[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 22 -End-

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End
[Salaryman Episode 22-Tamat]

Mo Ga Bi membujuk Beom Jeung untuk kembali ke perusahaan, dengan dalih dia memintanya secara pribadi. Di lain pihak Beom Jeung mau kembali asal dia kembali menjadi orang yang dikenalnya, yang telah mencuri hatinya saat menjadi sekretaris. Seseorang yang bijak, dan tak akan pernah menyakiti orang.

Mereka diinterupsi dengan telepon dari sekretaris Mo Ga Bi yang mengabarkan bahwa dia sudah ‘membereskan’ Cha Woo Hee dan menguburkannya. Mo Ga Bi berpura-pura pada Beom Jeung kalau sekretaris Jang hanya mengabarkan kalau tuntutan kejaksaan akan ditutup. Mo Ga Bi menyembunyikan mimik muka yang puas dan sekali lagi begitu kejam, tak berperasaan walau sudah membunuh Cha Woo Hee.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Di kejaksaan, Jaksa Park terduduk, terlihat kelelahan yang luar biasa karena kasus Chun Ha, Yoo Bang bisa mencium bau alkohol. Dengan malas-malasan Jaksa Park hanya menanggapi Yoo Bang yang ingin menyerahkan diri. Jaksa Park tetap tak menggubris, menganggap Yoo Bang hanya bercanda. Namun perhatiannya kembali saat Yoo Bang menyodorkan berkas kertas, “ini kontrak gandanya,” kata Yoo Bang.

“Golden Brother atau Goblin Brother aku sudah menggeledahnya sendiri sebagai jaksa, makanya aku datang untuk menyerahkan diri,” aku Yoo Bang. Jaksa Park bukannya marah malah tertawa bahagia.

Syok bercampur pucat pasi, Mo Ga Bi tak percaya kejaksaan berhasil mendapatkan kontrak ganda mereka dengan Golden Brothers. “Yoo Bang memakai taktik orang yang putus asa. Biarpun dia mati, tapi dia telah berhasil membuat musuh terluka parah,” jelas Beom Jeung.

Mo Ga Bi ketakutan karena hasil persidangan sudah jelas, dan sahamnya bisa dipastikan tak lebih berharga dari kertas toilet! Hang Woo mencoba menenangkan karena masih ada waktu, namun Mo Ga Bi sudah kalut. “BAGAIMANA BISA TENANG?!” teriaknya.

Hang Woo kembali ke ruangannya, perasaannya bercampur aduk, antara marah kepada Yoo Bang dan juga cemas karena dia mendapat kabar Woo Hee tak ada daftar orang yang keluar negeri. Dia meminta orang tersebut mencarinya di seluruh rumah sakit.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Bertiga, Jaksa Park menjelaskan kalau mereka akan mendapatkan hukuman karena dituduh mengambil barang di Golden Brother dan menyamar sebagai jaksa. Yoo Bang menyerobot penjelasan Jaksa Park, masih ada aroma persaingan rupanya di hadapan Yeo Chi yang kini cemas mereka akan dipenjara. Yoo Bang menjelaskan kemungkinan mereka akan diringankan atau dibebaskan karena membantu penyelidikan. Jaksa Park kesal setengah mati. Mereka mulai adu argumen.

Seorang teman Woo Hee menelepon Yoo Bang (yang membantu Woo Hee mencari tahu sidik jari Mo Ga Bi dan menganalisi insulin Presdir Jin).

Mereka bertemu di ruang kerja teman Woo Hee, menyerahkan bukti sidik jari dan bukti komposisi insulin Presdir Jin. Yeo Chi tahu dengan semuanya bisa menyeret Mo Ga Bi sebagai tersangka pembunuhan kakeknya. “Kenapa kau bisa mempunyai ini?”tanya Yoo Bang heran.

Yang Mi teman Woo Hee, mengaku Woo Hee yang memberikannya dan berpesan harus menyerahkan kepada Yoo Bang jika terjadi apa-apa pada dirinya. Baik Yoo Bang dan Yeo Chi sama terkejut mengetahui Woo Hee sudah menghilang beberapa hari.

Yoo Bang meminta Han Shin untuk menyewa detektif untuk mencari Woo Hee, dan menyebarkan iklan kehilangan orang. Han Shin mengatakan sudah ada yang memasang iklannya.


Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Dan Hang Woolah orangnya, yang paling mencemaskan Woo Hee dan hancur hatinya akan hilangnya Woo Hee. Dia mendatangi rumah Woo Hee yang kosong. Melangkah masuk ke kamarnya, melihat fotonya yang tergantung dan pandangannya tertuju pada gambar Hang Woo yang dibuat Woo Hee. Dulu saat Hang Woo sibuk bekerja, Woo Hee iseng menggambarnya, dan diberi judul Kingkong jelek.

Tak terasa air mata Hang Woo tumpah. Menangisi dan memanggil nama Woo Hee.

Di Chun Ha, para wartawan mengerubungi Mo Ga Bi. Diberondong pertanyaan bahwa harga sahamnya anjlok karena kasus tuduhan korupsinya. Mo Ga Bi tak tahan, “bagi negara dan pihak yang memberikan tuduhan ini, aku akan menuntut balik dan meminta ganti rugi dalam jumlah besar!” tegasnya.

Langkahnya kembali terhenti ketika Yoo Bang dan Yeo Chi langsung berdiri dihadapan mereka, kali ini Yeo Chi dengan percaya diri .. janjinya yang akan menghancurkan Mo Ga Bi karena membunuh kakeknya. Mo Ga Bi tertawa karena dia mencemooh Yeo Chi sebagai gadis kemarin sore.
“Aku tak puas dengan hasil sidang korupsimu, kau pantasnya dihukum atas dugaan pembunuhan!,” ucap Yeo Chi lantang.

Yoo Bang mencoba mengulur waktu yang membuat Beom Jeung dan Mo Ga Bi geram, “apa sih maksudnya? “.
“Ah..mereka tiba kenapa kau lama sekali, aku harus repot menahan dia di sini,” kata Yoo Bang. Alasan Yoo Bang adalah jaksa Park yang datang untuk menciduk Mo Ga Bi atas tuduhan pembunuhan Presdir Jin, kakek Yeo Chi. Langsung sebagai terdakwa.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

“Bukan aku pelakunya?” teriak Mo Ga Bi, meronta-ronta saat diborgol. “Penangkapan tanpa jaminan, jadi mereka yakin Presiden Mo adalah pembunuh?”tanya Direktur So Ha tak percaya.

Yeo Chi sendiri belum puas sebelum Mo Ga Bi benar-benar hancur.

Di ruangan interogasi, Mo Ga Bi memilih tutup mulut tak menjawab pertanyaan Jaksa Park mengenai dia menukarkan insulin. Kesal, namun gigih itulah Jaksa Park. Tak lama kemudian, Beom Jeung dan Pengacara Mo Ga Bi datang, mereka membawa secarik kertas berisi diagnosa penyakit Mo Ga Bi yang harus dirawat, penyakit jantung.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Mo Ga Bi berdiri, dan langsung berpura-pura dadanya sakit, dan dibawa keluar. Jaksa Park geram setengah mati. Alasan klasik nan licik tapi mujarab untuk menghindari penyelidikan. Dan baru sadar cara ini bukan saja digunakan para penjahat kerah putih di Indonesia dengan alasan kesehatan menghindari penyelidikan, pergi berobat ke Singapura lalu kabur, rupanya di Korea juga ada..wah daebak, satu pemikiran rupanya mereka! :LOL

Di kantor Jang Ryang, geng Yoo Bang melihat siaran berita tentang Mo Ga Bi yang diarak keluar dan harus dirawat inap lama karena masalah penyakit jantungnya (?). “Pertunjukan apa ini? Jadi dia membunuh karena dia lemah jantungnya?” teriak Yoo Bang kesal buanggeet.

Jang Ryang kembali menjelaskan, mengingat pengacara Mo Ga Bi bukan sembarang pengacara, Pengacara Noh yang disegani kejaksaan yang dulunya Jaksa Agung. Dan tentu saja kejaksaan sedikit ‘bertekuk lutut’. Yang dibutuhkan geng Yoo Bang yaitu bukti yang solid tak terbantahkan. “Kita harus menemukan Woo Hee, harus itu” kata Yoo Bang.

Di rumah sakit, Pengacara Noh meyakinkan kalau Mo Ga Bi aman selama Cha Woo Hee tak ditemukan, sedang Mo Ga Bi meyakinkan Woo Hee tak akan muncul karena dia hilang. Beom Jeung sekejap meliriknya, apa dia curiga Mo Ga Bi terkait hilangnya Woo Hee?
“Kurasa keberuntungan ada di pihakmu, sekarang Cha Woo Hee hilang,” sindir Beom Jeung. Mo Ga Bi serta merta membantah dia ada kaitan dengan hilangnya Woo Hee.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Keadaan Hang Woo tak lebih baik, kini dia tahunya hanya mabuk saja. Tiba-tiba Woo Hee membangunkan Hang Woo dengan lembut, namun Hang Woo ogah-ogahan.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

“Aku harus, minta air minum Cha Woo Hee..” panggilnya. Kembali dia tersadar semuanya hanya mimpi. Dia keluar sambil memanggil Woo Hee. Putus asa.

Di sebuah rumah sakit kecil Woo Hee terbaring tak sadarkan diri. Dia dirawat 2 orang biarawati. Berusaha mencari jati diri Woo Hee karena kartu identitasnya hilang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Sedang geng Yoo Bang membagikan selebaran foto Woo Hee. “Ini mas-mas ganteng di ambil,” teriak Yeo Chi menyodorkan selebaran. Kemudian Bun Kwae teriak mengarahkan pada tivi besar yang memberitakan Chun Ha bangkrut pada tahap pertama, perdagangan saham dihentikan.

Jang Ryang menghubungi Yoo Bang, dan mereka siap melakukan langkah berikutnya.

Benar saja, Beom Jeung kelabakan karena para pimpinan Bank menekan Chun Ha karena mendengar rumor kebangkrutan. Beom Jeung dan Hang Woo semakin sakit kepala, produksi turun di kantor cabang, “bisa-bisa Chun Ha bisa masuk kebangkrutan taham kedua. Mana jatuh tempo hutang akan tenggat waktu. Kalau kita tidak bisa menyediakan uang $10 juta maka kita akan memasuki kebangkurtan kedua,” jelas Beom Jeung.

Staff Hang Woo masuk dan mengabarkan kalau sudah ada investor untuk Chun Ha.

Keesokan harinya di sebuah tempat yang mewah, Mo Ga Bi mematut diri agar tampil cantik dihadapan investor, dan pura-pura simpati kepada Hang Woo yang belum menemukan Woo Hee.

Sekretaris Mo Ga Bi masuk, pucat dan ragu menyilakan investor masuk, namun Yeo Chi keburu masuk dan Yoo Bang serta Bun Kwae. Sontak Mo Ga Bi mendelik akan kehadiran mereka dan langsung mengusirnya, dia tak butuh uang Yeo Chi! Yoo Bang tertawa, mengingatkan sebentar lagi saham Mo Ga Bi senilai kertas toilet.
“Darimana kau mendapatkan uang?,” tanya Hang Woo.
“Kenapa? Aku juga punya investor,” kelit Yeo Chi yang sebelumnya dia memberikan syarat agar Mo Ga Bi mundur dari kursi kepresidenan Chun Ha jika ingin dirinya berinvestasi. “Aku juga akan memberikan kompensasi,” jelasnya
“Untuk apa? Toh dia juga akan masuk ke penjara, memangnya di sana bisa belanja?,” kelakar Yoo Bang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Mo Ga Bi masih gengsi untuk menerima uang Yeo Chi. Tetapi kartu Yeo Chi belum seluruhnya dibuka. Mereka sudah mengalang dukungan kreditur untuk memperpanjang pinjaman asal Mo Ga Bi lengser. “Tapi sekarang, kau coba saja sendiri rayu mereka,” kata Yoo Bang. Beom Jeung mampu menebak kalau investor Yeo Chi adalah Yoo Bang. Dan juga tahu kalau uang Yoo Bang juga sebenarnya dari Chun Ha (dari investasi palsu, pembeliaan lukisan palsu alias hasil foya2 Mo Ga Bi).
Yoo Bang dan Yeo Chi memutuskan pergi, sebenarnya hanya berencana memberikan bom kejutan untuk Mo Ga Bi.

Dan benar saja, Mo Ga Bi terduduk syok. Tahu dirinya diambang kehancurkan jika begini terus.

Di luar, Hang Woo langsung menghentikan Yoo Bang. Langsung memberi tahu kalau Yoo Banglah yang dihubungi Woo Hee terakhir kali. Pikiran Yoo Bang melayang, teringat saat Woo Hee menelponnya namun langsung dimatikan. “Apa yang kalian bicarakan?” tanya Hang Woo menyadarkan Yoo Bang. Yoo Bang mengatakan sebenarnya, “jika terjadi apa-apa padanya ini salahmu brengsek!” maki Yoo Bang. Hang Woo hanya termangu setelah kepergian Yoo Bang. Merasa tertohok.

Yoo Bang meminta Bun Kwae untuk mencari tahu dimana terakhir sinyal dari telepon Woo Hee.

Akhirnya Yoo Bang, Bun Kwae dan Han Shin tiba di lokasi terakhir Woo Hee mengalami kecelakaan. Yoo Bang melihat sebuah pilar kecil yang tergores. Mengeluarkan kaca pembesar dan yakin itu cat mobil Woo Hee yang menabraknya. “Apa tidak ada cctv?” tanyanya kepada yang lain.
“Tidak ada, ini daerah mati,” pungkas Han Shin. Yoo Bang memerintakan untuk memasang banner.

Tak jauh, dari sana sebuah mobil, sekretaris Mo Ga Bi gemetaran dan ketakutan melihat mereka bertiga ada dilokasi Woo Hee terakhir kali. Meyakinkan diri sendiri semuanya baik-baik saja selama mayat Woo Hee tak ditemukan.

Sedang Woo Hee masih tak sadarkan diri. Dan pada akhirnya Mo Ga Bi ditahan karena kejaksaan menganggap Mo Ga Bi sehat untuk menjalani pemeriksaan.

Di penjara, Beom Jeung datang untuk mengabarkan kalau Chun Ha sudah didaftarkan menjadi perusahaan yang bangkrut tahap 3. Mo Ga Bi tentu tidak terima, menyalahkan Beom Jeung yang tak becus. Beom Jeung masih bersikap tenang, “kau tahu keadaan perusahaan dan sekarang tugasmu Presiden untuk menyerahkan hak manajemenmu,” pinta Beom Jeung.

Beom Jeung tahu satu-satunya kesempatan Chun Ha adalah Baek Yeo Chi. “Tidak akan pernah! Sampai matipun aku takkan menyerahkan Chun Ha. Itu milikku!” teriak Mo Ga Bi tak karuan. Beom Jeung hanya bisa menatap nanar kepada orang yang dicintainya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Putus asa,itulah yang dirasakan Hang Woo. Dia bersama Beom Jeung. Hang Woo pun mengatakan kalau Mo Ga Bi dan Woo Hee tahu keberadaan surat wasiat. Dan merasa hilangnya Woo Hee ada kaitannya dengan kasus ini. “Keberadaan Cha Woo Hee bagaikan bom waktu yang bisa meledak kapan saja,” ucap Hang Woo.

Beom Jeung bersikukuh Mo Ga Bi tak akan melakukan sejauh itu. “Kalau begitu aku sedikit lega,” papar Hang Woo. Kemudian Hang Woo diberi tahu seseorang tentang lokasi terakhir Woo Hee.

Tak butuh lama, Hang Woo berada di tempat kemarin Yoo Bang kunjungi. Hang Woo sudah melihat banner yang ada foto Woo Hee, mencoba menelepon nomor yang tercantum. Muncul nama Yoo Bang, Hang Woo terkulai lemas. Yoo Bang memang peduli pada Woo Hee.

Kemudian seperti skenario yang sudah dirancang, 2 suster yang merawat Woo Hee melintas. Begitu belihat banner tersebut langsung berhenti, tersenyum lega akhirnya mereka menemukan identitasnya.
“Permisi, apa kalian mengenal wanita ini? Kalian tahun dimana Cha Woo Hee?” tanya Hang Woo yang berada di samping mereka.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Pucat pasi ketika diceritakan oleh suster yang lebih tua bahwa dia menemukan di sungai, sudah tak sadarkan diri. Suatu keajaiban dia masih hidup. Hang Woo melangkah pelan masuk ke kamar Woo Hee. Langsung berkaca-kaca melihat keadaan Woo Hee.

Terdengar backsound Woo Hee yang bernyanyi untuk Hang Woo dulu.

Bunga Daedang mekar dengan indah…Di pinggir laut…Kupandangi dari sini, hingga ke ujung cakrawala.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Tangis Hang Woo pecah, tak kuasa menahannya. Dan langsung bersimpuh menggenggam tangan Woo Hee. “Maafkan aku, aku salah..maafkan aku,.”

Persidangan akhirnya di gelar. Kali ini Jang Ryang kembali menjadi saksi, diberondong pertanyaan oleh Jaksa Park seputar alm. Presdir Jin yang pura-pura buta untuk mengetes siapa saja yang tak setia padanya. “Dia tak takut pada penghiatan siapapun,
kecuali penghianatan Sekretarisnya Mo, ” papar Jang Ryang, “Dia lalu merencanakan sebuah test, melalui sebuah Surat Wasiat.” Belum selesai keberatan langsung diteriak Pengacara Noh. Dia menjelaskan kalau surat wasit yang ditunjukan kliennya otentik.

Kini giliran Pengacara Noh mengajukan pertanyaan, kali ini dokter pribadi alm. Presdir Jin yang dijadikan saksi. Seputar sidik jari Mo Ga Bi yang berada di alat suntik insulin, tentu saja ada karena Mo Ga Bi lah yang mengurus suntikan tersebut. “Apakah kau punya bukti bahwa terdakwa telah menukarnya?,” tanyanya. Dokter tersebut terdiam, “Jadi itu masih berupa dugaan,” kata Pengacara Noh pada akhirnya.

Keadaan berbalik tak menguntungkan untuk pihak Yoo Bang and the gang. Mo Ga Bi tersenyum kecil yakin kemenangannya.

Yoo Bang, Yeo Chi dan Bun Kwae kembali ke lokasi dimana Woo Hee terakhir kali. Yeo Chi mengeluh karena tak ada cctv. Yoo Bang mendadak memandang sebuah toko disebrang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Mereka mendatanginya ke bagian sepatu, tanpa tedeng aling-aling menyuruh Yeo Chi memilih. Sedang dia clingak clinguk mencari sesuatu, “Apakah disini sudah terpasang cctv?,” tanya Yoo Bang pada seorang pelayan.

Pelayan tersebut mengiyakan namun hanya didalam. Namun ada satu kamera yang menghadap ke jendela keluar. Yoo Bang langsung meminta rekaman tersebut.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Di kantor Jaksa Park, mereka melihat bersama Yoo Bang dan Yeo Chi. Hanya terlihat saat Woo Hee tertabrak mobilnya, keluar dari mobil dan setelah itu tak terlihat. Yoo Bang menyuruh Jaksa Park terus melihat, kemudian seorang pria, asisten Mo Ga Bi masuk ke mobil, tentu Yoo Bang dan Yeo Chi mengenalinya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

“Dasar *&^%#^$@* kau *%&^@*@#*!,” runtuk Yeo Chi, dan saat mendengarnya betapa syoknya si Jaksa Park mengetahui jati diri Yeo Chi, melongo dan mendelik untung tidak pingsan. “Omo, Maaf, aku terlalu gembira,” kilah Yeo Chi.

Tak butuh lama, Jaksa Park langsung bertindak menangkap asisten Mo Ga Bi yang saat itu sedang bersama Beom Jeung. Mengetahui tuduhan pembunuhan Woo Hee yang dilakukan asisten Mo Ga Bi, membuat Beom Jeung pucat pasi.

Beom Jeung menemui Mo Ga Bi di penjara. Mo Ga Bi mencerocos yakin kalau Pengacara Noh membebas dirinya. Sedang Beom Jeung hanya menatap lurus Mo Ga Bi tanpa ekspresi. “Apa yang telah kau lakukan kepada Cha Woo Hee? Kau telah membunuhnya? Mengapa kau lakukan itu?,” seru Beom Jeung tak tahan lagi menuntut jawaban.
“Beom Jeung, apa yang kau bicarakan?,” balas Mo Ga Bi tak menyangka.
Lalu ia pun membeberkan kalo asistennya sudah ditangkap atas tuduhan pembunuhan Cha Woo Hee, “Cha Woo Hee adalah wanita yang akan dinikahi Choi Hang Woo. Kau telah dibantu Hang Woo. Mengapa kau… menghianatinya…!”

Bukan penyelesalan yang ditunjukan Mo Ga Bi, “Apa ada bukti aku yang menyuruhnya?,” tanya Mo Ga Bi lalu tertawa menyeramkan, saikopat nie wanita. “Apa kau sudah gila?.” Demi mendengar kalimat tersebut, dia naik pitam, “Lihat aku, Park Beom Jeung. Lihat aku. Siapa yang bisa bisa cari gara-gara padaku. Siapa? Lihat? Aku masih baik-baik saja. Aku takkan mati!.”
“Ku mohon, sadarlah! Ku mohon!!” teriak Beom Jeung. Mo Ga Bi membalas teriakannya dan tertawa. Kemudian memukul-mukul kaca, frustasi tahu di ujung tanduk.

Sedang, Asisten Mo Ga Bi tetap diam seribu bahasa yang membuat jaksa Park tak kalah dongkolnya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Di markas alias kantor Jang Ryang, Yoo Bang and the geng memikirkan asisten Mo Ga Bi yang tak mau buka mulut, mereka butuh bukti yang kuat lagi. “Ah seandainya Woo Hee ditemukan”. Han Shin masuk dan membawa kabar gembira, ada yang melihat Woo Hee di klinik sekolah tapi sudah dibawa pergi. “Siapa yang membawanya?” tanya Yoo Bang.

