[Sinopsis K-Drama] The Innocent Man (Nice Guy) Episode 17

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Ingatan Eun Gi mulai pulih sepenuhnya setelah membaca laporan kecelakaan yang dialaminya bersama Ma Roo namun Eun Gi masih merahasiakan hal tersebut dari orang di sekitarnya bahkan pada Ma Roo.

~Sinopsis Nice Guy (The Innocent Man) Episode  17~
Sinopsis Nice Guy Episode 17

Kejadian sebelum Eun Gi menemui Ma Roo di taman, setelah ingatannya pulih. Eun Gi gemetaran saat memasukkan gula dalam minumannya seraya menunggu sekretaris Hyun di sebuah kafe. Begitu sampai sekretaris Hyun langsung memberondongnya dengan berbagai pertanyaan, kenapa Eun Gi mengungkapkan masalah amnesia di rapat pemegang saham. Eun Gi bersikap tenang, seolah-olah tak terjadi apa2 padahal banyak hal berkecamuk di pikirannya. “Aku hanya ingin menyerahkan semuanya pada Ma Roo supaya dia yang membereskannya. Jujur saja, pada situasi seperti itu, apa yang bisa kuperbuat?”ungkap Eun Gi.
“Direktur!”seru sekretaris Hyun tak mengerti, kemudian Eun Gi menanyakan apakah ayahnya meninggalkan sesuatu untuknya? Seperti dana darurat atau rekening bank di Swiss. Sekretaris Hyun balik bertanya kenapa Eun Gi menanyakan hal itu? Eun Gi menjawab ia ingin memberikan semuanya pada Ma Roo. Sekretaris Hyun berusaha mengingatkan, jika Eun Gi memberikan semua yang Eun Gi miliki lalu dibuang, apa yang akan Eun Gi lakukan?. Dengan penuh keyakinan Eun Gi menegaskan kalau Ma Roo bukan orang yang seperti itu. “Bagaimana kau tahu dia orang seperti itu atau bukan.”seru sekretaris Hyun.
“Aku tahu. Ma Roo tidak pernah berbohong padaku. Karena itu, aku tahu.”tegas Eun Gi. Sekretaris Hyun nampak frustasi mendengar kata2 Eun Gi.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

“Kau, Sekretaris Hyun, berbohong padaku.”ujar Eun Gi tajam, membuat sekretaris Hyun menoleh ke arah Eun Gi, tatapan Eun Gi berubah menjadi Eun Gi yang seperti dulu.
Eun Gi mengungkapkan kalau orang yang terlibat kecelakaan dengannya adalah Kang Ma Roo dan sekretaris Hyun berbohong padanya tentang hal itu. Tentu saja sekretaris Hyun terperangah, darimana Eun Gi tahu?.Sekretaris Hyun hendak ingin menjelaskan namun Eun Gi memotongnya.
“Apa kau bersekongkol dengan mereka? Kang Ma Roo, Pengacara Park, dan kau. Kalian semua bersekongkol?”selidik Eun Gi, nampaknya Eun Gi mengalami krisis kepercayaan setelah merasa dibohongi oleh sekretaris Hyun dan pengacara Park mengenai kecelakaan yang dialaminya.

Sementara itu, di tempat lain Ma Roo sedang membeli cincin dengan penuh kebahagiaan.

Kembali ke kafe, sekretaris Hyun menyadari ingatan Eun Gi telah pulih. Ia pun bertanya apa ingatan Eun Gi pulih seluruhnya? Eun Gi tak menjawab, ia hanya mengingatkan agar hal ini dirahasiakan dari semua orang termasuk Ma Roo dan pengacara Park. Sekretaris Hyun terharu, ia pun mengucapkan terima kasih dan bernafas lega.
“Jika aku meninggal, kurasa aku sanggup menemui Presiden Direktur. Aku berjanji akan mengembalikan posisimu. Demi Presiden Direktur yang meninggal dengan mencurigakan, aku berjanji padanya aku akan membuatnya tenang di alam sana. Aku bilang padanya untuk mempercayaiku.”ungkap sekretaris Hyun. Kini ia lega dapat memenuhi janjinya.
“Apa yang terjadi pada Ayah?”selidik Eun Gi, ia tak mengerti apa maksud sekretaris Hyun lalu minta penjelasan.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Nampaknya sekretaris Hyun sudah menjelaskan semuanya pada Eun Gi perihal kematian ayahnya, ia pun berkunjung ke tempat penyimpanan abu ayahnya. Ia pun menahan tangis, memegang mendiang foto ayahnya.

Setelah itu Eun Gi pergi ke taman menemui Ma Roo sesuai janji mereka. Eun Gi langsung memasang wajah ceria begitu Ma Roo menyapanya. Ma Roo menyebutkan hadiah2 yang dibawanya untuk Eun Gi. Nampaknya Eun Gi menyukai hadiah yang dibawakan Ma Roo, dan sebagai hadiah terakhir Ma Roo mencium Eun Gi. Namun tanpa sepengetahuan Ma Roo tatapan Eun Gi kosong menerima ciuman Ma Roo.

Keesokan paginya, Eun Gi membuka-buka buku catatan hariannya, bagaimana ia memuja Ma Roo. Saking kesalnya mengingat bagaimana ia dulu memuja Ma Roo, Eun Gi hendak merobek halaman yang ada gambar wajah Ma Roo yang ia buat dan catatan  ‘Kang Ma Roo, pria baik yang tidak ada duanya di dunia’, namun terhenti karena Cho Ko memanggilnya agar Eun Gi tersenyum karena ia akan memotretnya. Eun Gi pun tersenyum manis.

 

Eun Gi turun ke lantai bawah dengan wajah ditekuk tujuh namun segera memasang senyum manis begitu menyapa Ma Roo yang menyiapkan sarapan.  Eun Gi memuji masakan Ma Roo,  ia malah memeluk Ma Roo dari belakang saat Ma Roo menyuruhnya memanggil yang lain. Seraya memeluk Ma Roo, ia mulai menceritakan perihal mimpinya. Dalam mimpinya Eun Gi bertemu seratus orang, mereka semua mengaku sebagai ayahnya, temannya dan kekasihnya. “Mereka berpihak padaku. Mereka semua mengatakan hal yang indah-indah, tapi hanya kau yang tidak berbicara sama sekali. Kau tidak berkata kau peduli padaku, ingin membahagiakan aku, orang yang kucintai hanya kau. Aku bahkan berteriak padamu supaya kau mengatakannya bahkan jika itu hanya bohong. Hingga akhir, kau tidak berkata apa-apa, Ma Roo. ‘Eun Gi, aku ada di pihakmu.’ Kau cukup mengatakan itu. Maka, aku akan mempercayai semuanya. Hanya jika setidaknya kau mengatakan sesuatu.”ungkap Eun Gi, Ma Roo merasa ada sesuatu dengan kata2 yang diungkapkan Eun Gi.

Ma Roo pun bertanya apakah mereka harus melarikan diri dan hidup di tempat lain?. Ke tempat dimana tak seorang pun tahu, hanya mereka berdua yang tinggal, Ma Roo tak peduli jika itu Kutub Utara atau Kutub Selatan bahkan Afrika.
“Hanya kita berdua haruskah kita melarikan diri ke sana? Haruskah, Eun Gi?”
Walau tadinya Eun Gi terdiam, ia segera mengatakan kalau itu bagus dan ia menyukainya.
“Katakanlah. Aku akan melakukan segalanya.”ujar Eun Gi.

Di lain tempat, tepatnya di kediaman Ma Roo yang lama, ahjuma tetangga Ma Roo terkejut melihat Jae Hee duduk di dipan depan rumah saat ahjuma itu ingin menyapu. Ahjuma bertanya kenapa Jae Hee di sana sekarang, Jae Hee menjawab karena rumahnya sangat dingin. Ahjuma salah mengartikan kata ‘dingin’ yang diucapkan Jae Hee, ia pun menimpali kenapa Jae Hee tak menyalakan pemanas di rumahnya. “Kenapa? Pemanasmu rusak?”tanya ahjuma, Jae Hee mengiyakan. Ahjuma tertawa mendengarnya, kalau rusak seharusnya Jae Hee bisa pergi ke hotel atau sauna kenapa malah ke rumah yang tak ada penghuninya. “Tapi aneh, ahjumma. Kenapa rumah ini terasa hangat bagiku? Di dunia ini, rumah ini adalah tempat terhangat yang kutahu.”ungkap Jae Hee, ahjuma tak mengerti maksud Jae Hee. Jae Hee pun pamit pergi, namun pertanyaan ahjuma menghentikan langkhanya.
Ahjuma bertanya apa Jae Hee menunggu seseorang di rumah itu?.
“Mungkinkah kau menunggu Ma Roo?”tebak ahjuma.
“Jika aku menunggunya, akankah dia kembali?”tanya Jae Hee.
“Dia pergi tanpa memberitahu seorangpun, apa kau pikir dia akan kembali. Aku berkata pada diriku sendiri, aku tidak akan peduli pada anak-anak yang pergi seperti itu.”jawab ahjuma. Jae Hee pun memutuskan ia akan membuat Ma Roo kembali ke rumah itu. Ahjuma tak mengerti dengan kata2 Jae Hee yang ingin membuat Ma Roo kembali ke rumah itu.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Di luar Jae Hee terhenyak melihat pengacara Ahn sudah berdiri menunggunya. Jae Hee tak suka akhir2 ini ia selalu diikuti dan semua yang ia lakukan harus dilaporkan pada pengacara Ahn.
“Apa aku hanya mainan dalam tanganmu? Beraninya orang sepertimu melakukan hal tidak sopan.. Siapa kau memata-mataiku? Kau hanyalah Direktur di perusahaan. Beraninya kau memata-matai atasanmu”tegas Jae Hee tak terima.  Ia pun  menambahkan selama ini ia terus membiarkannya namun sekarang pengacara Ahn mulai bertingkah. Jae Hee memperingatkan agar pengacara Ahn sadar bahwa ia adalah atasannya dan buka seorang yang bisa diikuti seenaknya. Jae Hee hendak berlalu namun pengacara Ahn menahan lengannya. Pengacara Ahn mengingatkan saat ini bukan waktunya bersantai mengenai masalah Eun Gi. “Dengan mudahnya dia berkata hilang ingatan…Kurasa dia memiliki rencana. Ada yang mencurigakan.”pikir pengacara Ahn.
“Jadi?”tanya Jae Hee cuek.
“Maksudku, jangan pikir bahwa permainan sudah berakhir. Dan berhenti memikirkan hal yang tidak berguna. Jika kau lengah seperti itu, hanya masalah waktu sebelum seseorang menusukmu dari belakang. Dan tidak ada yang tahu siapa yang akan mengkhianatimu.”
Jae Hee nampak terhenyak dengan kata2 pengacara Ahn, ia nampak mencium nada ancaman dalam kata2nya. Pengacara Ahn nampak perhatian, ia mengalungkan syalnya ke leher Jae Hee agar tak kena flu.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Ma Roo ke kamar Eun Gi dan Cho Ko seraya membawa sebuah kotak cincin. Dengan senyum terkembang ia menaruh kotak cincin itu di meja. Saat beranjak pergi ia terhenti melihat gumpalan kertas berserakan. Ia pun menaruhnya ke tempat sampah,  namun perhatiannya terusik saat melihat gumpalan kertas yang  bertuliskan  ‘Kang Ma Roo, pria baik yang tidak ada duanya di dunia.’ Ma Roo menyadari sesuatu, ia pun teringat saat meletakkan berkas kecelakaan yang dialami Eun Gi di meja kerja Eun Gi. “Eun Gi telah kembali”batin Ma Roo.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Pengacara Park menemui Eun Gi yang sedang membereskan barang2nya bersama sekretaris Hyun di ruangannya untuk memberikan  kartu undangan pernikahan Eun Gi dan Ma Roo.
“Rencananya pernikahanmu akan dilaksanakan 3 minggu lagi. Orang-orang yang melawan kita masih belum menyerah. Banyak orang yang berpikir kita berbohong.”ungkap pengacara Park. Oleh sebab itu mereka akan mendongkraknya dengan menyebar undangan pernikahan tersebut. Eun Gi mengangguk mengerti, sebelum pamit pengacara Park berpesan agar Eun Gi memberitahu Ma Roo. Setelah pengacara Park pergi, sekretaris Hyun berpendapat kalau Eun Gi tak perlu melakukan resepsi pernikahannya. Eun Gi mengungkapkan ia memang tak akan melakukannya. Sekretaris Hyun bertanya kenapa? Namun Eun Gi tak menjawabnya, ia malah menelepon Ma Roo menanyakan undangan pernikahannya.
“Kau sudah lihat undangan pernikahannya? Seperti mimpi. Aku tidak sedang bermimpi kan?”
Namun Ma Roo tahu sebenarnya Eun Gi berbohong dan ia tak percaya padanya.  Eun Gi bilang kalau ia akan menemuinya sebentar lagi lalu menutup teleponnya.
Itu berarti dia marah padaku. Itu berarti dia tidak bisa memaafkanku.”

