[Sinopsis K-Drama] Full House Take 2 Episode 15

=Full House Take 2 Episode 15=
-Part 1-
Kemunculan Tae Ik, Go Dong dan Manager Hwang menemui Direktur Kim jelas membuat Kang Hwi dan Direktur Lee terkejut. Dan hal yang lebih mengejutkannya lagi, mereka berdua “Take Two” and “Only One” akan bersaing sebagai rival. Bagaimana mungkin? Semua orang mengetahui jika Tae Ik dan Kang Hwi dulunya adalah sebuah tim, mereka selalu kompak di atas panggung dan bekerjasama demi menghasilkan penampilan terbaik tetapi sekarang mereka akan menjadi lawan bahkan musuh di atas panggung.
Manager Hwang dengan tegas menyatakan tidak setuju begitupun dengan Tae Ik dan Go Dong. Menurut Direktur Kim ini akan menguntungkan kedua belah pihak dimana penjualan album mereka akan laris manis di pasaran tapi disisi lain jelas akan ada pemenang dan yang kalah. Salah satu pihak jelas akan terluka dan itu adalah hal yang sangat diantisipasi oleh Manager Hwang. Lagipula jika hal ini benar-benar terjadi dan dilaksanakan, Kang Hwi akan kalah!!!
Manager Hwang menambahkan alasan kenapa Take One dulu bisa sukses. Semuanya karena Tae Ik dan Kang Hwi bekerjasama atau karena adanya Sinergi Effectrom Kang Hwi-Tae Ik. Dengan bergabungnya Go Dong sebagai partner baru Tae Ik, justru membawa hawa baru untuk Tae Ik karena Tae Ik adalah tipe yang jauh lebih kuat jika berduet daripada solo tapi untuk Kang Hwi sendiri, ini adalah masalah besar karena Kang Hwi tentunya tidak dapat bersolo dan jelas Kang Hwi tidak mengetahui hal ini. Mungkinkah ini adalah salah satu rencana Direktur Lee lagi?
Kembali ke stasiun tv
Direktur Lee sedang berbincang dengan Direktur Kim. Asal muasal ide program rival ternyata adalah dari Direktur Lee.ckckckck… Demi mencegah debut Take Two mendahului Only One, Direktur Lee merencanakan semua ini. Kaget yang sempat ditunjukkannya tadi adalah sebuah kamuflase demi menutupi semua rencananya di hadapan Kang Hwi. “Tapi apakah nanti semuanya berjalan lancar?”tanya Direktur Kim… apa Direktur Lee sudah memikirkan konsekuensinya. Kemungkinan kemenangan Kang Hwi 50:50 dan tentunya hal tersebut akan memberikan dampak kerugian besar pada U Entertainment nantinya jika Kang Hwi sampai kalah. 
Direktur Lee bergegas ke mobil. Di dalam, Kang Hwi telah menunggu. Demi menutupi sebuah kebohongan dengan kebohongan lainnya, Direktur Lee berpura-pura meyakinkan Kang Hwi jika tidak ada cara lain lagi selain Kang Hwi harus mengikuti program rival ini. Dan anehnya bukannya menolak, Kang Hwi seketika mengiyakan dan setuju untuk mengikuti acara tersebut. Semuanya benar-benar di luar ekspektasi Direktur Lee.
“aku pasti akan melakukannya dan aku akan menang. Aku bisa melakukannya dengan baik bahkan jika aku sendirian” ujar Kang Hwi mantap tetapi dari raut wajahnya terlihat jika Kang Hwi menyembunyikan sesuatu. Dan kita bisa flashback ke beberapa menit sebelumnya. Saat Tae Ik, Manager Hwang dan Go Dong berbincang-bincang, beberapa potongan percakapan mereka tanpa sengaja terdengar oleh Kang Hwi
“Kang Hwi akan kalah”
Manager Hwang masih sibuk menghubungi beberapa stasiun tv untuk mengatur jadwal debut Take Two tapi tidak ada satupun stasiun tv yang bersedia dengan berbagai alasan (Direktur Lee telah mewanti-wanti para stasiun tv). Go Dong merasa khawatir sedangkan Tae Ik sendiri tiba-tiba berucap bagaimana jika mereka mengikuti saja acara rival kami?
