[Profile] Ken Thereradeth Wongpuapan – Aktor Populer asal Negara Gajah Putih –

 Profil Ken Theeradeth

Sawaddee Ka… Yuk kenalan dengan salah satu aktor dari negara tetangga kita, Thailand. Kebetulan beberapa author pelangi drama sedang dilanda demam lakorn (drama Thailand) hehe. So kali ini author mau mengajak readers untuk mengenal profil salah satu aktor asal Thai yang berhasil membuat para author doki-doki karenanya.

Aktor yang membuat beberapa author mengalihkan perhatiannya ke dunia perlakorn-an ini bernama Theeradej Wongpuapan (ธีรเดช วงศ์พัวพันธ์) atau biasa dikenal dengan panggilan Ken. Biasanya pecinta Thai mengenalnya sebagai Ken Theeradej, sedangkan keluarga dan teman-teman dekatnya biasa memanggilnya Kane. Aktor yang juga menjadi model dan presenter ini lahir di Bangkok, 3 Desember 1977. Terlahir sebagai anak bungsu dari keluarga yang berkecimpung dalam dunia televisi, membuat Ken ikut meneruskan jejak kedua orangtuanya. Ayahnya, Weeraprawat Wongpuapan merupakan seorang sutradara terkenal di Thai sekaligus orang yang membujuknya untuk terjun ke dunia akting. Sedangkan ibunya Kanchana Wongpuapan adalah seorang penulis naskah drama TV, yang menggunakan nama pena Worapan Rawee, Leelawadee atau Daeng Rawee dalam tiap karyanya.

Profil Ken Theeradeth
Lakorn pertama yang diperankan Ken berjudul Hok Peenong (หกพี่น้อง) atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal dengan judul The Six Siblings. Saat itu, Ken masih berusia 7 tahun. Ia mau terlibat dalam lakorn tersebut atas saran ayahnya yang juga menjadi sutradaranya. Di tahun yang sama setelah ia bermain dalam The Six Siblings, Ken kembali bermain dalam lakorn berjudul Tonsom Saenruk (My Sweet Orange Tree). Setelah menyelesaikan lakorn keduanya, Ken memutuskan untuk berhenti berakting hingga duduk di bangku SMA.

Profil Ken Theeradeth
Selepas sekolah menengah, Ken melanjutkan pendidikannya guna mengambil gelar sarjana di Universitas ABAC sebelum ia masuk ke Brooks Institute of Photography di California, Amerika Serikat. Namun setelah dua tahun belajar, ia harus segera meninggalkan pendidikannya karena krisis keuangan yang melanda Asia di tahun 1997. Ken kembali ke Thailand dan mulai merintis karir. Awalnya ia menghadiri sebuah pesta pernikahan kerabatnya dan menyatakan keinginannya untuk menjadi model pada seorang produser. Produser tersebut melihat Ken dan mengatakan padanya untuk mencoba. Ia mulai mencoba menjadi model kemudian merambah ke dunia presenter, model video musik hingga akhirnya menjadi aktor dalam lakorn dan film. Setelah 13 tahun vakum dari dunia lakorn, di tahun 1998 Ken kembali bermain dalam lakorn berjudul Super Luk Toong. Di tahun berikutnya lakorn berjudul Rachinee Luk Toon Pumpuang Duangjan a.k.a Queen of Luk Toong Pumpuang Duangjan ikut dibintangi Ken. Dalam lakorn tersebut, ia berperan sebagai Kraisorn Saenganan.

Profil Ken Theeradeth
Di tahun 2000, Ken bermain dalam dua judul lakorn bergenre action. Yang pertama berjudul Fontok Keemoo Lai Kon Arai Mapobkan, sedangkan Kon Khong Pandin menjadi lakorn keduanya. Yang menarik dalam dua lakorn tersebut Ken bekerjasama dengan aktris Noi Busakorn Pornwanavej, yang di kemudian hari menjadi istrinya. #cinlok mungkin ya mereka, hahaha..Kedua lakornnya ini ditayangkan Channel 3, salah satu stasiun televisi di Thailand. Selain bermain lakorn, di tahun 2000 Ken juga ikut bermain dalam film Go-Six : Gohok Galon Plinplon Tolae. Dalam film yang menceritakan tentang cinta segitiga ini, Ken berperan sebagai Plub.

