[Sinopsis J-Drama] Itazura na Kiss ~ Love in Tokyo Episode 12

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Aku menghabisakan malam Natal bersama Irie-kun. Tapi itu hanya sedikit perlakuan khusus. Hubungan antara Irie-kun dan aku sama sekali belum berubah. Dan musim telah berganti… Sekarang musim semi lagi dan tahun ajaran baru dimulai. Kami semua bisa melanjutkan ke tahun kedua kuliah. Universitas Tonan menyambut mahasiswa baru.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Klub Tenis Universitas Tonan menyambut anggota baru mereka. Sudo meminta salah seorang dari mahasiswa baru untuk memberikan sambutan mewakili teman-temannya. Ayako Matsumoto, adik dari Yuko maju ke depan untuk mewakili teman-temannya. “Aku mahasiswa baru Universitas Tonan jurusan hukum. Namaku Ayako Matsumoto. Aku adalah juara di turnamen nasional untuk perempuan tahun lalu. Tujuanku di kampus ini untuk memenangkan pertandingan di turnamen nasional. Dan… Memenangkan hati Naoki-san! Senang bertemu denganmu.” Ayako lalu mengedipkan sebelah matanya pada Naoki  yang terlihat sedikit kaget namun tetap bersikap cool saat mendengar pengakuan mantan murid privatnya itu.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Semua orang kaget mendengarnya, begitu juga Kotoko dan Yuko, Kotoko bertanya pada Yuko, “Apa yang kau ajarkan pada adikmu?” Yuko menjawab, “Itu yang ingin aku tanyakan” Keduanya menatap Ayako penuh kebencian. Saingan baru memperebutkan Naoki sepertinya telah muncul. Kotoko berguman, ‘Ya… kita punya mahasiswa baru yang tidak penting’

Kotoko, Jinko dan Satomi sedang berkumpul di kantin kampus. Jinko masih tak percaya bahwa mereka sekarang adalah mahasiswa tahun kedua. Agak aneh rasanya di panggil ‘senpai’ Kotoko mengerti, tapi bagaimanapun dia masih merasa dirinya adalah mahasiswa baru. Kotoko melihat Satomi yang sejak tadi serius membaca sesuatu, Kotoko bertanya, “Ngomong-ngomong apa yang kau baca dengan sangat bersemangat, Satomi?” Satomi baru sadar dia sempat mengabaikan pembicaraan teman-temannya, dan menunjukan apa yang di bacanya, sebuah majalah wanita. “Oh ini… Mulai besok aku akan bekerja paruh waktu di kantor Redaksi majalah ini”

Kotoko dan Jinko kaget mendengarnya. Satomi menjelaskan mereka harus mulai memikirkan pekerjaan setelah mereka lulus kan? Dia sangat ingin bekerja di kantor majalah wanita. Dia sudah cukup lama mendekati kantor majalah wanita tersebut, akhirnya mereka menerimanya  juga sebagai pekerja paruh waktu. Kotoko dan Jinko tampak takjub pada Satomi, “Kau hebat Satomi!” Satomi tersenyum, meskipun pekerjaan awalnya hanya sebagai pengantar teh dan tugas ini itu, dia merasa ini adalah langkah awal yang baik untuk mengejar mimpinya. “Aku akan melakukan yang terbaik” Satomi berkata penuh semangat, Kotoko pun jadi ikut bersemangat bersama sahabatnya itu.

Jinko bertanya, “Kotoko, Apa yang akan kau lakukan?” Kotoko menoleh pada Jinko dengan bingung. Jinko melanjutkan pertanyaannya, “Mungkinkah…. kau akan menikah dengan keluarga Irie setelah Kau lulus?” Kotoko langsung jadi panik tapi gembira sambil malu-malu, “Itu tidak mungkin” .
“Tapi, aku belum pernah memikirkan tentang pekerjaan” Kotoko berkata dengan santainya. Satomi memberi nasihat agar Kotoko mulai memikirkannya, Jinko membenarkan, Kotoko terlalu santai selama ini. Tahun depan mereka sudah harus mulai mencari pekerjaan. Jinko berkata bahwa dirinya ingin bekerja di sebuah perusahaan rekaman atau produksi musik sambil memperlihatkan buku-buku mengenai pekerjaan impiannya itu. 

Satomi dan Kotoko takjub pada Jinko, Satomi bertanya, “Heee,,, apakah itu karena Narasaki-kun?” Kotoko pun jadi penasaran. Jinko menjawab, “Ya, awalnya aku hanya ingin mendukung dia. Tapi aku menjadi lebih tertarik di musik indie. Aku ingin bekerja di mana aku bisa menemukan band yang akan dikenal internasional.”

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Kotoko kagum dengan mimpi Jinko meskipun itu berawal dari Narasaki-kun, dia jadi berkata pada dirinya sendiri, “Apa mimpiku untuk masa depan?” Kotoko mulai berkhayal  dah tentu saja yang dia bayangkan tidak jauh dari Naoki. Dia memikirkan dirinya berhasil menjadi pengantin Naoki dan dia bisa bergelayut manja pada Naoki yang memakai setelan jas pengantin dan memasang wajah dinginnya. Bahkan Kotoko sudah mendengar lonceng pernikahannya. Kotoko langsung berteriak kegirangan saat memikirkan hal tersebut. Namun dia sadar bukan itu yang sedang mereka bicarakan. Jinko dan Satomi sepertinya sudah bisa menebak apa yang dipikirkan Kotoko.

