[Sinopsis] Down With Love Episode 13 Part 2

Sinopsis Down With Love Episode 13

Usaha Yu Ping tak sia-sia, seorang anak lelaki berbaju kuninglah yang menemukannya. Tangis Yang Guo langsung pecah, ia mendekati Yu Ping yang kini memegang bola itu dan memeluknya erat.
Kekhawatiran ayah dan anak jauh berbeda, saat Yang Duo duduk dalam kecemasan, ayahnya justru mondar-mandir gak jelas, hehe, hingga Yang Duo pun memintanya berhenti. Baru saja Yang Duo hendak menelpon Yu Ping, terdengar suara di depan pintu.
Tuan Yang menyambut Yang Guo, menanyakan keadaan dan menawarinya makan. Tapi Yang Guo lebih memilih untuk beristirahat dan meminta mereka menjamu Yu Ping.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Setelah Yang Guo masuk ke kamarnya, tuan Yang langsung bertanya, “apa dia semalaman mencari bola kristal itu?”, mendapat jawaban anggukan, tuan Yang langsung sedih. Yang Duo menjelaskan pada Yu Ping betapa berartinya bola itu bagi Yang Guo dan menganggapnya sebagai pembawa keberuntungan.

Padahal aslinya bola kristal yang Tuan Yang berikan itu hanya bola kristal biasa yang ia dapat dari seorang costumer yang berhutang pada istrinya (ibunya Yang Duo dan Yang Guo). Kebetulan hari itu ulang tahun Yang Guo, jadi untuk menyenangkannya tuan Yang membual bahwa bola kristal itu adalah bola ajaib. Ia sama sekali tak menyangka putrinya akan mempercayainya sampai sekarang.

Tuan Yang benar-benar kesal pada Ke Zhong, tapi Yu Ping mengingatkan tuan Yang untuk tenang tak lagi mengomel demi Yang Guo. Mereka harus punya rencana untuk memulihkan kepercayaan diri Yang Guo.

Sementara malam itu di kamarnya Yang Guo menatap bola ajaibnya sampai tertidur…..dan kemudian terbangun paginya karena bermimpi buruk soal Ke Zhong dan Hui Fan.
Ia terkejut saat mendapati Yu Ping tertidur di sofa ruang tamunya, dan mematikan kompor di dapur. Yang Guo membuka cardigannya dan mencoba menyelimuti Yu Ping. Yu Ping malah ngagurinjal (??tanya orang sunda terdekat anda, muhaha) kaget, ia akan ke dapur. Tapi Yang Guo bilang kompor sudah dia matikan. Ternyata Yu Ping tertidur saat mencoba membuat bubur.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Yang Guo menolak tawaran makanan dari Yu Ping dengan dalih ia tidak lapar. Tapi ia tak menolak saat Yu Ping akan membantunya memakaikan obat pada tangannya yang luka. Sambil di obati, Yang Guo meminta maaf karena telah membuat orang termasuk Yu Ping khawatir kemarin.
“Bodoh, untuk apa kau meminta maaf? Orang cenderung akan menyendiri saat mereka sedang sedih”. Yu Ping mencoba menunjukkan dirinya berempati.
Melihat tangan Yu Ping juga luka, gantian Yang Guo mengobati tangannya Yu Ping. Saking sakitnya Yu Ping sempat meringis, tapi ia langsung masang muka senyum agar Yang Guo tak khawatir (atau biar kelihatan kuat didepan Yang Guo??hmmm). Yang Guo tahu Yu Ping berpura-pura tak merasa sakit, ia juga jujur menceritakan rasa sakit yang di tahannya yang sesaat hilang saat ia terlalu konsentrasi mencari bola ajaibnya. Sakitnya memang tak enak, tapi juga bukan sakit yang membuatnya merasa ingin mati, jadi ia minta Yu Ping tak usah mengkhawatirkannya.
Dan inilah rencana pertama mereka untuk memulihkan Yang Guo: membawa anak-anak untuk membuat sibuk Yang Guo!.. Sepertinya rencana akan berjalan mulus, tapi Yang Duo tetap khawatir, ia memilih ikut menemani Yang Guo dan anak-anak.
Saat sedang berdua itulah tuang Yang mencoba membahas soal Hui Fan dengan Yu Ping. Tuan Yang awalnya mengaku ingin mengomeli Hui Fan habis-habisan, tapi saat bertemu secara pribadi, ia hanya sanggup mengomel dengan dua kata. Hui Fan yang di temuinya tampak seperti cangkang tanpa jiwa, untuk itu ia minta Yu Ping mau menemui Hui Fan dan berbicara dengannya. Tuan Yang mencoba memahami hal yang di lakukan Hui Fan hanyalah karena terlalu mencintai Yu Ping.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Sementara yang lain menikmati puding, Yang Duo yang terbiasa medit terbelalak melihat struk harganya. Tapi kemudian ia sadar, asal mereka bahagia, itu tak masalah. Melihat Yang Guo dan anak-anak tersenyum balapan ke taman, Yang Guo memikirkan kemungkinan Yang Guo bisa cepat pulih. Ia jadi teringat pada Ke Zhong, pria yang selama ini menjadi pangeran tampannya ternyata tega berbohong mempermainkan perasaan orang.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Rencana kedua di mulai: mendatangkan Yan Ling ke rumah lalu mereka ramai-ramai ke tempat karaoke. Dan inilah rencana ketiga: saat akan pulang, tuan yang sengaja mengatur Yang Guo dan Yu Ping pulang berdua sementara ia dan Yang Duo plus Yang Ling mengurus anak-anak.
Di dalam taxi Yang Guo sedikit ngomel karena melihat ayahnya buang uang untuk naik taxi, padahal mestinya mereka bisa hemat kalau naik mobil Yu Ping walau mesti umpel-umpelan. Saat ia akhirnya di beritahu, ia masih tak percayakalau bosnya menyukai adiknya. Ia heran karena hanya dia yang gak ngeh, padahal Yu Ting dan Yu Fei saja mengaku tahu.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Sementara di mobil Yu Ping, Yang Guo tak mau menyahut dan pura-pura tidur. Tapi ia akhirnya membuka matanya dan mengaku merasa lelah karena berusaha keras untuk tetap tersenyum. Mendengarnya Yu Ping otomatis memutar mobil berbalik arah. Yu Ping menghentikan mobilnya dan mulai memarahi Yang Guo. Melihat Yang Guo berpura-pura tersenyum bukanlah tujuan utamanya.
“Tak bisakah aku pura-pura senyum?? Kalau aku tersenyum lebih lama siapa tahu jadi kenyatan”.
“Kalau kau tersenyum terus kau bisa sakit!! Bodoh! Aku akan membawamu ke suatu tempat. Kalau kau sedih, menangislah sepuasmu”
Ternyata Yu Ping membawa Yang Guo memandang sunrise di pegunungan. Hoaa bagus banget. Yu Ping duduk menemani sementara Yang Guo menangis.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Perlahan tangannya mulai terjulur untuk merangkul bahu Yang Guo. Yang Guo sejenak menyenderkan kepalanya, ia minta maaf karena walau tempat itu bagus ia tak terlalu bisa menikmatinya.
Yu Ping menceritakan soal Xiao Nan. Sebuah drama epic Jepang yang dimainkan Kimura Takuya.Yang Guo mengaku tak tahu, Kimura Takuya adalah om-om, yang hanya generasi Yu Ping (baca=tua) yang menontonnya. wkwk
“Tak mungkin, kau pasti menonton meteor garden”, haha, Jerry Yan promosi.
“Ya aku menonton… tapi versi Koreanya. Goo Jun Pyo sangat tampan!”
Mendenar kata-kata Yang Guo, Yu Ping menggigit jarinya, wkwkwk, apa dia setua itu? Mungkin begitu pikirnya. Mereka kembali membahas ‘long vacation’.
“Apa ceritanya bagus?”tanya Yang Guo akhirnya ingin tahu
“Hanya orang dari generasiku yang akan mengerti”, wkwk Yu Ping ngambek gak mau ngejelasin lagi.
“Aiyo… mengapa kau marah, kau sangat menyedihkan! Aku bisa menontonnya bersamamu, aku bisa menjadi seseorang yang dari generasi itu juga… Okay?! Jangan marah”.
Akhirnya Yu Ping menceritakan soal konsep Long vacation, dimana saat orang sedih, mereka akan berpikir bahwa mereka sedang libur dari kehidupan. Karena itulah tak ada yang mereka pikirkan dan memilih bebas berjalan-jalan. Sampai akhirnya mereka merasa full recharge lagi dan setelah itu baru kembali. (Recharge bikin inget Dokko Jin)
“Sepertinya masuk akal”ucap Yang Guo yang membandingkannya dengan liburan yang diingatnya semasa kecil. “Saat itu tiap hari terasa liburan, mendatangi banyak tempat dan makan banyak hal…. Aku sangat bahagia”
“Apa yang ingin kau makan?”
“Aku ingin es serut di jalan Yong Kang, Es serut diatas balok es, sepringnya 100 Nt, sangat mahal”.
…..dan hari itu pun di habiskan untuk wisata kuliner. (akang Jerry, kalau makan-makan ajak sayah juga atuuuuh ^^)
Manager Hui Fan kaget saat melihat Hui Fan turun membawa kopernya. Hui Fan mengaku ia baik-baik saja hingga manager tak perlu membatalkan jadwalnya. Manager mencoba menahan Hui Fan untuk tinggal lebih lama disana karena Yu Ping kemungkinan segera pulang.
Hui Fan tersenyum getir, ia sadar ia juga takkan bisa melakukan apapun bilamana Yu Ping pulang nanti. “Hubungan kami sudah seperti ini, jika aku masih menyangka ia akan memaafkanku, berarti aku masih belum memahaminya dengan baik… hal yang kusesali adalah aku tak memikirkannya dulu”. Hui Fan juga mulai membandingkan kelakuannya dengan peran dalam naskah, yang pasti masuk kategori antagonis. Tapi dengan bodohnya, ia tak sadar dan malah menganggap dirinya adalah tokoh utama wanita di mata Yu Ping. Hui Fan membulatkan tekad untuk bertanggung jawab atas semua yang dilakukannya.
Kali ini Manager mendukung Hui Fan, ia membawakan koper Hui Fan ke mobil.
Sementara itu Ke Zhong yang belum tahu situasi di Taiwan melihat boneka lucu, ia berencana membelinya sebagai hadiah untuk Yang Guo. ‘Boneka ini sepertimu, membuatku tersenyum dan membuat suasana hatiku baik’ begitu kira-kira yang di tulis Ke Zhong di kartunya.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Sambil menunggu bonekanya di bungkus, Ke Zhong menerima telp dari Hui Fan, “Hui Fan, kalau kau tak mempunyai masalah penting, akan lebih baik kita tak saling berhubungan lagi”.
“Ke Zhong, apa Yu Ping telah memberitahumu? Aku sudah berencana untuk menelponmu dan memberitahumu sendiri…. Hanya saja aku terlalu takut untuk kehilangan teman sepertimu… Ke Zhong… jangan marah, aku tak bermaksud untuk merusak hubunganmu dengan Yang Guo“.
“Apa maksudmu”
Ke Zhong terkejut saat mendengar cerita Hui Fan, “Yang Guo sudah tahu semuanya?”
“Jadi Yu Ping belum memberitahumu?”
Ke Zhong langsung berlari tak memperdulikan mbak toko boneka yang memanggilnya. Hui Fan menunduk lemas, ternyata walau Ke Zhong belum tahu ia merusak hubungan Yang Guo dan Ke Zhong, Ke Zhong sudah berniat tak berhubungan lagi dengannya. Poor Hui Fan, bermaksud serakah malah dua-duanya hilang.
Ke Zhong memacu mobilnya sambil berusaha menelpon Yang Guo dengan harapan dapat memberi penjelasan.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Sementara itu, Yang Duo menemani Yu Ting menggambar, tuan Yang mengikir kukunya sambil sesekali melirik jam dan terkekeh. Ia senang membayangkan kemungkinan Yu Ping segera memanggilnya ayah.
Yang Duo heran melihat kelakuan ayahnya, “ayah, kadang kupikir kami berdua itu di adopsi. Anak gadismu bersama seorang lelaki tak pulang sepanjang malam, tapi ayah sama sekali tak khawatir!”.
Tuan Yang berusaha mengelak, “obat ampuh sakit karena putus adalah memulai hubungan baru. Tidakkah kau ingin Yang Guo keluar dari rasa sakit?”
Yang Duo malah khawatir kalau teori ayahnya keliru, justru Yang Guo keluar dari sakit yang satu ke sakit yang lain (keluar dari mulut harimu masuk mulut buaya). “Bukan karena aku tak percaya pada bossku, tapi kau lihat bahkan artis wanita cantik seperti Hui Fan bisa berakhir menyedihkan karena Yu Ping. Apa yang bisa dilakukan Guo Guo untuk membuat Yu Ping mencintainya seumur hidupnya??”.
Tuan Yang dengan khawatir setuju pada pemikiran Yang Duo.

