[Recap B-Movie] Barfi! Part 2/End

Barfi! Part 1 silakan baca di sini
Kini Barfi benar-benar terikat dengan Jhilmil. Dan saat Jhilmil telah terlelap, Barfi buru-buru bangun dan memanggil sohibnya, Birola yang keduanya langsung melongo melihat Jhilmil. Seperti dapat durian lezat yang runtuh, keduanya mencanangkan ide lain. Membuat surat ancaman tebusan untuk Jhilmil. Taruh Uang Rs. 7.000 di Kantor Pos pukul 23.00.
Usai mengantar surat, Barfi menemani ayahnya di Rumah sakit. Paginya saat pulang, Jhilmil kehilangan kendali karena melihat Birola saat bangun bukannya Barfi. Langsung saja Barfi mencoba menenangkan walau harus kena gigitan super sakit.
Di kediaman Chaterjee, terjadi kegegeran karena surat ancaman dari Barfi. Inspektur Dutta diminta Daju yang marah-marah kepada ayah Jhilmil dan menganggap tak becus mengurusnya untuk menyelesaikan kasus ini dan temukan Jhilmil. 
Setelah tenang, Jhilmil yang masih sembab dan berurai air mata bermain pantulan cahaya bersama Barfi. Tanpa banyak kata-kata..dan alunan lagu pun mengalir..

Singing a song :
“Ada malam terbalut sedikit kesuraman. Dan ada kesunyian begitu dekat. Bila malam telah sirna, terhapuslah kesedihan. Semoga malammu dan malamku berselimut mimpi.”

Dan Barfi pun memainkan adegan lucu untuk menghibur Jhilmil..inilah Barfi si anak ajaib!

“Seperti sepotong Barfi (manisan), bulan terbelah dua. Nikmati perlahan-lahan. Mata ini, dari bahasa diam isyarat mata ini….biarkan aku mempelajarinya. Perkataan yang tak terucap. Keinginan yang tak terdengar.”

Keduanya pun saling melempar biji semangka di kaca jendela..

Malamnya, saatnya Barfi mengambil uang tebusan. Ayah Jhilmil menaruh sesuai surat. Sedang Inspektur Dutta dengan menguap lebar menunggu sang penjahat beraksi. Tak disangka, suara trem menyeru keras, sontak orang-orang menghampur keluar entah dari mana, dan Birola melemparkan bantuan logistik seperti Barfi lakukan.

Cepat-cepat Inspektur Dutta menyelamatkan bungkusan uang tebusan dan rupanya sudah kosong.

Barfi tanpa menunggu lama langsung melesat ke rumah sakit, dan syok mendapati ayahnya telah tiada. So saad..Barfi terdiam melihat ayahnya dikremasi.

Dan akhirnya Barfi mengembalikan Jhilmil kerumahnya. Jhilmil terdiam memandang kepergiaan Barfi. Slowmotion..

Inspektur Dutta tidak begitu bodoh rupanya, ia melacak ke rumah sakit dan nomor seri uangnya sama dengan uang ayah Jhilmil. Ia pun langsung mendatangi rumah Barfi. Eerrmm..bel pintu Barfi berupa lampu yang berkedip-kedip, dan kipas angin, jadi Barfi tahu akan adanya tamu.

Dan tanpa babibu keduanya pun saling kejar-kejaran..intinya Barfi punya motto kejar daku kau kujitak kali ya. 😉
Barfi melarikan diri dengan menggunakan rel trem, dan oh tidaakk..minggir..minggiiiirr…Barfi berusaha mengerem ‘keretanya’. Siapa sih yang menghalangi jalan Barfi? Let’s see..

Narasi Inspektur Dutta Tua.

“Kita punya 2 surat minta tebusan. Pertama, yang Rs. 7.000 ditulis Barfi. Tapi entah, siapa yang menulis surat kedua minta tebusan Rs. 100.000?”
Dan pada malam itu, ayah Jhilmil didampingi Inspektur Dutta  memastikan anaknya berada di mobil bersama sang penculik. Ayah Jhilmil memberikan tebusan dan tepat sesudah itu mobil tadi meluncur kebawah danau. Di bawah jembatan para petugas mencari Jhilmil di danua itu. Tidak ada yang tahu siapa penjahatnya dan dan seandaianya Jhilmil terbunuh siapa yang mendapat keuntungan?

“Aku melanjutkan interogasiku. Aku belum ada pertunjuk Tapi apa yang kudapatkan sangat mengejutkan dan menyentuh perasaan.”

Disuatu Desa, 1978. Kembali ke pengejaran Barfi..

Kembali saat Barfi mengerem ‘keretanya’ karena Jhilmil berada tepat dihadapannya dengan cengirannya. Dengan terpaksa Barfi mengajak Jhilmil melarikan diri. Menyusuri jalan rel dan hiruk pikuknya, bahkan Barfi sempat menyambar pisang dari pasar, eerr..Jhilmil senang tertawa lepas seakan diajak main-main bak anak kecil.

Barfi baru berhenti ketika trem sungguhan menghadang jalannya. Dan sekali lagi ia sukses melarikan diri.

Jhilmil menyodorkan sebuah alamat dan no telepon, Barfi menyuruhnya untuk mengacungkan alamat tsb dan menunggu bus, sedang dia ingin ngacir begitu saja, namun ditengoknya Jhilmil masih berdiri bak patung liberti walau jelas-jelas bus sudah dihadapannya.

Barfi pun sekali lagi mengalah walau sepertinya dengan hati dan jiwa terpaksa. Berkali-kali menghadang mobil namun tak berhasil, maka dipakainya cara licik, ditaruhnya paku di tengah jalan. Maaf Barfi anda kurang beruntung, karena mobil yang terkena malah menabrak sebuah gubuk.

Merekapun lari ngibrit. Sampai di jembatan, Barfi iseng menggoyang-goyangkan sehingga Jhilmil ketakutan. Keduanya melakukan perjalan, tampak lepas..dan bahagia.

Lagu mengalun riang,
“Mengapa tidak, kau dan aku? berjalan kaki tanpa alas di jalan yang berliku itu. Mari mengembara, Oh Yang dimabuk cinta. Melintas dengan liarnya jalan tak asing itu. Di balik mata yang berbinar-binar. Di balik tingkah laku yang berseri-seri.”
Akhirnya Barfi dan Jhilmil tiba di kediaman pengasuh Jhilmil. Dan Barfi mengucapakan selamat berpisah..Jhilmil memandang tampak sedih.

Tak rela, Jhilmil mengejar Barfi saat ia sudah berada di atas atap bis. Barfi! Barfi! teriak Jhilmil yang tidak didengarnya. Kemudian saat bis berhenti dihadang kerbau (lihat Barfi, kerbau saja tak rela kau meninggalkan Jhilmil, ;p) Dilihatnya Jhilmil berlari mengejar bis, Barfi terpaksa turun. Alamaaak..Barfi tepok jidat.  Hei..hei..balik sana, baliiik, ujar Barfi pakai bahasa isyarat. Jhilmil menggeleng kuat. Sigh.

Barfi menatap bis yang menjauh dengan nanar, lalu menyodorkan kemejanya untuk dijadikan gandengan Jhilmil.

Singing again,
“Di balik cuaca yang bersenandung. Di balik angin yang mendesir. Mengapa kau melihatnya dengan berbunga-bunga? Bagaimana keadaanmu, Oh Yang dimabuk cinta?”

Dan akhirnya akan disuguhi adegan romantis yang soo sweet, Barfi yang membasuh kaki kotor Jhilmil di sungai, dan menahan jambakan Jhilmil agar ia tidak jatuh. Tinggkah Jhilmil yang menggemaskan bermain kecipak kecipuk air saat menyusuri sungai, saat Barfi pipis sembarangan ternyata sawah padi bermunculan orang-orang yang tadinya dikira sepi, dan akhirnya Barfi tersenyum saat Jhilmil memberi bunga untuk disematkan di telinga Barfi. Jeles..jeles..jelees dah.
Hei..hei..hei, jaga ya mas itu mata lihat kemana? rutuk Barfi sepertinya sembari membenarkan posisi tidur Jhilmil yang tersingkap roknya. Hei, lihat kakiku saja nih! saut Barfi pakai bahasa isyarat sembari menggulung celananya. wkakakkaka..

Dan rupanya Inspektur Dutta sedang melakukan petualangan dalam rangka mengejar Barfi di jalur yang sama saudara-saudara.

Akhirnya Barfi dan Jhilmil sampailah di sebuah desa. Barfi membantu warga sekitar menyiapkan acara wedding. Sepertinya Barfi dibayar untuk mengatur pencahayaan.

Jhilmil terpesona akan kedua pengantin, dan dirinya membayangkan Barfi yang menari-nari mengenakan baju pengantin. Dirinya pun tersipu malu dan bersorak sorai berusaha menari walau menari alakadarnya mengikuti gegap gempita musik dan tarian tradisional. Barfi yang melihat bersiul keras melihatnya..

Keesokan harinya, Barfi mencuci di pinggir sungai. Bertemulah dengan pendeta. Nih adegan bikin piktor banget, kirain melihat apa gitu si Barfi. Ternyata Barfi membaca koran yang di pangkuan si pendeta. Aiiisshh..

Isi headline koran tertulis PUTRI CHATTERJEE HILANG PENCULIK DIBURU. Glep! Barfi panik, buru-buru mengajak Jhamil yang enggan untuk pergi kabur. Dirinya menarik gerobak yang akhirnya menjadi balapan dengan gerobak yang ditarik kerbau.
Sebuah kaki mendorong gerobak Barfi, dan taraa..Inspektur Duttalah pelaku utamanya. Dia tertawa karena merasa membantu lomba karapan kerbau ini. Barfi membelalak sadar siapa yang membantunya, ia berusaha menyembunyikan wajahnya and he did it! Such a lucky man.. ;p

Darjeeling 1978, Kembali ke acara interogasi..

Kopral yang bertugas mengetik cerita Barfi tertawa lepas mendengar cerita Barfi barusan dan langsung menciut ketika Inspektur Dutta melempar ‘death glare..’ Ia pun dipanggil okeh atasannya.

Rupanya di luar Ranjeet, suami Shruti sudah siap menjemput istrinya. Tak berapa lama, Shruti masuk kemobil.

Narasi Shruti Tua,

Dengan pandangan sedih dan sarat akan penyesalan karena selalu saja tidak sanggup menuruti kata hatinya Shruti bercerita,
“Sekali lagi, tekadku jadi surut ketika bertemu  Ranjeet. Sekali lagi aku pergi meninggalkan Barfi. Tapi nasib terus menggiringku kembali padanya. Barfi bisa saja membawa Jhilmil ke tempat manapun. Tapi nasib menggiringnya ke Kalkuta. Atau Barfi memang sengaja ke sana. Karena tahu kepindahanku ke Kalkuta setelah menikah.”
Dan benar memang, Barfi membawa Jhilmil mengelana ke Kalkuta. Keduanya mulai membuka lembaran baru(?). Barfi yang menjadi tukang tempel poster dan selalu ditemani Jhilmil. Menyewa rumah kecil dengan pemandangan jembatan Kalkuta, memasak roti cenai bersama dan Barfi suka menggoda Jhilmil.

Sing a song,
“Hanya tersenyum kecil..Hanya sedikit kegembiraan..Hanya secuil bulan. Mari membuat sebuah rumah. Dengan langkah bisu tersembunyi. Hidup perlahan-lahan datang. Mari bernyanyi lagu bisu dengan suara lirih.”

Keduanya seperti sepasanga kekasih yang selalu bersama, Jhilmil yang meniru pasangan  suami istri tua dimana si istri mengipasi suami yang sedang makan. Dan Jhilmil, mengipasi Barfi tapi kepala mengikuti kipas (jadi kayak ajeb2 nih si Jhilmil, dan benar saja dia pusing dengan suksesnya. ;p) Barfi pun membenarkan posisi kipas yang terbalik..

Giliran Barfi yang mengipasi Jhilmil yang tertidur lelap. Jhilmil yang kini hidup bebas, mengajari Barfi huruf-huruf (sepertinya Jhilmil disleksia deh dilihat dari cara menulis huruf B terbalik). 
“Mari membelah hati bumi ini….menjadi dua bagian. Lalu secuil untukmu, dan secuil untukku juga. Inilah rumah impian kita.”

Baik Barfi dan Jhilmil telah menemukan dunia mereka..dunia yang dipenuhi canda tawa..

Sampai Shruti datang memasuki dunia kecil mereka. Barfi tanpa sengaja bertemu dengan saat ia membuat nama di barang pesanan Shruti. Perasaan senang membucah di hati Barfi. Sekembalinya, Barfi termenung, memandang Jhilmil yang terlelap.
Time to ujian kepercayaan bagi Jhilmil. Barfi menggergaji tiang listrik. Jhilmil masih menguap lebar tak tahu tujuan Barfi. Semua siap, sesuai hitungan Barfi, Jhilmil  memegangi ujung baju Barfi. Tiang mulai roboh, jlep praang.. Barfi memandang Jhilmil yang masih berdiri diam di sampingnya. Barfi tersenyum dan menempelkan keningnya ke kening Jhilmil. Pilihan sudah ditetapkan! Jhilmil gugup, dan membalas menempelkan keningnya ke Barfi. Dan tersipu malu..
Shruti seakan berharap sesuatu akan pertemuannya kembali dengan Barfi. Namun harus menelan kekecewaan saat Barfi mengenalkan Jhilmil.
Dengan senyum dipaksakan, apakah dia tunanganmu? tanya Shruti degan bahasa isyarat.
-Bukan, dia belahan hatiku- Barfi tersenyum lebar, bahagia..

Tidak bagi Jhilmil ketika melihat Shruti, ada perasaan lain ketika melihat Shruti yang cantik dan mengenakan Sari yang memperlihatkan lekukan tubuh.Terasa anggun dibandingkan dirinya. ;p

Shruti kembali dengan perasaan hampa, pernikahannya yang hampa tanpa cinta. 

“Dalam segala hal, kami telah sempurna..kecuali cinta kami tetap belum sempurna. Memang, dalam beberapa hal Barfi tak sempurna..tapi cintanya telah sempurna.”
Bagaimanapun Jhilmil juga wanita yang ingin tampil cantik, diam-diam ia mencoba memakai pakaian sari seperti Shruti. Dan tersenyum malu..

Sedang Shruti memandang iri hubungan mereka berdua, cara Jhilmil yang ‘menggandeng’ Barfi lewat bajunya, terasa bagaikan Barfi siap untuk dijadikan pegangan bagi Jhilmil. Cieeh..hasyaah..

Suara sendu nyanyian mengalun pelan,
“Ada kesalahan yang kubuat, aku harus apa? Hati ini berkata, pergilah mengejarnya. Ada keinginan tersembunyi di sana. Ada gejolak hati yang tersembunyi di sana.”

Ketiganya jalan-jalan bersama, Barfi yang kadang lalai menjaga Jhilmil. Barfi yang entah kenapa lebih perhatian ke Shruti dengan menyodorkan  makanan ke dia, namun melewati Jhilmil. alhasil, Jhilmil merasa tersisih..Barfi keasikan bersama Shruti.

Jhilmil mundur dan pergi dengan marah. Barfi kemudian sadar Jhilmil menghilang di keramaian. Dia panik..

Buru-buru Barfi dan Shruti kembali kerumah, Barfi mencari kesegala tempat dengan peluit kesukaan Jhilmil, nihil. Padahal Jhilmil bersembunyi dan melihat Barfi dan Shruti. Tak tahan, Jhilmil menelepon seseorang.. Sedang Barfi tak tahu harus bagaimana dan dimana Jhilmil berada.

Shruti berinisiatif memalaporkan ke polisi, dan datanglah Inspektur Dutta..DAN ADEGAN KEMBALI KEAWAL ketika Inspektur Dutta mendobrak rumah Barfi namun ia keluar dengan berkumur-kumur!

Narasi Inspektur Dutta Tua.

“Jhilmil menghilang tiga kali. Pertama, dia diculik dari rumahnya. Kedua, Barfi membawanya di depan mataku! Enam bulan berikutnya, tak ada kabar yang kudengar. Kuanggap, kasus sudah selesai dan ditutup.”
Tapi rupanya tidak sampai disitu, setelah 6 bulan  itu Ayah Jhilmil memanggil Inspektur Dutta karena ada yang mengirim surat penculik minta tebusan Rs 100.000. Namun janggalnya, tepat saat itu Shruti melaporkan hilangnya Jhilmil di Kalkuta.
“Jhilmil hilang di Kolkata? Tapi minta tebusan di Darjeeling? Rasanya tak masuk diakal! Seperti novel detektif picisan.”

Darjeling 1978, Kembali saat Barfi di interogasi..

Inspektur Dutta dipanggil oleh seniornya alias atasannya. Seniornya menginginkan kasus ini ditutup dengan Barfi yang membunuh Jhilmil karena pembunuh sebenarnya tidaklah terungkap. Barfi dijadikan kambing hitam..Dia tuna rungu dan tuna wicara, tidak bisa membantah, mudahkan!

Dan Inspektur Dutta walau tidak yakin dengan keputusan atasannya juga tidak bisa membantah..

Shruti pulang dengan perasaan kacau balau, iya mencari-cari no telefon pengacara. Ibu Shruti menghampiri anaknya yang kalut, “Kau bohong kepadaku, kenapa diam-diam ibu menemuinya karena masih cintakan? Apa Ibu sungguh mencintai Ayah?”