Profil Ken Theeradeth
Sua 11 Tua a.k.a 11 Tigers merupakan lakorn Ken di tahun 2001. Dalam lakorn ini ia kembali bermain bersama Noi Busakorn. Ia berperan sebagai Captain Pongpetch Puapun (Sue Dao) dalam lakorn bergenre action tersebut. Rang Gnaow menjadi lakorn berikutnya yang ia mainkan di tahun 2001. Kali ini ia dipasangkan dengan aktris Ann Thongprasom untuk pertama kalinya. Penggemar olahraga basket ini kembali bermain film berjudul Khang lang phap a.k.a Behind the Painting. Film ini merupakan remake dari film berjudul sama yang telah dibuat pada tahun 1970-an yang diangkat dari novel klasik Thailand karya Kulap Saipradit. Dalam film yang mengambil gambar di Jepang ini Ken berperan sebagai Nopporn dan beradu akting dengan aktris Kara Polasit yang berperan sebagai Keerati.

Pemilik tinggi 180 cm dan berat 75 kg ini beradu akting dengan aktris Cherry Khemapsorn Sirisukha dalam lakorn Plae Gow a.k.a Traumatic Love. Ken berperan sebagai Kuan. Ai Ma Lek menjadi lakorn Ken berikutnya. Lakorn yang juga dikenal dengan judul Mr. Iron Horse ini memasangkan Ken dengan Yardthip Rachapal. Lewat perannya dalam lakorn ini, Ken diganjar penghargaan sebagai Best Leading Actor dari 17th TV Gold Award.
Profil Ken Theeradeth

Di tahun 2003, Ken kembali bermain bersama dengan Noi Boosakorn dalam Trab Fah Sin Dow Sao Kae. Lakorn berikutnya yang diperankan oleh aktor yang menyukai fotografi ini berjudul Prajun San Gon bersama aktris Janie Tienphosuwan. Ken kembali beradu akting dengan aktris Yaadtip Ratchapan yang pernah menjadi lawan mainnya dalam lakorn Ai Ma Lek. Dalam lakorn berjudul Ruksud Fah Lasud Lok yang tayang di tahun 2004 tersebut, Ken berperan sebagai Jack, yang berprofesi sebagai polisi. Selain lakorn, di tahun 2004 Ken kembali membintangi sebuah film yang diproduksi Andaman Film Co. Ltd berjudul Mahasajan Phan Ruk. Dalam film ini, ia berperan sebagai Max.

Profil Ken Theeradeth
Aktor berzodiak sagitarius ini kembali dipasangkan dengan aktris Janie Tienphosuwan dalam lakorn Neung Nai Suang a.k.a The One in My Heart di tahun 2005. Dalam lakorn bergenre drama roman ini Ken berperan sebagai Anawatch Patcharapojanach / Neung. Ken makin populer setelah ia membintangi lakorn Eternal Love a.k.a Songrao Nirandorm bersama aktris Aom Phiyada Akkaraseranee. Dalam lakorn tersebut, ia berperan sebagai Itt Ittsara, seorang presiden sebuah perusahaan besar yang memiliki reputasi yang baik. Lewat perannya di lakorn tersebut, Ken berhasil menyabet penghargaan sebagai Best Leading Actor dari tiga ajang award yang ada di Thaland, 20th TV Gold Award, Star Entertainment Awards 2005 dan Top Awards 2005.