Muncul Yu Fei mengeluhkan kamar mandi yang bau. Ternyata karena aturan di rumah itu toilet akan disiram setelah pipis 3x dan pup 1 x, ckckck pengen hemat tapi JUOROOOKKK, haha kebangetan ini mah.. Yu Fei pun terrpaksa masuk KM dengan menutup hidungnya.

Dengan rasa gembira, Yang Guo diantar pulang Yu Ping yang sepanjang jalan hampir ngebut. Yu Ping memperlakukan Yang Guo dengan baik, ia bahkan akan membukakan pintu tapi Yang Guo sudah keluar duluan. Yang Guo berterimakasih karena Yu Ping telah menemaninya makan begitu banyak makanan enak. Kini ia mengklaim telah punya banyak energi. Yu Ping menambahkan, menurutnya Yang Guo tak hanya full of energi, tapi juga gemuk dan buncit, kekekek. Mereka tertawa bersama, tapi tawa mereka segera hilang saat melihat Ke Zhong.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Baru saja Ke Zhong bilang Yang (maksude manggil Yang Guo), Yu Ping buru-buru maju menutupi Yang Guo. Ke Zhong berusaha memberi pengertian pada Yu Ping kalau ia ingin berbicara berdua dengan Yang Guo.
“Apa lagi yang harus dibicarakan?”
“Sebelum kami putus, aku masih punya hak untuk menjelaskan semuanya”
“Kau masih berani mengatakan kau punya hak? Kau bahkan tak punya hak untuk melihatnya”jawab Yu Ping berapi-api.
Ke Zhong tak sabar, ia berusaha mendekati Yang Guo langsung, Yu Ping langsung melayangkan tinjunya. Yang Guo berusaha menahan Yu Ping.
“Tidakkah sudah cukup kau menyakitinya?”tanya Yu Ping yang masih marah.
Ke Zhong dengan sudut bibir berdarah berusaha bangun, sementara Yu Ping bersiap akan memukulnya lagi kalau Yang Guo tak mencegahnya.
“Aku tak pernah punya teman bajingan seperti kau!”tunjuk Yu Ping geram.
Yang Guo mulai menangis karena gagal meluluhkan amarah Yu Ping pada Ke Zhong.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Tuan Yang dan Yang Duo yang mendengar keributan segera keluar. Tuan Yang mencoba menasehati Yu Ping untuk tak berkelahi.
Sementara Ke Zhong setelah mendapat omelan dari Yu Ping, kini juga mendapat omelan dari tuan Yang dan Yang Duo.
“Cukup!!”, akhirnya Yang Guo angkat suara. Ia yakin Ke Zhong takkan menyerah pulang begitu saja, ia akhirnya bersedia memberi waktu pada Ke Zhong untuk bicara berdua.
Tuang Yang dan Yang Duo berusaha mengintip keluar dari jendela, sementara Yu Ping hanya berdiri mematung. Tuan Yang khawatir kalau Yang Guo yang ia kenal lembut hati akan memaafkan Ke Zhong dan kembali padanya.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Yang Duo yang tahu kegelisahan Yu Ping mendekatinya, “boss, apa kau yakin tak ingin melihat keluar?”.
Yu Ping marik nafas panjang, tanpa menoleh ia menyahut, “Yang Guo benar, kita semua orang luar. Kalau ia ingin bicara cerdua dengan Ke Zhong, aku tak punya alas an untuk menolaknya”. Yu Ping lalu bicara pada tuan yang untuk meminta maaf atas gangguan dua ponakannya, ia pun akan membawa mereka pulang…………di buka lowongan untuk menghibur akang Jerry yan.

TBC

Catatan: Aish sebenernya pas adegan Ke Zhong manggil Yang Guo tapi cuma keluar Yang aku pgn nyambungin tuh dengan lagu jadul benci tapi rindu: …..Yang, hujan turun lagi, ….Dibawah payung hitam ku berlindung….. Yang, ingatkah kau padaku
Di jalan ini dulu kita berdua….. Basah tubuh ini, basah rambut ini…. Kau hapus dengan sapu tanganmu …wkwkwk, tapi tar bisa merusak cerita.

Have a Great Day Fams^^
from ai Rf @pelangidrama.net with Love…. mmmmuaaach!!

[Sinopsis] Down With Love Episode 13 Part 1

Mohon tidak meng-Copy Paste tulisan dari blog kami, bila ingin men-share di blog/ FB cukup link nya saja. Tolong hargai kerja keras tim penulis, terimakasih….

Dan haripun berganti, Hui Fan sibuk pemotretan di dampingi Yu Ping……. Namun terlihat sama sekali tak bersemangat.
Sinopsis Down With Love Episode 13
sementara Yang Guo menemani anak-anak di taman bermain, matanya tak henti melihat jam di tangannya. Akhirnya ia sedikit memaksa anak-anak untuk menemaninya ke tempat pemotretan Hui Fan.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Hui Fan gamang, ia merasa tak bisa menampilkan sosok yang diminta fotografer karena ia sudah lupa bagaimana rasanya dicintai. Manager Hui Fan segera memberi kode pada Yu Ping untuk membantunya. Yu Ping mengerti, ia mendekati Hui Fan dan berlutut dihadapannya. Dipegangnya tangan Hui Fan dan di ucapkannya kata-kata penyemangat.
Satu kecupan Yu Ping ditangannya, sudah cukup menjadi penyemangat Hui Fan. Semangat Hui Fan kembali, ia dengan cantik berpose.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Yu Ping tiba-tiba mendapat telpon, ada masalah dengan kliennya hingga ia bergegas pergi.
Tak lama, Yang Guo datang bersama anak-anak. Mereka yang awalnya enggan bertemu Hui Fan akhirnya bersedia ikut dengan bujukan es krim. Tapi Yang Guo tak bisa masuk, ia tak punya ijin masuk gedung. Pengakuannya bahwa ia kenal baik dengan Hui Fan pun dianggap mengada-ada, karena Yang Guo bukan fans pertama yang mengaku-aku seperti itu. Pak satpam (hehe, di Taiwan ada satpam???) menyarankan Yang Guo menelpon Hui Fan untuk turun menemuinya, setelah itu baru Yang Guo bisa ikut masuk.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Sayangnya Hui Fan tak tahu ponselnya berbunyi, jadi yang bisa dilakukan Yang Guo saat ini adalah menenangkan anak-anak dengan membuat mereka makan es krim sambil menunggu di kedai seberang gedung.
Yang Guo yang tahu Yu Ping bersama Hui Fan mencoba menelponnya, namun tak kunjung diangkat oleh Yu Ping. Ditengah kebingungannya, di dekatnya ada pembawa kostum Hui Fan yang menjatuhkan bawaannya. Yang Guo melihat kesempatan, ia ikut sibuk membantu pembawa kostum Hui Fan membawakan pakaian.
Caranya berhasil, haha, pak satpam tak sempat melihat wajahnya yang tertutupi pakaian.
Sambil menunggu kostumnya datang, Hui Fan berbincang dengan managernya. Ia menanyakan apa Yu Ping akan kembali setelah menyelesaikan masalah kliennya. Saat managernya menjawab tak tahu dan menawarkan untuk menelpon Yu Ping. Hui Fan melarang, Hui Fan tahu kalau Yu Ping tak suka di ganggu saat kerja, kecuali yang ganggu itu Yang Guo, haha.

Ini yang dibahas manager, Yu Ping bisa kok diganggu Yang Guo cuma gara-gara hal kecil seperti ice hockey, kenapa Hui Fan yang pacarnya malah gak boleh ganggu. Hal inilah yang memicu penilaian manager terhadap Yu Ping turun. “Hui Fan, kenapa kau menyiksa dirimu seperti ini.? Saat ini kau adalah selebrity paling terkenal di beberapa negara. Masih banyak pria yang kualitasnya lebih bagus dari pada dia!”. Setuju ma mbok manager!!

Hui Fan tak mau mendengarnya, ia minta managernya tak lagi bicara. Ia bahkan menyalahkan managernya yang selalu mempengaruhinya dengan kata-kata itu hingga Yu Ping lepas darinya. “Aku hanya punya satu pemikiran saat ini. Selama aku bisa mendapatkannya kembali, walau aku harus menyerahkan semua yang kumiliki sekarang, aku takkan ragu-ragu”. Hui Fan lalu memegang kepalanya yang mulai pening, jauh di dalam lubuk hatinya (hayooo inget lirik lagunya sapa??? Naff??) sepertinya ia tahu kenyataannya tak sesuai dengan harapannya.