Eun Gi menemui Jae Hee di ruangannya, Jae Hee sedikit terkejut melihat kedatanganya. Eun Gi bermaksud meminta waktu istirahat sebentar karena  harus bersandiwara di depan orang-orang yang tidak ia ingat, sangat melelahkan. Jae Hee bangkit dari kursinya menghampiri Eun Gi dan memegang tangannya, ia pun memberi  ijin karena kesehatan lebih penting dari pekerjaan. Mendengar perhatian yang Jae Hee berikan, Eun Gi meminta Jae Hee bersikap seperti ibunya sendiri. Eun Gi meminta Jae Hee membantu mempersiapkan pernikahannya, Jae Hee yang syok tak sadar melepaskan tangan Eun Gi. “Mempersiapkan pernikahan?”tanya Jae Hee terkejut. Eun Gi mengangguk.
“Ma Roo harus membereskan pekerjaanku, jadi dia sangat sibuk.”jelas Eun Gi.
Jalan yang akan ditempuh Eun Gi, aku tidak tahu.Bagaimana kau akan ke sana. Apa yang akan kau lakukan di jalan itu. Aku tidak tahu.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Jae Hee menemani Eun Gi mencari keperluan  pengantin. Eun Gi bersemangat dan penuh senyuman berbeda dengan Jae Hee yang nampak lesu.
Apa yang dipikirkannya…Dengan pikiran apa dia mengambil jalan itu…Bahkan jika aku bertanya Eun Gi tidak akan menjawab”.
Eun Gi mencoba gaun pengantinnya, ia pun menanyakan penampilannya pada Jae Hee. Jae Hee tak bisa menjawabnya, ia malah makin syok melihat kedatangan Ma Roo. Ma Roo tersenyum melihat penampilan Eun Gi.
Satu-satunya yang kutahu, adalah aku  ada di sisi Eun Gi yang akan menempuh jalan itu. Bisa berarti bahwa aku tidak akan menempuh jalan itu bersamanya.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Eun Gi menatap tajam ke arah cermin saat di wastafel mencuci tangannya, sementara Jae Hee dan Ma Roo duduk di meja makan. Jae Hee mengatakan kalau Ma Roo sangat kejam padanya, menyuruhnya memilihkan barang2, baju tidur, gaun pengantin bersama dirinya.
“Ide siapa itu Bagaimanapun Eun Gi tidak tidak tahu hubunganmu denganku. Apa ini idemu?”tanyanya. Bahkan Jae Hee menahan tangan Ma Roo yang hendak mengambil wine.
“Jika tujuanmu adalah untuk membuatku cemburu, aku bisa salah paham.”ungkap Jae Hee, karena sampai sekarang ia masih yakin kalau Ma Roo masih memiliki perasaan untukknya, dan Ma Roo memberinya harapan palsu. Ma Roo menjawab kalau bukan begitu. Jae Hee bertanya lalu apa tujuan Ma Roo meminta bantuannya, apa karena tak ada orang lain yang bisa membantunya mempersiapkan pernikahan?. Lalu ia memberitahu kalau saat Eun Gi datang ia akan mengatakan segalanya pada Eun Gi. Ma Roo bertanya apa itu?.
“Kau dan aku…”jawab Jae Hee namun terhenti.
“Dulu adalah kekasih?”tebak Ma Roo. “Kau mau mengatakan itu padanya? Eun Gi, aku, dan kau, Presiden Direktur. Di antara kita bertiga. Jika semua terungkap, menurutmu siapa yang akan paling terluka?”tanyanya. Jae Hee terhenyak, ia pun segera melepaskan tangannya dari Ma Roo saat menyadari Eun Gi kembali.

Nampaknya Eun Gi menyadari Jae Hee memegang tangan Ma Roo walau Ma Roo segera mengalihkannya dengan mengambil botol wine. Dengan senyum mengembang, Eun Gi menghampiri keduanya dan bertanya apa Cho Ko dan Jae Gil belum datang?.
“Kau memanggil Cho Ko dan Jae Gil?”tanya Ma Roo, yang diiyakan Eun Gi.
“Aku mengajak mereka makan di luar karena sudah lama kita tidak melakukannya. Tidak apa-apa kan?”tanya Eun Gi pada Jae Hee. Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Dengan ceria Cho Ko menyapa Eun Gi, namun ia tak suka melihat Jae Hee. Jae Gil mencubit Cho Ko, mengisyaratkan agar Cho Ko diam saja. “Kau tidak bilang kalau Jae Hee unni akan datang.”gerutu Cho Ko, Jae Gil langsung membekap mulut Cho Ko.
“Cho Ko, kau kenal Presiden Direktur kami?”tanya Eun Gi. Cho Ko hampir saja mengiyakan namun Jae Gil segera membekapnya lagi. Eun Gi pun balik bertanya pada Jae Hee, apa ia mengenal Cho Ko. Jae Hee menjawab kalau ia pernah melihatnya di suatu tempat.
“Di mana kau melihatku?”tanya Cho Ko. “Ini pertama kalinya aku bertemu dengannya.”elak Cho Ho. Jae Gil berusaha mengklarifikasi kalau pertemuan mereka terjadi karena Jae Hee beberapa kali datang ke rumah untuk menemui Eun Gi.

Cho Ko membenarkan, kini kelimanya duduk bersama. Namun Eun Gi merasa masih ada yang janggal, ia pun teringat sesuatu. “Tapi darimana kau tahu…Bahwa Cho Ko sering menangis dalam tidurnya dan Jae Gil mempunyai tachophobia (takut terhadap kecepatan.)? Bagaimana kau tahu, Presiden Direktur?”tanya Eun Gi.
Jae Hee gelagapan untuk menjawabnya, namun ia berpura-pura apakah ia pernah mengatakan itu karena ia tak mengingatnya. Eun Gi bersikap seperti menerima sanggahan Jae Hee.  Cho Ko dan Jae Gil lega mendengarnya. Semuanya terlihat canggung, namun Eun Gi tetap tersenyum.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Dalam perjalanan  pulang hening, di kursi belakang Jae Gil dan Cho Ko serba salah. Eun Gi memandang ke depan dengan tatapan kosong, pikiran berkecamuk di kepala Ma Roo.
Eun Gi telah kembali. Eun Gi yang aku lihat sekarang bukanlah Eun Gi yang kukenal sebelumnya.” Masing2 berkelut dengan pikirannya sendiri, Eun Gi yang ragu dengan perasaan Ma Roo dan Jae Hee yang merasa hampa.
Apa yang dia ingat? Dan apa yang dia tidak ingat? Apa yang dia lepaskan? Dan apa yang dia inginkan? Meski Eun Gi telah kembali, aku masih menunggunya. Aku tidak akan lelah, tidak akan gelisah, dan tidak akan menjadi tidak sabar.

Jae Gil bersimpuh di hadapan makam ayahnya, ia memohon agar ayahnya menyelamatkan Ma Roo. Ia akan selalu datang setiap hari dan memberi salam pada ayahnya. Bahkan membawakan bunga  dan mencabuti rumputnya dan hal2 lainnya.

Ma Roo melamun memandangi kontak cincin yang akan diberikannya pada Eun Gi, ia teringat catatan kertas yang diremas-remas Eun Gi. Ternyata saat itu Ma Roo kembali mengambil kotak cincinya begitu membaca kertas tersebut.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Cho Ko berlatih menyanyi, sementara di sampingnya Eun Gi duduk dengan tatapan kosong. Cho Ko menanyakan pendapat Eun Gi mengenai lagu itu, Eun Gi tak merespon.
“Unni!”seru Cho Ko lagi, Eun Gi pun tersadar dari lamunannya.
“Di antara semua lagu yang pernah kunyanyikan, lagu apa yang kau sukai untuk pernikahanmu?”tanya Cho Ko, Eun Gi menjawab kalau ia menyukai semuanya.
“Karena aku tidak memiliki uang, aku tidak bisa membelikanmu hadiah yang mahal. Aku akan menyanyikan lagu yang paling indah untukmu.” Eun Gi mengerti, ia pun mengucapkan terima kasih dengan senyuman. “Kau harus mencintai kakakku selamanya dan bahagia bersamanya selamanya.” Eun Gi mengangguk membenarkan.

