichi sampai pesawatnya ikut ketonjok, hahahaha XD. Mengesampingkan kekesalan Ran, Shinichi justru mampu memecahkan misteri tersebut setelah ditonjok. Siapakah sebenarnya pembunuh dalam pesawat tersebut? Bagaimana ia menyembunyikan senjata pembunuhnya sehingga tak ada seorangpun yang tahu? Apa motif sebenarnya dari pembunuh tersebut dan kemana negative film milik korban hilang? I’m not spoiling :p
But this is vexing, I was confident that I had hidden the weapon.
Part 2 : The Film Studio Mystery Case
Setelah insiden memalukan yang melibatkan Shinichi dan Ran di pesawat menuju Kyoto, keduanya menuju tempat syuting film seperti yang diarahkan oleh Kazuha. Di tengah perjalanan, Ran tertarik pada sebuah shiori(pembatas buku) berwarna sakura (sakura colored bookmark), namun tidak sempat membelinya karena dihabiskan oleh seorang anak yang mencari souvenir untuk temannya. Hal ini merusak mood Ran dan (lagi-lagi) Shinichi menjadi korban ngambek sahabat masa kecilnya itu. Shinichi yang pura-pura tidak peduli makin membuat Ran kesal, namun keduanya langsung shock dan lupa kondisi perngambekan mereka setelah melihat orang ciuman f(-__-“)
And for me, my mustache is more important than my life!
Keduanya akhirnya bertemu dengan Kogoro, Heiji dan Kazuha setelah Shinichi nyaris tersabet pedang yang dilempar oleh Kogoro (buset dah… bisa mati beneran kalo kena lemparan Kogoro :p). Heiji dan Kazuha masih memanggil Shinichi sebagai Doyle(sama seperti saat Shinichi memperkenalkan diri pada mereka di versi dorama). Mereka pun menyaksikan perdebatan antara kru dan pemain film karena Momoka, lead actress dari film tersebut menolak melanjutkan syuting. Namun pada akhirnya syuting tetap dilakukan dengan mengambil scene yang tidak ada Momoka, sambil para kru mencoba menunggu mood Momoka kembali seperti semula.
Syuting tersebut ternyata berlanjut dengan tragedi. Saat adegan dimana Heiji dan Kogoro bertarung melawan Sakuraba, sang lead actor, terjadi ledakan yang menyebabkan Heiji dan Kogoro hilang kesadaran, dan wajah Sakuraba terluka. Kondisi makin rumit saat Momoka ditemukan tewas gantung diri di kamarnya. Namun, seperti halnya khas cerita Meitantei Conan, hal ini adalah pembunuhan ruang tertutup yang disamarkan sebagai bunuh diri. Pihak kepolisian Kyoto pun meminta bantuan Shinichi untuk memecahkan kasus tersebut (yang jelas diiyakan sama yang bersangkutan).
I understand everything now, because there’s just one and only truth.
Penyelidikan tentang kasus ini membawa Shinichi dan Ran kembali pada penjual shiori. Ran mengira Shinichi akan membelikan satu shiori untuknya, namun ternyata Shinichi keburu kabur setelah mengamati pendulum di toko makanan di depan penjual shiori. Harapan Ran pun kembali pupus, karena Shinichi lebih memilih untuk memecahkan kasus tersebut daripada membelikan sebuah shiori untuk Ran.
Bisakah Shinichi memecahkan kasus pembunuhan ruang tertutup dan membuktikan bahwa kematian Momoka sama sekali bukan bunuh diri? Benarkah motif dari pelaku adalah untuk balas dendam pada Sakuraba? Atau ada motif lain dari pembunuh tersebut? Tapi menurut saya, ada satu pertanyaan penting lagi: benarkah Shinichi lebih memilih memecahkan kasus daripada memperhatikan Ran?