Siapa lagi kalau bukan Hang Woo. Di kamarnya, dia merawat Woo Hee dengan perasaan sedih. Beom Jeung menelepon Hang Woo. Mengatakan sejujurnya bahwa yang membunuh Cha Woo Hee adakah Mo Ga Bi. Beom Jeung meminta maaf atas namanya. “Wanita itu sudah kehilangan akalnya, maafkan aku Choi Hang Woo,” ujar Beom Jeung.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Hang Woo menutup teleponnya, perasaannya semakin tak karuan karena sadar dirinya selama ini salah. Dirinya memeluk Woo Hee, menanggis. “Maafkan aku Woo Hee, pasti selama ini kau ketakutan sekali, aku tak akan meninggalkanmu sendirian lagi”.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Seseorang membunyikan bel pintu apartemen Hang Woo. Rupanya Yoo Bang, mulanya Hang Woo enggan menyilakan masuk, namun ucapan Yoo Bang yang tahu keadaan Woo Hee membuat dia terpaksa menerima Yoo Bang.
“Pernahkah kau pikirkan apa yang diinginkan Woo Hee saat ini? Kalau kau benar-benar mencintainya. Kalau aku jadi dia, aku akan melakukan apa yang diinginkan wanita yang kucintai. Kau itu apa?,” kata Yoo Bang tegas.

Hang Woo hanya bisa memandang Yoo Bang dengan tatapan nanar.

Persidangan berikutnya Asisten Mo Ga Bi yang menjadi saksi. Duduk di kursi pesakitan Mo Ga Bi yang terlihat sangat acak-acakan. Jaksa Park memberondong pertanyaan mengenai dirinya ‘menyikirkan’ Woo Hee. Asisten Mo Ga Bi berkelit dan menolak tuduhan, dan akhirnya tak bisa berkutik saat Jaksa Park memutarkan rekaman cctv.
“Apa terdakwa menyuruhmu membunuh Cha Woo Hee?,” cerca Jaksa Park. Tetap, Asisten Mo Ga Bi membantah dengan kalemnya.

Baiklah, Jaksa Park akhirnya memanggil saksi berikutnya. Cha Woo Hee. Dan pastinya Jaksa Park akan menambah tuduhan percobaan pembunuhan dan sumpah palsu. Seorang wanita yang dibebat wajah, duduk di kursi roda yang didorong oleh Hang Woo.

Hang Woo dengan wajah sendu dan menunduk manjelaskan bahwa keadaan Woo Hee sangat buruk dan dia juga tak bisa bercakap-cakap. Tapi masih bisa mengenali orang. “Cha Woo Hee, apakah seseorang yang mencoba membunuhmu ada di ruangan ini?,” tanya Jaksa Park.

Woo Hee (?) dengan menoleh ke Mo Ga Bi, namun dia menunjuk asistennya yang sudah berkeringat dingin. “Aku hanya menerima perintah Mo Ga Bi!,” pada akhirnya.
“Lalu apakah saksi membunuh Presiden Jin Shi Hwang juga atas perintah terdakwa?.”
“Tidak. Itu Pesiden Mo Ga Bi sendiri yang membunuhnya. Dia sendiri yang mengatakan kepadaku. Dia sendiri yang menyuntikan insulin kepada Presiden Jin ketika gula darah beliau sedang naik. Tugasku hanya memindahkan jenazahnya. Aku berkata jujur. Wanita itulah yang membunuhnya!,” teriaknya kalut sambil menunjuk Mo Ga Bi.

Orang yang dimaksud hanya tertawa, menanggis dan berteriak-teriak, benar sudah diambang batas kewarasan.

Keluar dari ruang persidangan, Hang Woo mendorong Woo Hee (?) ke arah Yoo Bang yang sudah menunggu. Dia membiarkan Yoo Bang mendorong wanita tersebut yang rupanya Yeo Chi. Dan untuk pertama kalinya Hang Woo dan Yoo Bang saling bekerja sama.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Beberapa saat kemudian, Yeo Chi mengeluh betapa panasnya dirinya berpakaian berlapis-lapis. Yoo Bang tersenyum mengerti, “Selama ini kau sudah menderita. Kau kepanasan apa lega?.”
“Ya aku merasa lega!.” Keduanya berpelukan, “Terimakasih,” ucap Yeo Chi. Dan pada akhirnya semua dibayar lunas.

Yoo Bang menemui Beom Jeung di atap gedung. Dia menyuruh Yoo Bang untuk menghentikan Chun Ha dari kebangkrutan tahap 3. “Apa Mo Ga Bi akan menyerahkan semua saham-sahamnya?,” tanyanya. Beom Jeung akhirnya menyerahkan surat wasita asli Presdir Jin. “Chun Ha grup tempat aku mengubur masa mudaku, kau dan Yeo Chi harus menjaganya baik-baik,” ujarnya yang menepuk pundak Yoo Bang sebelum pergi.

Beom Jeung menemui Mo Ga Bi yang sedang berteriak-teriak sendirian, sepertinya dia di rawat di rumah sakit jiwa. “Maafkan aku Presiden,” ucap Beom Jeung, dan memeluk Mo Ga Bi, “Mulai sekarang mari hidup bersama secara tenang.” Dan rasanya Mo Ga Bi akhirnya memang bisa tenang disamping Beom Jeung.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Harus happy ending semua bukan, yup! harus, akhirnya Woo Hee sadar, dan langsung tersenyum lega begitu melihat Hang Woo disampingnya.

-1 tahun kemudian-
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Versailles Yoo alias Yoo Bang mematut diri di depan cermin, sungguh keren!Ditambah memakai kaca mata! Itu bukan Yoo Bang, tapi Dr. Ahn (Surgeon Bong Dal Hee-red)!! Bahkan Han Shin dan Bun Kwae juga memuji-muji penampilan Yoo Bang yang kini menjadi Presdir Chun Ha.


Yoo Bang and the geng ditambah Direktur So Ha berjalan masuk ke Chun Ha disambut yel-yel panjang umur oleh para karyawan. Terlihat Yeo Chi dengan perut membuncit, sesekai mengusapnya. Yoo Bang yang melihat tersenyum bahagia.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Sampai di ujung, Yoo Bang dan Yeo Chi berbalik, ckckc..bukan seperti itu, mereka berlari dan berteriak, “Semuanya! Selamat panjang umur!”

** THE END**
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Hah? Sudah tamat? Sudah berakhir, waittzz..masih ada epilognyaaa..

Setelah Yoo Bang menjadi Presiden, mereka mengambil foto bersama di ruangannya. Bun Kwae, Han Shin, Jang Ryang dan So Ha. Saling tertawa. Memasang wajah sumringah.

-15 tahun kemudian-

Masih dengan tawa yang sama, dan wajah sumringah, Yoo Bang duduk di depan, di belakang ke empat partner Yoo Bang mulai menua, bahkan So Ha sudah kepayahan berjalan di bantu tongkat, tertawa dengan nafas tersengal-sengal.

-30 tahun kemudian-

Han Shin memegang foto alm. So Ha, tinggal Bun Kwae dan Jang Ryang. Dan kini si Jang Ryang yang harus disangga tongkat. Yoo Bang? Sial..efek obat awet muda manjur sekali rupanya! Masih dengan tawa sehat bugar, dan tak ada ubannya. “Itu putrimu,” kata Han Shin. Putri Yoo Bang, yang mirip Yeo Chi datang, dengan tingkah polah yang energik seperti ibunya. Semuanya siap berpose diambil gambarnya.
“Satu..dua..ooh tidak baterainya habis,” ucap mas-mas si tukang foto.
Dan selanjutnya pasti sudah di tebak, like daughter like mom, “Waduh *%&^*#* kalian *%^$&@*, Awas *%^&@%*! Kau *&*@%^&* anak *@%&@$!*!.”
“Aigoo, dia mirip sekali dengan ibunya,” kelakar Yoo Bang sambil menutup mulut putrinya.
Dan kasihan sekali Jang Ryang yang tepat dibelakangnya, syok dan terkena serangan jantung.

**BENAR-BENAR THE END**
Sinopsis History of The Salaryman Episode 22-End

Authors last words :

-Ari Aruto- #ganti nama lagi :LOL
Aigooooo, akhirnya kelar juga Kdrama ahjusi yang dinanti sampai mengesampingkan SunMoon, mianhe Soo Hyun wkkwk, habis taktik perang yang diimplementasikan Yoo Bang dan Hang Woo ke dalam persaingan kerja membuat penasaran ditambah tingkah ahjusi LBS (bukan LBS TV lho ya :P) eh Yoo Bang, buat versailes Yoo gomayo yo membuat hari-hari para author cerah dengan tingkahnya yang membuat kami melupakan letih dan lelah yang menghampiri para salarywoman :P.

Kukira yang jahat dulu Jang Ryang eh makin ke sini kok malah dia yang jadi partner Yoo Bang, tak terasa 22 episode cepat berlalu padahal masih ingin berlama-lama dengan ahjusi :LOL, mada mada dane tenang ahjusi LBS hanya pergi untuk sementara, ahjusi akan cepat kembali dengan Kdrama barunya wkwkwkkw#nggak jadi nangis ni tapi harus siapkan mental untuk sinopsis drama ahjusi selanjutnya :LOL, insyaallah :), terima kasih untuk papario (islandsub) atas indosubnya dan partner saia Asri dalam membuat sinop drama yang didedikasin untuk beloved ahjusi Lee Beom Soo, Pelangi Drama dan tentu saja reader 😛 ~kapan kita pairing lagi As? 😛

-HarleQueen-
Giliran aku, aiigoo..akhirnya harus mengakhirinya juga, 22 episode kami lalu dengan suka cita didedikasikan untuk Pelangi Drama, our beloved blog, untuk reader and for special for uri ahjusi.
Ariiiii..hanya satu kata buat Salaryman, keren! Kadang merasa dibela hak2 kita oleh Versailles Yoo dengan sindiran-sindiran cerdas ala dia. Merasa berat nulis untuk episode terakhir karena artinya harus berpisah tapi the show must go on deh. Arigato buat partner aku si Ari yang siap sedia tenaga bantuannya. Dan kesedihan ini terobati dengan adanya film ahjusi terbaru, eh gak ada yang mau buat reviewnya Over My Dead Body-kah alias ‘Langkahi Dulu Mayat Gue’?? :LOL
Dan kabar gembiranya ahjusi juga akan siap kembali dramanya bulan depan, Dr. Jin time slip-apalah itu, hahha..Yipppiieee *nari2 balet*
Kapan kita pairing lagi ari? hemm.. sstt, jangan bilang-bilang di sini ntar ndak supress buat reader. huhhaeuhaheuahe. See you next project guys.. 🙂

Written by HarleQueen @pelangidrama
Capture images by Ari Aruto @pelangidrama
Shared only on pelangidrama
DON’T REPOST OTHER SITE GUYS
Iklan

[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 21

[Sinopsis Salaryman Episode 21]
Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Woo Hee memberi kejutan pada Hang Woo dengan menjemput Hang Woo di kantor kejaksaan. Mereka bertemu di tempat parkir, tanpa mereka sadari asisten Ga Bi berniat membunuh Woo Hee dengan cara menabrak Woo Hee namun Yoo Bang yang tak jauh dari mereka menyadarinya. Dengan mengendarai mobil kecepatan penuh asisten Ga Bi berniat mencelakai Woo Hee. “Tidak !”teriak Hang Woo melihat mobil melaju cepat ke arah gadis yang dicintainya, dari arah berlawan Yoo Bang yang menyadarinya ikut melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh. Selang beberapa detik, Yoo Bang lebih dulu sampai hingga dapat menghalau mobil yang dikemudikan asisten Ga Bi. Woo Hee pun selamat.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Hang Woo segera menangkap tubuh Woo Hee yang masih syok dan menanyakan keadaan Woo Hee. Yoo Bang segera keluar dari mobilnya dan menghampiri mobil yang dikemudikan asisten Ga Bi. Yoo Bang marah-marah mengatainya gila karena mengemudi sembarangan dan menyuruh orang yang di dalam mobil keluar. Tak ingin diketahui aisten Ga Bi yang memakai masker segera melarikan diri.

Yoo Bang segera menanyaan keadaan Woo Hee. “Woo Hee, kau tidak apa-apa ? Ada yang terluka?”tanyanya. Woo Hee menjawab bahwa ia tak apa-apa dan mengucapkan terima kasih pada Yoo Bang. “Ya Tuhan. Kadang-kadang orang tak bisa membedakan mana gas mana rem”ungkap Yoo Bang menenangkan. Hang Woo malah segera mengajak Woo Hee pergi tanpa berbasa-basi dengan Yoo Bang. Woo Hee pun pamit pada Yoo Bang. Yoo Bang tersadar ada yang aneh dengan orang yang berusaha menabrak Woo Hee tadi.
“Tapi orang itu barusan kelihatannya pandai mengemudi”gumannya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Ga Bi menerima telepon dari asistennya, ia pun segera menanyakan apakah ia berhasil melukai Woo Hee. Sudah pasti jawabannya adalah gagal. Ga Bi marah mendengarnya, asistennya pun hanya bisa meminta maaf dan mengatakan kalau Yoo Bang menghalanginya.
“Yoo Bang? Tapi dia tak mengenalimu, bukan ?”tanya Ga Bi, dan menyuruh asistennya segera kembali ke kantor.
Ga Bi mencoba menghubungi Beom Jeung namun nomornya tak dapat dihubungi, Ga Bi nampak makin frustasi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Di apartemen Hang Woo, Woo Hee memperlihatkan hasil temuannya berupa bukti foto surat wasiat asli yang terekam di kamera tersembunyi saat Beom Jeung mengeluarkan surat tersebut dan Woo Hee berhasil memotretnya. Hang Woo menanyakan bagaimana bisa Woo Hee mendapatkannya. Woo Hee mengatakan bahwa tanpa sengaja ia mendapatkannya, dan memberitahu bahwa Presdir Mo menginstal kamera tersembunyi di kantor.
“Jadi mungkin saja…Presiden Mo Ga Bi telah membunuh Presiden Jin”tebak Woo Hee. Mendengar itu Hang Woo malah menyuruh Woo Hee menjauhi masalah itu.
“Serahkan saja kepadaku, dan kuingin kau jangan pedulikan lagi masalah ini”pinta Hang Woo. Woo Hee bertanya alasannya. “Bukan hanya aku, tapi semua orang juga telah mencurigai Presiden Mo Ga Bi. Sekarang Surat Wasiat asli telah muncul, lalu apa alasanmu melindungi Mo Ga Bi ?”terang Woo Hee. Woo Hee merasa Hang Woo telah diperalat Ga Bi dan tentu saja ia takkan diam saja, Woo Hee menegaskan kalau Hang Woo tak ingin dirinya melibatkan diri dalam masalah itu maka Hang Woo harus berhenti Presiden Mo. Hang Woo segera menahan Woo begitu ia ingin pergi, Hang Woo ingin memberitahu satu tempat yang Woo Hee harus tahu.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Hang Woo mengajak Woo Hee ke tempat pemakaman pamannya. Hang Woo pun menjelaskan siapa itu Choi Hang Ryang yaitu pamannya yang sudah seperti saudara kembarnya. Woo Hee mencoba mengingat namanya dan menanyakan apakah yang dulunya direktur keuangan.
“Ayahku…Dia meninggal karena Jin Shi Hwang. Paman Hang Ryang meninggal ketika membantuku.”ungkap Hang Woo. Woo Hee bertanya apa hubungannya dengan Presdir Mo?.
Hang Woo mengatakan kalau Ga Bi adalah wanita yang dicintai Hang Ryang.
“Biarpun Presiden Mo memasulkan surat Wasiat…Biarpun Jin Shi Hwang dibunuh olehnya…
Aku tidak tertarik dengan semua itu. Karena tujuanku hanya satu, menghancurkan Jin Shi Hwang dengan tanganku sendiri”terang Hang Woo dan demi pamannya ia merasa perlu membantu Presiden Mo untuk tugas terakhirnya. Belum sempat Woo Hee menyampaikan keberatannya, Hang Woo segera memeluknya. “Kalau masalah di kejaksaan telah selesai, ikutlah denganku ke Amerika. Sementara ini, kau tahan dulu. Kau bisa melakukannya, kan ?”pintanya, Woo Hee jadi serba salah deh.

Presdir Mo bertanya apakah Beom Jeung menghilang yang diiyakan asistennya.
“Dia pasti sedang menajamkan pisaunya di suatu tempat, hendak menghancurkanku”tebak Ga Bi dan menyuruh asistennya menemukan Beom Jeung. Asistennya bertanya bagaimana dengan Woo Hee, Ga Bi mengatakan mereka tinggal menunggu saja kesempatannya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Dan ternyata yang dibicarain muncul di depan lift, walaupun sempat ragu sejenak Woo Hee pun selift dengan Ga Bi. “Deputy Cha, wajahmu kelihatan pucat. Kau pasti sering memikirkan Wakil Presiden Choi”sapa Ga Bi basa-basi. Woo Hee menoleh ke arah Ga Bi dan menatap tajam. Ia pun bertanya apakah ada yang ingin Woo Hee katakan padanya.
“Tidak”jawab Woo Hee lalu bersiap keluar dari lift. Sebelum keluar dari lift, Ga Bi berpesan agar Hang Woo ke ruangannya, tanpa menjawabnya Woo Hee bergegas pergi.
“Kau lihat gelagatnya tadi ? Perempuan itu pasti akan merepotkan kita kalau kita biarkan saja”geram Ga Bi setelah tinggal berdua dengan asistennya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Tak jauh dari lift Woo Hee berguman, “kau adalah kekasih Choi Hang Ryang? Kau mungkin bisa menipu Hang Woo, tapi kau tak bisa menipuku. Topengmu yang busuk itu… akan kukoyak nanti”.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yoo Bang menemui jaksa Park di tempat fitness marah-marah. Kasian jaksa Park kaget sampai mau ketiban angkat besinya wkwkwk. “Apa yang ada dalam pikiranmu ? Ngomong ! Kata-kata apa yang kau tulis di telepon kemarin ?”seru Yoo Bang. Yoo Bang segera membantu angka besi yang mengenai jaksa Park karena jaksa Park tak bisa berkata apa-apa.
“Hey kau…Kenapa datang tiba-tiba mengagetkan orang !”gerutu jaksa Park yang kehabisan nafas.
“Kenapa kau tiba-tiba bilang menyerah dengan dakwaan terhadap Mo Ga Bi !”tanya Yoo Bang.
“Kau tahu, cari gara-gara dengan konglomerat tanpa bukti kuat…Atasanku dan atasannya lagi, merasa gerah”terang jaksa Park.
“Apa maksudmu tidak ada bukti kuat ? Kami memberikanmu catatan fiktif pembukuan mereka!”cecar Yoo Bang. “Akulah yang bertugas sebagai jaksa di sini, jangan bersikap begitu kepadaku”, lalu jaksa Park bergegas pergi.
“Kau serius hendak menyerah, jaksa Park?”teriak Yoo Bang yang otomatis membuat orang-orang yang fitness di sana menoleh ke arah mereka. Jaksa Park pun menghentikan langkahnya.
“Kau adalah jaksa yang bekerja untuk rakyat Korea ! Kenapa kau tutup matamu menghadapi ketidakadilan ? Kutunjukkan penjahat di depan matamu, dan kau bilang tidak sanggup ?”cerocos Yoo Bang. Jaksa Park menghampirinya dan berbisik agar Yoo Bang diam tapi Yoo Bang malah mengeraskan suaranya. “Kau pikir rakyat membayar pajak untuk menggaji jaksa hanya untuk ini ?! Membuka mulut para penjahat dan hadapkan mereka kepada keadilan, itu tugas jaksa !! Kalau kau hanya mengubur kasus kejahatan, kau bukan jaksa tapi penggali kubur !”seru Yoo Bang. Jaksa Korea mirip petugas KPK Negara kita nggak ya :P. Jaksa Park sampai gelapan jawabnya, bingung mau jelasin apa jaksa Park berniat pergi namun dihadapannya berdiri Yeo Chi memelas. Hampir copot jantung jaksa Park karena kaget.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Jaksa Park. Apakah kau memang begitu lemah dan selalu berkompromi dengan ketidakadilan?”ucap Yeo Chi . “Bukan, bukan seperti itu !”elak jaksa Park bingung menjelaskan.
“Aku kecewa. Kupikir kau berbeda dengan jaksa lainnya”, Yeo Chi yang berurai air mata melangkah pergi. Jaksa Park segera menyusul Yeo Chi.
“Kenapa ekornya langsung turun begitu melihat Yeo Chi ?”guman Yoo Bang, lalu ikut menyusul mereka.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Pendawa Paeng Seong Enterprise (Yoo Bang, Yeo Chi, Jang Ryang, Bun Kwae dan Han Shin :P) berkumpul membicarakan cara membantu jaksa Park.
“Untuk menolong Jaksa Park dalam menangani kasus ini, kita perlu membuatnya menjadi
isu nasional”ungkap Yoo Bang. Bun Kwae mengatakan kalau itu tidaklah mudah, tapi Yoo Bang sudah menyusun sebuah rencana.
“Untuk masalah seperti ini, kita perlu seorang pro, dan berpengalaman… seperti aku”sahut Jang Ryang namun Yeo Chi segera menyuruh Yoo Bang mengemukakan rencananya, kasian om Jang Ryang :LOL. Hal itu di dukung Han Shin, Jang Ryang tak bisa berkata apa-apa lagi.
“Pertama, kita serang surat berharga mereka”terang Yoo Bang.
“Itu tepat sekali, tapi…”sahut Jang Ryang namun segera disela kembali oleh Yoo Bang.
“Ya, tepat sekali. Untuk hal itu tidak perlu kita tambahkan dengan kebohongan. Dengan kebenaran apa adanya, Mo Ga Bi sudah pasti akan habis”jelas Yoo Bang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Dan tugas Han Shin dan Bun Kwae untuk menyebarkan isu mengenai presdir Mo dengan cara menyebarkan selembaran di tempat penjualan saham, selembaran itu berjudul ‘Penggelapan Dana oleh presiden Mo Gabi: Cerita dibelakang layar’. Sementara Yoo Bang dan Yeo Chi menyebaran isu kematian kakeknya melalui media internet. Yoo Bang dan Yeo Chi makan snack berdua sampai-sampai yakult bekas Yeo Chi diminum Yoo Bang. Yeo Chi yang ingin meminumnya kembali tahu sudah dihabiskan Yoo Bang ngambek mukulin Yoo Bang, eh Yoo Bangnya asyik nyebar isu mengenai Ga Bi hahaha.