Di bawah Eun Gi bertemu Ma Roo yang sudah bersiap ke kantor.
“Cho Ko sedang menyiapkan lagu pernikahan kita. Dia sangat pintar menyanyi.”ujar Eun Gi.
“Benarkah? Suara Cho Ko memang sangat bagus.”ucap Ma Roo menimpali, melihat Ma Roo tersenyum Eun Gi bertanya apa Ma Roo bahagia? Ma Roo mengiyakan kalau ia bahagia.
Begitu pula Eun Gi seraya memeluk Ma Roo, ia mengatakan ia juga bahagia.
“Seperti yang Cho Ko bilang, setelah menikah kita akan saling mencintai dan bahagia selamanya.”ujar Eun Gi.
Bohong!”batin Ma Roo. Ma Roo menahan Eun Gi yang hendak melepaskan pelukannya.
“Baiklah. Setelah menikah, saling mencintai selamanya dan saling membahagiaka selamanya…Selamanya, kita akan bahagia.”ucap Ma Roo.
Bohong!”batin Eun Gi.
Eun Gi telah kembali. Namun, aku tetap menunggunya kembali. Aku tidak akan lelah, tidak akan gelisah, tidak akan menjadi tidak sabar.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Di kantor Taesan, Ma Roo menemui Jae Hee yang telah menunggunya. Ma Roo menanyakan apa maksud Jae Hee memanggilnya. Ternyata Jae Hee menyuruh Ma Roo menghadiri rapat untuk peluncuran merek terbaru perlengkapan olahraga luar karena ia tahu menjadi wakil Eun Gi pasti repot, jadi kini saatnya Ma Roo beristirahat dari peran itu dan mencoba sesuatu yang baru untuk pengalamannya. Ma Roo menerima dokumen yang harus ia pelajari dan pamit pergi, namun Jae Hee menahannya. “Maafkan aku, Ma Roo. Jika bukan karena aku, saat ini mungkin kau sudah menjadi dokter yang hebat, dan memiliki masa depan yang cerah.”ucap Jae Hee, tak ingin membahas masa lalu itu Ma Roo menyela Jae Hee dengan beralasan kalau ia tak banyak waktu untuk membaca dokumen tadi. Ia pun pamit, namun lagi2 Jae Hee menahannya.
“Aku akan membayarnya. Masa depan yang aku renggut darimu…Dengan cara apapun, aku akan membayarnya padamu. Aku bisa melakukannya.”ujar Jae Hee penuh tekad.
“Apa yang harus kulakukan?”tanya Ma Roo santai.  “Aku berpikir untuk menyingkirkanmu sebelum itu. Apapun dapat menimbulkan gangguan pada Seo Eun Gi saat ingatannya kembali…Aku berpikir untuk melenyapkan semuanya untuk terakhir kalinya.”lanjutnya. Jae Hee syok mendengarnya, Ma Roo berlalu tanpa mengindahkan panggilan Jae Hee.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Di ruangan rapat, Ma Roo mengungkapkan ide2 berliannya, Jae Hee nampak bersemangat mendengar Ma Roo mempresentasikan pendapatnya. “Sangat bagus.”puji Jae Hee begitu Ma Roo selesai mempresentasikannya. “Mari kita coba konsep ide Ketua Tim Kang. Kurasa tepat jika kita menyerahkan proyek ini ke tangan Ketua Tim Kang sampai merk ini diluncurkan.”lanjutnya.
“Sebenarnya, bukan aku yang mempersiapkan presentasi ini. Aku mencurinya, dari orang lain.”ucap Ma Roo santai.
“Mencurinya? Ide siapa yang kau curi?”tanya Jae Hee tajam
“Ide Direktur Seo Eun Gi.”jawab Ma Roo. “Ini adalah proyek yang telah lama dikerjakan oleh Direktur Seo Eun Gi sebelum dia mengalami kecelakaan.” Belakangan Ma Roo mendengar kalau Presdir Jae Hee menolak  proposalnya dan menggantinya dengan proyek lain, ia pun menebak mungkin Jae Hee  langsung menolak proposal itu tanpa mengkajinya lebih dulu hanya karena itu diajukan oleh Direktur Seo?. Jae Hee merasa tersudut dengan kata2 Ma Roo.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Eun Gi tiba di kantor Taesan, ia menuju ruangan Ma Roo membawakan bekalnya. Jae Hee menemui Ma Roo di ruangannya. “Ketua Tim Kang, apa dalam otakmu tidak ada orang lain selain Seo Eun Gi?”seru Jae Hee to the point. Eun Gi hendak mengetuk pintu ruangan Ma Roo, namun terhenti saat mendengar suara Jae Hee.  “Aku tidak meninggalkanmu karena membencimu. Kubilang aku tidak meninggalkanmu karena tidak mencintaimu lagi Yang ingin kutinggalkan adalah hidupku yang menjijikkan, bukan kau. Pernikahan dengan Eun Gi…”papar Jae Hee namun disela Ma Roo, ia menyuruh Jae Hee agar tak membahas hal tersebut.
“Bahkan jika kau memintaku tidak melakukannya, aku tidak akan mendengarkanmu.”tegas Ma Roo. Jae Hee mengerti, ia pun menyuruh Ma Roo melakukan apa yang diinginkannya.
“Menikahlah dengan Eun Gi. Jika kau sangat ingin melindungi Eun Gi…Itulah yang harus kau lakukan. Jika kau merasa rasa bersalahmu akan sedikit berkurang dengan melakukannya, maka kau harus melakukannya. Apalagi yang bisa kau lakukan?”
Eun Gi terus menguping pembicaraan keduanya hingga datang pengacara Park menginterupsi.  Di luar,  pengacara Park menghampiri Eun Gi yang masih berdiri di depan pintu menanyakan apa yang dilakukan Eun Gi di luar.  Ia pun mendengar samar2 suara Jae Hee di dalam. Eun Gi pun beranjak pergi, menyadarai sesuatu pengcara Park segera menyusulnya.
“Apapun yang kulakukan, aku tidak bisa membuatmu kembali ke sisiku. Maka tinggallah di mana aku bisa melihatmu. Dan jangan pergi jauh.”pinta Jae Hee, Ma Roo terdiam.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Lamunan Eun Gi buyar manakala pengacara Park memanggilnya. Eun Gi beranjak bangkit dan berbasa-basi pada pengacara Park seolah-olah tak terjadi apa2. Pengacara Park berpikir kalau Eun Gi salah paham, namun Eun Gi seolah-olah tak peduli. Ia malah mengajak pengacara Park makan bekal yang dibawanya. Pengacara Park menyuruh Eun Gi makan dengan Ma Roo namun Eun Gi menolak, ia merasa Ma Roo sedang mengadakan rapat penting dengan Jae Hee jadi ia mengajak  pengacara Park makan berdua. Melihat pengacara Park diam saja Eun Gi bertanya apa ia tak ingin makan berdua dengan dirinya?. Pengacara Park menjawab kalau bukan itu masalahnya.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Sementara itu di ruangannya, Ma Roo nampak terpengaruh dengan kata2 Jae Hee tadi. Ia hanya bisa menghela nafas dengan apa yang dihadapinya kini. Sekeluarnya dari ruangannya, ia melihat keakraban Eun Gi yang menyiapkan makanan dari bekal yang dibawanya Eun Gi tadi. Pengacara Park merasa tak enak, ia pun memutuskan akan memanggil Ma Roo namun Eun Gi menghentikannya dengan bertanya apa yang pengacara Park rencanakan untuk menyiapkan pernikahannya dengan Ma Roo. Pengacara Park mengungkapkan pendapatnya, ia berpikir kalau Ma Roo pasti bisa menjaga Eun Gi. Eun Gi pun bertanya seberapa banyak pengacara Park tahu tentang Ma Roo.
“Dia satu-satunya yang kau pilih sebelum kau amnesia. Aku percaya pada pilihanmu.”
“Bagaimana jika bukan itu masalahnya? Bagaimana jika aku salah?”tanya Eun Gi.
Pengacara Park menjawab itu tak akan terjadi, Eun Gi kembali bertanya bagaimana jika ia salah?.
“Kurasa dia adalah satu-satunya.”jawab pengacara Park.
“Apa mungkin, ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku?”selidik Eun Gi, melihat pengacara Park hanya diam Eun Gi kembali bertanya dengan penuh selidik.

Dengan mantap pengacara Park menjawab tak ada, Eun Gi bersikap seolah-olah mempercayai jawaban pengacara Park. Ma Roo pun beranjak kembali ke ruangannya tanpa menemui Eun Gi.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Pengacara Park mengantar Eun Gi menuju lift, sembari menunggu lift terbuka Eun Gi menyinggung kalau dulu pengacara Park bilang banyak hal  yang ingin ia katakan padanya saat ingatannya sudah kembali. Eun Gi pun ingin tahu apa itu. “Tanpa menyisakan satu pun, tanpa menyembunyikan apapun, kau bilang akan mengatakan segalanya, kan?” Pengacara park membenarkan, Eun Gi pun mendesak ingin tahu hal itu. “Bukankah kubilang aku akan memberitahumu saat ingatanmu kembali?”elak pengacara Park, ia pun meminta Eun Gi agar memberitahunya kapanpun ingatan Eun Gi kembali. “Bagaimana kau akan menyiapkan pernikahanku dengan Kang Ma Roo?”tanya Eun Gi, saat pengacara Park tergagap saat menjawabnya Eun Gi memotongnya. Secara gamblang ia menebak kalau pengacara Park menyukainya.
“Kau menyukai Seo Eun Gi kan, Pengacara Park?” Seraya berusaha menahan perasaannya, pengacara Park berusaha berkelit.
“Kau menyukai pria?”potong Eun Gi yang dibenarkan pengacara Park, tiba2 pengacara Park menyadari sesuatu, ingatan Eun Gi telah pulih.
“Kau pikir aku akan percaya itu?” tebak Eun Gi, pengacara Park pun bertanya apa ingatan Eun Gi sudah pulih?. Bukannya menjawab Eun Gi malah balik bertanya apa sekarang pengacara Park bisa mengatakan apa yang dulu ingin ia katakan?. Pengacara Park terharu mendengarnya sampai meneteskan air mata, namun ia segera mengalihkan pandangannya saat pengacara Ahn tiba di hadapan mereka.

Eun Gi menyapa pengacara Ahn, untuk mengalihkan perhatiannya saat pengacara Ahn menyadari ada gelagat aneh pada diri pengacara Park. Pengacara Ahn pun berbasa-basi kalau ia ingin mengajak Eun Gi minum teh jika ada waktu.

Di ruangannya , pengacara Ahn teringat saat pengacara Park berusaha menghapus airmatanya. Ia  pun menanyakan kesehatan Eun Gi. Eun Gi menjawab kesehatannya sudah membaik. Pengacara Ahn mulai mengungkit masalah pernikahan Eun Gi dan Ma Roo. “Kenapa Anda memilih untuk menikahi Kang Ma Roo… Saya masih bingung dan tidak bisa memahaminya.” Dengan santai Eun Gi menjawab kalau itu urusannya. Pengacara Ahn membeberkan kalau penyebab terbesar kematian ayahnya adalah Kang Ma Roo dan juga karena Ma Roo juga Eun Gi menyakiti hati ayahnya, tapi kenapa Eun Gi masih memilihnya. Eun Gi menegaskan kalau itu adalah urusannya. Lagi2 pengacara Ahn berusaha mengoyahkan pendirian Eun Gi dengan mengatakan kalau pernikahan Eun Gi bukanlah masalah Eun Gi sendiri, hal itu menyangkut permasalahan Taesan. Pengacara Ahn pun mempertanyakan sejauh mana Eun Gi mengenal Ma Roo?.
“Jika kau terus membicarakan hal ini, lebih baik aku pergi.”tegas Eun Gi lalu beranjak pergi. Namun pertanyaan pengacara Ahn menghentikan langkahnya. Pengacara Ahn bertanya apa Eun Gi tahu kalau Ma Roo adalah pembunuh?. Eun Gi menjawab ia tahu.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

“Lalu apa Anda tahu siapa yang dibunuh oleh Kang Ma Roo?”tanya pengacara Ahn.
“Apa aku harus mengetahuinya?”ucap Eun Gi menyerang balik. “Aku mengakui menderita amnesia dan turun dari jabatanku. Apa yang terjadi di masa lalu…Aku tidak ingin mengingatnya dan tidak tertarik.”lanjutnya saat pengacara Ahn ingin kembali mempengaruhinya.  Eun Gi juga kembali menegaskan kalau ia hanya ingin hidup tenang sebagai istri seseorang. Pengacara Ahn ingin mengingatkan Eun Gi namun lagi2 dipotong Eun Gi yang sudah tahu apa yang pengacara Ahn pikirkan. “Jangan sampai…Perusahaan mengalami kerugian karena masalah ini. Aku percaya kau tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” Eun Gi hendak beranjak pergi namun ia teringat sesuatu.
“Saat ayahku meninggal, kudengar Pengacara Ahn dan Han Jae Hee adalah yang pertama mengetahuinya?”tanya Eun Gi, pengacara Ahn dengan tenang menjawab kalau saat mereka menemukannya ayahnya sudah meninggal. Dengan penuh penekanan Eun Gi bertanya apakah pengacara Ahn tak pernah mendengar gosip kalau ayahnya meninggal dengan cepat bukan karena penyakitnya tapi karena dibunuh?. Walau sempat gemetar dengan tenang pengacara Ahn menjawab kalau itu tak masuk akal dan baru kali ini ia mendengarnya. Eun Gi sangsi, karena ia sudah beberapa kali mendengarnya namun ia juga menganggap itu tak masuk akal. Setelah mengucapkan terimakasih atas saran pengacara Ahn, Eun Gi melangkah pergi.