Even if I couldn’t get there together, at least I wanted to watch over him from a distance…
Review
Apa ya? Semacam puas gitu deh nonton movie ini. Yang paling menonjol dari Aoyama Gosho memang kemampuan beliau meramu misteri yang membuat pembaca bingung kemana harus mengarahkan dugaan. Padahal awalnya sudah sempat menduga: “pasti orang ini!”, ternyata ragu juga beneran orang itu apa bukan. Khas juga, seperti halnya semua yang berbau Meitantei Conan, setiap detil dapat menjadi poin bermakna buat berjalannya cerita, dan seringnya sih itu detil yang kita abaikan. Semacam komentar yang muncul tuh seperti, “ooh… jadi gitu…”.Seperti kesan yang selalu saya dapat sejak saya pertama kali membaca manga Detektif Conan, cerita misterinya memang yahud. Tidak salah juga kalau dikatakan bahwa Meitantei Conan adalah salah satu cerita berbasis detektif yang paling sukses yang pernah saya tahu.
It’s the small points that can be overlooked, that are the most important points of all.
Seri Detective Conan Live Action versi Junpei Mizobata sudah berjalan selama dua tahun, dan di setiap rilis selalu mendapatkan sambutan positif dari para fans. Menurut saya ini adalah sebuah catatan yang bagus, karena dalam waktu dua tahun, sudah bertelur dua movie dan satu dorama sepanjang 13 episode (NB: jarang ada dorama yang bisa bertelur sampai 13 episode, biasanya paling pol cuma 11-12 episode). Ini adalah bukti bahwa serial ini merupakan serial yang diterima dan tetap dinanti oleh banyak kalangan. Rentang pembaca serial Detektif Conan pun sangat luas, sehingga bukan hal aneh juga kalau serial live action ini menjadi serial yang banyak dicari di seluruh dunia (saya nggak memperbagus lho :p)
Agak berbeda dari dua live action pendahulunya, movie ini tidak terlalu meng-highlight perkembangan hubungan Shinichi dan Ran. Jadi bagi yang pingin tahu bagaimana perkembangan hubungan keduanya, hehehe… sabar ya :p Kemunculan Heiji dan Kazuha juga tidak terlalu dieksplor dalam movie ini, kecuali porsi yang dominan bagi Heiji di awal dan akhir. Kombinasi Ran dan Kazuha yang digambarkan bersahabat dekat di manga juga belum tertampilkan dengan jelas. Positive thinking, berarti mungkin bakal ada lanjutan lagi dari movie ini XD
Isn’t it about time you accepted it? It’s time to end this play.
Akting pemainnya saya pikir tidak perlu diragukan lagi. Penjiwaannya sudah sip banget. Emphasis saya ada di Junpei Mizobata sendiri *ijin ngreview Mizobata dikit*. Saya mengikuti perkembangan karir Mizobata sejak dia jadi tokoh gak penting di beberapa dorama jadul. Saya pertama kali hapal wajahnya pas dia main jadi Saga di Hanakimi, dan saya kepincut pas dia main sebagai supporting actor di Buzzer Beat bareng Yamapi. Saya kaget juga pas awal melihat wajah Mizobata nongol di Opening Conan Live Action Movie 2011. Wow, he made it there. Semoga masih banyak rahasia dari produser Conan Live Action karena saya masih suka liat Junpei Mizobata jadi Shinichi :’) (NB: pingin lihat Mizobata versi supervillain suatu saat nanti)