Jinko dan Satomi kembali sibuk pada kegiatan masing2. Satomi membaca majalah wanitanya dan Jinko membaca buku tentang produksi musiknya, tinggal Kotoko sendiri yang melamun, dia pun bergunam dalam hati, “Aku tidak sadar ternyata semuanya sudah bergerak untuk mencapai mimpi mereka. Aku ingin… Apa yang ingin aku lakukan di masa depan?”

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12
~Sinopsis Itazura Na Kiss Love In Tokyo Episode 12~
Menuju Mimpi Kita

Kotoko sedang membantu Nyonya Irie mencuci piring di dapur. Ny. Irie berkata bahwa dia ingin mengadakan pesta perayaan untuk Kotoko dan Naoki yang sudah berada di tahun kedua kuliahnya. Kotoko sudah senang saja memikirkan hal itu, itu artinya Naoki akan pulang ke rumah untuk pesta tersebut. “Tentu saja memangnya ada pesta  tanpa pemimpinnya?” kata Ny. Irie.

Kotoko makin senang, sudah lama sejak terakhir kali Naoki pulang ke rumah, Ny. Irie pun tidak sabar menanti pesta tersebut. Ny. Irie mengingatkan Kotoko, “Ini soal waktu untukmu melewati tantangan, Kotoko-chan?” Kotoko jadi bingung mendengar kata-kata tersebut. Ny. Irie membawa Kotoko ke depan kulkas dan berkata, “Tahun ajaran baru sudah dimulai… ada musuh baru yang masuk ke kampus, kau tidak boleh hanya duduk dan tidak melakukan sesuatu” Ny. Irie kemudian menempelkan foto Ayako dengan seragam tenisnya di sebelah foto Yuko yang sudah ada di pintu kulkas itu.

Kotoko kaget, “Oba-sama,, kapan Anda mengetahui semua ini?” Kotoko bingung campur kaget ternyata Ny. Irie sangat uptodate. Bukannya menjawab, Ny. Irie malah mengomentari karakter Ayako, “Dia cukup imut. Dan dia mungkin bermain tenis lebih baik dari kakaknya.” Kotoko pun langsung teringat saat Ayako memberikan sambutan untuk mewakili anggota baru klub tenis. Dia terang-terangan menyatakan diri bahwa dia masuk ke klub tenis untuk mendapatkan hati Naoki.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Ny. Irie melanjutkan analisisnya tentang Ayako, “Dia benar-benar tidak baik.” Ny. Irie menunjukan rasa tidak sukanya pada Ayako dengan menyentil foto Ayako yang dia tempel. Kotoko langsung tertawa riang mengetahui hal itu. “Aku rasa dia sebenarnya lemah saat di situasi sulit. Kalau sesuatu terjadi, dia akan langsung pindah ke laki-laki lain.” Kotoko membenarkan pendapat Ny. Irie dengan ekspresinya. “Tidak seperti kau yang akan selalu mencintai Naoki apapun yang terjadi… dia tidak punya semangat gigih  yang kau punya.” Ny. Irie sangat bangga pada Kotoko, tapi Kotoko malah menjadi bingung, “Apa itu pujian?” Ny. Irie mengabaikan kebingungan Kotoko dan memberinya semangat, “Semangat, Kotoko-chan. Kau sekarang di tahun kedua. Kau akan berumur 20 tahun ini. Kau bukan anak kecil lagi. Untuk menjadi anggota keluarga yang sama, kau harus mengambil langkah besar tahun ini, oke?” Ny. Irie menggenggam kedua tangan Kotoko dan memberikan dukungan penuhnya, dengan semangat Kotoko menjawab, “Baik” Ny. Irie dan Kotoko pun tertawa bersama.

Tuan Irie pergi ke RS tempat dia dirawat dulu, dan dokter menyampaikan kondisi kesehatannya yang tidak cukup baik. Itulah mengapa sepulang dari RS Tuan Irie pergi ke Restoran Aihara sendirian. Ayah Kotoko bahkan heran mengapa sahabatnya itu datang sendirian. Tuan Irie beralasan dia sedang ingin minum sendirian saja.

Ayah Kotoko menyajikan sake dan makanan untuk Tuan Irie dan dia merasa sake dan masakan buatan Ai-chan nya itu adalah yang terbaik. Tuan Irie bertanya apa yang akan dilakukan Ayah kotoko pada restoran Aihara di masa depan. Apakah salah satu pegawai magang, ataukah suami masa depan Kotoko yang akan mengambil alih?

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Kin-chan baru saja selesai menghidangkan pesanan pengunjung saat dia mendengar apa yang dikatakan Tuan Irie pada Bossnya. Odawara menghampiri Kin-chan dan berbisik padanya, “Kinnosuke, mengapa kau tidak mengatakan ‘Aku akan menikahi Kotoko dan… mengambil alih restoran?’ Seperti biasanya.” Kin-chan hanya memasang wajah muram dan pergi ke dapur membuat Odawara bingung dengan kelakuan Kin-chan yang tidak biasa.