Hari pernikahan Eun Gi dan Ma Roo tiba, Cho Ko nampak bahagia melihat Eun Gi dirias. Seraya merapikan penampilan sebagai pengiring pengantin pria, Jae Gil memantapkan diri akan memaksa Ma Roo melakukan operasi setelah menikah dengan Eun Gi. Ia tak akan membiarkan Ma Roo menundanya lagi. Ia pun pergi keluar mencari Ma Roo, namun ia hanya melihat jas yang akan dikenakan Ma Roo masih tergantung rapi, ia pun bertanya-tanya kemana perginya Ma Roo.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Di lain tempat Jae Hee nampak tak semangat, Eun Suk yang telah selesai berpakaian datang menghampirinya.

Pengacara Park yang juga sedang bersiap-siap nampak berpikir, ia teringat pertanyaan Eun Gi di depan lift yang menanyakan apa yang ingin pengacara Park katakan jika ingatannya sudah pulih. Hal berbeda tak jauh dengan pengacara Ahn ia teringat saat Eun  Gi menyangsikan kematian ayahnya.

Di sebuah percetakan surat kabar, menerima berkas bukti skandal Jae Hee dan Ma Roo. Siapakah pengirim berkas2 tersebut?. Eun Suk diantar Jae Hee menemui Eun Gi yang sibuk dipotret Cho Ko.

Sementara itu Jae Gil nampak frustasi menghubungi ponsel Ma Roo yang tak diangkat-angkat padahal sebentar lagi pernikahannya berlangsung. Ia pun menebak kalau Ma Roo juga belum menghubungi adiknya, saat Cho Ko meneleponnya.  Jae Gil pun memberitahu kalau ia juga belum dihubungi. Jae Gil makin frustasi dengan menghilangnya Ma Roo tanpa jejak.

Orang yang dicari-cari sedang berpikir di dalam mobilnya dan menghiraukan Eun Gi yang meneleponnya. Mengetahui kakaknya juga tak mengangkat telepon Eun Gi, Cho Ko nampak khawatir mengingat resepsi pernikahan kakaknya tinggal 30 menit lagi. Pengacara Park berinisiatif menghubungi Ma Roo, tiba2 sebuah pesan masuk ke ponsel Cho Ko. Cho Ko terperangah membuat Eun Gi dan pengacara Park menoleh ke arahnya. Pengacara Park mengambil ponsel Cho Ko untuk mengetahui penyebabnya, pengacara Park pun terbelalak melihat ponsel Cho Ko yang berisi skandal Jae Hee dan Ma Roo dengan bukti Ma Roo berfoto dengan Jae Hee saat wisuda kelulusan Jae Hee. Eun Gi segera bertanya ada masalah apa?. Melihat pengacara Park diam saja, Eun Gi kembali bertanya. Pengacara Park nampak bingung menjawabnya.

Para kuli tinta yang datang segera menanyakan kebenaran  apakah Jae Hee pernah berhubungan dengan tunangan anak tirinya pada Jae Hee yang sedang menerima tamu. Jae Hee tak mengerti, ia kehabisan kata2 melihat semakin banyaknya wartawan pengacara Ahn dan para penjaga segera mengamankan Jae Hee. Berita dengan cepat menghiasi media internet.  Jae Hee berusaha menghubungi Ma Roo, namun tak diindahkannya.

Pengacara Ahn yang mengantar pulang Jae Hee pulang memberitahu kalau akan ada banyak wartawan di kantor dan rumahnya jadi ia akan membawa Jae Hee ke kediamannya, baru kembali setelah hari sudah malam.

Eun Gi masih setia menunggu walau semua perlengkapan dan peralatan sudah dibereskan. Sekretaris Hyun mengajak Eun Gi pulang. Eun Gi tak peduli, ia malah bertanya apa masih belum ada kabar dari Ma Roo?. Sekretaris Hyun menjawab belum ada, pengacara Park tak menyangka ada orang yang tega melakukan hal itu. Cho Ko pulang dengan raut wajah sedih.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Sekretaris Hyun memberitahu pengacara Park, kalau Eun Gi tak akan pulang sebelum Ma Roo datang. Tiba2 Ma Roo tiba, ia memberi hormat pada keduanya dan segera masuk ke dalam ruangan menemui Eun Gi tanpa mempedulikan pertanyaan pengacara Park.
“Ke mana saja kau dan kenapa baru muncul sekarang?”tanya Eun Gi, bukannya menjawab Ma Roo malah memakaikan jaketnya pada Eun Gi dan mengajak Eun Gi bicara. Ma Roo membawa Eun Gi keluar.

Ma Roo menghentikan mobilnya, “kau meninggalkanku di sana dan ke mana tadi kau pergi?”tanya Eun Gi lagi. Ma Roo tak menjawab, ia malah balik bertanya apa itu keputusan Eun Gi. Eun Gi kembali bertanya, kemana Ma Roo tadi.

Kembali ke tempat pesta tadi, sekretaris Hyun memberitahu kalau penyebar informasi skandal hubungan Ma Roo dan Jae Hee adalah Eun Gi sendiri.  Sekretaris Hyun juga ingin menghentikannya namun tak bisa, pengacara Park tak percaya dengan semua itu.

Sinopsis Nice Guy Episode 17

Kembali ke kedua tokoh utama kita. Ma Roo mengaku, ia sudah tahu kalau ingatan Eun Gi telah pulih. Eun Gi terhenyak, tak menyangka Ma Roo menyadarinya.
“Bajingan seperti apa aku ini…Pada akhirnya, kau mengingat semua tentangku.”tegas Ma Roo.

+++bersambung+++

Bwahahaha akhirnya bisa lanjut lagi setelah berbulan-bulan mendekam di draft T_T, ternyata setelah dipikir-pikir drama ini mirip2 sinetron ya, karena harta seseorang jadi buta dan akhirnya  orang itu menyadari banyak harta tak juga menjamin kebahagian seseorang. Baru ngeh makin ke sini akting Park Shi Yeon sebagai tokoh antagonis patut diacungi jempol hahaha. Yosh 3 episode lagi


thanks to IDWS and idfl.us
head image : kbs.co.kr
Written and Capture image by +ari airi [Twitter]
Only Posted On pelangidrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE/FANPAGE
Don’t ask next episode ok!

[Sinopsis K-Drama] The Innocent Man (Nice Guy) Episode 16

 

Eun Gi menjemput Ma Roo yang telah keluar dari penjara, setelah itu ia mengajak Ma Roo berjalan menuju rumah lama. Eun Gi berusaha mengingat kenangannya bersama Ma Roo di sana. Eun Gi mengaku kalau ia mengingat orang seperti apa Ma Roo, yang diingatnya terhenyak. “Seo Eun Gi…Memilihmu atas dasar cinta dan dia rela mempertaruhkan segalanya. Kau orang yang sangat kusukai sampai rasanya jantungku mau meledak. Sebelum aku hilang ingatan, kau adalah orang seperti itu bagiku.”ungkap Eun Gi seraya tersenyum sumringah. Ma Roo berkaca-kaca mendengarnya.

~Sinopsis Nice Guy (The Innocent Man) Episode 16~

Di lain tempat Jae Hee yang dalam perjalanan galau setelah melihat Ma Roo mencium Eun Gi. Eun Gi dan Ma Roo sampai depan rumah lama, Eun Gi bertanya apa Ma Roo ingat di sanalah ia mengatakan hal tadi padanya. Ma Roo nampak berpikir, mungkin ia bertanya-tanya kenapa Eun Gi ingat sesuatu namun tak membencinya?.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

“Kau tidak ingat?”tanya Eun Gi sebanyak 2 kali, Ma Roo pun teringat saat Eun Gi yang dalam keadaan basah kuyup dan tanpa sepatu menemuinya dan membuat pengakuan kalau ia menyukai dirinya. Setelah mengingat itu Ma Roo mengatakan kalau ia ingat, hal itu membuat Eun Gi tersenyum. “Apakah itu mungkin?”tanya Eun Gi dan meminta Ma Roo menjawabnya sekarang. Ma Roo pun mencium Eun Gi, mungkin maksud pertanyaan Eun Gi apakah dulu keduanya berciuman setelah ia mengatakan hal itu.  Setelah itu Eun Gi mengajak Ma Roo menikah. “Aku…ingin menikah denganmu, Ma Roo. Bukan sebagai tunangan palsu. Aku ingin kita benar-benar menikah.”ungkap Eun Gi. Ia ingin mereka menikah dan juga ia ingin menjadi keluarga Ma Roo yang sebenarnya. Keluarga yang terasa aman dan hangat.
Seraya menggenggam erat tangan Ma Roo, Eun Gi kembali mengajak Ma Roo menikah. Ma Roo tak kuasa menolak permintaan Eun Gi, ia pun menyetujuinya. Eun Gi sumringah mendengarnya dan mengatakan kalau ada tempat yang harus mereka kunjungi.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Yup, Eun Gi mengajak Ma Roo melihat gaun pengantin. Walau tokonya sudah tutup keduanya masih dapat melihatnya dengan jelas dari luar. Eun Gi menunjuk gaun yang ingin dipakainya saat pernikahan mereka.  “Ma Roo, kau juga menyukainya kan?”tanya Eun Gi, Ma Roo mengangguk mengiyakan.
“Pada upacara pernikahan kita, aku akan memakai itu.”ungkap Eun Gi sumringah, di wajah Ma Roo nampak tersirat rasa bersalah dan kesedihan.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Dalam perjalanan pulang Eun Gi mengungkapkan kalau mulai besok ia akan melakukan persiapan pernikahan mereka. Karena ia sudah memilih gaun pengantinnya, ia tinggal mencari aula pernikahan. Ma Roo mengiyakan. “Apa lagi yang harus kulakukan?”tanya Eun Gi tersenyum bahagia.
“Kita harus pergi berbulan madu.”jawab Ma Roo, Eun Gi membenarkan dan bertanya kemana sebaiknya mereka pergi?. “Apa ada tempat yang ingin kau kunjungi?”lanjut Eun Gi.
“Oh… ke mana saja boleh.”jawab Ma Roo. Eun Gi kembali bertanya berapa anak yang akan mereka miiliki?. Ma Roo menjawab 2 anak cukup, satu anak laki2 dan satu perempuan.
“Itu terlalu sedikit. Bagaimana kalau 9? Dengan begitu kita bisa membentuk tim bisbol kita sendiri.” Ma Roo hanya tersenyum mendengarnya. Eun Gi meralatnya, sebaiknya mereka membiarkan anak2nya untuk melakukan apa yang mereka ingin lakukan ketika tumbuh dewasa dan tak memaksa mereka untuk melakukan sesuatu. Ma Roo mengangguk mengiyakan.
“Kita bisa meminta Jae Gil menjadi pembawa acara saat pesta pernikahan dan Cho Ko dapat menyanyikan lagu ucapan selamat.”ujar Eun Gi. Lalu keduanya pun bertanya-tanya siapa yang akan memimpin upacara pernikahan  dan harus bertanya ke siapa untuk mencarinya.