Di kantor polisi, dengan membabi buta ayah Jhilmil memukuli Barfi, Inspektur Dutta segara menahannya. Dan sekali lagi Barfi melarikan diri, namun kali ini tidak seberuntung sebelum-belumnya.

Shruti kembali ditelepon oleh Inspektur Dutta. Apa kau benar-benar akan pergi? Jika begitu, jangan kembali! ucap Ranjeet. Shruti pergi berlalu..

Di pinggir danau, Barfi memandang mobil yang ditarik dari danau. “Kita tak tahu pelaku pembunuh Jhilmil. Tapi bila ditanya, polisi akan menuduh dia pelakunya.” ujar Inspektur Dutta kepada Shruti. Barfi mulai menanggis. Inspektur Dutta meminta Shruti membawa pergi Barfi pergi.

Kali ini Shruti masih ragu dan bimbang, ia membeli 2 tiket kereta api kembali ke Kalkuta. Kereta mulai berangkat, ia diam membeku. Tiket di tangan. Kemudian ia mulai berlari mengejar kereta, mengejar Barfi kembali..yang tidak ia lakukan 6 tahun yang lalu.

Darjeeling, Masa Sekarang.

 

Akhirnya Shruti tiba di sebuah rumah sakit, tergeletak Barfi tua dengan rambut putihnya. Ia mendekat, menyentuh Barfi yang kemudian terbangun..melihat Shruti Barfi mengacungkan tanda isyarat. Shruti tersenyum dan memegang tangan Barfi yang kembali tidur.

Kalkota, 1978, setelah kepergian Jhilmil..

Shruti akhirnya menjalani hidup bersama Barfi menggantikan sosok Jhilmil, namun Barfi terlihat hampa, selalu terngiang akan Jhilmil, tawanya. Bahkan Barfi melarang Shruti memegang barang peninggalan Jhilmil.
“Hidup bersama Barfi, menyadarkan bahwa akhirnya telah kuraih kesempatanku. Tapi sedikit terlambat.Disana aku bersama Barfi…..tapi pikiran Barfi masih tercurah pada Jhilmil.” 

Di pinggir sungai..Barfi melihat pemandangan lewat bola kristal milik Jhilmil. Kemudian ia melihat buku catatan kecil milik Jhilmil yang dulu ia robek saat Jhilmil meminta Barfi mengantarkan kesebuah alamat.

Barfi kembali kerumah, segera melihat coretan dinding yang dibuat Jhilmil, di sana tertulis sebuah no telepon. Dan taraa..mereka berdua menemukan alamat rumah yayasan Muskaan.

Segera mereka berdua kesana. Daju menemui mereka berdua, sedang Barfi sungguh tidak sabar untuk mencari Jhilmil. “Itu sudah sejak lama..Jhilmil tak datang ke tempat ini lagi. Tolong, silakan pergi!” ucap Daju.

Tidak, ada yang salah. Barfi tahu Daju berbohong, bisa dilihat dari gerak geriknya yang tidak tenang, dan matanya. (Katanya sih jika ingin tahu orang bohong atau enggak, liat matanya suka lirik kanan kiri tidak fokus.)

Barfi segera berlari, mencari Jhilmil. Desperate. Ia keluar dan melempar sepatunya didepan jendela mengelilingi bangunan, berharap Jhilmil keluar. Saat itu baik Shruti dan Daju sadar..Barfi..sangat..mencintai..Jhilmil. 

Daju flasback saat Jhilmil menghilang terakhir kalinya. Daju?!teriak Jhilmil sedih. Ayah Jhilmil yang meminta Daju agar tidak memberi tahu siapa pun tentang kepulangan Jhilmil..ia mengaku penculikan pertama Jhilmil yang gagal merupakan ulah ayah Jhilmil sendiri, ia terlilit hutang karena judi. Satu-satunya cara mendapatkan yang dari Dana Perwalian Jhilmil.

Ia terisak saat rencananya tidak sesuai harapan dan panik saat Jhilmil hilang bersama Barfi untuk pertama kali (ingat kejadian di kebun teh, Barfi abis merampok bank dan membawa Jhilmil dengan mobil penculik).

Dan saat Jhilmil kembali, ayahnya meminta ia berada di yayasan Muskaan. Dan Daju lah yang memberi ide untuk menyelesaikan masalah utang ayah Jhilmil, dengan pura-pura Jhilmil diculik dengan tebusan Rs. 100.000 dan membuat seakan-akan ia dibunuh dengan diceburkan ke sungai. Itulah konspirasi sebenarnya. Flashback End.

Barfi masih melemparkans sepatunya, dan saat itulah Jhilmil melihat tanda panggilan dari Barfi. Ia bimbang.

Barfi termangu, dan putus asa..Shruti menghampiri Barfi dan memungut sepatunya.

Narasi Nn. D’OUZA – Anggota Yayasan Muskaan..

“Daju menatap perbuatan Barfi dalam kebisuan. Inilah Barfi, yang peduli pada Jhilmil jauh melebihi perbuatannya. Apakah Jhilmil tetap di Muskaan atau ikut dengan Barfi? Dia serahkan keputusan pada Jhilmil.”

 

Jhilmil mendekat kejendela, melihat kepergian Barfi bersama Shruti. Kembali bimbang, dan tak perlu menunggu waktu lama..Barfi! Barfi! Barfi! Barfi! Barfi!

Hanya Shruti yang mendengar jelas, tidak dengan Barfi yang memunggungi Jhilmil.

Apa yang akan dilakukannya? Shruti memandang Barfi, bisa saja ia tidak memberi tahu Barfi akan panggilan Jhilmil. Dan pergi bersamanya. Barfi! Barfi! Barfi! Barfi!

Shruti mengisaratkan mata untuk berbalik. Saat itu juga Barfi tahu keberadaan Jhilmil. Dia tidak bergegas menoleh, tersenyum sembari mata berkaca-kaca (Jreeng..detik-detik ini penulis mengira..mengira Barfi tetap akan berlalu bersama Shruti, walau hati menjeri..berbalik Barfi!)

Kemudian, Barfi menyisir rambut , hohohoho..Shruti memandang kepergian Barfi.

Dan masih saja Barfi menggoda Jhilmil membuat ia kaget..dan tertawa lepas. Bahagia akan kehadiran Barfi. Begitu juga sebaliknya..

Barfi lalu menempelkan keningnya ke kening Jhilmil..

Baik Daju, Shruti dan miss D’ouza menahan haru..

Dan yang lucunya, saat Jhilmil melihat Shruti. Ia lantas menghalangi Barfi. Seakan pertanda, he’s mine. lol. Shruti tersenyum geli..

Masa Sekarang, Rumah Sakit..

Shruti tua berada di samping Barfi. Sambil memegang tangannya. Dan masuklah Jhilmil. Keduanya saling menghampiri, Shruti tidak kuat dan mulai terisak menanggis. Jhilmil menepuk-tepuk tangannya, dan menenangkan Shruti. Sedih mengetahui kenyataan sebentar lagi mereka akan kehilangan orang yang dicintai..

Dan saat Shruti keluar, di sanalah berkumpul orang-orang yang dekat dan mengenal Barfi (Orang-orang yang menarasikan kehidupan Barfi-red)

Jhilmil masih saja takut akan daun yang bergoyang. Dirinya memutuskan untuk menggeser-geser badan Barfi agar ia bisa tidur di sampingnya. Dirinya menguap lebar, dan menautkan jari kelingkingnya ke kelinggking Barfi.

Shruti membuka foto-foto ia, Barfi dan Jhilmil, tampak Shruti banyak menekuk foto bagian Jhilmil sehingga tampak hanya foto Shruti dan Barfi.

“Itulah cinta yang selalu kudambakan. Seperti kakek dan nenekku. Cinta sejati. Menjalani hidup dan mati bersama…saling berdekapan. Jadi tak ada yang ditinggal pergi dalam tangisan. Mereka bersama-sama..pergi meninggalkan aku sendirian. Mungkin saja bukan Jhilmil, melainkan aku. Namun, Jhilmil-lah yang mendapat Barfi. Sebab dia tak bermaksud jatuh cinta. Dia tak memikirkan konsekuensi cintanya. Dia tak memikirkan bagaimana hidup akan berubah karena cinta. Dia hanya mencintainya tanpa pamrih. Dan pada akhirnya, hidup berubah penuh bahagia.”

TAMAT..
eermm..lagi..flasback..
Saat pernikahan Barfi dan Jhilmil.
Jhilmil dan Barfi merasakan kebahagian yang meluap-luap..Cieh, taaraa..Barfi tahu apa yang diinginkan dan diimpikan Jhilmil saat pelarian mereka di sebuah desa dulu. Barfi mengundang penari dan mengajak Jhilmil menari. Jhilmil tersipu sekaligus tertawa, Sang Pangeran akhirnya menari di hadapannnya sama seperti impiannya dulu. (Jangan harap tarian mereka seperti tarian-tarian ala pelem-pelem Boliwood lain yang suka nari taman dan saling kejar-kejaran.. Lol)
TAMAT SUNGGUHAN…
Time to review : 
Mari kesampingkan dulu perdebatan dan kontroversi adanya adegan film Barfi! yang sama di film Mr. Bean dan Notebook (US). Nyatanya film ini sangat sederhana dengan minim dialog tapi tidak mengurangi keindahan jalannya cerita. Cinematografi yang yahud, setting tempat yang memukau, benar-benar penuh warna.
Dan bagaimana dengan musik? Film Hindi tidak bisa dilepaskan dari musik bukan? Tapi musik yang benar-benar enak didengar, belum lagi ide menyertakan akustik akordeon, gesekan biola dan petikan gitar, membuat film ini benar-benar hidup. Lagu-lagu yang di aransemen Pritam sungguh briliant, lirik yang seakan menggantikan dan menggambarkan dialog para pemain. Tak salah Pritam mendapat Best Director Music  di 58th Filmfare Award (Oscarnya India).
Film yang bagus juga harus ditujang oleh akting para pemainnya? Ranbir Kapoor memang super aktor yang membawakan Barfi dengan sangat baik. Seorang yang tuna rungu dan wicara, yang mengisi hidupnya dengan candaan dan senyuman (Ranbir dianugragi Best Actor 58th Filmfare Award). Dan film ini banyak memperdebatkan, siapa Lead Female sebenarnya? Priyanka Copra sebagai Jhilmil yang autis yang sungguh luar biasa (Jujur baru kali ini author suka dengan film Priyanka Chopra ^^b) atau Ileana D’Cruz sebagai Shruti, cinta pertama Barfi? 
Akhir kata, film Barfi! sangat rekomendasi selingan film romance yang bisa membuatmu tertawa sekaligus menanggis.
Written & Pictures by : Kireina Acie Ringo
Thanks To : Ari | imdb | Indowebster | Wikipedia
POsted Only On Pelangi Drama
DON’T REPOST OTHER SITE!

[Recap B-Movie] Barfi! Part 1

Setelah marathon berlari keliling menjelajahi dunia perfilman Bollywood, baru sadar banyak sekali ketinggalan film-film yang bagus, bisa dibilang..yeah, ini bulan India Mania. Setelah bimbang dan galau apakah menulis Chennai Express (2013, om Sahrukan), Lagaan (2001, om Amir Khan), Panireeta (2005, mas Saif Ali Khan) atau Bhaag Milkha Bhaag (2013, pemainnya mas2 ganteng nan multi talented Farhan Akhtar)? Tapi begitu menonton Barfi! Oh..ya..i want to write it! Memang kisah daripada yang lain, kisah cinta anak manusia yang dikemas lucu, indah, dan menggemaskan..ah reviewnya di part 2 saja. Err…
Titel : Barfi!
Also Known As : Barfee
Realease Date : 14 Sept 2012 (India)
Genre : Comedy, Drama, Romance
Runtime : 151 min.
Director : Anurag Pasu. 
Writtes : Anurag Pasu, Sanjay Dutta. 
Film Locations : Darjeeling, Gorkhaland Teritorial  Authority, India
Cast : 
  Ranbir Kapoor as Murphy / Barfi
Priyanka Chopra as Jhilmil Chatterjee
Illeana as Shruti Ghosh

Recap :
Cerita akan segera dimulai.. Tebarkan kasih dan sukacita dengan orang sekitarmu.,
Cinta masa kini seperti mie instan
Kalau sudah di perutmu, habis begitu saja..prutt.
Cinta masa kini lahir dari Facebook.
Dan binasa di meja hijau yang dingin..brrr.
Kisah kami tentang cinta yang lain dari yang lain.
Cinta yang sarat warna-warni dan angan-angan.
Bukan cinta yang egois.
Bukan cinta yang tak karuan.
Ini cinta menggelitik yang tak ada habisnya.
Cerita akan segera di mulai..BARFI!
Suara iringan akustik akordeon, biola dan petikan gitar memulai cerita ini, di sebuah panti khusus anak yang berkebutuhan khusus seorang laki-laki memfoto dirinya sendiri yang sebelumnya menyisir rapi rambut putihnya. Lalu terjatuh..

Di sebuah kediaman seorang wanita paruh baya menarasikan siapa Barfi, terlihat banyak foto yang menyandingkan mereka saat muda, dan sebuah potret perkawinan (Jadi mereka suami istri?). Shruti Gosh, pekerja sosial, yang mendedekasikan hidupnya untuk anak yang berkebutuhan khusus menerima kabar duka.

Di kereta menuju Darjeeling, Shruti mengenang kembali sosok Barfi. “Aku mendapat pelajaran dari Barfi..bahwa kebahagiaan bisa didapat dari hal sepele. Secawan air pun mampu membuat kapal berlayar. Dan bila kau benar-benar percaya….burung kertas pun bisa melayang terbang. Barfi selalu menikmati kebahagiaan. aku tanpa sadar selalu banyak menyulitkan hidupnya karena alasan yang aneh.”

Kalkuta , 1978

Shruti bersama sorang polisi yang gendut yang bernama Inspektur Dutta mendatangi rumah kecil, Inspektur Dutta meminta Shruti minggir karena ia akan mendobrak pintu, belum sampai Barfi  membuka pintu dengan santai sekalian berkumur-kumur, lalu lari. Adegan kejar- kejaran pun terjadi. Lihat gambar saja susah untuk mendeskripsikannya, pokoknya lucu bin ajaib ini orang.
Dan tibalah diakhir pengejaran, karena Barfi tak sengaja masuk keruangan yang rupanya kantor polisi. Pak Polisi  mengatakan kepada Shruti bahwa ia akan membawanya ke Darjeeling.
Shruti dilema, untuk sekian kali dia menyusahan Barfi. Dia memutuskan menyusul Barfi, meninggalkan perkawinannya yang telah 6 tahun. Siapa Barfi? tanya suaminya ketus. Shruti mengenang kembali akan cintanya kepada Barfi, saat pertama kali mereka bertemu.. di Darjeeling.

Darjeeling, 1972. 

Keluarga Shruti baru saja pindah ke Darjeeling. Di sanalah Shruti bertemu ketika ayahnya menanyakan alamat rumah. Barfi memandang Shruti di dalam, jengah mungkin dia mengira Barfi seorang pervert. Eladalah, rupanya Barfi sedang berkaca melihat dirinya, menyisir rambutnya dan eerr.membersihakan hidungnya. Usai asik mengaca, Barfi memberikan ‘penjelasan’ arah alamat yang dimaksud dengan eermm..menggoyangkan tangan ke kanan, kekiri, keatas lalu kebawah. Penulis mencoba menerjemahkan, anda kedepan, belok kiri, lalu kanan, ada tanjakan lalu turunan nah sampai deh.
“Ia hanya bicara dengan bahasa matanya. Membisu, membisik. Ia menyelam di sungai impian. Ini dia, Barfi yang lebay.”

Narasi orang-orang tedekat Barfi.

Pak Polisi Endut Tua.
“Aku malas membicarakan Barfi. Separuh hidupku habis hanya berkejaran dengannya. Jika bukan gara-gara Barfi….aku pasti sudah pensiun sebagai Inspektur Polisi.” ( SDUHANSHU DUTTA – Mantan Sub-Inspektur Ghoom Thana)
“Ia tak pernah berhenti, ia tak mau tinggal diam. Bila ada kesedihan,  ia tendangnya dengan kebahagiaan.
“Barfi menebar cinta di mana pun berada. Tapi ia tak pernah mengharap balasan. Tak heran dia banyak memiliki teman baik.” ( Nn. D’OUZA – Anggota Yayasan Muskaan)

“Barfi dan aku, berteman sejak kecil. Kami banyak melakukan kesenangan. Dia tuna rungu dan tuna wicara.Tapi itu tak menghalanginya berkepala batu. Walau begitu, ia bermasalah. Dia merasa, orang-orang akan melecehkannya. Karena itu, ia mau tahu siapa sahabat terbaiknya dengan memberinya sebuah ujian” (BIROLA – Teman dekat Barfi)

Ujiannya? Barfi menyuruh Birola untuk berdiri di depan tiang lampu. Dia menghitung, dan mengergaji tiang listri (dari kayu soalnya jaman dulu ya..) dan menahan Birola agar tidak lari. Dan taraa…tiang listrik tidak mengenai mereka.
Diceritakan pula saat ibu Barfi mengandung, dan sang ayang membelikan radio jadul bermerk Murphy. Saat lahir, sang ibu meninggal gegara..kesetrum saat menyalakan radio. Sang ayah menamakan anaknya Murphy. Dan saat sang anak esar, tatkala ditanya siapa namamu? ia akan jawab dengan cempreng dan sengau.. MARFI (dan terdengar Barfi karena ia tuna rungu dan wicara).