Ayah Kotoko berkata pada Tuan Irie, dia malah ingin membantu Odawara dan Kin-chan untuk membuat restoran mereka sendiri. Bagi seorang koki, impian terbesarnya adalah memiliki restoran atas namanya sendiri. Tuan Irie memahami, tapi apa yang akan terjadi pada Aihara? Ayah Kotoko berpikir sejenak. “Penerus, hah? Kau tahu bagaimana buruknya masakan Kotoko itu. Kupikir tidak apa untuk mengakhiri restoran ini saat aku sudah selesai.” Tuan Irie masih penasaran dengan keputusan Ayah Kotoko, karena dia tahu benar dia membuat Restoran Aihara dari bawah hingga menjadi mapan seperti saat ini. Ayah Kotoko tak bisa apa-apa lagi, sudah takdirnya memiliki anak yang tidak mampu meneruskan usaha keluarga, mungkin dia harus menyerah.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Tuan Irie memberi saran, Ayah Kotoko bisa saja meminta suami Kotoko untuk menjadi penerusnya, dia berkomentar tentang Kin-chan yang sudah menyukai Kotoko sejak SMA. Ayah Kotoko mendekat pada sahabatnya dan membisikkan sesuatu, “Ini hanya antara kita, tapi dia punya bakat yang bagus. Bisa saja dia menjadi koki yang handal dan menjaga restoran ini tetap jalan.” Tuan Irie semakin heran, lalu mengapa Ayah Kotoko tidak menjadikan Kin-chan penerusnya? Sahabatnya itu tertawa dan berkata itu semuanya terserah Kotoko.

Ayah Kotoko berkata, “Aku sepertimu, Iri-chan. Aku selalu melakukan apa yang aku inginkan. Aku tak bisa mengatakan pada anakku untuk menikahi orang yang aku pilih supaya bisa menjaga restoran ini. Aku tahu Kotoko tidak sempurna… Tapi aku harap seseorang yang dia cintai akan menikahinya.” Tuan Irie mengerti perasaan sahabatnya itu.

Di dapur Kin-chan sedang menggalau, Odawara datang dan bertanya ada apa dengan Kin-chan apakah dia sakit? Kin-chan menyangkal dan berkata dia akan keluar untuk membuang sampah. Kin-chan pun membuang sampah dan berdiam diri di tempat pembuangan sambil mengingat apa yang dia lihat di malam Natal. Kotoko dan Naoki yang merayakan Natal berdua, juga wajah bahagia Kotoko saat bersama Naoki. Kin-chan menjadi semakin frustasi, ini tidak seperti dirinya yang biasanya, apakah Kin-chan mulai menyadari bahwa dia sudah tidak bisa mendapatkan hati Kotoko lagi?

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Odawara mengantarkan makanan utama untuk Tuan Irie, dan kedua sahabat itu kembali berbincang. Tuan Irie bertanya, “Jadi menurutmu aku sudah egois mengharapkan anakku untuk mengambil alih perusahaanku?” Ayah Kotoko akhirnya tahu kegalauan hati sahabatnya, “Akh,, soal Naoki-kun?” Tuan Irie berkata bahwa Naoki tidak senang dengan hal itu. Ayah Kotoko berkomentar, meskipun Naoki tidak mau, Tuan Irie masih punya Yuki yang bisa meneruskan perusahaannya. Tuan Irie memiliki dua anak yang hebat sementara dia hanya memiliki Kotoko seorang, keadaan mereka berbeda. Ayah Kotoko berharap Tuan Irie tidak perlu khawatir.  Tuan Irie mendesah,”Akan terlambat jika kita menunggu Yuki tumbuh” Ayah Kotoko bingung, “Apa?” tapi dia tidak bertanya lebih lanjut dan hanya bisa menatap sahabatnya yang terlihat semakin tidak tenang.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Satomi belum datang ke kelas, padahal sebentar lagi kuliah akan dimulai. Kotoko bertanya pada Jinko kemana Satomi? Tak lama Satomi datang dengan terburu-buru, dia berkata dia lembur semalam dan tidak sempat tidur sama sekali. Apakah tidak apa-apa Satomi tidak tidur semalaman? Satomi baik-baik saja, dia malah terlihat sangat senang dan bersemangat saat menceritakan tentang lemburnya pada Jinko yang juga merasakan hal yang sama saat mereka lembur untuk mengejar impian mereka. Kotoko merasa terasing, karena dia tidak bisa ikut nimbrung, dia tidak memiliki semangat yang sama dengan kedua temannya itu karena dia belum memiliki impian seperti mereka.

Kuliah telah usai, Kotoko mengajak Jinko dan Satomi untuk makan di kafetaria kampus. Satomi tidak bisa karena dia ada kerja siang. Jinko pun tidak bisa karena dia harus makan siang dengan para pegawai di perusahaan musik. Kotoko memahami kesibukan kedua sahabatnya itu dan melepas kepergian Jinko dan Satomi dengan senyuman walaupun hatinya merasa kesepian.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Kotoko akhirnya makan sendirian di Kafetaria kampus. Kotoko makan dengan pelan-pelan tidak seperti Kotoko yang biasanya. Kin-chan datang membuat Kotoko sedikit kaget. Kin-chan memberikan sebuah hidangan pada Kotoko dan memintanya untuk mencobanya. Kotoko bertanya apa itu? Itu adalah hidangan yang akan dia ujicobakan untuk disajikan di restoran? Kotoko sudah kegirangan mendengarnya dan takjub pada tampilan hidangan itu. Meskipun bukan hal yang mudah bagi Kin-chan untuk membuat Bossnya setuju agar hidangan itu di jadikan menu dan itupun hanya makanan pembuka saja. Tapi tetap saja Kotoko merasa Kin-chan hebat.

