[Sinopsis] Baker King (Bread Love and Dreams) 30 End

[Note] : akhirnya sampai juga diepisode terakhir sampai seharian aku buat episode ini, sungguh berat melepaskan oppa Joo Won dan oppa Yoon, wkwkw.. apni seneng banget akhirnya bisa ngeliat Ma Jun dan Tak Gu bisa akur. waahh,, indahnya. selama apni nulis sinop baru kali ini picturenya lebih dari 120. wkwk.. apa lagi capturenya pas Tak Gu ma Mi Sun, hehehe sip deh,, chekidot ya fams,,
Manager Han masuk keruangan presdir, ia memberikan pilihan pada presdir GoeSung atau Tak Goo. Mereka berdua saling memandang. Presdir kemudian menelepon kantor Tak Gu dibagian deputi, Asisten Tak Gu menanggkatnya dan mengatakan bahwa Tak Gu masih ada di pabrik. Presdir terlihat tenang. “Sekarang tinggal keputusanmu, kau memilih kantor kejaksaan atau bandara? Tanya Presdir. “Apa, Il Jung bagaimana kau bisa melakukan ini padaku? Setelah bertahun2 aku melayani hidupku untukmu? Teriak manager Han sangat marah. “Karena itu, aku mentolerir begitu lama dan membiarkanmu hingga sejauh ini, karena aku tak bisa melakukan itu pada teman lamaku. Oleh sebab itu, ibuku meninggal, Tak Gu dan Ma Jun harus mengalami hal yang sekarang mereka alami”. “Jadi katakana, apa pilihamu? Tanya presdir. Manager Han melihat presdir dengan penuh kemarahan. Ia lalu meninggalkan GoeSung dan pergi menuju bandara.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Usai presdir meneleponnya asisten Tak Gu mencari Tak Gu kemana2, namun ia tidak menemukannya. Sementara itu Tak Gu sedang tertidur disebuah mobil yang akan membawakannya ke suatu tempat. [suruhannya manager Han]
Jin Gu membantu presdir untuk masuk kedalam mobil, Presdir berterima kasih pada Jin Gu atas bantuannya selama ini. Jin Gu pun berterima kasih pada presdir karena telah membatu perawatan adiknya. Lalu presdir bertanya apakah Jin Gu menemukan buku keuangan ditempat penyimpanan. Jin Gu menjawab ia tak menemukan apapun ditempat itu.
Ma Jun merenungkan sesuatu di ruangannya, kemudian ia melihat tumpukan buku yang ada di mejanya. Setelah beberapa saat berpikir Ma Jun kemudian meletakkan buku itu di meja suatu ruangan yang digunakan presdir menelepon ruangan Tak Gu. Ketika Ma Jun hendak keluar tiba2 telepon berdering. [sepertinya buku2 itu adalah buku keuangan yang dimaksud presdir]
Sementara itu manager Han meminta sopir yang membawanya kebandara untuk kembali ke GoeSung. Awalnya ia menolak, namun manager Han berhasil membujuknya dengan alasan ada sesuatu hal penting yang tertinggal di GoeSung. Akhirnya mobil kembali ke GoeSung.
Ma Jun mengangkat telepon. Ternyata asisten Tak Gu yang menelepon. Asisten Tak Gu mencari presdir namun presdir sudah tidak ada. “Mengapa kau mencarinya disini, beliau tidak ada disini, apa ada masalah? Tanya Ma Jun. “Presdir sedang mencari ketua Tim [Tak Gu], aku pikir tadi ketua ada dipabrik, namun setelah aku mencarinya, aku tak menemukannya, ketua hanya meninggalkan jaket kemudian menghilang” kata asisten cemas. Asisten Tak Gu melanjutkan percakapannya “namun kata seseorang ketua…..” Ia kemudian melihat ayah Yu Kyung disampingnya. Ma Jun terlihat terkejut. [haha itu spoiler]
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Mobil Tak Gu berhenti di GeoSung. Tak Gu terbangun dari tidurnya, ia merasa bingung kenapa ia tiba di Geosung bukan dirumahnya. lalu ada sekumpulan orang yang menyuruhnya turun dari mobil. Sementara itu manager Han tiba di GeoSung. Jin Gu yang masih disekitar GeoSung merasa curiga dengan kembalinya manager Han.
Asisten Nam yang membawa Tak Gu terlihat sangat gelisah diruangannya. Ia terkejut dengan kedatangan Ma Jun. Ma Jun menatapnya tajam.
[Flashback] : Saat asisten Cha menelepon Ma Jun, ia mengatakan bahwa menurut kamera keamanan sekretaris Nam dari kantor datang dan meminta bertemu dengan ketua Kim [Tak Gu].
“Apa yang tuan lakukan disini? Tanya asisten Nam. “Lalu bagaimana denganmu, apa kau lembur”. “Lalu dimana Kim Tak Gu sekarang? Tanya Ma Jun. asisten Nam terlihat sangat gugup. “Sebaiknya kau katakan padaku apa yang terjadi? teriak Ma Jun sambil menarik kerah asisten Nam.
Manager Han masuk ke GoeSang diikuti oleh suruhan presdir [orang yang mendapat tugas mengawal manager Han agar sampai bandara]. Manager Han melirik disebuah sudut, ada seseorang yang memberikan isyarat padanya bahwa misi berhasil. Ketika dileft orang2 manager Han memukuli suruhan Presdir hingga tak berdaya.
Manager Han tiba di atap GeoSung. Ia melepas jas serta dasinya dan mendekati Tak Gu. “Akhirnya, kau dan aku akan berakhir seperti ini” kata manager Han. “Ada apa manager Han, apa alasanmu membawaku tengah malam kemari dengan kebohongan? Tanya Tak Gu polos. “Seharusnya dulu aku tak melepaskan kau dan ibumu dan saat bertemu denganmu lagi aku merasa ragu, namun sekarang aku tak akan ragu, jika aku ragu lagi aku yakin aku akan lebih menyesalinya nanti” kata Manager Han penuh kebencian. Tak Gu shock dengan apa yang dikatakan manager Han. “Manager Han, apa yang kau katakana, tenanglah” kata Tak Gu.
Manager Han lalu memegang kerah Tak Gu dan berkata “Aku ingin kau mati bersamaku” kata manager Han lalu mendorong Tak Gu. Tak Gu meronta2 berusaha melepaskan diri dari cengkraman manager Han. “Ini semua kesalahanmu, jadi jangan salahkan aku” kata manager Han sambil berusaha menjatuhkan Tak Gu dari atap. “Kau harus mati, agar Ma Jun bisa hidup, kau mengerti” teriak manager Han.
Sementara itu Jin Gu berusaha mencari keberadaan Tak Gu, ia menghabisi orang2 yang memukuli suruhan presdir. “Kemana mereka?tanya Jin Gu. “Mereka keatap”. Jin Gu lalu menyuruhnya untuk menelepon polisi kemudian bergegas ke atap. Namun ditengah jalan, Jin Gu harus menghadapi bodyguard manager Han. Akhirnya mereka terlibat perkelahian. Jin Gu kena tendang dan jatuh. Tiba2 terdengar sirine kepolisian.
Anak buah presdir hendak menelepon polisi, namun polisi telah datang, ia terlihat bingung. “Siapa yang memanggil kalian?tanya anak buah presdir. “Aku yang memanggil mereka” kata Ma Jun yang tiba2 muncul.
Sementara itu manager Han masih berusaha untuk membunuh Tak Gu. Tak Gu akhirnya berhasil mendorong manager Han. “Manager Han, tolong hentikan ini, Ma Jun dan aku akan baik2 saja, kita semua bisa bahagia, mengapa kau terus memaksa situasi menjadi seperti ini?” kata Tak Gu terengah2. “Mimpimu yang ideal tidak ada didunia nyata, didunia ini hanya ada yang menang dan yang kalah, kalau kau menang, Ma Jun akan kalah, kalau kau ada maka Ma Jun hanya akan menjadi yang kedua, tidak akan ada hidup bahagia bersama” kata manager Han. “Ma Jun tak akan hidup sepertiku yang selalu hidup dalam bayangan, meski aku harus mati untuk Ma Jun aku akan membukakan jalan baginya”. Manager Han kemudian mendorong Tak Gu.
Jin Gu berhasil melewati bodyguard manager Han ketika ia tiba di atap, hanya ada manager Han yang berdiri. Jin Gu terlihat Shock. “Tak Gu, “teriak Jin Gu sambil berlari kearah manager Han dan memukulinya hingga pingsan. Jin Gu tak percaya Tak Gu telah jatuh dari atap. “Tak Gu” teriak Jin Gu.
Tiba2 terdengar rintihan Tak Gu. Jin Gu langsung melihat kearah bawah atap, ternyata Tak Gu masih dapat memegang sesuatu untuk bertahan.” Tak Gu, berikan tanganmu” kata Ji Gu sambil mengulurkan tangannya. Tak Gu terlihat ragu. “Aku bilang berikan tanganmu, aku sudah bilang padamu untuk tidak melukaimu lagi” teriak Jin Gu”. Setelah meyakinkan Tak Gu akhirnya Tak Gu mengulurkan tangannya dan Jin Gu berhasil menyelamatkan Tak Gu.
Polisi tiba diatap. Jin Gu menunjuk kearah manager Han. Polisi berhasil menangkap manager Han.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Sesampainya di lantai dasar, betapa terkejutnya manager Han melihat Ma Jun yang sedang berdiri dihadapannya. Ma Jun berjalan kearah manager Han, namun sayang ia hanya melewatinya dan menghampiri Tak Gu yang ada dibelakan Tak Gu. “Apa kau baik2 saja” Tanya Ma Jun. “Ya, aku baik2 saja” jawab Tak Gu. “Baguslah kalau begitu” kata Ma Jun. mata manager Han terlihat berkaca2.[arrrggg sakittttt,,]
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Ma Jun kemudian berjalan lunglai, ada perasaan yang berkecamuk didalam hatinya, matanya berkaca-kaca. Tak Gu melihat Ma Jun dengan cemas.[ dia akhirnya memilih untuk memenjarakan ayah kandungnya sendiri, kasian banget]
kabar tentang tertangkapnya manager Han telah sampai ke Ny Seo. Ny Seo sangat terkejut. Ia menutup telponnya serasa tak percaya. Presdir datang, “Yeobo, darimana kau malam2 begini? Tanya Ny Seo. “Mulai malam ini, aku akan gunakan kamar ibu, jika kau ingin pergi aku tak akan menahanmu, jika kau ingin tetap tinggal aku tak akan melarangmu”. Kata presdir dingin. “Ma Jun itu putramu, kau harus percaya padaku” kata Ny Seo. “Kau benar2 orang yang patut dikasiahani” kata presdir kemudian meninggalkan Ny Seo.
Ny Seo gelisah dengan apa yang terjadi. Ny Seo lalu melihat Yu Kyung yang berada di lantai atas. “Jangan khawatir ibu, aku akan berpura2 tidak melihat apapun” kata Yu Kyung
Presdir masuk ke kamar nenek. Dan berlutut dihadapan foto nenek.”ibu, mulai saat ini aku akan memberikannya pada anak2, aku percaya mereka akan lebih sukses daripada aku”.
Tak Gu dan Jin Gu kembali ke PBB. Keluarga Yang menyambutnya dengan senang. Jin Gu lalu mendekati ibu Tak Gu dan menundukkan kepalanya. “Tolong maafkan saya” kata Jin Gu. “Aku tidak apa2, tolong naikkan kepalamu” kata ibu Tak Gu. “Aku benar2 tidak bisa menengadahkan kepalaku” kata Jin Gu. “Aku tahu kondisimu dari Tak Gu, dalam hidup aku menyadari ada saat dimana seseorang menjadi kasar, itu semua masa lalu, jadi jangan menunduk lagi”. Tak Gu lalu menyuruh Jin Gu untuk menaikkan kepalanya.
Tak Gu mengabarkan bahwa toko roti Pal Bong akan bisa dibuka kembali, investigasi memang agak lama, namun salah satu bawahan manager Han mengaku, jadi toko roti bisa buka lagi minggu depan. Semua keluarga Yang menyambut dengan senang. [dalam hati Tak Gu : akan seperti ini, satu demi satu semua hal akan kembali keasalnya]
Ma Jun pergi ke kantor polisi untuk menjenguk manager Han. “Apa yang membawaku kesini? Tanya manager Han. “Aku hanya ingin mengucapkan selamat jalan, Ahjussi” kata Ma Jun. Ma Junpun mengatakan bahwa buku keuangan kini telah berada di polisi. “Ya, aku mengerti, aku tak akan menyalahkanmu, Ma Jun”. Ma Jun mulai menangis. “Bahkan sekali saja, jika kau menunjukkan sesuatu yang bisa aku hargai, itu akan lebih baik. Jika itu masalahnya, mungkin hidupku mungkin akan lebih mudah, dan memaafkanmu akan lebih mudah, ini adalah pertemuan kita yang terakhir, aku berharap kau bisa hidup lebih baik, Ahjusi”. “Selamat tinggal” Ma Jun lalu pergi. Manager Han menangis.
Ny Seo strees, dia hanya bisa minum2. Ia kemudian pergi ke lantai atas dan mengusir semua tamu undangan Yu Kyung. “Kalian semua berani2nya kesaini, saat presdir sedang sakit” teriak Ny Seo kepada tamu Yu Kyung, “Aku yang mengundangnya ibu, aku hanya ingin memperlihatkan gelang ini” kata Yu Kyung sambil memegang gelangnya. Ny Seo terlihat sangat murka. “Kelihatannya kau cukup banyak minum hari ini ibu, apa mungkin kau kecewa dengan apa yang terjadi pada manager Han? Seru Yu Kyung.
Ny Seo lalu menampar Yu Kyung. Ja Kyung dan Ja Rim datang menenangkan ibunya. “Kau pikir kau dapat melakukan ini padaku?. “Ya, orang sepertiku bisa melakukan ini, ini baru permulaan ibu” tatap Yu Kyung.
Ja Kyung menyuruh tamu Yu Kyung untuk pulang dan mereka bertemu Ma Jun di lantai 1. Ma Jun mendengar keributan yang ada di lantai atas.
“Kau yang memandangku dengan rendah, kau bahkan melukaiku” kata Yu Kyung penuh kebencian. “Jadi, kau akan menggunakan Ma Jun sebagai batu loncatan, hah. Kau pikir aku cuma akn duduk diam menerima ini” teriak Ny Seo. “Kau sudah kehilangan kepercayaan dari presdir, dan manager Han sudah tidak akan berada disisimu untuk melindungimu, jadi dengan kekuatan apa kau menakuti aku? Kau sudah tak punya apa2 lagi” kata Yu Kyung. “Tolong hentikan ini semua” pinta Ja Kyung.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Yu Kyung lalu meninggalkan ruangan itu dan berpapasan dengan Ma Jun. mereka saling menatap kemudian Yu Kyung pergi. Sedangkan Ma Jun melihat ibunya yang sedang menangis. [wkwkk hukum karma nih]
Ma Jun lalu turun untuk mencari Yu Kyung, namun ia tidak menemukan Yu Kyung. Tak Gu datang, “Apa kau melihat Yu Kyung? Tanya Ma Jun. “Tidak, aku baru saja bersama presdir, kenapa?apa terjadi sesuatu? Tanya Tak Gu polos. “Ah tidak, kau tidak perlu memikirkan itu” kata Ma Jun lalu meninggalkan Tak Gu. Tak Gu mendengarkan teriakkan Ny Seo.