Masih tahun 1972, Darjeeling.
Inilah pertemua resmi pertama keduanya tatkala melihat pantulan wajah Shruti yang menaiki Trem kota. Barfi menggoda, Shruti kembali kesal dan Barfi yang menggelayut trem menggunakan sepeda terpental ketika tidak melihat tiang listrik. Aih..Barfi terpesona..dan dikejarnya Shruti.
Di stasiun kota, Barfi menggunakan bahasa isyarat..wah..wah, wajahmu begitu elok bak rembulan malam, lihatlah, jantungku berdebar. Lalu Barfi mencabut jantungnya, menaruh di depan kaki Shruti. Tak disangka, Shruti menendangnya pelan. Lalu tersenyum geli.  
Barfi mengikuti sampai kerestoran dan tanpa tedeng aling-aling ia duduk di depan Shruti. Ia menyapa dan memperkenalkan diri..Barfi! -aku tidak bisa bicara dan mendengar, yah sudah suratan takdir, gimana lagi- (Barfi memakai isyaratan tangan, penulis yah berusaha untuk menerjemahkan semoga tak meleceng jauh :p). Barfi kembali mencabut jantungnya, menaruh di piring dengan setangkai mawar, menyodorkan ke Shruti. Dengan tak enak Shruti mengacungkan jari manis yang bercincin. Aku sudah tunangan…

Ahh..Barfi menyodorkan piring jantung dan mawar ke teman Shruti..-kamu juga boleh..aku orang baik-baik kok.-

Barfi keluar dengan patah hati, lalu memandang jam besar diseberang. Seorang menyampaikan pesan Barfi ke Shruti.
”Lihat, kuputar balik jamnya 15 menit lalu. Anggaplah kau dan aku belum pernah berjumpa. Dan anggaplah aku tak bermaksud apa pun padamu. Anggaplah kau punya teman baru bernama Barfi. Dan anggaplah teman ini akan membantu proses pernikahanmu.Dan kini bila kau sudah menganggap semua ini. Kenapa kau tak tersenyum dan lambaikan tanganmu?’
Narasi Shruti tua. 
 “Setibanya di Darjeeling, entah kenapa aku merasa senang terpisah dari Ranjeet. Kehadiran Barfi seperti tiupan angin. dan dalam sekejap, aku tersapu dari kehidupan normalku. Aku tak menyadarinya. Barfi memperlihatkan padaku,bagaimana menikmati hidup. Bagaimana melakukan petualangan. Dan pelajaran terpenting yang kuambil adalah..risiko terbesar dalam hidup..yaitu tak pernah mengambil risiko sama sekali”
Barfi yang sedang asik memboncengkan Shruti dengan sepeda kaget ketika melihat mobil di depan, ia mencoba menyembunyikan muka. Akibatnya, ia terjatuh menghindari laju mobil berikutnya.

Darjeeling, 1978.   

Di kantor polisi, Shruti dengan cemasnyalangsung penik melihat Barfi dipukuli. Pasti ada kesalahan! Apa yang ia lakukan? seru Shruti. Inspektur Dutta dengan sengit menjelaskan kejatan Barfi, merampok bank dan..menculik cucu putri orang terpandang di Darjeeling. Jhilmil  Chatterjee..

kembali suara petikan gitar, akordeon dan biola menggiringi cerita ini..

Di Yayasana Muskaan..umurnya baru 6 tahun ketika Jhilmil  dititipkan. Orangtuanya menganggap Jhilmil  yang autis sebuah aib. Ayah Jhilmil  datang menjemput dengan alasan kakeknya sedang sekarat. Daju, sebenarnya tidak rela melepas Jhilmil , ayahnya seorang penjudi berat dan ibunya alkoholik.
Mobil melaju yang disupiri oleh ayah Barfi, saat itulah melihat Barfi berboncengan dengan Shruti yang kemudia menabrak pohon. Ayah Barfi keluar, siapa dia? Barfi menjawab..dengan senyum mengembang, -dia pujaan hati-. Ah..yaa..ayah Barfi seumringah.

Barfi melihat Jhilmil  di mobil..-Wah..wah sudah besar rupanya, wajahnmu cantik..masih ingatkan dengan aku yang suka melempar sepatu?- Jhilmil  melengos..Barfi, bisiknya pelan setengah gugup lalu nyengir.  

Sampainya di rumah, Jhilmil  semakin gugup. Lalu sedikit tenang ketika melihat pengasuhnya membersihkan lumpur disepatunya. Jhilmil  menemui kakeknya dan sangat senang ketika menerima bola kristal. Mungkin dunia yang dilihat dari bola kristal terasa sangat indah bagi Jhilmil, penuh warna warni.
Barfi menyelinap masuk kepesta dansa dimana Shruti berada. Shruti mengajaknya berdansa..alih-alih Barfi..eermm..yah berdansa ala Barfi.
“Hatiku lepas tak terkendali. Tak pernah seperti ini sebelumnya. Harus berbuat apa dengan hati ini?”

Dan tentu saja Barfi menguji Shruti dengan menghadapi robohnya tiang listrik. eerrrmm..tentu saja Shruti panik dan teriak. Sudah gila kamu! hahhaha…

Di lain tempat,  Jhilmil  senang mengikuti alunan lagu. Adiknya yang normal tertawa dengan cara Jhilmil  menyanyi, ia pun berteriak lepas kendali agar jangan menertawakannya.

Barfi? Still mabuk kepayang dengan Shruti dan berbagai petualangan mereka. Shruti seperti menemukan dunia lain ketika bersama Barfi, mencuri logistik dari kereta dan dibagikan yang kurang mampu, dan mencuri kuda milik ayah Jhilmil. Keduanya menikmati malam berdua, Barfi bahkan berpura-pura membuang cincin pertunangan Shruti. And they had kissed. ***sensor untuk gambar. Hahahaha

Ibu Shruti mengerti perasaan anaknya gadisnya yang sedang jatuh cinta. Dia mengajak kesebuah tempat penebangan kayu. Disana ibunya bercerita dulu beliau juga jatuh cinta kepada seorang yang miskin penebang kayu. Saat akan kawin lari, ia urungkan niat menaiki kereta.
“Ranjeet sangat ideal untukmu. Dia tak mampu mengucapkan kata-kata yang ingin kau dengar.”
“Kadang diam juga bahasa cinta.”
“Dan kelak, diam itu akan menenggelamkan cintamu. Kau akan gunakan jari-jarimu untuk berkomunikasi dengannya…tapi dunia akan mengacungkan jari padamu.”
Yah, Barfi yang tuna rungu dan wicara tidak mempunyai pekerjaan tetap, kadang meminta jatah ayahanya yang supir keluarga Jhilmil . Barfi mempir sejenak, melemparkan sepatunya. Seperti saat mereka kecil, Jhilmil  gugup seraya keluar dan tersenyum lebar keduanya.
Tekad Barfi sudah bulat, ia akan melamar Shruti. Untuk itu dia sudah berbekal surat yang ditulis Birola tentang keinginannya menikahi Shruti dan setelan necis nampun sepatu yang mengap minta dilem secepatnya karena lelah menggenjot sepeda.

Masih dengan senyum sumringah, Barfi ketuk pintu rumah Shruti . Namun senyum itu tak bertahan lama, hatinya luluh lantak berkeping-keping tatkala melihat seorang pria mesra kepada Shruti.
-Apa dia tunanganmu? wah..kalian pasangan yang cocok-. Barfi pun keluar secepatnya.

Seakan langitpun berduka untuk Barfi dengan mengiringinya dengan hujan. Rantai sepeda yang lepas, membuat Barfi kesal. -Apa itu mobil tunanganmu? Wah duitnya banyak dong..dibandingakn aku yang hanya punya sepeda. Rusak lagi..lihat, sol sepatuku yang mangap (menganga-red), saku jasku yang bolong-

Nah kemudian karena sangking cepatnya dan penulis tidak paham gerakan Barfi kayaknya Barfi marah karena Shruti tidak berani bicara tentang hubungan mereka deh. -Maafkan aku. Kalian pasangan yang cocok. Tersenyumlah..-

 Hari itu, Barfi patah hati beneran. Birola mengabarkan Shruti kembali pindah. Barfi langsung melesat mengajar trem Shruti. Barfi tersenyum dan menggoda Shruti untuk terakhir kalinya sebelum tiang listrik memisahkan mereka.

6 tahun kemudian, 1978.

Shruti mengetuk pintu Birola agar bisa menerjemahkan kata-kata Barfi di kantor polisi. Barfi bahagia melihat sahabatnya. Interogasi dimulai..-Dimana Jhilmil?- tanya Barfi memakai bahasa isyarat. Namun sebelumnya Barfi menenggak teh Inspektur Dutta tanpa merasa dosanya sebelum Inspektur Dutta kembali mengamuk dengan pertanyaan Barfi barusan.
Kemudian Inspektur Dutta memperlihatkan surat ancaman berisi  Taruh Uang Rs. 7.000 di Kantor Pos pukul 23.00. Baik Barfi dan Birola mengaku mereka yang mengirim. Lalu ada surat lain yang berisi minta tebusan Rs. 100.000. Mereka berdua menggeleng tidak.

“Apa kalian pikir aku bodoh?”
Birola sontak menggeleng, Barfi yang harus membaca gerak bibir dan baru paham yang ditanyakan sontak menggangguk. -Ampun pak jangan pukul lagi-
“Beritahu dia agar memulai dari awall!” peritah Inspektur Dutta. Birola menerjemahkan.
-Ibuku meninggal setelah melahirkan aku..Ayahku seorang…-
Heh??? bukan dari awal kau bayi Barfiii!! Dari surat ancaman tebusan ini..

tik tik tik..Barfi sigap dengan gerak tangannya, dan lain petugas sigap mengetik. Lagi-lagi pemain biola, okodeon dan gitar memainkan perannya..memelowkan suasana..

Barfi hidup berdua bersama sang ayah, mengomelinya agar tidak merokok, dan menyuruhnya kentut. -Sudah belum? aku tidak mendengar- Eeerr..mungkin kentut tanda orang sehat yaa..

Narasi Birola tua.
“Seperginya Shruti, Barfi berubah total menjadi orang yang berbeda. Ayahnya kehilangan pekerjaannya.  Peristiwa ini setelah kakek Jhilmil meninggal dunia. Kakeknya menitipkan seluruh hartanya untuk Dana Perwalian Jhilmil. Ayah Jhilmil hanya menerima tunjangan hidup bulanan yang minim seperti pelayan..dan suatu hari ia mengusir semua pelayan, termasuk orang-orang lama. Begitu pula ayah Barfi dan pengasuh Jhilmil. Tanpa memperhitungkan bagaimana kelak Jhilmil akan bertahan tanpa pengasuhnya.”

Suatu malam, ayah Barfi merasa kesakitan. Dia berusaha memanggil Barfi dengan kode lampu senter dimana Barfi tidur di loteng atas, gagal. Barfi tidak mendengar dan lelap tidur. Keesokannya, Barfi panik langsung membawa ayahnya ke rumah sakit.  

Barfi berusaha untuk mengerti ucapan dokter, gagal ginjal. Operasi. Rs 7000. 2 hari.

Panik, dia membongkar tabungannya dan nihil. Ia pun meminta bantuan ayah Jhilmil dan diberinya beberapa Rupee. Saat itu ia melihat Jhilmil sedang termenung di jendela. Sebuah ide berkelebat,,

Barfi menguji cobakan sebuah obat bius..dan korbannya ya siapa lagi kalau bukan Birola..

Malamnya, Ayah Jhilmil membacakan buku cerita kepada Jhilmil. Tak berapa lama ia menelepon Inspektur Dutta yang tengah pulas tidur bahwa Jhilmil diculik.

Tekad Barfi sudah bulat, ia mengendap-endap di rumah Jhilmil. Dengan berbekal selendang sutra ia tutupi wajahnya. Hehehe, syal wol maksudnya. Sampai di kamar Jilmil, obat bius sudah di tangan, tapi gadis yang mau diculik kok tidak ada? Kemana? Dan pas sekali orang tua Jhilmil dan Inspektur Dutta datang. You know what, sungguh adegan ini mengingatkan aku pada mr. bean, Barfi mencari Jhilmil dan mereka tidak menyadari keberadaan Barfi yang mengira Barfi ini seorang pelayan. Inspektur Dutta yang tanpa curiga menyuruh memanggil pelayan yang lain, dan ajudan yang bersin diberinya sapu tangan dan alhasil tidur dengan sukses dan Barfi kabur dengan gegap gempita..
Keesokan harinya Barfi dan Birola membaca berita penculikan Jhilmil. Ah sial ada yang mendahului kita, mungkin pikir mereka. Putar ide lain bro! Oke..ini simpan pistolnya Barfi, suruh Birola. Dengan langkah ragu Barfi masuk kantor Bank. Wajah ditutupi semacam masker wol (Darjeeling memang datarang tinggi dengan produk teh yang terkenal, ya pastinya dingin dong dan tempatnya indah, diliat di film.)
Glep, kok petugas banknya sama-sama memakai masker wol. Tentu saja Barfi tidak dicurigai. Tepat saat Barfi akan mengeluarkan pistolnya, yang tentu saja sangat alot untuk dikeluarkan karena takut, dan tepat pula Inspektur Dutta keluar bersama ayah Jhilmil membawa uang tebusan. Melihat gelagat Barfi, Inspektur Dutta hanya memandang sejenak lalu melenggang kangkung tanpa rasa cinta dan curiga. Yeah..
Inspektur Dutta keluar barulah pistol Barfi mau keluar, hangan herherak! Barfi menodongkan pistol dan meminta uang tanpa tahu (dan tidak akan pernah tahu) bahwa alarm dibunyikan tanda ada pencuri. Aaahh..Inspektur Dutta memutar bola mata. Sebentar Tuan Mateerjee, ia memberi isyarat kepada ayah Jhilmil. Inspektur Dutta masuk saat Barfi sibuk memasukan uang kebaju, celana depan belakang, pokoknya bisa masuk, sangking sibuknya Inspektur Dutta yang menolong mengambilkan uang ia beri pistol. Uugghh.dummy..
Bisa ditebak, saling tangkap dan petak umpetpun terjadi. Dan berapa tingkat kelucuan? seperti adegan parodi slapstik namun bikin ngakak. :p
Tentu saja Inspektur Dutta tahu itu Barfi!
Beruntung Ayah Jhilmil menghentikan Inspektur Dutta karena merasa sudah terlambar memberikan tebusan. Barfi yang diam-diam menumpang mobil jeep melihat Jhilmil pingsan di dalamnya. Nanti saja dipikirkan, Barfi lega bisa kabur lagi-lagi dengan suka cita.

Yang Barfi tahu adalah melajukan mobil jeep dengan cepat saat sang penculik keluar mengambil tebusan dari ayah Jhilmil. Oii..hoii..ayah Jhilmil panik melihat mobil lari sendiri membawa putrinya termasuk Inspektur Dutta yang melongo bersama sapi dibelakangnya..ngoook..

Di tengah hutan, Jhilmil yang sudah sadar melihat Barfi sengaja main-main bersama kunang-kunang dan ia masukan di gelembung sabun. Lalu ia cepat-cepat meninggalkan Jhilmil.

Tentu saja Jhilmil membuntuti Barfi sampai kerumahnya. Barfi pun dengan terpaksa menerimanya, dan membuatkan susu untuknya.
“Barfi! mau pipis..”
“-iyah ini susu..susu..-” Barfi menunjuk-nunjuk gelas. Dan baru mengerti setelah Jhilmil diucapkan berulang-ulang.

Jhilmil tidak mau dirinya digandeng, alhasil Barfi mengeluarkan dalaman kantongnya sebagai ganti pegangan Jhilmil.

Sampai toilet, Jhilmil meminta Barfi membuka tali kolor Jhilmil. Aiih..sudah cepeten masuk..masuk sana gih, isyarat Barfi.
Jangan ditutup!! teriak Jhilmil.
Hole..Barfi menjedot-jedotkan kepalanya ketembok. Ini beneran ada adegannya lho bukan karangan penulis sinop. ;P

Setelah memberi susu, mereka pun tidur beralaskan ala kadarnya. Barfi yang semula tidur dengan satu mata akhirnya tidak kuat menutup kedunya. Sedangkan Jhilmil yang takut akan dahan yang bergoyang mendekati Barfi dan menautkan jari kelingkingnya kepada Barfi…

Bersambung..

Written & Pictures by : Kireina Acie Ringo.
Thanks to : Indowebster Forum | Imdb
Posted Only On Pelangi Drama
DON’T REPOST OTHER SITE!

 

[Sinopsis K-Drama] Marry Him If You Dare Episode 1

 Sinopsis Marry Him If You Dare Episode 1

Pemandangan kota Seoul dari atas, menampakkan banyaknya gedung2 pencakar langit. Salah satunya adalah Call Center tempat Na Mi Rae bekerja sebagai Customer Service. Ada banyak sekali pegawai di sana yang masing2 sedang disibukkan oleh panggilan telepon pelanggan mereka. Mi Rae sedang bicara dengan customernya di telepon sambil melihat siaran tv di monitornya. Temannya mengeluh karena customer langganan yang sukanya minta aneh2 menelepon lagi, mereka menyebutnya “Oppa Jin Seong yang menyukai red sunset”. Temannya itu tidak mau melayani dan minta supaya Mi Rae saja yang menjawab telepon. Akhirnya Mi Rae bicara kepada si red sunset itu, tapi orang itu selalu minta Mi Rae menyanyi. Masih sambil nonton siaran tv di monitor, Mi Rae menuruti keinginan pelanggannya. Ia pun menyanyikan lagu Red Sunset yang memang sangat disukai penelpon langganan itu. Bahkan orang ini minta Mi Rae menyanyikannya berulang2.