Tiba-tiba Hp Manager Hwang berdering, seseorang memintanya untuk bertemu.
Manager Hwang bertemu dengan Direktur Lee. Tentu saja untuk membahas masalah program acara rival kami. Direktur Lee memberitahukan jika mereka akan mengikuti program ini dan semuanya karena keinginan Kang Hwi. Kang Hwi? Manager Hwang dan Tae Ik sedikit terkejut. Kang Hwi ingin mengikuti program rival, melawan sahabatnya sendiri. Ini bukan seperti sifat Kang Hwi.
Manager Hwang tetap teguh pada pendiriannya tidak akan mengikuti program rival tetapi jangan sebut Direktur Lee jika dengan mudahnya menyerah begitu saja. Direktur Lee memanas-manasi Manager Hwang dan Tae Ik, menganggapnya takut menghadapi Kang Hwi dan takut karena akan dikalahkan Kang Hwi.
“tunggu, bagaimana jika kami menang?” tanya Tae Ik tiba-tiba
“apakah itu mungkin?” ucap Direktur Lee dan menyesap minuman di hadapannya
“apakah ya atau tidak, kita dapat menunggu dan melihat tapi aku tidak bisa melakukannya begitu saja. Aku tidak tahu apa yang kamu lakukan tapi melihat sikapmu, kamu tampaknya membutuhkan bantuan kami. Kami tidak perlu terburu-buru, jika kita akan menjadi lawan, kurasa kita perlu membuatnya menjadi menarik” ucap Tae Ik terlihat serius
“baiklah, apa yang kamu inginkan?”
“Full House. Kenapa? Apa kamu takut?”
Direktur Lee berpikir keras “baiklah… jika kamu yang kalah apa taruhannya?”
“apa yang kamu inginkan?”
“bekerja denganku lagi”
Di perjalanan pulang, Tae Ik berusaha meyakinkan Manager Hwang untuk tidak khawatir karena Tae Ik yakin jika dirinya akan menang. Semua usaha dan upaya akan dikerahkan untuk acara nanti.
Berita duel maut antara Take Two dan Only One dalam program Rival telah menyebar luas. Para fans merasa penasaran dengan program tersebut nantinya, mereka bahkan bingung akan membela siapa nantinya “Tae Ik” atau “Kang Hwi” yang notabene pernah berada dalam grup yang sama. Belum lagi dengan pria misterius yang menjadi rekan duet Tae Ik? Benar-benar membuat penasaran?
Sementara itu di Full House
Se Ryeong yang baru saja pulang dari China meminta Man Ok untuk membersihkan kamarnya yang sudah sangat berdebu selama ditinggalkannya. Man Ok tentu saja menolak dan mempertegas omongan Se Ryeong tempo hari agar Man Ok menyadari posisinya sebagai seorang stylist dan Man Ok adalah stylist Kang Hwi dan bukan stylist Se Ryeong. Se Ryeong meradang mendengarnya dan bertanya siapa yang akan dipilih Man Ok dalam program Rival antara Tae Ik dan Kang Hwi? Melihat ekspresi Man Ok yang tiba-tiba menjadi bingung, Se Ryeong tertawa mengejek… Man Ok yang mengaku sebagai seorang stylist Kang Hwi bahkan tidak mengetahui hal yang berkaitan dengan Kang Hwi… ckckck
Dan ucapan Se Ryeong benar, Man Ok segera kembali ke kamar dan membuka internet. Berita duel maut antara Tae Ik dan Kang Hwi telah bertengger di jajaran berita hot lainnya.