Ja Rim dan Ja Kyung ingin membantu ibunya berdiri dan istirahat, namun Ny Seo menolak. Tak Gu datang dan menawarkan dirinya untuk dapat menggendong Ny Seo. “Minggirlah, mengapa kau menunjukkan punggungmu seperti itu” tangis Ny Seo. “Apapun sebutanmu, sekarang Cuma punggungku yang bisa kau sandari” kata Tak Gu.
Ny Seo akhirnya bisa beristirahat dikamarnya. Ja Ri menyuruh Tak Gu untuk makan sebelum pulang, namun ia menolak karena akan makan malam bersama ibunya. Setelah pergi Ny Seo sempat mengumpat Tak Gu. [dasar ni Ny Seo gak sadar2]
Mi Sun membawakan ibu Tak Gu cake buatannya. Ketika Mi Sun memberikannya sendok, ibu Tak Gu tak bisa mengambilnya dengan benar. “Apa ahjumma ada masalah dengan penglihatan? Tanya Mi Sun. “Ah, semakin tua maka akan lebih susah untuk focus, jadi jangan katakana apapun pada Tak Gu karena dia akan cemas” kata ibu Tak Gu. “Bila kau merasa tidak baik2 saja seharusnya kau mengatakannya pada Tak Gu karena bila ia mengetahui ini Tak Gu akan merasa sedih” kata Mi Sun. “Ah,,aku sangan senang melihat kau begitu memikirkan Tak Gu, apa kau menyukai Tak Gu?” Tanya ibu Tak Gu. Mi Sun terlihat kikuk, mukanya merah. [haha liat ekspresinya Mi Sun lucu].
“Ah, tapi kenapa dia tidak melihat itu, aku bahkan mengatakan padanya bahwa aku menyukainya, namun Tak Gu begitu bodoh, ia tak mengerti sama sekali” kata Mi Sun. paman Gap So yang mendengarkan percakapan Mi Sun dan ibu Tak Gu sangat terkejut. “HHaha,,cinta Tak Gu??
Paman Gap So menceritakan masalah Mi Sun kekeluraga Yang. “Aigoo,, mengapa perempuan yang menyatakan cintanya terlebih dahulu” gerutu Ny Yang. “Lalu bagaimana dengan Tak Gu? Tanya Tuan Yang. “Tak Gu terlalu bodoh untuk mengetahui hal ini. Ahh,,bila mereka menikah makan toko Pal Bong akan lancer seperti jalan tol” kata paman Gap So bersemangat.
Tak Gu datang bersama asistennya, mereka berdua membawa bahan untuk pesta kecil2an.
Semua keluarga berkumpul diruang tamu dan berpesta. “Tak Gu, Eh Ketua Kim [panggilan baru Tak Gu]., kau sekarang punya fondasi, bukankah kau sebaiknya mulai memikirkan pernikahan? Tanya paman Gap So memulai percakapan. Tak Gu seperti tak mengerti dengan apa yang dikatakan paman Gap So. “Kalau kau memimpin perusahaan seperti GeoSung, kau akan sering menerika tawaran menikah dari berbagai keluarga, apa kau sudah mendapatkan tawaran seperti itu? Tanya paman Gao So. “Tidak, belum ada yang seperti itu” kata Tak Gu. “Aku rasa cuma hanya menunggu waktu hingga ada yang menawarkanmu menikah”.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Mi Sun tiba2 tersedak. “Apa kau baik2 saja?” Tanya Tak Gu. “Biasanya jodoh itu tidak akan jauh darimu Tak Gu, cari dia disekitarmu” kata paman Gap So. Tak Gu masih saja tak mengerti apa yang dikatakan paman. [hhhhiiiii,,sebel liat Tak Gu gak ngerti2].
Tiba2 asisten Cha menyela. “Apa kau ingin mencari didalam perusahaan ketua kim? Tanya asisten Tak Gu. Semua menoleh pada asisten Cha [wkwkkw asistennya gak ngerti klo sebenernya paman Gap so itu nyinggung si Mi Sun]. “Selain itu, ketua sangat popular di perusahaan”. Kata asisten Chamelanjutkan. “Apa Tak Gu begitu popular dikalangan wanita?” Tanya Mi Sun. “Ya tentu saja” jawab asisten Tak Gu. Paman Gap So berusaha mengalihkan perhatian dengan mengajal asisten Cha untuk bersulang. Mi Sun terlihat sedih, ia lalu meninggalkan pesta.
Love this moment
Mi Sun duduk ditangga sendirian sambil menggerutu, “Dasar Tak Gu jahat, apa dia benar2 akan jatuh cinta pada seorang wanita dikantornya”. Tak Gu yang mendengarnya tersenyum dan tiba2 ia berlagak marah. “Kau, apa baru saja menyebutku Kim Tak Gu jahat?”. Mi Sun menoleh, dia terkejut Tak Gu ada dibelakangnya. Mi Sun mengelak. “Mengapa kau keluar, apakah pestanya sudah selesai? Tanya Mi Sun. “Bagaimana denganmu, mengapa kau keluar? Tanya Tak Gu balik. Mi Sun terlihat kikuk.
Love this moment
Tak Gu lalu memegang tangan Mi Sun. “Mengapa tanganmu begitu dingin? Tanya Tak Gu. “Tanganku memang secara alami sudah dingin” jawab Mi Sun gugup. “Kau tahu Mi sun, aku ini memang kuno, Itu bukannya aku sengaja pura-pura tidak tahu. Dua orang dalam hatiku adalah sesuatu yang tidak mungkin kulakukan.” Jelas Tak Gu. “Hati bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah dipindahkan, kau tidak bisa menutup dan membukanya dengan begitu mudah”. Mi Sun mendengarkan perkataan Tak Gu dengan serius. “Tak Gu”. “ Tapi, aku masih punya hari di depanku yang jauh lebih banyak daripada di belakangku, Dan hari-hari di depanku akan diisi dengan berbagai memori bersamamu”. [arrgghh tak Gu so sweet]. “Tak Gu, apa kau baru saja mengatakan perasaanmu padaku? Tanya Mi Sun ragu. “Emm,,aku sedang mencoba” jawab Tak Gu. Mi Sun terlihat sangat senang. Tak Gu memberikan isyarat pada Mi sun agar bersandar di bahunya.
Sementara itu, Yu Kyung mabuk2an di bar. Ma Jun mendatanginya. “Hentikan ini” kata Ma Jun. “kenapa tiba2 kau berubah pikiran?apa darah lebih kental daripada air?apa kau merasa buruk kalau ibumu menjadi korbanku, dan sekarang merasa kasian dengan ibumu? Kata Yu Kyung sinis. “Shin Yu Kyung” teriak Ma Jun tak tahan. “Kau bilang kita akan pergi sampai akhir, kalau kau mau berhenti disini, maka sebaiknya kau tidak memulainya, kau sudah menghancurkanku sampai hancur lebur, aku tidak mau berhenti, akan kulakukan ini sampai akhir, menghancurkan kalian semua dengan kedua tanganku” teriak Yu Kyung sambil memecahkan gelas2 yang ada di meja.
Ma Jun memeluknya. “Yu Kyung maafkan aku, ini semua kesalahanku, aku seharusnya tidak melakukan ini padamu, ini semua kulakukan karena aku benar2 mencintaimu, bukan untuk melukaimu tapi menjaga dirimu agar tidak terluka, jadi kumohon hentikan” tangis Ma Jun. Yu Kyung pun menangis. [aarhh merinding aku,,backsoundnya gem saram nih)
Mi Sun memberikan dokumen saham pada Tak Gu yang bisa membuatnya menjadi seorang presiden Geosung karena beberapa direktur pemegang saham lainnya kini telah memihaknya.”Ibu, jika kau menginginkan aku melakukan ini, maka aku akan lakukan dengan kemampuanku sendiri, jika aku tidak bisa maka aku akan minggir, bukankah itu yang seharusnya dilakukan?kata Tak Gu. “ibu tak usah memikirkan aku, pikirkanlah mata ibu, dokter Yoon sudah mengatakan semuanya padaku, kita akn pergi keluar negeribila kita sudah mendapatkan donor mata” jelas Tak Gu. “Aku benar2 tidak apa2” jawab Mi Sun. “Ibu bukankah kau ingin melihat aku menikah dan meminang seorang cucu, jadi kumohon untuk dengarkan aku kali ini” pinta Tak Gu.
Ma Jun menjenguk ibunya, ia mnegatakan bahwa ia sudah mengirim Yu Kyung kevila temannya di cheonsang, dan dia akan menyusulnya setelah rapat direksi. Ny Seo terbangun dan meminta Ma Jun untuk menceraikan Yu Kyung. Namun Ma Jun tak mau, ia mengatakan selama ibunya tidak berubah maka kesengsaraan yang dialami ibunya tak akan pernah berakhir, salama ini Ma Jun terus mempertahankan sesuatu agar ibunya bisa bahagia dan untuk mendapatkan pengakuan presdir, namun sekarang Ma Jun ingin memulai kehidupannya sendiri, Ma Jun ingin mengakhirinya. Setelah mengatakan itu Ma Jun pergi. Ny Seo sangat terpukul, ia merasa dikhianati oleh anaknya sendiri.
Rapat direksi dimulai, Ma Jun dan Tak Gu masuk bersama2. Rapat pemilihan direktur baru dimulai, namun sebelum itu, pada direktur memuji kerja Tak Gu akhir2 ini, mereka puas dengan kinerja Tak Gu dalam mendistribukan roti beras. Mereka mengatakan tanpa pemungutan suara sudah jelas terlihat bahwa Tak Gu adalah orang yang pantas untuk menjadi presiden. Namun Tak Gu mengatakan dia mempunyai kandidat lain yang selalu membantunya, dia adalah Geo Ja Kyung. Semua orang terkejuut dengan perkataan Tak Gu.
Aku mempunyai saham dari presdien 38% ditambah 3,8% jadi jumlahnya 41,8%. Pengacara Park menyela, ia mengatakan persetujuan akan diakui bila mencapai 50%, Tak Gu kemudian menawarkan ke anggota rapat. Ma Jun kemudian mengangkat tangannya dan dia mendukung Tak Gu. Ia mempunyai saham sebesar 15,2% jadi jumlahnya adalah 57%. Akhirnya jabatan presdir akan dijabat oleh Ja Kyung, dewan direksi masih menolak karena Ja Kyung adalah perempuan. Tak Gu mengatakan bila dewan direksi tidak percaya padanya maka berilah waktu 1 tahun untuk membuktikan itu semua. “Ketua Kim sepertinya rapat ini mulai membosankan? Kata Ma Jun. Akhirnya mereka berdua berdiri dan Tak Gu member isyarat pada Ma Jun untuk keluar bersama. [haha ada adegan lucu pas ngitung jumlah saham, Tak Gu lama banget ngejumlahnya, akhirnya Ma Jun yang ngejawab, dikatain babo segala lagi, wkwk seneng mereka bisa kompak].
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Setelah Ma Jun dan Tak Gu keluar semua dewan direksi melihat ke arah Ja Kyung. Ja Kyung tampak kikuk dan malu.
Ja Kyung memanggil 2 adiknya di kantornya.”Apa yang kalian lakukan disitu cepat kemari” kata Ja Kyung. Mereka berdua masuk dan berlagak tidak terjadi apa2. “Apa yang kalian lakukan? Perusahaan bukan lelucon” kata Ja Kyung marah. “ini bukan lelucon, oleh sebab itu aku merekomendasikan untukmu” kata Tak Gu santai. “Selain itu bukankah kau yang mengatakan itu selama ini, kau ingin menjadi seperti ayah, sekarang mimpimu sudah tercapai kenapa harus marah” lanjut Ma Jun. “Tapi aku tak butuh bantuan kalian” kata Ja Kyung.
“Menjadi Presiden direktur adalah suatu posisi yang tidak dapat kau capai tanpa bantuan kami, kami mempunyai sahan 57% kau tahu itu” kata Ma Jun santai. [aaaarrrggg suka banget gaya Ma Jun yang kayak gini, litany pasti sueneng deh]. Sementara itu Tak G uterus menyemangati kakaknya untuk terus berusaha yang terbaik dan terlihat papan nama Ja Kyung sebagai presdir sudah terpasang.
Love this moment
Ja Kyung sangat terharu dengan semua yang dilakukan adiknya. “Kalian berdua, apa yang akan kalian lakukan setelah meninggalkan posisi ini? Tanya Ja Kyung. “Aku akan kembali ke toko Pal Bong, dan aku akan datang kapanpun kau menelepon” jawab Tak Gu, dan Ma Jun menjawab bahwa dia akan melakukan perjalanan beberapa waktu” sambung Ma Jun. Ja Kyung kemudian memeluk mereka berdua beberapa saat, kemudian berbalik [ia tidak mau terlihat berkaca].”Ya aku mengerti, kalian boleh pergi” pinta Ja Kyung. Setelah mereka berdua pergi, Ja Kyung berkata “Ayak aku akan melakukannya dengan baik”.
Love this moment
Sementara itu presdir terduduk di ruang dapurnya [tempat ia membuat roti]. Dalam hatinya berkata “Kalian pergilah dan tatap masa depan kalian, kalian akan berhasil lebbih dari aku”. [scene yang sekali lagi membuatku menangis].
“Apa benar kau akan berpergian? Tanya Tak Gu. “Ya, mulai sekarang aku akan memikirkan apa yang harus kulakukan dengan baik2” jawab Ma Jun. “Lalu kau?di toko Pal Bong? Tanya Ma Jun. “Ya. Banyak orang yang menungguku disana? Jawab Tak Gu. Ma Jun kemudian mengatakan sesuatu yang selama menjadi rahasianya. “Kim Tak Gu, sebenarnya aku bukanlah adikmu, kita tak memiliki hubungan darah” kata Ma Jun. “Ezz, dasar!kau ini kenapa? Tak peduli kau mengatakan apa, aku ini tetap Hyungmu, selama presdir ada, kenyataan itu tak akan pernah berubah” kata Tak Gu polos. “Tak peduli apa yang kau katakan aku tetap Hyungmu yang akan menjaga adiknya bila menemui kesulitan”. Lalu Tak Gu pergi duluan.
“Gomapta [terima kasih], Kim Tak Gu” kata Ma Jun. jalan Tak Gu terhenti. “apa yang kau katakana? Tanya Tak Gu. “Jika kau tak mendengar, maka lupakan saja” kata Ma Jun sampil menghampiri Tak Gu kemudian pergi. “Sampaikan salamku untuk Yu Kyung” teriak Tak Gu. Tak Gu berdiri didepan kantor dan membungkuk memberi salam uscapan terima kasih.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Love this moment
Ma Jun pergi mengunjungi Yu Kyung dan mereka berdua duduk bersama. Ma Jun membawkan roti Yu Kyung yang baru ia buat,Ma Jun ingin mendapat tanggapan dari Yu Kyung atas roti yang ia buat. Dan rasanya enak. Ma Jun mengajak Yu Kyung untuk pergi ke eropa bersamanya, mencari sesuatu yang tidak berhubungan dengan roti. Mereka berdua menikmati kebersamaan mereka.
[Kata2 Tak Gu : Dan Hari2 kita, sekali lagi akan kita mulai]
Dokter Yoon sukses dengan kehidupannya sebagai dokter
Bibi Gong dan Nona Jang [orang yang membantu Mi Sun juga]. Mereka melewati hidup dengan damai
Ayah yu kyung sukses bekerja di perusahaan GeoSung.
Jin Gu membawa adiknya yang telah sembuh ke keluarga Pal bong
Sementara itu Yu Kyung sukses memimpin perusahaan.
Ja Rim sedang melamar sebagai pegawai di sebuah perusahaan
Tak Gu, hidup bahagia bersama Mi Sun dan ibunya.
Sedangkan Ny Seo terpuruk dengan ambisinya, dia ditinggalkan oleh anak dan suaminya. “Aku tak memerlukan kalian, aku Seo In Soek, nyonya rumah Geosung, kalian mengerti” kata Ny Seo. [heran tetep gak sadar nih].
Kini saatnya toko roti Pal Bong dibuka. “Posisi” teriak Tuan Yang. Tiba2 ada anggota baru yang masuk ke dalam barisan mereka. “apa yang kau lakukan disini? Tanya tuan Yang. “Ah dia mengikuti jejakku untukk bisa membuat roti dan meninggalkan GeoSung, jadi tolong didik juga dia bos” kata Tak Gu. “Baiklah, kita akan membuka kembali toko Pal Bong setelah 50 hari tutup, demi toko roti Pal Bong tunjukan talenta kalian dengan hati yang gembira, hai hai hai” teriak Bos Yang. “Hai, hai, hai” semua mengikuti.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
Tak Gu berdiri didepan tulisan kakek. “Aku mengerti, guru” kata Tak Gu sambil tersenyum.
Tak Gu bersiap membuat roti. “Sekarang kita mulai membuat roti terbaik didunia” Tak Gu kemudan membuat roti dengan ritual2 yang seperti biasa ia lakukan, semua orang melihatnya dengan tersenyum, termasuk Mi Sun [haha Mi Sun Shii Kyeopta]
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 30
== End ==
Iklan