Atasan Mi Rae menepuk punggungnya, Mi Rae segera menutup layar monitornya. Tapi atasan Mi Rae tidak keberatan, dia malah minta supaya Mi Rae terus menyanyi menuruti kemauan pelanggan tersebut. Karena jika Mi Rae menutup telepon itu, makan pelanggan tersebut akan terus2an komplain. Masih sambil terus bernyanyi, Mi Rae meneruskan nonton dan memilih2 stasiun tv yang ingin ditontonnya. Akhirnya Mi Rae memilih stasiun tv YBS yang sedang menyiarkan prakiraan cuaca.

Di stasiun YBS, Kim Shin lah yang sedang menjadi pembaca beritanya. Melalui speaker yang tersambung di earphone, Program Director acara mengingatkan Kim Shin untuk memberikan yang terbaik karena ini merupakan siaran terakhir Kim Shin sebagai pembaca berita di acara tersebut. Namun Kim Shin hanya diam saja tanpa respon.  Dua orang staf yang sedang berdiri di belakang PD terus memperhatikan Kim Shin. Salah seorang dari mereka adalah kakak Mi Rae (detektif sahabat Yoochun di I Miss You), dia kesal karena bahkan Kim Shin tidak menjawab kata2 Direktur. Tapi pria berkacamata di sampingnya (yang jadi sahabat Lee Jun Ki di Two Weeks, yang tewas dibunuh itu lho) memahami kenapa Kim Shin bersikap seperti tadi.” ‘Aku marah’. Itulah maksudnya. Dia dipecat sebagai pembawa berita, dan dipaksa meninggalkan program ini”. Tapi kakak Mi Rae (sementara sebut saja begitu ya, karena aku belum tahu siapa namanya di sini 😛) terus saja berceloteh hingga mereka sedikit berdebat. Sangat kelihatan kalau dia tidak suka dengan Kim Shin meskipun dia sendiri mengakui kalau Kim Shin adalah pembaca berita papan atas.

   sinopsis marry him if you dare episode 1

Kembali ke siaran berita, wanita pembaca berita di samping Kim Shin membacakan teks berjalan di depannya dan pada akhirnya dia menanyakan kalau hari ini adalah hari terakhir Kim Shin. Semua menanti jawaban Kim Shin termasuk Mi Rae yang sedang menonton dari monitor komputer tempatnya bekerja. “Ini bukan hari terakhir saya. Tidak semua pembawa berita sama. Ada orang yang hanya ingin membawakan variety show, membawakan radio show… dan ingin menikahi keluarga kaya. Kita semua berbeda. Saya hanya ingin menjadi seorang jurnalis yang benar, yang berarti saya hanya ingin menjadi pembawa berita” jawab Kim Shin dengan wajah lurusnya.

Program Director kesal mendengarnya karena ini diluar apa yang seharusnya. Dia minta supaya dimatikan siarannya, tapi tidak bisa karena ini acara live. Staf kacamata tadi mengatakan kalau Kim Shin keren saat bilang ingin menjadi pembawa berita.
Kim Shin pun melanjutkan pernyataannya “Saya pasti akan kembali ke tempat ini. Lalu pernyataan akhir saya yang sebenarnya, Tidak, Selamanya saya akan hidup sebagai Penyiar berita yang jujur kecuali saya menderita Alzheimer. Tunggu saya. Saya akan kembali”
Mi Rae sangat terkesan melihat Kim Shin, sampai dia disadarkan oleh teriakan si red sunset yang memintanya bernyanyi lagi.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Mi Rae masuk ke altar gereja didampingi kakaknya dan Kim Shin sudah menunggunya.. ya, mereka sedang melangsungkan pernikahan. Beberapa foto pun diambil. Lalu seorang wanita yang memakai sarung tangan hitam sedang memandangi foto pernikahan tersebut.
“Maafkan aku, sayang. Tapi kecuali ini, tak ada cara lain” katanya yang ternyata ada di dalam lift lalu merobek foto yang memisahkan gambar Mi Rae dan Kim Shin. Di belakang foto itu tertulis 10-06-2014, pasti itu adalah hari pernikahan Mi Rae dan Kim Shin. Lift pun berjalan seiring berjalan mundurnya jarum jam. Tapi jam di sana bukan menunjukkan angka jam pada umumnya, melainkan tahun. Jarum jam mundur ke belakang dari tahun ke tahun hingga akhirnya berhenti di tahun 2013. Dari ekspresinya yang terlihat tenang saat time travel, mungkinkan ini bukan kali pertama dirinya menggunakan mesin waktu?? Hmm, lets see ^^. Wanita dengan tas dan pakaian serba hitam itu keluar dari pintu lift dan ternyata dia ada di lorong jalanan dalam gua. Wanita itu terus berjalan hingga keluar dari mulut gua.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Dalam perjalanan menuju tempat kerjanya Mi Rae melihat ada sekelompok orang dengan peralatan syuting. Dia merasa tertarik, segera mendatanginya dan tanya program apa ini. Seorang kru wanita menjawab kalau ini adalah program Magazine Morning. Ternyata pria kacamata yang tadi bicara dengan kakak Mi Rae ada di sana juga. Jadi bisa dipastikan kalau mereka adalah kru dari YBS dan kemungkinan besar timnya Kim Shin juga. Kru kacamata itu menanyakan kemana PD-nya dan menjadi marah begitu diberitahu kru wanita tadi kalau PD-nya sedang piknik. Pria kacamata itu kesal karena di saat mereka sedang syuting mobil2 terus saja lewat sehingga dia tidak bisa mendengar apa yang sedang dikatakan pembawa acara. Mi Rae mengajukan sendiri untuk membantu menghentikan mobil, mereka sangat berterima kasih. Dia segera berdiri di tengah jalan dan menyuruh orang2 yang sedang menonton untuk minggir. Merasa senang karena dirinya ikut andil dalam syuting, Mi Rae membayangkan kalau dirinya adalah penulis sementara orang2 dari stasiun tv itu adalah krunya, hehehee.

Mi Rae terus tersenyum sambil kipas2 di tengah jalan, tanpa dia sadari syuting sudah selesai. Kru kacamata aneh dan sedikit ge-er melihat tingkah Mi Rae yang senyum2 geje ke arahnya. Kru wanita segera mengucapkan terima kasih, membuat Mi Rae tersadar kembali dari lamunan. Kru wanita sangat berterima kasih karena berkat Mi Rae beritanya akan keluar besok pagi di Berita Pagi YBS Kim Shin. Mi Rae menduga kalau kru wanita itu adalah penulis, dia sangat iri karena dirinya juga ingin menjadi penulis. Kru wanita yang memang seorang penulis itu menyemangati Mi Rae kalau dia juga bisa jadi penulis. Tapi ketika Mi Rae mengatakan soal umurnya yang masih 22, kru wanita itu sedikit ragu tidak percaya. Dia malah mengalihkan pembicaraan menanyakan apa pekerjaannya.. (karena namanya belum disebut2, jadi sementara untuk cowok kacamata tadi sebut aja Kru Kacamata dan wanita penulis tadi sebut aja Kru Penulis.. okeeehh 😀)

sinopsis marry him if you dare episode 1

Mi Rae kembali menjalani rutinitas pekerjaannya dan kembali melayani permintaan aneh pelanggan Red Sunset-nya. Mi Rae terus bernyanyi,  tapi si Red Sunset itu malah menyindir2 pekerjaan Mi Rae bahkan membawa2 orang tuanya. Setelah memarahi Mi Rae, si Red Sunset masiiihh saja minta lanjut nyanyi ckckck.
 
Mi Rae sudah tidak tahan lagi, dia menangis di dalam toilet sambil meyakinkan dirinya sendiri kalau dia baik2 saja. Selesai menangis, dia keluar dari dalam toilet dan kakaknya meneleponnya. Oppanya itu menanyakan apakah dia sudah memperbaiki mobilnya. Mi Rae menjawab kalau ada pusat perbaikan mobil di dekat tempatnya bekerja dan dia akan mengambilnya setelah pekerjaanya selesai. Mi Rae masih terus ingin bicara dengan oppanya, tapi di kantor oppanya melihat kru yang sebelumnya syuting dengan bantuan Mi Rae masuk dan dia langsung mematikan teleponnya.

 sinopsis marry him if you dare episode 1

Pulang kerja, Mi Rae ke tempat parkir karena sebelumnya pusat perbaikan mobil bilang kalau mobilnya sudah ada di tempat parkir itu. Saat pintu garasi tempat parkir terbuka, seorang wanita berpakaian hitam2 sudah ada di tempat duduk kemudi. Lalu dia kaget saat wanita itu menyalakan mesin dan mengeluarkan mobil dari tempat parkir. Wanita itu sengaja mengarahkan mobil ke tubuh Mi Rae, membuat gadis itu ketakutan. Wanita itu keluar dari mobil dan mendekati Mi Rae. “Kau sudah berubah setidaknya terlihat dari seragammu. Kau ingin memamerkan pekerjaanmu? Hanya pekerja kontrak saja” katanya meremehkan.
“Mungkinkah kau seorang penulis?”
“Kau berbicara omong kosong”
“Kau di sini karena keterlambatan dalam perbaikan, kan? Maafkan aku, pelanggan. Seperti yang ku katakan sebelumnya, perusahaanku…”
“Datang ke sini untuk… Kau berbicara tentang pria penguntit yang gila itu? Aku ingat. Tapi aku tidak tinggal di Shin Gil Dong. Aku tinggal di Hwa Go Dong. Rumahmu”
Mi Rae ketakutan. “Permisi, pelanggan?”
Wanita itu mulai kesal. “Berhenti memanggilku pelanggan. Aku, adalah dirimu. Aku datang dari masa depan. Aku adalah dirimu di masa depan. Na Mi Rae (menunjuk ke arah Mi Rae).. Na Mi Rae (menunjuk dirinya sendiri)”. Tidak paham, Mi Rae menganggap wanita itu sudah gila. Tapi untuk cepatnya, Mi Rae pun berpura2 paham saja ehehehee
“Saya paham, pelanggan. Saya akan memperbaikinya sendiri”
“Aku tahu ini gila. Tetapi hal yang harus kau perbaiki bukanlah mobil. Ini tentang hidupmu. Kau tidak bisa naik mobil hari ini, jadi.. Naik bis denganku dan…”
“Aku paham pelanggan, Tapi bukankah aneh cara memarkir mobilnya? Aku akan memarkir dengan benar dan pergi bersama denganmu” kata Mi Rae sambil pelan2 bergerak masuk mobil kemudian menyalakan mesinnya akan pergi.
“Jika kau berani melarikan diri… Tidak, kau tidak bisa pergi. Ada masalah besar jika kau pergi sekarang” seru wanita itu menahan kepergian Mi Rae, dia memegangi kaca mobil yang masih terbuka
“Pergilah ke rumah sakit, Bu” sahut Mi Rae.
“Jangan mengambil jalur ketiga. Jangan mengambil jalur ketiga ketika kau mengemudi. Kau tidak boleh mengemudi di jalur ketiga! Hey! Hey!” teriak wanita itu. Mi Rae semakin mempercepat jalan mobilnya karena wanita itu terus berlari mengejarnya.
“Tidak boleh. Seharusnya mereka tak boleh bertemu sekarang” gumam wanita itu.   

sinopsis marry him if you dare episode 1

Kim Shin sudah berpakaian rapi dan akan keluar dari apartemennya. Di dalam lift dia menerima telepon dari kakak Mi Rae, sepertinya ada masalah dengan audionya. Kim Shin protes kenapa tidak besok pagi saja karena dia baru tidur 3 jam.
“Hei bandel, itukah yang harus kau katakan?” kata kakak Mi Rae
“Bandel? Bagaimana bisa kau bilang begitu? Meskipun kau dan aku seumuran, kita tidak berteman. Kau ******” Kim Shin mengumpat, apalagi ketika kakak Mi Rae mematikan teleponnya. Kim Shin semakin marah dan akan membanting handphone nya. Ahjumma di dalam lift ketakutan dibuatnya.
“Apakah kau seorang penyiar?” kata ahjuma itu dan dia segera berlari ketakutan saat pintu lift terbuka. Tapi Kim Shin segera menghalanginya.
“Tunggu. Seorang penyiar hanyalah manusia. Dalam hidup, ada saatnya berbicara dengan baik dan berbicara buruk. Ketika kau sangat marah, tidak akan berhasil jika dengan seperti itu. Karena aku juga manusia” kata Kim Shin sok bijaksana sambil menggenggam tangan ahjumma.
Tapi ahjumma itu sudah sangat ketakutan dan melepaskan tangan Kim Shin “Ah… ya… Pasti itu…” dia pun langsung lari.
Kim Shin akan mengeluarkan umpatannya lagi, tapi dia menahan diri dan menarik napas dalam2. “Gunakan bahasa formal yang baik” katanya meyakinkan diri sendiri.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Di dalam mobil, Mi Rae masih saja kepikiran kata2 wanita yang tadi ditemuinya di parkiran. Dia teringat kata2 supaya jangan mengambil jalur ketiga. Mi Rae sangat gelisah, dia selalu melirik ke alat navigasi di mobilnya untuk melihat berapa banyak lagi jarak yang masih harus ditempuhnya untuk keluar dari tol. Saking gelisahnya, sampai muncul jin kecil yang mengumumkan jarak yang masih harus dia tempuh hihihiii..

Ternyata Kim Shin juga memang ada di jalan tol tersebut, dia mengemudi sambil meyakinkan dirinya untuk menggunakan kata2 manis dan melihat siaran berita dari pembaca berita saingannya. Pembaca berita itu melakukan kesalahan dalam penyampaiannya, membuat Kim Shin kesal kenapa dirinya dibandingkan dengan pria macam itu.

Mi Rae masih galau apakah akan mengikuti kata2 wanita tadi atau tidak. Bahkan jin kecilnya juga menyuruhnya untuk segera membuat keputusan karena posisi mobil Mi Rae memang di jalur ketiga. Akhirnya Mi Rae menuruti kata2 wanita itu, menurutnya toh hanya merubah satu jalur saja.
Dan entah apakah karena Mi Rae belok ganti jalur secara tiba2 atau bukan, terjadi kecelakaan pada mobil yang melaju di belakangnya. Mi Rae kaget dan segera berhenti, dia menengok ke belakang dan benar saja, memang terjadi kecelakaan. Mi Rae mengeluarkan kepalanya ke atas kap mobil untuk melihat kecelakaan itu. Tapi dia tidak bisa lama2 karena mobil lain sudah mengklaksonnya.
Kim Shin keluar dari mobil dan mendekati mobil merah yang dia tabrak. Seorang wanita muda terluka dan berdarah di kepalanya. Kim Shin kaget, dan dari reaksinya sepertinya dia kenal dengan wanita muda tersebut.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Tiba di rumah, Mi Rae sedang bicara dengan oppanya di telepon. Dia cerita kalau ada kecelakaan dan dia akan tertabrak mobil. Tapi oppanya lebih mengkhawatirkan mobilnya ketimbang dirinya, membuat Mi Rae kesal. “Ok, baiklah. Tapi aku akan naik mobilmu tiap hari dan…aku akan menabrak sesuatu dan menghancurkan mobilmu.. dan aku harap kau mengalami gangguan pencernaan” kata Mi Rae marah2. Dia berpikir kalau begini terus sebaiknya dia cepat menikah.
Saat masuk ke dalam rumah, Mi Rae disambut wanita berpakaian hitam2 yang tadi ada di parkiran. Dia segera lari keluar dan dikejar oleh wanita itu. Mi Rae menahan pintunya supaya wanita itu tidak keluar dan segera menelepon polisi. “Hei, aku adalah dirimu. Kenapa kau melaporkan ini ke polisi? Hey! Aku tahu kau terkejut tapi aku tak punya waktu begitu. Kau terlibat satu kecelakaan mobil seperti yang ku katakan, kan? Kau pasti mendengarkan aku karena kau terlihat baik-baik saja sekarang” kata wanita itu mendorong2 pintu ingin keluar. Tapi Mi Rae masih terus menahan pintunya. “Aku tak ingat wajahmu sama sekali nyonya”
“Ketika kau berada di kelas 6 SD, kau berada di kelas 4” kata wanita itu mencoba meyakinkan Mi Rae. “Bukan, aku di kelas 1” jawab Mi Rae.
“Kau ingin aku memberitahu nama orang tua kita? Atau menceritakan sebuah kisah tentang mereka?” kata wanita itu masih terus mencoba meyakinkan Mi Rae setelah yang tadi gagal.
“Ajumma. Kenapa kau melakukan ini padaku?”
“Sudah kubilang aku adalah dirimu! Aku ke sini untuk membantumu!”
“Aku gila. Kau dengar itu? Mereka akan ke sini dalam satu menit” kata Mi Rae saat mendengar suara sirine mobil polisi.
“Kau ingat ketika ayah kita meneleponmu…saat kau masih kecil, kan? Karena aku bermain di luar dan menjadi kecokelatan, dia memanggilku “Tanny” dan Oppa sangat pintar di sekolah jadi dia dipanggil “Brainy”..” kata wanita itu.
“Tunggu, itu usernameku.  Kau pasti sudah mencari di internet”
“Kakakmu belum tahu kan? Sesuatu yang Ayah berikan hanya padamu. Kakakmu marah karena ayah hanya memfavoritkanmu, Jadi ayah dan kau berjanji untuk merahasiakannya karena jika dia tahu, Dia akan lebih marah mengetahui kau yang hanya mempunyai itu”. Mendengar itu, Mi Rae segera mengambil organizer nya yang berisi foto2 masa kecilnya (dan beneran foto2 masa kecil YEH :D). Mi Rae segera menarik uang kertas yang telah terpotong, yang dia selipkan di sana.
“Aku memiliki sisanya” kata wanita itu menyodorkan potongan uang kertas. Mi Rae segera mengambilnya dan mencocokkannya. Ternyata di sana tertulis tulisan tangan ayahnya “Tanny”ku, kapan wajahmu akan menjadi lebih cerah?” yang jika uang kertas itu disambung, bacaan itu baru bisa terbaca full. Mi Rae kaget bukan main karena potongan uang kertas itu cocok.
“Kau mempercayaiku sekarang?”. Karena Mi Rae sudah percaya kalau wanita itu adalah dirinya dari masa depan, mari kita mulai menyebut wanita itu sebagai Madam Na ^^