Hang Woo yang geram presdirnya dihina, menyuruh Woo Hee melaporkan penghinaan tersebut ke biro penyelidikan cyber. Tiba-tiba datang asistennya melaporkan bahwa Hang Woo diminta untuk tampil di TV untuk membicarakan masalah aktual perusahaan. Hang Woo menyuruh menolaknya.
Asistennya memberitahu kalau lawan bicaranya adalah Yoo Bang, tentu saja Hang Woo menarik kata-katanya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Di ruang make up, Yeo Chi mendadani Yoo Bang wkwkkw.
“Mereka kan punya tim make-up sendiri, kenapa kau jadi repot begini ?”tanya Yoo Bang, tapi Yeo Chi malah menyuruh Yoo Bang jangan berisik. Yeo Chi terus memoles wajah Yoo Bang dengan krim untuk menghilangkan kerut dan noda yang ditawarkan temannya.
“Benarkah ?”tanya Yoo Bang lalu menyuruh Yeo Chi memakaikan yang banyak.
Tiba-tiba datang WooWoo couple, Yeo Chi menyapa mereka dengan ‘hai’, Woo Hee mengangguk sedang Hang Woo cuek dan bersiap dirias di samping Yoo Bang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Bukan Yoo Bang kalau tak bergurau ia menyuruh perias Hang Woo untuk memberikan make up tebal pada Hang Woo karena kulit mukanya sudah sangat tipis. Hang Woo tersenyum tipis mendengarnya.
“Kudengar kau yang mengajukan acara ini”tanya Hang Woo.
“Kau menelan bulat-bulat Paeng Seong Enterprise karena kau punya banyak uang”sindir Yoo Bang. “Sekarang aku bangkrut dan tak punya uang. Apalagi yang bisa kulakukan selain ini?”lanjutnya. Yoo Bang juga berkata kalau tampil di TV akan dibayar. Hang Woo menimpali dengan menyuruh Yoo Bang puas dengan bayaran di TV. Tapi segera meralatnya kemunculan Yoo Bang di TV akan menjadi kesalahan terbesar dalam hidup Yoo Bang.
“Kesalahan itu… sudah kau lakukan”balas Yoo Bang. “Aku tak tahu mengapa kau menempel
begitu ketat dengan Mo Ga Bi. Tapi demi Woo Hee, cobalah kau sebentar berhenti dan introspeksi”.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Acara pembahasan masalah ekonomi dan keuangan akan dimulai dipandu seorang pembawa acara.
Dan debat malam itu berhubungan dengan topic korupsi dan mismanajemen yang di lakukan Presiden Mo Ga Bi. Pembawa acara menyuruh Hang Woo dan Yoo Bang memperkenalkan diri. Hang Woo memperkenalkan diri sebagai wakil presiden Chun Ha Group. Sementara Yoo Bang sebagai Versailles Yoo seorang konsultan Freelance. Pembawa acara pendapat Hang Woo mengenai kejaksaan yang akan kembali menuntut karena adanya lonjakan sentimen publik.
“Saya percaya kantor kejaksaan perlu tahu banyak tentang hal yang satu ini. Jatuhnya harga saham Chun Ha Group dan fitnah terhadap presiden Mo Ga Bi. Hal ini takkan kami diamkan saja”terang Hang Woo. Gantian Yoo Bang yang ditanya pendapatnya karena Yoo Bang yang pertama kali menjatuhan tuduhan tersebut. Yoo Bang mengiyakan.
“Presiden Mo Go Ji…Maaf, Presiden Mo Ga Bi. Apakah dia melakukan kelalaian dan penggelapan. Biarlah pengadilan yang memutuskan. Aku lebih memilih untuk tidak membuat mulutku berbusa hanya untuk menjelaskan masalah ini di sini”jawab Yoo Bang tentunya dengan khasny, Yeo Chi tersenyum dengan gurauan Yoo Bang.Sinopsis ini milik pelangidrama.net

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yoo Bang memaparkan kalau ia cinta perusahaan besar. Karena dalam masyarakat nilai perusahaan besar sangatlah berarti. Jang Ryang, Han Shin dan Bun Kwae melihat Yoo Bang tampil di TV dan mendengar komentranya tentu saja senang, terkecuali Ga Bi yang geram. Yoo Bang menambahkan sedikit menyindir Ga Bi dan Chun Ha group dengan berkata, “seorang dewasa haruslah bersikap dewasa agar bisa dihormati oleh anak-anak…” yang diibaratkan sebuah perusahaan besar harus punya mental perusahaan besar bila ingin dihormati. Perusahaan besar bisa besar karena para pegawai bekerja keras membuat produk dan masayarakat membeli dengan kepercayaan.
“Tapi apakah mereka boleh berpikir bahwa semua itu berkat mereka saja ? Kalau uang perusahaan…tinggal digesek…Oops maaf. Kalau mereka korupsi dan menginjak-injak perusahaan kecil, siapa yang akan jadi korban ? Korbannya adalah para pekerja dan masyarakat.
Itukah perilaku seorang Presiden perusahaan besar ?”komentar Yoo Bang panjang lebar, benar-benar menohok Ga Bi yang sedang menontonnya di TV.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Hang Woo berkata bahwa ia akan menuntut atas komentar yang mencemarkan nama baik tadi.
Yoo Bang yang pandai berkelit menimpalinya dengan, “anda sudah mendapat kehormatan besar
dirusak nama baiknya. Ini atas nama rakyat. Kenapa harus menuntut ?”.
“Sepengetahuan saya, anda pun sedang diperiksa kejaksaan atas korupsi dan mismanajemen.
Anda pikir anda pantas menuntut orang lain ?”balas Hang Woo. Dan debat makin memanas merembet kemana-mana :LOL.
Yoo Bang mengatakan kalau masalahnya sudah selesai dan menanyakan pada Hang Woo apa dia mau lihat laporan kebangkrutannya. Karena debat makin memanas pembawa acara memutuskan menghentikan perdebatan tapi Hang Woo dan Yoo Bang tentu saja tidak.
Hang Woo terus menekan Yoo Bang bahwa ia bangkrut karena sering berfoya-fota untuk judi dan bersenang-senang. “Hanya langit dan bumi yang tahu kebenarannya”balas Yoo Bang dan balik menyindir Hang Woo yang memanipulasi laporan pembukuan Chun Ha Group.
Pembawa acara menyuruh keduanya berhenti lagi namun Hang Woo malah akan menambah tuntutan pada Yoo Bang karena telah mencemari nama baiknya.
“Apa ? Apakah kau dilahirkan untuk menjadi Raja Penuntut Umum ? Setiap hal kecil saja main tuntut?”ledek Yoo Bang. Pembawa acara segera menutup acara dan menyuruh sutradara mematikan micnya sebelum melebar kemana-mana hahahaha.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yoo Bang dan Yeo Chi menemui jaksa Park di sebuah kedai. Jaksa Park mengatakan orang pertama yang akan diberitahu Yeo Chi begitu dakwaan untuk Ga Bi tembus. Yeo Chi mengucapkan terima kasih.
Jaksa yang memang menyukai Yeo Chi berkata, “demi tegaknya keadilan. Aku takkan
menyerah begitu saja, Yeo Chi”.
“Yang penting bukan tentang kau menyerah. Yang penting adalah membawa Mo Ga Bi
ke pengadilan. Bisa kan ?”pinta Yeo Chi. Jaksa Park mengiyakan dengan penuh keyakinan.
Yoo Bang yang sedari tadi mendengarkan seraya menikmati kopinya berkomentar, “kau mintanya jangan muluk-muluk. Apa sih yang bisa dilakukan Jaksa newbie ?”.
“Ayahku… Adalah mantan Menteri Kehakiman”ungkap jaksa Park.
“Ya ampun, benarkah ?”tanya Yeo Chi sumringah.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Kirain masih menjabat. Tapi mantan ? Memangnya dia bisa membantu”sindir Yoo Bang seraya menikmati kopinya. Jaksa Park yang tak ingin kehilangan kepercayaan Yeo Chi menambahkan kalai pamannya adalah Kepala Kejaksaan Umum Pusat. Yoo Bang sampai tersedak mendengarnya wkwkkw.
“Keluargamu sungguh luar biasa”puji Yeo Chi.
“Memangnya…memangnya itu semua sudah cukup… ?”sindir Yoo Bang tak kehabisan akal. Jaksa Park pun menyebutkan kalau suami bibinya hakim Agung dan pamannya satu lagi, adalah anggota DPR jadi dia akan mengerahkan semua kekuatan yang dia punya yang membuat Yoo Bang kehabisan kata-kata.
“Wow, kau sungguh luar biasa”puji Yeo Chi. “Jadi aku bisa mempercayaimu, kan, Jaksa Park?”, seraya Yeo Chi memegang kedua tangan jaksa Park.
“Tentu saja”jawab jaksa Park, lalu menawarkan Yeo Chi mau makan apa karena ia juga sudah lapar, kasian lihat Yoo Bang lihatnya melas gitu? Cemburu ya :P.
Yeo Chi menyetujuinya, mereka pun pergi makan berdua meninggalkan Yoo Bang.
“Jeez, orang itu tidak ada lucu-lucunya. Kalau memang punya keluarga yang kedudukannya kuat, kenapa tidak dimanfaatkan dari kemarin-kemarin ! Cuma mau dipamerkan saja didepan Yeo Chi…”guman Yoo Bang kesal lalu meminum kopinya dan kepanasan.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Ga Bi membanting barang-barang yang ada di atas mejanya, kesal karena kejaksaan akan membawanya ke pengadilan. Asistennya mendatanginya dan bertanya apakah ia baik-baik saja.
Ga Bi segera menyuruh asistennya memanggilkan Hang Woo.

Sementara Hang Woo bersama asistennya, manager Kim. Asisten Ga Bi terus menghubungi teleponnya namun Hang Woo menyuruhnya mematikan ponselnya saja. Hang Woo bertanya pada asistennya yang tahu keberadaan Beom Jeung, ia pun menyuruh membawanya ke sana.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Hang Woo menemui Beom Jeung yang merawat tanaman hias.
“Akhirnya kau menemukanku”sapa Beom Jeung tanpa menoleh, Hang Woo mengatakan keadaan perusahaan sedang buruk. “Orang menuai apa yang ditabur. Perusahaan ataupun pertanian. Sistemnya tidak berbeda”ucap Beom Jeung. Hang Woo membujuk jika Beom Jeung tak ingin bertemu Presdir Mo maka tolong keuangan Chun Ha. Tapi Beom Jeung malah menimpali dengan mengatakan ia kekurangan tenaga kerja dan menawarkan Hang Woo bekerja di kebunnya.
“Selama penyelidikan berlanjut, Chun Ha Group semakin terpuruk”ungkap Hang Woo.
Beom Jeung pun menunjukkan satu dalam dalam undang-undang hokum mereka ada yang disebut ‘double jeopardy’ yang berarti jika kita telah dibebaskan dari tuduhan maka tuduhan yang sama tidak bisa diajukan lagi walaupun nantinya kalau dinyatakan bersalah, keputusan bersalah itu tak ada gunanya. Oleh sebab itu Hang Woo harus meminta surat pernyataan bebas atas tuduhan yang ditujukan padanya. “Untuk itu, kami butuh kekuatan pengaruhmu”pinta Hang Woo, tapi Beom Jeung tak mau membicarakannya lagi dan menyuruh Hang Woo pulang.
“Akhirnya… kau meninggalkanku ?”ucap Hang Woo kecewa lalu melangkah pergi. Tapi Beom Jeung menghentikan langkahnya, Beom Jeung mengatakan kalau dijaketnya ada sebuah amplop dan menyuruh Hang Woo membawanya dan membukanya saat Hang Woo merasa frustasi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yoo Bang, Bun Kwae dan Han Shin asyik berebut makan mie ramen di panci, sedangkan Jang Ryang sibuk berpikir. Bun Kwae dan Han Shin saling ledek cara makan mereka, Yoo Bang menyuruh keduanya agar jangan bertengkar tapi makan saja karena itu memalukan.
“Paling tidak kau tahu kalau kita itu memang memalukan”celetuk Jang Ryang. “Kenapa kalian makan mie dan memberantaki kantorku ?”
“Lalu kami harus bagaimana ? Uangku sudah habis. Apa aku harus kelaparan ?”jawab Yoo Bang dan asyik makan mie dengan kedua anak buahnya. Tiba-tiba ponsel Han Shin berbunyi, dan yang menelepon ternyata Hang Woo, Yoo Bang menyuruh Han Shin mengangkatnya. Hang Woo menyuruh Han Shin menolongnya, Han Shin mengatakan bahwa besok pagi ia akan menemui Hang Woo.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Hang Woo mencarimu lagi ?”tanya Yoo Bang pada Han Shin.
“Sepertinya penting”jawab Han Shin.
“Bagus. Aku jadi penasaran. Bagaimana mereka mempersiapkan sidang pengadilan nanti”sahut Bun Kwae. Yoo Bang berpesan agar Han Shin hati-hati, siapa tahu mereka mengetahui kelemahan Yoo bang sebelum sidang. Saat ketiganya asyik bercakap-cakap mie yang dipanci dimakan Jang Ryang sampai habis wkwkwk.
“Cepat sekali kau makan ?”ujar Yoo Bang melihat panci sudah kosong.
“Hati-hati jangan sampai mereka mengetahui kelemahan kalian”ucap Jang Ryang, karena mie sudah habis Yoo Bang menyuruh memasak lagi, tapi bahan sudah habis Jang Ryang mengeluarkan uang untuk membeli ramen lagi karena enak, Yoo Bang menyuruh Bun Kwae pergi membelinya wkwkwk.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Han Shin sudah bersama Hang Woo di apartemen. Han Shin mendengarkan percakapan Hang Woo di telepon bahwa ia akan rapat dengan dewan pembela, sekumpulan pengacara2 hebat di Korea.
Selesai Hang Woo menelepon, Han Shin bertanya ada masalah apa Hang Woo memanggilnya.
Ternyata Hang Woo meminta Han Shin jadi asisten pribadinya.
Han Shin mengawasi Ga Bi dan Hang Woo yang bertemu dengan jaksa pembela yang di sewanya di Chu Ha, dan melaporkannya pada Yoo Bang kalau Chun Ha group telah menyewa jasa dewan pembela super mewah yang salah satunya pengacara Noh Gwang Soo.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yoo Bang memberitahukan hal tersebut pada jaksa Park. Yoo Bang bertanya pada jaksa Park, apakah ia mengenalnya. Jaksa Park memaparkan kalau pengacara Noh biasanya bekerja di Kantor Kejaksaaan Tinggi dan seorang jaksa yang paling dipercaya dikalangan ahli hukum. Tapi Yoo Bang sudah menduga hal itu, jaksa Park juga mengatakan kalau tanggal siding sudah ditetapkan maka sebentar lagi perang dimulai.

Han Shin mendengar Hang Woo diancam saat ia mengantarkannya. Lalu Hang Woo menyuruh Han Shin mengantarkan uang yang diminta si pengancam. Hang Woo berpesan pada Han Shin agar jangan sampai gagal. “Kepada siapa ini aku serahkan ?”tanya Han Shin.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yeo Chi dan Yoo Bang mengawasi asisten Ga Bi bersama jaksa Park, Jang Chil Bo sedang menunggu seseorang. “Jadi dia memeras Choi Hang Woo ?”tanya Yeo Chi.
“Lalu kenapa Choi Hang Woo mau saja membayar ? Pasti tentang kontrak ganda itu”jawab Yoo Bang lalu menyeruput kopinya.
“Sebuah kejadian menarik sebelum siding”lanjut jaksa Park, lalu memastikan anggota kejaksaan yang bersamanya siap. Han Shin tiba, dan menghampiri Jang Chil Bo memastikan ia orangnya.
Lalu Han Shin menyerahkan koper yang berisi uang, Han Shin menyuruhnya memeriksa. Ia pun tersenyum melihat isi koper tersebut, Han Shin pun berlalu. Begitu Jang Chil Bo bersiap pergi jaksa Park dan anggota kejaksaan yang menyamar sebagai pengunjung restoran segera menangkapnya dan membawanya pergi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Semua berjalan lancar, kan”ujar Yeo Chi senang, tapi Yoo Bang merasa aneh karena berjalan dengan lancar. “Kenapa aneh ? Bukankah bagus kalau berjalan lancar”tanya Yeo Chi.
“Kau pernah main ‘ayunan kucing’ waktu kecil, kan ?”, Yoo Bang balik bertanya, Yeo Chi tak tahu apa yang dimaksud Yoo Bang.
“Bila terlalu mudah, malah kalah”jelas Yoo Bang.
“Kenapa kau bicara begitu ?”keluh Yeo Chi, Yoo Bang nampak berpikir. Lihat ahjusi begitu jadi salting bwahaha :LOL

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Jaksa Park menginterogasi Chil Bo, untuk apa uang yang di dapatnya. Tapi Chil Bo bersikeras bawa uang itu uang pensiunnya karena ia keluar dari kantornya.
“Perusahaan apa yang memberikan uang pensiun secara tunai dan rahasia ? Apakah kau anggota Mafia?”cibir jaksa Park. Chil Bo terdiam, jaksa Park mulai menyelidik apakah Chil Bo tahu tentang kontrak ganda Chun Ha dengan Golden Brothers lalu memeras mereka.
Chil Bo bukannya menjawab ia meminta hakknya untuk tidak menjawab (hak diam, digantikan pengacara). Jaksa Park tersenyum sinis Chil Bo tahu hal itu (hak diam).
“Baiklah. Terserah apa maumu. Terserah tuan. Kita lihat saja nanti…”kata jaksa Park lalu membuka daftar catatan kriminal yang pernah dilakukan Chil Bo muli dari kekerasan, penipuan, intimidasi, pemerasan. “Kau masih berani melakukannya ? Kau tahu berapa lama kau akan dihukum ?”desak jaksa Park. Jaksa Park mencoba mengajukan penawaran jika Chil Bok menolong mereka maka hukumannya bisa diringankan.
“Tawar-menawar ?”selidik Chil Bo.
Jaksa Park menjelaskan kalau di sidang mendatang Chil Bo akan menjadi saksi mereka.
“Bagaimana ? Kau bisa bantu ?”tanya jaksa Park, Chil Bo nampak berpikir.
“Bagaimana kalau kubawa kontraknya sekalian ?”tanya Chil Bo. Jaksa bertanya pada Chil Bo apa ia tahu di mana kontraknya. “Kalau kuingat-ingat, mungkin aku tahu tempatnya”jawab Chil Bo, jaksa Park mengatakan kalau sidangnya besok. Chil Bo memastikan bahwa ia akan datang ke sidang dengan kontraknya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Di ruangannya Chil Bo mempersiapkan kontrak gandanya, sepertinya ini hanya jebakan!!, tiba-tiba ponselnya berbunyi, jaksa Park meneleponnya. Terlihat Chil Bo memperjelas dari mana telepon itu berasal saat kamera tesembunyi mengawasi ruangannya.
“Bagaimana dengan kontrak gandanya ?”tanya jaksa Park.
“Haruskah kita sampai sejauh ini ?”keluh Chil Bo.
“Awas kau kalau kau punya ide lain !”ancam jaksa Park. Chil Bo mencoba merajuk namun jaksa Park menegaskan bahwa ia harus ke pengadilan besok pagi.