[Sinopsis] Baker King (Bread Love and Dreams) 29

[Note : Gumawo buat asri yang dah bantu buat sinop BLD ep 29 dan aku hanya edit pic and edit dikit, Asri Saranghe deh, muach ^_^. blog asri]
Ny. Seo dan Manager Han shock mendapati predir sudah ada di depan pintu dan mendengar semua pembicaraan mereka. “kemana kalian ketika malam itu, apa yang kalian lakuakan pada ibu? bentak presdir. Tapi serta merta Manager Han menyangkal semua dan mengatakan bahwa ibu Pesdir meninggal karena kecelakaan. Presdir tidak percaya bahwa Manager Han mampu berbuat kejam seperti itu. Manager Han tak kalah sengit berargumen bahwa dia hanya dijadikan pelayan keluarga Geosung. Selama ini Presdir ternyata telah mengetahui perselingkuhan antara Manager Han dan Ny. Seo. “Aku hanya dapat melihat sepanjang waktu, istriku dan temanku, aku tidak punya pilihan dan hanya berpura tidak tahu karena dosa-dosaku”. Ny Seo tercengang mendengarnya. Akan tetapi Presdir tidak dapat memaafkan mereka karena telah menyebabkan ibu Presdir meninggal.
Manager Han mendorong Presdir sehingga terjatuh. Manager Han keluar ruangan, tidak dengan Ny. Seo. Sementara itu Ma Jun mendengarkannya dari luar.
Ny. Seo bersimpuh dihadapan. Predir masih tidak mempercayai apa yang telah terjadi dan menitikan air mata. Ny. Seo memohon kepada Presdir bahwa tidak ada orang lain selain Presdir. Presdir menyingkirkan tangan Ny. Seo yang berusaha membantu Presdir untuk bangun. Tiba-tiba Ma Jun memegang tangan Presdir dan menyuruhnya untuk menyangga di bahunya. Presdir terharu walaupun dia tahu bahwa Ma Jun buka anak kandungnya. Tiba-tiba Yu Kyung muncul dihadapan Ny. Seo dan tersenyum sinis.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Ma Jun mengantar Presdir kekamarnya dan meminta maaf seandainya saja dia punya sedikit keberanian mungkin nenek tidak akan meninggal. Yang hanya bisa Ma Jun lakukan hanya menggedor pintu ruang kerja Presdir. Preasdir kemudian mengingat saat malam itu ada orang yang mengetok pintu kamarnya. Ma Jun menangis di hadapan presdir dan berkata “Saya sangat menyesal ayah, karena telah dilahirkan”. Presdir tertegun dengan pengakuan Ma Jun.(Sumpah, kalo Ma Jun nanggis jadi ikutan nanggis).
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Ma Jun keluar kamar Presdir masih dengan bercucuran air mata dan bertemu dengan Yu Kyung. Dan Yu Kyung hanya berkata sinis kepada Ma Jun. “Apa kau puas?ini yang kau inginkan kan? Kata Yu Kyung.
Disaat itu, Tak Gu bertemu dengan Ja Kyung. Kakaknya memberikan rencana proyek Ja Kyung yang sudah dibuat selama setahun. Proyek pengembangan roti dengan bahan dasar beras. Ja Kyung menyatakan bahwa dia pintar membuat rencana tetapi tidak bisa membuat roti. Tak Gu sangat senang bahwa kakaknya telah mempercayainya. “Aku akan melindungi pabrik Cheongsan bagaimanapun caranya dan aku tidak akan mengecewakanmu”
Tak Gu berada di PBB dan mendiskusikan mengenai rencana pembuatan Roti beras kepada Tuan Yang, paman Gap So dan Mi Sun. Walaupun Tuan Yang dan paman Gap Soo tidak yakin bisa membuat roti beras karena berbagai alasan, Tak Gu tetap pada pendirian karena kakaknya sudah mempercayakan pada Tak Gu. “Aku memiliki kalian semua, bos, paman Gap So dan Mi Sun. Jika aku memiliki kalian bertiga, aku yakin bisa membuatnya”. Akhirnya mereka mendiskusikan bahan-bahan yang diperlukan.
Mereka memulai untuk membuat roti beras. Dan Tak Gu mencoba menyakinkan para konsumen akan produk barunya. Jika meraka tidak menyukainya maka Tak Gu akan mengganti kompensasi kerugian tiga kali lipat.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Tak Gu dan kawan-kawan masih berusaha menemukan resep roti beras yang pas dan enak. Akan tetapi mereka belum menemukannya. “rasanya sedikit aneh” kata paman Gap So. “Dan kamu tidak bisa merasakan rasa berasnya” pendapat Mi Sun dengan muka penuh terigu. “bentuknya tidak jauh beda dengan roti sebelumnya” kata Tuan Yang.
Saat rapat, Tak Gu yang tidak mendengarkan isi rapat dan sibuk mencatat perpaduan bahan-bahan tiba-tiba terbesit ide. “Ah..fermentasi!” teriak Tak Gu ditenga-tengah anggota rapat. “Iyah.. fermentasi..fermentasi”. Dan mengejutkan semua orang. Tak Gu cepat-cepat meninggalkan rapat. Ja Kyung hanya tersenyum melihatnya dan berfikir bahwa Tak Gu sama persis dengan ayahnya. Pikirannya penuh dengan roti, saat dia menemukan ide tidak peduli saat rapat atau tidak, yang dibutuhkan hanya berlari dan membuat roti.
Tak Gu akhirnya mampu membuat roti beras. Dia menyuruh Tuan Yang, paman Gap So dan Mi Sun untuk mencicipinya. Mereka terkejut dan senang karena Tak Gu berhasil membuatnya.
Saat pertemuan dengan para konsumen yang dulu complain, Tak Gu menunjukan Roti berasnya yang berwarna putih. Tak Gu memohon kepada mereka untuk mencicipinya. Jika mereka menyukainya maka Tak Gu akan segera mengirim produk pertama kepada mereka.
Tanpa diduga mereka menolaknya saat baru mencicipi roti sedikit. Tak Gu terkejut. Mereka menyatakan bahwa produk baru Tak Gu tidak jauh beda dengan roti sebelumnya. Mereka tetap bersikeras meminta kompesasi kerugian dalam waktu seminggu.
Tiba-tiba salah satu konsumen yang keluar dari pabrik, berhenti dan berfikir sesuatu.
Tak Gu kembali kekantor dengan keadaan lemas karena merasa gagal.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Di PBB, seluruh keluarga terkejut bahwa roti baru Tak Gu ditolak. Mereka sangat binggung karena roti beras Tak Gu jauh lebih enak dan merek yakin bahwa ada konspirasi untuk menjatuhkan Tak Gu dan pabrik Cheongsan. Ibu Tak Gu mendengarnya secara diam-diam.
Ternyata Manager cheongsam, Tuan Lee bekerja sama dengan Manager Han. Namun pada akhirnya dia berubah pikiran saat mencicipi roti beras Tak Gu.
Ibu Tak Gu menemui Nona Jang dan dokter Yoon. Ibu Tak merencanakan untuk memberikan saham 3,8% kepada Tak Gu yang sudah memiliki saham dari Presdir sebesar 38%. Ibu Mi Sun menginginkan agar Tak Gu memiliki kekuatan dalam rapat direksi selanjutnya. Dokter Yoon meminta gar Kim Mi Sun juga memperhatikan kesehatan matanya.
Di kediaman Geosung, Ny. Seo menyalahkan Yu Kyung atas kejadiaan semalam karena telah membawa gelang. Yu Kyung berkata bahwa Ma Jun mengingat segalanya seperti kejadian kemarin saja. Ny. Seo naik pitam. Akhirnya mereka adu argument dengan sengitnya. Yu Kyung berkata bahwa ini hanya permulaan dan dia masih banyak kartu untuk dimainkan. Dia membeberkan masalah Manager Han yang menyuruh ayah Yu Kyung untuk menculik Ibu Tak Gu. Yu Kyung berniat untuk menjadi Nyonya Geosung dan menyingkirkan Ny. Seo. [jujur suka banget ekspresi Yu Kyung disini, wkwk rasakan kau Ny Seo.
Manager Han mengecek ke laboratorium pengembangan, dan terkejut bahwa Ma Jun tidak pernah datang ke laboratrium sebagai pimpinan.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Manager Han pergi menemui Ma Jun di ruangannya dan bertanya kenapa dia tidak pernah ke laboratorium pengembangan. Bagaiman Ma Jun mau mengalahkan Ta Gu jika dia tidak berniat mengembangkan produk baru. Ma Jun jengkel dan bertanya kenapa Manager Han terobsesi untuk menjadikan dirinya menjadi pemimpin grup Geosung selanjutnya lebih dari “ayahnya” sendiri. Ma Jun marah karena merasa dijadikan boneka dan menyinggung apa artinya Ma Jun bagi Manager Han. Manager Han syok dengan pertanyaan Ma Jun. Dan Ma Jun menekankan pada Manager Han bahwa dirinya Gu Ma Jun dan anak dari Presdir Geosung. (sepertinya Ma Jun tetap tidak sudi mengakui kalo dia anaknya Manager Han).
Di Lobby Ma Jun bertemu dengan Tak Gu dan asistennya. Tak Gu menanyakan bagaimana pernikahannya. Ma Jun yang memang masih dalam keadaan tidak karuan hanya memasang muka tidak bersahabat dan berlalu. Tak Gu mendapat informasi dari asistennya kalau Ma Jun suka clubbing dan minum-minum tiap malam. Tak Gu jelas menjadi khawatir.
Tak Gu lalu menemui Ja Rim dan bertanya ada apa dengan pernikahan Ma Jun dan Yu Kyung, Jarim mengatakan setelah mereka menikah, Ma Jun sering keluar malam. Tak Gu tampak cemas.
Yu Kyung di kamarnya berguman “ aku tidak menyesalinya..tidak akan pernah”.
Sementara itu Ny Seo masih memikirkan apa yang dilakukan Yu Kyung padanya. “Bagaimana bisa kau berani menantangku” gumam Ny Seo.
Presdir yang berada dikamarnya sedang menelepon seseorang dan menanyakan tentang misinya. Presdir menyuruhnya untuk melakukan itu dengan hati2.
Sedangkan Tak Gu memandang kediaman Geosung dari luar kemudian pergi kesuatu tempat.
Ma Jun sedang mabuk di diskotik dan menggoda para gadis. Tiba-tiba dia berkelahi dengan seorang lelaki yang tidak terima ditubruk oleh Ma Jun. Tiba-tiba Tak Gu menahan pukulan lelaki itu. Ma Jun terkejut. “Maafkan kesalahan adiku”. Dan Tak Gu menyeret paksa Ma Jun.
Dia membawa Ma Jun ke PBB, dengan marahnya Ma Jun teriak ke Tak Gu kenapa dia melakukan seperti ritu ke Ma Jun. Tak Gu berbalik marah ke Ma Jun dan dengan emosinya menyuru Ma Jun memakai akal sehatnya. Ma Jun yang masih marah mencoba memukul Tak Gu tapi meleset karena dia dalam keadaan mabuk. Tak Gu berkata kepada Ma Jun untuk hidup lebih baik dari Tak Gu, hidup yang selalu meremehkan Tak Gu, lantas kenapa dia berubah menjadi menyedihkan. Ma Jun memiliki segalanya, ibu, ayah dan keluarga Geosung bahkan dia memilki Yu Kyung. Ma Jun yang mendengar perkataan Tak Gu balik menjawab sambil menahan emosi bahwa dia tidak benar-benar memilikinya. Ma Jun tidak dapat membendung air matanya.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
“Sudah aku bilang, pakai akal sehatmu Tae Jo! Jangan berlaku seperti ini, dan ingatlah ada keluarga yang harus kamu lindungi. Kompetisi ronde ketiga kita belum selesai!”. Tak Gu menunjukan tulisan terakhir Guru Pal Bong, Roti yang paling membahagiakan sedunia. Tak Gu mengatakan bahwa ucapan Guru Pal Bong terakhir yaitu bertemanlah dengan Ma Jun seumur hidup Tak Gu. Ma Jun menanggis tersedu-sedu.
Di kediaman keluarga Geosung, Yu Kyung mulai mengambil kendali dan melakukan perubahan. Ja Kyung dan adiknya terheran-heran karena ibunya tanpa daya mengikuti apa maunya Yu Kyung.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Paginya, Ma Jun terbangun di kamar yang dulu ditempati Takk Gu dan dia. Dia memandang Tak Gu yang masih tertidur pulas.
[Flashback] Malam saat mereka berdua berada di dapur PBB, Ma Jun bertanya kepada Tak Gu kenapa dia masih bisa tersenyum padahal semuanya direbutnya, dari ayah, ibu bahkan Yu Kyung. Apakah kamu tidak punya hati atau bodohkan? Apakah kamu baik-baik saja?. Tak Gu menjawab bagaimana dia baik-baik saja, aku perlu hidup. Selama aku hidup, segalanya tidak akan berakhir begitu saja. Hanya karena hari ini bagus, hidupku tidak akan berakhir. Begitupun saat hariku buruk. Hal baik dan hal buruk datang silih berganti [End]
Jin gu datang ke kantor Manager Han, dan memperhatikan saat dia manaruh dokumen di brankas mejanya. Manager Han menyuruh Jin Gun untuk mencari Kim Mi Sun secepatnya. Saat Jin Gu keluar dia bertemu dengan Ma Jun. Ma Jun menyadari ada sesuatu yang direncanakan Manager Han.
Ma Jun menemui Manager Han hanya untuk mengatakan bahwa dia akan mengembangkan produk (roti) baru dan tidak akan kalah dengan Tak Gu. Dan Ma Jun meminta dana untuk proyeknya itu. Manager Han menyanggupinya.
Di Lift kantor, seorang konsumen yang dulu menolak roti beras Tak Gu ragu-ragu untuk menemui Tak Gu. Tanpa disangka, Tak Gu muncul bersama asistennya. Dia akhirnya memutuskan menyetujui untuk memesan roti beras dan menjualnya. Jika respon tidak bagus maka Tak Gu harus membayar kompensasi kerugiannya. Tak Gu tentu saja gembira mendengarnya.
Tak Gu masuk keruangannya dengan hati riang gembira, dan para asistennya mengabarkan bahwa pemesanan roti putih alias roti beras datang silih berganti.
Di pabrik Cheongsan, Tak Gu mengabarkan kepada manager pabrik dan memberikan resepnya untuk pembuatan massal. Tak Gu memohon manager pabrik untuk membantu pembangunan kembali pabrik Cheongsan karena Tak Gu akan melindungi cheongsam sampai akhir sebagai tugas anak lelaki Presdir. Manager pabrik merasa tersentuh dengan permohonan Tak Gu secara pribadi.
Tak Gu berdiri di depan para karyawan pabrik Cheongsan dan mengumumkan akan produk baru mereka, Roti beras. Tak Gu merencanakan pembagian keuntungan dan gaji yang sama rata. Tak Gu dengan semangatnya berkata bahwa dia akan percaya kepada mereka dan tiba-tiba Tak Gu meneriakan “semangat persatuan” yang biasa dia teriakan pada masa di PBB..”ya..!”. Refleks hanya Tuan Yang dan Paman Gap Song yang menjawab..”Ya..ya!!”. Karyawan tertawa heran, lalu sontak mengikutinya. Semua tersenyum bahagia.
Keadaan semakin berjalan kondusif. Semua melakukan tugasnya masing-masing dengan baik. Akhirnya Roti Beras dapat diproduksi dan dikirim kemasing-masih distributor.
Di kantor, Asisten Tak Gu membuat chart penjualannya. Tak Gu sangat gembira melihat kemajuan dan perkembangan penjualan roti beras.
Sedang di ruangan lain, Manager Han kesal mendengar kabar bahwa Tak Gu berhasil menjual produk barunya. Dia kelabakan.
Manager Han menanyakan kepada Ma Jun bagaimana perembangannya produknya. Ma Jun menjawab belum menemukannya. Sebenarnya Ma Jun sudah menemukan rotinya karena dia membuat roti barunya bukan untuk Manager Han. (coba tebak untuk siapa?)
Saat manager Han sedang berjalan dilobi perusahaan, ia melihat Tak Gu sedang mendapat selamat dari para direksi atas keberhasilan produk baru Tak Gu.
Manager Han bertemu dengan Ny. Seo disebuah restoran. Manager Han khawatir kalau Ma Jun dapat dikalahkan Ma Jun, sedang Ny. Seo yang diajak bicara malah berkata tentang Presdir. Ny. Seo berkata bahwa suaminya tidak pernah memandang langsung wajahnya dan marah kepadanya. Ny. Seo meminta manager Han untuk berhenti karena Ny. Seo merasa lelah dengan semunya. Manager Han kesal dan menagih janji bahwa Ny. Seo akan kembali kepelukannya jika Ma Jun berhasil menjadi Presdir Geosung. Ny. Seo terperanjat dan meminta maaf bahwa Ny. Seo tidak dapat hidup tanpa Presdir. Manager Han emosi dan pergi meninggalkan Ny. Seo. Ny Seo menangis.
Jin Gu diam-diam datang keruangan kerja Manager Han. Dia berusaha membobol lemari brankas Manager Han untuk mencari dokumen. Jun Gu dikagetkan dengan kedatangan orang-orang manager Han. Karena kalah jumlah, Jin Gu pun dapat diringkus.
Manager Han mendekat, “Aku tahu kau terlalu baik untuk mengikuti permintaanku, bagaimana bisa kau melakukan ini pada orang yang telah membantumu membayarkan pengobatan adikmu, kau benar2 orang yang tak dapat berterima kasih” kata manager Han. “Semua uang yang kau berikan padaku tak ku gunakan 1 sen pun, karena yang membayarnya adalah orang lain” kata Jin Gu. “Siapa yang menyuruhmu? Kim Tak Goo atau Geo Il Jong? Tanya manager Han. Jin Gu tak mau menjawab.
Setelah Jin Gu dibawa keluar, manager Han memeriksa brankasnya. Betapa terkejutnya ia melihat brankas dalam keadaan kosong. Ia mengobrak abrik kantornya namun hasilnya nihil. Telepon bordering. “yeoboseo,” kata manager Han. “ini aku” kata presdir. “datanglah ke ruanganku”.
Manager Han keluar dan melihat anak buahnya sudah diringkus oleh Jin Gu dan anak buah presdir. (wkkwk gigit jari). Jin Gu mengatakan pada manager Han untuk mengikutinya untuk bertemu presdir. Jin Gu membuka pintu dan mendorong kursi roda presiden. Manager Han dan presdir saling menatap tajam.
Sementara itu Tak Gu dijemput oleh sekretaris Nam. “Sekretaris Nam apa yang kau lakukan? Tanya Tak Gu. “Aku datang untuk menyampaikan pesan dari rumah bahwa presiden telah siuman” kata sekretaris Nam. “benarkah presiden telah siuman?” kata Tak Gu tak percaya. Sekretaris Nam membenarkan. Tak Gu ingi mengambil mobil namun Sekretaris Nam mengatakan jangan sampai ada orang yang tahu. Akhirnya Tak Gu ikut bersama Sekretaris Nam.
Manager Han mendekati presdir. “Apa ini semua rencanamu?tanya manager Han. Presdir membenarkan. “Cepatlah sadar” kata presdir. “Mengapa? Tanya manager Han. “karena aku ingin tahu kebenaran, dan aku ingin tahu apa yang akan kau rencanakan untuk GeoSung” kata presdir. “Aku tahu segalanya” jawab manager Han. “Baiklah, aku akan memberikanmu 2 pilihan, pertama menelepon polisi, kedua tiket, jika kau memilih tiket kau akan selamat, namun kau tak akan bisa kembali kali”. “Apa, bagaimana kau bisa merencanakan ini untuk mengasingkanku” teriak manager Han marah. “Karena ini adalah jalan untuk melindungi kedua putraku” teriak presdir balik. “Baiklah, kalau begitu aku juga memberikanmu 2 pilihan” kata manager Han. Presdir dan Jin Gu mengernyitkan dahinya.
Sementara itu Tak Gu yang berada dimobil bersama Sekretaris Nam terlihat sangat senang. “Sekretaris Nam ini sepertinya bukan jalan menuju seoul” kata Tak Gu tanpa curiga. “Ya, aku rasa karena malam hari makanya aku salah jalan” kata Sekretaris Nam gugup. [saking senengnya Tak Gu gak sadar dia dibohongi, dasar Tak Gu tetep polos]
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Kembali ke Geosung, “Apa maksudmu? Tanya presdir. “Aku memberimu pilihan Kim Tak Gu atau Geosung” teriak manager Han menantang.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 29
Mi Sun merasakan ada hal buruk yang akan menimpa Tak Gu. Sementara itu Ny Seo, Yu Kyung dan Ma Jun juga merasakan akan ada hal buruk yang akan terjadi malam itu.