sinopsis marry him if you dare episode 1

Mereka sedang berada di meja makan. Madam Na sudah duduk di seberang Mi Rae
“Aku…Aku merasa bahwa kupikir ini bisa saja terjadi.. Tetapi kepalaku.. Bagaimana kau bisa datang ke sini?”
“Sebuah mesin waktu”
“Dari tahun berapa kau datang?”
“2043”
“2038, berarti kau… Lima puluh tujuh?”
“Kenapa? Karena aku terlihat muda?”
“Ya”
“Aku terlihat tua di sana. Tapi, aku tak punya uang untuk melakukan operasi plastik agar wajahku seperti ini”. Mi Rae tidak percaya, karena semua yang Madan Na kenakan adalah barang2 bermerek. Tapi Madam Na menjawab kalau dia bisa membeli ini di pasar. Mi Rae penasaran apakah perang dengan Utara sudah berakhir? Jadi mereka menyingkirkan wamil bagi laki2? Madam Na menjelaskan semua pertanyaan Mi Rae hingga akhirnya dia menyarankan supaya Mi Rae cepat menikah.
“Aku, akan mempertemukanmu dengan suami yang baik. Itulah sebabnya aku datang” kata Madam Na.
“Kenapa? Apa suamimu orang jahat?”
“Bagaimana kau bisa membicarakannya seolah ini urusan orang lain? Ini tentang dirimu. Ini adalah masalahmu…”
“Tapi, Ahjumma… Tiba-tiba saja, suatu hari… Seseorang mengendarai mesin waktu datang ke sini… Jika itu kau, kau akan percaya?”
“Baiklah. Kalau begitu.. Aku akan membuatmu percaya” kata Madam Na, dia lalu mengambil buku harian dari dalam tas hitam yang dibawanya. Mi Rae sampai tersedak kaget melihatnya. “Buku harian, Ini milikku!” dia mencoba merebut diary itu.
“Aku membelinya ketika aku masih seusiamu” kata Madam Na. Mi Rae segera mengambil buku harian dari dalam tasnya. Dan dia kaget karena buku harian yang dia pegang dan yang Madam Na pegang benar2 sama. “ Kau.. Ingin pergi berlibur kan? Kau ingin pergi beberapa hari dan istirahat, kan?” tanya Madam Na.
“Itu benar… Benar-benar sama” kata Mi Rae melotot melihat kedua buku diary tersebut.
“Aku akan mengirimkannya padamu. Tiket liburan. Akan ada liburan kerja sebentar lagi kan? Seharusnya kau akan menang juara pertama. Hadiahnya berupa 2 tiket untuk sebuah resort di Pulau Jeju. Dan kau mendapat tiket liburan.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Ternyata Mi Rae ikut kontes menyanyi. Di balik panggung Mi Rae tampak tidak yakin akan perkataan Madam Na soal tiket liburan itu. Tapi kemudian pembawa acara mengatakan hadiah akan berupa perjalanan ke Pulau Jeju selama 4 hari 5 malam, dan bahkan mendapatkan 2 tiket. Setelah mendengar itu, Mi Rae yakin dan menjadi sangat bersemangat. Dia segera melepas jaketnya, memperlihatkan gaun merah berkilauan saran dari Madam Na. Dia juga menuruti judul lagu yang disarankan Madam Na. “Lagunya “I am Okay”.. Kau harus memiliki banyak energi. Tapi kau harus menyanyi dulu” pesan Madam Na.
Dan Mi Rae pun bernyanyi dalam bahasa Korea. Tapi kok dari nadanya setau aku itu lagu jadul tahun 70’an yang judulnya I Will Survive, penyanyi aslinya itu Gloria Gaynor kemudian di’remake sama band Cake di tahun 90’an deh (kalo lagu barat tahun 90’an ke belakang aku lumayan banyak tau lho hehehee *abaikan) –Ps. Bener kok mbak niken, memang lagu i will survive, Kireina-

Mi Rae menyanyikan lagu sambil joget2 dengan sangat energik, semua penonton bersorak semangat sehingga suasana menjadi hidup. Bahkan pembawa acara juga takjub melihat respon penonton yang sangat luar biasa. Di belakang panggung, seorang wanita muda yang juga peserta juga mengenakan gaun merah tertawa tidak percaya melihat penampilan Mi Rae. Oh no, mungkinkah Madam Na mencuri start atau mencuri ide. Karena kan dia tahu kejadian yang terjadi di masanya Mi Rae, jadi mungkin dulu semestinya cewe itu yang bawain lagu I’m Okay dan memenangi tiket ke Jeju.

Akhirnya Madam Na dan Mi Rae berada di dalam pesawat menuju Jeju. Madam Na menanyakan apakah sekarang Mi Rae percaya padanya. Mi Rae menjawab tentu saja dia percaya, tapi apakah tidak ada lagi seperti liburan pelayaran atau mobil? Madam Na kesal karena dia datang ke sini bukan untuk memberi mobil pada Mi Rae. “Hidupmu, bukan.. Aku di sini untuk mengubah hidupku juga”kata Madam Na.
“Apakah hidupku buruk?” tanya Mi Rae.
Madam Na malah kembali tanya apakah Mi Rae senang. Tentu saja Mi Rae senang apalagi dia mendapatkan tiket ini. Mi Rae tidak begitu memperhatikan perkataan Madam Na, dia sibuk mengambil minuman yang dibawakan pramugari. Madam Na mengatakan kalau ini awal untuk mengubah hidupnya. Madam Na sibuk dengan pemikirannya sendiri dan menyebut nama Park Se Jo.
“Kita tidak pergi ke sana untuk bersenang-senang, kita akan bekerja. Hidupmu berantakan. Kau harus menghindari bajingan itu” kata Madam Na serius.
“Bajingan itu?”
“Orang itu…yang hampir menabrak mobilmu. Bukan hanya orang lewat begitu saja. Kau dan orang itu.. Telah diikat oleh nasib buruk”
“Kenapa? Bagaimana?” tanya Mi Rae penasaran.
“Orang yang kau cintai.. Meninggal. Karena dia” kata Madam Na serius, membuat Mi Rae bergidik takut.

Kim Shin masuk ke salah satu ruang rawat di rumah sakit. Dia menjenguk Yoo Kyung, orang yang mobilnya dia tabrak tempo hari di jalan tol. Jadi, seharusnya mobil Kim Shin bertabrakan dengan Mi Rae. Tapi karena Mi Rae sudah diberitahu dan mengikuti kata2 Madam Na untuk pindah jalur, jadi Yoo Kyung lah orang yang tertimpa kecelakaan itu. Kim Shin menanyakan apakah Yoo Kyung baik2 saja? Yoo Kyung hanya tersenyum mengangguk.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Mi Rae membuka pintu balkon tempatnya menginap. Dia sangat senang melihat pemandangan indah dari balkon tersebut. “Bagaimana kau baik-baik saja ketika seseorang yang kau cintai akan mati?”tanya Madam Na heran melihat Mi Rae masih sangat bergembira setelah diberitahu kenyataan pahit yang akan menimpanya di masa depan. “Orang yang aku cintai? Aku, tak ada orang yang ku cintai. Aku tak punya kekasih. Oppa? Aku tidak mencintainya” kata Mi Rae enteng.
“Kau… Kau pikir kata-kataku ini lelucon?”
“Ini bukan lelucon.. Ini hanya sedikit… berlebihan” Mi Rae tampak tidak perduli, dia membuka kopernya dan melihat2 bikini yang dia bawa.
“Dengan keadaan begini… Kau ingin memakai bikini?” kata Madam Na menarik baju yang menutupi bahu sebelah kanan Mi Rae, bahu itu terdapat bekas luka yang terlihat sedikit mengerikan.
“Apa yang salah dengan ini? Siapapun bisa punya bekas luka seperti ini” jawab Mi Rae.
Madam Na sudah hilang kesabaran menghadapi sifat keras kepala Mi Rae. Dia menyodorkan beberapa buku tebal ke meja.
“Aku bilang aku akan membuatmu bertemu seorang suami yang baik, kan? Tapi kemudian, apakah pria kaya, pria tampan ingin menemuimu? Pertama, kau membutuhkan pekerjaan yang luar biasa”kata Madam Na. Mi Rae kaget karena ini buku pelajaran yang sangat sulit. Tapi Madam Na berkata kalau dia hapal semua jawaban dalam buku itu. Mi Rae malah menyebutkan hapalannya untuk nomor undian. “Ajumma, tak bisakah kembali sekali lagi? Dengan satu kemenangan, kita akan akan memperoleh jackpot!” tanya Mi Rae semangat.
“Tidak. Ini adalah sesuatu yang datang sekali dalam seumur hidup. Dan mempertaruhkan hidup di atas semua itu. Sekarang, aku melanggar aturan dan…”

Lalu Madam Na meminta Mi Rae belajar soal bahasa, tapi Mi Rae sudah merasa tidak mampu karena terlalu sulit. “Aku akan keluar jadi pikirkan pekerjaan lain jika menjadi PNS benar-benar tidak bisa kau raih. Kau tak harus belajar jika kau menyukai pekerjaanmu di Call Center. Tapi kau tahu itu tidak benar, jadi pikirkanlah baik-baik. Apa yang kau inginkan, dan apa yang kau kuasai. Oh benar! Nanti, Kau mungkin bertemu seorang pria keren jadi pakailah sesuatu yang bagus ketika kau keluar”
Mi Rae senyum2 sendiri. “Kenapa? Ada seseorang yang menyiapkan acara?”
“Sekarang kau harus menemukannya. Yang aku tahu dia akan tergila-gila oleh seorang wanita, Aku tak tahu sama sekali kenapa atau bagaimana dia bisa tergila-gila”
“Aku suka pria tampan, tinggi…”
“Hanya satu.. Aku tahu tentang “air”.. Dia menjadi terpukau karena “air”..” kata Madam Na.
“Biarpun dia lebih muda dari aku..  Bagaimana pekerjaannya?”
“Jangan libatkan dirimu dengan kesibukan orang lain. Urusi saja dirimu dulu” kata Madam Na lalu pergi. Mi Rae tidak terlalu peduli dengan apa yang dikatakan Madam Na. Dia tetep keukeuh ingin mengenakan bikini yang dia bawa, saking senangnya dia menari2 di balkon. Sementara di bawah, seorang pria tampan mengenakan setelan jas rapi jalan melintas.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Semua orang di sana menikmati liburannya, mereka berenang di kolam yang tersedia. Mi Rae pun ikut menikmati liburannya, dia bermain sendiri di perosotan yang ada di pinggir kolam.
Madam Na mendatangi resepsionis dan menyodorkan foto seorang pria tampan (foto Yong Hwa hehee). Dia menanyakan apakah resepsionis itu melihat orang di foto ini, namanya Park Se Joo (foto ini sama dengan wajah pria yang mengenakan setelan jas rapi yang tadi melintas di bawah balkon Mi Rae). Wajah bangsawan dan sangat sopan. Tapi resepsionis tidak begitu yakin, dia tidak hapal semua pelanggan. Kemudian Madam Na menyodorkan foto seorang wanita. “Lalu bagaimana dengan orang ini? Dia Seo Yoo Kyung, seorang reporter”

Dan nama itu disebut oleh salah satu perawat di rumah sakit. Ya, Seo Yoo Kyung itu orang yang tertabrak mobil Kim Shin. Orang yang waktu itu Kim Shin jenguk. Yoo Kyung sedang melihat siaran tv dimana Kim Shin menjadi pembawa acaranya. Perawat bilang kalau Yoo Kyung pasti sedih karena tidak bisa siaran. Tapi Yoo Kyung menjawab kalau dia sedih karena tidak bisa berlibur, karena dia berencana istirahat total di Pulau Jeju setelah bertahun2 kerja keras. Maka dari itu dia membenci penyiar Kim Shin. (tapi ngomongnya sambil senyum2 gitu siih.. hmmm)

sinopsis marry him if you dare episode 1

Kim Shin sedang mengadakan talk show dengan seseorang yang tampaknya seperti anggota Parlemen. Tapi sepertinya orang itu sedang memiliki masalah hukum karena Kim Shin menyebut soal penyelidikan oleh jaksa. Krunya yang tidak lain kakak Mi Rae heran sejak kapan programnya jadi seperti ini. Dan lagi2 dia bicara dengan kru kacamata itu yang menyatakan ketidaktahuannya karena dia hanya meminta Kim Shin mengisi ketidakhadiran Seo Yoo Kyung. Kakak Mi Rae menanyakan rating, ternyata ratingnya turun drastis. Orang yang sedang diwawancarai Kim Shin terus saja menjawab tidak ingat atas semua pertanyaan Kim Shin yang mencecarnya. Akhirnya Kim Shin mengalihkan pembicaraan ke kasus lain. Dia menunjukkan foto yang terpampang di monitor dan menanyakan siapakah orang yang ada di foto. Anggota Parlemen itu menjawab tidak tahu. Tapi Kim Shin segera bicara tegas. “Di mataku, aku yakin dia adalah Perwakilan Jang. Apa dia kembaranmu?”
Perwakilan Jang kaget, tidak bisa berkata2.. Sementara rating penonton mulai naik, kakak Mi Rae meminta Kim Shin untuk meneruskannya. “Bahkan itu menunjukkan apa yang kau tonton Perwakilan Jang. Apa alasanmu menonton ini?” Kim Shin memperlihatkan gambar Perwakilan Jang yang sedang melihat video mesum. “Itu… adalah sms dari Gene app”
“Kau berinvestasi dalam pornografi Gene? Bagaimana kau mendaftar? Jika mereka hanya mengirimkannya padamu, tidakkah seharusnya kau member premium mereka?”
“Aku tidak yakin”
“Oke. Terima kasih” jawab Kim Shin datar. Kakak Mi Rae protes, karena seharusnya Kim Shin langsung menembaknya. Tapi kemudian Kim Shin kembali membacakan berita “Baru saja, Terjadi kebijakan yang telah berlalu, Dan itu adalah kenaikan gaji bagi anggota Majelis Nasional. Ini uang yang berasal dari pajak kita. Jadi aku berencana belajar metode Perwakilan Jang ketika membayar pajak. Lebih dari 7%? Aku tak yakin. Aku tak ingat. Kami tak pernah melewati kebijakan seperti itu”
Kru kacamata sangat suka dan setuju dengan perkataan Kim Shin di penutup tadi. Kakak Mi Rae pun terlihat bangga dengan kepintaran Kim Shin.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Madam Na masih saja sibuk mencari sosok Park Se Joo, dia pun teringat pada acara talk show dimana Park Se Joo sedang diwawancarai bersama dengan kekasihnya yang tidak lain adalah Seo Yoo Kyung. Saat pembawa acara tanya dimana Se Joo bertemu dengan Yoo Kyung, Se Joo menjawab di pulau Jeju sekitar hari kemerdekaan pada hari minggu. Se Joo jatuh cinta pada pandangan pertama, karena air. Madam Na berpikir keras sambil memandangi botol air putih, apa yang Yoo Kyung lakukan dengan air. Saat itu Yoo Kyung yang menggoda Se Joo. Madam Na berharap Seo Yoo Kyung tidak ada di sana. Dia kembali melanjutkan pencariannya, tanpa dia sadari orang yang dicarinya sedang duduk di sebuah cafe yang baru saja dilewatinya. Se Joo melihat ponselnya dan pergi meninggalkan cafe. Ternyata dia sedang ditunggu oleh seorang wanita. Mereka duduk di pinggir kolam renang di mana Mi Rae sedang asik main perosotan. Wanita itu minta supaya mereka memulai dari awal. Se Joo bingung, karena mereka hanya teman sekelas bahkan mereka tidak dekat. Tapi wanita itu malah minta dibelikan tiket pesawat karena tidak punya uang. Se Joo menyuruhkan untuk menjual tasnya. Wanita itu marah2, karena Se Joo adalah pewaris kaya kenapa tidak bisa membeli tiket untuk gadis yang mengikutinya ke sini *jiaaahh, ada sih cewek model beginii*

Se Joo beralasan kalau itu bukan uang yang dia hasilkan, itu uang neneknya dan secara teknis itu uang pemegang saham. Lagipula jika pun itu uangnya, dia tidak akan memberikannya ke gadis itu apalagi gadis itu mengganggu waktu istirahatnya.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Sementara naas bagi Mi Rae, baju yang dia pakai sebagai luaran bikininya tiba2 lepas saat dia meluncur dari perosotan dan nyebur ke air. Mi Rae panik karena sekarang dia hanya memakai bikininya sehingga bekas luka di bahunya terlihat jelas. Ditambah lagi pengait bikininya lepas, Mi Rae panik. Wanita yang sedang bersama Se Joo pun ikut mengomentari dan meledek bekas luka di bahu Mi Rae. Se Joo melihat Mi Rae, dia pun beranjak dari tempat duduknya dan dihalangi oleh wanita itu. “Jika kau memiliki waktu untuk mengutuk orang lain, urus dirimu sendiri. Aku menemukanmu lebih buruk daripada bekas luka itu” kata Se Joo… waahh, keren nih Se Joo 😀
Mi Rae masih berusaha keras mengaitkan pengait bikininya yang lepas, herannya ngga ada satu orang pun di kolam renang yang coba nolong, padahal ada beberapa cewek ckckck.. Madam Na melihat ini, dia pun segera menghampiri Mi Rae. Sementara Se Joo meminta seorang pelayan wanita supaya menolong Mi Rae.