Jae Hee tak langsung pulang ke rumah, ia mampir ke sebuah kedai dan minum banyak soju.
Melihat Jae Hee minum sendirian, seorang pelanggan yang mabuk mengajaknya minum. Jae Hee menolak dan menyuruhnya pergi. Karena orang itu tak segera pergi, Jae Hee berseru,”apa kalian pikir aku ke sini hanya untuk berbagi minuman dengan pria seperti kalian?”. Orang itu pun mengatai Jae Hee gila, para pengunjung yang mendengar teriakan Jae Hee menoleh ke arahnya. Jae Hee tak suka mereka memperhatikan dirinya, ia pun mengatakan kalau meliriknya pun mereka tak pantas. Pengacara Ahn datang, ia pun minta maaf pada para pengunjung yang di sana. Lalu menghampiri Jae Hee dan menyuruhnya bangkit. Jae Hee miris mendengarnya, ia pun bertanya bagaimana pengacara Ahn tahu tempat itu?. “Berapa banyak mata-mata yang kau suruh mengikutiku?”lanjutnya.  Mendengar hal itu, orang yang mengganggu Jae Hee tadi mengatakan kalau Jae Hee benar2 gila,  ia juga hendak merayu Jae Hee. Pengacara Ahn yang terbakar api cemburu segera melayangkan bogem mentah ke wajahnya hingga tersungkur.

Pengacara Ahn mengajak Jae Hee pergi. Jae Hee tak kunjung bangkit, ia malah mengaku kalau itu adalah tempat yang sering ia datangi bersama Ma Roo sebelum ia mengenal Taesan.
Jae Hee bertanya-tanya apa Ma Roo masih sering datang ke sana membuat pengacara Ahn hanya terdiam.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Eun Gi yang masih berjalan kaki menuju rumah bersama Ma Roo bertanya di mana sebaiknya mereka tinggal setelah menikah. Eun Gi terus nyerocos apa saja yang akan mereka lakukan setelah menikah, entah mengganti perabotan ataupun membeli tempat tidur baru. Ma Roo angkat bicara, ia memberitahu Eun Gi kalau mereka bisa menikah setelah ingatan Eun Gi pulih. Eun Gi tak mengerti ia pun bertanya alasannya.
“Bagaimana jika kau berubah pikiran saat ingatanmu kembali?” Eun Gi tak mengerti kenapa ia harus berubah pikiran, Eun Gi pun menegaskan kalau itu tak mungkin terjadi.
“Kau takkan pernah tahu. Pada saat ingatanmu kembali…mungkin ada pria lain yang lebih menarik yang sudah menunggumu.”jelas Ma Roo. Eun Gi menegaskan kalau ia tetap tak akan mau dengan orang itu.
“Kau bilang sulit untuk menerka hati orang.”ujar Ma Roo. Eun Gi kembali menyatakan kalau ia tak akan begitu, sama seperti Ma Roo. Ma Roo mengingatkan kalau sekarang bukan waktu yang tepat, tapi setelah ingatan Eun Gi pulih dan ia masih ingin menikah dengannya  maka mereka akan menikah saat itu.  “Jika kau masih merasakan hal yang sama pada saat itu, maka…aku juga tidak akan melepaskanmu.”ungkap Ma Roo lalu memeluk Eun Gi. “Aku tidak akan pernah melepaskanmu. Tidak peduli apapun yang terjadi, tidak peduli apapun yang dikatakan orang.”

Pengacara Ahn mengatar Jae Hee ke rumahnya, ia juga memapahnya menuju kamar.
Sebelum beranjak pergi, pengacara Ahn hendak mencium Jae Hee namun Jae Hee memalingkan wajahnya. Jae berkeluh kesah, ia mengatakan kalau Eun Gi sudah gila  setelah kecelakaan karena membuang Taesan demi Ma Roo. Padahal dirinya membuang Ma Roo untuk mendapatkan Taesan, ia merasa dirinyalah yang benar.  Jae Hee juga minta ditanyakan pada setiap orang di jalan siapa yang benar dan normal di antara dirinya dan Eun Gi. “Apa yang akan mereka lakukan jika mereka menjadi Han Jae Hee…Apa yang akan mereka lakukan jika mereka menjadi Seo Eun Gi.” Jae Hee masih merasa dirinyalah yang benar.
“Kitalah yang benar. Benar, kan?”tanya Jae Hee, pengacara Ahn balik bertanya apa Jae Hee ingin kembali?.
“Seperti Seo Eun Gi, kau ingin melepaskan Taesan dan kembali pada Kang Ma Roo? Kau tidak akan melakukan itu. Kau bukan tipe orang yang bisa melakukan itu, Han Jae Hee.”
Pengacara Ahn mengingatkan, karena permintaan Jae Hee dirinya mengkhianati Presdir Seo, orang yang paling mempercayainya bahkan terlibat dalam kematiannya.

 Sinopsis Nice Guy Episode 16

“Inilah jalan yang kita pilih. Jika kau melupakan tujuan akhir dan goyah secara menyedihkan…Aku hanya akan membiarkannya sampai di sini.” Dengan sedikit peringatan pengacara Ahn berharap korban dari perjalanan mereka hanya Presdir Seo dan tak perlu menambahkan Ma Ro.
Jae Hee tak mengerti apa maksud ucapan pengacara Ahn.  “Aku bertanya apa maksudmu?”seru Jae Hee yang menghentikan langkah pengacara Ahn. Pengacara Ahn berbalik mengingatkan kalau korban perbuatan Jae Hee bukan hanya satu tapi dua. Kang Ma Roo akan menjadi korbannya karena mengakui kesalahan yang Jae Hee lakukan. Pengacara Ahn mempersilahkan Jae Hee istirahat lalu pamit pergi, Jae Hee terbelalak syok.

Di dalam kamarnya, Jae Hee masih merenung mengingat ancaman pengacara Ahn yang akan menjadikan Ma Roo korban selanjutnya.

Ma Roo dan Eun Gi sampai di rumah, di kamar mandi Ma Roo nampak berpikir.

Sementara Eun Gi teringat saat dirinya melanjukan mobilnya dengan kencang hingga terjadi kecelakaan. Eun Gi hampir mengingat wajah orang yang ditabraknya. 
“Apa kau baik-baik saja, Unni?”tanya Cho Ko yang melihat Eun Gi gelisah. Eun Gi mengatakan kalau ia baik2 saja.  Cho Ko menawarkan mengambilkan air namun Eun Gi mengatakan tak perlu. “Hidup ini berat, kan? Kau dan kakakku…kenapa jalan hidup kalian sangat melelahkan dan rumit pada usia muda begini? Tapi jika kau sabar dan berjuang, hari cerah akan datang.”ujar Cho Ko memberi semangat. Ia juga meminta Eun Gi percaya, karena itu berdasarkan pengalaman hidupnya. Eun Gi mengiyakan dan mengucapkan terimakasih.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Cho Ko kembali asyik dengan laptopnya, sementara Eun Gi mengingat saran dokternya agar dirinya mengingat kenangan yang sangat menyakitkannya  agar ingatannya kembali. Eun Gi pun meminjam  laptop Cho Ko untuk mengecek kecelakaan yang dialaminya dulu. Cho Ko terhenyak mengetahui Eun Gi mencari informasi mengenai kecelakaan yang menimpanya. Dalam informasi di internet hanya disebutkan kalau Eun Gi berpindah jalur dan melaju ke arah yang berlawanan pengemudi lainnya, seseorang bernisial “K” juga di rawat di rumah sakit. “Seseorang berinisial “K” ?”pikir Eun Gi. Cho Ko mengalihkannya dengan bertanya kenapa Eun Gi ingin mencari tahu tentang kecelakaan itu, bukannya hal itu hanya akan membuatnya sedih?. Eun Gi menjawab kalau dokternya bilang agar dirinya mencoba mengingat kenangan yang paling menyakitkan, dengan begitu ingatannya akan mulai pulih.
Lalu Eun Gi bertanya-tanya siapa orang yang berinisial “K” itu, apakah ia terluka parah?.
“Menurutmu dia tidak mati, kan?”lanjut Eun Gi, membuat Cho Ko yang gelisah menggeleng tak tahu harus jawab apa.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Jae Gil nampak tergesa-gesa menemui Ma Roo di ruang kerjanya begitu sampai di rumah. Ia segera bertanya pada Ma Roo apa ia ingin mati. Ma Roo tak mengerti apa yang dibicarakan Jae Gil. Jae Gil memberitahu kalau ia baru saja bertemu Tae Wooo hyung, mantan senior Ma Roo di rumah sakit universitas Ma Roo dulu belajar. Ma Roo terhenyak mendengar pemaparan Jae Gil. Jae Gil terduduk lemas menangis mengetahui nasib sahabatnya itu. “Aku tidak tahu seberapa parah penyakitmu.”rengek Jae Gil yang menangis keras.  Ma Roo segera menghampirinya dan menyuruhnya diam.
“Biarkan mereka mendengar semuanya!”seru Jae Gil, Ma Roo segera membungkam mulut Jae Gil. Ma Roo memohon agar Jae Gil tak memberitahu mereka namun Jae Gil menghempaskan tangan Ma Roo dan mengatakan kalau ia akan memberitahu Eun Gi dan Cho Ko. Ma Roo menahan Jae Gil yang hendak bangkit, ia memohon agar Jae Gil merahasiakan hal itu.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Kini keduanya minum soju bersama di sebuah kedai. “Memangnya aku sudah akan mati? Aku tidak akan mati. Penyakitnya tidak seburuk itu.”kata Ma Roo menenangkan, Jae Gil tak peduli ia malah mengajak Ma Roo pergi ke rumah sakit. Ma Roo bertanya apa yang seniornya katakan? Ma Roo menebak kalau seniornya bilang jika dirinya tak dioperasi, ia akan mati. Jae Gil menimpali besok pagi-pagi buta ia akan membawa Ma Roo ke rumah sakit walaupun ia  harus menyeretnya. Ma Roo berusaha menenangkan Jae Gil dengan mengatakan kalau itulah tugas mereka. Jae Gil keukeuh berteriak kalau Ma Roo harus dioperasi. Ma Roo tetap mengelak kalau apa yang dikatakan seniornya hanya omong kosong. Tak ingin terus berdebat Jae Gil memutuskan ia akan memberitahu Cho Ko dan Eun Gi. “Demi mereka, temanku Kang Ma Roo berpura-pura melakukan hal-hal gila. Aku akan mengatakan kepada mereka agar mereka tahu.”
“Apa kau pikir ini karena Eun Gi dan Cho Ko?”tanya Ma Roo yang menghentikan langkah Jae Gil yang beranjak pergi. Jae Gil balik bertanya untuk siapa Ma Roo menolak menjalani operasi dan mengulur waktu jika bukan karena mereka?.
“Memangnya siapa mereka? Apa kau pikir mereka lebih penting daripada…hidupku sendiri?”
Jae Gil meminta Ma Roo tak mengatakan hal2 yang bukan dari hatinya. Ma Roo mengungkapkan keluh kesahnya, kalau ia sudah melakukan apa yang ia bisa untuk mereka. Membuat Cho Ko sesehat sekarang walau ia harus menahan muntah setiap kali menjual tubuhnya,  untuk Eun Gi…ia sudah melakukan hal sejauh ini, ia berpikir setidaknya ia sudah membayar setidaknya setengah dari hutangnya pada Eun Gi. Jae Gil berusaha memotong ucapan Ma Roo.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Namun Ma Roo kembali mengungkapkan kalau setengah hutangnya pada Eun Gi tergantung pada diri Eun Gi sendiri. Eun Gi harus bertanggung jawab sendiri karena telah mempercayai orang sepertinya tanpa curiga. Jae Gil yang tak tahan menggebrak meja dan menyuruh Ma Roo berhenti mengatakan omong kosong.
“Jika terjadi sesuatu saat operasi…atau jika aku mati di tengah operasi…atau jika aku hilang ingatan, atau lumpuh setelah operasi…apa lagi yang bisa dilakukan Kang Ma Roo? Dia pasti terlihat sangat menyedihkan.”
Jae Gil tak mengerti kenapa Ma Roo selalu memikirkan hal yang terburuk, Ma Roo menjawab karena begitulah hidupnya. Ia juga menambahkan kalau sekarang ia sangat senang, Cho Ko yang kesehatannya jauh lebih baik.  “Seo Eun Gi yang kutunggu untuk kembali padaku…dia sekarang tidur di rumahku…dan makan bersamaku…pergi dan pulang kerja bersama…dan kapanpun aku menoleh…dia menatapku sambil tersenyum. Apa ini masuk akal? Aku ingin menikmati semua ini lebih lama lagi, Jae Gil.”
Jae Gil tak kuasa menahan tangis mendengar curahan hati sahabat yang disayanginya.  Ma Roo menenangkan setelah merasakan kebahagiaan yang sulit dipercaya itu lebih lama lagi, ia akan menjalani operasi, ia tak akan mati jadi Jae Gil tak perlu mengkhawatirkannya. Ma Roo juga meminta agar Jae Gil tak membocorkan hal itu agar ia bisa merasakan sedikit kebahagiaan. Jae Gil yang tak kuasa menahan tangisnya hanya bisa memaki sahabatnya .