Persiapan dari pihak Kang Hwi mulai dilakukan termasuk pemilihan lagu yang akan dinyanyikan Kang Hwi, lagu yang tak pernah diirilis sebelumnya. Hal yang sama pun dilakukan Manager Hwang bersama Take Two. Mereka tidak perlu repot-repot mencari seorang pencipta lagu baru karena mereka memiliki Sang Dae^^
Ga Ryun dan Ji Seong sedang bersiap-siap menyambut seorang tamu special. Tamu yang akan memberikan informasi seputar kehidupan Kang Hwi termasuk rumah yang didatanginya di China yang membuat Ga Ryun, Nora dan Ji Seung penasaran tingkat dewa.
Seorang gadis melangkahkan kaki memasuki sebuah ruangan. Ga Ryun dan Ji Seong tersenyum ketika melihatnya dan mempersilahkannya duduk. Tapi lain halnya dengan Nora yang seketika memborbardirnya dengan pertanyaan rumah siapa yang didatangi Kang Hwi?
“Hey! Han Ga Ryun, kamu bilang kamu menjadi seorang reporter tapi yang kamu lakukan sekarang adalah bekerja di kantor yang menyelidiki kehidupan pribadi seorang bintang. Dan kamu Nona Paris, kamu mengatakan jauh-jauh datang ke Korea karena kamu penggemarnya dan anda ahjussi, anda yang menghasut mereka bukan? Reporter adalah seseorang yang menulis sebuah artikel dan seorang wartawan bukanlah seseorang yang ingin masuk ke dalam kehidupan sang bintang. Apakah kamu tahu perasaan mereka, rasa sakit yang mereka rasakan saat membaca kalimat dan tulisan kamu” ucap Man Ok kesal. Man Ok bahkan mencabut semua foto yang terpajang di dinding tepat disampingnya. Foto-foto yang telah menarik perhatiannya sejak awal kedatangannya.
“Han Ga Ryun mengingat 15 tahun persahabatan kita aku tidak akan mengatakan apapun pada Bibi. Aku hanya memberi kamu waktu seminggu untuk keluar dari sini” tambah Man Ok dan bergegas pergi meninggalkan Ga Ryun dan yang lainnya.
Malam harinya
Ga Ryun mabuk dan mendatangi Man Ok Kwan.
“hey gadis jahat, aku tidak bisa menahannya lagi” gumam Man Ok dan entah kenapa Ga Ryun merasa melihat sosok Tae Ik sedang duduk tak jauh darinya. Ini bukan mimpi kan? Ga Ryun sekali lagi melebarkan matanya mencoba meyakinkan dirinya jika yang dilihatnya adalah benar Tae Ik dan hasilnya tetap sama, dia benar-benar Tae Ik.
Tanpa basa basi Ga Ryun mendekati Tae Ik dan kembali mengumpat karena hingga akhir Man Ok tetap membohonginya, membawa Tae Ik menginap di Man Ok Kwan dan terus berada di sekitar Kang Hwi. Tae Ik berlari seketika mencoba menjauh dari jangkauan Ga Ryun dan berhasil tapi tunggu dulu, Kakek tiba-tiba muncul dari dalam Man Ok Kwan karena mendengar keributan dari luar.
Ga Ryun memberi hormat dan menanyakan apa Man Ok ada di dalam dan dijawab Kakek tidak. Ga Ryun mulai mengambil kesimpulan jika Man Ok pasti sedang bersama dengan Kang Hwi dan akhirnya mengalirlah kata yang tak perlu disebutkan dan pada akhirnya disesali Ga Ryun.
Tae Ik mencoba menghubungi Hp Man Ok tapi sayang Man Ok sudah tertidur pulas. Tae Ik hanya ingin memperingatkan jika saat ini Kakeknya sedang menuju ke Full House untuk mencarinya. Ga Ryun tanpa sengaja mengatakan jika Man Ok menjadi stylist, terlibat pertunangan kontrak dan sekarang tinggal bersama seorang pria yang tak lain adalah Kang Hwi.