Profil Ken Theeradeth
Ken kembali berperan sebagai polisi dalam lakorn terbarunya di tahun 2006, Sai Seub Sai Sa Dou a.k.a Spy I Love You. Ia berperan sebagai kapten polisi Chatchai Feungfoo. Oum Ruk a.k.a Chain of Love menjadi lakorn Ken berikutnya di tahun yang sama. Beradu akting kembali dengan Ann Thongprasom, ia berperan sebagai seorang fotografer bernama Rachen. Penggemar travelling ini kembali menerima penghargaan atas aktingnya dalam lakorn Oum Rak sebagai Best Leading Actor dari Star Entertainment Awards 2006 dan Top Awards 2006.

Profil Ken Theeradeth
Rukteur Tookwan a.k.a Love You Everyday menjadi salah satu dari tiga judul lakorn yang dibintangi pengkoleksi furniture dan jam antik ini. Bersama Aom Phiyada, Ken kembali berperan sebagai seorang fotografer bernama Vhatin. Plot cerita lakorn ini diambil dari MV terkenal grup vokal Korea KISS, Because I’am a Girl. Selain kembali bermain dengan Aom, dalam lakorn berikutnya aktor yang menyukai anjing ini kembali dipertemukan dengan Janie Tienphosuwan. Dalam Ruknaee Huachai Raojong a.k.a This Love is Ours ini Ken berperan sebagai Phuwanai, yang lagi-lagi adalah seorang fotografer. Lakorn ketiga Ken di tahun 2007 berjudul Seubruk Rahatlub. Dalam lakorn ini ia beradu akting dengan aktris Vicky Sunisa Jett dan berperan sebagai seorang agen rahasia bernama Anon yang menyelidiki kasus kematian misterius cucu seorang menteri. Selain bekerja di depan layar, Ken juga hobi membuat film pendek. The Office merupakan film pendek yang diproduksi sekaligus dibintangi penggemar kopi Caramel Macchiato ini.

Profil Ken Theeradeth
Setelah berpacaran dengan Noi Boosakorn selama 7 tahun, akhirnya pada tahun 2007 mereka menikah. Pernikahan keduanya digelar pada 25 Oktober 2007. Bahkan Ratu Sirikit, istri Raja Bhumibol Adulyadej ikut hadir dalam upacara pernikahan tersebut.

Profil Ken Theeradeth
Tahun 2008, Ken kembali dipasangkan dengan Ann Thongprasom. Keduanya bermain dalam Sawan Biang a.k.a Paradise Diversion. Lakorn ini merupakan remake dari lakorn berjudul sama yang diproduksi tahun 1998. Dalam lakorn ini, Ken berperan sebagai Kawee. Yang pengen tahu reviewnya bisa ke sini. Lewat perannya dalam lakorn ini, Ken mendapatkan banyak penghargaan. Ia menerima penghargaan dari 23rd TV Gold Award, Top Awards 2008, Siamdara Stars Party 2008 dan SeeSan Bunteaung Awards 2008 sebagai Best Leading Actor. Selain Sawan Biang, Ken juga bermain dalam lakorn Jai Rao bersama Aff Taksaorn Paksukcharern. Penggemar es krim vanilla dan coconut ini berperan sebagai Koravic dalam lakorn bergenre romantis tersebut. Istri Ken, Noi bahkan berkata ia menggemari lakorn ini dan mengaku menjadi fans Aff. Berkat perannya tersebut Ken kembali mendapatkan penghargaan sebagai Best Leading Actor dari Hamburger Awards 2008.
Profil Ken Theeradeth
Kebahagiaan Ken makin terasa lengkap saat istrinya melahirkan putra pertama mereka pada 17 Agustus 2008. Putra pertamanya diberi nama “Khun” Khunatum Wongpuapan. Selain itu, di tahun yang sama Ken ditunjuk sebagai duta khusus UNICEF di Thailand hingga sekarang.