Menunggu Hui Fan yang minum obatnya, managernya membenarkan pepatah soal wanita bisa kalah oleh satu kata ‘cinta’, Hui Fan adalah contoh nyata. Hui Fan sangat sulit mencintai orang lain. “Jika aku, aku lebih memilih orang yang mencintaiku”. Managernya jadi membahas Ke Zhong, ia heran pada Hui Fan yang tak mempertimbangkan Ke Zhong sebagai pengganti Yu Ping, padahal kualitasnya hampir sama dengan Yu Ping, bahkan mencintainya pula.

Sinopsis Down With Love Episode 13
Pengantar pakaian sudah sampai, ia yang menemui manager lalu diminta mengambilkan make up. Pengantar pakaian menitipkan pakaiannya untuk di pegang Yang Guo, sementara ia memenuhi suruhan manager. Kini Yang Guo kini sendirian di balik pintu,ia tersenyum-senyum membayangkan reaksi bahagia Hui Fan melihatnya membawa anak-anak.

Hui Fan kemudian menceritakan Ke Zhong yang kini sudah bersama Yang Guo. “Yang Guo adalah gadis yang baik, aku akan mendoakan kebahagiaan mereka”
“Bahagia? Kebahagiaan apa? Bukankah kau yang bilang semua cuma akting? Ke Zhong khawatir Yang Guo akan mengganggu rujukmu dengan Pengacara Xiang , jadi ia mengorbankan dirinya untuk bersama Yang Guo. Lalu setelah kalian rujuk, Ke Zhong akan memutuskannya kan?”.

Yang Guo yang berdiri di balik pintu cukup jelas mendengar semua perkataan tadi, tanpa sadar tas dan pakaian yang dipegangnya terjatuh.
“Tidak, Ke Zhong dan Yang Guo sudah cocok bersama“jawab Hui Fan sedih… entah sedih untuk Yang Guo atau sedih menerima kenyataan Ke Zhong cocok dengan Yang Guo??
Manager tertawa, ia mengingatkan soal cerita Hui Fan tentang Ke Zhong yang meminta Hui Fan kembali pada Ke Zhong minggu lalu. Hui Fan minta managernya tak lagi bicara, ia tak ingin semua itu menyebar. Manager menenangkannya, ia bukan orang yang suka bergosip.
Mata sang manager melihat pakaian yang bertumpuk di lantai, ia segera keluar untuk memarahi sang pembawa baju, namun langsung kaget saat melihat Yang Guo. Hui Fan pun bergegas keluar, ia ingin tahu siapa yang mengagetkan managernya.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Yang Guo tak bisa menjawab apapun, mata dan hidungnya sudah memerah, ia pun menatap tajam pada Hui Fan yang mencoba menenangkannya…
“Kami… tadi…”
“Cuma bercanda!!”, manager mencoba membantu, tapi Hui Fan melengos, ia tak berani menatap Yang Guo.
Tak mau mendengarkan apapun, Yang Guo yang tak bisa lagi menahan airmatanya segera berlari turun. Hui Fan segera mengejarnya, sementar sang manager cuma bisa menyalahkan dirinya dan menyesal.

Setelah menyelesaikan urusannya, Yu Ping yang tahu ada miscalled dari Yang Guo langsung menelpon balik, namun menemukan ponsel Yang Guo tak aktif.

Sementara itu Yang Guo terus berlari menuruni tangga tak menghiraukan Hui Fan yang terus mengejar dan memanggilnya.

Gagal menelpon Yang Guo, Yu Ping menelpon keponakannya, ia mendapatkan cerita lengkap bahwa mereka ada di kedai eskrim sementara Yang Guo sedang menemui Hui Fan.
Sinopsis Down With Love Episode 13
“Paman, aku melihat Jie jie!”, Yu Fei melihat Yang Guo datang.

“Berikan telponnya pada Jiejie, biar paman bicara dengannya”.

Yu Fei hendak mendekati Yang Guo, namun tiba-tiba Hui Fan muncul dan memegang tangan Yang Guo.
“Yang Guo, dengarkan aku, aku akan menjelaskannya… ini tak seperti yang kau pikirkan….”
”Paman, sepertinya jie jie … mereka tampak aneh”, tanpa sadar Yu Fei mendengarkan Yang Guo dan Hui Fan tanpa menutup telponnya.
Akhirnya Yang Guo tak lagi menghindar. Hui Fan mencoba menjelaskan dengan tenang, “aku mengakui … aku mengaku pada awalnya aku takut Yu Ping akan menyukaimu, jadi aku memanfaatkan Ke Zhong. Aku memanfaatkan perasaannya padaku dan membuatnya mendekatimu, dengan begitu Yu Ping akan menyerah. Tapi pada akhirnya setelah kau selalu membantuku aku mempercayaimu….. Jadi Yang Guo, kumohon percayalah padaku“.
Semua yang dikatakan Hui Fan terdengar oleh Yu Ping. Karena ponsel yang di pegang Yu Fei belum ditutup, dan ia berdiri cukup dekat untuk membuat suara Hui Fan terdengar Yu Ping.
Yang Guo menggeleng, tapi Hui Fan terus berusaha meyakinkannya bahwa ia kini berharap kebahagiaan untuk Yang Guo dan Ke Zhong…. ”Tolong percaya… harapanku ini sungguh-sungguh”.
Yu Ping telah cukup mendengar, ia segera berlari menuju mobilnya.
“…..dan ingat, Ke Zhong kini juga serius padamu”. Tapi sebanyak apapun Hui Fan mencoba menjelaskan, hati Yang Guo sudah terlanjur patah. Ia menangis meminta Hui Fan tak lagi bicara, karena ia sendiri tak tahu apa yang ia harus percayai kini.
Baik Yang Guo dan Hui Fan sama-sama terpaku melihat Yu Fei yang berdiri tak jauh dari mereka. Yang Guo buru-buru menghapus airmatanya dan mengajak anak-anak pulang.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Sepanjang jalan, Yu Fei terus melihat Yang Guo yang masih bengong memikirkan ucapan managernya Hui Fan, bergantian dengan kata-katanya Ke Zhong. Ia bingung mana yang harus di percaya, sampai-sampai ia tak sadar ponselnya terus berbunyi kalau tak diingatkan Yu Fei. Yu Ping yang menelpon menanyakan Yang Guo ada dimana. Saat tahu Yang Guo akan ke rumahnya untuk mengantar anak-anak, ia juga bilang akan segera pulang dan minta Yang Guo menunggunya.
Yu Ping sudah ngebut untuk pulang, tetap saja ia tak bertemu Yang Guo. Yang Guo langsung pergi setelah mengantar anak-anak pulang. Yu Fei meminta pamannya mencari Yang Guo, sementara ia yang akan menjaga Yu Ting. Yu Ting mengangguk-angguk setuju. Gemes deh liat pipinya Yu Ting.
Yang Duo mendelik ke arah teman-temannya yang menertawainya saat menjerit kesakitan tertusuk duri kaktus. Ia yang tahu Pengacara Lianglah pelaku yang menaruh kaktus di mejanya langsung memanggilnya untuk menjauhkan benda mengerikan itu dari mejanya.
Yang Duo terang-terangan menolak Liang di depan teman-temannya, yang kontan membuat mereka menertawai Liang. Mereka memberi kode kalau gagal mengajak makan malam maka ia berhutang 500 NT (1NT teh sabaraha??) pada masing-masing orang.
Liang yang sudah tahu watak Yang Guo berterus terang soal taruhan. Awalnya Yang Guo tak perduli, tapi saat Liang mengatakan bahwa jika ia menang dan mendapat bayaran 500Nt dari tiap temannya, Yang Guo langsung antusias meneruskan bahwa hasilnya nanti dibagi dua dengannya. Keduanya tersenyum tanda satu suara.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Perbincangan mereka terputus karena telpon dari Yu Ping. Yu Ping yang sebelumnya mendatangi rumah keluarga Yang namun tak menemukan Yang Guo, bertanya pada Yang Duo mengenai tempat yang biasa di kunjungi atau orang yang di temui Yang Guo bila sedang bersedih. Yang Duo bermaksud menanyakan memangnya kenapa, tapi Yu Ping yang tak sabar setengah teriak memintanya langsung jawab pertanyaan saja. Walau heran, Yang Duo pun memberitahu biasanya cara efektif meredakan kesedihan Yang Guo adalah dengan hanya membuatnya makan yang banyak dan tidur meringkuk. Yang Duo lalu mencontohkan saat Yang Guo putus dengan Ah De, tapi tak diteruskannya Karena Yu Ping sudah menutup telponnya.

Melihat Liang masih berdiri dengan manis menunggunya, Yang Guo tersenyum menyetujui ajakan makan Liang. Liang berteriak gembira, sebaliknya teman-temannya mengeluhkan harus kehilangan uang, wkwkwk….. Kegembiraan Liang tak terlalu lama, karena Yang Guo mengajukan syarat-syarat, pembagian 70:30 dimana 70 untuknya, wkwkwk Yang Duo matre abis.

Sinopsis Down With Love Episode 13
Yu Ping terus mencari Yang Guo, ia mengingat pertanyaan Yang Guo waktu di malam purnama di rumah Ke Zhong: ”jika aku sehebat seperti katamu, bagaimana bisa kau belum jatuh cinta padaku?”. Yu Ping kini menjawab pertanyaan itu sendiri di dalam hatinya, bahwa ia juga terus bertanya pada dirinya sendiri, jika saat itu ia jujur mengatakannya akankah merubah keadaan? Sampai saat ini ia tak punya jawaban untuk pertanyaannya ini. Tapi kini ia menyadari andai saja saat itu ia berani mengatakannya, Yang Guo pasti takkan terlalu terluka.
Yu Ping mendatangi resto tempat Yan Ling bekerja. Dari pesan suara di ponsel Yan Ling, Yu Ping tahu kesedihan yang dirasakan Yang Guo. Sadar Yang Guo lebih memilih menghubungi Yan Ling, Yu Pingpun meminjam ponsel Yan Ling siapa tahu Yang Guo menghubungi Yan Ling lagi.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Manager Hui Fan, mengeluhkan soal keponakan Yu Ping yang amat mengganggu yang baru tidur setelah dibacakan 800 cerita (lebay mode on), ia minta diingatkan untuk tak pernah melahirkan seorang anakpun (yakin bu?).

Melihat wajah Hui Fan yang pucat, manager mengkhawatirkannya, karena ternyata sejak siang Hui Fan belum makan. Hui Fan mengaku ia tak selera karena mengkhawatirkan keadaan Yang Guo.
“Tak ada apapun yang akan terjadi. Gadis itu terlihat bodoh sekaligus optimis. Ia pasti akan langsung cerah setelah menangis”. Manager mencoba mengurangi kekhawatiran Hui Fan.