Presdir Mo yang ditemani petinggi eksekutif Chun Ha sampai di kejaksaan, mereka langsung diberondong pertanyaan wartawan yang ditunggunya. Namun Presdir Mo tak berkomentar apapun ia melangkah maju dengan senyum penuh keyakinan akan menang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Tak selang beberapa saat tim Yoo Bang tiba bersama jaksa Park.
“Chil Bok atau Pal Bok… orang itu…Kau yakin dia akan datang membawa kontrak ganda itu?”tanya Yoo Bang pada jaksa Park memastikan. “Harus berapa kali kujawab itu ?”jawab jaksa Park.
“Kenapa kau sewot padaku ?”keluh Yoo Bang. “Kau harusnya mengerti kenapa aku cemas. Mungkin karena sepanjang hidupnya dia hanya baca buku”.
“Kau yakin dengan kontrak ganda itu, kan ?”tanya Yeo Chi.
“Ya, sudah ku cek berkali-kali, Yeo Chi”jawab jaksa Park lembut tidak seperti menjawab pertanyaan Yoo Bang wkwkwk. Jaksa Park membukakan pintu mobil untuk Yeo Chi dan pergi bersama.
“Ya ampun, pertanyaannya sama, tapi aku dicuekin, dan Yeo Chi dijawabnya ? Dasar jaksa kambing bandot”gerutu Yoo Bang, lalu menyusul Yeo Chi dan jaksa Park.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Persidangan dimulai dengan saksi pertama Jang Ryang, jaksa Park menanyainya lebih dulu. Jaksa Park menanyakan apakah Jang Ryang menawarkan investasi masa depan?. Jang Ryang menjawab kalau Presdir Mo yang lebih tertarik dengan investasi itu. Jaksa Park bertanya besar nilai investasi, Jang Ryang menjawab dimulai dengan $5 juta dan ditambahkan beberapa waktu kemudian. Jaksa Park kembali bertanya total semua investasinya, Jang Ryang menjawab $ 1 milyar. Hadirin peserta sidang tentu saja kaget. Terlihat Beom Jeung datang ke persidangan dan duduk di paling belakang. Jaksa Park bertanya lagi apakah Jang Ryang tahu kemampuan keuangan terdakwa (Ga Bi) yang dijawab iya karena itu tugasnya sebagai konsultan keuangan dan investasi.
“Apakah asset terdakwa…Cukup untuk berinvestasi sebanyak $1 milyar ?”tanya jaksa Park terakhir kalinya. “Sebenarnya saya juga heran darimana dia dapat uang sebanyak itu. Aku juga mulai curiga”jawab Jang Ryang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Selesai jaksa Park bertanya, giliran pengacara Noh, pengacara Ga Bi bertanya pada Jang Ryang.
Pengacara Noh, bertanya kapan Jang Ryang mulai menjadi konsultan keuangan ?, yang dijawab Jang Ryang ia menjadi konsultan setelah keluar dari Chun Ha Group. Pengacara Noh bertanya berapa klien yang dimiliki Jang Ryang dan menebak selain terdakwa ia punya dua klien.
Jang Ryang menjawab bahwa ia punya 3 klien tapi 1 sudah berhenti.
“Kepada terdakwa, kau mengaku bahwa seorang presiden perusahaan adalah kilenmu. Betul, kan?”selidik pengacara Noh. Jang Ryang mengatakan bahwa ia tak pernah memberitahu nama-namanya.
“Tapi bersama terdakwa…Kau pernah bertelepon dengan seorang presiden”desak pengacara, lalu bertanya siapa orang tersebut, Jang Ryang terdiam. “Kau akan digugat bila melakukan pernyataan palsu”gertak pengacara Noh lalu menyuruh Jang Ryang menjawabnya.
Jang Ryang bersiap menjawabnya, kubu Yoo Bang dan Ga Bi was-was mendengarnya dan ahirnya Jang Ryang mengatakan kalau orang itu tetangganya, presiden klub sepak bola. Hadirin yang di ruang sidang tertawa mendengarnya, Yoo Bang menoleh ke belakang dilihatnya Beom Jeung, ia pun berpikir lalu menulis catatan untuk jaksa Park, catatan itu diberikan pada petugas untuk diserahkan pada jaksa Park.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Pengacara Noh kembali bertanya pada Jang Ryang. “Saksi adalah saingan dari terdakwa ketika
pemilihan presiden, bukan ?”selidik pengacara Noh, dengan enteng Jang Ryang bertanya kenapa ia harus bersaing dengannya. Pengacara Noh lalu mendesak Jang Ryang dengan pertanyaan kenapa Jang Ryang mendelegasikan sahamnya pada Baek Yeo Chi?.
“Ada bukti bahwa saksi ini sejak awal mencoba menghambur-hamburkan aset terdakwa.
Dan kalau itu benar, saksi ini juga akan menjadi terdakwa”papar pengacara Noh. Ga Bi tersenyum menang dengan pernyataan pengacaranya yang menohok Jang Ryang. Selesai pengacara Noh menginterogasi Jang Ryang, jaksa Park mengatakan kalau ia akan memanggil Park Beom Jeung sebagai saksi. Ternyata catatan Yoo Bang tadi menyuruh jaksa Park memanggil Beom Jeung sebagai saksi. Dan hakim mengijinkan, sidang ditunda dan dilanjutkan sore setelah berisitirahat.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Seperti yang diduga, serangan balik dari pihak Mo Ga Bi juga tidak ringan”ungkap Yoo Bang pada Jang Ryang.
“Kenapa sidang mengarah pada pembebasan tuduhan ?”tambah Yeo Chi.
“Kalau dilihat dari tim pembela mereka…Itu bukannya tidak mungkin”jawab Jang Ryang. Jaksa Parl tiba dan duduk di samping Jang Ryang, Yoo Bang langsung bertanya apakah ia sudah dapat kabar dari Jang Chil Bo. “Dia tak menjawab panggilanku”jawab jaksa Park.
“Dia tidak mempermainkan kita, kan ?”tanya Yeo Chi.
“Masih ada waktu sebelum sidang berakhir, kita tunggu saja”jawab jaksa Park, lalu bertanya apakah Beom Jeung benar mau bersaksi.
“Dari yang kutahu, dia menderita dibawah Mo Ga Bi. Dia pasti memendam selama ini”ungkap Jang Ryang, tapi Yoo Bang masih tampak waspada.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Ga Bi menemui Beom Jeung yang menyendiri di sebuah ruangan, Ga Bi mulai merayu Beom Jeung dengan kesedihan palsunya. “Setelah kau meninggalkan perusahaan…Aku merasa menyesal”ucap Ga Bi sedih. “Tidak ada yang perlu disesalkan. Aku sudah tak ada ikatan hati lagi di sana”jawab Beom Jeung. “Kata-kata itu. Berarti ‘aku tak mau bertemu denganmu’…Hatiku sakit mendengarnya”ucap Ga Bi. Beom Jeung pamit bersiap pergi karena sidang aan segera dilanjutkan.
“Aku hanya ingin melihat sebentar. Tapi aku juga ternyata dijadikan saksi”ujar Beom Jeung lalu melangkah pergi namun ditahan Ga Bi.
“Aku sudah salah. Sekali ini saja, maafkan aku”pinta Ga Bi. “Kau akan kembali padaku, kan ? Dulu kau menyukaiku”. Kesalahan kecil seperti itu pastinya Beom Jeung bisa memaafkannya bukan?.
“Aku bisa memaafkanmu. Tapi aku sudah tak bisa percaya padamu”jawab Beom Jeung lalu melangah pergi, Ga Bi hanya bisa menahan pahit.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Persidangan dilanjutkan dengan Beom Jeung sebagai saksi, jaksa Park mulai menanyai Beom Jeung. Jaksa Park bertanya berapa harga Mansion yang dibeli di California, yang dijawab Beom Jeung seharga $12 juta. Sampai Yacht seharga $5,7 juta dan diiyakan Beom Jeung. Ga Bi ketar-ketir mendengarnya sementara pihak Yoo Bang tersenyum mendengarnya. Giliran pengacara Noh yang bertanya pada Beom Jeung.
“Apakah Mansion di California atas nama terdakwa ?”tanya pengacara Noh.
“Atas nama perusahaan. Aku menjadikannya wisma bagi para pegawai yang bertugas ke luar negeri”jawab Beom Jeung. Dan tentu saja pertanyaan2 jaksa Park berkebalikan dengan jaksa Park yang menyudutkan Ga Bi,pertanyaan pengacara Noh malah mematahkan pernyataan Beom Jeung sebelumnya, jadi pertanyaan jaksa Park tak ada gunanya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Saksi terakhir yang ditunggu akhirnya datang juga, Jang Chil Bo asisten Ga Bi. Jaksa Park yang menanyainya petama kali. Jaksa Park bertanya apakah Chil Bo ada saat penandatanganan kontrak antara Chun Ha dengan Golden Brothers?. Chil Bo mengiyakan. Jaksa Park langsung to the point ke pertanyaan inti. “Apakah anda tahu, di mana kontrak ganda itu berada sekarang?”tanyanya.
Chil Bo menjawab kontrak itu ada padanya, jaksa Park meminta kontrak tersebut Ga Bi yang melihatnya terkejut dan tentu saja takut.
“Ini adalah kontrak ganda antara Chun Ha Resort dan Golden Brothers. Terdakwa mencoba menanggulangi masalah korupsinya di perusahaan dengan mengisinya dari hasil investasi dari kontrak ini. Aku mengajukan kontrak ganda ini sebagai bukti”papar jaksa Park. Tim Yoo Bang bahagia atas bukti tersebut, namun itu tak berlangsung lama Hang Woo menyerahkan bukti lain ke petugas untuk diserahkan pada pengacara Noh. Pengacara Noh menyatakan keberatannya dan mengatakan bahwa kontrak tersebut hasil rekayasa. Hakim mempertanyakan hal tersebut, pengacara Noh mengatakan jaksa Park memaksa Chil Bo untuk memasulkan bukti.
Tentu saja jaksa Park keberatan atas pernyataan pengacara Noh yang bisa mencemari nama baiknya.
Pengacara Noh memperlihatkan bukti bahwa Chil Bo memasulkan kontrak ganda yang diberikan Hang Woo tadi. Dan juga bukti percakapan telepon sebagai bukti jaksa telah menekan saksi. Pengacara Noh meminta bukti ditayangkan dipersidangan tersebut.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Rekaman diputar terlihat rekaman Chil Bo di ruangannya sedang membuat kontrak dan mendapat telepon dari jaksa Park, pengacara Noh yang mendengar Chil Bo menyebut-nyebut nama jaksa Park di rekaman tersebut segera bertanya siapa jaksa Park tersebut.
Pengacara Noh merewind rekaman dan menekan nomor ponsel yang tertera di ponsel Chil Bo yang jelas saja tersambung ke ponsel jaksa Park.
“Jadi jaksa Park di video itu… Aku ragu. Tapi dia sebenarnya Park Moon Soo”ungkap pengacara Noh, hadirin pun berkasak-kusuk hakim menenangkan.
“Aku memohon pencabutan kualifikasi jaksa Park Moon Soo karena telah mengancam saksi.
Dan video dan audio ini kuajukan sebagai bukti”papar pengacara Noh, tim Yoo Bang hanya bisa menahan kesal. Sementara hakim memutuskan akan dilanjutkan di sidang kedua. Hang Woo tersenyum sinis atas kemenangnya, Yoo Bang hanya menatapnya tajam, sebel!!!!!!!! sama Hang Woo dodol nggak sadar dimanfaatin nenek lampir wkwkwk.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Ga Bi yang keluar ruangan segera bertanya pada Hang Woo apa yang terjadi.
Hang Woo memberi isyarat agar Woo Hee pergi lebih dulu. Hang Woo teringat saat Beom Jeung menyuruhnya mengambil amplop di jaketnya dan membukanya saat ia frustasi. Hang Woo yang membuka amplop tersebut di apartemennya terdapat pesan Ban Gan Gye (manfaatkan mata-mata musuh) yang berarti menggunakan mata-mata musuh. Hang Woo mengeluarkan foto yang ada di amplop tesebut terlihat foto Han Shin yang sedang makan di kedai bersama Yoo Bang. Tentu saja Hang Woo sadar Han Shin telah berkhianat.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Ga Bi bertanya apakah itu rencana Beom Jeung, Hang Woo mengiyakan dan mengatakan kalau Beom Jeung telah menyelamatkannya. Hang Woo melangkah pergi, Beom Jeung yang tak jauh dari mereka hanya memandang Ga Bi tanpa sepatah kata pun lalu berlalu.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yoo Bang yang makan bersama Jang Ryang dan jaksa Park di restoran shushi kesal, suka arsitekturnya :P. ”Kenapa situasinya jadi seperti ini ? Tidak bersalah dan tidak bisa banding ?
Apakah itu masuk akal ?”geram Yoo Bang. Jang Ryang menyuruh Yoo Bang tenang.
“Tidak boleh ‘Double jeopardy’ atau apapun”guman Yoo Bang lalu bertanya pada jaksa Park, apakah mereka bisa menyeret Ga Bi ke penjara jika berhasil menemukan kontrak ganda sebelum pengadilan memutusan?. “Ya, tapi kontrak ganda itu…”jawab Jang Ryang namun segera tersadar apa yang akan dilakukan Yoo Bang. “Presiden Yoo, jangan-jangan kau akan… Tidak bisa !”.
“Kenapa tidak ? Dari awal kan sudah kubilang, selidiki tempat Golden Brothers dulu”ujar Yoo Bang.
“Dengar, Yoo Bang !. Kau pikir aku sudah tak becus menggeledah dan mencari ?”sahut jaksa Park. Jang Ryang memberitahukan kalau Yoo Bang melibatkan Golden Brothers maka itu akan menjadi isu diplomasi luar negeri. “Aku tak mengerti hal seperti itu”elak Yoo Bang. “Kalau kejaksaan Republik Korea tidak bisa menyentuh mereka..Aku yang akan mengungkapkannya”katanya bersemangat.
“Apa ?! Itu illegal, kau mau dipenjara ?”tanya jaksa Park.
“Untuk bisa memenjarakan orang lain, aku sanggup masuk penjara. Jadi jangan kuatirkan mengenai
pelanggaran hukum, pak Jaksa”cerocos Yoo Bang. Jaksa Park menyuruh Yoo Bang agar jangan membuat masalah menjadi lebih besar karena ia bisa terjebak dalam kesulitan besar lalu ia pergi meninggalkan ruangan. “Kenapa kau mengancamku ? Lebih baik sana kau ancam Golden Brothers itu”guman Yoo Bang. Jang Ryang mencoba mengingatkan Yoo Bang, namun Yoo Bang tahu apa yang Jang Ryang khawatirkan.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Direktur So Ha menemani Yeo Chi yang datang ke kantor Chun Ha. So Ha memberitahukan bahwa Presdir Mo telah banyak berubah sejak sidang pengadilan terakhir dan anggota manajemen telah menyepakati pemberhentiannya sebagai Presiden. Belum selesai mengatakan kalimatnya, So Ha menghentikan kata-katanya saat keduanya bertemu Presdir Mo. Presdir Mo bertanya mau kemana mereka. So Ha mengatakan kalau hari itu ada rapat manajemen, Presdir Mo memberitahukan bahwa rapat itu telah dibubarkannya.
“Jangan terlalu yakin. Pengadilan belum selesai”ujar Yeo Chi tak gentar.
“Kau belum tahu ? Jaksa Park telah diskors. Dan Kejaksaaan telah memutuskan untuk tidak akan mengajukan banding”terang presdir Mo.
“Pengadilan bisa saja menyerah, tapi sebelum kau hancur…Aku takkan menyerah”ancam Yeo Chi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Orang seperti dirimu mau mengancamku…Kau pikir kau sanggup ?”tantang presdir Mo, lalu menyedekati Yeo Chi dan berkata, “jangan mimpi, Baek Yeo Chi. Kalau kau tak mau berakhir seperti kakekmu” kemudian berlalu.
Dengan tekad bulatnya Yeo Chi berseru, “ingat ini, Mo Ga Bi. Mungkin kau bisa menghindari tuduhan korupsi. Tapi kau tak bisa menghindar dari tuduhan pembunuhan”.
“Kau telah membunuh kakekku. Aku yang akan membuktikannya sendiri. Kau akan menjalani hidupmu yang malang itu, dan menjalani status pembunuh seumur hidupmu”ancam Yeo Chi namun Ga Bi tak menggubrisnya ia melangkah pergi, dan dari jauh Woo Hee mendengar itu semua.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Woo Hee menemui Hang Woo, mengingatkan agar tak membantu Ga Bi lagi. Tapi Hang Woo malah menyuruh Woo Hee agar tak mencampuri masalah itu lagi.
“Sampai kapan kau mau dipermainkan oleh Presiden Mo Ga Bi?”tanya Woo Hee.
“Dipermainkan ?”tanya Hang Woo tak mengerti.
“Kalau ternyata presiden Mo bukan kekasih pamanmu, apa yang akan kau lakukan ?”
Hang Woo tak mengerti maksud Woo Hee, Woo Hee memberitahukan bahwa Ga Bi sanggup berbuat apa saja untuk memanfaatkannya. “Cha Woo Hee”ucap Hang Woo.
“Sekali ini saja, percayalah padaku”pinta Woo Hee.
“Sudah kubilang, ini akan segera berakhir. Tunggulah sebentar lagi”ungkap Hang Woo.
“Biarpun ini selesai, Presiden Mo tidak akan melepaskanmu. Dengan alasan apapun, dia akan terus
memanfaatkanmu”terang Woo Hee yang jelas-jelas mengkhawatirkan Hang Woo.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Ga Bi yang menuju ruangan Hang Woo mendnegar percakapan keduanya.
“Aku tak bisa mundur lagi”ungkap Woo Hee.
“Dan kalau kau tak bisa ?”tanya Hang Woo. Woo Hee mengatakan kalau surat wasiat asli Presdir Jin akan muncul dan semua orang akan tahu itu. “Surat Wasiat palsu Presiden Mo akan kuungkapkan. Akan kubuat orang lain tahu”papar Woo Hee.
“Kenapa kau berbuat itu ?”tanya Hang Woo.
“Aku takut…Kau akan celaka. Dan luka dihatimu akan semakin dalam. Aku takut.. kau akan dihancurkan”aku Woo Hee penuh nada kekhawatiran.
“Aku tahu perasaanmu. Mari kita pikirkan”ucap Hang Woo menenangkan karena tak ingin berdebat masalah itu dengan Woo Hee. Di luar Woo Hee bertemu Ga Bi, Ga Bi mengajak Woo Hee ke ruangannya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Deputy Cha, kurasa kau telah salah mengerti tentangku”ujar Ga Bi memulai percakapan, tapi Woo Hee menyuruh Ga Bi mengaku tentu saja ia kaget mendengarnya.
“Alasanku tidak memanggil polisi, karena kuharap kau mau menyerahkan diri, Presiden”ungkap Woo Hee. “Menyerahkan diri ?”tanya Ga Bi. Woo Hee mengungkapkan kalau di suntikan insulin Presdir Jin.
“Dengan sidik jari di alat suntik itu ? Aku membunuh Presiden ?”tantang Ga Bi. Woo Hee pun memperlihatkan rekaman bukti video keberadaan surat wasiat Presdir Jin yang asli.
“Kalau polisi melihat ini…Mereka akan berpikir berbeda. Karena ini adalah bukti motif pembunuhan”terang Woo Hee, Woo Hee memberi batas sampai akhir minggu jika tidak maka ia akan melaporkannya ke polisi. Begitu selesai Woo Hee bergegas pergi berpapasan dengan Chil Bo.
Ga Bi pun menyuruh asistennya Chil Bo membunuh Woo Hee dan menyingkirkannya tanpa sepengetahuan orang lain.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Yoo Bang yang selesai berpikir bertanya pada Bun Kwae sudah berapa banyak hukum yang dilanggarnya. “Aku tak tahu. Mengencingi jalanan,melanggar lampu merah…Tak terhitung”jawab Bun Kwae mengingatnya. Yoo Bang senang mendengarnya dan bertanya hal yang sama pada Han Shin.
“Berapa kali aku mematuhi hukum…Tidak banyak”jawab Han Shin, yang langsung dipeluk Yoo Bang.
“Kalau begitu… sekali lagi saja. Ayo kita langgar hokum”ajak Yoo Bang.
“Bicara apa kau ? Bicaralah pakai bahasa yang bisa kami mengerti”ujar Bun Kwae tak paham.
Jang Ryang menjelaskan kalau Yoo Bang mengajak mereka menggeledah Golden Brothers.
“Kami ? Bagaimana caranya ?”tanya Han Shin, lalu Yoo Bang memperlihatkan tanda pengenal kejaksaan. Jang Ryang makin stress menghadapi teman-temannya yang sudah mulai diluar batas. “Hey, tapi haruskah hal ini dilakukan di kantorku ? Bisakah kalian melakukan ini selagi aku tak ada ?
Kalian telah menjadikanku antek kejahatan. Kalian membuatku jadi gila !”gerutu Jang Ryang frustasi.
Yoo Bang pamit pergi, “jaksa Yoon dan jaksa Han. kalian putuskan sendiri”katanya.
“Aku ikutan gila !”guman Bun Kwae lalu segera menyusul Yoo Bang.
“Karena sudah terlanjur, apa boleh buat”tambah Han Shin lalu segera menyusul Yoo Bang dan Bun Kwae yang berpapasan dengan Yeo Chi. Ini lucu, masa Yoo Bang ngajak2 kedua anak buahnya melanggar hokum dan dari mana ya Yoo Bang dapat kartu pengenal jaksa wkwkwk.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Berlagak seperti jaksa, Yoo Bang yang dibantu Bun Kwae dan Han Shin segera menggeledah kantor Golden Brothers. Begitu keluar polisi tiba, Yoo Bang pun mengajak kedua anak buahnya lewat pintu belakang. Ketiganya selamat saat Yeo Chi datang bersama dengan Jang Ryang menyelamatkan ketiganya dengan mobil yang dibawanya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Ada apa ?”tanya Yoo Bang, saat ketiganya berhasil meloloskan diri.
“Aku sudah gila. Aku dipaksanya ke sini”jawab Jang Ryang.
“Kalian ini ! Kalau kalian berani meninggalkanku lagi, aku bunuh kalian”ujar Yeo Chi.
“Yeo Chi, ini berbahaya…”ucap Yoo Bang mengkhawatirkan Yeo Chi, tapi Yeo Chi malah menyuruh Yoo Bang diam. “Jangan melecehkan. Tahu tidak ? Fair play, okay?”ujar Yeo Chi. Lalu Yeo Chi bertanya apakah benar kontrak ganda ada di dokumen yang mereka bawa?.
“Kami sudah ambil semua yang kami anggap penting”jawab Han Shin yang masih gemetaran.
“Lalu, kalau tidak ada di situ, bagaimana ?”tanya Yeo Chi.
“Tidak, pasti…pasti ada di situ”jawab Yoo Bang lalu mengangkat ponselnya yang berbunyi. Ternyata Woo Hee meneleponnya, tapi saat diangkat telepon dimatikan. Yoo Bang menelepon balik sudah tak ada jawaban. Sinopsis ini milik pelangidrama.net

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Woo Hee yang sedang berkendara, ternyata remnya blong tak berfungsi lagi. Woo Hee yang berusaha mengangkat telepon dari Yoo Bang menabrak pembatas jalan. Woo Hee berusaha keluar dari mobil seraya menahan sakit di punggungnya.
“Mobil rongsokan…harusnya sudah kuganti dari dulu”keluh Woo Hee lalu mencoba mencari bantuan dengan teleponnya, namun sayangnya ponselnya mati total. Wo Hee yang melihat mobil melaju ke arahnya segera meminta bantuan namun ternyata yang mengendarai mobil itu adalah Chil Bo, asisten Ga Bi. Chil Bo melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh dan menabrak Woo Hee.