[Sinopsis] Baker King (Bread Love and Dream) 28

Ibuu..!! teriak tak Gu. Tak Gu..!. Tak Gu berlari sekuat tenaga mengejar mobil yang membawa ibunya. Karena kalah cepat Tak Gu berbalik dan mengejar menggunakan mobilnya. Terlalu berbahaya Tak Gu, ibu mohon pelanlah” Kim Mi Sun khawatir karena melihat Tak Gu mengebut untuk mengejarnya, kamu bisa terluka Tak Gu… Jin Gu yang menyetir hanya bisa diam seribu bahasa. Sedangkan di lain mobil, Tak Gu dengan rasa marahnya Jangan khawatir ibu, kali ini aku tidak akan kehilangan ibu lagi!

Jin mengarahkan mobil kearah hutan, Tak Gu masih mengejar mereka saat tiba-tiba mobil Tak Gu terperosok dan tidak dapat berjalan. Tak Gu tanpa pikir panjang langsung berlari mengejar mobil yang semakin menjauh. Sedangkan dibelakang Tak Gu, orang-orang Manager Han mengejar Tak Gu, mencoba menghentikannya.

Tiba-tiba Jun Gu menghentikan mobil saat di depan jalan ada traktor yang menghalangi. Kaki tangan Manager Han yang bersama mereka turun untuk mengusir pengendara traktor. Di mobil kini tinggal Jin Gun dan ibu Tak Gu. Saat itulah ibu Tak Gu berniat untuk melarikan diri, tanpa disangka Jin Gu membuka kunci mobil tanpa berkata apapun. Serta merta ibu Tak Gu langsung melarikan diri. (sudah bisa ditebak bukan Jin Gu itu sebenarnya baik apa enggak).

Tak Gu terus berlari dan mencari ibunya. Dibelakangnya orang-orang Manajer Han masih mengejar Tak Gu. Di lain pihak, ibu Tak Gu dikejar oleh kaki tangan Manajer Han yang sadar Ibu Tak melarikan diri. Saat Tak Gu melihat mobil yang membawa Ibunya telah kosong, dia semakin panik. “ Ibu, tunggu sebentar lagi, aku akan mendapatkanmu..ibu, tunggulah..”. Ibu Tak Gu yang semakin kehilangan penglihatannya semakin sulit untuk berlari. Dia melihat kebelakang dan kaki tangan Manajer Han masih mengejarnya,dia kembali berlari. Tanpa disadarinya, Jin Gu telah memukul kaki tangan tersebut sehingga tidak bisa mengejar Kim Mis Sun lagi.

“Tak Gu, dimana kamu?” gumam ibu Tak Gu yang tampak kelelahan. Saat itulah orang-orang yang mengejar Tak Gu menemukan Ibu Tak Gu, dan menahannya. Ibu Tak Gu ketakutan dan tidak dapat berlari lagi. “Lepaskan..lepaskan saya!!” jerit Ibu Tak Gu. “Lepaskan dia..!!” teriak Tak Gu, “Minggir! Aku tidak bisa melihat wajah ibu!”. “Kim Tak Gu, jika kamu tidak ingin mati, lebih baik pergi!” perintah pimpinan kelompok.

Tak Gu tetap bersikeras untuk menerobos, dan pukulanpun melayang kearah Tak Gu. “Tak Guu!” jerit Ibu Tak Gu. “Minggir, biarkan aku melihat wajah ibuku, minggir” dan Tak Gu pun terus dipukuli. Tak Gu tidak sedikitpun berusaha untuk melawan, karena dia memang pernah bersumpah tidak akan menggunakan kekerasan lagi. “Apa yang kalian lakukan, jangan sentuh anaku” Ibu Tak Gu bercucuran air mata. Orang-orang yang menahan Ibu Tak Gu terlihat sedikit tidak tega. Tak Gu terus dipukuli. Saat pukulan terakhir, Tak Gu menahannya dan berkata “ Berapa banyak lagi aku dipukuli olehmu agar kamu menyingkir? Sebelum aku bertemu ibuku aku tidak akan mundur! Jadi kamu putuskan, menyingkir atau pukuli saya sampai mati, hah?!” Tak Gu menegaskan. “ Untuku, sudah 14 tahun! Kami dipisahkan saat aku 12 tahun, dan itu sudah 14 tahun! Aku sudah mengembara, mencari dan mencari dan ibu yang aku cari-cari sudah ada didepan sana! Jika jadi aku, apa kamu akan mundur??kamu juga mempunya ibu! Yang aku jalani, tanpa tau apakah ibuku masih hidup atau mati, kamu pasti merasakan sebagai seorang anak lelaki!” ungkap Tak Gu dengan bercucuran air mata.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Ketua kelompok tersentuh dan akhirnya menyingkir pergi. Tak Gu menghampiri ibunya dengan perasaan mengharu biru. Ibu Tak Gu Tak kuasa menahan air mata, dengan penglihatan terbatas memeluk Tak Gu. Jin Gu menyaksikan dari kejauhan, lalu pergi. “Ibu, mari kita pulang kerumah”, “ya..kita pulang”.

Dikediaman Presdir, Ny. Seo sedang membaca ketika Ja Kyung dan adiknya baru kembali dari acara penikahan Ma Jun Yu Kyung. Ny. Seo terlihat kesal. “ Pernikahan yang indah ibu, cukup tenang dan sederhana. Tak ada tamu tetapi Ma Jun dan Yu Kyung, mereka berdua sangat khitmad dan tulus, sekarang meraka sudah menjadi suami istri ibu”. Ny.Seo semakin marah mendengar perkataan Ja Kyung.

Ny. Seo masuk ke ruangan dengan kemarahan yang memuncak. Anak busuk, setelah bagaimana saya membesarkanmu, setelah saya hidup dengan harapanku serahkan padamu. Kau mengkhianatiku seperti ini?.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28
Disebuah kamar hotel, tempat Ma Jun dan Yu Kyung berada. “Bagaimana perasaanmu? Setelah menjadi menantu di keluarga Geosung” Tanya Ma Jun dengan menatap jauh pemandangan luar jendela. “Saya lelah” saut Yu Kyung. “Katakan padaku, dan aku bertanya karena aku sangat penasaran. Kanapa kamu sangat suka dengan dia (Tak Gu)? Apa hanya karena kenangan teman masa kecil? Atau kamu benar-benar mencintainya sebagai seorang lelaki?” lanjut Ma Jun dengan sikap dinginnya. Yu Kyung berkelit dan Ma Jun semakin jengkel dibuatnya. Ma Jun berkata kalau Yu Kyung sebenarnya ragu-ragu dari awal membuat sumpah. Ma Jun hanya tersenyum dan tertawa (getir) dan berkata “Bagaimanapun, kamu dan aku sudah mencapainya, karena kita masing-masing punya tujuan. Sekarang saya menikahimu seperti yang kamu inginkan, aku kira kini giliranku”. Ma Jun tersenyum dengan penuh arti. Yu Kyung binggung dan curiga. “Dengarkan baik-baik apa yang ingin aku katakan” lanjut Ma Jun dengan emosi yang tidak bisa dibaca.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

“Ini merupakan rahasia yang menarik, aku menyimpannya sendiri sejak umur 12 tahun” kata Ma Jun sambil memegang tangan Yu Kyung yang memakai gelang pemberian Ma Jun “ dan rahasia itu berawal dari gelang ini” lanjut Ma Jun senyum dengan aneh. Ma Jun pada akhirnya menceritakan sejarah dia mendapatka gelang tangan yang sekarang dipakai oleh Yu Kyung. Rahasia yang dia simpan rapat-rapat selama 14 tahun. Yu Kyung terbelalak dan terkejut apa yang Ma Ju bilang. Masih dengan senyumnya Ma Jun melajutkan “mungkin kamu tidak percaya, tapi itu semua benar. Bagaimana menurutmu,menarik bukan?”. Ma Jun berkata bahwa tidak ada rahasia diantara sepasang suami istri. Ma Jun menyuruh Yu Kyung untuk istirahat dan mengecup keningnya. Yu Kyung hanya menurut karena masih bingung dan masih tidak percaya.

Malam itu Ma Jun pergi kediskotek bersama teman-temannya untuk melampiaskan emosinya. (Sepertinya kesal karena melihat Yu Kyung berpelukan sama Tak Gu sebelum mereka menikah, makanya dia bersikap seperti ini terhadap Yu Kyung).