Kakek akhirnya sampai di Full House, tekadnya untuk menjemput paksa Man Ok tidak bisa dihalangi Ga Ryun ataupun waktu yang sudah sangat larut.
“Jang Man Ok, Jang Man Ok” panggil Kakek emosi
ne harabeochi” jawab Man Ok masih tertidur dan merapatkan selimutnya menutupi seluruh tubuh
“Jang Man Ok” sekali lagi suara Kakek memanggil Man Ok dan berhasil membuat Man Ok terkesiap dan bangun dari tidurnya
Kakek melangkahkan kaki ke dalam Full Hull House. Nama Man Ok terus diteriakkannya dan tepat disaat yang bersamaan Man Ok muncul dan disusul oleh Kang Hwi yang terkejut melihat kedatangan Kakek di tengah malam buta.
“Man Ok, kamu meminta Kakek untuk mempercayaimu tapi ini apa yang kamu lakukan? Kamu tinggal dengan seorang pria? Kamu menipu Kakekmu dan bekerja sebagai stylist” ucap Kakek marah dan Man Ok hanya menunduk lesu
“Kakek aku minta maaf, ini semua karena aku… Man Ok…” ucap Kang Hwi berusaha menjelaskan pada Kakek apa yang sebenarnya yang terjadi tapi…
“aku tidak memintamu berbicara. Jang Man Ok segera kemasi barangmu dan ikuti aku. Tentang apa yang terjadi aku akan bertanya di rumah nanti. Ga Ryun bantu Man Ok mengepak tasnya” ucap Kakek. Namun sebelum Ga Ryun sempat melakukannya, Man Ok duduk bersila di hadapan Kakek
“untuk tidak mengatakan semuanya secara terus terang aku minta maaf. Kakek tapi percayalah… aku tidak pernah melakukan hal yang membuat Kakek malu. Aku minta maaf,aku tidak bisa pergi sekarang”
“baiklah,,, sebaliknya jangan pernah berpikir untuk menginjakkan kaki di Man Ok Kwan lagi” ucap Kakek dan bergegas pergi.
Man Ok kembali ke kamarnya dengan perasaan sedih… kakek yang sangat disayanginya melarangnya kembali ke Man Ok Kwan dan hal tersebut menambah beban pikiran Man Ok. Man Ok bisa saja mengikuti ajakan Kakek kembali tapi bagaimana dengan Kang Hwi? Man Ok mengalihkan pandangannya ke Hp yang tergeletak di meja. Tae Ik meneleponnya dan membuat Man Ok mengangkatnya. Tae Ik mengingatkan jika Kakek kemungkinan besar sedang menuju ke Full House dan dijawab Man Ok jika Kakek sudah datang dan sekarang pergi. Saat hendak menutup telepon, Man Ok bertanya bagaimana persiapan Tae Ik menghadapi Kang Hwi nantinya dan kali ini Tae Ik menjawab bagaimana bisa stylist Kang Hwi menanyakan hal tersebut padanya dan mengakhiri percakapan.
Keesokan harinya
Kejadian semalam jelas memberikan dampak buat Kang Hwi. Kang Hwi terus saja memikirkan Man Ok dan sikap Man Ok yang lebih memilihnya daripada Kakeknya sendiri. Kang Hwi jadi merasa bersalah…. Petikan gitar yang saat ini sedang dimainkannya tetap tak mampu menghilangkan rasa sedihnya. Seseorang tiba-tiba datang dan bertanya jika Kang Hwi terlihat sangat menyukai lagu yang baru saja dimainkannya dan meminta Kang Hwi untuk mencoba menulis lirik lagunya.
Kang Hwi sedang mempersiapkan lagu yang dibawakannya pada program rival nanti, Manager Hwang dan Take Two juga sedang melakukan hal yang sama tapi dibawah bimbingan dan arahan Sang Dae.