Kotoko masih saja menganggumi hidangan itu secara fisik dan Kin-chan memintanya untuk berkomentar setelah mencicipinya. Kotoko pun mencicipi makan pembuka hidangan tersebut. Kin-chan harap-harap cemas, dan Kotoko tidak menunjukan ekspresi kagum dan puas seperti biasanya saat dia mencoba masakannya. Kin-chan jadi khawatir, “Apakah itu tidak enak? Apa ada bahan yang salah?” Kotoko tersadar dan menatap Kin-chan, “Akh,, bukan begitu. Ini enak sekali. Kau hebat dalam memasak bahkan sejak kau masih SMA. Tapi ini benar-benar berbeda, Rasanya sangat professional”  Kin-chan merasa lega mendengarnya, dia pun bertanya, lalu mengapa Kotoko tampak tidak puas?

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Kotoko jadi merenung, dia berkata, “Aku hanya berpikir kalian semua telah melakukan hal yang hebat” Kotoko mengingat impian Satomi untuk bekerja di kantor redaksi majalan wanita, lalu Jinko yang bermimpi bekerja di perusahaan rekaman. “Kau, Jinko dan Satomi sudah menemukan apa yang ingin kalian lakukan… dan sudah melangkah untuk mencapai mimpi kalian. Tapi aku masih berpikir bagaimana bisa aku belum menemukan apa yang ingin aku lakukan.”

Kin-chan memahami keadaan Kotoko, dia menghibur Kotoko dengan berkata, “Semua orang punya jalan  masing-masing. Kau hanya perlu menemukan sesuatu di dalam jalanmu itu, mengerti?” Hmm Kotoko mencoba memahaminya. Kotoko lalu bertanya, “Hei,,, bagaimana perasaanmu saat memutuskan untuk menjadi koki? Bagaimana Kau tahu kalau itu yang ingin kau lakukan?” Kin-chan berpikir, “Hmm,, bagaimana aku tahu….” Kin-chan akhirnya menemukan jawabannya.

“Ini bukan sesuatu yang yang perlu kau pikirkan. Seperti jatuh cinta dengan seseorang…” Kin-chan mencoba memberi penjelasan. Kotoko bingung. “Seperti jatuh cinta dengan seseorang?” Kin-chan membenarkan dan kembali menjelaskan. “Saat Kau jatuh cinta dengan seseorang, Kau tidak perlu memikirkan mengapa. Kau hanya tahu itu. Seperti, ‘Oh, aku suka orang ini.’ Sama saja. Kau tidak perlu memikirkannya. Kau jadi semangat dan  menikmati saat bersamanya. Kau ingin selalu bersama selamanya. Seperti itu. Kau hanya perlu sadar kalau kau sudah melakukannya selama ini”

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Kotoko mencoba memahami penjelasan Kin-chan, “Oh begitu” Kemudian Kotoko memikirkan sesuatu yang lain. “Tapi… pekerjaan yang bisa membuatmu tetap bersama orang yang kau suka dan pekerjaan yang kau suka itu berbeda kan?” Kin-chan yang bingung, “Apa?” Kotoko mulai berkhayal. “Misalnya orang yang aku suka itu menjadi direktur maka aku ingin menjadi sekretarisnya…” Kotoko sudah tersipu-sipu hanya memikirkan hal itu.
“Kalau orang yang aku suka adalah pilot… maka aku aka jadi pramugarinya” Kotoko langsung membayangkan Naoki dengan seragam pilotnya dan dirinya memakai seragam pramugari dan menatap genit pada Naoki setelah menjatuhkan sebuah pesan kertas di hadapan Naoki.

“Kalau orang yang aku suka adalah pemain tenis, aku ingin menjadi manager yang mengurusi jadwalnya” Kotoko membayangkan Naoki yang baru selesai bermain tenis dan dia datang dengan handuk dan mulai mengelap keringat Naoki dengan wajah kegirangan. “Kalau dia professor Universitas, aku ingin menjadi asistennya dan membantu penelitiannya” Kotoko pun membayangkan Naoki yang sedang meneliti sesuatu di bawah mikroskop. Naoki malah menemukan tulisan ‘Hubungi aku’ dengan tanda hati di ujungnya. Naoki menatap ke arah Kotoko yang duduk di dekat jendela laboratorium, Kotoko pun memberikan kissbye nya pada Naoki.

“Aku bermimpi tentang apa yang ingin aku lakukan di masa depan. Tapi ada masalah dengan mimpi itu. Bergantung pada apa yang ingin dilakukan orang yang aku suka… apa yang ingin aku lakukan terus berubah. Itu bukan apa yang ingin aku lakukan, ya kan? Aku tak bisa menyebutnya mimpi dalam hidupku.” Kotoko sedih memikirkan hal itu, karena merasa semua mimpinya masih berkaitan dengan Naoki.