Madam Na berjalan ke tengah kolam dan segera mengaitkannya. Mi Rae senang karena Madam Na datang menyelamatkannya. Tapi kemudian Madam Na malah menamparnya keras. Se Joo melihat kejadian itu. Mi Rae sedih, Madam Na memintanya untuk mengikutinya. Masih dengan memegangi pipi, Mi Rae mengikuti Madam Na. Tamparan Madam Na jauh lebih membuatnya malu dan menyakitinya. Dari jauh Se Joo telihat prihatin melihat apa yang terjadi pada Mi Rae.

sinopsis marry him if you dare episode 1

“Kenapa kau menampar wajahku?” protes Mi Rae.
“Pernahkah kau berpikir untuk masa depanmu?”
“Masa Depan? Masa depan apa? Penggabungan Korea Utara-Selatan di masa depan?”
“Kau bilang akan berpikir tentang dirimu menjadi bagian Tingkat 7 Pegawai Negeri Sipil”
“Oh Tuhan, seperti seorang ibu saja. Aku bilang aku baik-baik saja seperti ini”
“Kau benar-benar bahagia?” tanya Madam Na tidak yakin,  karena dia tahu betul apa yang dirasakan Mi Rae.. kan dia sendiri adalah Mi Rae jugaa *jiaahahaha
“Ya. Aku tak punya kesulitan sebelum kau datang”
“Kau puas menyanyikan “Red Sunset” berkali-kali dalam sehari?”
“Dia pelanggan, apa yang harus aku lakukan? Dan itu tergantung sikap yang kau miliki!”
“Mendengar orang mengutuk orang tuamu, menangis sendiri di toilet, itu juga karena kau sangat bahagia?”. Mi Rae mulai sedih. “Karena sesekali aku perlu menghilangkan stres, jadi tak apa”
“Kau senang bahwa semua yang teman-temanmu lakukan sangat baik dan kau satu-satunya yang lelah?”
“Aku tak peduli” katanya menahan air mata.
“Kau bahagia saat kau membuat kartu bisnismu sendiri, yang mana perusahaanmu sendiri tak pernah lakukan?”
“Memangnya kenapa? Tak apa-apa kan jika aku tak masalah dengan itu?”
“Aku pikir kau akan terus bahagia bahkan setelah kau jadi pengangguran dan hidup dari Oppamu dalam beberapa tahun. Menerima semua jenis pelanggaran dan berguling-guling di kamarmu lalu menjadi warga negara tua yang kesepian? Aku yakin kau akan sangat senang bila kau ditemukan sebagai mayat yang penuh belatung dalam beberapa bulan, kan?” kata Madam Na (sadis)
“Apa yang kau ingin aku lakukan? Semua teman-temanku sukses dan aku satu-satunya pengemis. Tak ada yang bisa ku lakukan. Aku baik-baik saja. Aku benar-benar bahagia. Setidaknya aku harus berpura-pura hidup seperti itu. Aku sudah mencoba yang aku mampu untuk sampai ke titik ini. Karena aku ingin hidup, bertahan!” jawab Mi Rae sambil nangis.
“Tidak. Kau hanya melarikan diri. Hidup? Untuk bertahan? Jika demikian maka setidaknya kau harus mencoba. Kau hanya lari. Bahkan sebelumnya, Aku mengingatkanmu untuk memikirkan ini selama beberapa jam, tapi kau hanya bermain”

Mi Rae terduduk lemas, dia menyadari kalau semua perkataan Madam Na ada benarnya “Tapi Ahjumma. Sejujurnya aku tak memiliki keyakinan apapun. Orang lain akan maju, tapi aku tak memiliki kepercayaan diri untuk mengikuti mereka. Hal baru, hal yang berbeda. Aku tak berani, aku takut lebih dulu”
“Kalau begitu…kita menyerah saja. Aku juga…kupikir karena kau masih muda, apapun yang kau lakukan kau bisa memulai dengan yang baru. Jadi aku datang. Tapi sekarang aku lihat kau jauh lebih tua dari aku nak. Kau tak memiliki keyakinan. Tak ada kesempatan dan semua yang ingin kau lakukan adalah lari. Jika kau akan menjadi seperti itu sepanjang hidupmu dan menjadi beban bagi kakakmu, kenapa repot-repot hidup? Kau hanya perlu diam, pergi dan mati” kata Madam Na meninggalkan Mi Rae yang masih menangis sendiri. Madam Na pergi ke toilet, dia merasa menyesal. “Kau benar-benar gila. Mengatakan padanya untuk pergi dan mati.. Lagi…” (wah wah waahh, ada apa nih dengan kata “lagi”?? apa ini artinya Madam Na udah beberapa kali time travel untuk mengubah takdir tapi hasilnya masih juga sama?? EXCITED! )

Mi Rae berjalan ke tepi pantai, mengingat semua perkataan Madam Na dan Oppanya yang menyuruhnya segera menikah. Dia melepas sendalnya dan terus berjalan ke tengah laut.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Sementara Se Joo yang sedang berada di dalam cottagenya melihat Mi Rae sedang jalan ke tengah lautan. Dia segera menelepon resepsionis dan mengatakan kalau ada orang yang menuju laut sekarang. Tapi Mi Rae berhenti, hingga Se Joo bilang ke resepsionis itu kalau orang tadi tidak terlihat berencana mati. Jadi Se Joo akan menghubunginya lagi. Mi Rae berhenti karena melihat beberapa ikan badut alias ikan Nemo yang berenang di sekitarnya. Se Joo mengambil kameranya dan memvideokan Mi Rae dari jauh. Karena dengan kamera itu lah yang memungkinkan Se Joo dapat melihat jelas Mi Rae. Mi Rae mencoba menangkap ikan Nemo yang semakin banyak berenang di dekatnya. Dia pun mulai menyadari sesuatu, akhirnya Mi Rae tersenyum dan ingin berenang. Dia melepas baju luarannya, dan saat itu Se Joo melihat bekas luka di bahu Mi Rae. Se Joo segera meletakkan kameranya. Dia merasa malu sendiri, hehehee. Sedangkan Mi Rae berenang ke dalam laut dan bermain2 dengan ikan Nemo.
“Aku jatuh cinta pada pandangan pertama” kata Park Se Joo dalam hati membayangkan wajah Mi Rae.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Mi Rae sudah terbaring di tempat tidur. Madam Na sudah duduk di samping tempat tidurnya. Begitu Mi Rae bangun, dia segera menanyakan apa yang Mi Rae lakukan kemarin. Apakah dia berencana bunuh diri?
“Karena aku bilang mati, jadi kau begitu saja… Kau tahu betapa mengerikannya tindakan itu? Seperti memalu paku ke dalam hati seseorang…” kata Madam Na menangis.
“Ahjumma, Aku melihat ikan Nemo (maaf ya, sebenernya di sub disebut goldfish yang artinya kan ikan emas, tapi sebenernya itu ikan yang ada di film Finding Nemo. Jadi biarkan aku nyebutnya Ikan Nemo aja ya, apalagi ikan mas kan ngga hidup di air laut :D) Ikan-ikan kecil bergerak lincah agar hidup, Tiba-tiba aku sangat kasihan terhadap diriku sendiri. Jadi, Aku bermain dengan mereka. Aku pikir aku bisa melakukan apapun. Aku akan melakukannya dengan baik. Tapi Ahjumma, Jangan menyerah padaku! Mengapa kau menangis?” kata Mi Rae, dia mengelap air mata di pipi Madam Na.

Park Se Joo datang menemui neneknya yang merupakan pemilik stasiun tv YBS. Maksud kedatangan Se Joo meminta persetujuan dari neneknya untuk bekerja di YBS sebagai VJ. Neneknya heran kenapa Se Joo tidak meminta sebagai PD tapi malah sebagai VJ yang dianggapnya pekerjaan yang seperti badut. Neneknya merasa sulit mengendalikan Se Joo, sama sulitnya dengan mengendalikan pendistribusian dept store. Se Joo beranggapan kalau bibinya telah melakukan semuanya dengan baik. Tapi bagi Nenek, itu karena menantunya yang sudah memakan suaminya (maksud Nenek, menantu nya alias bibi Se Joo yang menyebabkan paman Se Joo anak nenek meninggal). Se Joo tidak suka mendengar neneknya bicara seperti itu, dia minta neneknya jangan mendengarkan kata2 peramal. “Lalu salah siapa kedua orang tuaku meninggal pada saat yang sama? Apakah itu salahku? Atau nenek?” tanya Se Joo. Nenek minta Se Joo pergi menemui Jaksa Park di ruangan sebelah. Se Joo sudah akan pergi tapi dia teringat sesuatu.
“Oh benar! Aku dengar nama panggilanmu.. “Miranda”.. “ kata Se Joo
“Apa itu? Karena namaku Lee Mi Ran, mereka…”
“Kau tidak menonton film? Karakter utama dari The Devil Wears Prada”
“Prada? Ssh, aku tak terlalu hebat. Siapa aktrisnya?”
“Meryl Streep”
“Oh! Itu bagus. Aku harus segera menontonnya” kata nenek. Tadinya Se Joo ingin mencegah, tapi Nenek langsung menelepon sekretarisnya untuk dibawakan dvd itu.
“Ya, kau harus menontonnya. Kau harus mengenali dirimu sendiri. Aku pergi”

sinopsis marry him if you dare episode 1

Saat Se Joo pergi meninggalkan ruangan President yang adalah neneknya sendiri, Kim Shin datang ingin menemui President. Penjaga menanyakan ID Kim Shin, tapi Kim Shin bilang kalau dia sudah buat janji. Penjaga tetap meminta ID nya, Kim Shin pun langsung menyebutnya.
“Kau takkan melakukan pemeriksaan tubuh? Aku menyembunyikan bom” kata Kim Shin.
“Akan ku lakukan” jawab penjaga datar dan memeriksa tubuh Kim Shin dengan alat detektor.
Di dalam, President berbasa basi soal penjagaan ketat penjaga yang sebenarnya sedikit mengganggunya. Tapi Kim Shin menjawab to the point kalau President bisa menyuruh mereka berhenti kalau mau.
“Tapi karena aku President… Jika aku melonggarkan segalanya, orang lain mulai melihatku sebagai orang yang mudah. Dengan tanpa rasa hormat. Jadi, aku mendengar permintaanmu. Kau masih ingin menjadi penyiar”
“Ya”
“Sampai akhir?”
“Ya”
“Yah, memang benar bahwa…peran sebuah perusahaan yang bagus adalah fokus pada keterampilan terbaik karyawan. Terakhir kali, berita singkat tentang pembunuhan Bin Laden”
“Kami dipanggil langsung untuk jadi staf terkait di Gedung Putih”
“Itu pasti yang dibedakan dari orang lain. Tapi rating penonton berada di titik terendah?”
“Stasiun penyiaran lain hanya menerjemahkan CNN. Hanya berulang kali memperlihatkan adegan pembunuhan”
“Disitulah hal lucunya. Secara pribadi kau melihat yang mati. Saat ini siapa yang mengevaluasi berita bersama-sama? Jika orang menonton, itu karena berita. Jika tidak, hanya buang-buang aliran listrik. Kau tahu berita pukul 5 yang kau jalani berada di tempat kedua, kan? dan bla bla bla”
Bahkan President memberikan perumpamaan yang misalnya pun penonton ingin melihat ABSnya Kim Shin, dia mesti menurutinya tidak boleh menolak. Kim Shin tersinggung, kenapa dia harus memperlihatkan ABSnya segala. Dan mereka pun berdebat mengemukakan apa yang masing2 anggap benar.
 
Hmm, dari sini kita bisa lihat perbedaan visi dan misi antara President dan Kim Shin dalam menanggapi arti sebuah berita. Kim Shin masih berpegang teguh dengan sikap idealisnya, sementara President hanya mementingkan apa yang penonton inginkan. Ujung2nya pembicaraan ini menyiratkan kalau President ingin menggantikan Kim Shin dengan penyiar yang lebih muda. Kim Shin membela diri dengan mengatakan kalau penggantinya itu banyak melakukan kesalahan, bahkan dia cadel. Tapi President tidak terlalu peduli. “Aku dengar rumor tentangmu dan…kau sungguh tak punya akal sehat. Tidakkah kau tahu keadaan? Haruskah aku benar-benar memberitahumu kenapa kau bukan penyiar utama? Haruskah aku katakan?”

Mi Rae masuk ke kantornya tanpa memakai seragam. Temannya heran, apalagi dia datang saat hampir jam makan siang. Tapi sebenarnya temannya itu minta tolong supaya Mi Rae kembali mengangkat telepon dari si Red Sunset. Mi Rae mulai menyanyi tapi liriknya memaki si Red Sunset. Mi Rae sudah tidak tahan, dia berteriak membuat atasannya datang menghampiri dan marah2. Mi Rae segera menyerahkan surat pengunduran diri. Atasannya menanyakan apa yang akan Mi Rae lakukan jika berhenti, Mi Rae menunjukan buku Broadcasting Writer.
Dan sepertinya Madam Na menelepon atasan Mi Rae karena dia tahu kalau Mi Rae mengundurkan diri. Tapi kemudian Madam Na kaget saat diberitahu kalau Mi Rae ingin menjadi Broadcasting Writer alias Penulis Penyiaran.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Kim Shin keluar dari ruangan President. Se Joo yang melihatnya segera menyapanya. Kim Shin yang tidak kenal siapa Se Joo bertanya, Se Joo menjawab kalau dia adalah VJ baru yang akan bergabung dengan kelompok 3 di acara Morning Show Kim Shin. Se Joo bahkan membungkukan badannya untuk minta bimbingan dari Kim Shin. Kim Shin bingung untuk apa ada VJ di timnya. Salah satu penjaga sudah maju ingin menjelaskan, tapi Kim Shin mengira penjaga itu ingin mengusir Se Joo. Dia menahan penjaga itu dan bilang kalau Se Joo karyawan baru, jadi dia belum tahu banyak soal tempat ini. Se Joo pun meminta maaf pada penjaga, membuat penjaga tidak enak hati. Sebenarnya para penjaga di sana sudah ingin mengatakan siapa Se Joo sebenarnya, tapi Se Joo memberi isyarat mereka supaya diam. Akhirnya Se Joo ikut dengan Kim Shin, keluar dari lift pun penjaga lift memberi hormat pada Se Joo yang tidak dilihat Kim Shin. Namun Se Joo kembali mengisyaratkan mereka supaya bersikap biasa2 saja. Kim Shin menjelaskan mengenai tim2nya.

“Ini kantor kami. Seperti yang kau lihat…banyak orang yang bekerja untukku. Dan itulah sebabnya aku berencana untuk bekerja lebih keras. Tim pertama bertugas pada hari Senin dan Kamis. Tim kedua bertugas pada hari Selasa dan Jumat, dan… Tim yang menyedihkan ini bertugas di hari Rabu dan Sabtu. Kau akan bekerja sama dengan tim ketiga”
Kim Shin menyuruh kru kacamata yang ternyata anggota tim ketiga untuk pergi, karena dia sedang bercanda dengan karyawan lain. Dia juga merebut telepon kru penulis yang waktu itu menyemangati Mi Rae untuk jadi penulis, karena dia sedang menelepon keluarganya. Kim Shin juga menutup telepon yang sedang dipakai kakak Mi Rae. Oke, jadi semua orang yang sudah pernah berhubungan dengan Mi Rae ada di tim ketiganya Kim Shin ^^
Kru penulis itu menanyakan siapa Se Joo.
“Namaku Park Se Joo. Manajer tim Na Yeon Ju…” kata Se Joo mencari sosok Manajer tim yang ternyata kakak Mi Rae.
“Oh, Park Se Joo! Aku Na Yeon Ju. Demo rekamanmu sangat baik jadi aku memanggilmu seorang VJ. Tapi, bagaimana kau datang dengan Kim Shin…” tanya nya (jadii, mulai sekarang udah tau ya nama kakaknya Mi Rae itu Na Yeon Ju hehehee)
Kim Shin menanyakan kalau nanti akan ada meeting jam 9, dia minta dimajukan jam 7. Yeon Ju (kakak Mi Rae) tanya kenapa. Kim Shin hanya menjawab enteng karena dia harus tidur jam 9 😛

Mi Rae pergi ke perusahaan broadcasting. Dia mengatakan kalau dirinya terus melamar, tapi tidak pernah ada jawaban. Lalu Mi Rae menerima sms dari Madam Na. “Kau benar-benar mempersiapkan diri menjadi penulis penyiaran? Kau bilang kau mengambil ujian tingkat 7 PNS!!!”
Orang yang sedang bicara dengan Mi Rae mengatakan kalau umurnya hampir mencapai tingkat utama. Tapi Mi Rae merasa tidak harus diperlakukan seperti yang utama.
“Bukan itu maksudku, tetapi semua orang hanya menghindari itu.. Masalahnya adalah…”
“Apa kelasnya terlalu mahal? Atau wawancaranya sulit?” tanya Mi Rae.
“Masamu sudah berakhir” katanya. Intinya sih karena faktor U, Usia alias Umur..