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Keesokan paginya Ma Roo masih terlelap tidur. Sementara kedua wanita yang disayangi asyik menyiapkan sarapan.  Cho Ko tak yakin Eun Gi bisa menangkap belut  yang akan dimasaknya namun Eun Gi yakin ia bisa melakukannya karena ia memakai sarung tangan karet. Eun Gi menunjukkan cara menangkap belut2 itu pada Cho Ko, hal itu sukses membuat Cho Ko memujinya. “Oppa, Eun Gi unni akan memasak sup ikan…setelah kukatakan ini makanan favorit Ma Roo oppa.”seru Cho Ko pada Jae Gil yang duduk tak jauh dari mereka. “Wow, benarkah? Ma Roo beruntung sekali.”
“Jika kau menyukainya, aku bahkan bisa memasakkanmu kobra rebus!”ujar Cho Ko manyun. #hahaha kasian Jae Gil dimasakin kobra rebus wkwkkw.
Jae Gil menghampiri mereka, “wow, belut ini kelihatan benar-benar segar.”ujarnya, lalu mengambil salah satu belut dan menakut-nakuti Eun Gi dan Cho Ko dengan itu. Eun Gi dan Cho Ko berteriak-teriak berlarian ketakutan.
Aku mendengar suara tawa temanku, adikku…dan kekasihku.” Ma Roo tersenyum dalam tidurnya.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Jae Gil mengajari Cho Ko membersihkan tauge dan Eun Gi cara mengupas kentang yang benar. “Mereka adalah bagian…dari mimpi yang paling indah…dan paling menarik yang pernah kuimpikan. Aku takut jika aku membuka mata, aku akan terbangun dari mimpiku, jadi aku sering takut membuka mataku.”
Eun Gi meninggalkan Jae Gil dan Cho Ko yang berdebat mengenai Cho Ko yang hendak menambahkan garam, Eun Gi menengok Ma Roo yang masih tertidur.  Setelah memastikan tak ada yang melihat diam2 Eun Gi mencium pipi Ma Roo dan bergegas pergi hahaha.
Untuk pagi yang indah ini…terima kasih telah memberikannya padaku. Aku tidak akan serakah.Aku tidak akan berharap lebih banyak. Sekarang, aku…merasa bahagia” Setelah ciuman mendarat di pipinya, Ma Roo membuka mata begitu Eun Gi pergi, ia pun tersenyum bahagia.

Di kediamannya, Jae Hee makan sendirian di meja makan. Ahjuma datang memberitahu kalau kakaknya memaksa masuk begitu ia membuka pintu gerbang untuk membawa Eun Suk ke taman bermain. Orang yang dibicarakan datang menyapa Jae Hee. Melihat adiknya sarapan, Jae Shik hendak ikut sarapan namun Jae Hee menyuruh ahjuma membersihkan mejanya. Jika sampai Jae Shik makan Jae Hee akan memecat ahjuma lalu beranjak ke kamarnya. Jae Shik nampak kesal.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Sekeluarnya dari ganti baju Jae Shik masih menunggu  di ruang keluarga, Jae Shik memanggilnya agar ia duduk di sampingnya namun Jae Hee terus berjalan. Jae Shik pun memanggilnya dan mengejarnya.
“Waktu itu…aku seakan menusukmu dari belakang dan membuatmu terkejut, ya?”tanya Jae Shik, ia mencoba menjelaskan kalau itu refleks atas apa yang Jae Hee lakukan padanya. Jae Hee menatap tajam Jae Shik. Ia pun meminta adiknya agar tak memandangnya seperti itu.
“Apa yang harus kulakukan untuk membunuhmu?”tanya Jae Hee kesal. Jae Shik balik balas menyindir bagaimana ia bisa tahu, hanya Jae Hee yang tahu, orang yang telah benar2 membunuh seseorang. Jae Hee hendak menggertaknya, namun Jae Shik memotongnya walau bagaimana pun yang berdiri di depannya kakaknya.  Jika ia berbuat baik padanya tentu saja dirinya tak melukai Jae Hee. Jae Shik mengelus kepala Jae Hee namun adiknya menyuruh Jae Shik menyingkirkan tangannya, Jae Hee pun terpaksa menendang kaki kakaknya karena Jae Shik tak menuruti perintahnya. Jae Hee mengancam akan memanggil orang untuk memukuli kakaknya jika ia tak segera pergi lalu beranjak pergi.
“Apa kau juga ingin Ma Roo mati?”tanya Jae Shik yang langsung menghentikan langkah Jae Hee. Jae Hee terlonjak kaget, Jae Shik mengungkapkan kalau belum lama ini ada seseorang yang mendekatinya dengan sebuah permintaan tapi ia memutuskan untuk melakukan survei kecil terlebih dahulu. Jae Shik kembali memastikan apa Jae Hee ingin Ma Roo disingkirkan dari muka bumi?.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Jae Shik sudah kembali ke rumah Ma Roo, Cho Ko menyiapkan makan untuknya. Ia mempersilahkan Jae Shik makan, ia juga memberitahu mungkin sedikit tak enak karena ia membuatnya bersama Jae Gil dan Eun Gi. Jae Gil yang kembali dari membeli susu ngedumel, ia mengatai Jae Shik aneh karena harus minum susu sebelum makan. Jae Shik berseru kalau itu kebiasaannya dari penjara, lalu ia bertanya di mana Ma Roo dan Eun Gi. Cho Ko menjawab keduanya pergi kerja. Jae Shik kembali bertanya bagaimana dengan Cho Ko dan Jae Gil. “Aku akan pergi ke tempat kerja paruh waktuku nanti dan…Jae Gil oppa akan pergi mencari kerja.”jawab Cho Ko.  Jae Gil menyindir apa Jae Shik datang sepagi itu hanya untuk menanyakan hal itu. Jae Shik mencoba mencicipi supnya.
“Sup apa ini? Ini adalah sup toilet!”seru Jae Shik kesal karena rasanya tak enak.
“Kalau begitu jangan memakannya!”balas Jae Gil lalu mengambil supnya, namun ditahan Jae Shik hahaha.
“Tidak ada yang bilang aku tidak akan memakannya.”ujar Jae Shik lalu kembali memakan supnya, Cho Ko merengut kesal melihatnya.

 

“Chiki Chaka Cho Ko hanya membutuhkan Jae Gil saja.”ujar Jae Shik, Cho Ko tak mengerti maksud ucapan Jae Shik. Jae Gil bertanya kenapa Jae Shik tiba2 berkata seperti itu.
Jae Shik menjelaskan maksudnya jika Ma Roo tak ada di sana, tak ada yang perlu dikhawatirkan karena Cho Ko punya Jae Gil.
“Apa maksudmu? Kenapa kakakku harus tidak ada?”tanya Cho Ko tak mengerti.
“Hei! Bagaimana bisa orang hidup bersama selamanya?”seru Jae Shik. “Ketika sudah waktunya bagi orang untuk pergi, maka mereka akan pergi. Jadi maksudku, kalian berdua sebaiknya cepat-cepat menikah.”

Pengacara Ahn menemui Jae Hee di ruangannya. Setelah selesai menerima telepon, Jae Hee memberitahu pengacara Ahn kalau mereka bisa menyingkirkan Eun Gi tanpa mengotori tangan mereka.  Pengacara Ahn tak mengerti maksud Jae Hee.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Pengacara Park menemui Ma Roo, ia memberikan bukti informasi kondisi amnesia yang dialami Eun Gi yang telah tersebar ke media dan pasar dagang. Informasi itu tersebar dari omongan Direktur Kim Jung Hoon mantan pacar Eun Gi.
“Jadi bagaimana sekarang? Bahkan jika kita membungkam Han Jae Hee…masalah kompetensi profesionalnya masih akan dipertanyakan.”
Pengacara Park memberitahu oleh sebab itu tanpa berkonsultasi pada Ma Roo dan Eun Gi ia melakukan sesuatu, Ma Roo tak mengerti.

Jae Hee melihat berita di internet kalau Eun Gi dan Ma Roo akan menikah. Itulah rencana yang dilakukan pengacara Park.  Pengacara Ahn menduga kalau itu serangan yang dilakukan untuk menghadapi mereka karena berita tentang ketidakmampuan Eun Gi bekerja terungkap.