Profil Ken Theeradeth
Popularitas pasangan Ken dan Ann dalam layar kaca sangat tinggi. Dalam sebuah survei, Ann menduduki posisi pertama sebagai lawan main Ken yang paling disukai pemirsa. Mereka bahkan menerima penghargaan sebagai pasangan terfavorit. Pada tahun 2009, keduanya kembali dipasangkan dalam Sood Sanae Ha. Kali ini Ken berperan sebagai seorang koki bernama Pasu Boriban a.k.a Din a.k.a Krucook (teacher cook) yang bertugas memberikan pelajaran memasak bagi Alin (yang diperankan oleh Ann). Ken kembali menerima penghargaan sebagai Best Leading Actor dari 24th TV Gold Award, 1st Nattaratch Award dan Best Leading TV Drama dari Khuanjai Seu Top Awards 2009 dan Khuanjai Seu MuanChon 2009.

Profil Ken Theeradeth
Setelah meninggalkan layar lebar beberapa tahun, Ken kembali berakting dalam film produksi GTH berjudul Rod Fai Fah Maha Na Teau a.k.a Bangkok Traffic Love Story. Dalam film yang menjadi box office di Thailand dan berhasil membukukan pendapatan 145.5 juta bath ini, Ken beradu akting dengan aktris pendatang baru Cris Horwang. Ia berperan sebagai seorang insiyur teknik yang bekerja sebagai tenaga ahli BTS Skytrain bernama Loong. Melalui perannya ini, Ken kembali diganjar beberapa penghargaan. Penghargaan yang diterimanya antara lain Best Actor dari People’s Choice Awards 2009 dan Top Awards 2009, serta Best Leading Filmography Actor dari Top Awards 2009 dan Khuanjai Seu MuanChon 2009.

Profil Ken Theeradeth
Di tahun 2010, Ken mencoba dunia presenting. Ia menjadi presenter untuk program “White Ribbon Year Project” yang merupakan proyek dari Developing Social and Stability of Humans Ministry of Thailand. Program ini mengkampanyekan anti kekerasan kepada anak-anak, wanita dan keluarga. Di tahun yang sama, keluarga kecil Ken bertambah satu. Putra keduanya lahir pada 4 Agustus 2010 dan diberi nama Jun Thippatai Wongpuapan.
Penggemar makanan Italia ini terlibat dalam dua judul lakorn dan sebuah pertunjukan teater sepanjang tahun 2010. Bersama Chompoo Araya, keduanya bermain dalam lakorn bergenre romcom Wiwa Wah Woon. Lakorn keduanya berjudul 365 Wun Haeng Rak a.k.a 365 Days of Love dan kembali dipasangkan dengan Ann Thongprasom. Untuk kedua lakornya tersebut Ken tidak berhasil menyabet penghargaan. Ia harus cukup puas hanya masuk sebagai nominator. Selain kedua judul lakorn tersebut, Ken juga ikut terlibat dalam sebuah pertunjukan teater. Ia bermain dalam teater berjudul Kenlee Ka Kuan Keelen.

Profil Ken Theeradeth
Setelah beberapa tahun bermain dalam lakorn bergenre drama ataupun romance, di tahun 2011 Ken kembali bermain dalam lakorn bergenre action. Kali ini ia menjadi seorang kepala investigasi bernama Singha dalam lakorn berjudul Rahat Torachon a.k.a Rascal Code. Dalam lakorn berikutnya, penggemar buku Cinematography Screencraft ini berperan sebagai Lan. Ia kembali beradu akting dengan aktris Janie Tienphosuwan dalam lakorn berjudul Konruk Luangchai. Lakorn ini mengambil gambar di Praha.

Ruk Khun Tao Fah menjadi lakorn Ken di tahun 2012. Disini, ia berperan sebagai pilot bernama Teera yang sangat mencintai ibunya. Namun disisi lain, ibunya takut jika putranya nanti menikah dan meninggalkannya. Oleh karena itu, ia selalu mengacaukan hubungan putranya dengan semua kekasihnya. Ken beradu akting dengan beberapa aktris yang pernah menjadi lawan mainnya dalam lakorn-lakorn sebelumnya, diantaranya Ploy Chermarn, Cherry Khemapsorn dan Chompoo Araya. Lakorn ini disutradarai oleh Noi Busakorn, yang merupakan istri Ken. Ini merupakan project pertamanya menyutradarai lakorn.