Werewolf  House
Direktur Lee akhirnya tiba di rumah seorang pencipta lagu yang terkenal jenius di kalangan tertentu. Saat hendak turun dari mobil, Direktur Lee tanpa sengaja menangkap pandangan 3 orang pria yang sangat dikenalnya… Seketika matanya membulat. Mereka adalah Lee Tae Ik, Baek Go Dong dan Manager Hwang. OMG!!! Mungkinkah Direktur Lee menginginkan Sang Dae membuatkan lagu untuk Kang Hwi juga?
Malam harinya
Tae Ik terlihat sedang asyik menulis sesuatu di buku catatan kecil miliknya. Kemunculan Go Dong yang tiba-tiba membuatnya terkejut dan bergegas menyembunyikan catatan miliknya. Tujuan Go Dong ke tenda Tae Ik hanya ingin mengabarkan jika malam ini giliran Tae Ik mencuci piring dan tidak boleh digantikan… kalau tidak Kakek akan marah.^^
Go Dong sangat penasaran dengan buku catatan Tae Ik dan diam-diam mengambil dan membacanya di saat Tae Ik tak ada di tempat

Senyum kamu apakah hanya untukku?
Dibalik senyum manis
Tampaknya ada yang aku tidak tahu tentangnya Oh!
Mengapa kamu melakukan ini
Mengapa kamu melakukan ini, Jang Man?!!!
Sebuah diary milik Tae Ik tapi Go Dong justru mengira jika itu adalah lirik lagu. Jang Man? Mungkinkah Stylist Jang?
Man Ok tengah serius menjahit baju. Tiba-tiba rasa rindu melandanya, rasa rindu untuk Tae Ik dan hanya boneka kucing pemberian Tae Ik yang mampu menghiburnya.
Dan di tempat lain
Entah kenapa sekujur tubuh Tae Ik gatal, sedaritadi yang dilakukannya adalah menggaruk dan menggaruk. Tae Ik menyalahkan Go Dong yang mungkin saja membawa bulu bersamanya dan tentu saja disangkal Go Dong… (wkwkwkwk, rasa rindu Man Ok tersampaikan kepada Tae Ik akhirnya).
“kenapa kamu tidak masuk?” tanya Manager Hwang yang melihat Tae Ik hanya berdiri di depan pintu rumah Sang Dae
“pintunya dikunci” jawab Tae Ik dan meminta Manager Hwang untuk menghubungi Sang Dae.
Jawaban yang didapatkan Manager Hwang saat menanyakan keberadan Sang Dae sungguh tak dapat dipercaya. Sang Dae meminta maaf dan mengatakan telah memberikan lagu tersebut pada orang lain dan dia adalah Direktur Lee…
Sebuah mobil berwarna biru berhenti di depan U Entertainment. Tae Ik bergegas turun dari mobil dan menghentikan langkah Kang Hwi yang baru saja mau masuk ke dalam mobil.
“Apakah kamu ingin menang dengan melakukan cara seperti ini?” teriak Tae Ik emosi
“beritahu aku agar aku bisa mengerti” jawab Kang Hwi
-Part 2-
U Entertainment
Direktur Lee tersenyum penuh kemenangan. Lagu ciptaan Sang Dae untuk Take Two telah berada di tangannya. Menghancurkan Take Two dan membujuk Sang Dae sangatlah mudah. Hanya dengan iming-iming akan menjadikan Sang Dae seorang penyanyi seperti yang diimpikannya selama ini, Direktur Lee berhasil menghancurkan impian Take Two hanya dalam waktu semalam. Tapi apakah janji Direktur Lee itu benar adanya?