Yu Kyung terduduk lemas sendirian di kamar hotel. Dia melihat gelang yang dipakainya dan teringat perkataan Ma Jun kepada dirinya dulu saat Ma Jun memberikan gelang padanya. Mungkin ini berarti awal dari kesedihan, dikarenakan hal ini. Dan jika kamu mengetahuinya, kamu akan melanjutkan jalan ini bersamaku. Aku akan menempatkannya paling akhir, seperti itulah. Yu Kyung tersenyum getir dan menahan tanggis. Dia melihat pantulan dirinya dikaca, pikirannya berkecamuk.

Yang Mi Sun sedang menyapu halaman ketika tiba-tiba datang sebuah mobil dan berhenti tepat didepannya. Ternyata itu Tak Gu dan Ibunya. “Tak Gu..” panggil Mi Sun dengan hati sumringah. Tak Gu tertidur dipundak Ibunya. Ibunya membangunkan Tak Gu. Tak Gu terbangun dan tersenyum lebar saat melihat Mi Sun.

Mereka bertiga masuk kedalam rumah, “saya pulang..ini Ibuku” Tak Gu memperkenalkan kepada Tuan dan Nyoya Yang serta Paman Gapso. “Aigoo..bagaiaman kabar anda?aku Heo Gap Soo” salam Paman Gap So antusias, “Wow..tak Gu, kenapa kamu tidak pernah mengatakan kalau ibu begitu cantik? Lanjut paman Gap So ganjen (wkwkwk). “Bagaimanapun, saya berterimakasih kepada semuanya. Kalian menampung Tak Gu yang tidak ada tempat untuk pergi” ungkap Ibu Tak Gu. “Ah..tidak, kami bahkan mendapatkan banyak pertolongan dari Tak Gu. Dia sudah seperti keluarga sekarang” kata Tuan Yang. Tak Gu dan ibunya disambut hangat di PBB.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Mereka berdua menempati kamar Tak Gu yang dulu ditinggali bersama Tae Jo. Mereka melanjutkan reuni keluarga. “Mulai sekarang jangan khawatir tentang apapun dan tetaplah tinggal di sini. Aku hanya di rumah Presdir Gosung sampai Presdir sadar” kata Tak Gu dengan lembut, “ setelah dia sadar kembali aku akan kembali”. Ibu Tak Gu sedikit tidak enak jika mereka tinggal di PBB. Ibu Tak Gu takut merepotkan. “ Bagaimanapun mereka sudah seperti keluarga, jika ibu tidak nyaman, setelah aku pergi dari rumah Presdir kita akan mendapatkan rumah kita” lanjut Tak Gu. Kim Mi Sun terharu dan menyentuh rambut Tak Gu. “ Kapan anaku tumbuh menjadi lelaki yang besar? Kamu sekarang benar-benar sudah dewasa” dengan tangis haru Kim Mi Sun melanjutkan “ Semua waktu yang berharga, bagaimana agar aku bisa mendapatkan kembali?”. “Kamu masih tetap sama ibu” kata Tak Gu. “Terimakasih, sudah tumbuh dengan baik, tumbuh sebagai orang yang baik”. Mereka menanggis bahagia bersama.

Yang Mi Sun beniat untuk memanggil mereka untuk sarapan bersama. Mi Sun membuka pintu kamar, tiba-tiba Mi Sun mengurungkan niatnya saat melihat Tak Gu dan ibunya tertidur sambil saling berpegangan tangan.

Di tempat Manager Han, dia sedang menanyai Jin Gu “ apa yang kamu bilang, kamu kehilangan dia?”. “Bukan aku penyebabnya. Orang-orangmulah yang membiarkannya mereka pergi!”. Pemimpin kelompok mengaku bahwa dia tidak sanggup menahan Tak Gu dan ibunya, karena walaupun mereka orang jahat yang hanya tahu memukul orang dan melakukan tindakan kotor semudah mereka biasa makan tapi mereka bisa merasakan perasaan ikatan antara Tak gu dan ibunya. Manager semakin marah melihat tindakan orang-orangnya. “Mulai sekarang, jika anda punya tugas untukku, biarkan saya kerjakan sendiri” kata Jin Gu lalu dia meninggalkan Manager Han. Tangan kanan Manager Han yang dipukul Jin Gu muncul. “Apa kamu yakin orang yang memukul kamu itu Jin Gu?” Tanya Manager Han. “Ya, aku yakin” jawabnya. Manager Han semakin berhati-hati terhadap Jin Gu dan mulai mencurigainya.

Presdir yang sebenarnya sudah sadar sedang menelepon seseorang, “Ya, aku mengerti. Jadi itu yang terjadi. Mulai dari sekarang, sampai kamu menemukan dokumen yang aku maksud, berhati-hatilah. Manager Han sangat mudah curiga. Ingat,ini untuk Tak Gu”. Presdir merencanakan itu semua demi Tak Gu untuk menjadi pemimpin Geosung. Di tempat lain, Jin Gu mendengarkan instruksi Presdir dengan seksama.

Tanpa Jin Gu ketahui bahwa manager Han mengirim orangnya untuk mengikuti Jin Gu.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28
Presdir terjatuh di kamarnya saat akan kembali ke tempat tidurnya, pada saat bersamaan Ja Kyung yang berada dirumah mendengarnya. Dia terkejut saat mendapati ayahnya telah sadar. Predir meminta Ja Kyung untuk merahasiakannya dari yang lain terutama ibunya. Ja Kyung menyanggupinya dengan syarat Presdir mau memberitahukan alasanya kenapa ayahnya berpura-pura belum sadar.

Di kamar hotel, Yu Kyung terbangun oleh dering telpon. Ma Jun tidak pulang semalaman.

Ternyata ibu mertunya, Ny. Seo meminta bertemu dengan Yu Kyung. Yu Kyung berbohong Ma Jun sedang tidur di kamar saat Ny. Seo bertanya. Ny. Seo memutuskan bahwa Yu Kyung dan Ma Jun harus tinggal bersama mereka di rumah Presdir. Rasa kebencian sangat tampak dari masing-masing sikap mereka.

Saat akan beranjak pergi, saat itulah Ny. Seo melihat Ma Jun sedang berjalan mesra dengan wanita lain. Yu Kyung memandang dengan rasa tidak percaya. Ny. Seo pun tak kalah terkejutnya. Dengan santainya Ma Jun menghampiri mereka, “apa yang membuat ibu pagi-pagi datang?”. “Bagaimana dengan kamu? Apa yang kamu lakukan? Dan siapa wanita itu?!”. “Bukan siapa-siapa” Ma Jun menanggapinya dengan santai dan tersenyum tanpa dosa “hanya gadis yang berpesta dengan saya semalam”. Yu Kyung yang mendengarnya tampak geram. Ma Jun menyadari sikap Yu Kyung dan tersenyum sinis. Dan dia bersikap mesra terhadap Yu Kyung saat berpamitan hendak ke kantor.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28
Yu Kyung kembali ke rumah Presdir bersama Ny. Seo. Lalu Seo Rim menunjukan kamar Yu Kyung dan Ma Jun, dan dia bersikap sinis dan berkata pedas kepada Yu Kyung bahwa semoga apa tujuannya dia menjadi menantu keluarga Geosung bisa tercapai walaupun entah itu bisa membuat Yu Kyung bahagia atau tidak. Yu Kyung termenung.

Tak Gu memasuki gedung kantor dengan wajah sumringah. Senyum lebar. Saat itulah dia berpapasan dengan Manager Han beserta rombongan. Semula Manager Han terlihat cuek dengan Tak Gu, akan tetapi Tak Gu menghentikannya, “Selamat pagi, Manager Han Seung Jae”. Langkah Manager Han terhenti dan dia berhadapan dengan Tak Gu. “Berkat dirimu aku dapat bertemu dengan ibuku kembali” sindir Tak Gu, “Apa yang kamu bicarakan?’’ saut Manager Han pura-pura tidak ada apa-apa. Tak Gu semakin kesal dan dia berteriak apa Manager Han tidak malu hidup seperti itu sebagai orang yang sudah tua. Manager Han hanya tertawa dan menghina Tak Gu. Dan dia mengancam Tak Gu lebih baik mundur agar tidak akan semakin banyak orang terluka. Akan tetapi Tak Gu tidak gentar sedikitpun. Mood Tak Gu berubah 180 derajat.

Tiba-tiba assistennya yang lain mengabarkan bahwa di pabrik Cheongsan gagal untuk mengirim roti-rotinya. Tak Gu langsung meluncur ke Cheonsan. Di sana dia bertemu dengan para konsumen yang sedang complain. Tak Gu langsung meminta maaf karena masalah itu. Salah seorang konsumen serta merta tidak terima, “mari liat kesepakatan dalam kontrak!”. “maaf, kontrak?” Tanya Tak Gu dengan polosnya. “ Dalam hal barang yang tak bisa dikirim, pabrik akan mengkompensasi kerugian tiga kali lipat nilai barang yang seharusnya dikirim” kata pihak konsumen “itu kesepakatannya!”. “Apa ada kesepakatan seperti itu?” Tanya Tak Gu binggung bercampur kaget. Konsumen tersebut malah binggung karena pimpinan perusahaana tetapi tidak mengetahui akan hal kontak. Ternyata ini bukan kali pertama pabrik Cheongsan tidak dapat melakukan pengiriman. Tak Gu bertambah kaget dan memandang Manager Cheongsan. Akhirnya mereka meminta penggantian kerugian dalam waktu sebulan.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Tak Gu terlihat kesal dengan Kepala Manager Cheongsan. “Sudah saya bilang dari awal, pabrik ini tidak ada harapan!” kata kepala pabrik. Tak Gu masih terlihat syok.

Di kantor, gliliran Ja Kyung marah-marah kepada Tak Gu. Karena Ja Kyung memperoleh informasi dari bagian PR masalah situasi pabrik Cheongsan. Tak Gu meminta maaf dan berjanji akan mengatasinya. “Bagaimana recananya?apa kamu sudah punya?” Tanya ja Kyung dengan ketus. Tak Gu menjawab tidak. Ja Kyung semakin kesal. “Untuk sementara aku hanya bisa berusaha” Tak Gu berusaha menyakinkan kakaknya. “ Jika kamu duduk di kursi presdir, jawab dengan penuh tanggungjawab sebagai seorang Presdir! Apa kamu tahu berapa banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya pada Geosung? Jika kamu termasuk keluarga yang kamu dukung, itu lebih dari dua ribu atau tiga ribu. Makan dan tempat berlindung mereka bergantung pada rencanamu dan apa yang baru saja kamu bilang?” kata Yu Kyung dengan menggebu-gebu. Maka Tak Gu dengan hangatnya meminta Yu Kyung untuk mengajarinya.

Yu Kyung yang bekerja keras untuk mendapatkan pengakuan presdir bertanya kenapa dia harus mengajari Tak Gu, sedang sebagai anak lelaki Ma Jun menjadi Ketua Tim Departemen Pengembangan dalam waktu semalam, sedang Tak Gu menggantikan Presdir. Tanpa usaha seperti Ja Kyung hanya karena mereka anak lelaki. Hal ini yang semakin membuat Ja Kyung kesal. “ Karena kakak khawatir dengan Geosung sama seperti Presdir” jawab Tak Gu “lebih dari siapapun. Aku adik mu yang paling muda, sudah selayaknya mendapat teguran ketika aku membuat kesalahan”. Ja Kyung tersentuh dengan perkataan Tak Gu.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28
Ma Jun menemui Yu Kyung di sebuah restoran.
Ma Jun : Ada hal apa sehingga memanggil aku keluar dari jam kantor?
Yu Kyung : Kamu menanyakan kenapa aku begitu sangat menyukai Tak Gu, bukan? Ketika dengan Tak Gu, aku merasa seperti orang baik-baik. Tidak kikuk saat tertawa. Tidak merasa malu berbahagia sesuai dengan keingananku.
Ma Jun : lantas kenapa kamu memilih aku bukan Tak Gu?(berusaha menutupi kekesalannya)
Yu Kyung : aku tidak mau Tak Gu mengetahui bahwa aku bukan orang bai-baik, betapa menakutkannya diriku. Tiap kali aku melihatmu, aku seperti melihat diriku. Bagaimana kamu tidak bisa memaafkan orang yang menyebabkan kesedihan dan penderitaanmu. Aku merasakan rasa sakitmu dan merasakan simpati untukmu.
Ma Jun : jadi kamu menikah hanya karena rasa kasihan padaku?(semakin kesal)
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Yu Kyung akhirnya membuat kesepakatan dengan Ma Jun untuk menjalaninya sampai akhir (kesepakatan mereka sebelumnya), tidak peduli siapa yang akan sakit dan siapa yang akan hancur.

Yu Kyung : dalam waktu singkat, aku memutuskan menikahimu dan bermimpi kebahagiaan dengan dirimu karena saya punya delusi bahwa mungkin kamu punya perasaan terhadap aku. (Ma Jun bodo.bodo,abis nikah malah jutek, lari deh Yu kyung nya) Tapi Gu Ma Ju kamu benar-benar lelaki buruk!.
Ma Jun terhenyak setelah mendengar pengakuan dari Yu Kyung.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Setelah itu, sikap Shin Yu Kyung berubah 180 derajat. Berubah dalam hal sikap dan penampilan, seakan-akan dia berubah seperti “Ny. Seo” kedua. Membuang sisi Shin Yu Kyung yang dulu.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Di PBB, ibu Tak Gu sedang menunggu Tak Gu pulang dan Yang Mi Sun menghampirinya. “Kenapa kamu belum tidur?” Tanya ibu Tak Gu. Gelagapan Mi Sun menjawab bahwa dia juga tidak bisa tidur. Ibu Tak Gu tahu Mi sun juga sedang menunggu Tak Gu. Tak Gu yang baru saja pulang, tersenyum melihat keakraban diantara mereka.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Mi Sun menyajikan chessecake untuk Tak Gu dan ibunya. “Dia membuatnya khusus untukmu Tak Gu. Tak Gu yang semula perasaannya kacau balau karena masalah kantor menjadi sedikit terobati. Tapi Tak Gu berusaha untuk menutupi pikirannnya dan memuji roti buatan Mi Sun. “Bibi, hanya karena nama kita sama dia terus saja memanggil aku kedelai jatuh” keluh Mi Sun pada ibu Tak Gu saat Tak Gu masih saja memanggil dia kedelai. Ibu Tak Gu membela Mi Sun dan menyuruh Tak Gu untuk memanggil namanya. Tak Gu berkilah karena Mi Sun cantik makanya dia memanggilnya dengan sebutan kedelai. Tak Gu dan Mi Sun daling menggoda dan bercanda. Tiba-tiba penglihatan ibu Tak Gu mulai buram dan kabur.

Di sebuah klub malam, Ma Jun semakin menenggelamkan diri dalam dunia malam. Berpesta pora dengan ditemani banyak wanita. Dia melihat cincin kawinnya.

Sedangkan di kamar, Yu Kyung menyentuh cincin perkawinannya. Termenung dan merasa kesepian.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Paginya, Ny. Seo, Yu Kyung, Ja Kyung dan adiknya sarapan bersama. Ny. Seo menyindir Yu Kyung karena Ma Jun tidak pulang semalaman. Yu Kyung yang merasa kesal, memperlihatkan gelangnya kepada Ny. Seo. “Yang aku dengar, gelang ini dulu milikmu ibu” kata Yu Kyung dengan sengaja. Ny. Seo terperanjat. “ 14 tahun yang lalu, ma Jun bilang dia mengambilnya di kebun. Dia bilang saat itu hujan deras, apa anda mengingatnya?” kata Yu Kyung dengan nada ancaman secara halus. Ny. Seo syok. Ja Jyung yang mendengarnya merasa binggung atas ucapan Yu Kyung.