Di apartemennya Hang Woo berusaha menghubungi Woo Hee, namun ponselnya sudah tak aktif.
“Apa aku ke rumahnya saja ? Ah sudahlah. Gengsi dong”guman Hang Woo lalu menghempaskan tubunya ke sofa.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Tiba-tiba ponselnya berbunyi ia pun tersenyum senang dan mengangkatnya.
“Kenapa ?! Kenapa lama sekali baru telepon ?”jawab Hang Woo, namun saying bukan Woo Hee yang menelepon melainkan Yoo Bang hahaha.
“Ini aku, Yoo Bang. Kau belum tidur, kan ?”sapa Yoo Bang dan mengatakan kalau besok ia akan ke kejaksaan untuk menyerahkan diri.
“Kalau kau cuma mau beri tahu itu, tutup saja teleponnya”ujar Hang Woo tak berminat.
Tapi Yoo Bang menahannya, ia mengatakan kalau mereka sudah menemukan kontrak gandanya, yang membuat Hang Woo terkejut.
“Ini bukan kontrak palsu. Tapi…Untuk mendapatkan ini, aku harus melanggar hukum”ungkap Yoo Bang, jadi besok ia akan menyerahkan diri.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

“Omong kosong apa yang kau katakan ?”tanya Hang Woo.
“Kau tak mengerti kata-kataku ? Kontrak ganda yang kau buat dengan Golden Brothers. Aku bilang, ada ditanganku!”teriak Yoo Bang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 21

Epilog episode 21 Salaryman, di tutup dengan WooWoo couple lagi ^^
Hang Woo tidur di pangkuan Woo Hee, Woo Hee menyanyikan lagu nina bobo untuknya dengan suara merdunya. Terlihat Hang Woo terlelap, Woo Hee bertanya apa Hang Woo sudah tidur namun tak ada jawaban. “Ya Tuhan…jangan biarkan aku pergi meninggalkannya. Kau tahu bawa satu-satunya orang yang bisa menjaganya, .. adalah aku, kan ?”guman Woo Hee. Woo Hee ingin dia saja yang ‘menderita’ mana ada wanita lain yang sanggup ‘menderita’ bersama Hang Woo.
“Jangan biarkan para wanita itu ‘menderita’. Biar aku saja yang menerima ‘penderitaan’ ini.
Aku sanggup menerimanya”ucap Woo Hee penuh tekad.
“Woo Hee”seru Hang Woo yang ternyata tak tidur, Woo Hee membekap mulut Hang Woo dan melanjutkan kata-katanya lagi.
“Akan kuterima dengan setulus hati. Sepanjang hidupku, biarkan aku menjalani ‘penderitaan’ ini.
Kumohon””ucap Woo Hee, lalu kembali menyanyikan lagu nina bobo untuk Hang Woo.

Bagaimanakah akhirnya? dapatkah Yoo Bang memenjarakan Ga Bi? Lalu bagaimana dengan nasib Woo Hee?. Dan bagaimanakah hubungan Yoo Bang dan Yeo Chi? jangan lewatkan episode terakhirnya ya 😛
Huwaaaa, bener-bener berpisah dengan ahjusi Yoo Bang ni, walaupun begitu sinop lain harus tetap jalan wkwkwkw. Sampai ketemu di sinop ahjusi lainnya :P.

Thanks To : Mediumquality & Islandsubs
Written & Images by Ari Aruto @pelangidrama
Posted only on pelangidrama
Don’t Repost To The Other Site!

[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 20

[History of The Salaryman Episode 20]
History of The Salaryman
Yeo Chi dan Bun Kwae masuk ke sebuah restoran dimana sudah ada Han Shin dan supir Yang. Begitu melihat Yeo Chi, supir Yang terlonjak kaget tak menyangka. Tanpa babibu Yeo Chi melontarkan apa maksud smsnya terakhir kali, supir Yang menyangkal waktu itu dia mabuk. Yeo Chi memperlihatkan isi sms, supir Yang langsung gelagapan.

”Lantas apa kesalahan yang kau lakukan sehingga sms seperti itu? Aku yakin kakekku dibunuh, selama aku bernafas aku akan mengusutnya!”ucap Yeo Chi, namun sayang supir Yang tetap bersikukuh tak tahu apa-apa lalu pergi. Bun Kwae menenangkan Yeo Chi, “Cepat atau lambat semuanya akan terungkap!”

Yoo Bang akhirnya diperiksa oleh pihak kejaksaan. Seorang jaksa muda masuk dan menyuruhnya pulang, alih-alih pulang Yoo Bang malah memberikan tawaran lain, memberikan kasus kelas ikan kakap daripada kasusnya yang kecil. “Ini menyangkut perusahaan besar..tapi apakah kau punya kepercayaan diri?”tanya Yoo Bang.

Jaksa Park bisa menduganya, perusahaan Chun Ha. Tentu saja dia tertarik.

History of The Salaryman

Saat keluar dari kantor kejaksaan, Yoo Bang disambut Yeo Chi yang menunggunya bersama Jang Ryang, Bun Kwae dan Han Shin. Yoo Bang pun bertanya bagaimana dengan supir Yang. Yeo Chi berujar dia mabuk saat mengirimkan pesan untuknya. Tentu saja Yoo Bang tidak yakin.

Jang Ryang giliran menanyakan perihal rencana mereka, Yoo Bang tertawa senang, sesuai harapan mereka. Menggunakan taktik menyerang negara secara langsung, Yoo Bang menggunakan negara untuk melawan Chun Ha, sebagai isu nasional mengingat Chun Ha merupakan perusahan berskala international dan terbuka di mana investasinya melibatkan banyak orang, (ingat grup Bakrie? Seperti itulah kira-kira). Kali ini Yoo Bang memegang kartu Chun Ha dimana Mo Ga Bi menyalahgunakan jabatan dengan menggunakan dana perusahaan dan merekayasa pembukuan.

History of The Salaryman

Pihak kejaksaan bergerak cepat, di Chun Ha, Hang Woo menghubungi Beom Jeung dan menyuruhnya untuk menyembunyikan seluruh bukti termasuk laporan keuangan Chun Ha. Hang Woo menyuruh Woo Hee untuk menahan lift sedang dia menahan tim jaksa penuntut yang dipimpin Jaksa Park, tujuannya untuk mengulur waktu.

Seperti yang diharapkan lift terlihat rusak, terpaksa tim Jaksa Park naik tangga. Beom Jeung buru-buru menghapus semua data di komputer. Mo Ga Bi panik dan menyuruh staffnya mengangkut semua berkas penting ke kardus dan membawa keluar Chun Ha. Mujur, Yeo Chi melihatnya dan menguntitnya langsung.

Kelelahan, tim Jaksa Park tiba di ruangan Mo Ga Bi yang tenang bermain golf. Hang Woo tiba, tim jaksa Park mulai menggeledah dan mengumpulkan barang bukti.

Sementara itu Yeo Chi menguntit mobil yang membawa berkas-berkas Chun Ha. Yoo Bang menghubunginya, Yeo Chi hanya berkata singkat apa yang sedang dia dilakukan. Yoo Bang sedikit cemas karena Yeo Chi melakukannya sendirian. Yoo Bang yang bersama Jang Ryang menjelaskan situasi Yeo Chi sekarang.

”Jadi informasi penggeledahan bocor??” tanya Jang Ryang kesal. Yoo Bang mengiyakan.

History of The Salaryman

Di ruangan Mo Ga Bi, staffnya menyampaikan surat panggilan untuknya. Betapa syoknya dia. Beom Jeung heran kenapa mereka bisa mengobrak-abrik perusahaan Chun Ha. Jika presiden Chun Ha adalah Jin Shin Hwang mereka tentu tidak akan berani, “mereka melihat anda sebagai mangsa yang empuk!” tandas Hang Woo blak-blakan.

Yeo Chi akhirnya sampai di rumah tempat menyembunyikan berkas-berkas penting, lagi-lagi Yoo Bang menghubungi dirinya. Cemas akan Yeo Chi karena menurutnya bahaya sendirian. Yeo Chi mengerti dan cepat-cepat menutupnya, “cerewet banget sih nih orang”, pikir Yeo Chi.

Sedang Mo Ga Bi berdandan mewah bak seleb (Angelina Jolie pun lewat), berdiri di depan kaca, memakai lipstik merah menyala. Geram dirinya dikira wanita yang mudah ditaklukan hanya karena dia mantan sekretaris! Memenuhi panggilan kejaksaan, dan begitu keluar dari mobil Mo Ga Bi langsung dikerubuti wartawan.

”Apakah anda mengakui adanya korupsi ini? Anda menyalahgunakan jutaan dollar dana perusahaan untuk keperluan pribadi. Mohon komentarnya”, seru para wartawan memborbadir pertanyaan.

”Saya menudukung penuh penyelidikan ini. Saya yakin, setelah Kejaksaan berhasil mengungkapkan fakta yang sebenarnya, semua tuduhan akan dibatalkan”, jelas Mo Ga Bi tenang.

Yoo Bang dan Jang Ryang berdiri tak jauh. Mereka mengolok-olok Mo Ga Bi yang berpakain bak ketua Cherleader. “Mungkin dirinya mau merayu para jaksa penuntut”, canda Jang Ryang sinis.

Di ruang interogasi, Jaksa Park mulai memberi pertanyaan. “Mansion di California berapa kau membelinya? Kau menggunakan uang dengan jumlah yang sangat banyak dan melebihi assetmu, darimana uangnya?”. Alih-alih menjawab pertanyaan Jaksa Park, Mo Ga Bi selalu mengelaknya. Bahkan berani merokok di depan jaksa Park.

Mo Ga Bi tahu benar untuk memanfaatkan kecantikan dirinya, bahkan Jaksa Park berkeringat dingin begitu juga penyelidik di belakang kaca.
“Seorang pemilik perusahaan besar mempekerjakan warga negara asing secara ilegal. Kalau kubocorkan siapa dia, akankah kau menyelidikinya? melakukan korupsi dana pembangunan gedung dewan…Kalau kuberitahu datanya, kau akan menyelidiki mereka semua? kalau kau sudah punya nyali dengan kami, silakan tunjukkan nyalimu pada mereka juga. Kalau kalian menjadikanku target…Aku juga takkan tinggal diam.” ancam Mo Ga Bi yang membuat berang Jaksa Park.

History of The Salaryman

Di sebuah restoran, Hang Woo bertemu dengan para akuntan dan pengacara, diselingi para gisaeng. Di luar Woo Hee disuruh membawakan tas oleh Hang Woo. Lantas kesal karena melihat Hang Woo dikeliling para gisaeng. Semakin kesal ketika diusir oleh Hang Woo.

Sepeninggal Woo Hee, Hang Woo membagikan uang suap. Woo Hee sengaja menyaksikan di luar.

History of The Salaryman

Hang Woo mabuk parah, dengan kesusahan Woo Hee menggotong ke rumahnya. Belum habis kesalnya saat Hang Woo yang tak sadarkan diri menyuruh melepaskan kaus kaki. Namun kemudian Hang Woo menyuruhnya mendekat, “Aku akan mengatakan mantra kepadamu”, ujar Hang Woo.

Seketika Woo Hee mendekat, namun ditunggu ternyata Hang Woo sudah tak sadarkan diri namun masih memanggil nama-nama Woo Hee. “Aku cemas Mo Ga Bi akan menghancurkanmu”, ucap Woo Hee lirih.

History of The Salaryman

Jaksa Park dan timnnya menggebrek rumah tempat penyimpanan barang bukti, tak jauh Yoo Bang dan Yeo Chi memperhatikan dengan senyum penuh kemenangan. Mo Ga Bi kalang kabur mendapat informasinya. Beom Jeung masuk ke ruangannya, Mo Ga Bi tak bisa menyembunyikan amarahnya, dia langsung menyiram air minumnya ke muka Beom Jeung. “Para karyawanmu yang memindahkan catatan-catatan pembukuan itu! Pecat mereka sekarang!,” bentak Mo Ga Bi
Beum Jeung tak terima, dan menjamin bukan anak buahnya yang membocorkan, alih-alih menerima alasan, Mo Ga Bi menyuruh Beom Jeung mengundurkan diri. Beom Jeung pun mengalah.

History of The Salaryman

Di sebuah restoran, Jaksa Park bertemu dengan Yoo Bang dan Yeo Chi. Begitu melihat Yeo Chi, Jaksa Park terpesona. Yoo Bang yang bisa membaca, langsung cemburu. Dan semakin menjadi ketika Yeo Chi bersikap manis, berterimakasih kepada Jaksa Park yang sudah membantunya, dan memegang tangan Jaksa Park. Buru-buru Yoo Bang menginterupsi dan melepas pegangannya.

History of The Salaryman

Masih syok, dan dilanda kecemasan, Mo Ga Bi langsung memeluk Hang Woo yang menemuinya di ruangannya. Beom Jeung masuk dan melihatnya. Tak banyak bicara dia hanya menyerahkan surat pengunduran diri, lalu pergi. Hang Woo kaget mengetahuinya.

History of The Salaryman

Hang Woo menghampiri Beom Jeung yang termangu sendiri. Memaksa untuk menarik kembali surat pengunduran diri. “Yang membuatku marah adalah bahwa aku tak punya rasa percaya diri lagi mendampinginya,” desah Beom Jeung penuh sesal.

Sadar Beom Jeung benar-benar menyukai Mo Ga Bi dan sekali lagi meminta untuk mendampingi Mo Ga Bi. Namun tekad Beom Jeung sudah bulat. Untuk yang terakhir, Beom Jeung meminta Hang Woo hati-hati mengingat pembukuan rekayasa yang dibuatnya sudah berada di tangan kejaksaan.

Di ruangannya, Beom Jeung mengemasi barang-barangnya. Tak lupa dia mengambil surat wasiat yang asli Presdir Jin. Tak sadar, ruangannya telah dipasangai kamera tersembunyi.

History of The Salaryman

Untuk membantu kelancaran penyelidikan, Yeo Chi rela Jaksa Park menggunakan apartemennya untuk ruang kerja. Yoo Bang begitu sinis karena Yeo Chi kembali bersikap manis dan sok imut, ditambah rayuan Jaksa Park. “Ah itu karena dia belum mendengar Yeo Chi mengutuk dan menyumpah serapah”, sindir Bun Kwae pada Yoo Bang.
“Kenapa mulutnya jadi begitu manis di depan jaksa Park?,” heran Yoo Bang melihat Jaksa Park dan Yeo Chi saing bercanda. Kentara sekali Yoo Bang cembokur berat.

History of The Salaryman

Jaksa Park menginstruksikan semuanya untuk mencari data di pembukuan yang tidak wajar, namun semuanya langsung dipotong oleh Yoo Bang yang tak mau kalah pintar. Nuansa persaingan mulai kentara. Namun Yoo Bang benar-benar merasa tak berdosa.

Sedang di lain tempat, Hang Woo beserta staffnya juga mencari jalan sebagai persiapan.

History of The Salaryman

Keadaan sangat serius di tempat Yeo Chi, lagi-lagi Jaksa Park mendekati Yeo Chi yang serius menghitung. Yoo Bang yang melihatnya hanya senyum kecut, kembali pada hitungannya. Jaksa Park melihat Yoo Bang menghitung tanpa kalkuator dan marah-marah. Tak percaya, namun Yeo Chi menghitung kembali dengan kalkulator, hasilnya tepat. Yoo Bang mulai pongah.

History of The Salaryman

Tak mau kalah, Jaksa Park juga menghitung tanpa kalkulator, hasilnya pas. Akhirnya keduanya saling bersaing. Dan masing-masing punya style tersendiri dalam menghitung cepat tanpa kalkulator.

History of The Salaryman

Kesempatan ini digunakan yang lain untuk istirahat dan makan-makan. Han Shin membeberkan resep rahasia pintar Yoo Bang terletak pada obat awet mudanya. Oh yeaahh, jadi Yoo Bang jadi jenius karena obat awet muda yang menggegerkan dulu yaa.. *baca episode awal*

Akhirnya Chun Ha menandatangi perjanjian jual beli saham kepada Golden Brother. Ini semua berkat campur tangan Hang Woo yang punya koneksi kuat dengan Golden Borther tentunya. Sedang Woo Hee terlihat tak senang Hang Woo membantu Mo Ga Bi terus.

History of The Salaryman

Mo Ga Bi mengajak Hang Woo untuk merayakan keberhasilan mereka, namun ditolaknya oleh Hang Woo. Begitu melihat Woo Hee datang, cepat-cepat Mo Ga Bi memeluk Hang Woo, sekali lagi Hang Woo melepaskannya dengan dingin. Begitu berbalik dan melihat Woo Hee, Hang Woo langsung menggandengnya pergi.

Mo Ga Bi terlihat kesal karena rencananya berantakan untuk menghancurkan hubungan mereka.

History of The Salaryman

Di mobil, Woo Hee terang-terangan mengungkapkan bahwa dia tak suka Mo Ga Bi dan mempercayainya. Hang Woo menenangkannya dan berjanji jika semuanya usai mereka akan pergi ke Amerika.

”Aku belum menerima lamaranmu, jangan membuat rencana sejauh itu dulu”, goda Woo Hee. Hang Woo yang mendengarnya hanya bengong, lantas kenapa dia menciumnya? Itu karena hobinya. Keduanya saling menyembunyikan senyum.

History of The Salaryman

Usai berkompetisi, kepala Yoo Bang seraca mau meledak. Buru-buru Yeo Chi mengompresnya. Kemudia gantian kakinya, Yeo Chi langsung memijatnya kemudian tangannya, dan akhirnya bibirnya yang kram.

”Otakku jarang diforsir begitu, jadi..kurasa energinya terhubung ke bibirku”, dusta Yoo Bang ingin mempergunakan kesempatanya ingin dicium. Ah, Yeo Chi kini mengerti. Yoo Bang disuruh menutup mata, bibirnya langsung dijepit dengan jepitan rambut Yeo Chi.

Yeeaah, akhirnya ke couple Woo. Woo Hee memasakkan untuk Hang Woo, saat mencicipinya Hang Woo berkaca-kaca karena akhirnya dia bisa merasakan masakan yang mirip dengan masakan ibunya. Mendengar ucapan Hang Woo dikira sebuah pujian. Woo Hee pun ikut terharu.
“Masakan ibuku..Aku juga heran… Tidak pernah enak,” ucap Hang Woo yang menghempaskan Woo Hee.

Alih-alih makan, Hang Woo malah pergi mandi. Woo Hee kesal, karena bukannya dipuji malah seperti diprotes. Telepon Hang Woo berbunyi dan rupanya panggilan dari kejaksaan.

History of The Salaryman

Kecemasan melanda Woo Hee. Hang Woo yang mengerti berusaha menenangkan dengan memeluknya, sedang Woo Hee meminta Hang Woo mengucapkan mantranya, bukannnya mantra yang didapat tapi sebuah kecupan. Hang Woo pergi, sedang Woo Hee menangis.

History of The Salaryman

Mo Ga Bi juga khawatir karena ini bisa menyeret dia dengan dipanggilnya Hang Woo ke kejaksaan. Hang Woo hanya meminta Mo Ga Bi untuk menggalang kekuatan dengan perusahaan besar seperti Jangcho dan Taeyang group karena bisa jadi setelah Chun Ha giliran mereka yang di obrak abrik pihak kejaksaan.

History of The Salaryman

Pemeriksaan berjalan alot, Hang Woo yang cerdas berusaha menyakal tuduhan dengan jawaban cerdas. Apalagi saat dituduh melakukan rekaya pembukuan, yang semula rugi menjadi balance. Hang Woo menimpakan kesalahan wakil presiden yang terdahulu (Jin Wo He, paman Yeo Chi yang mati terbunuh) yang melakukannya.
“Asal kau tahu, beberapa konglomerat Korea telah mengajukan surat keberatan. Kondisi ekonomi Korea saat ini sedang sulit. Bila kalian tidak menanggapi surat mereka. Kau tahu apa yang akan terjadi dengan ekonomi negara ini?,” sindir Hang Woo yang bernada ancaman.

Jaksa Park tak kehabisan bahan, kini dia menyinggung kontrak ganda antara Chun Ha dan Golden Brothers dimana Chun Ha disinyalir menjual saham yang tak tercatat dengan harga di atas pasar. Hang Woo hanya menanggapi enteng untuk membuktikan dengan kontrak yang asli. Jika Jaksa Park bisa menunjukannya maka dia bersedia diborgol.
*Kontrak Ganda di sini dimaksud kan bahwa Chun Ha menandatangi penjualan saham biasa di hadapan publik namun dibelakang mereka melakukan kontrak lain jual beli saham di mana saham tersebut tidak tercatat di aktiva Chun Ha, sedang ini merupakan pelanggaran dengan tidak mencantumkannya, dan juga dijual dengan harga diatas pasar, sehingga tadinya Chun Ha rugi berdasarkan temuan jaksa penuntut, menjadi balance secara tiba-tiba, aliran dana inilah yang diragukan pihak kejaksaan*

History of The Salaryman

Yeo Chi dan Yoo Bang berada di kantor Jang Ryang. Mereka tahu jalannya pemeriksaan Hang Woo yang alot. Namun Jang Ryang menginformasikan bahwa Mo Ga Bi mengalami kerugian investasi $50 juta. Sudah saatnya mereka beraksi.

Di ruangannya, Mo Ga Bi mondar-mandir cemas dengan pemeriksaan Hang Woo yang masih 24 jam lagi. Dia tidak akan membiarkan apa yang sudah dia dapatkan lepas begitu saja. Asistennya datang dan mengabarkan kalau para pemegang saham mengadakan rapat untuk menggantikan manajemen puncak alias melengserkan Mo Ga Bi.