Hui Fan lalu teringat Ke Zhong, haruskah ia menelpon Ke Zhong, secara Yang Guo adalah pacar Ke Zhong. Manager melarangnya, justru saat tak ada Ke Zhong, Hui Fan harus bisa memanfaatkan situasi untuk memperbaiki keadaan (meredakan emosi Yang Guo) seolah tak ada apapun yang terjadi dan tak ada seorangpun yang akan mengingatnya. Selain itu, manager juga mengingatkan agar jangan sampai Yu Ping tahu. Tapi no no no, anda salah bu manager, Yu Ping sudah tahu!
Seolah tak ada apapun, manager menyambut Yu Ping yang baru pulang dengan ramah dan menceritakan betapa bagusnya fotoshootnya Hui Fan.
Tapi akhirnya ia sadar sendiri kalau Yu Ping tak membalas keramahannya dan malah terus menatap Hui Fan, ia segera pamit pulang..

Sesuai pesan managernya, Hui Fan pun sedikit berbasa-basi menyambut Yu Ping dengan cerita tentang anak-anak. Yu Ping tak mendengarkan, ia malah asyik memainkan kunci di tangannya lalu melemparnya ke lemari disampingnya.
“Kulihat sakitmu sudah membaik. Aku akan mengantarmu pulang besok”
“Kenapa?… bukankah kita cukup baik bersama-sama?… kalau ini soal anak-anak..”.
Yu Ping langsung memotong, “Aku pernah bilang bahwa kau sangat berbakat, tapi ku tak pernah tahu bakat aktingmu luar biasa”.
“Yu Ping, apa yang kau bicarakan?.. aku tak menger….”

“Cukup!.. Ding Hui Fan, aku sudah tahu!”kata Yu Ping sambil terus menatap tajam pada Hui Fan yang kini menunduk tak berani membalas tatapannnya lagi. “Aku sudah tahu dengan sangat jelas! termasuk kau yang khawatir aku menyukai Yang Guo. Memanfaatkan perasaannya Ke Zhong padamu dan memintanya untuk mendekati Yang Guo agar kita bisa kembali bersama”.
“Apa Yang Guo yang mengatakannya padamu?”
Yu Ping kesal pada Hui Fan yang tak kunjung mengerti, nadanya mulai naik (=bahasa halus membentak). Jika Yang Guo yang mengatakannya, ia tak mungkin bersembunyi sendiri dan menanggung derita sendiri.
Hui Fan akhirnya mengaku ia mengerti, “aku tahu aku salah. Aku menyesalinya, sangat-sangat menyesalinya”
“Bukankah sudah terlambat untuk menyatakan penyesalan sekarang?… Jika sesuatu terjadi pada Yang Guo, aku takkan pernah memaafkanmu karena aku bahkan tak bisa memaafkan diriku sendiri!! Kau tahu itu?……Yang paling kusesali saat ini adalah kukira ia akan lebih berbahagia bila bersama Ke Zhong. Aku tak pernah menyangka justru itulah awal penderitaannya!”.
“Yu Ping, aku salah”, Hui Fan mendekati Yu Ping dan mengguncang tangannya, “maaf.. tolong maafkan aku ya?”
Yu Ping menahan tangan Hui Fan yang memegangnya, “bahkan aku tak bisa membedakan kesedihanmu ini nyata atau palsu… sebelum aku membencimu, PERGI!!”. Yu Ping menyingkirkan tangan Hui Fan ke arah samping sementara ia langsung naik ke lantai 2 rumahnya. Kini tinggal Hui Fan yang sendirian menangis menyadari kesalahannya.
Sementara itu esoknya, saat sarapan Yang Duo dan ayahnya menghawatirkan Yang Guo yang semalaman tak pulang.
“Jika bajingan itu datang, aku akan bicara padanya. Mereka kan belum menikah, bisa-bisanya ia membawa Guo Guo keluar semalaman?”
Yang Duo kesal mengira ayahnya tak mengerti, Yang Guo tak mungkin bersama Ke Zhong karena Ke Zhong sedang keluar negeri.
“Aku membicarakan orang yang bermarga Xiang!”
“Hah? Kenapa ada hubungannya dengan bossku?
“Siapa yang bilang… ayah..ayah mendadak memikirkan dia. .. bajingan itu tak jelek”. Tuan Yang berusaha mengelak dan tak membahasnya lebih lanjut.
Sinopsis Down With Love Episode 13
Pembicaraan mereka terputus karena kedatangan Yu Ping yang langsung menanyakan dimana Yang Guo pada Yang Duo yang baru membukakan pintu. Melihat Yu Ping yang datang, tuan Yang berdiri dan mengatakan pada Yu Ping bahwa ia baru saja di bicarakan, tuan Yang juga langsung menanyakan di mana Yang Guo.
Yu Ping terkejut Yang Guo tidak pulang.
Suasana tambah ramai karena Yan Ling juga datang mencari Yang Guo. Yang Ling mengaku ia sudah menelpon teman-temannya bahkan Ah De tapi tak ada yang tahu dimana Yang Guo.

Tuan Yang minta Yu Ping menjelaskan atas apa yang sedang dialami Yang Guo, sampai ia bersembunyi. Menerima tatapan 3 orang terdekat Yang Guo yang juga mengkhawatirkannya, Yu Ping akhirnya menceritakan semua. Tuan Yang langsung menyesali ia yang tak peka saat Yang Guo yang pernah menanyakan soal kristal ajaib. Aha!! Kristal ajaib! Inilah yang jadi petunjuk!. Tanpa permisi ia segera keluar untuk mencari Yang Guo, bergegas menuju suatu tempat…… gudang yang pernah di jadikan tempat penyekapan anak-anak oleh penculik. Tempat dimana bola ajaib Yang Guo hilang.

Setelah agak lama mencari dan memanggil Yu Ping akhirnya melihat Yang Guo yang sedang mencari-cari sesuatu.
Yang Guo seolah asyik dengan dunianya sendiri, ia tak mendengar apapun dan tak melihat apapun kecuali sela-sela rerumputan di hadapannya. “Bola ajaib, dimana kau?”
Sinopsis Down With Love Episode 13
Yu Ping langsung memegang Yang Guo, dan mengajaknya pergi untuk istirahat, tapi Yang Guo memberontak, ia mau mencari bola ajaibnya. Yu Ping terus membujuk, ia akan menemani Yang Guo mencarinya nanti, tapi Yang Guo tetap menolak.
Akhirnya Yu Ping memaksa Yang Guo berdiri dan iapun memarahinya, “walau kau menemukannya, itu takkan merubah kenyataan!”
Sinopsis Down With Love Episode 13
“Jangan mengingatkanku soal kenyataan! Aku tahu apa kenyataannya. Kenyataannya adalah aku masih tak yakin gadis seperti apa aku ini…”. Tapi kemudian Yang Guo mulai mereda, ia mengakui bahwa ia kini kehilangan seluruh kepercayaan dirinya. Ia juga meyakinkan Yu Ping, bahwa jika ia mampu menemukannya, setidaknya ia bisa yakin akan ada keajaiban di dunia ini, bahwa ada hal-hal yang yang akan dicapai jika diusahakan. “Tolong biarkan aku menemukannya. Aku hanya orang bodoh yang tak bisa membedakan apapun, harapanku hanyalah menemukan bola ajaib itu”.
“Apa kau hanya mau pergi jika kau menemukannya?”tanya Yu Ping.
Melihat Yang Guo mengangguk, Yu Ping minta Yang Guo mendengarkannya.
Dan inilah yang dilakukan Yu Ping; mengajak orang sebanyak dia bisa untuk menemukan bola ajaib itu dengan iming-iming 10.000NT bagi sang penemu. Yang Guo hanya bisa terpaku melihat Yu Ping bersama beberapa penduduk bahkan anak kecil mengais di reremputan demi dirinya… uhm, ralat, yang demi Yang Guo Cuma Yu Ping, yang lainnya demi uang hihi.

Akankah bola ajaib ketemu?? Nantikan kelanjutan DWL 13 part 2, hanya di pelangidrama.net!! ^^

[Sinopsis] Down With Love Episode 12

Suatu hari di kantor pengacara Yu Ping, pengacara Liang, pengacara baru yang tertarik dengan Yang Duo memberanikan diri mendekati Yang Duo.
Dengan sopan dia bertanya.
“Miss Yang, apa anda ada waktu?”.
Yang Duo sewot,”Kau tidak tahu aku sedang sibuk!”.
Miss Yang kesal karena terus direcoki pengacara Liang tapi pengacara Liang tidak mau menyerah.
“Berarti setelah pulang kerja anda tidak sibuk dong?”
Dia lalu mengeluarkan 2 tiket dan memberanikan diri mengajak Yang Duo nonton.
“Tapi ini tiket ini gratis kok?”kata pengacara yang tahu Yang Duo sangat pelit soal uang.
“Apa waktuku juga tidak bernilai?! Sini kemarikan tiketnya mending aku jual ke orang lain”.
Pengacara tidak menyerah dia lalu mengajak Yang Duo makan. Tapi Yang Duo juga menolak
“Apa karena kau dari Hongkong belum bisa juga makan sendiri di Taiwan?!”
Sinopsis Down With Love Episode 12
“Miss Yang , Anda rupanya tidak mengerti saya berusaha mengajak Anda berkencan”kata pengacara berani.
Tiba-tiba sekelompok teman-teman pengacaranya lainya rubuh di dekat mereka. Hehe…Mereka rupanya dari tadi menguping dan mengintip…dan mereka kaget karena pengacara baru itu berani terus terang pada Yang Duo yang terkenal galak.

Yang Guo mendapat telepon dari Hui Fan yang ingin berbicara 4 mata dengannya. Mereka lalu bertemu di sebuah restoran.
Yang Guo menawari Hui Fan memesan makanan.
“Aku tidak mau makan, aku selalu muntah jika makan”.
Hui Fan sudah putus asa bagaimana cara dia mendekati Yu Ping. Kini Qi Ke Zhong juga sudah lepas tangan. Dia meminta tolong pada Yang Guo.
“Kita sering bertengkar sekarang. Dan kadang penyebab pertengkaran kita adalah kamu, Yang Guo”.
Dia berkilah bahwa keinginan Yang Guo untuk baik dengan Ke Zhong membuat Yu Ping selalu membantu Yang Guo.