Jae Hee segera menemui Ma Roo di ruangannya. Ma Roo bertanya apa yang membuat Jae Hee datang ke sana tanpa mengetuk pintu. Jae Hee bertanya apa Ma Roo akan menikah dengan Eun Gi. Ma Roo mengiyakan. “Aku tahu kau tidak punya sopan santun, tapi… bukankah tidak pantas mengumumkan hal seperti ini pada publik tanpa memberitahu orang tua lebih dulu?”
Ma Roo tersenyum miris mendengarnya, lalu mengatakan kalau ia berencana mengumumkannya setelah pernikahan namun beritanya begitu cepat menyebar.  Ia juga terkejut mengetahui berita cepat beredar.
“Kau berencana mengumumkannya setelah pernikahan? Eun Gi mengalami kerusakan otak…jadi aku tahu tidak mungkin dia bisa membuat keputusan yang masuk akal, tapi…”
Ma Roo segera memotong ucapan Jae Hee, jika ia membahas tentang siapa normal dan abnormal di antara mereka bertiga, bukankah yang paling abnormal adalah Jae Hee.
Jae Hee bertanya apa itu pernikahan yang Ma Roo atur untuk mencapai tujuannya?
“Apa begitu menurutmu?”tanya Ma Roo balik. Jae Hee mengancam bagaimana kalau ia mengungkapkan hubungan antara dirinya dan Ma Roo pada Eun Gi?.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Ma Roo bangkit dari duduknya dan mendekat ke arah Jae Hee.
“Sebenarnya, kenapa kita tidak…mengambil foto saat kita berciuman dan mengirimkannya padanya? Kupikir itu akan jauh lebih berpengaruh.” Ma Roo menambahkan Eun Gi tak hidup di masa lalu tapi hidup di masa sekarang. Putus asa Jae Hee memohon agar Ma Roo membatalkan pernikahannya.  Ia meminta Ma Roo memikirkannya lagi secara rasional dan objektif. Setelah melepaskan tangannya dari genggaman Jae Hee, Ma Roo mengatakan kalau ia membutuhkan Eun Gi tepat di depan wajah Jae Hee.
“Sekarang, tanpa Eun Gi…seharipun aku bahkan tidak bisa menjalaninya, noona. Apa jawaban itu memuaskanmu…Presiden Direktur?” Jae Hee tak kuasa meneteskan airmatanya.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Sekeluarnya dari ruangan Ma Roo, Jae Hee bertemu Eun Gi di lorong. Jae Hee bertanya untuk apa Eun Gi masih pergi ke kantor padahal ia sudah bilang akan menyerahkan Taesan?
Eun Gi menjawab ia siap untuk menyerahkan semuanya, namun ada orang lain selain dirinya yang ingin mempertaruhkan nyawa mereka untuk menjaga perusahaan dari Jae Hee, jadi ia merasa berkewajiban untuk setidaknya membantu mereka. “Kau akan menikah dengan Kang Ma Roo?”tanya Jae Hee, Eun Gi mengiyakan. “Apa kau sudah benar-benar mengenal Kang Ma Roo?” , lagi2 Eun Gi mengiyakan.
“Berapa banyak yang kau tahu?”
“Sebanyak yang kubutuhkan.”jawab Eun Gi. Jae Hee pun menyuruh Eun Gi mencari tahu lebih banyak lagi. “Dia itu orang yang menarik, jadi…seperti bawang, semakin banyak kau mengupasnya semakin banyak hal kau temukan.”ujar Jae Hee memberi tahu. Eun Gi kembali mengiyakan. Jae Hee tak putus asa mencoba mempengaruhi Eun Gi, ia pun mulai membuat Eun Gi ragu dengan bertanya apa Cho Ko masih menangis saat tidur dan Jae Gil takut pada ruangan sempit?. “Bagaimana kau tahu Choco menangis saat tidur?”tanya Eun Gi, belum sempat mendapat jawaban, pengacara Park datang mengingatkan Eun Gi kalau mereka sudah terlambat menghadapi rapat.

Rapat bertiga antara Eun Gi, Ma Roo dan pengacara Park di mulai. Pengacara Park memberitahu kalau satu2nya cara untuk mencegah pengumuman klaim atas ketidakmampuan Eun Gi adalah dengan cara menikah. Ia pun meminta maaf.
“Sejujurnya, aku sangat menyukainya. Aku lebih suka jika ini tidak hanya untuk menyelesaikan masalah, tapi pernikahan yang sebenarnya.”ujar Eun Gi sumringah.  Pengacara Park menyerahkan satu folder dokumen yang berisi kemungkinan pertanyaan2 dan jawaban yang akan Eun Gi berikan untuk menjawab pertanyaan di rapat direksi yang akan diadakan untuk membahas rumor yang menyebar tentang ketidakmampuan Eun Gi mengelola perusahaan. Ma Roo menambahkan jika Eun Gi membaca dan menghafalnya dengan baik tak akan ada masalah, ia juga yakin Eun Gi mampu melakukannya dengan baik. Eun Gi mengiyakan, ia akan mempersiapkannya.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Pengacara Park menyerahkan simulasinya pada Kang Ma Roo, ia pun beranjak pergi karena akan menghadiri rapat.  Eun Gi menahan langkah pengacara Park, ia pun bertanya tentang kecelakaan mobil yang dialaminya. Hal itu membuat Ma Roo kaget. “Apa yang terjadi dengan pengemudi dalam mobil itu?”tanya Eun Gi. Pengacara Park balik bertanya kenapa Eun Gi menanyakan itu. Eun Gi menjawab karena ia ingin tahu dan ia sangat menyesal. Pengacara Park berbohong kalau pengemudinya adalah seorang wanita, dia pulih dengan baik dan pindah ke luar negeri bersama keluarganya.
“Benarkah?”tanya Eun Gi yang masih ragu. Pengacara Park menenangkan agar Eun Gi tak perlu khawatir karena ia sudah memastikan wanita itu sembuh. Ia juga menambahkan kalau wanita itu keluar dari rumah sakit lebih cepat dari Eun Gi dan meminta Eun Gi tak memikirkan akan hal itu karena ia pasti baik2 saja ditambah mereka juga membiayainya dari dana perusahaan.

Belum yakin dengan jawaban yang didapatnya, Eun Gi meminta sekretaris Hyun mencari informasi orang yang ditabraknya saat kecelakaan saat keduanya bertemu di toilet.
 “Kenapa?.”tanya Sekretari Hyun
“Pengacara Park tadi mengatakan bahwa orang itu adalah seorang wanita. Tapi orang yang muncul dalam ingatanku akhir-akhir ini…jelas-jelas seorang pria.”jawab Eun Gi.

Di ruangannya Ma Roo termenung mengingat apa yang ditanyakan Eun Gi pada pengacara Park tadi.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Jae Gil yang mengantar Cho Ko ikut audisi menyanyi termenung mengingat pembicaraannya dengan Ma Roo saat keduanya minum soju di kedai.  Setelah itu Jae Gil mengintip ke dalam melihat audisi Cho Ko. Saat Kang Cho Ko giliran tampil ia tak maksimal mengeluarkan suaranya, ia malah seperti orang mau menangis. Cho Ko pun meminta maaf dan beranjak pergi namun Jae Gil segera masuk.
“Maafkan saya, tapi bisakah saya mendampingi teman saya saat bernyanyi?”tanya Jae Gil pada para dewan juri.  “Suara gadis ini seperti Mariah Carey, tapi dia sangat pemalu, di lingkungan yang baru.”lanjutnya. Oleh sebab itu Cho Ko tak bisa menunjukkan bakatnya pada orang2 baru, Jae Gil juga bertanya apa ia boleh mengiringinya dengan piano?. Cho Ko kembali melanjutkan audisinya dibawah iringan piano dan semangat Jae Gil. Kini nyanyian Cho Ko terdengar merdu.
Cho Ko…Ma Roo sedang mengalami masa sulit Sekarang, giliran kita untuk membantunya.”

Di ruangannya Ma Roo kembali nampak galau, sekretaris Hyun menemui pengacara Park, ia menanyakan apa orang yang terlibat dalam kecelakaan Eun Gi adalah Kang Ma Roo?.
“Bagaimana aku harus memberitahu Direktur Seo? Jika dia tahu bahwa Kang Ma Roo yang
ditabraknya saat berpindah jalur. Dia akan benar-benar syok.”
Pengacara Park meminta agar sekretaris Hyun tak memberitahu apapun pada Eun Gi.
“Katakan padanya persis seperti yang kukatakan. Jika dia bertanya lagi, katakan padanya bahwa aku…yang bingung apakah orang itu pria atau wanita.”pintanya.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Eun Gi kembali ke ruangannya, di atas meja kerjanya, ia menemukan berkas verifikasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dirinya. Kini ia tahu orang yang ditabraknya adalah Kang Ma Roo. Ia pun teringat dengan jelas, ia melanjukan mobilnya dengan kencang ke arah Ma Roo yang tersenyum. Eun Gi terlonjak kaget sampai terduduk jatuh. Ia pun teringat saat menanyakan perihal kecelakaan yang dialaminya pada Cho Ko dan pengacara Park.

Ma Roo mengetuk pintu ruangan Eun Gi, saat ia masuk Eun Gi sudah duduk manis tersenyum menyambutnya. Ma Roo bertanya apa Eun Gi sudah siap untuk rapat dewan direksi. Eun Gi mengiyakan.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Dalam perjalanan menuju tempat rapat, Ma Roo menyarankan agar Eun Gi melakukannya seperti saat latihan. Eun Gi tak menanggapi ia malah teringat saat keduanya pergi ke pantai  dan Eun Gi tahu kalau orang pernah Ma Roo cintai adalah ibu tirinya dan yang diinginkan Ma Roo bukan dirinya melainkan Han Jae Hee.
“Bahkan jika kau lupa jawabannya, jangan panik, dan tetaplah tenang.”ujar Ma Roo memberi saran. Eun Gi kembali teringat saat  Ma Roo mengaku ia sengaja membuat Eun Gi jatuh cinta padanya. “Jangan tegang…dan tenanglah.”ucap Ma Roo menenangkan sembari  memegang pundak Eun Gi, Eun Gi hanya tersenyum ia pun teringat saat di pantai Ma Roo memegang pundaknya dan mengatakan  kalau ia melakukan apa saja untuk mendapatkan kembali Jae Hee.
“Kita hanya perlu melewati satu rintangan ini. Lakukan dengan alami.” Eun Gi menjawab ia mengerti.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Rapat dewan direksi di mulai. Para direksi mulai bertanya apa rumor kesehatan Eun Gi benar? Mereka minta agar Eun Gi memberitahu kondisi kesehatannya sekarang. Eun Gi yang sedari tadi terdiam menoleh ke arah Ma Roo yang mengangguk dan pengacara Park. Para dewan mulai memaksa agar Eun Gi mengatakan sesuatu, ia pun bangkit berdiri dan membuat pengakuan.  Eun Gi mengaku kalau ia amnesia dan sedikit mengalami kerusakan otak, pengakuan Eun Gi membuat semuanya terlonjak kaget.
“Jika Anda mengalami trauma akibat kecelakaan…bukankah seharusnya Anda jujur dan berhenti mengelola perusahaan ini?”
“Saya hilang ingatan karena kecelakaan mobil. Saya lupa segalanya dan saya harus mulai dari awal untuk mencari tahu siapa saya…dan agar saya bisa sampai ke titik ini…saya berusaha sekeras mungkin dengan semua kemampuan saya. Tidak seperti apa yang Anda semua pikirkan…Saya tidak punya niat untuk bersembunyidi balik orang yang mewakili saya.” Ma Roo nampak berpikir ia menyadari sesuatu. Eun Gi kembali menyatakan jika para dewan berpendapat ia tak cocok menjadi pewaris Taesan ia akan mengundurkan diri dari posisi itu. Ia akan melakukan apa yang mampu ia lakukan dan berada berada di tempat di mana ia seharusnya berada lalu mulai dari awal lagi.
“Pertama-tama…sebagai anggota Taesan…agar saya bisa mulai dari awal lagi…mohon beri saya kesempatan.”pinta Eun Gi, pengacara Park hanya bisa menghela nafas sementara Jae Hee, pengacara Ahn dan Ma Roo tak menyangka Eun Gi akan mengaku seperti itu.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Ma Roo menemui Eun Gi  di ruangannya, ia memuji kerja bagus Eun Gi seperti biasanya. Eun Gi mengucapkan  terima kasih.
“Orang lain menegur dan marah padaku. Hanya Ma Roo yang memujiku. Orang lain menghinaku. Hanya kau yang memberiku pujian.” Ma Roo menggenggam erat tangan Eun Gi, dan bertanya apa ada yang Eun Gi inginkan karena hari itu ia menerima gajinya.
“Katakan semuanya.”bujuk Ma Roo.
“Entahlah.”
“Pikirkan baik-baik. Aku punya banyak uang.” Eun Gi mulai berpikiran dan menyebutkan apa yang diinginkannya dan selalu diangguki oleh Ma Roo.
“Bunga.Tas tangan. Samgyupsal.” Ma Roo tertawa kecil mendengarnya. Eun Gi juga ingin ciuman, namun Ma Roo hanya tersenyum.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Ma Roo mulai membeli apa yang diinginkan Eun Gi, mulai dari tas tangan, es kopi dan bunga.