History of The Salaryman

Dia menggebrak meja, marah karena mereka berani berniat menggantinya. Berteriak siapa yang berani. Yeo Chi datang dengan langkah percaya diri. Hal ini mengejutkan para staff lain yang mengira dia hanya pemabuk mengenaskan.
Yeo Chi masuk, dan mengaku dialah yang ingin menggantinya dengan menunjukan surat delegasi dari Jang Ryang.
“Dan, ini pernyataan kerugian keuangan Presiden Mo Ga Bi dalam hal investasi
masa depan. Di sini dinyatakan, kau rugi $ 50 juta,” beber Yeo Chi.

Mo Ga Bi pucat pasi begitu Yeo Chi menyatakan dia rugi dan investasi menggunakan uang perusahaan. “Begitu hasil pemeriksaan kejaksaan keluar. Dan benar terjadi penipuan pembukuan. Chun Ha Group akan hancur. Sebelum itu, sebaiknya kau mundur dari jabatan Presiden. Dan bayar semua kerugian perusahaan dengan sahammu,” ancam Yeo Chi.

Semua pemegang saham setuju untuk mengadakan rapat luar biasa pemegang saham atas bujukan Yeo Chi. “Apa kalian ingin dipecat?!” teriak Mo Ga Bi kalap.

Usai pertemuan, dengan marahnya Mo Ga Bi berusaha menampar Yeo Chi karena keberaniannya, tapi bisa ditangkisnya. Satu hal lagi yang perlu dicamkan oleh Mo Ga Bi, Yeo Chi tahu kakeknya dibunuh olehnya dengan menukarkan insulin. “Pembunuhan ini akan selalu menghantuimu!. Sebelum pergi Yeo Chi mengatakn betapa menyedihkanya Mo Ga Bi sekarang, dimana dulu dikenal cerdas dan brilian.”

Mo Ga Bi meneteskan air mata. Mungkin takut semuanya yang diusahakan dengan tangan berlumuran darah akan hilang.

History of The Salaryman

Di kejaksaan, terlihat Hang Woo sangat lelah. Di balik kaca tembus pandang satu arah, Jaksa Park dan Yoo Bang mengamatinya, cemas mereka kehabisan waktu yang tinggal 12 jam lagi sedang Hang Woo belum membuka mulut. Dia jelas tak bisa dijadikan tersangka.

Bahkan Yoo Bang semakin heran karena pembukuan Chun Ha tiba-tiba cocok, tak rugi. Lantas dari mana mereka menutup kerugian sedemikian cepat? Jaksa Park membeberkan kalau mereka membuat perjanjian dengan Golden Brother.

History of The Salaryman

Selepas dari kejaksaan, Yoo Bang menemui Woo Hee untuk membantunya mengenai kontrak Golden Brothers. “Maafkan aku Yoo Bang-ssi, seharusnya kau tak datang padaku, aku tak bisa membantumu lagi,” ucap Woo Hee penuh penyesalan disertai tangisan. Yoo Bang pertama kaget, namun demi melihat dirinya memakai cincin emas, dia tahu apa artinya.

Yoo Bang akhirnya memilih pergi, sejenak dia menengok ke Woo Hee yang sudah menangis sesegukan. Dia paham benar perasaan Woo Hee. Mendesah lalu pergi.

Yoo Bang kembali ke kejaksaan, menemui Hang Woo face to face. Jaksa Park menyilakan. Hang Woo sedikit terkejut bahwa Yoo Banglah yang melaporkan Chun Ha. Hang Woo tersenyum kecil, “pertarungan ini tak bisa kau menangkan”.

Yoo Bang menghela nafas sebentar, “Woo Hee-ssi sangat mengkhawatirkanmu, kini kau telah
membuatnya menjadi gadis yang sedih”. Hang Woo emosi karena mengira ini taktik Yoo Bang, tapi melihat Yoo Bang yang serius, tak pelak rasa bersalah menyergap Hang Woo.

History of The Salaryman

Tak sengaja, Woo Hee mengetahui disetiap sudut Chun Ha terdapat kamera tersembunyi. Sedang di ruangannya, Mo Ga Bi tenggelam pada minum-minuman, namun masih sadar ketika dia melihat di layar Woo Hee sedang mengamati Beom Jeung. Asistennya yang datang mengarahkan layar ke ruangan Beom Jeung. Mo Ga Bi syok ketika melihat Beom Jeung sedang membaca surat wasiat asli Presdir Jin. Rupanya Cha Woo Hee juga melihatnya.

”Singkirkan dia, Cha Woo Hee sudah melihatnya. Singkirkan dia sekarang!” teriak Mo Ga Bi kalut. Setelah Woo Hee giliran Beom Jeung yang akan dihabisinya.

History of The Salaryman

Hang Woo akhirnya dilepaskan dari kejaksaan, dengan masih terlihat lelah dia berjalan diparkiran, menelepon Woo Hee. Yoo Bang yang juga diparkiran berniat untuk pergi. Rrupanya Woo Hee sudah berada di parkiran, berjalan menghampiri Hang Woo.

Tak disangka mereka, sebuah mobil yang rupanya sekretaris Mo Ga Bi melanju kencang ke arah Woo Hee. Hang Woo berteriak, Woo Hee sudah berada di posisi yang siap di tabrak, Yoo Bang melakukan mobilnya dengan kencang ke arah Woo Hee juga..

History of The Salaryman
Thanks to MediumQuality, Islandsub & Ari Arata
Written & Images by Asri Rf @pelangidrama
Shared only on @pelangidrama
DONT REPOST OTHER SITE.

[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 19

~Sinopsis Salaryman Episode 19~
Beom Jeung datang menemui mereka, Yoo Bang menawarkan minuman. Tanpa basa-basi Yoo Bang langsung pada inti permasalah mengenai mantan supir kakek Yeo Chi. “Dia mengirimku SMS aneh. Lihat saja sendiri”ujar Yeo Chi setengah mabuk sambil menyodorkan telepon genggamnya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Beom Jeung membacanya. “Maaf. Aku telah berbuat salah kepada Presiden Jin”. Beom Jeung pusat pasi. Yeo Chi yang rupanya pura-pura mabuk merasa keheranan kenapa supir kakeknya mengirim pesan demikian. “Mungkin bukan mobil. Tapi dia telah mencuri sesuatu yang sangat berharga. Selama Presiden Jin menderita penglihatannya.”sergah Yoo Bang penuh sindirian.

Sadar jika diteruskan maka tindakan mencuri surat wasiat terbongkar, Beom Jeung berjanji kepada keduanya untuk mencari tahu. Beom Jeung buru-buru pergi.

Sepeninggalan Beom Jeung, Yoo Bang kurang yakin dengan sikap tenang Beom Jeung. “Jadi benar, bahwa supir Yang terlibat dengan kematian kakek?”tanya Yeo Chi curiga.

Di luar, Beom Jeung dengan rasa marah yang menggelegak langsung menghubungi mantan supir Presdir Jin. Namun terdengar nada pesan. Dia meninggalkan pesan untuk menghubunginya segera, dengan berteriak tentunya. Di lain pihak, Yoo Bang menyuruh Han Shin untuk mencari jejak supir tersebut.

Kembali ke Woo-couple. Cincin yang dimaksud Hang Woo sudah ditangan Woo Hee, dan dikejutkan dengan datangnya Hang Woo di belakangnya dan merentangkan tangan. “Kau belum pernah lihat cincin? Kenapa terkejut?”
”Ini karena kau menatapku seperti kucing garong!”balas Woo Hee, dan kemudian langsung grogi menanyakan untuk siapa cincin tersebut. “Ah sebegitu bebalnya kah malah bertanya untuk siapa itu?”. Setengah kesal ingin menjawab namun semuanya diinterupsi dengan nyelonongnya Mo Ga Bi.

Buru-buru Woo Hee menyerahkan kembali cincin tersebut ke Hang Woo dan meninggalkan mereka berdua. Mo Ga Bi mendekati Hang Woo dan menanyakan untuk siapa cincin tersebut, apa untuk Cha Woo Hee?, terlihat sangat tidak senang. Namun demikian langsung disangkalnya oleh Hang Woo. Betapa kecewanya Woo Hee yang sengaja menguping di balik pintu.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

”Cha Woo Hee, jangan mimpi! Ahh..Tapi kenapa manusia satu itu selalu menggoda hayalanku seperti itu? Kurang ajar kau pikir aku apa? Apa aku ini mainanmu?”gerutu Woo Hee bercampur kesal.

Keduanya keluar dan pergi bersama. Mendadak Woo Hee merasa cemburu.

Mereka pergi ke sebuah bar, entah berniat mengikuti, terlihat Woo Hee memandangi mereka tak jauh. Sedikit mabuk dengan muka cemburu, “apa yang mereka bicarakan, kenapa berbisik-bisik? Apakah kalian sedang kencan?”. Woo Hee benar-benar merasa penasaran.

Sedang Mo Ga Bi bertanya mengenai perusahaan Golden Brother di mana dulu Hang Woo bekerja. Hang Woo merasa tak senang karena tahu rencana Mo Ga Bi mau mengalihkan perusahaan Chun Ha resort ke mereka. Gagal membujuk Hang Woo, lantas Mo Ga Bi pun memohon dengan muka memelas agar Hang Woo merekayasa laporan keuangan Chun Ha. Hang Woo tetap tegas menolaknya.

Saat hendak pergi, Hang Woo sepintas melihat Woo Hee yang kini sudah tak sadarkan diri karena mabuk. “Kau menguntitku ke sini?”tanya Hang Woo yang ketika tahu Woo Hee sudah tak sadar, dan dia pun memejamkan mata, mengerang kesal.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

”Apa aku tukang antar barang? Apa aku harus mengantarkanmu begini setiap hari?!”geram Hang Woo yang terlihat kesusahan menggendong Woo Hee. Dan sepanjang perjalanan Hang Woo menggerutu curiga kalau Woo Hee sengaja menaikan berat badannya untuk menyiksa dirinya.

Beom Jeung langsung bertemu dengan mantan supir Presdir Jin, “Kenapa kau kirim SMS kepada Yeo Chi?!”. Beom Jeung benar-benar tak habis pikir. Supir Yang merasa bersalah dan mengaku saat itu dia mabuk. Beom Jeung tak mau tahu, karena keadaan sudah terlanjur dia menyuruhnya untuk segera mengganti no. hp dan pindah dari Seoul. Secepatnya!

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Keesokan harinya Woo Hee bangun dengan rambut tak karuan. Sebuah catatan dibacanya dari Hang Woo. “Jangan lupa turunkan berat badanmu. Memangnya kau mau menikah dengan berat segitu?”.
“Arrgh..seharusnya aku tak minum banyak semalam!”erang Woo Hee.

Tak selang berapa lama, teman Woo Hee menghubunginya dan mengabarkan kalau telah ditemukan sidik jari Presdir Mo Ga Bi pada alat suntuk insulin Presdir Jin. Woo Hee terbelalak mendengarnya, segera dia menemui temannya. Mengambil bukti sidik jari tersebut.

”Presiden Mo Ga Bi…jadi kau yang menukar alat suntik itu”gumam Woo Hee pada diri sendiri. Kini dia bimbang apa harus mengatakan kepada Hang Woo atau tidak. Namun dia teringat dengan peringatan Hang Woo untuk menjauhi masalah ‘pembunuhan’ Presdir Jin dan untuk tidak mengatakan apapun kepada Yeo Chi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Namun Woo Hee teringat kalau Mo Ga Bi yang tiba-tiba mendekati Hang Woo dan kata-kata dia sudah mengatasi Hang Woo yang sengaja dia dengar saat di apartemen Hang Woo. “Presiden Mo Gabi…Aku yakin dia sedang memperalat Hang Woo. Aku tidak boleh diam saja!”. Woo Hee berniat menyelamatkan Hang Woo dari mulut serigala berbulu kambing tentunya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Di Chun Ha, seperti biasa sambutan kata panjang umur didengungkan oleh karyawan Chun Ha pada Mo Ga Bi yang lewat. Bersama Beom Jeung, So Ha dan Hang Woo mereka bertemu dengan Yeo Chi di lift pribadi Mo Ga Bi. Dengan sebotol minuman keras. Berpura-pura tampak menyedihkan.

Tiba di ruangannya, Mo Ga Bi kesal dengan gosip-gosip karyawan Chun Ha. Namun Beom Jeung menanggapi biasa-biasa saja, hal ini membuat Mo Ga Bi naik pitam. “Isi hati semua orang harus bisa diatur! Pasang kamera tersembunyi di seluruh pojok perusahaan! Dan tangkap orang-orang yang memata-mataiku”.

Beom Jeung yang semula keberatan dan protes akhirnya tak kuasa menolaknya. “Aku tak bisa percaya pada siapapun! pada siapapun!”gumam Mo Ga Bi sendiri setelah Beom Jeung pergi.

”Dia sudah tidak waras. Makin lama semakin gila. Sebentar lagi akan terjadi kekacauan”. Beom Jeung sekali lagi kecewa dengan Mo Ga Bi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Hang Woo menghampiri Beom Jeung. Tak menyangka obligasi Paeng Seong muncul lagi dipasaran. Hang Woo curiga kalau ini adalah taktik Yoo Bang, tapi disangkalnya Beom Jeung, “kudengar sekarang dia suka berjudi mungkin itu untuk hutang judinya”.

Setelah keduanya pergi, Yeo Chi keluar dari persembunyiaanya. Mendadak esmosi begitu mendengar Yoo Bang berjudi ditengah kacaunya perusahaan Paeng Seong.
*Mungkin ada yang binggung dengan kalimat Beom Jeung diatas. Sudah saia jelaskan obligasi ada surat utang bukan? Nah bayangkan Yoo Bang berhutang pada si A dan terbitlah surat obligasi. Dan sebagai gantinya Yoo Bang akan dikucurkan dana pinjaman, di mana Beom Jeung mengira Yoo Bang meminjam dana untuk acara judinya tersebut*

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Kalah lagi, kalah lagi. Itulah yang dialami si perlente Versailles Yoo alias Yoo Bang. Kesal dan menyalahkan Bun Kwae yang di sampingnya. Tak puas, Yoo Bang bertaruh lagi. Kini dia sepertinya mendapat kartu bagus *gak ngerti kartu apa, pokoknya bagus dah*. Dia pun bertaruh pol-polan.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Versailles Yoo grogi karena dia akan menang besar, tertawa dan tertawa, sayang sangat disayangkan, Yeo Chi muncul disaat yang tak tepat. Menarik telinga Yoo Bang dan menggeretnya, pupus sudah keberuntungan Yoo Bang.

Yeo Chi menyeret Yoo Bang ke pinggir sungai Seoul. Kesal dan bercampur marah, “Hang Woo hendak mengembalikan obligasi kepadamu! Kau punya uang untuk membayar?! “
Alih-alih mendapat respon yang bagus, Yeo Chi malah tak diacuhkan. Yeo Chi pun mengancam akan bunuh diri terjun ke sungai agar Yoo Bang kembali waras.
“Dan hiburan, kenapa kau memilih mati? Apa artinya hidup ? Nikmati saja! Mau nyebur kek, mati kek. Terserah!”teriak Yoo Bang yang pergi meninggalkan Yeo Chi. Sedang Yeo Chi masih dengan rasa tak percayanya.

Yoo Bang gamang, apa perlu dia ceritakan semua tingkahnya selama ini ada maksudnya? gamang melihat Yeo Chi kembali mencemaskan dirinya. Begitu berbalik betapa kagetnya Yoo Bang karena Yeo Chi sudah lenyap. “Yeo Chi!!!!”teriak Yoo Bang mengira dia bunuh diri! “Yeo Chi! Yeo Chi!!”teriaknya.

Rupa-rupanya Yeo Chi masuk ke mobil dengan sangat dongkol. “Dasar kutu kupret! Mau mati, terserah? OK, baiklah! Aku juga takkan peduli!”. Tiba-tiba Yeo Chi teringat dengan syal yang dia lempar di pinggir sungai.

Terpaksa Yeo Chi kembali ke tempat tadi, dan heran Yoo Bang memanggil dirinya sambil nangis sesegukan. Mengira dirinya beneran terjun ke sungai. “Aku juga akan ikut mati. Mana mungkin kubiarkan kau mati sendirian Yeo Chi?”ucap Yoo Bang bercucuran air mata.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Mengetahui Yoo Bang hendak terjun, buru-buru mencegahnya, memeluknya dari belakang. Yoo Bang masih bercucuran air mata senang karena rupanya Yeo Chi masih hidup. “Hey tolol! Kau mau mati karena aku tak ada di sini? Kau tetap harus hidup!”teriak Yeo Chi yang kini juga ikutan menangis kencang. Yoo Bang langsung memeluknya, “Yeo Chi-ssi!.”
“Versailles Yoo”balas panggil Yeo Chi.
“Aku kira kau sudah mati..”ucap Yoo Bang dengan gaya sedikit feminim. Sigh 100x!

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Di kantor Paeng Seong, Yeo Chi dan Bun Kwae dijelaskan mengenai rencana Yoo Bang yang sebenarnya hanya pura-pura belaka.
“Kau pikir aku ini orang yang mudah jatuh dalam kesenangan dan foya-foya?”ucap Yoo Bang.
“Lalu tentang uangnya? Judi dan mabuk. Dari mana semua uang itu?”tanya Bun Kwae.
“Dari mana lagi? Itu semua uang pribadi yang kupunya.”imbuh Yoo Bang yang dirinya nyata-nyata tidak takut menjadi gelandangan karena berhutang untuk menjalankan rencananya ini.

Lebih lanjut Yoo Bang mengjelaskan rencananya. Memberikan Paeng Seong Enterprise namun akan memakan Chun Ha Group.
“Mo Ga Bi punya perusahaan fiktif. Dengan itu dia menghabisimu. Kita gunakan cara yang sama.”ucap Yoo Bang kepada Yeo Chi.
“Jadi, pemegang obligasimu itu…adalah perusahaan fiktif?”
“Hang Woo, si tolol itu, membuang uangnya ke ember bolong.”
“Jadi kau akan mencaplok Chun Ha dengan uang itu?”tanya Yeo Chi, dan Yoo Bang mengiyakan.
“Ada pepatah mengatakan “yitawigua”…[Memanfaatkan kesalahan orang lain]. Mendorong lawan untuk melakukan kesalahan.”jelas Yoo Bang menambahkan taktik perangnya kali ini.
“Jadi, mendorong Mo Ga Bi ke dalam perangkap?”. Yoo Bang mengangguk yakin dengan rencanaya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Di sebuah istal kuda yang mewah, Jang Ryang mulai mempromosikan untuk memiliki kuda yang bagus, alasannya demi sebuah gengsi. Mo Ga Bi kemakan rayuan Jang Ryang, yang mengajaknya menemui gerembolan Presiden yang sedang duduk bersama. Betapa terkejutnya saat mendapati Yoo Bang juga duduk diantaranya. Begitu melihat Mo Ga Bi datang para Presiden tadi malah membubarkan diri.
“Mereka sudah memperlakukanku dengan baik. Mereka selalu memuji kesuksesanku. Kurasa mereka begitu padamu, Presiden Mo, karena menurut mereka kau merebut kursi Presiden.”sindir Yoo Bang.
Mendengar perkataan Yoo Bang jelas membuat Mo Ga Bi memanas.

Untungnya Jang Ryang cepat-cepat menetralisir keadaan dengan menanyakan Yoo Bang yang akan membeli kuda bagus. Yoo Bang pun berkoar-koar kalau dia sedang mengincar kuda yang paling bagus demi gengsi semata. Tak mau kalah oleh Yoo Bang, buru-buru Mo Ga Bi mengklaim sudah membeli kuda yang dimaksud Yoo Bang, padahal ini hanya taktik Yoo Bang memanfaatkan keangkuhan Mo Ga Bi.

Sepeninggal Mo Ga Bi, tak lama Han Shin datang dengan kabar kalau supir Yang sudah pindah ke Busan namun dia tak mampu menemukannya. Yoo Bang meminta untuk menemukannya apapun yang terjadi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Di mobil, dalam perjalanan bersama Mo Ga Bi, Jang Ryang memberika laporan hasil investasi dia yang kini sudah punya untung banyak. Jang Ryang kembali mengimingi Mo Ga Bi untuk menambah dana investasi. Mo Ga Bi tanpa pikir panjang menghubungi Direktur Park Beom Jeung.

Betapa terkejutnya Beom Jeung ketika Mo Ga Bi meminta dana perusahaan untuk investasi pribadinya. Beom Jeung mengira sudah cukup Mo Ga Bi berfoya-foya. “Uang perusahaan yang telah kau gunakan sudah sangat diluar batas!”ujar Beom Jeung. Sayang Mo Ga Bi tak mau peduli dan tetap ngotot untuk berinvestasi, berjanji akan mengembalikan dana ke perusahaan.

Jang Ryang menggedor-gedor meja di ruangan Yoo Bang karena sudah menduga pihak Chun Ha akan mengembalikan surat-surat obligasinya. Yoo Bang menenangkan. “Tapi memikirkan perusahaan yang kita bangun dengan darah dan keringat ini akan direbut badanku jadi gemetar”ucap Yoo Bang.

Baik Han Shin dan Bun Kwae cemas jika itu terjadi maka Paeng Song harus menyatakan diri kebangkrutannya. Alih-alih panik, Yoo Bang tetap memikirkan rencana lain. Jang Ryang pun mengabarkan kalau Mo Ga Bi akan menginvestasikan dananya yang lebih besar. “Begitu semua uang investasinya lenyap, maka nasibnya akan sama sepertimu.”terang Jang Ryang. Selain itu Jang Ryang berpendapat Mo Ga Bi menggunakan dana perusahaan untuk urusan pribadinya itu.

Yoo Bang tahu bagaimana cara memastikan hal tersebut, mereka kan ada orang di Chun Ha.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Yeo Chi pura-pura bermalas-malasan di kantor Chun Ha, dia melihat Hang Woo masuk ke ruangan Beom Jeung. Di dalam Hang Woo kaget mengetahui Mo Ga Bi kembali berinvestasi dan berniat untuk menyelidiki perusahaan yang akan diinventasikan namun ditampik oleh Beom Jeung karena beranggapan Hang Woo sibuk. Coba jika Hang Woo memang menyelidiki maka terbongkar semua rencana Yoo Bang. Dia pun memberikan pembukuan yang sudah di rekayasa kepada Beom Jeung.