“Yu Ping pernah diselamatkan nyawanya olehmu, jadi dia merasa berhutang budi dan ingin membayar kebaikanmu”kata Hui Fan beralasan.
“Tapi aku tidak berniat membuat dia harus membalas budi”
Yang Guo berjanji akan membantu dan memikirkan hal terbaik.
Sinopsis Down With Love Episode 12
Yang Guo sebenarnya bingung bagimana harus menolong Hui Fan. Dia lalu pergi ke kantor kakaknya (kantor Yu Ping). Di lift dia pertemu seorang pemuda yang membawa kaktus dalam pot dihias. Yang Guo sempat tertusuk oleh kaktus. Pemuda itu minta maaf. Pemuda itu adalah pengacara Liang.
“Kaktus ini baik bagi kesehatan, setalah lama terpapar radiasi komputer”.
Yang Guo geli membayangkan pemuda itu berniat memberikan kado kaktus pada seorang wanita wkwkwk..ngasih kok kaktus ya bukan bunga mawar gitttuuu..
Pengacara Liang akhirnya tahu bahwa Yang Guo ternyata adik dari Yang Duo, dia langsung ramah pada Yang Guo. Di ruang tunggu kantor pengacara Liang menyuguhi minuman dan snack pada Yang Guo.
Lalu pengacara yang lain membisiki Yang Guo bahwa pengacara muda baru itu berusaha mendekati kakaknya. Yang Guo sangat antusias dengan gosip baru itu.
Dia lalu melihat meja kerja kakaknya, di sana sudah ditaruh kaktus kecil dalam pot.
“Wow pemuda itu sungguh berani…”
Sinopsis Down With Love Episode 12
Yang Guo lalu bertemu kakanya dia tidak bisa menyembunyikan kegembiraan dan kegeliaannya karena ada pria yang berani mendekati kakaknya. Dia tertawa geli dan menggoda kakaknya. Namun Yang Duo tak mengerti apa maksud adiknya (wkwkwkkwk….).

Maksud Yang Guo ke sana adalah untuk bertemu Yu Ping sehubungan dengan Hui Fan.
Yang Guo bicara empat mata di ruangan Yu Ping tentang Hui Fan. Namun hal itu malah membuat Yu Ping marah.

Yang Duo terpaksa pergi tapi dia bertekad tetap menolong Hui Fan.

Suatu sore, Yang Guo diantar pulang oleh Qi Da Ge sepulang dari menonton film bersama. Yang Guo mengajak Qi Da Ge masuk ke dalam rumah dan menyuguhinya minuman. Namun ayah Yang Guo terlihat tidak suka pada Ke Zhong.

“Airnya habis!”kata ayah beralasan.
Ke Zhong merasa tak enak, dia lalu pamit pulang.
Lalu Yang Guo protes pada ayahnya karena bersikap buruk pada Ke Zhong.
“Dia itu masih menyimpan hati pada wanita lain!”.
Ayahnya tampak tak ingin Yang Guo sakit hati. Menurutnya harta bukan segalanya yang penting anaknya bahagia.
Mereka berdua lalu mengubah topik pembicaraan. Yang Guo bercerita dengan antusias bahwa di kantornya ada seseorang yang mendekati kakaknya. Ayahnya juga sangat antusias mendengar cerita itu.
“Wah kalau begitu kakakmu harus segera menikah”.
“Kau tidak peduli seperti apa orangnnya? kurus atau gemuk, tinggi atau pendek?!”, Yang Guo heran.
“Aku pokoknya menerima semua orang yang menyukai kakakmu”.
Tiba-tiba Yang Duo datang. Ayahnya langsung menggodanya.
“Kudengar ada pria baru ya di kantor?”(ehm..ehm).
“Dia juga memberinya kaktus”kata Yang Guo.
Yang Guo dan ayahnya kompak menggoda kakaknya. Yang Duo melotot marah dan berteriak.
Namun di belakang Yang Duo mereka kembali menggosip dan tertawa bersama. (hahaha ini ayah dan anak kompaaak banget).
Suatu hari di kantornya Yang Duo tanpak sibuk, dia menggunting-gunting kertas juga sibuk memanggang kue kering. Setelah matang dia menawarkan kue itu kepada Qi Da Ge.
“Kau tidak sudah terlalu repot , kau sudah terlalu baik, aku mengerti maksud baikmu”.
Namun kai ini maksud Yang Guo bukan itu dia hanya minta Ke Zhong mencicipi rasa kuenya.
“Tapi ada yang sedikit pahit (agak gosong)”kata Qi Da Ge.
Tak lama kemudian datanglah Hui Fan menemui Yang Guo. Ternyata kue itu dibuat oleh Yang Guo untuk Hui Fan. Yang Guo mengemas kue kering itu baik-baik dan juga membuatkan kartu ucapan untuk diserahkan Hui Fan pada Yu Ping. Jadi Yang Guo membantu Hui Fan berbaikan dengan Yu Ping.
“Kali ini Yu Ping pasti tidak akan menolak, dia tidak mungkin tega membuang makanan begitu saja”kata Yang Guo.
Sinopsis Down With Love Episode 12
Yang Guo menyemangati Hui Fan agar tak patah semangat. Hui Fan terharu dia lalu memeluk Yang Guo.

Ternyata Qi Ke Zhong sempat mengamati mereka. Ke Zhong berkata pada Yang Guo bahwa usaha Yang Guo akan sia-sia belaka.

Sinopsis Down With Love Episode 12
Siang hari Yu Ping di ruangannya melihat setoples kue kering dan kartu ucapan. Tahu itu pasti ulah Hui Fan, Yu Ping lansung melempar kartu tersebut.

Yang Guo membuatkan kembali setoples kue kering untuk Hui Fan yang akan diserahkan pada Yu Ping. Malam harinya Yang Guo menunggu Yu Ping di depan rumah Yu Ping. Yang Guo beralasan bahwa dia datang ke sana karena ingin menservis barang rusak. Namun Yu Ping paham maksud Yang Guo sebenarnya.

Yu Ping marah dan menyuruh Yang Guo tidak mengurusi urusannya dengan Hui Fan.

“Kau tidak punya perasaan, kau harus belajar mengerti perasaan wanita”kata Yang Guo.
“Kau lah yang tak mengerti perasaanku”sergah Yu Ping.
“Aku hanya ingin kau bahagia”.
“Sebaiknya kau pikirikan saja kebahagianmu!”. Yu Ping kesal dan mengusir Yang Guo.

Yu Ping berjalan gontai memasuki rumahnya. Dia duduk di kursi dan melihat setoples kue kering di mejanya.
Dia bergumam sedih, “Kau ini bodoh, kue kering gosong seperti ini aku tahu pasti kamu lah yang membuatnya”. Yu Ping teryata tahu kue itu pasti buatan Yang Guo.

Yu Ping lalu mengambil sepotong kue. Dia memakannya dan lama kelamaan dia tak kuasa menahan tangisnya.
Yu PIng tak tahan lagi dengan keadaan ini. Dia ingin menyelesaikan masalah ini dengan Hui fan. Dia menelepon Hui Fan.

Keesokan harinya Hui Fan ke kantor Yu Ping memenuhi panggilan Yu Ping. Yu Ping minta pada sekertarisnya , Yang Duo, untuk tidak mengganggu mereka selagi bicara.

“Hui Fan tidak bsiakah kamu tidak melibatkan orang lain dalam masalah kita berdua?! Dulu kau selalu meminta bantuan Ke Zhong sekarang kau menyusahkan Yang Guo!”.
Hui Fan pura-pura tak mendengar karena ia tak mau mendengar. Dia menawarkan sandwich buatannya untuk Yu Ping. Yu Ping menolaknya.
“Kalau begitu biarlah kumakan sendiri”.
“Kau tahu yang kaulakukan itu sia-sia!”lanjut Yu Ping.
“Tidak sia-sia karena kau akhirnya memanggilku bertemu kan?”.

“Mengapa kau ini jadi tidak rasional dan menjengkelkan?!”. Yu Ping kesal.
Di marahi Yu Ping , Hui Fan mulai stress /tertekan dia mengalihkannya dengan makan sandwich dengan cepat.Namun tak lama kemudian dia muntah lalu jatuh pingsan.
Hui Fan di bawa ke rumah sakit. Dia ternyata menderita gangguan makan karena depresi. (Aneroksia kalau ga salah yang selalu ingin makan tapi lalu memuntahkan makanannya kembali). Managernya terpaksa mencari alasan untuk menjelaskan berita ini pada wartawan. Yu Ping lalu menerangkan keadaan Hui Fan pada managernya.
“Kata dokter Hui Fan tidak boleh dibebani hal-hal berat”.
Manajernya menukas, “Sebenarnya siapa yang memberinya beban? Bukankah itu kau? Kau memberinya banyak tekanan. Dia itu selebriti yang setiap gerakannya diamati orang sekecil-kecilnya. Tapi dia menahannya semua itu demi kau”.
Yu Ping merasa kasian dan bersalah pada Hui Fan, dia membawa dan bermaksud merawat Hui Fan di rumahnya. Dia menunggui Hui Fan yang tertidur. Hui Fan lalu bangun dan memanggil Yu Ping. Kali ini Yu Ping berbicara pada Hui Fan dengan nada lembut.
“Kau jangan terlalu memikrikan apa-apa, kata dokter kau harus banyak istirahat dulu”kata Yu Ping.
Melihat perubahan sikap Yu Ping, Hui Fan bahagia.
Sinopsis Down With Love Episode 12
“Terima kasih dari nada bicaranya aku tahu kamu ternyata masih peduli padaku”.
Dia lalu memeluk Yu Ping.

Yang Guo menelepon Yu Ping sambil menanyakan keadaan Hui Fan. Yang Guo tahu Yu Ping merawat Hui Fan.

“Jadi kau telah berbaikan dengan kakak Hui Fan?”.
“Mengapa kau tanyakan itu? Bukankah kau yang ingin kita baik?”sindir Yu Ping.
“Iya”kata Yang Guo, tapi kali ini yang Guo merasa tidak bahagia.

Sejak merawat Hui Fan, Yu Ping jarang datang ke kantor, kantor Yu Ping terasa sepi, anak buah Yu Ping tampak santai malah bisa bermain sepeda di kantor hanya Yang Guo dan pengacara Liang yang tetap sibuk.

Pengacara lainnya memanfaatkan Pengacara Liang yang rajin untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan mereka. Mereka akhirnya bosan dan kembali ingin ada keramaian. Mereka memanas-manasi lagi Pengacara Liang untuk mendekati Yang Duo.
Sinopsis Down With Love Episode 12
Pengacara Liang lalu menyerahkan berkas dan ingin berbasi-basi pada Yang Duo. Tapi dia malah menerima gertakan dari Yang Duo (pengacara Liang ga kapok-kapok nih…polos banget).

Ketika berjalan pulang pengacara Liang, mencegat Yang Duo dengan motornya.
“Miss Yang, aku baru membeli motor, aku ingin memboncengmu pulang”.

“Kau pikir aku apa, orang yang suka memanfaatkan orang?!”.
“Aku tidak memberimu tumpangan gratis kok”.
Yang Duo heran.
Pengacara Liang selama ini telah mengamati rute dan ongkos transportasi Yang Duo.
“Aku telah menghitungnya jika kamu membayarku 60 perak kau masih untung dan aku juga untung”usul pengacara Liang.
Yang Duo nampak tertarik dengan tawaran itu. Dan ikut membonceng pangeran Liang.