Kotoko menatap Kin-chan yang sepertinya tidak mendengarnya, Kin-chan tampak lebih sedih dari dirinya, “Kin-chan?” Kin-chan menatap Kotoko dan bertanya, “Jadi, jika orang yang kau suka adalah seorang koki, kau akan menjadi pemilik restoran?” Kotoko bingung harus menjawab pertanyaan itu bagaimana. “Hidup untuk Hidup untuk mendukung mimpi seseorang itu bagus. Pria ingin membuat wanita seperti itu senang. Kupikir kamu akan menjadi pemilik restoran yang hebat.” lanjut Kin-chan kemudian. Kotoko semakin bingung dan malah menganggap Kin-chan sedang bercanda. Dia kembali melahap makanan yang dibuatkan Kin-chan sementara Kin-chan menatap Kotoko dengan sedih. Dia seolah sadar semua mimpi Kotoko berhubungan dengan Naoki.

Kotoko pergi ke perpustakaan dia mencari buku yang bisa membantunya mencari impiannya. Kotoko memikirkan kata-kata Kin-chan,’Seperti jatuh cinta pada seseorang? Kamu hanya akan tahu tentang itu’ Kotoko pun bergunam, “Walaupun dia berkata seperti itu, aku tetap merasa tertekan”

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Saat akan keluar dari perpustakaan, Kotoko melihat Naoki yang sedang belajar dan membaca buku dengan serius. Kotoko tadinya ingin menyapa Naoki, namun dia mengurungkan niatnya dan bersembunyi di salah satu rak buku. Dia menatap Naoki yang sedang serius mempelajari buku yang dibacanya. Kotoko pun keluar dari perpustakaan, dia bertanya dalam hati. ‘Buku apa yang sedang Irie-kun baca?” Kotoko jadi teringat kata-kata Naoki tentang tujuan dia keluar rumah saat dia menginap di apartemen Naoki, apakah Naoki telah menemukan impiannya? ‘Aku merasa hanya aku yang tertinggal di belakang’ guman Kotoko dalam hati sambil tetap berjalan dalam kegalauannya tentang mimpi dalam hidupnya.

Ternyata buku yang sedang dipelajari Naoki adalah buku tentang kedokteran. Yuko datang dan menyapa Naoki yang sedang belajar, “Irie-kun, aku tidak menyangka akan melihatmu belajar. Apa kau sedang mempersiapkan kelas bahasa kedua?” Yuko jadi penasaran dengan buku yang dibaca Naoki. Yuko kaget saat menyadari buku apa yang dibaca Naoki. “Ini buku kedokteran. Ada apa? Kenapa kau belajar tentang ini?” Naoki tidak menjawab, dia malah merasa tidak nyaman karena Yuko mengetahui mimpinya.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Di kediaman keluarga Irie, semua orang merayakan keberhasilan Naoki dan Kotoko melanjutkan kuliah di tahun kedua atau semester 3. Tuan Irie mengucapkan selamat pada keduanya. Naoki dan Kotoko mengucapkan terima kasih pada semuanya. Tuan Irie juga memberi semangat pada Yuki yang akan ikut persiapan ujian masuk SMP karena sudah kelas 5.
“Aku akan masuk Tonan seperti kakak. Dan tentu saja aku akan di kelas A dan menjadi siswa yang top seperti kakak!”sahut Yuki yang sengaja menyindir Kotoko. #makjleb sekali hahaha.

Semuanya menikmati hidangan sushi buatan Ny. Irie. Ayah Kotoko memujinya, Ny. Irie pun merasa tersanjung lalu ia mengambilkan bagian untuk Naoki yang banyak karena khawatir Naoki kurang cukup mendapat vitamin dan kalsium. #nasib anak kos.
Melihat wajah sumringah Ny. Irie, Kotoko memberitahu Naoki kalau ibunya pasti senang karena Naoki pulang ke rumah. Mendengar hal itu Naoki tampak berpikir.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Kotoko mendesah kekenyangan,  Yuki menyindir  Kotoko. Ia bilang Kotoko akan gendut kalau makan banyak. Ny. Irie balik menimpali kalau Yuki juga makan banyak.
“Aku tidak apa. Aku tumbuh ke atas. Tidak sepertimu yang dadanya jadi besar atau yang lain.”elak Yuki.  Kotoko pura2 marah, ia pun beraksi hendak memukul Yuki namun Yuki menghindarinya, keduanya pun nampak akrab bercanda bersama .
“Senang sekali melihat semua  anggota keluarga bersama. Rumah memang yang terbaik!”ujar Ny. Irie. Ayah Kotoko merasa tidak enak termasuk dalam bagian keluarga Irie. Ny. Irie mengatakan ayah Kotoko tak boleh begitu, karena mereka sudah menganggap keluarga Aihara keluarga mereka yang dibenarkan Tuan Irie. “Aku belum menyerah untuk Naoki dan Kotoko-chan, oke?”tambah Ny. Irie membuat Kotoko tersenyum malu lalu menoleh ke arah Naoki dan seperti biasa Naoki hanya diam  cool seperti biasa hahaha. Sebelas dua belas sama pangeran es balok 😛