Sementara itu di pelataran parkir terjadi keributan antara Tae Ik dan Kang Hwi
“apakah kamu kurang percaya diri sehingga harus mencuri lagu orang lain?” tanya Tae Ik masih dengan raut wajah kemarahan
“apa yang kamu katakan? Apa yang aku curi?” tanya Kang Hwi balik tanda tak mengerti
“cukup, tidak ada lagi yang bisa dikatakan padamu” jawab Tae Ik dan berniat masuk ke U Entertainment
“tunggu, katakan apa yang sebenarnya… aku tidak mengerti. Mungkinkah? Apakah LJ melakukan sesuatu lagi?” tanya Kang Hwi mulai mengerti maksud ucapan Tae Ik. Tanpa berpikir panjang, Kang Hwi bergegas menemui Direktur Lee dan Tae Ik-Go Dong serta Manager Hwang memutuskan pergi. Mereka tidak mungkin menemui Direktur Lee membuat perhitungan dalam kondisi penuh amarah.
Kang Hwi meminta penjelasan dari Direktur Lee tentang maksud Tae Ik mencuri lagunya. Bukannya berkilah Direktur Lee membenarkan. Yang harus mereka lakukan sekarang adalah menang dan harus. Jika kondisi Kang Hwi saat ini baik bisa saja Direktur Lee tak melakukan hal tercela seperti ini tapi sekarang ini?
Jika kamu tidak ingin dilupakan kamu harus menjadi pemenang
Ucapan Direktur Lee terus saja menari-menari di benak Kang Hwi. Kang Hwi bukanlah tipe orang yang ingin menghalalkan segala macam cara untuk menjadikan semua sesuai keinginannya tapi di situasi seperti sekarang ini perkataan Direktur Lee mungkin ada benarnya…
Di sebuah Kafe
Man Ok terlihat mengobrol dengan Manager Hwang. Tujuannya menemui Manager Hwang untuk mencari tahu kebenaran tentang secarik kertas berisikan lirik lagu yang ditemukannya di ruang bawah tanah tempat Kang Hwi tidur. Disitu tertera nama Han Sang Dae, bukankah dia yang menciptakan lagu untuk Take Two tetapi kenapa sekarang lagu ciptaannya ada pada Kang Hwi?
Manager Hwang sedikit kesal mendengar nama Sang Dae, pria yang sangat dipercayainya dan berbalik menikamnya. Manager Hwang sendiri tak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi tepat sebelum melakukan proses rekaman, Sang Dae menghilang. Hanya itu yang bisa dikatakannya pada Man Ok. Manager Hwang mengingatkan Man Ok jika posisinya sekarang adalah stylist Kang Hwi yang notabene merupakan rival dari Tae Ik dengan kata lain Man Ok harus bisa menjaga jarak supaya tidak timbul kesalahpahaman di kemudian hari.
Malam harinya
Manager Hwang menghabiskan waktu dengan minum bersama Go Dong. Rasa kesal, bingung serta lelah menderanya. Apa yang akan mereka lakukan sekarang, hari debut semakin dekat.
“Hyungnim, aku akan menyanyikan sebuah lagu untukmu” ucap Go Dong berusaha menghibur Manager Hwang
Di dalam tenda Tae Ik juga merasakan hal yang sama dengan yang dirasakan Manager Hwang. Samar-sama Tae Ik mendengar suara seseorang yang sedang bernyanyi. Tae Ik bergegas menghampirinya.
“Hey Baek Go Dong, lagu apa ini? Ini pertama kalinya aku mendengarnya” Tanya Tae Ik
“benar, lagu yang baik… aku juga tidak pernah mendengar sebelumnya” tambah Manager Hwang dan fokus dengan gelas di hadapannya
Go Dong akhirnya mengatakan jika ini adalah lagu ciptaannya dan jawabannya membuat Manager Hwang tersenyum seketika dan melempari Go Dong dengan kacang karena kebodohan Go Dong yang baru mengatakannya sekarang.
“mari kita gunakan ini Hyung” usul Tae Ik
“tapi bagaimana dengan liriknya, kita tidak mungkin menemukan penulis lirik secepat yang kita bisa” ucap Manager Hwang
“Hyung-nim kamu harus menulisnya, aku melihat tulisan di buku harianmu. Aku pikir ini akan menjadi hebat jika menambahkannya sebagai lyric” tambah Go Dong dan membuat Tae Ik terkejut dan kesal karena Go Dong membaca buku hariannya… tapi kekesalan tersebut harus disimpan terlebih dahulu karena banyak hal penting yang harus dilakukan sekarang.