Pada saat yang sama Yang Guo juga diantara pulang oleh Qi Da Ge. Di depan rumahnya, Yang Guo melihat kakaknya baru saja diantar Pengacara Liang. Yang Guo sangat antusias.

Yang Duo malu, apalagi saat itu Qi Ke Zhong pun turun dari mobilnya.
“Kakak, kau tidak pernah membawa teman pria ke rumah”sambut Yang Guo senang.
Qi Da Ge juga menyapa Yang Duo.
“Miss Yang kau sekarang telah punya pacar ya”goda Ke Zhong.
Sinopsis Down With Love Episode 12
“Oh bukan-bukan dia hanya karyawan baru, dia kebetulan searah dan aku ikut dengannya. Dia juga akan pulang kok sekarang”kata Yang Duo salah tingkah. Yang Duo berusaha tidak langsung menyuruh pengacara Liang segera pulang.

Namun Yang Guo menarik pengacara Liang dan menyuruhnya mampir dan masuk ke rumah mereka. Yang Duo tidak setuju, dia menarik pengacara Liang ke arah berlawanan.
(wkwkwk kasian pengacara Liang ditarik sana sini nulisnya juga pengen ketawa).

Pengacara Liang menjadi “objek” tarik menarik. Yang Guo tidak mau kalah oleh kakaknya dia memanggil ayahhnya.
“Ayah ini kaktus, ini kaktus”kata Yang Guo memberi kode pada ayahnya. Ayah Yang Guo juga langsung antusias dan mengajak pengacara Liang masuk. Ayahnya juga kali ini mengijinkan Ke Zhong masuk dan makan bersama mereka.

Ayah Yang Guo menyiapkan makanan special. Ayahnya sengaja memberi tahu pengacara Liang masakan soup itu kesukaan Yang Guo.
Saat makan Yang Guo memberi kode pada Qi Da ge untuk “menginterview” pengacara Liang. Qi Da Ge menanyakan tentang asal pengacara Liang.
“Dari logat bicara Anda sepertinya asalnya dari HongKong ya?”
Pengacara Liang mengiyakan. Ayah Yang Duo langsung antusias, “Wow di sana banyak makanan segar dan murah cocok sekali untuk Yang Duo”
Yang Duo kesal.

Qi Da Ge kembali bertanya “Apa Anda sudah punya pacar”.
Sinopsis Down With Love Episode 12
Pengacara Liagn menjawab belum. Ayahnya kembali antusias bahwa Yang Duo juga belum punya pacar. Mereka bergantian menanyai pengacara Liang. Lama kelamaan Yang Duo marah dan mengacam akan mengusir pengacara Liang jika terus ditanya-tanyai (wkwkwk).
Akhirnya Ke Zhong bertanya tentang Yu Ping. Yang Duo cerita bahwa Yu Ping sekarang sibuk mengurus Ding Hui Fan dan jika harus ke kantor dia bekerja hingga larut malam. Yang Guo prihatin akan keadaan Hui Fan.

Ayah Yang Guo menyindir Qi Da Ge, “Bukankah kamu fans beratnya Ding Hui Fan”.
“Saya, Yu Ping, dan Hui Fan teman sejak kuliah kami telah berteman selama bertahun-tahun”.
“Pengacara Liang kamu punya teman wanita yang telah berteman baik selama bertahun-tahun?”sindir ayah Yang Guo.
Yang Guo protes pada ayahnya.

Yu Ping dan manager Hui Fan membawa Hui Fan kontrol ke rumah sakit. Menurut dokter secara fisik penyakit Hui Fan sudah sembuh hanya masih kurang berat badan. Yu Ping lalu berbicara 4 mata dengan dokter menurut dokter gangguan mental yang menyebabkan gangguan makan ini bisa pulih dalam jangka waktu lama tergantung kasus orang masing-masing.
Di luar Hui Fan tidak mau merepotkan Yu Ping dia minta managernya mencarikan pekerjaan yang mudah untuknya.

Sinopsis Down With Love Episode 12
“Jika perkerjaan bisa membuatmu senang aku setuju saja”kata Yu Ping.
Manajernya mengerti dia lalu pamit.
“Hui Fan hari ini cukup cerah kamu mau berjalan-jalan?”ajak Yu Ping.
Hui Fan tak percaya ajakan Yu Ping, dia tak menyangka Yu Ping mau bersikap baik padanya.

Mereka pergi berjalan-jalan di seputar kampus mereka dulu. Mereka lalu sampai di depan lapangan basket.

“Yu Ping kamu ingat kan, dulu Ke Zhong dan kamu sangat menyukai berada di lapangan ini?”kata Hui Fan, Hui Fan membahas kenangan-kenangan mereka bertiga tentang basket.
Hui Fan akan menyentuh Yu Ping, tapi Yu Ping menghindar untuk bersentuhan dengan Hui Fan. (bersikap baik, perhatian bukan berarti ingin bersama lagi).

Pada saat yang sama Ke Zhong dan Yang Guo sedang mengurus projek pembangunan di kampus yang sama. Yang Guo terpaksa berbaju setelan blazer rapi dan memakai sepatu hak tinggi. Dia merasa canggung (emang keliatan ribet hehe). Baju itu rupanya milik kakaknya,Yang Duo.

“Kamu kali ini tidak keliatan seperti biasanya”goda Ke Zhong.
Yang Guo cemberut, dia bertanya bagaimana penampilannya.
“Bagus kok”kata Qi Da ge.

Tiba-tiba ke dua pasangan itu berpapasan muka, Yu Ping – Hui Fan dan Ke Zhong- Yang Duo. Mereka berseberangan jalan hanya terpisah oleh sebuah parit. Mereka semua merasa canggung.

Hui fan ingin mereka bergabung untuk makan bersama, namun menurut Yu Ping mereka mungkin ada keperluan mereka sendiri.
Kedua pasangan itu lalu berpisah ke arah yang berlawanan. Ke Zhong pun merangkul Yang Duo pergi.
Yu Ping berbisik dalam hati.
“Ya biarkanlah seperti ini kita berjalan secara paralel dalam jalan masing-masing. Di masa datang kita tidak seharusnya jalan kita bertemu”.

Yu Ping kembali di rumah. Di rumah dia terus terkenang saat-saat berharganya bersama Yang Guo dulu di rumah itu.

Yu Ping ingin melepaskan Yang Guo tapi kenangan itu membuatnya pilu, dia menangis sendirian di rumahnya.

Suatu pagi di kantor Lawrence (Qi Ke Zhong), Yang Guo sedang sibuk membantu Qi Da ge mempersiapkan barang-barang bawaan ke Cina.

Qi Da ge rupanya akan bertugas luar selama beberapa hari. Ke Zhong menikmati perhatian Yang Guo yang amat besar kepadanya, termasuk membawakan oleh-oleh untuk ibunya.
Yang Guo berpesan pada Qi Da Ge.
“Jika ibumu bertanya apakah aku selalu berlatih (senam) bilang aku rajin berlatih ya”.
“Emang kau suka latihan?”goda Ke Zhong .
“Kau tak usah memaksakan diri, dengan begini saja kau sudah cukup manis”kata Ke Zhong sambil mengusap (ngucek-ngucek lebih tepat hehe) kepala Yang Guo.
Qi Da Ge berpamitan pergi, setelah Ke Zhong pergi dia membayangkan Ke Zhong menciumnya (haha Yang Guo sebenarnya pengen dicum kali).
Tapi setelah itu dia bersorak menghibur diri sendiri.“Yang Guo dirimu sekarang sedang dalam puncak karir dan cinta, kamu harus bertahan!”

Tak lama kemudian munculah pengacara Liang mencari Yang Guo.
“Bisa kah kau critakan bagaimana kau akhirnya bisa tersentuh oleh pacarmu dan akhirnya menerima dia? Bisakah kau mengajariku?”
“Kamu benar-benar mencintai kakakku ya?”
Pengacara Liang bersumpah.

“Berikanlah yang dia sukai”bisik Yang Guo antusias.

Yang Guo di rumahnya membahas tentang pengacara Liang dengan ayahnya.
“Memang kau tahu apa yang disukai kakakmu?”tanya ayah memastikan.
“Uanglah”
Sinopsis Down With Love Episode 12
“Semua orang Taiwan juga tahu kakakmu itu suka uang, yang selain itu maksudnya” (hehehe sampai kita yang di indonesia juga tahu ya…wkwkwk).
“Oh aku tahu”kata Yang Guo , dia lalu berlari mengambil sesuatu dari kamar ayahnya.
Dia memperlihatkan buku desain kesayangan kakaknya. Di buku desain itu terselip kartu nama Qi Ke Zhong yang memakai nama Inggrisnya, Lawrence. Yang Guo juga menemukan tulisan nama Lawrence di buku itu, namun dia tak menyadari apapun.

Yang Guo dihubungi oleh Yan Ling, sahabatnya dia sedang bersedih karena menurutnya dia memergoki pacarnya berselingkuh dengan wanita lain. Padahal kemarin Yan Ling sampai rela ditato demi pacarnya. Yang Guo tak percaya pacar Yan Ling bisa selingkuh.

“9 dari 10 laki-laki itu selingkuh!”.
Yan Ling menangis, ”Jadi ternyata kebahagianku selama ini adalah palsu belaka”.
Suatu ketika Yang Guo sedang bersepeda sendirian dia lalu teringat kesedihan Yan Ling, “Jadi kebahagianku selama ini ternyata palsu belaka”.
Yang Guo sempat khawatir dirinya senasib dengan Yan Ling. Namun tiba-tiba dia menerima telepon yang menggembirakan.
Rupanya dia ditelepon oleh keponakan Yu Ping. Mereka, Yu Fei dan Yu Ting, sedang berada di Taiwan dan menunggu kedatangan Yang Guo.
Yang Guo datang ke kediamann Yu Ping. Yang Guo, Yu Fei dan Yu Ting sangat antusias dan bahagia ketika bertemu. Keponakan kecil Yu Ping itu sangat merindukan Yang Guo. Hui Fan yang ada di sana tampak iri melihat keakraban mereka.
Yang Guo lalu menyiapkan masakan kesukaan anak-anak untuk makan siang. Mereka makan bersama namun sayang Hui Fan tidak bisa makan makanan Yang Guo karena dia hanya bisa makan bubur. Yang Guo meminta maaf. HuiFan juga sempat menanyakan tentang kepergian Ke Zhong ke luar kota kepada Yang Guo.
Sinopsis Down With Love Episode 12
Di meja makan itu terlihat Yu Fei dan Yu Ting tidak suka pada Hui Fan. Yu Fei kerap menyindir Hui Fan sehingga akhirnya Hui Fan pamit ke kamar.
Anak-anak ingin bermain game bersama Yang Duo dan pamannya. Namun Yu Ping menolak.
“Kalian main saja bersama kakak (Yang Guo) aku harus bekerja”.
“Mengapa aku merasakan jarak dengan Xiang Da Ge (Yu Ping) semakin jauh saja”bisik Yang Guo dalam hati.