Beom Jeung berjanji Hang Woo terakhir kali terlibat untuk terkahir kalinya. “Apakah perasaanmu kepada Presiden Mo masih ada? Aku tak percaya Presiden Mo menyukaimu.”ucap Hang Woo. Beom Jeung tak menjawab, dia menyimpan laporan pembukuan di lacinya dan mengajak Hang Woo untuk minum bersamanya.

Di Divisi Strategis para staff mulai pulang, begitu juga Beom Jeung. Yeo Chi sengaja untuk pura-pura tertidur. Saat sudah sepi dia menyelinap ke ruangan Beom Jeung.

Sedang Woo Hee berniat menyelinap ke ruangan Mo Ga Bi untuk menemukan sesuatu yang bisa dijadikan bukti lainnya selain sidik jari.

Sialnya baik Mo Ga Bi dan asistennya mengetahui gerak gerik Yeo Chi melalui kamera yang dipasang diam-diam di seluruh Chun Ha. ”Jadi kau rupanya, Baek Yeo Chi? Yang mau menghancurkanku ? Ini alasanmu datang ke kantor ini?”. Mendadak sosok Yeo Chi hilang, asistennya mengatakan mungkin Yeo Chi masuk ke ruangan Beom Jeung yang tak ada kameranya. Buru-buru Mo Ga Bi menuju ke sana.

Benar saja, Yeo Chi masuk ke ruangan Beom Jeung dan membobol lacinya. Menemukan laporan pembukaan tadi dan tanpa babibu langsung memfotonya. Sedang Mo Ga Bi pucat pasi kenapa Yeo Chi masuk ke ruangan Beom Jeung, takut dia mengambil rahasia perusahaan. “Kita harus menangkap dia. Kita harus menangkapnya dengan bukti!”geram Mo Ga Bi bersama asistennya.

Keduanya masuk ke lift, tak lama Woo Hee muncul dari persembunyiannya dan dipastikan dia mendengar semua pembicaraan Mo Ga Bi bersama asistennya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Mo Ga Bi menerobos ke ruangan Beom Jeung dan mendapati Yeo Chi sedang mencuri minuman keras. Tidak dalam keadaan yang mencurigakan. Mo Ga Bi terlihat marah besar. Buru-buru Yeo Chi berlutut dan memegang kakinya, meminta maaf. Tentu saja hanya pura-pura. Merasa tak ada bukti kuat Yeo Chi mengambil sesuatu yang penting maka dia melepaskannya.

”Dia benar-benar sudah sinting, atau pura-pura sinting?”, Mo Ga Bi merasa dirinya terancam dengan adanya Yeo Chi dan menyuruh untuk memasang kamera di ruangan Beom Jeung.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Betapa leganya Yeo Chi lepas dari marabahaya, ini berkat sms dari Woo Hee yang memperingatkan dirinya. Woo Hee datang dan mengagetkan Yeo Chi, keduanya pun bersama minum di kedai kopi terdekat.

Terjadilah pembicaraan keduanya setelah begitu lama tak ngobrol, Woo Hee menanyakan motif Yeo Chi masuk ke Chun Ha. “Aku tak percaya kematian kakek karena serangan jantung. Aku yakin Mo Ga Bi terlibat.”jelas Yeo Chi.
“Aku juga berpikiran sama. Dia menukar insulin, dan hal-hal mencurigakan lainnya.”
Perkataan Woo Hee membuat heran Yeo Chi, bagaimana dia bisa tahu? Woo Hee pun menerangkan kalau kakek Yeo Chi sebelum meninggal memintanya menganalisa insulinnya. “Aku akan menolongmu, Yeo Chi. Aku tak suka pada Presiden Mo Ga Bi.”tegas Woo Hee.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Semuanya diinterupsi ketika Hang Woo menguhungi Woo Hee. Di sebrang Hang Woo ngamuk-ngamuk karena Woo Hee belum juga pulang walau sudah larut malam, sedang Woo Hee tak kalah sengit sudah jam di luar kantor, terserah dia dong. Lalu menutup teleponnya. Tetap saja Woo Hee buru-buru pulang membuat Yeo Chi bengong.

”Aku juga kesepian nih”gerutu Yeo Chi yang langsung menelepon Yoo Bang. Sayang Yoo Bang sudah tidur dan tak mau diganggu gugat.

Woo Hee berjalan ke rumahnya dengan gerutuan, “kalau mau ganggu jam segini, kenapa tidak sekalian aku dilamar jadi istrinya saja? huh!”. Rupanya Hang Woo sudah berdiri di depan rumah Woo Hee. Tentu saja wajah Woo Hee langsung suntuk, namun tetap saja Hang Woo cengar-cengir. Hang Woo memegang tangan Woo Hee dan langsung memakaikan cincinnya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Yeeh, dream come true! Tetap saja Woo Hee terkejut. Hang Woo pun memeluknya. “Kau terima atau tidak lamaranku, aku akan tetap menikahimu. Kau kecewa karena aku melamarmu dengan cara begini? Kau boleh membalas padaku setelah kita hidup bersama”. “Aku akan terima semuanya. Yakinlah padaku”janji Hang Woo yang membuat Woo Hee terharu.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Dan layaknya seperti drama-drama lainnya, tak afdol tanpa adegan ciuman. Hang Woo pun mencium Woo Hee (bukan Yoo Bang).
“Terimakasih sudah menerima lamaranku.”ucap Hang Woo bahagia.
“Siapa bilang aku terima?”
“Tapi kita baru saja berciuman.”
“Kalau setiap ciuman berujung pernikahan, berarti aku sudah lusinan kali menikah sekarang.”
“Jadi maksudmu kau tak menerima lamaranku?”tanya Hang Woo mula jutek.
”Sekarang ini, aku terima. Tapi kau harus siap suatu saat lamaranmu akan kutolak.”balas Woo Hee dingin yang mengusap mulutnya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Dia berbalik meninggalkan Hang Woo yang syok dan masing melompomg. Namun Woo Hee diam-diam bahagia bukan main.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Setiba di rumahnya, Woo Hee melihat cincin berliannya kembali, memastikan itu bukan mimpi. Dia pun teriak kegirangan. Dari kejauhan, Hang Woo melihat tingkah Woo Hee yang jingkrak-jingkrak, diapun tertawa. Tahu jawaban atas isi hati Woo Hee sebenarnya.

Sekarang kembali ke Versailles-Yeo couple. Tadaa..Yeo Chi memperlihatkan hasil temuannya berupa foto-foto laporan pembukuan Chun Ha yang telah direkayasa. Yoo Bang terbelalak kegirangan. “Kau tahu berapa banyak alkohol kuminum untuk bisa menemukan ini ? Isi perutku sampai membusuk semua”ucap Yeo Chi pura-pura mengeluh.

”Selesai sudah. Kita akan menang, Yeo Chi!”teriak Yoo Bang kegirangan, berdua tertawa bersama.

Di saat itulah beberapa wartawan datang dan memfotonya, tepat saat Yoo Bang ngakak leebaarr. Hal ini terlihat jelas di surat kabar yang dibaca Mo Ga Bi,Chun Ha Group mengakuisisi Paeng Seong Enterprise yang telah bangkrut.

Mo Ga Bi tersenyum penuh kemenangan, namun yang jadi herannya disaat hancur begitu kenapa Yoo Bang tertawa lebar, membuat Mo Ga Bi jengkel saja.

Benar saja, papan nama Paeng Seong diturunkan dan diganti dengan Chun Ha. Di dalam pabrik Yoo Bang meminta maaf, namun dia berjanji akan kembali. “Aku pasti akan kembali. Di sini, atau di kantor pusat Chu Ha Group…Kalian akan bertemu aku, dalam keadaan lebih baik dari sekarang ini”ucap Yoo Bang yakin.

Hang Woo dan Beom Jeung datang menganggu suasana haru. Salah satu karyawan Paeng Seong memberikan surat petisi agar Yoo Bang tetap dipertahakan di perusahaan yang kini jadi anak perusahaan Chun Ha. Hang Woo merobeknya dengan dingin, tetap akan memecatnya.

Sebuah surat untuk Yoo Bang diserahkan dari Beom Jeung. Surat panggilan dari kejaksaan. “Bisa saja ini tentang kelalaian dan penyalahgunaan uang perusahaan”sindir Hang Woo yang masing menganggap Yoo Bang selama ini foya-foya dengan dana perusahaan. Bun Kwae ingin menjelaskan namun dicegah oleh Yoo Bang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

”Kita lihat saja nanti di kejaksaan. Siapa sebenarnya yang melakukan penyelewengan,”balas Yoo Bang yang siap berperang lagi dengan Hang Woo face to face.

Mo Ga Bi memuji jasa Hang Woo yang sudah menyelamatkan dirinya. Menjatuhkan Paeng Seong dan merekaya pembukuan. Woo Hee masuk untuk menyediakan teh, tangannya langsung diraih Mo Ga Bi begitu melihat cincinnya, (benar-benar tak tahu malu, mau tahu saja nih nenek lampir).
“Aku melamarnya”terang Hang Woo sedikit sengit. Mo Ga Bi menelan pil pahit, sedikit tak suka dia bersama Woo Hee karena takut kehilangan kendali atas Hang Woo. Dia pun mengundang mereka ke pesta di rumahnya namun ditolaknya oleh Woo Hee.

Tak kehabisan akal, Mo Ga Bi berniat memberikan hadiah untuk Woo Hee. Hang Woo pun terpaksa menerimanya, sebaliknya Woo Hee terkesan keberatan.

Di sebuah butik mahal, dengan congkaknya Mo Ga Bi menghina selera Woo Hee yang terkesan kampungan. Woo Hee yang mendengarnya sontak kesal, dan meminta Mo Ga Bi tidak usah membelikan dia baju. “Sini kuberitahu, sebagai orang yang lebih tua darimu. Cinta juga ada batasnya. pakaian yang tak cocok dengan tubuhmu? Pasti akan robek”sindir Mo Ga Bi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19

Tersulut emosi, Woo Hee mati-matian untuk menahannya. Dia pun meminta memilih baju lagi. Memberi pelajaran bagi si nenek lampir diapun memilih baju yang paling mahal, Pakaian yang luar biasa mahal, Yang tiada duanya dan tidak bisa di-diskon. Selesai mendapatkan apa yang dinginkan dia pamit pergi.

Betapa syoknya Mo Ga Bi begitu melihat struknya, Woo Hee puas dan tidak akan membiarkan Ga Bi menginjak-injaknya lagi.

Belum berakhir terapi kejut untuk Mo Ga Bi, Jang Ryang menemuinya dan memberikan laporan investasinya yang minus 15 juta. Betapa marahnya Mo Ga Bi karena uangnya lenyap, dia pun meminta uang sisanya di tarik. Jang Ryang berusaha (atau berpura-pura) menyabarkan Mo Ga Bi karena sebentar lagi akan naik. Mo Ga Bi tetap tak terima.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Yoo Bang menikmati ramen yang dibuatkan oleh Yeo Chi, sedang Yeo Chi malah mencemaskan saham Yoo Bang yang dijualnya semua, bahkan dia berhutang $30ribu. “Lantas dimana kau akan tidur?”ucap Yeo Chi mulai cemas lagi. Yoo Bang bersiap untuk tinggal sementara dengannya, tentu saja Yeo Chi melongo.

“Kita selalu dikalahkan Hang Woo, ini saatnya membalas!”ujar Yoo Bang yakin lalu minta tambah nasi.
Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Keesokan harinya, Yoo Bang menuju ke kantor kejaksaan. Di luar kantor, dia bertemu dengan Beum Jung dan Hang Woo. Rupanya mereka berdua baru saja bertemu dengan kepala kejaksaan untuk meyelidiki kasus Yoo Bang segera. Hang Woo senyum meremehkan Yoo Bang dan merasa kemenangan ada ditangannya.
Kemudian Yeo Chi menelepon Yoo Bang, dia mengabarkan telah menemukan supir kakeknya. “Itu berita…hebat!”seru Yoo Bang yang kini gilirannya melempar senyum kemenangan.

Epilog :

Sinopsis History of The Salaryman Episode 19
Yoo Bang berada di rumah Yeo Chi dan mendekatinya saat tertidur di sofa. Dia memandang Yeo Chi sebentar dan merasa dag dig dug, menganggumi kecantikan Yeo Chi yang bagai malaikat, “dimana sayapnya? Ah kulitnya begitu lembut”.
“Lihat senyumnya ! Senyum seorang malaikat. Yeo Chi! Aku ingin menciummu sekali ini saja. Jangan salahkan aku ya”, Yoo Bang mulai memonyongkan bibirnya. Tiba-tiba..tuuuutt.sumpah serapah dilontarkan dari mulut Yeo Chi, dia mengigau. Tetap saja mambuat Yoo Bang syok. “Itu tadi iblis!. Nyaris saja kuserahkan jiwaku kepada iblis! Pergi kau iblis!”teriak Yoo Bang.

Thanks To : Mediumquality & Islandsubs
Written by Asri Rf @pelangidrama
Capture Images by Ari Arata @pelangidrama
Posted only on pelangidrama
Don’t Repost To The Other Site!

[Sinopsis K-Drama] History of The Salaryman Episode 18

[Salaryman Episode 18]
Dengan langkah penuh amarah Yeo Chi mendatangi Mo Ga Bi yang sedang berjalan dengan para eksekutif. Amarahnya hampir tak terbendung, Mo Ga Bi menatap tajam ke arah Yeo Chi.
Saat itulah Yoo Bang datang dan membekap mulut Yeo Chi sebelum mengucapkan sepatah kata. “Kenapa sih kau selalu begini kalau mabuk? Ayo cepat kita pergi.” Yoo Bang menggeret Yeo Chi keluar.

”Aduh, kau ternyata kuat sekali! Maaf! Dia habis minum alkohol”. Yoo Bang memberikan alasan pada Mo Ga Bi dan lainnya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Yoo Bang membawanya ke parkiran, dan melepaskannya. Yeo Chi menampar Yoo Bang, kenapa dia harus diihalangi?. “Tenangkan dirimu! Apa yang akan kau lakukan?” Memakinya lalu memukulnya?. “Saat ini kau tak bisa berbuat apa-apa Yeo Chi, tak bisa apa-apa!”
“Lepaskan! Jangan halangi aku!.”teriak Yeo Chi.

Yeo Chi pun memukuli Yoo Bang, melampiaskan amarahnya karena mengatahui pembunuh kakeknya, dia mulai menanggis. Yoo Bang mengerti sepenuhnya perasaan Yeo Chi, “Pukul aku seperti ini. Asal kau bisa melampiaskan marahmu…Aku akan terima ribuan pukulanmu.”
“Kakek! Kakek! Kakek!”teriak Yeo Chi dipelukan Yoo Bang, dan menangis histeris.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Dengan langkah gontai, Yeo Chi naik ke tempat tidurnya. Tak menghiraukan Yoo Bang yang pamit. Masih mencemaskannya, Yoo Bang berusaha membujuk Yeo Chi, “Ngomong-ngomong, di rumahmu ada makanan? Kita sama sekali belum makan. Kau mau makan apa?”.

Yeo Chi masih tak menghiraukan Yoo Bang, memunggunginya. “Tadi kau mengamuk, sekarang kau mau membuatku mati frustasi melihatmu?”. Yoo Bang menghela nafas, baiklah dia tak akan beranjak dari tempatnya sampai Yeo Chi berbicara padanya. Terlihat Yeo Chi masih diam saja.

Di bar, Hang Woo minum sendirian, kesal terhadap sikap Woo Hee yang acuh tak acuh kepadanya. Dirinya pun teringat saat dia berusaha cara untuk memberikan cincin kepada Woo Hee tapi tak berhasil.

”Cha Woo Hee…Aku akhirnya mengerti..kenapa para pria menjauhimu. Aku memang dingin dan arogan…Kau masih belum mengerti maksud sikapku?”gumam Hang Woo pada diri sendiri, dan dia pun bersumpah tidak akan menemuinya dan sampai dia meminta maaf duluan.

Kesal karena malam-malam pintu rumah Woo Hee digedor-gedor, terpaksa dia membukanya. Tadaa..Hang Woo yang dalam keadaan sadar, sumpahnya rupanya sumpah palsu. “Tidak akan! Aku takkan pernah mencarimu lagi”teriak Hang Woo mabuk.

Woo Hee memaksa Hang Woo pergi, namun dia bersikukuh tak mau pergi. “Katanya tak mau menemuiku lagi? Kenapa tidak pergi?!”. Hang Woo terdiam sejenak, kamar mandi. Cepat-cepat Woo Hee mengantar Hang Woo ke kamar mandi.

Ditunggu sejenak, kenapa tak keluar-keluar? Woo Hee menggedor-gedot pintu kamar mandi. “Wakil presiden!Kenapa tidur di sana?!Cepat bangun!”. Hang Woo benar-benar tak sadarkan diri.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Di kamar Yeo Chi, Yoo Bang memasaka daging bakar alias BBQ, untuk mengundang selera Yeo Chi. Mengiming-ngiminginya dengan daging lezat, “Yeo Chi serius kau tak mau makan? Aku saja yang habiskan, ya? Wah aku salah beli daging, Maksudku, kok bisa lumer sebelum aku mengunyahnya, hah?”

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Namun tetap saja Yeo Chi tak bergerak masih memunggungi Yoo Bang. Tak habis akal, Yoo Bang pura-pura tersedak makanan dan kehabisan nafas. Yeo Chi menghadap Yoo Bang, “Lihat nih, aku harus repot begini karena kau tak menyahut.” lalu menyuruhnya makan.
“Aku tidak pantas minum air. Waktu kakek masih hidup, Aku adalah anak tak berguna. Juga ketika dia sudah meninggal.”
“Sekarang baru kau mengerti bahwa kau cucu tak berguna bagi kakekmu? Makanya kumpulkan energi sekarang lalu lakukan sesuatu. Apapun itu.”

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Yeo Chi masih tetap menolak makan, “Cepat makan, kataku!”. “Tidak mau!”.
“Kau mau makan daging? Atau mau menciumku?”. Yeo Chi terbengong, mengedipkan mata.
“Mau dimakan tidak dagingnya? Atau kau mau menciumku?! Kau mau kunyah dagingnya dan isi perutmu? Atau mau menciumku dan mengalirkan liurmu ke mulutku?”

Omongan Yoo Bang yang makin ngaco membuat Yeo Chi langsung makan makanan yang disodorkan Yoo Bang. Dan diapun disuapin. “Ayo, makan. Cantiknya! Habis ini kita ciuman, ya?”.
Aiih..adegan yang bikin jeles 100juta kuadrat.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Dengan pelan-pelan, Hang Woo keluar dari kamar mandi. Mendapati Woo Hee yang tertidur di sofa, “Waduh, kenapa aku tidur di kamar mandinya? Ini bukan gayaku”.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Woo Hee rupanya tak tidur, menyuruh Hang Woo untuk menyiram toiletnya. Hang Woo manjadi kesal karena dia pasti mendengar ucapan Hang Woo tadi. “Di atas meja makan, kubuatkan teh madu. Kalau kau belum makan, Makanlah sebelum kau pergi. Itupun kalau kau suka.” Tanpa babibu Hang Woo langsung makan dengan lahap.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Yoo Bang kini tahu kalau Yeo Chi hanya berpura-pura kecanduan alkhol demi bisa menyusup ke Chun Ha. Tentunya sambil menikmati es krim berdua. “Lalu? Sudah ada yang kau dapat?”.
“Ternyata tidak semudah yang kupikirkan.”keluh Yeo Chi.
“Kasihan sekali! Aku begitu mengkhawatirkanmu. Itu karena aku tidak tahu. Jujur saja, sebenarnya kau bisa bisikkan padaku rencanamu itu.”
“Tapi kau kan orang sibuk. Dan kau juga menderita karena aku. Jadi aku akan menyelesaikan masalahku sendiri.”
“Kau ternyata sudah dewasa. Tapi tetap menyedihkan.”puji Yoo Bang.
-Jika kalian membaca sinopsis Salaryman ini bukan di blog pelangidrama, maka sinopsis ini telah dicopas guys, waspadalah!-

Yeo Chi juga menyuruh Yoo Bang untuk berhati-hati terhadap Choi Hang Woo, “sepertinya dia ingin menghancurkan perusahaan”terang Yeo Chi. Yoo Bang tertawa karena hal itu tak sudah dikhawatirkan.

Di ruangan Presdir Mo Ga Bi, Hang Woo memberikan saran agar seluruh saham Paeng Song dibeli Chun Ha. “Kalau kita biarkan mereka…Kesuksesan mereka akan membuat citra perusahaan ini merosot.” Dan Mo Ga Bi pun setuju dengan saran Hang Woo, dia akan memperlihatkan kekuatannya pada Yoo Bang.

Beom Jeunglah yang tak sependapat, “opini publik kepada kita tidaklah bagus”. Hal ini langsung dibentaknya oleh Mo Ga Bi yang membuat Beom Jeung terdiam.
“Kita sudah sepakat…jalankan rencana itu segera.”perintah Mo Ga Bi.
“Dalam pertempuran seperti ini, kita perlu uang dalam jumlah yang cukup banyak.”
“Waktu lebih penting daripada uang. Kita harus jalankan rencana ini berapapun uang yang diperlukan.”

Sepeninggal Hang Woo, Mo Ga Bi bertanya kepada Beom Jeung berapa yang Yeo Chi inventasikan ke Paeng Seong. “Sekitar $4 juta”jawab Beom Jeung.

Mo Ga Bi memanggil Yeo Chi selagi dia sedang spa. “Uang yang kau investasikan kepada Yoo Bang…Berapa lama akan kau investasikan ke sana?”. Yeo Chi melihat sebuah batu besar untuk spa, terlintas dipikirannya untuk memecahkan kepala Mo Ga Bi tentunya.