Ny. Irie menyinggung apakah Naoki tetap berencana tetap tinggal sendiri, padahal Naoki menikmati kebersamaan bersama keluarga. Beliau juga menyarankan agar Naoki kembali ke rumah, hal itu didukung Yuki. “Ya kan? Lalu Kotoko-chan dan Naoki bisa menikah dan kita bisa jadi keluarga sungguhan!”seru Ny. Irie sumringah. Dengan dingin, Naoki mengira kalau ibunya mabuk. Ny. Irie mengelak kalau dirinya tak mabuk, ia pun meminta pendapat Kotoko. Kotoko beralasan kalau ia terlalu muda untuk menikah.
“Mengapa bilang begitu? Saat aku menikah dengan suamiku, aku masih seumuran kamu, 19 tahun! Kamu tidak terlalu muda sama sekali!”
Kotoko berusaha mengulas senyum lalu menoleh ke arah Naoki untuk melihat reaksi Naoki, dan sudah bisa ditebak seperti biasanya Naoki diam tanpa ekspresi. Naoki mengucapkan terimakasih untuk makanannya lalu pamit pergi. “Benar ya. Lagipula aku hanya gangguan bagi Irie-kun.”guman Kotoko dalamm hati.

Tuan Irie menghentikan langkah Naoki, ada yang ingin ia bicarakan dengan Naoki. Ia pun meminta Naoki ke ruang studinya, Tuan Irie juga mengajak istrinya karena ada sesuatu yang ia ingin istrinya dengar juga. Ny. Irie mempersilahkan Kotoko beserta ayahnya minum tehnya lalu pamit menyusul suaminya dan Naoki.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Di ruang studi mereka berkumpul, Naoki bertanya ada keperluan apa ayahnya memanggilnya?
“Naoki, apa yang kamu pikirkan untuk masa depanmu? Aku ingin kamu memberitahuku apa yang sebenarnya kamu pikirkan.”jawab Tuan Irie, ia yakin kalau Naoki tahu kalau dirinya berpikir ingin Naoki menjadi penerus perusahaannya. Tuan Irie juga menambahkan kalau ia ingin Naoki mulai bekerja di perusahaan setelah lulus kuliah. Ny. Irie mendukung ide suaminya,  Naoki terdiam nampaknya banyak pikiran berkecamuk di kepalanya. Walau Naoki masih tahun kedua kuliah namun Tuan Irie berpikir lebih baik Naoki belajar  bekerja lebih cepat. Naoki bisa menggunakan libur panjangnya untuk hal itu seperti libur musim panas Naoki bisa belajar soal perusahaan. Tuan Irie menambahkan kalau ia juga ingin mendengar pendapat Naoki soal manajemen di perusahaan. Naoki masih terdiam.

Di ruang tamu Yuki mengeluh, kenapa mereka lama sekali membuat ia penasaran apa yang sedang mereka bicarakan. Ayah Kotoko berisiniatif agar Kotoko membawakan mereka teh, Kotoko menyetujui ide ayahnya.

Tuan Irie kembali menanyakan pendapat  Naoki, akhirnya Naoki angkat bicara. Naoki bilang ia butuh waktu untuk memikirkan itu,saat ini ia tak  bisa memutuskan apa ia akan mengambil alih perusahaan ayahnyaa atau tidak. Dengan riang, Kotoko membawa nampan berisi 3 cangkir teh menuju ruang studi Tuan Irie.
Ny. Irie menimpali kalau Naoki sudah memiliki cukup waktu untuk memikirkan soal perusahaan ayahnya dan Kotoko. Tanpa mereka sadari Kotoko sudah sampai depan pintu, samar2 ia mendengar namanya disebut.
Ny. Irie memotong agar sekarang jangan membicarakan Kotoko. Ny. Irie tak setuju karena itu juga penting untuk masa depan Naoki. “Aku tidak memilih Kotoko-chan secara acak untuk bersamamu. Kalau kamu mengambil alih perusahaan ayah…menurutku Kotoko-chan akan menjadi istri idealmu.”ungkap Ny. Irie bahagia, Kotoko tersenyum geli mendengarnya.  Ny. Irie meminta pendapat suaminya.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Tuan Irie berujar Naoki pasti butuh dukungan dari keluarga karena butuh kerja keras untuk mengelola perusahaan. Tuan Irie juga menambahkan kalau Naoki butuh seseorang yang peduli dengannya,  mendukungnya dan yang akan disukai orang-orang di sekitar Naoki.
“Kamu tidak boleh menikah karena kamu hanya mencintainya. Karena itu, aku juga berpikir Kotoko-chan adalah istri idealmu. Tapi, yang terpenting bagi kami adalah perasaanmu.”lanjut Tuan Irie, lalu bertanya apa yang Naoki pikirkan?. Kotoko makin tersenyum senang mendapat signal restu dari kedua camernya.
“ ‘Apa yang aku pikirkan?’ Kalian berdua hanya memaksaku supaya  sesuai dengan apa yang kalian mau.” Tuan Irie nampak sedih mendengarnya.
“Kalian seperti memberikanku pilihan. Tapi sebenarnya, jalan yang akan aku tempuh sudah diputuskan. Dari awal. Kalian bermain kotor.”