Yang Guo mengurus anak-anak sampai malam hari. Anak-anak sudah mandi dan menyiapkan mereka untuk tidur.
“Mengapa Bibi Hui Fan terus tinggal di sini?.Dia tidak terlihat sakit menurutku”protes Yu Fei.

“Penyakit orang dewasa kau tidak tahu, pamanmu harus menjaga Bibi Hui Fan untuk memastikan dia baik-baik saja”.
Yu Fei menanyai Yang Guo “kakak, mereka terus menyebut Paman Ke Zhong kepadamu, apa kau berkencan dengannya?!”.
Yang Guo risih, “Kau jangan ikut campur urusan orang dewasa”.
“Aku pikir kakak akan bersama paman, lalu bisa menikah dan kita bisa tinggal bersama”kata Yu Ting.
Yu Fei dan Yu Ting dengan tegas berkata mereka tidak menyukai Hui Fan.
Tiba-tiba Hui Fan datang di depan kamar. Dia membawakan selimut lebih untuk anak-anak. Yang Guo merasa tidak enak. Dia lalu memarahi anak-anak.
“Mengapa kalian berkata seperti itu, padahal Bibi Hui Fan baik pada kalian kan?!”

Malam itu Yang Guo mengobrol dengan kakaknya, Yang Duo tidak suka adiknya sok ingin ikut campur agar Hui Fan merasa nyaman bersama anak-anak.

Sinopsis Down With Love Episode 12
“Aku sebenernya melakukan itu untuk kakak, jika Hui Fan merasa nyaman dia kan cepat sembuh dan bosmu itu tidak akan memberikan pekerjaan berat pada kakak”.
Yang Duo merasa adiknya hanya mencari alasan.
“Kakak bagaimana soal Liang-liang, pengacara Liang”sindir Yang Guo tiba-tiba.
Yang Duo langsung marah dan memiting adiknya hehe…

Yu Ping melihat agendanya. Dia melihat besok waktu Hui Fan untuk pemotretan iklan. Dia lalu menelepon Yang Guo.

Sinopsis Down With Love Episode 12
“Aku besok harus menemani Hui Fan, bisakah kau menjaga Yu Fei dan Yu Ting selama kita pergi”.
“Kau tenanglah besok, kita bertiga pasti akan bersenang-senang”.
Namun Yu Ping tidak bicara banyak. Yang Guo kini merasa cara berkata Yu Ping semakin resmi padanya. (hiks…)

bersambung….