Emphasis kedua ada di Shiori Kutsuna. Tapi sebelumnya adakah yang sadar bahwa di movieini ‘Shiori bilang shiori’ berkali-kali? Hehehe 😀 Gadis imut yang satu ini awalnya tidak terlalu menarik perhatian saya karena dia punya poutingface yang agak nyebelin :p *no offense please* tapi lama-lama saya nyaman juga lihat Kutsuna sebagai Ran karena dia bisa menghidupkan tokoh Ran yang girlie but strong dengan baik. Menurut saya, movie ini adalah movie dimana penokohan Ran oleh Shiori nampak paling luwes, mungkin karena sudah dua tahun memainkan peran Ran kali ya, jadi sudah hafal 🙂
Thank you, for finding the one and only truth.
Ada satu hal yang menurut saya merupakan kejanggalan besar yang (mungkin) terabaikan dalam pembuatan movie ini. Saat insiden pembunuhan di pesawat, penumpang lainnya nampak tenang seperti tidak ada kejadian apa-apa. Padahal pembunuhan lho itu, pembunuhan!! f(-__-“) Selain itu juga bagaimana cara Miwako dan Takagi tahu bahwa ada pembunuhan kalau tidak ada pramugari yang memberitahu mereka? Dan bagaimana pramugari itu menemukan Miwako dan Takagi? Kalau pakai speaker pesawat harusnya kan semua penumpang tahu. Boro-boro panik, wajah khawatir ada nggak ada tuh… Jawaban atas kejanggalan ini adalah, karena semua itu bukan kenyataan. Maksudnya? Hmm… ntar spoiling dong kalo saya kasih tau XD
Musik khas seperti halnya yang muncul di dua pendahulunya masih terdengar juga di movie ini. Beberapa scene menjadi lebih wowkarena ada efek suara. Lagu penutup masih dinyanyikan oleh yu-yu, sebuah lagu slowberjudul Sakura Uta (yang sadly, very sadly, sejauh ini tidak dirilis di luar Jepang). Dengan endingyang bakal membuatmu tersenyum, lagu ini menjadi lagu penutup yang sesuai sekali. Gak percaya? Boleh lho dibuktikan sendiri. You will smile, I guarantee you 🙂
Menurut saya, selain tentang cerita detektif, serial Meitantei Conan secara global menyampaikan bahwa akan selalu ada alasan di balik keputusan. Orang yang nampaknya super duper psikopat bisa jadi memiliki alasan kenapa dia tega berbuat kejam pada orang lain. Masalahnya, tidak semua alasan itu buruk, ada kalanya alasan sebuah perbuatan buruk merupakan masalah yang tidak memiliki jalan keluar lain. Tidak semua orang jahat itu benar-benar jahat, mungkin saja dia hanya korban situasi, atau malah dia sedang melindungi sesuatu yang berharga bagi dirinya. Ada baiknya kita melihat dari semua perspektif sebelum men-judgesesuatu, atau seseorang.
Starting today, please start walking towards a new tomorrow.
Omake
  • Serial Live Action dari Meitantei Conan terbagi menjadi empat movie dan satu seri dorama. Dua movie dibintangi oleh Shun Oguri, sedangkan dua movie lain (termasuk movie ini) dan dorama-nya dibintangi oleh Junpei Mizobata. Dorama-nya dirilis diantara dua movieyang dibintangi Mizobata. Pingin ngereview sih… semoga kesampaian :’)
  • Shun Oguri dan Junpei Mizobata pernah berakting bersama di HanaKimi 2005. Kalau dirunut lagi, sepertinya aktor besutan HanaKimi 2005 itu memang banyak sekali yang sukses ya :’) Sepertinya yang bakal memberikan fenomena serupa dengan HanaKimi 2005 adalah Mei-chan’s Butler. Sepertinya sih… hehe… mari ditunggu saja 😀
  • Bagi yang ingin berkunjung ke Review Conan Live Movie 2011, silakan klik disini. Bagi yang ingin tahu lebih jauh tentang Mizobata Junpei dan Kutsuna Shiori bisa klik di [Profile] Junpei dan [Profile] Shiori (tribute to Saa dan Yohana). Thanks buat Susan yang dulu membuka dengan News tentang movie ini 🙂