Mi Rae pergi ke cafe, dia meletakkan seluruh bukunya di meja.
“Ujiannya Oktober, dan waktu kuliah 6 bulan. Dan mengikuti ujian setiap tingkat yang aku ikuti? Baiklah. Aku akan melewati semuanya. Tolong biarkan aku melewatinya. Aku bisa melakukannya” kata Mi Rae sambil membuka2 bukunya.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Di dalam meeting, Manager Yeon Ju tanya apa alasan Kim Shin mengadakan meeting kru.
“20%. Aku tahu rating penonton tidak besar tapi, oleh karena itu, bukankah itu menunjukkan seberapa bagus yang bisa kita lakukan? Maksudku kita harus mencapai 20%”
Anggota tim yang lain tertawa, mereka merasa mustahil karena acaranya bukan di jam yang bagus. Lagipula acara jam 6 pagi. “Miranda bilang 15%, tetapi, harga diriku tidak membiarkanku. Aku akan memberi perhatian khusus kepada timmu” kata Kim Shin. Manager Yeon Ju menanyakan apa yang akan dilakukan Kim Shin. Kim Shin menyampaikan idenya yaitu tema ‘Bagaimana kita mencapai demokratisasi ekonomi?’. Anggota timnya tertawa, kru kacamata malah meledeknya mengatakan bagaimana jika digantikan dengan  ‘Bagaimana kita akan mencapai perdamaian dunia?’. Kru penulis juga menyampaikan pendapatnya, jam 6 pagi merupakan jam mereka membangunkan anak, memberi makan dan membantu suami bersiap2. Kim Shin tahu itu sulit, tapi paling tidak mereka bisa mencobanya untuk sekedar iseng. Manager Yeon Ju menanyakan pendapat Se Joo, bagaimana dirinya jika pada saat mulai bekerja di hari Sabtu, pertama yang kau ingin dengar adalah pembicaraan tentang demokratisasi ekonomi di pagi hari? Kim Shin juga ingin mendengar pendapat Se Joo, apalagi dia belum pegawai tetap jadi ini berkaitan langsung dengan hidupnya.
“Pada akhirnya, bukannya ini tentang bagaimana kau membuat produk? Ya. Ini kan penyiaran komersial. Jadi kita harus membuat penjualan” jawab Se Joo.
“Penjualan? Apa kita penjaga toko? Hei, anak muda. Kau orang yang baru saja datang ke stasiun penyiaran. Dan saat kau mulai, kau memikirkan penyiaran perdagangan?” tanya Kim Shin.
“Lalu, apakah penyiaran adalah seni? Kau harus memiliki keuntungan” jawab Se Joo. Yah, setali tiga uang lah dia sama neneknya.
“Inilah yang disebut “anak-anak zaman sekarang” dan tak apa, tetapi kau akan hidup dengan baik nantinya. Secara pragmatis, menuntut, huh?” kata Kim Shin.

Suasana meeting menjadi hening. Manager Yeon sepertinya orang yang cukup memahami karakter Kim Shin. “Hey! Dia tak cocok denganku, bagaimana kalau mengirimnya ke tempat lain? Buat dia menjual sesuatu seperti kafetaria atau warung” kata Kim Shin teriak, dia mengambil jasnya kemudian pergi.


Sudah jam 3 pagi, Mi Rae masih berada di cafe yang sudah mau tutup. Setelah ditegur pelayannya, dia segera merapikan barang2nya. Sedangkan Kim Shin juga tidak bisa tidur di apartemennya. Dia berlatih berbicara untuk melemaskan pelafalannya dalam bicara.

 sinopsis marry him if you dare episode 1

Saat perjalanan pulang, Mi Rae bicara di telepon dengan Madam Na di dalam mobil.
“Kenapa, kenapa, kenapa? Kenapa aku jelas jelas tak bisa menjadi penulis TV? Kau bilang pikirkan tentang apa yang baik buatku, dan apa yang aku inginkan. Jadi, itu, selama aku berada di resort, aku kembali dan terus memikirkan itu, pastinya bukan seorang pekerja PNS” kata Mi Rae
“Mi Rae, tapi stasiun penyiaran adalah…” Madam Na mencoba menjelaskan.
“PNS tingkat 7 atau bahkan kementerian kelas 1 sama saja seperti call center. Aku sungguh ingin menjadi penulis TV”
“Tetapi kau tidak boleh! Orang itu di sana”
“Orang itu? Orang itu siapa?
“Kubilang padamu, orang yang hampir menusukmu. Orang yang membunuh pria yang kau cintai, bekerja di pusat penyiaran”
“ Itu bukanlah kebohongan?”
“ Aku serius” ternyata Madam Na sudah berada di depan kantor YBS.
“Di mana tempat penyiarannya?”
“YBS”
“Aku bisa menghindarinya. Aku bahkan tak bisa masuk YBS karena kakakku bekerja di sana”
“Oke, Tapi ada sesuatu yang selalu kakakmu bilang, bidang penyiaran sangatlah sempit. Orang-orangnya saling mengenal. Jika kau bekerja di sana, kau tak tahu kapan kau akan bertemu dengannya”. Di saat Madam Na terus bicara.. mobil yang dikendarai Mi Rae menabrak mobil yang melaju di depannya. Mi Rae segera melepas handsfreenya dan keluar dari mobil, sementara Madam Na terus memanggil2 namanya.

sinopsis marry him if you dare episode 1

Mi Rae melihat kondisi mobilnya dan begitu orang yang ditabrak keluar juga, dia segera minta maaf. Dan ternyataaa.. orang itu adalah Kim Shin sodara sodaraahh..!!
“Sudah terjadi dua kali bulan ini. Ini ************ yang sama. Bagaimana kau bisa muncul dari sana?” Kim Shin kembali mengeluarkan kata2 umpatannya.
Mi Rae melihat stiker YBS yang ada di mobil Kim Shin. “Kebetulan, kau seorang penyiar YBS?”
“Ya, kau benar. Aku penyiar Kim Shin, jadi apa? Apa seorang penyiar harus menahannya jika ada mobil tiba-tiba muncul entah dari mana. Haruskah aku menyapa: “Kepada pemirsa, terima kasih sudah menonton”?..” jawab Kim Shin kesal.
Sementara Madam Na masih terus bicara di telepon. “Mi Rae? Orang itu juga… Nasib sial tetaplah nasib” katanya tanpa mengetahui kalau takdir yang selama ini dia coba cegah, akhirnya tetap terjadi juga. Mi Rae bertemu dengan Kim Shin.
“Apa kau sungguh orang YBS…” tanya Mi Rae meyakinkan kembali.
“Benar, aku orang YBS. Jadi apa yang kau ingin aku lakukan?” katanya membentak.
Madam Na masih bicara di telepon. “Mi Rae.. Mi Rae?  Nasib sial tetaplah nasib. Kau akan bertemu siapapun… kau sudah ditakdirkan untuk bertemu.  Itulah sebabnya takdir, nasib dan ikatan…menakutkan”

   +++Bersambung+++

Waaahh, episode pertama udah sangat bikin penasaran.. Apakah Madam Na sudah berkali2 time travel? yang berarti sudah berkali2 juga mencoba merubah takdir namun hasilnya tetap sama??
Satu keputusan kecil merubah semuanya.. Saat Mi Rae akhirnya memutuskan pindah dari jalur 3, akhirnya Yoo Kyung lah orang yang tertabrak mobil Kim Shin. Sehingga takdir mempertemukan Kim Shin dengan Yoo Kyung dan sebaliknya, membuat Se Joo jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Mi Rae. Karena semestinya, Kim Shin lah yang akan berjodoh dengan Mi Rae dan Yoo Kyung dengan Se Joo. Tapi semaksimal apapun Madam Na mencoba menghalangi pertemuan Kim Shin – Mi Rae, toh takdir tetap mempertemukan mereka juga. Soo, apakah hasil akhirnya akan tetap sama? atau berubah? atau keadaan menjadi berliku dan hasilnya pun akan tetap sama? Penasaraaannn??? jangan lupa ikutin terus sinopsisnya hanya di Pelangi Drama yah ^^

Written by Niken [Twitter]
Images by Kireina Acie Ringo
Only Posted on pelangidrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE/Fanpage FB!!

[Review J-Movie] 700 Days of Battle: Us vs The Police

Dilihat dari judulnya sekilas seperti film-film gangster ala Jepang yang suram, berdarah-darah atau penuh adegan action. Namun begitu melihat posternya, sudah terbayang film ini bergenre drama komedi yang far..far..pokoknya far dari kesan suram. ^^b
Author gak akan kebanyakan nulis yang bertele-tele yang membuat reader menguap lebar, let’s check it out..

Sekilas info film :
Judul : 700 Days of Battle: Us vs Police
Romaji: Boku tachi to chuzai san no 700 nichi senso
Director: Renpei Tsukamoto 
Writer: Yuichi Fukuda 
Cinematography: Ryu Segawa 
Release Date: April 5, 2008 
Runtime: 108 Min. 
Distributor: Gaga Communications 
Language: Japanese 
Country: Japan
Cerita singkat (Awas spoiler bertebaran dimana-mana) :

Sebelum cerita menginjak lebih jauh, bersetting pada tahun 1979, pada layar terlihat seorang pemuda bocah SMA yang terlihat polos menaiki sepeda mininya, melihat lurus ke jalanan yang sepi, panas menyengat. Selang tak berapa lama, keempat temannya menyusul, sama-sama menaiki bermacam sepeda. Menganguk mantab akan rencana selanjutnya, “Ayo kita lakukan”. “Selamanya kita sahabatkan?”. “Panggiil pendukung kitaa!!”.
Sekelompok bersepeda mengikuti mereka, dengan kayuhan semangat 45 mereka menembus jalanan yang sepi. Apa yang akan mereka lakukan? Siapa mereka?

Adegan flashback, mereka berlima hanyalah berandalan kecil di kota yang kecil dan masih bocah SMA yang kurang yahoo kalau tidak melakukan kenakalan remaja pada umumnya. Prinsip mereka, menolak menyia-nyiakan masa muda untuk berolah raga atau yang mereka butuhkan hanya panutan yang juga melakukan hal yang sama (Baca :  berbuat kenakalan?). Lol.

Jiwa muda mereka makin menggebu ketika muncul seorang pak polisi paruh baya yang bertugas mengawasi pengendara jalan raya dengan alat pengukur kecepatan. Lantas kenapa kelima pemuda ini begitu benci bin dendam? ealaaah..masalahnya cuman sepele, Saijo salah satu berandalan muda ini sedang mengendarai sepeda motornya dengan santainya, mendadak diberhentikan oleh pak polisi. Saijo melaju dengan kecepatan 52km/jam sehingga melanggar batas kecepatan 40km/jam. Saijo mendapat surat tilang dan berakhir surat pelanggaran sekolah.

Dan lagi-lagi jiwa muda yang sedang menggebu-gebu dalam hal persahabatan, yang lain tidak terima, mereka pun mencetuskan pembalasan tak terperikan untuk pak polisi. Caranya? Mamacari (baca:sepeda nenek), si leader kelompok ini mengusulkan dengan sepeda. Alat pengukur kecepatan tetap akan menghitung sepeda karena dianggap besi berjalan, dan eloknya lagi mana ada pengendara sepeda ditilang? Rencana yang brilian (anggapan mereka). Hahhahaha,

Maka mereka mulai bermain-main dengan mengendarai sepeda sekencang mungkin sampai 52km/jam, dilakukan berulang-ulang. Pertama kali, pak polisi yang bernama Chuzaisan bengong. Sampai akhirnya, Mamachari cs meminta bala bantuan, dan kembali keadegan awal. Dan itulah awal mula Perang berlangsung..selama 700 hari.

Pemain :

Hayato Ichihara as Mamachari (Sepeda nenek), leader dari kelompok ini. 
 Kento Kaku as Inoue
 Takuya Ishida as Saijo
 Tomohiro Waki as Chiba
Kuranosuke Sasaki as Pak polisi Chuzaisan, musuh bebuyutan mereka.
 
Kumiko Aso as Kanako

Review :

Banyak film Asia yang bagus dari segi cerita, sinematografi yang sederhana, akting para pemain dan lebih utama kesan mendalam yang ditinggalkan. Tentu saja feeling penontonglah yang menentukan semuanya.
Dan semua kriteria diatas, film 700 hari pertarungan melawan polisi inilah yang membuat author terkesan, humor yang bikin ngakak seakan-akan memang mereka adalah anak-anak nakal yang sedang aktif-aktifnya. Salahkan hormon kalau begitu? Lol.

Film yang dibuat tahun 2007, sangat cocok untuk yang sedang ingin tertawa sepuasnya. Karena menyajikan cerita-cerita lucu kenakalan mereka yang selalu dibalas balik oleh pak polisi Chizuisan. Rencana pertama gagal, Mamacari cs akan melakukan rencana lain yang lebih menyakitkan namun juga lebih kocak. Operasi sepeda gagal, dilanjut dengan operasi “Metal Storm”

Seperti remaja lainnya, rasa cinta pertama juga meyelimuti perasaan mereka. Awalnya mereka merencanakan strategi di sebuah cafe alih-alih terpesona dengan gadis yang notabene istri dari pak polisi. Tapi sepertinya yang lebih bikin laugh rolling in the deep (Baca : ketawa gegulingan di lantai?), adegan dimana Mamacari cs melakukan “Operasi Tipuan Pencurian Barang Di Toko” dan pembalasan pak polisi Chizuisan, alih-alaih menawarkan gencatan senjata malah meninggalkan mereka bertiga di bukityang sepi, diiringi dengan tertawa jahat penuh kemenangan.
Overall, film ini memiliki cerita yang sederhana memang, cerita tentang rasa persahabatan yang terkadang lebih dekat seperti saudara sendiri. Jadi film ini bisa dinikmati semua kalangan yang ingin melihat film dengan aksi humor yang segar walau beberapa adegan terasa berlebihan, author memberi PG+15 lah untuk jaga-jaga. Dan bagaimana dengan ending epos 700 hari petarungan melawan pak polisi ini? Silakan untuk melihatnya sendiri, sangat direkomendasikan.

Rate film: 8/10

screenshoot author :

hosh..hosh..hosh..sepeda nenek ngos-ngosan mengayuh sepeda mininya dipertarungan pertama mereka
Si biang kerok, alat pendeteksi kecepatan yang dikamuflasekan
Wow..radio juaduul
Mama..i’m in lovee *backsoundnya sangat-sangat pas
Ku terpesona..pada pandangan pertama.
Operasi Penipuan Pencurian Toko..
Sial..kita ditinggal!
^^b
  
Written : Kireina Acie Ringo 
Source Image : Kireina & google
 Thanks To : Idws & Asianwiki
Posted Only On Pelangi Drama
DON’T REPOST OTHER SITE!

[Preview] Drama Korea Season Mei-Agustus 2013

Yapparrii, banyak sekali drama-drama Korea yang bergentayangan, mulai dari episode yang bejibun panjangnya (sungguh, panjangan sinet Indo kali..) sampai dengan panjang episode yang masih bisa diikutin bagi pemakai internet ber-kuota kecil seperti para author *curcol* Tsyah… tidak akan banyak bicara, let’s goo kawan-kawan kita simak apa saja yang masih wira-wiri di stasiun sana atau yang bakalan tayang di sana..

Senin-Jum’at

1.  You’re Great, Really

Tayang mulai : 06 Mei 2013, Senin-Jum’at, pukul 07.50
Jumlah Episode: 100+ Episode
Station: MBC
Website: Official Site
IDWS:
Pemain: Ha Hee Ra, Lee Hyung Chul, Shim Hung Tak, Kim Bin Woo

Sinopsis : Ji Soo (Ha Hee Ra) bertemu Woo Sung (Lee Hyung Chul) ketika dirinya masih muda dan sangat mencintainya. Tetapi pada kenyataanya Woo Sung tidak bisa bersama dengan Ji Soo karena ambisinya yang ingin menghancurkan Presiden Perusahaan JS yang telah menghancurkan keluarganya.Woo Sung pun memutuskan pergi ke Inggris untuk belajar dan pada saat itu Ji Soo sedang hamil. Ji Soo akhirnya menjadi seorang ibu tunggal dan kemudian menikah dengan Ki Cheol (Park Joon-hyuk) yang mencintai Ji Soo dengan tulus.
Sementara itu,saat berada di Inggris Woo Sung bertemu Seon Mi (Kim Bin-woo) dan akhirnya memutuskan hidup bersama.Saat kembali ke Korea Woo Sung akhirnya bertemu dengan Ji Soo setelah sekian lama perpisahan mereka. Woo Sung menyadari bahwa ia masih mencintai Ji Soo, tapi ambisinya membuatnya tak bisa melepaskan Seon Mi dan kekayaannya. Niat jahat pun timbul di hati Woo Sung. Woo Sung berencana membunuh Ji Soo tapi satu yang tak diketahuinya, Ji Soo memiliki saudara kembar.