written & images by nana rf@Pelangidrama.net

[Sinopsis] Down With Love Episode 11 Part 1

Yu Ping tengah berada diparkiran, tidak jauh dari sana ternyata Hui Fan tengah menunggunya.
Hui Fan langsung membuka pembicaraan “Kapan kau akan menyerah”.
“Aku tidak tahu apa yang sedang kau bicarakan”elak Yu Ping.
“Kau sungguh tidak mengetahuinya atau pura-pura bodoh. Dia sekarang pacar Ke Zhong. Kau berkorban demi dia juga tidak ada gunanya”
Yu Ping merasa tersudut, dia pun memilih untuk meninggalkan Hui Fan.
“Dengarkan aku, aku akan pastikan dia menderita sama seperti kau membuat aku menderita” teriak Hui Fan
“Apa maksudmu?”tanya Yu Ping.
“Jika kau masih berhubungan dengan Yang Guo, aku akan menyuruh Ke Zhong memutuskannya. Apa kau pikir dia tidak akan mendengarkanku?”
“Kau mau mengancamku..”
“Terserah kau mau mengatakan apa. Aku akan lakukan apapun agar kau tidak bisa berhubungan dengan Yang Guo lagi”.
Sinopsis Down With Love Episode 11
“Kau jangan merasa hebat dengan kecantikan yang kau miliki. Aku percaya Ke Zhong mencintai Yang Guo”
“Kau berpikir terlalu tinggi tentang Yang Guo. Tidak masalah, aku akan perlihatkan padamu antara aku dan Yang Guo, Ke Zhong akan pilih siapa”.
“Ding Hui Fan, Kau menafsir terlalu tinggi tentang dirimu sendiri. Sungguh menyedihkan. Dulu kau meninggalkan keluargamu demi karirmu. Dan sekarang, karena cinta kau melakukan hal ini agar keinginanmu tercapai. Jika kau terus seperti ini, suatu hari nanti tidak ada satu orangpun yang akan berada di pihakmu”.
Hui Fan tidak ingin mendengarkan ucapan Yu Ping, ia menutup kedua telinganya.
“Yu Ping. Maafkan aku, aku salah. Kau jangan seperti itu padaku, aku mohon padamu”.
“Aku juga memohon padamu, jangan lakukan hal ini lagi. Lakukan sesuatu karena aku ingin melepaskanmu”kata Yu Ping lalu ia pun pergi meninggalkannya.
Hui Fan tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Ia tidak terima dengan perkataan Yu Ping. Tapi di satu sisi perasaannya juga hancur.
Hui Fan menumpahkan semua kekesalannya dimobil sambil menangis sedih.
Sementara itu, di tempat lain teman-teman Ke Zhong sangat puas dengan hasil kerja Yang Guo yang tahu tentang ice hockey. Mereka mengatakan kalau Ke Zhong sangat beruntung bisa mendapatkan wanita seperti Yang Guo.
“Aku sungguh tidak percaya kalau kau tiba-tiba berubah menjadi kritikus untuk ice hockey dalam waktu yang cukup singkat”ucap Ke Zhong.
Yang Guo merasa malu karena sudah dipuji begitu.
“Jangan katakan padaku kalau ini juga trik sulap yang dibuat Yu Ping untukmu?”.
“Ah. aku….”Yang Guo tidak tahu harus mengatakan apa.
Tiba-tiba Ke Zhong memeluk Yang Guo.
Sinopsis Down With Love Episode 11
“Tidak masalah. Terima kasih atas semuanya”.
Kemudian, Ke Zhong perlahan mendekatkan wajahnya ke Yang Guo *kiss scene wkwkwk*
Dalam hati Ke Zhong “Aku tahu kalau hubungan ini hanya sebuah hayalan, tidak lebih dari gambaran yang aku buat. Tapi kenapa perasaanku merasa seperti benar-benar terikat”.
*suer aku bener-bener gak ngerti apa maksud Ke Zhong. Jangan bilang kalau dia cuma pura-pura suka sama Yang Guo. Poor Yang Guo*
Ke Zhong tiba-tiba menghentikan niatnya untuk mencium Yang Guo, karena tidak jauh dari sana ia melihat kedatangan Hui Fan. Yang Guo juga sama kagetnya dengan Ke Zhong, tapi ia tidak menyangka kalau alasannya adalah karena Hui Fan.
“Ah, maafkan aku. Aku seharusnya tidak menggangu kalian. Hanya saja… selain Ke Zhong tidak ada orang lain lagi yang dapat kutemui. Aku salah, seharusnya aku tidak datang kemari”.
Hui Fan pun melangkah pergi. Tapi Ke Zhong langsung mengejarnya.
“Hui Fan! Ada masalah apa?”
“Tidak ada apa-apa. Kau jangan khawatir, aku baik-baik saja”.
“Bagaimana bisa kau menyuruhku untuk tenang disaat situasinya seperti ini. Yang Guo bisakah kau….”ucap Ke Zhong panik tapi ia tidak memikirkan Yang Guo -hikz… Xi Da Ge kejam-
“Yang Guo, maaf”.
“Tidak apa-apa. Aku akan terlambat, aku harus pulang ke rumah sekarang”
“Yang Guo!”panggil Ke Zhong
“Hui Fan Jie, Xi Da Ge kalian mengobrol saja dulu. Aku pergi dulu” Yang Guo berusaha terlihat tegar.
Yang Guo pun pulang dengan berjalan kaki. Ada telepon masuk.
“Halo”
“Halo,Yang Guo bagaimana? Apa ada kemajuan dengan Qi Da Ge?”
“Kemajuan apa? Aku tidak mengerti”
“Maksudku, apa dia sudah memberikanmu a….kiss?”
“Kau sungguh mengesalkan. Tidak bisakah kau berhenti menggangguku dengan mengatakan hal itu? Ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan pasangan selain ciuman.”
“Itu hal yang normal dilakukan pasangan untuk melakukan ciuman. Bagaimana kau bisa percaya diri dengan pasanganmu ketika kau tidak melakukan ciumanmu dengan baik.”
“Baiklah, kau benar. Aku tidak ingin berbicara apapun lagi”ujar yang Guo kesal.
Tapi Hpnya berdering lagi, kali ini Yu Ping Yang menelepon.
“Halo”
“Bagaimana masalahnya? Apa ada perkembangan? Ada masalah apa, jangan katakan padaku kalau data yang kuberikan tidak dapat membantumu”.
“Ya, tentu saja itu sangat membantu. Semua teman-teman Qi Da Ge sangat menyukaiku. Terima kasih” kata Yang Guo berusaha untuk ceria.
“Baguslah. Di mana Ke Zhong? Dia pastinya sangat tersentuh, benarkan? Aku yakin dia juga akan tahu dari sekarang kalau kau sangat berusaha untuk membantunya.”
“Tentu saja, dia sangat tersentuh. Busnya sudah datang, aku akan meneleponmu lain kali” Yang Guo memutuskan teleponnya.
Yu Ping merasa ada yang tidak beres dengan Yang Guo. Dia pun berusaha menghubunginya lagi. Sementara itu Yang Guo sudah tidak tahan lagi menahan rasa kesalnya karena Ke Zhong,ia pun menangis tersedu-sedu.
Di rumah, Yang Duo sibuk melihat jam, karena sudah menunjukkan pukul 10:50 malam Yang Guo belum juga pulang ke rumah.
“Ah, jangan berpikir terlalu banyak. Ini juga bukan masalah yang cukup besar. Ini juga bukan pertama kalinya Yang Guo pacaran. Jadi apakah dia akan menghabiskan malam bersama? Jangan pikirkan hal itu lagi” keluh Yang Duo dalam hati.
Ponselnya berdering. “Halo, boss ada masalah apa?”
“Apakah Yang Guo ada disana? Ada hal yang ingin aku bicarakan padanya.”
“Dia lagi kencan diluar. Kau bisa menghubungi ponselnya jika kau mencarinya. Dan tolong tanyakan padanya jika ia pulang malam ini”
“Aku sudah mencoba menghubunginya, tapi tidak ada jawaban. Dan suaranya juga terdengar aneh, apa terjadi sesuatu?”
“Boss, apakah kau tidak bisa berpikir kenapa dia mematikan teleponnya, dan suaranya terdengar khawatir ketika ia sedang bersama dengan pacarnya, itu karena ia tidak ingin terjadi sesuatu diantara mereka.”
“Tapi, apakah kau tidak berpikir mungkin mereka sedang bertengkar”
Yang Duo terlihat tidak senang dengan pendapat Yu Ping. “Oh, mereka hanya ingin menghabiskan waktu bersama, kau tidak seharusnya mengatakan hal-hal yang aneh. Berpikir positiflah, ini hal yang biasa dilakukan oleh pasangan yang sedang jatuh cinta. Mereka hanya tidak ingin diganggu.”
“Apa kau mencoba untuk mengatakan itu……”
“Apa kau ingin aku mengatakan hal yang sebenarnya? Itu sungguh sangat tidak mudah untuk merubahnya. Dan sekarang aku juga berpikir seperti itu saja. Ah, lupakan. Apapun yang ingin kau katakan padanya, kau bisa tanya padaku”.
“Ok, tidak masalah, aku akan coba menghubunginya lagi”ujar Yu Ping.
Tuan Yang tiba-tiba datang dan langsung meminta pendapat putrinya.
“Hey, dengarkan pidato yang sudah aku buat ini”.
Ternyata isi pidatonya tentang ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah menghadiri pesta pernikahan Yang Guo dan Ke Zhong. -ah, paman ini juga suka menghayal ternyata, wkwkwk-
Mendengar itu Yang Duo langsung kesal.
“Ayah, apa yang sedang kau lakukan?”teriak Yang Duo.
“Ini adalah pidato yang aku buat untuk upacara pernikahan Yang Guo dan Ke Zhong.”
“Apa? Upacara pernikahan? Apa kau berpikir tidak terlalu cepat? Mereka bahkan baru pacaran!”kata Yang Duo kesal.
“Kau tidak mengerti. Aku hanya mencoba untuk melakukan yang terbaik”.
Dan tuan Yang pun menjelaskan pada Yang Duo tentang usaha yang akan ia lakukan di pesta pernikahan mereka nanti dan juga kesan yang akan ia buat untuk keluarga Qi.
Yang Guo akhirnya pulang ke rumah, tapi kondisinya berbeda. Dia masih terlihat sedih, ia berjalan masuk k erumah dalam keadaan gontai. -lebay mode on bahasaku-
“Ya, putriku sudah kembali!”sambut tuan Yang dengan semangat sambil meraih Yang Guo ke dalam pelukannya.
“Ayah, aku sangat merindukanmu”kata yang Guo sambil menangis.
“Guo, apa yang terjadi denganmu?”tanya ayah heran.
Yang Duo juga heran kenapa adiknya sampai menangis seperti itu. “Kenapa kau menangis? Apa yang terjadi?”tanya Yang Duo
“Tidak ada. Ini karena aku sudah lama tidak melihat ayah, aku terlalu merindukannya” Yang Guo beralasan
“Aku juga sangat merindukanmu”kata ayah Guo.
“Jangan cari alasan. Kau terlihat menangis terus di sepanjang jalan tanpa berhenti”kata Yang Duo
“Ada masalah apa sebenarnya? Apa yang sudah dilakukan Qi padamu. Aku akan pergi untuk berbicara padanya”kata ayah emosi.
“Ayah, tidak seperti itu”cegah Yang Guo, “Kenapa kau menyebut Qi Da Ge dengan begitu? tidak ada yang dilakukannya. Aku ingin tidur”. Yang Guo langsung pergi meninggalkan mereka.
“Guo..” panggil ayahnya.
“Putriku”kata ayah pada Yang Duo.
“Aku tahu. Kehormatan keluarga kita diatas segalanya, jika pria itu melecehkan adikku sampai kapan pun tidak akan aku lepaskan”. Yang Guo terlihat emosi
Ayah juga sependapat dengan Yang Duo.
Paginya di kantor Yang Duo tengah menelepon seseorang untuk mengatasi masalah yang dihadapi Yang Guo, adiknya.
Seorang pria menghampirinya dan Yang Duo pun segera mengakhiri teleponnya.
“Maaf, bolehkah saya bertanya anda sedang mencari siapa?”tanya Yang Duo lembut. -Jiah, tuh cowok sampai melongo liat Yang Duo, wkwkwk tapi lumayan juga wajahnya-
“Aku mencari pengacara Xiang”
“Apakah anda tuan Chen direktur Feng, atau atas nama De Cheng Corporation?”
“Tidak”
“Maaf, seharusnya kau membuat janji dulu jika ingin bertemu dengan pengacara Xiang, karena ini sudah menjadi aturan di sini jika kau ingin pengacara Xiang mengatasi…….”
“Tidak. Aku takut kau tidak akan mengerti. Aku di sini ingin melihat pengacara Xiang”jelas si ganteng -wkwkwk suer, cakep juga nih cowok-
Yang Duo langsung nanya aneh-aneh, sampai ditanya beli pisang segala hahahaha *abaikan*
“Baiklah, apakah aku boleh tahu kenapa kau berada di sini?”.
“Aku akan bekerja sebagai pengacara di sini”.
Yang Duo tidak percaya begitu saja. Dan dia pun memberikan petuah pada si cowok imut itu. Sudah kayak guru nih si Yang Duo.
Kemudian Yu Ping muncul dan melihat mereka.
“Hey, Zhi Hou”panggil Yu Ping.
“Pengacara Xiang”
“Aku awalnya tidak percaya kalau kau akan bekerja di sini”jelas Yu Ping.
Yang Duo merasa malu karena sudah memikirkan yang bukan-bukan, untuk mengurangi rasa hormat dia pun memberikan salam.
“Ini adalah pengacara Liang Zhi Hao. Dia berasal dari Hongkong. Hasil ujiannya berada di antara sepuluh terbaik”Yu Ping memperkenalkannya pada seluruh karyawan disana
“Oke, nona Yang tolong tunjukkan pada temanku seluruh tempat agar ia bisa mengenali semua area di sini”perintah Yu Ping.
Yang Duo menjelaskan pada Zhi Huo semua rute-rute yang bisa ia lewati. Mulai dari tempat makan, bank sampai stasiun.
Untuk memastikan usahanya berhasil Yang Guo pun bertanya pada Zhi Hao.
“Apa kau sudah ingat dengan semua yang aku jelaskan tadi”.
“Eh, ya”jawab Zhi Hao terbata-bata
“Apa kau yakin?”
“Baiklah, coba kau jelaskan kemana kau akan pergi jika kau ingin memakan sesuatu?”
“Ke sebelah kiri. Dan Bank ada disebelah kanan”jelas Zhi Huo.
Yang Guo merasa Zhi Huo tidak mengingat apa yang sudah ia jelaskan tadi. Dia pun memberikan petuah lagi kepada Zhi Hou kalau ia tidak tahu, ia bisa tanya pada orang di sekitar jalan raya. Dan Yang Duo Juga mengatakan kalau dia harus percaya diri karena dengan begitu semua kliennya nanti akan percaya padanya.
“Nona Yang kau benar”
“Ayo tunjukkan kepercayaanmu”kata Yang Duo.
“Ya aku akan lakukan dengan baik”balas Zhi Hao -ckckckck, ini sebenarnya mana atasan, mana bawahan. Tapi sekedar memberikan semangat, it’s okay lah. Tapi kayaknya ini pengacara suka deh sama Yang Duo, ahay-
Ke Zhong teringat dengan kejadian yang ia lakukan dengan Yang Guo -kiss scene yang gagal karena kedatangan Hui Fan-
Dia tengah membayangkan kalau Yang Guo tengah duduk disana dan menanyakan padanya apakah ingin dibuatkan kopi.
Akhirnya Yang Duo dan pengacara Liang sampai di kantornya dengan mengendarai sepeda -bisa dibayangkan hahahaha-
“Oke kau bisa pergi sekarang”kata Yang Duo.
“Nona Yang, bolehkah saya bertanya kenapa saya bisa ada di sini?”
“Kau ingin tahu daerah sekitar sini kan? Hei, dengarkan. Aku harus melakukan sesuatu. Jadi kau bebas bisa melihat disekelilingmu dalam waktu 20 menit. Dan kemudian datang padaku, ok?”
Yang Duo ternyata datang menemui Ke Zhong.
“Yang Guo sedang tidak ada di sini”jelas Ke Zhong.
“Aku tahu. Aku yang memintanya untuk tidak bekerja. Dia pulang dalam keadaan menangis semalam setelah pergi denganmu dalam keadaan senang. Dan dia juga tidak ingin mengatakan padaku yang sebenarnya. Aku yakin pasti terjadi sesuatu denganmu. Jadi, sebagai kakaknya aku ingin kau menjelaskannya padaku”Yang Duo langsung marah-marah
“Maafkan aku, ini semua kesalahanku. Aku sudah membuat Yang Guo sedih”
Obrolan mereka terputus karena ada telepon masuk, dari Yu Ping.
“Ke Zhong, apa kau sedang berada di luar sekarang?”tanya Yu Ping.
“Tidak, apa ada hal yang ingin kau katakan?”.
“Tunggu aku. Ada hal yang ingin aku bicarakan padamu. Sebentar lagi aku akan sampai.”
“Baiklah”.
Yang Duo langsung membahas hal tentang adiknya, tapi Ke Zhong langsung memotong pembicaraannya karena Yu Ping akan datang menemui ke Zhong.
Yang Duo langsung panik karena bosnya sudah sampai di dekat lift, jadi harus sembunyi deh, wkwk.
Setibanya di kantor Ke Zhong Yu Ping lansung memangil Yang Duo.
“Nona Yang”teriak Yu Ping. Ternyata Yu Ping bertemu dengan Zhi Hao, haha ketahuan.
“Nona Yang, aku meminta padamu untuk menunjukkan padanya lokasi yang bisa ia lihat, tapi kenapa kau membawanya ke sini. Ayo keluar”
“Yang Duo tidak ada di sini”kata Ke Zhong.
Tapi Yu Ping sudah melihat Yang Duo yang tengah sembunyi.
“Boss..”
“Oke, jangan katakan apapun. Cepat kembali.”
“Maafkan aku boss”kata Yang Duo sambil pergi keluar bersama Zhi Hao.
“Maafkan aku, waktu dua puluh menit yang kau berikan sudah berakhir. Jadi aku menunggumu di luar. Tapi aku tidak mengharapkan akan terjadi hal seperti ini”ucap Zhi Hao.
“Ayo pergi”kata Yang Duo kesal.
Written by : Revita Rf @ pelangidrama.net
Pictures by : Nana Rf @ pelangidrama.net