Di kamar Presdir, Ny. Seo mondar-mandir tampak cemas, masih syok. Dia memandang kearah Presdir yang (pura-pura) terbaring dikasur.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Ja Kyung merasa masih curiga dengan perkataan Yu Kyung berkaitan dengan gelangnya. Dia teringat saat Ma Jun memperlihatkan gelang kepada ibunya saat bersikeras untuk menikahi Yu Kyung. Teringat 14 tahun yang lalu saat Ma Jun bertingkah aneh dan memegang gelang tersebut. Yu Kyung berusaha untuk mencerna. Yu Kyung teringat alasan kenapa Presdir menyuruhnya merahasiakan bahwa Presdir sudah sadar.

[Flashback]Untuk mencari tahu kebenaran. Aku tidak bisa memberitahu apapun dan kamu tidak perlu tahu apapun. Jangan mencontoh orang yang lebih tua lakukan dan hanya perlu khawatir apa yang harus kamu lakukan. Lebih dari apapun, kamu harus menjaga Tak Gu [Flashback end]

Yu Kyung menelpon untuk mencari tahu dimana Pro Tem Kim Tak Gu.

Tak Gu sedang membujuk konsumen yang complain agar diberi satu kesempatan lagi untu mengirim barang sekali lagi. Konsemen tersebut lebih mempermasalahkan dari rasa roti yang tidak seperti dulu. Tak gu merasa sedikit frustasi.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Tak Gu kembali ke pabrik Cheongsan. Dia mengedarkan pandangan disekeliling pabrik yang sepi lalu menghela nafas.Tak Gu bertanya pada diri sendiri apa bisa dirinya mengembalikan pabrik Cheongsan seperti dulu. Tanpa disangka kakaknya, Yu Kyung mendatanginnya.

Cuaca sepertinya akan hujan, terdengar petir saat Ma Jun pulang kerumah. Manager Han menemui Ny. Seo yang sedang melihat Presdir di kamarnya. Mereka berdua pergi ke perpustakaan. Presdir membuka matanya.

Ny. Seo dan manager Han masuk kedalam perpustakaan dan tanpa sadar pintu terlupa ditutup.

Manager Han : ada masalah apa? Apa yang mengganggumu?
Ny. Seo : (terlihat masih kalut) malam itu saat ibu meninggal, bukankah kamu bilang kalau hanya kita berdua yang tahu apa yang terjadi? Aku berpikir Ma Jun melihat sesuatu. Sorang Anak yang memiliki gelangku selama 14 tahun.
Manager Han : apa? (terkejut) Bagaimana bisa?
Ny. Seo : awalnya aku mengira dia hanya memungutnya di kebun dan mencoba untuk menyulitkanku. Tapi kurasa bukan begitu. Malam itu saat ibu meninggal, aku rasa ma Jun kita mengetahuinya!
Manager Han : (masih tidak percaya) tidak mungkin! Aku mencarinya disekitar area secara menyeluruh dan Ma Jun hanya bocah berumur 12 tahun! Tidak ada alasan dia untuk turun ke bawah waktu itu, kalaupun iya menyaksikan. Mustahil dia menyembunyikan dan membodohi kita.
Ny. Seo : lantas bagaimana kamu bisa jelaskan kenapa Yu Kyung mengetahuinya?! Ma Jun memberitahu semuanya. Ada kemungkinan Ma Jun ada di sana malam itu. Lalu, kita harus bagaimana?
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28

Di luar mulai hujan deras, petir bersautan. Manager Han masih syok. Dan bertanya dimana Yu Kyung kepada Ny. Seo. Dan Ny. Seo pun semakin frustasi. Diatas, di kamar mereka”. Manager Han berbalik akan keluar saat petir kembali menyambar dan diliatnya Presdir sudah ada didepan pintu (serasa disambar gledeg deh om..). Ny. Seo pun terperanjat. Petir kembali menyambar. Presdir menatap keduanya dengan tatapan penuh kebencian.

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 28
Presdir masuk dengan langkah tertatih-tatih. Ny. Seo dan manager Han mundur ketakutan. Ketika ibu meninggal, di mana kalian berdua?!” Tanya Presdir dengan kemarahan yang kentara. Ny. Seo gugup. Presdir mengulangi pertanyaan dengan kemarahan meledak dan teiak kepada keduanya. “AKU SEPENUHNYA..SEPENUHNYA..TIDAK AKAN MEMAAFKAN KALIAN BERDUA!” Tanpa mereka sadari ma Jun berdiri di luar, mendengarkan percakapan mereka.

To Be Continued BLD Chapter 29…

[Sinopsis] Baker King (Bread Love and Dreams) 27

Tak Gu masih tertegun saat dokter Yoon menemuinya dan mengatakan mengetahui Kim Mi Sun ibu Tak Gu. Siapa kau? Tanya Tak Gu. Aku Yoon Seung Hyun, teman lama ibumu” kata dokter Yoon.
Sementara itu Yu Kyung sangat kaget melihat ayahnya. Ny Seo mulai berbicara untuk memanas manasi Yu Kyung. “Benar ia ayahmu, ku kira kau yatim piatu, sunggu kejam bila kau menyebutnya sudah meninggal” kata Ny Seo.
Siapa kau? Tanya Yu Kyung, kau mengenalku?, ayahku bukanlah orang yang menyedihkan, orang yang selalu mabuk dan memukuliku hingga memar2, bahkan ketika tanganku patah dia tak peduli” kata Yu Kyung sinis. Yu Kyung kemudian mengatakan pada manager Han, bila ia ingin menghentikan pernikahan maka bawalah orang yang mirip dengan ayahnya. Yu Kyung lalu masuk keruang ganti.
Ma Jun tak mengerti apa yang telah terjadi. Manager Han menjelaskan bahwa orang itu adalah ayah Yu Kyung dan Yu Kyung sedang berbohong. [aku heran kenapa Ma Jun gak mengenali ayahnya Yu Kyung, bukannya pas kecil pernah bertemu ya]
Yu Kyung merasa pusing, ia mengingat saat2 dimana ia dipukul oleh ayahnya. Akhirnya Yu Kyung pingsan. Pelayan yang ada diruang ganti berteriak kaget. Ma Jun masuk. Shin Yu Kyung panggil Ma Jun menyadarkan Yu Kyung.
Sementara itu Tak Gu sampai di rumah sakit, matanya sudah penuh dengan air mata, ia sudah tidak sabar bertemu dengan ibunya. Namun ketika membuka pintu ibunya sudah tidak ada. Dokter Yoon bertanya pada suster, suster memberikan surat yang berisikan bahwa Mi Sun pergi untuk berlibur.
Tak Gu berlari mencari ibunya kemana2, namun ia tak menemuinya. Sedangkan Mi Sun di bawa oleh Jin Gu masuk kedalam mobil. Sampai diluar Tak Gu tak menyadari mobil yang melintas didepannya adalah mobil yang membawa ibunya.
Ny Seo dan manager Han pulang dan masuk ke kamar presdir. Mereka membicarakan tentang tentang cara memperoleh saham tambahan dari keluraga Nan jin yang menyukai Ma Jun agar bisa mengalahkan saham mayoritas presdir. Tiba2 manager Han memegang tangan Ny Seo dan berkata “Aku akan selalu bersamamu.
Ketika mereka berdua keluar, presdir membuka matanya [heran kok bicara begituan dikamar presdir]
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Sementara itu Ma Jun berada di rumah Yu Kyung dan menjaga Yu Kyung. Yu Kyung terlihat mengigau sambil menangis. Ma Jun menghapus air mata Yu Kyung.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Sementara itu Tak Gun pergi ke pabrik di antar oleh asisten Cha. Tak Gu masih bingung dengan apa yang terjadi. Tak Gu mengingat kata Dokter Yoon, mungkin ibunya untuk sementara waktu tidak ingin bertemu dengan Tak Gu, karena presdir tengah sakit dan Tak Gu baru saja jadi ketua Tim, oleh sebab itu Mi sun sangat khwatir dengan Tak Gu.
Tiba2 Tak Gu tersentak dengan keributan yang ada, ayah Yu Kyung dipukuli habis2 oleh temannya, temannya mengatakan ayah Yu Kyung selalu mengambil uang mereka ketika mabuk.
Akhirnya Tak Gu meminta asisten cha untuk mengganti uang orang2 itu. Tak Gu mengobati tangan ayah Yu Kyung namun ia menolak, namun akhirnya mau karena dipaksa Tak Gu. “Ahjusi tidak bisa kah kau berbuat baik demi Yu Kyung, bagaimanapun juga dia adalah putrimu, kau adalah anggota keluarga satu2nya” kata Tak Gu. Sebelum pulang Tak Gu member ayah Yu Kyung uang. Ia mengatakan bila butuh uang ayah Yu Kyung bisa meminta padanya, jadi jangan mengambil uang orang lain, Tak Gu melakukan ini karena dia adalah ayah temannya. Ayah Yu Kyung.
Ayah Yu Kyung pergi kegudang ia mengingat kata2 Yu Kyung yang penuh kebencian. Ia jatuh lemas dan menangis.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Sementara itu Yu Kyung tersadar dari tidurnya, ia menyadari ada dipelukan Ma Jun. Ma Jun tersadar Yu Kyung telag bangun, ia semakin memeluk erat Yu Kyung. “Kau tak butuh mereka. Orang yang melahirkan kita, menyakiti kita. Jangan pedulikan. Ayah seperti itu..hancurkan dia tanpa ampun. Kau bisa melakukannya. Mengerti? “ kata Ma Jun menghibur Yu Kyung. [woo Ma Jun punya nasib yang sama]
Ma Jun mengatakan pada Yu Kyung untuk cuti hari minggu karena ia akan menikahinya pada hari minggu, tak ada pesta, namun Ma Jun tetap ingin menikahi Yu Kyung, akhirnya Ma Jun mencium Yu Kyung dan ciumannya dibalas oleh Yu Kyung. [Yu Kyung dah merasa bahwa Ma Jun itu tulus dengan dia].
Mi Sun bersiap untuk tidur dan melewati kamar Tak Gu, Mi Sun mundur lagi dan melihat Tak Gu telah tidur di lantai. Mi sun memanggil Tak Gu, Tak Gu menjawabnya dengan setelah sadar. “Aku capek, aku akan membaik ;agi setelah tidur”. Mi Sun lalu membawakan selimut dan bantal buat Tak Gu. Mi Sun tersenyum melihat Tak Gu tidur. [Tak Gu kyopta].
Dokter Yoon bersama asisten Jang berbincang, dokter Yoon mengatakan Tak Gu sangat mirip dengan Mi Sun, sama2 keras kepala. Asisten Jang bertanya kemana Mi Sun? dokter Yoon menjawab sebelumnya dia bersama bibi Gong, mungkin mereka akan tahu segera dari bibi.
Sementara itu disebuah lemari digudang terdengar seseorang yang tengah disekap.
Ma Jun pergi ke kamar ayahnya dan mengatakan Ma Jun sebenarnya ingin menunggu ayahnya sadar baru ia menikah dengan Yu Kyung, namun sepertinya rencana itu tak akan berlangsung karena Ma Jun akan menuikah dengan Yu Kyung hari minggu. Mendengar hal itu Ny Seo dan saudaranya yang berada disitupun terkejut. Ny Seo marah. Ma Jun mengatakan jika ibunya tidak suka, ibunya boleh tidak datang, begitu pula dengan Ja Kyung dan Ja Rim. Ma Jun kemudian pergi.
Tak Gu menelepon dokter Yoon untuk mengetahui apakah dokter Yoon telah menemukan ibunya. Namun dokter Yoon belum mengetahui kabar tentang ibunya.
Pekerja di pabrik menjemput Tak Gu, mereka bersiap untuk mengawasi dalam proses pembuatan roti. Dalam masa pengawasan itu Tak Gu terus saja bolak balik menelepon dokter Yoon namun jawabannya nihil.
Usai pembuatan roti, Tak Gu dan para baker di pal bong mengatakan roti yang mereka hasilkan kualitasnya buruk, tuan Yang mengatakan mungkin ada bahan yang salah. Tak Gu meminta pertimbangan. Tuan Yang menyarankan agar mengganti suplayer. Sementara itu staff pabrik ada yang memata matai mereka.
Staff itu lalu menelepon manager Han dan melaporkan apa yang terjadi dipabrik.
Manager Han pergi ke ruangan Tak Gu dan membanting Map dimeja Tak Gu. “Apa ini, kau berencana mengganti supplier?? Tanya manager Han. “Aku sudah tahu. Tapi dibandingkan dengan harga tepung dari pabrik lain, kualitas tepung yang mereka gunakan tidaklah baik” jawab Tak Gu. “Apa kau pikir kau bisa mengubah kontrak yang sudah lebih dari 10 tahun?” Tanya manager Han emosi. “Kenapa tidak? mereka menyalahi kontrak, mereka melanggar janjinya, apa aku tidak bisa mengganti kontrak kapanpun aku mau? Atau…ada alasan lain, Manager Han? Tanya Tak Gu curiga. Manager Han terlihat sangat terkejut. “Menerima barang jelek demi harga tinggi berarti..seseorang yang sedang mempermainkan harga, tidak mungkin kau terlibat dengan ini, iya kan? Jika tidak, tidak ada alasan kenapa kau berkeras tetap kerja sama dengan perusahaan yang memberikan kita stok barang yang jelek. Benar?
Manager Han marah, “Bagaimana kau bisa bicara seperti itu? Ada tata cara dalam berbicara dalam tingakatan kepemimpinan”. Tak Goo berkata lihat dulu posisimu, aku sekarang pengganti Presdir, jadi apa kau tahu kalau aku beberapa tingkat di atasmu? Jadi jaga kata-katamu mulai sekarang. Aku sudah mempelajari apa yang kukuasai sebagai pengganti Presdir. Ini artinya Aku bisa mengubah posisimu ke posisi apa saja sesukaku” kata Tak Gu menantang. [hahaha ku suka suka]
Manager Han keluar ruangan Tak Gu dengan sangat marah, para asisten yang menguping pembicaraan mereka gelagapan saat manager Han tiba2 keluar [hahah lucu banget adegan ini].
Tak Gu keluar ruang dari ruangannya. “Bagaimana, aku oke kan? Kata Tak Gu. “sangat baik pak” kata asisten cewek. “Aku pikir terlalu kasar” kata Tak Gu. “Ah tidak, aku benci bila ia memanggil ketua dengan Hai, kau” kata asisten Cha. Sementara itu asisten Nam hanya diam saja.
Asisten Nam langsung melapor pada manager Han dan mengatakan. Semua asisten kini memihal Tak Gu, ia tak tahu kapan mereka mulai memihak Tak Gu. Manager Han terlihat cemas.
Manager Han lalu menelepon Jin Gu, dan mengatakan dia akan cheonpyong hari minggu, Jin Gu kemudian melihat Mi Sun. tiba2 Mi Sun bertanya, “Apa kau Jin Gu? Aku pikir kau berada dipihak presdir, Kau sudah mengkhianatiku untuk kedua kalinya, mengapa kau lakukan ini lagi padaku?” kata Mi Sun. Jin Gu hanya meminta Mi Sun untuk istirahat. Dia keluar dan melihat sejumlah penjaga yang sedang mengobrol.
Seorang ahjumma ingin mengambil lap pel, dan terdengar suara rebut di lemari. Ahjumma itu membukanya. Bettapa terkejutnya ia melihat bibi gong disekap.
Kabar bibi gong yang tersekap dan sudah dirumah sakit telah terdengar dokter Yoon, polisi mengatakan bibi gong disekap selama 2 hari, jadi ia dehidrasi. Bibi Gong kemudian mengatakan bahwa ketika ia mengambil minum tiba2 ada orang yang menyekapnya. Asisten Jang dan dokter Yoon sangat terkejut,
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Ayah Yu Kyung mendatangi perusahaan, ia bertemu Yu Kyung di depan kantor.
Ayah Yu Kyung bertemu dengan Ma Jun dan mengatakan bahwa dia bukanlah ayah Yu Kyung, ayah Yu Kyung tidak menyedihkan seperti dia. Ia lalu mengembalikan uang yang manager Han berikannya padanya. Sementara itu Yu Kyung melihat dari lantai bawah.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Yu Kyung berlari menghampiri ayahnya. “Mengapa kau lakukan itu” Tanya Yu Kyung berkaca2. “Ah, itu gara2 Tak Gu, dia mengatakan agar aku seharusnya mencoba untuk berlagak seperti ayah untuk terakhir kalinya, aku menyimpannya dalam hati dan aku berusaha untuk menjadi ayah yang pertama dan terakhir kalinya” kata ayah Yu Kyung terbata2. “pergilah tidak baik jika orang melihat” Ayah Yu Kyung lalu pergi. Yu Kyung menangis. [aku juga tersentuh nih,,bener2 kasian]
Ma Jun mendatangi manager Han dan mengembalikan uang yang di dapat dari ayah Yu Kyung, manager Han terlihat terkejut. Ma Jun lalau mengabarkan pada manager Han bahwa ia akan menikah dengan Yu Kyung hari minggu, jika manager Han tak mau datang juga tidak apa2. Manager Han menasehat Ma Jun untuk memikirkannya lagi. Ma Jun lalu berkata paling tidak dia tidak akan hidup dengan memandangi wanita yang tidak pernah kumiliki dengan sinis. Ma Jun meminta manager Han untuk tidak mencampuri urusan Ma Jun dan Yu Kyung lagi, jika manager Han masih cari perkara. Maka Ma Jun tidak akan berada dipihak manager Han maupun Ny Seo. [wkwkk kasian juga liat mukanya manager Han]. Ma Jun keluar dan menghela nafas.
Yu Kyung menemui Tak Gu ketika ia sedang mencicipi roti [wkwk kenyang roti ni Tak Gu]. Yu Kyung lalu memberikan surat pengunduran dirinya dan mengatakan ia akan menikah dengan dengan Ma Jun hari Minggu. Tak Gu terlihat Shock namun berusaha menutupinya, ia memberi selamat pada Tak Gu. Yu Kyung tak dapat menahan tangisnya dan memeluk Tak Gu, “Aku akan bahagia Tak Gu”. Tak Gu menangis. [wah backsoundnya Geun Saram].
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Tanpa mereka sadari Ma Jun melihat mereka berpelukan. Ma Jun terlihat sangat marah, ia pergi dan membanting pintu.
Hari minggu tiba. Yu Kyung menunggu Ma Jun di gereja. Sementara itu Tak Gu mendapat telepon dari dokter Yoon bahwa ia telah mendapat kabar. Tak Gu langsung pergi ke rumah sakit.
Saat diruang security dokter Yoon mengatakan bahwa ibunya tidak pergi berlibur namun dibawa seseorang, Tak Gu lalu melihat rekaman CCTV. Ia mengenali orang yang membawa ibunya dia adalah Jin Gu.
Tak Gu berlari pergi ke Pal Bong bakery dan mencari Jin Gu sebelum polisi menangkapnya. Tuan Yang masi bingung dengan kedatangan Tak Gu yang tiba2. “Ada apa? Tanya Tuan Yang. “Jin Gu membawa ibuku” kata Tak Gu tergesa2. Tuan Yang terdiam. “Hajangnim” kata Tak Gu memohon..
Sementara itu Ma Jun tiba di gereja, ia kemudian memberikan bunga pada Yu Kyung.
Kembali ke PBB. Tuan Yang menceritakan bahwa manager Han membayar semua pembiayaan operasi adiknya, Jin Gu tak punya pilihan lain. “Apa berarti Jin Gu bekerja untuk manager Han” Tanya Tak Gu shock,
Manager Han, Ja Rim, Ja Kyung dan 2 asisten menghadiri pernikahan Ma Jun dan Yu Kyung namun tidak dengan Ny Seo, dia hanya berdiam dirumah.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Tak Gu terduduk ditangga sambil memikirkan masalah itu. Dilain pihak Yu Kyung dan Ma Jun tengah menjalani prosesi pernikahan. Saat Ma Jun ditanya apakah Ma Jun bersedia menjadi suami Yu Kyung, Ma Jun menjawa dengan tegas ia bersedia, namun tidak dengan Yu Kyung, ia tidak menjawab langsung, ia mengingat kata2 Tak Gu “Maafkan aku, aku bukanlah lelaki yang sempurna namun hatiku penuh untukmu”. Ma Jun menatap Yu Kyung tajam [haaaa,,Ma Jun siro banget]. Setelah beberapa saat Yu Kyung menjawab ia bersedia. Akhirnya mereka resmi menjadi suami istri. Manager Han langsung meninggalkan gereja.
Asisten Cha datang dan mengabarkan pada Tak Gu bahwa pernikahan telah usai, manager Han lalu pergi ke vila di Cheonpyong [villa tempat selingkuhan ma Ny Seo nih]. Tak Gu langsung pergi, Mi sun hanya melihatnya dari pintu.
Manager Han menemui Mi Sun dan memberika kertas yang menyatakan bahwa Mi Sun mengembalikan sahamnya. Mi Sun mengambil kertas itu dan merobeknya, ini jawabanku kata Mi Sun. manager Han lalu menyuruh penjaganya untuk membawa pergi Mi Sun. Jin Gu memegang tangan Mi Sun.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
“Biar aku yang melakukannya, aku akan menyelesaikan tugasku 14 tahun yang lalu”. Jin Gu kemudian membawa Mi Sun.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 27
Sementara itu Tak Gu tiba di Cheonpyong dan bersiap untuk berkelahi. Tak Gu di halangi oleh banyak penjaga. Tak Gu pun mendengar teriakan Mi Sun. “ibu” teriak Tak Gu, manager Han terkejut mendengar suara Tak Gu .
Tak berhasil lolos dan lari mencari ibunya. Ia menemukan ibunya masuk kedalam mobil bersama jin Gu. Jin Gu menyetir mobilnya, Tak Gu berlari mengejar ibunya. “Ibu” teriak Tak Gu. “Ta Gu” teriak Mi Sun.[emm berasa kembali ke ep 6]