Proses diciptakannya lagu baru untuk Take Two akhirnya dimulai… Awalnya memang terasa sulit karena mereka harus mengumpulkan berbagai macam alat penunjang diantaranya alat-alat musik dan juga terus berlatih hapkido di bawah bimbingan Kakek.
Sementara itu Man Ok yang saat ini berada di Full House sangat merindukan sosok Tae Ik. Hanya sosok patung manekin yang bisa dijadikannya sebagai sandaran hati untuk saat ini seolah-olah dia adalah Tae Ik.
Saat penghuni Man Ok Kwan sedang makan malam bersama, sebuah kiriman paket datang untuk Tae Ik dan Go Dong. Paket yang berisi kostum panggung yang sengaja ditujukan untuk Tae Ik… Tapi siapa pengirimnya? Siapa yang mengetahui jika saat ini Tae Ik tinggal di Man Ok Kwan? Oh tunggu, terselip sebuah surat yang berisi pesan penyemangat dan juga selembar foto boneka kucing.
Hari yang ditunggu akhirnya tiba…
Take Two VS Only One
Tidak hanya suasana antara kedua tim yang memanas tetapi juga suasana di antara pendukung mereka. 
Acara pun resmi dimulai. MC memperkenalkan diri sebagai pembawa acara We Are Rivals hari ini dan mempersilahkan kepada penonton untuk melihat sejenak VCR Take One sebelum terpecah menjadi Only One dan Take Two. 
Take One, debut pertama kali tahun 2007 dengan nama Take One. 2 orang muncul seperti komet ke dunia music, Lee Tae Ik dan Won Kang Hwi. Pada puncak karir mitos Take One terdengar, kesulitan datang kepada mereka.

Won Kang Hwi digulingkan
Pengunduran diri sukarela Lee Tae Ik
Take One, 2 laki-laki dimulai dengan satu nama dan mereka kembali dengan nama baru. Pertempuran mereka di mulai sekarang.
Di belakang panggung
Kang Hwi sedang bersiap-siap dan Man Ok sedang membantu merapikan pakaian Kang Hwi. Tiba-tiba Kang Hwi merasakan degungan yang sangat hebat di telinganya, kepalanya terasa sangat pusing dan saat membuka mata Kang Hwi tak dapat melihat apapun.
“Man Ok, apa yang harus kulakukan? Aku tak dapat melihat apapun” ucap Kang Hwi panik
Tae Ik meminta ijin kepada Go Dong untuk keluar sebentar mencari udara segar. Rasa gugup serta takut menyelimutinya. Jelas, karena Ini adalah titik balik sekaligus penentuan karir masa depannya. Saat berada di balkon tanpa sengaja Tae Ik menangkap sosok yang sangat dikenalnya tengah duduk berjongkok.
“ada apa? Apa yang salah?” tanya Tae Ik dan Man Ok perlahan mengangkat wajahnya berusaha menghapus air mata yang mengaliri wajahnya “kenapa kamu menangis?” tanya Tae Ik khawatir
“Lee Tae Ik-si eottokaeyo?” 
Tae Ik berjalan cepat menuju ruang ganti Kang Hwi. Man Ok berusaha menghentikannya karena Kang Hwi mengatakan jika dirinya saat ini ingin sendirian tapi Tae Ik segera menepiskan tangan Man Ok dan kembali berjalan.
“kamu harus tenang” gumam Kang Hwi dan menggenggam erat ke dua tangannya “ini pernah terjadi sebelumnya” lanjut Kang Hwi dan perlahan membuka mata namun yang didapatinya hanyalah kegelapan. Frustasi dan sedih, Kang Hwi menghempaskan tangannya ke atas meja dan berhasil menyapu seluruh benda di atasnya. Tak cukup sampai di situ, Kang hwi membanting meja dan duduk terkulai lemas.