2.  Princess Aurora

Tayang mulai : 20 Mei 2013, Senin-Jum’at, pukul 20.15
Jumlah Episode:
Station: MBC
Website: Official Site 
IDWS:
Pemain:  Jeon So Min, Oh Chang Suk, Oh Dae Gyu.

Jeon So Min akan berperan sebagai Oh Ro Ra  anak dari pemilik perusahaan ternama di Korea. Kemudia ia akan jatuh cinta kepada novelis yang arogan, Hwang Ma Na ( Oh Chang Suk), yang juga merupakan anak tunggal dari keluarganya. Drama ini akan menceritakan kehidupan antara kedua keluarga tersebut.

3.  Ugly Alert
Tayang Mulai : 20 Mei 2013, Senin-Jum’at, pukul 19.20
Jumlah Episode: 120 Episode
Station: SBS
Website: Official Site
Pemain: Im Joo Hwan, Kang So Ra, Kang Byul, Choi Tae Jun, Shin Yo Sul,  Kim Yong Hoon, Hyun Woo
Sinopsis: Gong Joon Soo (Im Joo Hwan) adalah pria yang memiliki beban hidup yang sulit dank eras. Dia disalahkan untuk sebuah pembunuhan yang tidak dilakukannya dan akhirnya mendekam di penjara hingga masa hukumannya habis. Saat keluar dari penjara dia menggunakan kemampuannya untuk bekerja di dunia Fashion dan bertemu dengan Na Do Hee (Kang So Ra), putri dari seorang pemilik perusahaan Fashion yang didirikan kakeknya. Disisi lain, Ayah Gong Joon Soo menikah dengan ibu dari Jin Joo (Kang Byul), kedua keluarga ini belajar bagaimana saling memahami dan menjadi keluarga meski mereka tidak memiliki hubungan darah.
Senin-Selasa

1.  Shark
Tayang: Mulai 27 Juni 2013, Senin-Selasa, jam 21.55 KST
Jumlah Episode:  20 Episode
Station: KBS2
Website: Official Site
Pemain: Kim Nam Gil, Son Ye Jin, Ha Suk Jin, Lee Ha Nui,Nam Bo Ra
Sinopsis: Han Yi Soo (Kim Nam Gil) mengubah identitasnya menjadi Jun Yoshimura untuk melakukan balas dendam kepada sebuah keluarga yang telah menyebabkan kematian Ayahnya. Jo Hae Woo (Soh Ye Jin) adalah putri dari keluarga yang ingin dihancurkan Yi Soo, Hae Woo adalah cinta pertama Yi Soo, begitupun sebaliknya. Dengan mengabaikan perasaannya terhadap Hae Woo, Yi Soo menjalankan rencana balas dendamnya, dengan memanfaatkan pekerjaan Hae Woo sebagai Jaksa untuk kembali mengungkap kejahatan yang dilakukan Ayah dan Kakek Hae Woo 12 tahun lalu. Akankah Yi Soo berhasil membalaskan dendamnya dengan mengabaikan perasaannya terhadap Hae Woo?
2.  Cyrano Dating Agency

Tayang : Mulai 27 Mei 2013, Senin-Selasa, jam 23.00
Jumlah Episode:  16 Episode
Station : tvN
Website : Official Site
Pemain: Lee Jong Hyuk, Choi Soo Young, Hong Jong Hyun, Jo Yoon Wo

Sinopsis :  Berniat menyelamatkan sebuah teater tua, dibentuklah sebuah agen kencan yang nantinya akan menjaring para klien dan dari situlah pundi-pundi uang akan dikumpulkan. Cyrano Agency terdiri dari Seo Byung Hun (Lee Jong Hyuk), Gong Min Young (Choi Soo Young), Moo Jin (Hong Jong Hyun ) dan seorang anak SMA bernama A Rang (Jo Yoon Woo).
Berhasilkah mereka membantu para klient Cyrano Agency dan menepis segala perbedaan yang ada di antara mereka?

3.  Cruel City
Tayang:  Mulai 27 Juni 2013, Senin-Selasa, jam 21.55 KST
Jumlah Episode: 20 Episode
Station: jTBC
Website: Official Site
IDWS: Forum Indowebster
Pemain: Jung Kyung Hoo, Nam Gyu Ri, Lee Jae Yoon , Son Chang Min, Kim Yoo Mi , Go Na Eun
Sinopsis: Yoon Soo Min (Nam Gyu Ri)  kehilangan kakak angkatnya Lee Kyung Mi (Go Na Eun), seorang detektif kepolisian yang tewas saat melakukan tugas Undercover untuk menyelidiki organisasi pengederan Narkoba di Korea. Soo Min mendengar dari rekan kerja sang kakak, jika kakaknya tewas saat dia mencoba menangkap Doctor’s Son (Jung Kyung Hoo) salah satu pengedar Narkoba yang menjadi incaran polisi selama ini. Soo Min bertekad untuk menangkap Doctor’s Son dan secara sukarela ditugaskan untuk menjadi mata-mata.  Tugas Soo Min mendekati Lee Jin Suk, salah satu orang terdekat Doctor’s Son. Berhasilkah Soo Min menangkap targetnya yang tanpa diduganya memiliki identitas lain?
4.  The Goddess of Fire, Jung-Yi

Tayang:  Mulai 01 Juli 2013, Senin-Selasa, jam 21.55 KST
Jumlah Episode: 32 Episode (belum dikonfirmasi)
Station: MBC

Pemain: Moon Geun Young, Lee Sang Yoon, Park Gun Hyung, Kim Bum, Lee Kwang Soo

Sinopsis : Drama ini berkisah tentang kehidupan dan kisah cinta seorang wanita bernama Jung Yi (diperankan oleh Moon Geun Young). Jung Yi adalah gadis pembuat keramik di masa dinasti Joseon dan setelah dibawa ke Jepang kemampuan Jung Yi dalam membuat keramik semakin handal. Drama ini dijadwalkan tayang menggantikan drama korea Gu Family Book yang dibintangi Lee Seung Gi dan Suzy.
5.  Empire Gold

Tayang : Mulai 1 Juli  – 13 Sep , Senin-Selasa, jam 21.55 KST

Jumlah Episode: 24
Station: SBS
Website : Official Site

Pemain : Goo Soo, Lee Yo Woon, Son Hyun Joo.

Sinopsis: Drama ini bercerita tentang persaingan sengit antara 3 orang di dalam sebuah kerajaan konglomerasi (Chaebol) pada saat awal tahun 1990, di mana saat terjadinya pergolakan perekonomian dan keuangan di Korea.  Jang Tae Jo (Goo Soo), berperan sebagai laki-laki yang memulai bisnisnya dari titik nol (From Zero To Hero), dan merawat adik semata wayangnya setelah kepergian ayah mereka. Ia jatuh cinta kepada Choi Seo Yoon (Lee Yo Won), seorang wanita pewaris kekakayan keluarganya. Namun rival terberatnya datang dari kakak tertua Choi Seo Yoon, Choi Min Jae (Son Hyun Joo).
6.  Who Are You
Tayang : Mulai Juli 2013, Senin-Selasa, jam 23.00 KST
Jumlah Episode: (belum dikonfirmasi)
Station: tvN
Website: 
Pemain: So Yi Hyun , Taecyeon , Kim Jae Wook , Kim Ye Woon 
Sinopsis: Detektif Yang Shi On (So Yi Hyun) bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat oleh orang biasa sejak terbangun dari kondisi koma. Dengan kebaikan hatinya dia membantu para hantu untuk menyelesaikan masalah sebelum kematian mereka. Disisi lain, patnernya, Detektif Cha Gun Woo (Taecyeon) hanya mempercayai apa yang bisa dilihat dan disentuhnya. Dapatkah keduanya saling bekerja sama dengan baik dengan perbedaan prinsip mereka?
7.  Her Myth

Tayang: Mulai Juli 2013, Senin-Selasa, jam 22.00 KST
Station: jTBC
Jumlah Episode: (belum di konfirmasi)
Website:
IDWS:
Pemain: Choi Jung Won, Kim Jung Hoon, Soo Eun Seo
Sinopsis: Do Jin Hoo (Kim Jung Hoon) adalah penerus dari sebuah perusahaan fashion terkenal di Korea Selatan. Takdir dari dua orang wanita akan berubah setelah mereka bertukar kehidupan karena pria yang memiliki segalanya.
8. Good Doctor

Tayang: Mulai Agustus 2013, Senin-Selasa, jam 21.55 KST

Station: KBS2
Jumlah Episode: (belum dikonfirmasi)
Website :
Pemain: Joo Won, Joo Sang Wook, Moon Chae Woon, Kim Min Seo
Sinopsis: Park Shi On (Joo Won) adalah seorang dokter ahli bedah yang jenius namun dia adalah seorang penderita Savant Syndrome, penyakit Autisme yang menunjukkan bakat brilian di area tertentu. Dia akan berhadapan dengan Kim Do Han (Joo Sang Wook) seorang dokter ahli bedah terbaik yang merasa tersaingi dengan keberadaan Park Shi On yang kelakuannya seperti anak usia 10 tahun. 

Rabu-Kamis

1.  I Hear Your Voice
Tayang: Mulai 5 Juni 2013, Rabu-Kamis, jam 22.00 KST
Jumlah Episode: 16 Episode
Station: SBS
Website: Offical Site
Pemain: Lee Bo Young, Lee Jong Suk, Yoon Sang Hyun, Lee Da Hae, Kim Ga Eun 
Sinopsis: Park Soo Ha (Lee Jong Suk) adalah seorang siswa SMA yang memiliki kemampuan khusus, yaitu bisa mendengarkan pikiran orang lain. Dengan kemampuannya ini dia ingin melindungi gadis cinta pertamanya yang telah menyelamatkan hidupnya, gadis itu adalah Jang Hye Sung (Lee Bo Young),  seorang pengacara publik yang memiliki kepribadian unik. Setelah bertahun-tahun tak bertemu, Soo Ha akhirnya bisa menemukan Hye Sung yang ternyata tidak seperti yang dia bayangkan selama ini. Masihkah Soo Ha akan tetap melindungi Hye Sung dan membantu Hye Sung menyelesaikan kasus-kasus yang terkadang juga ditangani Hye Sung bersama rekannya Pengacara Cha Kwan Woon (Yoon Sang Hyun)?
2.  The Queen Class Room

Tayang: Mulai 12 Juni 2013, Rabu-Kamis, jam 21.55 KST
Jumlah Episode: 16 Episode
Station: MBC
Website: Offical Site

Pemain:Go Hyun Jung, Kim Hyang Gi, Chun Bo Geun. 

Sinopsis : Drama yang diadapatasi dorama yang berjudul sama (The Queen of Classroom, 2005), bercerita tentang Guru yang bernama Ma Yeon Ji ( Go Hyun Jun) yang mengajar murid kelas 6 SD. Alih-alih menjadi guru yang hangat dan manis, Guru Ma merupakan guru yang keras (author suka nyebut guru killer pas jaman SMP) dengan menggunakan otoritasnya sebagai guru yang kerap kali mendorong mereka untuk patuh kepada Guru Ma (Otoriter?). Dan mengajarkan tentang keadaan realitas kehidupan yang apa adanya. 
Tentu saja sikap guru mereka yang membuat mereka terkadang bersatu melawan Guru Ma, namun terkadang saling menghianati sesama anggota kelas. Dari pergolakan inilah, apa yang sebenarnya yang ingin diajarkan Guru Ma?


3.  Sword and Flower

Tayang: Mulai 3 Juli 2013,  Rabu-Kamis, jam 21.55 KST

Jumlah Episode:
Station: KBS2
Website: Official Site
IDWS: Forum Indowebster
Pemain: Kim Ok Bin, Uhm Tae Woong, Kim Young Chul, Choi Min Su,On Joo Wan, Lee Jung Shin
Sinopsis: Moo Young (Kim Ok Bin) adalah putri dari Raja Yeoungnyu dari kerajaan Goguryeo. Ayahnya telah membunuh seorang Bangsawan Goguryeo bernama Yeon Gaesomun. Moo Young kemudian jatuh cinta pada Yeon Choong (Uhm Tae Woong) yang merupakan putra dari Yeon Gaesomun.  Moo Young dan Yeon Choong akhirnye terjebak antara Cinta dan Balas dendam.
4.  Master of Sun

Tayang: Mulai Agustus 2013, Rabu-Kamis, jam 21.55 KST

Jumlah Episode: Belum dikonfirmasi
Station: SBS
Website: Soompi
Pemain: So Ji Sub, Gong Hyo Jin, Seo In Guk, Kim Yoo Ri, Park Hyung Sik

Sinopsis : Master Of Sun merupakan drama yang memadukan cerita romantis, komedi dan horor menjadi satu. Joo Joong Won (So Ji Sub) adalah seorang pria yang dikenal dingin dan berpredikat sebagai Bos yang ambisius dan serakah. Memiliki seorang asisten yang dikenal sensitif dan dapat melihat hantu setelah kecelakaan bernama Tae Kong Sil (Gong Hyo Jin). Tak hanya itu Tae Kong Sil juga dikenal mudah menangis dan memiliki kepribadian yang gelap. Kemampuannya melihat hantu membuatnya tak dapat tidur di malam hari dan Joong Won berusaha untuk mempercayai apa yang dikatakan sekretarisnya tersebut dan pada akhirnya membuatnya jatuh cinta pada Tae Kong Sil.
Jum’at

1. Monstar

Tayang: Mulai 17 Mei 2013, Jumat, jam 21.50 KST
Jumlah Episode: 12
Station: MNet
Website: Official Site

Pemain: Yong Jong Hyun, Ha Yeon Soo, Kang Ha Neul, Ahn Nae Sang

Sinopsis : Dibintangi oleh Jong Hyun (B2ST) dan bercerita tentang musik, persahabatan, impian dan cinta yang sekilas mengingatkan kita dengan drama Shut Up Flower Boy Band. Yoon Seul Chan (Jong Hyun) adalah vokalis dari sebuah grup Men In Black. Memiliki temperamen yang tinggi dan kenangan masa lalu yang buruk sering membuatnya terlibat dalam masalah. Management yang menaunginya memintanya bersekolah di sebuah SMA yang mempertemukannya dengan seorang gadis bernama Min Se Yi (Ha Yeon Soo) yang pernah menetap di luar negeri tapi sama sekali tidak fasih berbahasa asing.

Sabtu-Minggu

1. Scandal
Tayang: Mulai 29 Juni 2013, Sabtu-Minggu, jam 22.00 KST
Jumlah Episode: 36 episode (yang di konfirmasi)
Station: MBC
Website: Official Site
Pemain: Kim Jae Won, Jo Yoon Hee, Ki Tae Young, Cho Jae Hyun, Shin Eun Kyung
Sinopsis: Detektif Ha Eun Joong (Kim Jae Won) bertemu dengan wanita positif dan ceria Woo Ah Mi (Jo Yoon Hee). Karena pertemuannya dengan Ah Mi, dia terlibat sebuah skandal yang mmebuatnya mengetahui bahwa Ayah yang membesarkannya adalah seorang penculik yang memisahkan dirinya dari orang tua kandungnya.
2. Goddess of Mariage

Tayang: 29 Juni 2013

Waktu Tayang: Sabtu-Minggu, Jam 22.00 KST
Jumlah Episode: 32 Episode (yang dikonfirmasi)
Station: SBS
Website: Official Site
IDWS:
Pemain: Nam Sang Mi, Lee Sang Woo, Kim Ji Hoon, Lee Tae Ran, Kim Jung Tae

Sinopsis: Penulis program radio Song Ji Hye (Nam Sang Mi) bermimpi untuk menemukan soulmate nya namun mengkhawatirkan perbedaan antara kenyataan dan cinta yang ideal. Dia bertemu dengan Kang Tae Wook (Kim Ji Hyun) seorang jaksa yang berasal dari keluarga mapan di kawasan Cheongdam-dong juga Kim Hyun Woo (Lee Sang Woo) seorang seniman yang sangat bertolak belakang dengan Kang Tae Hyuk. Song Ji Hye terlibat kisah cinta segitiga dengan keduanya dan bingung menentukan pilihannya.

Puufff..*cek kuota internet* untuk saat ini hanya The Queen of Classroom yang author Kireina ikutin, masih teringat kuat pesona madam Mishil dengan senyum jahatnya..i love you madam. So, mana yang kalian suka dari drama di atas? dibuka kesempatan seluas-luasnya untuk curcol di lahan komen.. :p

Wah, kalo yang ingin Author Irfa ikutin di season ini ternyata cukup banyak, yang masih konsisten ditonton saat ini hanya Cruel City dan I Hear Your Voice saja, yang belum tayang sedang mengincar Good Doctor, Who Are You, Master of Sun dan Scandal. Drama season ini banyak yang bagus ya? bikin bingung mesti ngikutin yang mana. Sampai jumpa di season mendatang ^_^

Source : Koreandrama, wikidrama, asianwiki, google, official site etc
Written by Irfa [Blog], Dewi [Blog], and Kireina 
Only Posted Only On Pelangi Drama
DON’T REPOST TO OTHER SITE PLEASE!