Profil Ken Theeradeth
Majurat See Nam Pueng menjadi lakorn Ken yang baru saja selesai tayang di Thailand. Di lakorn ini, ia berperan sebagai Paat Pathamakul dan berakting bersama aktris Namtarn Pichukkana Wongsarattanasin. Setelah menyelesaikan lakornnya bersama Pichy Namtarn, kini Ken melanjutkan projectnya bersama Chompoo Araya. Keduanya kembali dipasangkan dalam lakorn berjudul Kon Ruk Strawberry. Wah ditunggu tayangnya ya ^^
Profil Ken Theeradeth
Did you know :
  • Ken merupakan salah satu aktor terpopuler di Thailand. Dalam sebuah polling, selama tiga tahun berturut-turut Ken selalu mendapatkan prosentase vote yang cukup tinggi,
  • Membintangi iklan SB Furniture bersama aktris Aff Taksaorn Paksukcharoen,
  • Pernah membintangi sebuah iklan pasta gigi bersama istrinya, dimana saat itu istrinya tengah hamil,
  • Meskipun lahir dan bekerja di Bangkok, namun Ken lebih menyukai kota Chiang Mai,
  • Lagu favoritnya adalah Ruk Mai Yorm Plien Plang yang dibawakan oleh Tik Shiro,
  • Chungking Express merupakan film favorit Ken,
  • Ken mengagumi Ernst Haas, seorang fotografer asal Jerman,
  • Jeans merupakan salah satu jenis pakaian favoritnya,
  • Dalam seminggu, ia paling menyukai hari minggu (mungkin karena minggu hari libur ya, jadi bisa berkumpul dengan keluarganya, hehe)
Demikian ulasan tentang P’ Ken Theeradej ya, semoga infonya bermanfaat. Sampai jumpa di profil lainnya. Khobkhun Kaa _/\_
Written by : Yohana
Only posted on Pelangidrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE!!!

6 pemikiran pada “[Profile] Ken Thereradeth Wongpuapan – Aktor Populer asal Negara Gajah Putih –

  1. Khobkkun Kaa Yo ^^
    Kyaaaa lakorn Ken-Ann emang paling nampol apalagi SSH wkwkwkw, hampir 5 lakornnya udah dilihat semua tinggal namatin aja wkwkwk, sekarang pasangannya brondie semua hahaha
    Apalagi lakorn kemarin yg ama Pichy katanya jomplang ya 😀
    Coba aja dulu couple lakorn itu Ken-Ann bukan tante noi :D, cinloknya sama Ann ntu
    Tapi apa daya, ya sudahlah lagian kayaknya om Ken setia banget ama tante Noi ntu 7 thn pacaran pdhl sblm Ken-Ann udah main bareng hahaha
    Tinggal penasaran ni lakorn yang Ken-Aff kayaknya seru banget itu, tinggal nunggu Ken pairinhan

    Suka

  2. waaa, baru aja ganti DP di BBM pake fotonya om ken, eh buka PD ternyata ada profil dan fotonya yang aku pake jadi DP itu *info ga penting sih tp seluruh dunia harus tau* :D:D
    udah gak mungkin mengkhayal dapetin Ken, jadi skrg mengkhayal jadi besanan ama Ken aja deh #eeehhh..

    love you Ken… -from niKen (namanya udah sama, harusnya sih jodoh.. hahaa, maksaa)

    Suka

  3. Hahaha uni Niken bisa aja, wah boleh juga ntu uni niken siapa tahu kan jodoh om ken punya dua anak cowok, kalau jadian kan om ken jadi sering ke indo wkwkwkkwkwkw #kompormeledug 😛

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s