[Sinopsis] Baker King (Bread Love and Dreams) 26

Kim Tak Goo bersiap untuk rapat direksi. Hadirin rapat memperhatikan kelakuan Tak Goo yang salah tingkah membolak balik tumpukan dokumen sampai ada yang jatuh. Gu Ma Jun langsung menyela kalau Tak Goo sama sekali tak siap dengan presentasi hari ini. Ia kemudian memulai presentasinya lengkap dengan tumpukan kertas kerja di setiap meja hadirin. Ma Jun menyampaikan gagasannya untuk rencana Geo Sung 10 tahun ke depan. Tak Goo memperhatikan betapa canggihnya Majun presentasi sementara dia tahunya cuman membuat roti.

Selesai, Ma Jun lalu menantang Tak Goo untuk menyampaikan presentasinya. Tak Goo memulai, “Seperti diketahui aku kurang memenuhi syarat untuk menempati posisi ini. Aku sudah bersiap untuk presentasi tapi bukan dengan kertas. Aku memakai roti.” Tak Goo memberi isyarat pada anak buahnya, segera keluarlah trolit berisi roti-roti bagi setiap hadirin rapat. “Bukannya ini dari pabrik kita? Untuk apa kita makan roti yang sudah kita ketahui selama 30 tahun lebih?” salah satu direksi penasaran. “Bukan.” Tak Goo menjelaskan “Ini roti buatanku. Aku membuatnya sendiri sejak tadi pagi. Tidak banyak yang kulakukan, aku tidak mengerti tentang ‘odari’ profit juga”

(salah sebut dia.. mustinya ordinary menjadi odari = kaki pengkor)

“Aku juga tdak tahu bedanya manekin dengan marketing. Satu hal yang bisa kulakukan sebagai pengganti presiden adalah membuat roti. Dan untuk itulah sebabnya aku duduk di sini.” Wajah-wajah dewan direksi menjadi berubah respek pada Kim Tak Goo termasuk Ja Kyung. Ma Jun hanya terdiam. “Dalam roti presdir menemukan kepercayaan dirinya selama 30 tahun lebih. Itulah pemikiranku. Jangan kalian berpikir dengan menempatkanku yang hanya tahu membuat roti pada posisi ini Presdir hanya untuk melestarikan visinya. Mungkinkah?” Senyap di ruangan “Bagaimanapun Presdir adalah orang yang sangat mengerti roti” kata salah seorang direksi memecah keheningan yang disetujui oleh yang lain.

Majun, “Lalu sampai kapan kau hanya akan membuat roti yang ayah buat? Waktu berlalu,s elera berubah, dan kita selalu menjual produk yang sama dengan yang selama ini kita jual? Apa kau pikir pola biasa dapat menjalankan bisnis?”

Tak Goo, ” menciprtakan rasa khas baru dapat menjadi awal yang baru. Sebelum terjun ke bisnis ini jangan lupa kita adalah tukang membut roti Gu Ma Jun.”
Selama Tak Goo bicara panjang lebar, pengacara Park membatin, “Kenapa di antara semua orang harus Kim Tak Goo, Presdir?” kelihatannya dia menyadari kalau Presdirnya ternyata benar.
Selesai meeting asisten Tak Goo membincangkan bosnya, “kau lihat sorot matanya? Itu hebat!” Yoo Kyung menyambut ingin tahu hasil pertemuan itu, dia ingin tahu nasib Tak Goo juga. Tak Goo ditugaskan untuk menghidupkan kembali pabri roti di Cheongsan yang hampir bangkrut sebagai pembuktian kalau dia bisa menjalankan bisnis. “Kenapa Ceongsan?” Ny. Seo penasaran. “Cheongsan tempat di mana dia bisa menggali kuburannya sendiri” Tuan Han yakin. (Huh yakin dong dia kan sudha punay rencana jahat buat Tak Goo yah, kan?)

Tak Goo merasa tidak yakin akan keberhasilan pabrik di Cheongsan setelah mengetahui rencana itu ternyata dari pengacara Park. “Aku menyarankan tanggalkan saja posisi presdir pengganti itu.” “Jadi kau mengujiku?” Tak Goo mendesak. “Posisis itu bukanlah jabatan yang dapat dirterima dengan mudah. kau sudah memberukan kesan yang baik di pertemuan tadi, aku harap kau berhasil di Cheongsan. Permisi.”

Di kantornya Tak Goo minum dengan hausnya, ditanya oleh Yoo Kyung “Apakah kau akan ke pabrik di Cheongsan? Apapun yang akan kau lakukan kau akan melakukannya dengan baik.” Tak Goo menyambut riang, “Terimakasih, Apapun upaya yang kulakukan sukses atau gagal tergantung Surga memberikannya. Namun aku harus melakukan yang terbaik. Alangkah senangnya kalau kau bisa ke Cheongsan denganku.” Yoo Kyung gelagapan. “Ah, aku melantur lagi, maafkan.” Ia kemudian memberikan instruksi lewat telepon. “Aku melakukannya dengan baik, kan” Dia tersenyum lebar pada Yoo Kyung.

Kim Mi Sun mencari Tak Goo di kantornya, dia melihat kesana kemari “Di sinikah Tak Gooku bekerja?” Dia berhenti sebentar mersa terharu. Ingatan kembali ke saat belasan tahun yang lalu saat Tak Goo ditinggalkannya di rumah ayahnya. Flashback selesai, Kim Mi Sun menuju lift.

Kim Tak Goo masuk lift dan turun bersama asistennya.

Kim Mi Sun merasa pusing, meletakkan kepalanya di dinding depan lift. Kim Tak Goo keluar dari lift. Kim Mi Sun terjatuh dan ditolong oleh asistennya. Tak Goo tertarik dengan pemandangan itu, mendekat dan bertanya, “Kau sakit Nyonya? (please Tak Goo itu ibumuuuu.. :)) Kim Mi Sun bilang tidak apa-apa dan Tak Goo berkata lagi “Ada ruang duduk di mana kau bisa berstirahat di situ.” Tak Goo bicara dengan punggung Kim Mi Sun dijawab lagi dengan jawaban tidak apa-apa.

Tak Goo masih khawatir dengan ibu-ibu itu ketika ada yang memanggil namanya. Dia Dr. yoo memmuji roti buatan Kim Tak Goo yang berhasil menyentuh mereka semua. Lalu dia berjalan keluar. Kim Mi Sun memperhatikan dari jauh dan memanggil lirih nama anaknya, lalu pingsan. (duh mbak asisten … panggil dong Tak Goonya, kasihan nyonyamu itu lho ah)

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 26

Presdir dilapori pengacara Park, tentang tugas yang harus diembannya dan sebulan waktu yang diberikan. Presdir hanya merem lalu membuka matanya sebentar kemudian merem lagi. (kelihatannya sudah sadar nih ya Presdir)

Di kantor Ma Jun didatangi ibunya. “Kau suka kantormu?”

“Tidak apa-apa, aku suka.”
“Kau hanya enam bulan di sini. Aku akan memberikanmu jabatan Direktur Eksekutif awal tahun depan.”
“Bagus juga.”
“Ini awalnya, banyak mata memandang ke dalam perusahaan, kau mengerti?”
“Ya akan kuusahakan.”
Ny. Seo beranjak pergi, Majun menahan “Masalah pernikahanku tolong dimajukan secepat mungkin, Bu.” Wajah Ny.Seo mengeras “Di hari yang baik ini jangan mengecewakan orang lain dengan bicara seperti itu.” Majun menjawab, “Aku tidak selalu bisa mengatakan hal yang ingin kau dengar saja bukan? kau bawa aku ke dalam perusahaan, sekarang kau ingin membawakan perempuan yang kuinginkan dekat denganku, begitu, kan?” Mengapa kau begitu yakin aku akan menyetujui pernikahanmu itu?” “Karena tempat aku menemukan gelang itu adalah tempat di mana nenek meninggal.”. Ny. Seo terkejut ketakutan. “Majun, ada apa sebenarnya sampai kau lakukan ini terhadapku? Apa yang kau lihat? Apa yang kau dengar? Apa lagi yang kau tahu?” “Jangan bertanya lagi Bu. Aku takkan menjawab lagi. Kau hanya cukup merestui pernikahanku.”

Yoo Kyung dipanggi Ny. Seo ke rumahnya. “Anda memanggilku Nyonya?” Ny. Seo menoleh dan dia melihat gelang itu, dan terlihat seperti ketakutan. “Berlutut!” “Kenapa?” “Kau tak bisa?” Tadinya Yoo Kyung mamu membantah lagi tapi akhirnya dia menurut. “Aku berlutut.” “Bagaimana rasanya?” tanya Ny. Seo. Kemudian dia menghujani Yoo Kyung dengan umpatan, cacian, dan hinaan. Setelah puas dia meninggalkan Yoo Kyung yang perasaannya campur aduk dan masih berlutut.