Kejadian yang baru saja dilihatnya membuat Tae Ik menjadi sedih terlebih ketika melihat dan mendengar langsung isak tangis Kang Hwi, sahabatnya.
“dia mengatakan tidak bisa melihat apa-apa.. Kang Hwi-nim, matanya… dia mengatakan tidak bisa melihat apa-apa” ucap Man Ok
Ucapan Man Ok di balkon tadi membuat Tae Ik semakin sedih… ini tidak mungkin, kenapa harus Kang Hwi? Kenapa hal mengerikan seperti ini bisa terjadi…. Kenapa harus Kang Hwi sahabatnya? Sebenci apapun Tae Ik pada Kang Hwi, baginya Kang Hwi adalah seseorang yang dulu selalu menemaninya, selalu bersamanya dalam keadaan suka dan duka.
Saat seperti ini Tae Ik tidak boleh bersedih… tanpa ragu Tae Ik memberikan sebuah alat komunikasi kepada Kang Hwi. Tae Ik sadar tampil di atas panggung kembali adalah impian Kang Hwi dan juga janjinya kepada para fans.
Dan tibalah saatnya Kang Hwi untuk tampil
“Won Kang Hwi kamu mendengar suaraku? Apakah kamu ingat panggung yang sempat membuatmu celaka dulu? Pengaturan panggung serupa dengan saat itu. Pertama setelah intro mulai kamu perlu melangkah 7 langkah, jangan gugup aku di depan panggung, aku akan melihatmu” ucap Tae Ik yang berada beberapa meter di depan panggung dan berusaha mengarahkan Kang Hwi. 
Musik dimulai dan Kang Hwi memulai penampilannya. Wajah Direktur Lee seketika berubah dan refleks berbalik ke belakang tepat ke arah Tae Ik, entah apa yang dipikirkannya.
Teriakan penonton para fans Kang Hwi menjadi sumber penyemangat Kang Hwi. Semangatnya yang sempat luntur kembali berkobar begitupun dengan ucapan Tae Ik di akhir penampilan Kang Hwi “Kamu yang terbaik Won Kang Hwi”.
Penampilan kedua sekaligus terakhir adalah Take Two, tapi tunggu dulu dimana Tae Ik? Manager Hwang dan Go Dong semakin panik karena 2 menit lagi Take Two akan perform. Man Ok muncul dan meminta keduanya untuk tenang karena Tae Ik pasti akan muncul.
Suasana panggung mendadak gelap, Go Dong berjalan perlahan ke tengah panggung dan berbalik memunggungi penonton yang sangat penasaran dengan sosok dirinya. Intro dimulai dan muncullah Tae Ik. Lagu yang mereka bawakan berjudul Hello, Hello….
Sesaat setelah penampilan Take Two, Direktur Lee terlihat berada di sisi panggung. Terlihat marah dan melampiaskan semua kekesalannya karena sesaat sebelum naik ke atas panggung Kang Hwi dengan sengaja mengganti lagunya tanpa seizinnya terlebih dahulu.
Man Ok menjadi semakin khawatir dengan kondisi Kang Hwi terlebih Direktur Lee baru saja memarahinya. Wajah Kang Hwi pucat dan tubuhnya sedikit limbung. MC kemudian meminta Kang Hwi untuk naik ke atas panggung menyusul Take Two yang telah terlebih dahulu menempati posisinya.
“hitungan akhir dari semua suara baru saja selesai (sistem vote), siapakah yang akan menjadi pemenangnya? Kami akan mengumumkannya sekarang”
5… 4… 3… 2… 1…
****BERSAMBUNG****

OMG, siapa yang menyematkan cincin di jari manis Man Ok? Nantikan Sinopsis K-Drama Full House Take 2 Episode 16 (episode terakhir) hanya di Pelangi Drama^^
Written & Image : DewiRf [Blog]
Postde Only : Pelangidrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s