written by siennra while listening to yu-yu’s Sakura Uta (yang cuman secuplik di Youtube:: http://bit.ly/VhfKud)
head image and details from wiki.d-addict  
captured images by siennra
posted only on pelangidrama.net
DO NOT REPOST TO OTHER SITE!!!


10 pemikiran pada “[Review J-Movie] Detective Conan Live 2012

  1. waah aq termasuk salah satu penggemar conan loh, seluruh edisi conan baik yg regular, special, movie, dll lengkap d rak buku 😀
    Kl kasus yg pertama itu ada d komik (aq lupa volume berapa :D) tp kl dkomik ran ama conan (a.k.a shinichi yg mengecil) lg ama kelompok detektif cilik mau liburan, n ran mimpi ttg kejadian dia ma shinichi pas mau k new york mengunjungi ortu nya shinichi 😀
    senjata pembunuhnya bener2 gak nyangka ya kaaaannnn 😀 (gak mau spoiler :D)
    sori malah jd curhat hehehehe

    Salam buat smua author PB yaa, great Job everyone.
    Ewie

    Suka

  2. menurutku movie yg ini jauh lebih baik dari yg sebelumnya, yg shinichi-nya junpei.. akting junpei juga kelihatan mengalami progres, apalagi ada si tori yg jadi heiji… daisuki ><
    sayangnya nggak terlalu mengeksplor persahabatan shinichi dan heiji

    meski dikit tapi seneng liat lucunya hubungan shinichi dan ran

    Suka

  3. @Saa: gegeara shinichi mikirin kasusnya kali wkwkwk
    arigato siennra-san, wah kayaknya yag movie ini blm kelar nonton soalnya dulu subnya belum nemu, cuma diskip-skip tapi lupa naruh file rawanya sekrang ada dimana ya? wahhh sapa yg punya copi donk hahaha,

    Ada tori pula, kutsuna kawai aya, hooh pemain hanakimi 2005 kok sukses2 semua ya, tengok maki, ogurin, toma-kun, hiro kun (nanba senpai), junpei, yamamoto yushuke, sapa lg ya kwkwkw

    Suka

  4. Stujuu kak Siennraa..san juga mulai suka junpei-kun di Buzzer Beat..
    Tapi..san juga mulai suka tori-kun ЧªϞƍ jadi heiji..
    ·̵̭̌·̵̭̌=))H̶̲̥̅̊ǟH̶̲̥̅̊ǟH̶̲̥̅̊ǟH̶̲̥̅̊ǟH̶̲̥̅̊ǟ=))
    Sukkaa sama reviewnyaa..
    🙂

    Suka

  5. oh no.. banyak ya yg ngefans sama Junpei, hahahaha XD

    @saa: itu cuman secuplik doang, lanjutannya ada, walopun gak se-WOW progress di muvi 2011 🙂

    @ewie: jangan dispoiler ntar bikin pada ngakak gegulingan sampe pesawat terbang ikutan ketonjok XD
    bwahahahahaha XD

    @hanna raito: setuju, chemistry antara Junpei Mizobata sama Shiori Kutsuna jadi jauh lebih bagus ya <3
    kalau di 2011 dulu masih ada kaku kakunya, tp yang ini kanpeki sekali 😀
    Tori…. hmm…. *blink* kakkoii deh main pedangnya, hohoho XD
    smoga bakal ada yg dieksplor antara keduanya ya :')

    @ari: Junpei termasuk yg lompatan suksesnya paling besar lho… secara dulu Saga di HanaKimi kan tokoh gak penting yg dialognya paling banyak cuman dua baris se episode XD
    yg penting skarang sudah sukses :')

    @susan: deshou? imut banget ya waktu di Buzzer Beat <3
    Tori juga keren, udah model Samurai X aja pake nebas pake bagian tumpulnya katana f(-__-“) *oops sorry for spoiler*
    thanks susan :-*

    Suka

  6. suka dg pairing junpei-shiori^^chemistriny lbh dpt dbndng pmrn sblumny***gomen y bang oguriXD**
    sy bharap ad sekuelny lg, klo bs tokoh kaito kid jg dmunculkn dan lbh bnyk lg scene heiji-shinichi, kazuha-ran ^^^fans yg bnyk maunya
    bnr kt sienra, ost.endingny pas, sk repeat endingny gr2 ost-ny.

    hira

    Suka

  7. hira: berasa maniak ending gitu yah critanya, hehehehe *toss*
    setuju banget, chemistrynya jauh lebih bagus drpd versi yang lama *gomen gomen* dan sy juga berharap Kid bakal kluar…
    siapa ya yg pantas jadi Kid? Junpei lagi? peran dobel? hmmm…
    *imajinasi fans*

    dayu: sudah lama digantinya, sejak tahun 2011 😀
    coba ditonton deh… bagus lho 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s