Tak Goo sudah sampai di pabrik Cheongsan malam harinya. Keluar dari mobil, pikirannya melayang ke 14 tahun yang lalu ketika di amencuri roti dan pertama kali bertemu dengan ayahnya.

Tak Goo masuk ke dalam pabrik meski dilaran oleh asistennya “manager pabrik belum datang Tuan.” Tak

Goo masuk ke dalam pabrik dan menyelusuri lorong-lorong pabrik yang gelap. “Tuan sebaiknya kta menunggu manager pabrik di luar saja.” Tak Goo tidak mempedulikan dan terus memberikan komentar situasi pabrik yang mengkhawatirkan.

Tak Goo mendengar suara dari dalam sana. Dia mencoba menyalakan lampu tapi tidak berhasil. Tak Goo menemukan senter dan menyalakannya, kemudian mencari asal suara. Ketika dia membuka sebuah pintu, tiba-tiba Tak Goo ditinju seseorang, lalu mereka terlibat perkelahian. Ketika Tak Goo hendak meninju lagi orang itu tiba-tiba lampu dinyalakan. Ternyata orang yang ditinjunya tadi adalah Shin Shin Ho! Ayah Shin Yoo Kyung! Tak Goo tertegun, “Ahjussi?”

Manager pabrik yang menyalakan lampu, “Hey apa yang kalian lakukan di sini?” Asisten Tak Goo memberikan kartu nama dan memperkenalkan diri, “Kami dari kantor pusat.”

Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 26

Yoo Kyung mendatangi Ma Jun di kantornya. Dia menoleh, “Ini jadi kantorku sekarang.” Yoo Kyung mendekat, “Aku habis menemui ibumu. Aku mendapat restunya untyk pernikahan kita. ” “Ibu menyatakannya kepadamu? Dia menyetujuinya?” Shin Yoo Kyung mengangguk, kemudian Ma Jun menariknya ke dalam pekukannya. “Maukah kau katakan padaku? Gelang yang kau berikan padaku. Ada cerita apa di baliknya?” Yoo Kyung bertanya dalam pelukan Ma Jun. “Tak ada cerita. Jangan tanya apa-apa lagi tentang gelang itu.” katanya kaku. “Mulai sekarang berfikirlah kau akan menjadi istriku. Menjadi wanitaku.

Oh keliru! Ny. Seo tidak memberikan begitu saja restu itu pada anaknya. Dia menangis, mengamuk menghancurkan botol-botol minuman di bar di rumahnya. Presdir di dalam kamar sibuk menyimak. (aneh kok orang bangun dari pingsannya nggak ketahuan yah. Kalo di sini mungkin kita sudah pengajian deh buat mengucap syukur pada Tuhan)

Di Pabrik Cheongsan Tak Goo diajak ke dalam kantor oleh manajer pabrik di sana. “Ketika ada berita dari pusat, kupikir orang yang datang jauh lebih tua. Aku agak kaget melihat betapa mudanay dirimu.” Tak Goo tersenyum, “Pria tadi?” “Ah, Shin Shin Ho?” “Dia bekerja di sini?” “Dia bekerja di sini sebagai penjaga keamanan sejak 5-6 tahun yang lalu. Dia tak punya keluarga, tak punya tujuan, kami tak bisa mendiamkannya lalu kami angkat dia sebagai satpam.” Mendengar penjelasan manager pabrik Tak Goo termenung. “Kau mengenal dia?” Tak Goo mengelak, “Ah bukan seperti itu.” Sementara Shin Shin Ho merenung di tempat gelap, mungkin juga menguping diam-diam.

“Mengapa kau datang dari pusat secara mendadak jam segini?” tanya manager pabrik. “Kudengar situasi di Cheongsan tidak begitu bagus. Mengetahui itu, aku ingin menemuimu dan mungkin aku dapat menemukan solusinya.” Tak Goo menjelaskan. “Mungkin aku tak seharusnya mengungkapkan hal ini. Tapi pabrik ini sudah tak ada harapan lagi. Karena ada isu pabrik mau tutup banyak karyawan sudah mengundurkan diri. Kalau kau datang ke sini untuk memulihkan keadaan pabrik ini percuma, tak ada harapan” Manager pabrik menjelaskan dengan apatis.

Tak Goo tidak putus asa. “kita lakukan apa yang dapat kita lakukan.Aku harus dapat membuat produk baru di sini dalam sebulan. Selagi aku ada di sini aku akan melihat-lihat.” Lalu dia berkeliling memeriksa terigu, dan membauinya.

Shin Shin Ho memperhatikan dari jauh, Tak Goo mengetahuinya, dan kemudian datang menyapanya. “Ahjussi. Kau ayahnya Shin Yoo Kyung kan? bagaimana hidupmu selama ini? Bagaimana dengan Yoo Kyung? Apa kau mendengar berita tantangnya?” Kelihatannya Ahjussi berang dengan pertanyaan Tak Goo, “Tutup mulutmu, ya.”

“Ahjussi?”
“Dia anak yang menjeblsokan ayahnya sendiri lalu pergi begitu saja. Jangan pernah menyebutkan namanya di depanku lagi.Aku akan mendengar namanya lagi ketika dia mati dan aku mati dengannya.” (ini bapaknya beneran apa bukan sih)

“Ahjussi, kau tak berubah sedikitpu?! Bagaimana kamu masih dapat berpikir seperti itu tentang satu-satunya anakmu?” heran Tak Goo. Shin semakin berang mendengarnya, “Diam!! Lebih baik tutup mulutmu, dan kembalilah ke Seoul. Kau membuat langkah keliru. Kau juga bisa mati di sini! Mengerti?!” Manager Cheongsan menguping dan menelepon.

Setelah menutup telepon, Manager Han bicara dengan seseorang… Jun Gu!

Manager Han memberikan secarik kertas jada Jin Gu, “Bawalah orang ini diam-diam ke sini. Tentunya jangan sampai ada yang tahu.” Jin Gu menyela, “Kudengar kau akan menyuruhku berbuat untuk Tak Goo.” “ini ada hubungannya dnegan dia. Kalau kau sudah sampai, kau akan tahu.”

Di sebuah rumah sakit, Dr Yoon bicara dengan Kim Mi Sun dan Bibi Gong,”Sekarang kita tinggal menunggu donor mata. Dalam 2 atau 3 bulan kau akan mendapat corneal transplant. Tapi sekarang kau harus memulihkan dulu kondisimu.” Bibi Gong khawatir, “Ya Tuhan sudah beberapa hari ini dia masih saja belum membaik? Kalau kau ingin bertemud engan anakmu, kau harus bertemud engan anakmu. Bukannya malah kembali pulang seperti ini dan berbaring saja.”

Kim Mi Sun merasa malu dengan keadaannya. Kesannya dia seperti tidak bertanggung jawab dalam tumbuh kembang Tak Goo sampai dewasa. Lalu bagaimana tiba-tiba dia datang ke dalam kehidupannya sebagai ibunya. Dr Yoon ingin membantu Mi Sun dengan mengontak Tak Goo, tapi Mi Sun menolaknya. “Mesik dari kejauhan aku sudah melihat Kim Tak Goo bukan, kalau mati sekarang aku tak akan menyesal,” katanya.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 26

Manager Han dan Ny. Seo.

“Kudengar kau sedang berkonsentrasi pada pernikahan Ma Jun dan Yoo Kyung?”
“Siapa bilang?”
“Kudengar dari Majun. Pernikahan segera dilakukan segera setelah presdir sadar dari komanya.”
Ny. Seo memberikan alamat panti asuhan tempat Yoo Kyung dibesarkan.
“Banyak yang mencurigakan dari anak itu. Carilah ayah kandung Shin Yoo Kyung. Sekarang aku akan menenangkan Ma Jun, setelah itu tidak ada alasan lain untuk membuat Shin Yoo Kyung menyerah.” Ny. Seo lalu mengajak Shin Yoo Kyung pergi ke suatu tempat.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 26

Tak Goo mencari Yoo Kyungd i sekertariat, tapi ybs sudah pergi. Tak Goo kemudian menitipkan pesan pada rekah Shin Yoo Kyung lalu pergi. Tapi Ma Jun mengetahuinya. “Urusan apa yang harus kau katakan pada Yoo Kyung?” “Sesuatu yang tak bisa kukatakan kepadamu” Tak Goo lalu pergi. “Yoo Kyung dan aku segera menikah,” kata Ma Jun menghentikan langkah Tak Goo. “Kenapa kau kelihatan begitu terkejut? Kau takkan mengajaknya menikah bukan? SHin Yoo Kyung akan menjadi isteriku, jadi jangan berahasia di depanku. Kau dah Yoo Kyung secara hirarki akan menjadi keluarga. Jangan mempersulit diri.” Tak Goo menjawab Ma Jun “Kau akan membuatnya bahagia bukan? Dia anak yang penuh penderitaan. Biarkan dia bersandar padamu.” kemudian berlalu.

Tak Goo lalu ke Pal Bong Bakery dan bertemud engan semuanya, minus Jin Gu. Dia meminta semuanya mengevalusi roti Cheongsan. Kesimpulannya semua sepakat rotinya tidak enak dan tidakheran pabrik mau tutup.

Yang Mi Sun, “Perusahaan itu mau mendepakmu dari sana” Kemudian Tak Goo meminta bantuan para chef itu yang dipercayainya untuk bekerja di pabriknya.
Para chef kemudian melamar di Pal Bong Bakery. Dengan alasan sekarang sulit mencari pekerjaan, sementara mereka cuma tahu bikin roti, akhirnya mereka diterima di sana. Ketiganya lalu meneliti kinerja pabrik. Bertemu dengan Tak Goo mereka berpura-pura tidak kenal, eh tapi malah Tak Goo yang senyum lebar pada mereka.. dasar Tak Goo yaa.. 😀

Di kantor Geosung mereka melaporkan temuannya pada Tak Goo. Semua hasil laporannya memprihatinkan. Semua itu menyebabkan kantor pusat mengeluarkan anggaran lebih. “berarti seseorang menggunakan uang pabrik, bukan cuma beberapa Won tapi milyaran Won” kata Tak Goo. “Bukannya itu terlalu besar untuk penggelapan oleh manager pabrik?” Tuan Yang tidak yakin. “itu yang harus kita cari tahu.” Tak Goo lalu meminta ketiganya terus memonitor pabrik sementara dia akan memikirkan formula untuk produk barunya.

Shin Yoo Kyung makan bersama di keluarga Ma Jun. Ma Jun meminta pernihkahan dilaksanakan segera dan tidak ingin ada penundaan lagi. Ja Kyung, kakaknya heran mengapa Ma Jun terburu-buru sementara ayahnya masih terbaring sakit.

“Di keluarga kita keturunan sangat penting. Pernikahan dipercepat pada masa ini.” kata Ma Jun. Ja Kyung dan Ma Jun kemudian terlibat perdebatan.
Ny. Seo mengatakan ide itu tidak buruk dan membuat janji untuk persiapan menuju pernikahan. Ja Rim heran ibunya berubah pikiran. Ja Kyung memilih pergi meninggalkan meja makan lebih dulu dan disusul oleh Ja Rim.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 26

Keluar rumah Yoo Kyung marah karena situasinya makin sulit dan aneh baginya. Menurutnya, ibun Ma Jun sudah merestui mereka dan sebaiknya mereka tarik nafas dulu lagipula presiden sedang sakit. Mengapa harus mendesak sepert ini?

Ma Jun, “Kenapa kau seperti ini? Kau berubah pikiran? Ketika ibu menerimamu kau menyerah dan mengabaikan pernikahan ini?”
Yoo Kyung, “Bukan itu.”
“Maka dari itu,” Ma Jun melanjutkan, “Mari kita lanjutkan. Kalau kita tidak buru-buru bisa jadi pernikahan tidak akan terlaksana. Kau biilang kau takkan menyesal. Sudah. Tutup saja matamu dan lakukan dengan caraku.” Ma Jun menarik Yoo Kyung ke dalam pelukannya, “Bilang aku bersedia Yoo Kyung.” Tak Goo datang membawa dus besar kelihatannya berat, ia lewat mendekap dusnya erat-erat (hahaha kasihan tapi lucu melihat objek yang didekap Ma Jun dan Tak Goo)

Tak Goo masuk kamar ayahnya dan menemukan kakak tertuanya Ja Kyung sedang di sana. “Kakak, bagaimana keadaan Ayah? Ada kemajuan hari ini?” Pertanyaan Tak Goo dijawa Ja Kyung, “Masih sama.” (eeealaah… belum pada tahu ya)

Tak Goo berbicara dengan ayahnya seperti ayahnya bisa menanggapinya sambil memijat kaki ayahnya. Kelihatannya Ja Kyung tersentuh dengan sikap adiknya itu.

Di Rumah Sakit, Bibi Gong sangan mencemaskan keadaan Kim Ki Sun, meminta Dr. Yoon segera mencari Kim Tak Goo. Dr. Yoon lalu berangkat. Dia berpapasan dengan Jin Gu (o ow.. aku mencium bahaya nih)

Di Cheongsan, manager pabrik mempertemukan Shin Shin Ho pada Manager Han, “Ini orangnya, Tuan.” Melihat Manager Han, Shin terbelalak, “Apa yang membawamu ke sini?” Manager Han menjawab tenang, “Orang bilang dunia ini kecil. Mungkin ini maksudnya.” Shin semakin bingung, “Maksudmu?”

“Kau punya anak perempuan bukan? Dia bernama Shin Yoo Kyung?” tanya Manager Han.

Manager Han keluar ketika Tak Goo datang. Shin mengikutinya, Tak Goo mencium adanya bahaya. Dia mencoba melarang Shin. “Mau ke mana?” tanya Tak Goo. Shin menjawab mau mencari anaknya. Tak Goo melanjutkan, “Kau tak pernah bersikap seperti seorang ayah pada anakmu. Apa kau akan menjerumuskannya ke dalam bahaya?”

“Kau ini siapa bicara seperti itu? Suaminya?” Shin mendorong Tak Goo dan berusaha masuk ke dalam mobil. Manager Han segera menyuruh berangkat. Tak Goo masih berteriak, “Baiklah sekali ini saja. Dapatkah kau bersikap seperti seorang ayah bagi Yoo Kyung?” Shin masuk ke dalam mobil. Manager Han segera menyuruh berangkat. Tak Goo terus memanggil-manggil Shin dan meratap sedih. Sementara itu Dr. Yoon mencari Tak Goo di kantornya.
Sinopsis Bread Love and Dreams Episode 26
Shin Yoo Kyung memilih dan mencoba baju pengantin. Yoo Kyung keluar dalam baju pengantin. Ma Jun terpana, sementara Ny Seo berlagak sibuk tidak mau melihatnya. Dia malah terus melihat jam di dinding.
Manager Han tiba diikuti Shin dan mempertemukanya dengan anaknya. Shin Yoo Kyung terbelalak kaget, begitu jugan dengan Shin ayahnya. Mungkin dia heran melihat anaknya begitu cantik.
Tak Goo mencari Yoo Kyung di kantornya, dan diberi alamat tempat butik baju pengantin. Dia lalu berlalu dan masuk lift berpapasan dengan Dr. Yoon.

Lift tertutup dan membuka lagi. Dr. Yoon bertanya, “Kum Tak Goo?” Diiyakan oleh Tak Goo. “Yang pernah tinggal di Cheongsan?” Dr Yoon bertanya lagi.