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Ny. Irie tak menyangka Naoki akan mengatakan hal seperti itu, bagaimana Naoki bisa mengatakan hal yang jelek seperti itu pada ayahnya. Ny. Irie  mencoba menjelaskan kalau ayahnya peduli pada Naoki. Naoki balik mengatakan kalau ayahnya tak peduli dengannya, ia hanya khawatir dengan  dengan urusannya sendiri.
“Beraninya kamu bilang begitu?”ucap Ny. Irie.
“Kamu juga, Ibu. Hanya karena kamu menyukai Kotoko…Saat kamu benar-benar menolak apa yang aku rasakan, kamu mencoba membuat kami menjadi pasangan.” Kotoko yang otomatis mendengarnya jadi sedih. Ny. Irie mencoba menjelaskan alasan kenapa ia berpikir Kotoko baik untuk Naoki. Menurutnya Naoki dan Kotoko akan menjadi pasangan yang cocok.
“Sudah cukup. Bukan hanya pekerjaan, tapi aku bahkan tidak bisa memilih siapa yang aku suka.”potong Naoki, Kotoko bagai tercabik2 mendengar kata2 Naoki.
“Karena itulah mengapa aku tidak mau tinggal di rumah ini. Rumah dimana aku dikekang.”ujar Naoki seraya bangkit, Ny. Irie pun menampar keras Naoki. Kotoko terlonjak kaget,  Tuan Irie mencoba menenangkan istrinya.

Naoki keluar, ia agak terkejut melihat Kotoko di depan pintu. Kotoko meminta maaf, namun Naoki tak peduli ia terus melangkah pergi. Kotoko mengejarnya seraya memanggil namanya. Melihat kakaknya melenggang pergi, Yuki bertanya ada apa dengan kakaknya. Begitu pula ayahnya, bertanya apa yang terjadi. Kotoko menjawab kalau tak ada2 apa, lalu ia mengambil mantel Naoki untuk diberikan padanya.

“Irie-kun. Kamu meninggalkan mantelmu.”seru Kotoko seraya mengejar Naoki.
“Oh.”ucap Naoki seraya mengambil mantelnya sembari melanjutkan langkahnya. Kotoko berseru kalau jalan ke stasiun bukan ke arah yang sekarang dituju Naoki.
Naoki menyahut kalau ia mau jalan2. Kotoko pun menyusulnya.

Keduanya berjalan bersama, untuk memecah keheningan  Naoki minta maaf soal tadi karena Kotoko harus melihat pertengkaran buruk keluarganya. Kotoko menimpali itu bukan masalah, seharusnya ia yang harus  minta maaf. Ia merasa seperti menguping pembicaraan mereka.
“Tapi menurutku ibumu hanya emosi.”pikir Kotoko setelah keduanya terdiam sesaat.  “Begini, kamu kan tidak biasa bicara banyak. Kamu tidak memberitahu yang lain apa yang kamu pikirkan. Karena itu mereka tidak tenang. Karena mereka tidak tahu apa yang sebenarnya kamu mau…mereka frustasi dan gugup.”papar Kotoko. Kotoko berpikir walaupun hal seperti tadi terjadi, kedua orang tua Naoki paling peduli padanya jadi tak ada yang salah dengan soal tadi. Naoki mendesah panjang.
“Tapi aku tahu apa yang  kamu rasakan juga, Irie-kun. Kamu hanya punya satu kesempatan hidup. Aku yakin kamu ingin memutuskan apa yang ingin kamu lakukan untuk hidupmu.” lanjut Kotoko cepat2.
“Kamu pernah memberitahuku… kamu pergi kuliah untuk mencari apa yang ingin kamu lakukan di hidupmu.” Kotoko mengangguk mengiyakan.

Naoki menoleh ke arah kotoko dan bertanya apa Kotoko sudah menemukannya?
“Sedih untuk mengatakannya, tapi aku belum.”jawab Kotoko miris.  “Bukan hanya Kin-chan…tapi Jinko dan Satomi sudah memulai karier mereka. Tapi aku jauh di belakang mereka.” Dalam hati Kotoko berguman, “aku selalu hanya memikirkan Irie-kun.
“Aku merasa sedih.”ucap Kotoko saat menyadari tatapan Naoki yang seperti bertanya apa yang Kotoko rasakan.  Lebih tepatnya bertanya alasan Kotoko menatapnya saat kepergok memandangi Naoki terus hahaha. Naoki melihat sekeliling, ia pun menemukan ke arah mana ia harus melangkah. Kotoko menyusulnya.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

“Kin-chan bilang padaku…’Saat kamu menemukan sesuatu yang ingin  kamu lakukan, kamu akan tahu tanpa berpikir.’ Dia juga bilang kalau itu seperti  jatuh cinta pada seseorang. Tapi, kamu akan jadi gugup sampai kamu menemukannya.” tukas Kotoko. Naoki menyahut kalau Kotoko benar.
“Karena itulah kupikir kamu hebat. Kalau ayahku menyuruhku untuk mengambil alih restoran seperti yang dilakukan ayahmu…aku akan mendengarkannya.” Namun berbeda dengan Naoki yang tak mendengarkan ayahnya. Kotoko ingin melanjutkan lagi namun bingung harus bilang apa, Naoki kembali melihat sekeliling menentukan ke arah mana ia jalan. Sepertinya muter2 biar lama berduaan dengan Kotoko wkwkwkwk.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