Mo Ga Bi membentak Yeo Chi dan mengulangi pertanyaannya lagi. Yeo Chi tersadar.
“Kenapa kau menanyakan itu?” Yeo Chi balik tanya.
“Tarik investasimu dan bawa kepadaku.”
“Itu bukan uangku. Kakek…”suara Yeo Chi tercekat.
“Kakekmu sudah mati! Mati!. Jadi itu uangmu.”teriak Mo Ga Bi kembali.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Yeo Chi benar-benar menahan semua amarahnya saat Mo Ga Bi menyuruhnya untuk memijatnya. Yeo Chi mengambil batu dengan gemetar, ingin rasanya memukulnya. Logika Yeo Chi kembali, dia memijat Mo Ga Bi.
“Ngomong-ngomong, apakah kau…mendapat perintah dari Yoo Bang? Dan memata-mataiku?.”
“Ah, Presiden! Mana mugkin itu terjadi! Yoo Bang itu mata-mataku. Kenapa aku harus menerima perintah dari dia?” Yeo Chi mencari-cari alasan. Mo Ga Bi tetap memaksa Yeo Chi untuk menarik dana dari Paeng Seong.

Dan jadilah Yeo Chi binggung setengah mati, pilihan yang sulit jika dia tak tarik dananya maka Mo Ga Bi akan curiga padanya. Dia menemui Yoo Bang di pabriknya,
“Kembalikan uang investasi Yeo Chi.”perintah Yoo Bang pada Han Shin.
Semuanya terkejut. Yoo Bang hanya tak ingin usaha Yeo Chi memperoleh kepercayaan Mo Ga Bi musnah. Yeo Chi tetap masih mencemaskan Mo Ga Bi yang akan menghancurkan Mo Ga Bi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

“Ini masalah besar. Hang Woo membeli obligasi-obligasi Paeng Seong Enterprise!”ujar Jang Ryang yang menelepon Yoo Bang kemudian.

Benar saja, baik Beom Jeung dan Hang Woo mulai mendekati pemegang obligasi (surat utang) Paeng Seong.

Semuanya berkumpul, Yoo Bang, Jang Ryang, Yeo Chi dan Bun Kwae. Semuanya mencari cara untuk menghentikan pihak Chun Ha membeli semua obligasi, namun Jang Ryang pesimis. “Kalau 80% obligasi Paeng Seong Enterprise jatuh ketangan Hang Woo, dan kita jatuh bangkrut. Maka tak ada jalan lain bagi kita untuk menyelamatkan perusahaan ini”.

Yeo Chi ternganga mendengarnya. ” ‘Mae Gwi Chu Ma’ ” (Beli hantu jalankan usaha) Kalau kau punya banyak uang, hantu saja bisa kau beli untuk menjalankan usaha”terang Jang Ryang.

Sedang di ruangan yang berbeda namun satu restoran dengan Yoo Bang, Beom Jeung dan Hang Woo merayakan kemenangan mereka. Di sisi lain, Woo Hee jelas tidak senang dengan cara Hang Woo yang ingin menghancurkan Yoo Bang.

Saat di kamar kecil, Woo Hee kaget bertemu dengan Yeo Chi. Mereka sama-sama tahu kalo Yoo Bang dan Hang Woo ada di restoran yang sama.

Yeo Chi kembali ke ruangan mereka, dan memberi tahu Yoo Bang. Bun Kwae memberikan saran kepada Yoo Bang yang pernah mereka lakukan sebelumnya, “aku dan Yoo Bang…kami berdua pandai dalam satu dua hal. Kalau tidak ada jalan lain, Jadi orang bodoh dan sederhana adalah yang terbaik. Kita bagus dalam hal itu, bukan?”ujar Bun Kwae nyengir.
”Maksudmu berlutut sambil menangis dan menarik-narik celananya? Memohon-mohon ampun dan minta tolong?”tanya Yeo Chi bergidik ngeri.

Tanpa banyak bicara Yoo Bang ke ruangan Hang Woo. Jang Ryang dan Yeo Chi mengira Yoo Bang akan berlutut memohon.

Begitu melihat Yoo Bang dan Bun Kwae masuk, tawa Hang Woo berhenti. Seketika Bun Kwae berlutut. “Kalau mau berlutut…Bukankah yang harus melakukannya adalah Presiden Yoo?”tanya Hang Woo arogan. Sedang Yeo Chi melihatnya di depan pintu.

Yoo Bang hanya menatap tajam Hang Woo, walau Bun Kwae manarik-menariknya. Yoo Bang perlahan akan berlutut, Yeo Chi tak tega melihatnya. Namun, “Oh, Lututku sakit! Kurasa aku tak bisa berlutut.Dokterku melarangku berlutut. Katanya lututku tak boleh lecet”.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Yoo Bang mengambil cangkir Hang Woo dan menyiramkannya sisa air. “Jadi kau memilih untuk mati dijalanan?”ancam Hang Woo. Yoo Bang kembali membuang air ke wajah Hang Woo, “Aku tak bisa minum dari cangkir retak.”
“Perusahaan besar harusnya punya rasa tanggung jawab sebagai perusahan besar. Perusahaan kecil ini sudah bekerja dengan rajin. Tapi kau mau menghabisi seekor lalat? Itukah kerjaan perusahan besar?”teriak Yoo Bang panas.

Tak lupa Yoo Bang menjitak keras kepala Bun Kwae, dia tak sudi mengemis dan tak akan membiarkan Hang Woo menghancurkan dirinya begitu saja. “Kalau kau mematahkan tulangku, paling tidak aku masih bisa membuat matamu berdarah. Biarpun aku berlutut…Memangnya kau mau menyelamatkan kami? Yang ada lututku malah memar!”
-Jika kalian membaca sinopsis Salaryman ini bukan di blog pelangidrama, maka sinopsis ini telah dicopas guys, waspadalah!-

Yoo Bang menjitak Bun Kwae lagi, “ayo pergi”. Di luar Yeo Chi memandangnya dengan senyum lebar.

Di dalam, Hang Woo meminta Beom Jeung untuk membeli obligasi Paeng Seong. “Akan kuhancurkan mereka tanpa sisa”. Woo Hee yang berada disampingnya mendelik akan sikap Hang Woo.

Dari semula Woo Hee memang gamang akan rencana Hang Woo yang ingin menghancurkan Yoo Bang, jelas saja Hang Woo langsung bete. Dan meninggalkan Woo Hee dipinggir jalan.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Woo Hee yang dtinggal begitu saja tidak langsung pulang, namun mampir ke butik yang dulu memberikan hadiah 10 setel baju karena pelanggan ke 10.000. Pelayan toko jujur kalau sebenarnya seorang pria tampan yang membayarnya, akhirnya Woo Hee tahu Hang Woolah orangnya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Di dorong atas rasa penasaran akan perasaan Hang Woo pada dirinya, Woo Hee memutuskan untuk pergi ke apartemennya. Belum sempat bertemu Hang Woo, dia buru-buru bersembuyi ketika Mo Ga Bi juga datang.
”Kenapa perempuan itu ke sini? Apakah dia mencoba merayu Hang Woo?”gumam Woo Hee.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Mo Ga Bi memang mencoba merayu Hang Woo namun tak mempan, Mo Ga Bi pun mengarang cerita masa lalu yang indah dirinya dengan Hyung-nya Hang Woo. “Maafkan aku. Demi pamanku, aku harusnya lebih memperhatikanmu.”
“Akulah yang harusnya lebih menjagamu. Aku dan kau…saama-sama kehilangan orang yang kita cintai. Kalau kau merasa kesepian,hubungi aku.”
Jengah akan kata-kata Mo Ga Bi membuat Hang Woo mengusirnya secara halus.

Di luar, Woo Hee penasaran akan keduanya. Lantas langsung bersembunyi saat Mo Ga Bi keluar dan mendengar percakapan dia dengan seseorang di telepon, “kau tak perlu kuatirkan Hang Woo. Dia hanya tertarik untuk balas dendam atas kematian ayahnya. Karena Jin Shi Hwang sudah mati,dia bukan ancaman kita lagi”.

Pertanyaanpun muncul dibenak Woo Hee, “Ayah Hang Woo meninggal..karena Presiden Jin?”. Namun dia masih ragu-ragu untuk menemui Hang Woo. Tak sengaja dia keseleo karena dikagetkan pintu terbuka oleh Hang Woo.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Hang Woo pun membebat kaki Woo Hee. “Presiden Mo Ga Bi…kau percaya padanya? Tadi aku melihatnya keluar dari sini.”terang Woo Hee.

“Apapun yang terjadi, aku ingin kau mempercayaiku. Biarpun semua orang mencaci dan mengutukku,aku ingin kau ada di pihakku. Agar aku tidak merasa takut lagi.”

Woo Hee pun tergagap begitu mendengar kata-katanya, hanya ucapan rasa terimakasih karena membelikan dia pakaian, tas dan membebatnya.
”Kalau sudah tahu, kau harus baik padaku. Jangan membuatku menyesal menjadikanmu sekretarisku”kilah Hang Woo.

Di sebuah kedai pinggir jalan, Jang Ryang menghampiri Yoo Bang yang minum sendirian, mencelanya karena tidak meminta kebaikan Hang Woo. Bukan Yoo Bang namanya jika tak punya perlawanan, kali ini dia punya satu cara.
“Kata orang, semua masalah bisa diselesaikan dengan uang. Untuk menang,dia akan mengambil alih perusahaan.”
“Kesimpulanmu memang bijaksana.”ucap Jang Ryang sinis.
“Karena sudah pasti Paeng Song akan diambilnya,akan kuberikan Paeng Seong padanya, dan akan kuambil Chun Ha Group sebagai gantinya.”

”Lantas bagaiman caranya?”. ‘Heo shil sang ran’. “Chaos, mengacaukan kebenaran dan kesalahan” Membuat Chaos dengan mangacaukan kebenaran dan kesalahan. Atau lebih tepatnya melakukan penipuan kepada orang penipu.

Keesokan harinya, di ruang kerja Presdir Mo Ga Bi, Hang Woo mengemukakan mereka sudah membeli obligasi Paeng Seong group 60%, dan 20% dari lagi cukup untuk menghancurkan Paeng Seong. Sedang total $25juta obligasi.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Sesaat kemudian, di luar Beom Jeung menginformasikan bahwa obligasi Paeng Seong sudah berubah, menjadi $30juta. “Tidak ada jalan lain. 80% dari $30 juta adalah 24.
Berarti kita perlu dana tambahan”ucap Hang Woo.

Namun mendadak Hang Woo teringat dengan kata-kata Yoo Bang sebelumnya. Dia menyuruh untuk mengawasi Yoo Bang, Hang Woo jelas tidak ingin kalah untuk kali ini.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Di sebuah klub malam, Yoo Bang mengendarai mobil mewah, dengan penampilan yang perlente dan glamor. Menghambur-hamburkan uang ke para pelayan.

Beom Jeung melaporkan kepada Hang Woo perubahan sikap Yoo Bang yang dirasa sudah jatuh di gemerlap dunia malam, bahkan berjudi. “Akhirnya dia merasakan juga nikmatnya uang”pikir Hang Woo.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Benar saja, Yoo Bang kesal karena dirinya kalah di tempat judi. “Apa ini? Kenapa begini ? Kalah jadinya! Aku bisa gila. Kalian jangan ke mana mana. Diam saja di sini! Aku ambil uang dulu, lalu kembali”.

Yeo Chi datang ke kantor Paeng Seong , hanya ada Bun Kwae dan Han Shin. Dirinya mencari Yoo Bang, “Aku tadi ke restoran kentang rebus tapi dia tak ada di sana.”
Bun Kwae menjelaskan sekarang Yoo Bang tidak doyan makanan seperti itu, dia sekarang lebih elit. Yeo Chi tak percaya begitu saja.
”Sekarang dia arogan dan boros. Dia menjadi simbol Hedonisme.”jelas Han Shin.
“Yoo Bang, bajingan tengik. Di mana dia sekarang?”bentak Yeo Chi mulai panas.

Sementara itu Yoo Bang sedang asik dengan beberapa wanita penghibur, memberikan uang begitu mudahnya. Pintu digebrak, Yeo Chi masuk. Mengusir para wanita yang tetap tak bergeming di samping Yoo Bang.
“Cepat keluar, *@&#^$%!*! “
“Lihat dia memaki kita”.
“Mau tambah lagi, *&%^$!^%#$%*?Kenapa *%^%^#%* berani *^^@#%^$* dengan *&*^$*! Dasar *%%#. Pergi tidak?!”teriak Yeo Chi diiringi sumpah serapah.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Setelah semua pergi, Yeo Chi menghampiri Yoo Bang dengan botol kosong yang dikira mau menjitak kepala Yoo Bang dengan itu, rupanya tidak. Yeo Chi merasa bersalah karena mengira dialah penyebab Yoo Bang frustasi.
“Maafkan aku. Aku sudah bersalah, Yoo Bang.”ucap Yeo Chi lirih.
“Siapa Yoo Bang? Namaku sudah berubah. Yang lama sudah terlalu melekat. Versailles Yoo.”
“Versailles?”tanya Yeo Chi masih heran.
“Versailles Yoo. Yoo itu bukan aksen daerahku. Nama pendekku! Nama panggilan! Bagaimana ? Semua suka, kan!”

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Yeo Chi tak sanggup lagi, dia langsung memeluk Yoo Bang.” Aku bersalah.. Yoo Bang, aku bersalah! Sadarlah!”seru Yeo Chi mengguncang-guncang tubuh Yoo Bang.

Bun Kwae mendekat, mewek. “Yoo Bang, aku juga. Aku juga bersalah. Kembalilah ke dirimu yang dulu”. Sedang Yoo Bang tak mengerti dengan keduanya, “kenapa menangis? Apa yang telah kuperbuat?”tanya Yoo Bang heran.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Di Chun Ha, staff Hang Woo panik, dan mengabarkan kepada Hang Woo dan Beom Jeung kalau Obligasi Paeng Seong nominalnya naik menjadi $35 juta. Hang Woo sadar, jadi uang yang dihambur-hamburkan Yoo Bang berasal dari obligasi (utang pada investor) Paeng Seong.

Beom Jeung berusaha menghentikan Hang Woo karena bisa melebihi budjet Chun Ha, namun Hang Woo tetap bersikeras membeli obligasi Paeng Seong. *Obligasi adalah surat pengakuan hutang, jika obligasi ini di beli Chun Ha maka otomatis Paeng Seong akan berutang kepada Chun Ha, ini yang diharapkan Chun Ha agar bisa mendeklarasikan kebangkrutan Paeng Seong*
-Jika kalian membaca sinopsis Salaryman ini bukan di blog pelangidrama, maka sinopsis ini telah dicopas guys, waspadalah!-

Terlihat jelas Beom Jeung semakin cemas, namun Hang Woo menenangkan semua sudah ada dikendalinya.

Di lain pihak, Yoo Bang a.k.a Versailles Yoo kesal karena tak bisa memukul bola golf. Yeo Chi dan Bun Kwae menahan gemas, Jang Ryang yang barusan datangpun langsung disamperin sama Yoo Bang.

”Kembalikan uangku, uang yang kau investasikan untuk masa depan! Kembalikan!”teriak Yoo Bang emosi sambil mencengkram kerah Jang Ryang.

Keduanya berkelahi, untung Yeo Chi dan Bun Kwae langsung melerai. “Kenapa berkelahi, kitakan ada dipihak yang sama!”jerit Bun Kwae. Yoo Bang menggeret Jang Ryang ke tempat lain. Terlihat orang suruhan Hang Woo yang memata-matai gerakan Yoo Bang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Bun Kwae menggedor-gedor pintu, di baliknya hanya ada Jang Ryang dan Yoo Bang. Keduanya berbicara serius dan tahu ada orang Chun Ha yang mengamati, “Hang Woo masih terus memburu obligasi kita.”ujar Jang Ryang
“Sudah berapa banyak?”
“Sudah lebih dari $20 juta.”
“Berapa banyak bisa kau tingkatkan jumlah ‘siluman’ pemegang obligasi? Kita harus terus berusaha hingga Chun Ha Group mengeluarkan uang sebanyak-banyaknya.”

Rupanya Yoo Bang memasang perangkap dengan obligasi palsu, sehingga dana Chun Ha semakin membengkak membeli obligasi tersebut, Yoo Bang menggunakan cara yang sama saat Mo Ga Bi menyita harta Yeo Chi menggunakan perusahaan siluman.
”Dia itu manusia yang penuh kesombongan. Dia sudah seperti gunung berapi memuntahkan keserakahan sejak dia jadi Presiden”terang Jang Ryang.

Bertemu dengan Mo Ga Bi, Yeo Chi diajaknya ke sebuah lelang barang yang berkelas. Tak disangka mereka bertemu dengan Yoo Bang. Sempat saling adu hinaan, membuat Mo Ga Bi benar-benar kesal. Sedang Yeo Chi tak habis pikir dengan tingkah Yoo Bang.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Lelang dibuka dengan sebuah lukisan seharga $300rb. Harga terus naik, Yoo Bang dan Mo Ga Bi belum menawar. Akhirnya Mo Ga Bi menawar dengan harga $650rb, Yoo Bang mengacungkan tangan, $660rb. Mo Ga Bi tak mau kalah, demikian seterusnya sampai membuat Bun Kwae dan Yeo Chi ketar ketir karena penawaran Yoo Bang. “Ah aku tak jadi beli”ucap Yoo Bang detik-detik penawaran terakhir. Akhirnya jatuh di tangan Mo Ga Bi seharga $2juta!
”Selamat, Presiden Chun Ha Group Mo Ga Bi. Ku tidak keterlaluan, kan, hari ini?”ucap Yoo Bang dengan tawa kemenangan.

Di Chun Ha tepatnya ruangan Mo Ga Bi, Beom Jeung benar-benar tak percaya dia membeli lukisan seharga $2juta. Memaparkan kalau kondisi keuangan Mo Ga Bi benar-benar tidak bagus, kau terpaksa menjual saham-sahammu!

Mo Ga Bi malah menghardik, “aku tidak mau mendengarnya”!. Beom Jeung tetap tak diam, “Kau merasa perlu memajang lukisan itu seperti ini agar orang bisa kagum padamu Kemewahanmu, pemborosan, tamak, iri!”

Bukannya sadar, Mo Ga Bi mengancam akan memecat Beom Jeung. Kecewa dengan perubahan sikap Mo Ga Bi yang disukainya dulu Beom Jeung langsung pergi. Lantas Mo Ga Bi menanggisi Lukisan seharga 2juta yang tadi dibantingnya.

Telepon Mo Ga Bi berdering, rupanya Jang Ryang yang menelepon mengajaknya makan bersama. Seperti biasa, Jang Ryang berusaha mengambil hati Mo Ga Bi dengan puja-pujinya.

Di tengah-tengah dinner mereka, klien Jang Ryang menelepon menanyakan masalah investasi. Mendengar percakapan keduanya, Mo Ga Bi tertarik untuk berinvestasi. “Ini informasi yang kuberikan hanya kepada para konglomerat. Sebentar lagi perusahaan energy akan booming.”

Mo Ga Bi semakin tertarik saat Jang Ryang mengatakan investasi masa depan ini bisa menguntungkan 200%. Keduanya semakin dekat.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Sebaliknya, Beom Jeung frustasi akan sikap Mo Ga Bi. Tergeletak sebuah amplop coklat berisi surat wasiat Presdir Jin yang asli. “Jangan sampai kau kuhancurkan dengan tanganku sendiri. Aku mohon. Jangan lagi kecewakan aku!”

Telepon Beom Jeung berdering, rupanya dari Yeo Chi yang mengajaknya bertemu. Yeo Chi menyinggung supir kakeknya. Sedang di belakang Yeo Chi tak jauh ada Yoo Bang. Beom Jeung terpaksa menyetujui bertemu dengannya.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Akhirnya couple Woo muncul. Hang Woo menyuruh Woo Hee mencari barang yang ada dilacinya via telepon, alih-alih menemukan berkas, Woo Hee mendapati sebuah kotak berisi cincin. Perlahan Hang Woo mendekati Woo Hee..tersenyum manis.

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Di sebuah bar, Yoo Bang mendiskusikan sesuatu dengan Yeo Chi. Beom Jeung datang, tak menyangka di sana ada Yoo Bang..

Prolog :

Sinopsis History of The Salaryman Episode 18

Yoo Bang a.k.a Versailles Yoo satu mobil dengan wanita penghibur yang menemaninya tadi di club. Dia mulai menggoda Versailles Yoo. Selanjutnya wanita penghibur aku sebut Wp.
Wp : Oppa, Yang rambut merah tadi itu sapa sih ?
Versailles Yoo (VY) : Siapa? Yeo Chi? Dia itu penguntitku.
WP : Yeo Chi cantik…atau aku yang lebih cantik?
Lantas Versailles Yoo mengamati wajah wanita di sampingnya, dan menjawab dia lebih cantik 100x dari si wanita rambut merah (Yeo Chi-red) dan menggodanya.
VY : Jangan sebut-sebut lagi nama serangga itu lagi.
Dan wanita si rambut merah muncul tiba-tiba dari belakang seperti hantu, dan menyumpah serapah si wanita penggoda tadi.
Wanita Si Rambu Merah (WSRM) : Kau *$%^#&@* Berani berselingkuh? Kau bilang dia lebih cantik dariku?!*pandangan mata seorang siap membunuh*
VY : Apa yang kau lakukan? Kau cemburu?*cengengesan*
WSRM : Cemburu? Cemburu pada bajingan sepertimu?*Mencekik Versailles Yoo teramat sangat kuat*
VY : Sepertinya kau benar-benar cemburu! Ternyata! Oh ternyata!*Malah terlihat senang*

Written & Images by Asri Rf @pelangidrama
Shared by pelangidrama
Indosub thanks to papario @islandsub
Don’t shared to other sites guys.