“Jadi…bukan hanya pekerjaanmu… tapi siapa yang kamu suka…”ucap Kotoko akhirnya, Kotoko teringat saat Naoki mengatakan bukan hanya pekerjaannya tapi ia tak bisa memilih siapa yang ia suka. Walau berat hati Kotoko berpendapat kalau Naoki tak harus mendengarkan orang tuanya, ia  harus memilih siapa yang Naoki suka karena itulah yang terbaik untuknya.
“Tidak ada alasan untuk menyukai seseorang. Walau semua orang di dekatmu memberitahu apa yang harus dilakukan…kamu tidak bisa bersama orang itu jika kamu tidak menyukainya. Irie-kun, kamu harus menemukan seseoran yang sangat kamu cinta dan menjadi senang…”ujar Kotoko memberi saran.
“Aku…ingin menjadi dokter.”ungkap Naoki pada akhirnya, Kotoko terkejut mendengarnya.
“Aku berpikir untuk mengikuti ujian selanjutnya untuk pindah ke fakultas kedokteran. Aku tidak yakin aku cocok dengan itu. Tapi aku ingin belajar sebaik mungkin.” Naoki juga teringat kata2 Kotoko saat menginap di apartemennya dan Yuki yang terbaring lemah saat akan dioperasi.

“Menjadi dokter adalah…pekerjaan pertama yang membuatku tertarik selama hidupku.”ungkap Naoki. Kotoko bertanya kenapa Naoki tak memberitahukan hal itu pada ayahnya. Naoki menjawab kalau beberapa waktu sebelumnya ia tak yakin soal itu. Kotoko bertanya jadi kapan Naoki memutuskannya?.
“Saat kita berjalan-jalan…aku berpikir.”jawab Naoki, lalu melanjutkan langkahnya karena lampu penyeberangan sudah menunjukkan warna hijau.  Kotoko yang tersadar dari keterkejutannya segera menyusul Naoki. Jyah jadi Naoki memutuskannya setelah muter2 sama Kotoko, ia terus berpikir sementara Kotoko nyerocos terus ya hahaha.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Naoki bilang ia tak mau mengatakan hal itu pada orang tuanya, Kotoko bertanya kenapa?.
Naoki bilang kalau ia ingin menyiapkannya dulu  setelah ia  siap mengambil tindakan baru ia akan memberitahunya. “Jadi Kotoko, jangan beritahu  pada siapapun, oke?”pinta Naoki, Kotoko mengerti.
“Tapi mengapa kamu memberitahuku hal yang penting seperti ini?”tanya Kotoko, jyah Kotoko nggak nyadar, berarti Naoki menganggapmu penting donk hahaha.
“Ya, aku tidak yakin mengapa.”jawab Naoki. Kotoko tersadar mereka salah arah karena berlawanan dengan arah stasiun. “Kupikir itu artinya ada…banyak jalan untuk  mencapai satu tujuan. Kelihatannya seperti kamu mengambil jalan memutar… tapi kamu mungkin menemukan sesuatu yang penting.”ujar Naoki yang secara eksplisit memberitahu Kotoko yang belum menemukan impiannya, tapi ya karena Kotoko lama loadingnya nggak nangkep apa maksud Naoki. Naoki pun pamit lalu melangkah pergi.

Irie-kun. Sesuatu yang penting… Mengapa dia mengatakannya hanya padaku?” guman Kotoko yang masih tak percaya dipercaya Naoki menyimpan rahasianya.

Dalam perjalanan Naoki kembali teringat kata2 Kotoko yang bilang kalau dirinya bisa menemukan obat baru dan bisa jadi dokter dan menyembuhkan penyakit dalam sekejap.

Sinopsis Itazura na Kiss Love in Tokyo Episode 12

Di rumah Ny. Irie nampak frustasi menyadari apa yang telah dilakukannya pada Naoki. Suaminya menenangkan, ada sedikit perselisihan biasa terjadi dalam keluarga. Tapi tetap saja Ny. Irie sedih mengingatnya, sembari menahan sakit Tuan Irie berusaha mengatakan kalau ada sesuatu yang penting yang ingin ia katakan pada isterinya. Ny. Irie yang belum melihat kondisi suaminya bertanya apa.
“Aku sangat ingin memberitahukan ini pada Naoki juga.”ujar Tuan Irie seraya bangkit, saat kembali ingin memberitahu isterinya Tuan Irie kembali merasakan sakit.  Tuan Irie berusaha menguasai keseimbangannya, namun  ia tak kuasa menahan sakit. Ny. Irie makin panik saat melihat Tuan Irie terjatuh ke lantai. Ny. Irie menanyakan keadaan suaminya lalu berteriak-teriak memanggil Naoki.

Sementara Naoki terus berjalan menuju stasiun tanpa mengetahui kondisi ayahnya. Begitupula Kotoko masih bengong berdiri di memandangi kepergian Naoki.

Ayah Kotoko dan Yuki masuk ke ruang studi karena mendengar seruan Ny. Irie tadi. Yuki syok melihat kondisi ayahnya, ayah Kotoko berusaha membantu teman baiknya.

Thanks to IDWS and islandsubs
 Written by Irfa  (Blog) dan +ari airi
Image by +ari airi [Twitter]
Only Posted on pelangidrama.net
DO NOT REPOST TO OTHER SITE!!! 
Dont’t ask next episode, ok!
 

2 pemikiran pada “[Sinopsis J-Drama] Itazura na Kiss ~ Love in Tokyo Episode 12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s