Sementara Eun Gi mengujungi tempat ayahnya disemayamkan.
“Maafkan aku…Ayah. Aku terlambat.”ucap Eun Gi memohon maaf pada ayahnya. Ia pun teringat saat dirinya masih kecil, ayahnya sudah mulai menekankan kalau dirinya akan menjadi pewaris Taesan.

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Flashback.
“Ayah tidak butuh anak laki-laki. Kau bisa melakukan semuanya. Kenapa kau menangis?
Ini membuatmu terlihat lemah! Kau akan memimpin Taesan di masa depan! Semakin sulit keadaan bagimu, kau harusnya semakin tertawa. Jika kau benar-benar ingin menangis, menangislah sendiri. Jangan tunjukkan kerapuhanmu pada seorangpun. Jangan percaya pada siapapun. Kau tidak boleh menunjukkan dirimu yang sesungguhnya pada siapa pun. Begitulah cara satu-satunya agar Seo Eun Gi dapat bertahan hidup di Taesan Group.” Lalu ayahnya mengambil boneka barbie yang dipegang Eun Gi kecil lalu membuangnya.
“Ayah…”rengek Eun Gi kecil yang hampir menangis.
“Jangan bermain dengan boneka yang dimainkan anak perempuan. Takdirmu bukanlah hanya untuk menjadi wanita biasa.Meskipun ibumu mengkhianatiku… kau tidak boleh melakukannya.
Kaulah satu-satunya yang bisa Ayah percaya di dunia ini, Seo Eun Gi.” Eun Gi mengangguk menggerti. Flashback End.

“Maafkan aku. Aku bersalah padamu. Jika saja hari itu aku tidak menemui Kang Ma Roo…Jika saja aku tidak menemui bajingan itu…Mungkin kau tidak akan meninggal. Aku bersalah padamu. Maafkan aku, Ayah.”

Sinopsis Nice Guy Episode 16

Ma Roo menunggu Eun Gi di taman dengan barang2 yang diinginkan Eun Gi. Setelah puas meminta maaf dan bersimpuh pada ayahnya Eun Gi menemui Ma Roo di taman. Ia melihat barang yang diinginkannya di kursi taman, dari samping Ma Roo datang dan bertanya apa Eun Gi baru datang. Eun Gi tersenyum menoleh ke arah Ma Roo. “Apa kau sudah menyelesaikan urusanmu? Apa kau sudah bertemu orang yang ingin kau temui?”tanya Ma Roo yang diiyakan Eun Gi. Ma Roo mulai menunjukkan hadiah untuk Eun Gi, hadiah pertama, kedua dan ketiga.  Eun Gi mengatakan semuanya bagus. Ma Roo bertanya apa Eun Gi menyukainya, Eun Gi mengiyakan semuanya sesuai seleranya.  Ma Roo senang Eun Gi menyukainya, Eun Gi pun mengucapkan terima kasih.  Ma Roo pun memberi hadiah ke empat yaitu ciuman, Ma Roo mencium Eun Gi namun tatapan mata Eun Gi kosong. #Kyaaa serem amat ni tatapan Eun Gi hahahaha.

+++Bersambung+++++

Yosh, finally empat episode lagi mulai klimaksnya ni hihihi.  Semoga kelar tepat di tanggal 19 September wkwkwwkwk.

thanks to IDWS and idfl.us
Written and Capture image by +ari airi [Twitter]
Only Posted On pelangidrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE/FANPAGE
Don’t ask next episode ok! 

[Sinopsis K-Drama] The Innocent Man (Nice Guy) Episode 15

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Annyeong readers, akhirnya saya bisa kembali melanjutkan sinopsis Nice Guy, mianhe Joong Ki-ah, saya menelantarkan sinopsis dramamu, sekian curcolnya. Mengulik episode sebelumnya, Jae Hee dan pengacara Ahn berniat mengungkapkan kelemahan Eun Gi agar semua asset keluarga Seo dan kepemimpinan Taesan grup tetap berada di tangan Jae Hee. Namun Ma Roo balik menyerang Jae Hee melalui Jae Shik, jika Jae Hee bertindak maka Jae Shik akan buka mulut mengenai apa  yang Jae Hee rencanakan untuk melenyapkan Eun Gi.

~Sinopsis Nice Guy (The Innocent Man) Episode 15~

Karena tekanan Ma Roo, Jae Hee batal menngungkapkan kelemahan Eun Gi. Sebaliknya ia malah mengangkat Eun Gi menjadi wakil Presdir Taesan grup.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Jae Hee menunggu Ma Roo keluar dari ruangan rapat, ia langsung menanyakan bagaimana perasaan Ma Roo karena semua berjalan sesuai keinginannya. Dengan tersenyum Ma Roo menjawab kalau ia merasa senang sekali. “Tapi ini bukan akhir dari semuanya. Jalanku masih panjang untuk mencapai tujuanku. Masih terlalu awal untuk merayakannya.”kilah Ma Roo. Jae Hee tak habis pikir kenapa Ma Roo tega memanfaatkan kakaknya, Jae Shik untuk menyerang balik dirinya.
“Dari semua orang, kenapa kau? Kenapa kau? Kau yang paling tahu kakakku orang seperti apa…”seru Jae Hee kesal.
“Aku sudah tahu kau bodoh, tapi aku tidak tahu bahwa kau sebodoh itu.”ucap Ma Roo miris. “Aku sudah bilang padamu, semua akan kulakukan demi membantu Seo Eun Gi mendapatkan kembali posisinya.”tegasnya. Walau begitu itu bukanlah cara yang biasa Ma Roo gunakan, Jae Hee percaya jika dirinya yang melakukannya masuk akal, tapi ini Kang Ma Roo. Ma Roo tertawa kecil mendengarnya.

 Sinopsis Nice Guy Episode 15

“Apa maksudmu ini bukan caraku? Jika sudah berniat, seseorang dapat melakukan apapun. Di dunia ini, kau pikir Kang Ma Roo berbeda dari Han Jae Hee?” Sembari berjalan mendekati Jae Hee, Ma Roo menegaskan semua orang bisa menjadi Han Jae Hee, tapi karena mereka tidak mau keterlaluan seperti itu, mereka akan menahan diri karena menjadi orang seperti Jae Hee adalah memalukan dan hal yang hina. Ma Roo juga bertanya apa Jae Hee akan terus melakukannya dan tak berpikir akan meninggalkan segalanya?.
“Jika aku menyerah, apa kau akan kembali padaku?”tanya Jae Hee yang menghentikan langkah Ma Roo saat ia melangkah pergi.  “Jika aku melepaskan segalanya, apa kau akan kembali padaku? Jika kau ingin membuat kesepakatan, maka jadikan dirimu sendiri sebagai taruhannya. “ Karena bagi Jae Hee imbalan yang paling tepat adalah Kang Ma Roo.
Ma Roo tersenyum tipis. “Jika kau sangat menginginkanku, aku tidak akan bisa menolaknya.”ucap Ma Roo membuat Jae Hee memiliki harapan namun kata2 Ma Roo selanjutnya membuat Jae Hee nanar. Ma Roo mempertanyakan apa yang akan Jae Hee lakukan dengan jiwa Ma Roo yang kosong?, Yup di hati Ma Roo telah terisi wanita lain hehehe.

Ma Roo berlalu pergi, ia berpapasan dengan pengacara Ahn di tangga, sudah pasti  pengacara Ahn mendengar permintaan Jae Hee tadi.  Ia pun menahan langkah Jae Hee yang hendak pergi. Pengacara Ahn menyuruh Jae Hee mengunakan akal sehatnya.
“Apa kau akan melepaskan semua yang telah kau peroleh dengan susah payah, demi seorang pria, yang dulu kau tinggalkan demi memperoleh semua ini? Apa itu jalan yang kau inginkan?”
Jae Hee merasa tertohok dengan kata2 pengacara Ahn.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Ma Roo menemukan Eun Gi melamun di taman depan kantor. Eun Gin  bingung dengan apa yang terjadi, kenapa tiba2 ia menjadi wakil Presdir. Ma Roo menawarkan minuman untuk Eun Gi, tapi Eun Gi terus nyerocos apa ada yang salah dengan Jae Hee dan ada sesuatu yang harus ia ketahui. Ma Roo menenangkan Eun Gi, ia mengatakan kalau Jae Hee mengakui kemampuannya.  Namun Eun Gi merasa bukan karena itu.
“Kau meyakinkan Presiden Direktur Nam. Dengan kekuatanmu sendiri. Dengan ketulusanmu.”ucap Ma Roo meyakinkan Eun Gi, namun Eun Gi masih meragukannya.  Ma Roo bertanya pada Eun Gi bagaimana jika jalan yang mereka tempu salah? Walau tak ada jalan lain mereka harus melangkah terus ke depan karena mereka sudah sejauh ini. Ma Roo juga mengingatkan akan makin berat dan berbahaya untuk Eun Gi jika keadaan Eun Gi semakin terungkap. Ma Roo tak tahu apa yang membawa mereka ke dalam pertarungan yang berbahaya itu. “Kau bilang mereka yang memulainya dulu.”ujar Eun Gi yang dibenarkan Ma Roo. “Karena itu, sebelum orang lain menyadari, kau harus secepatnya mengembalikan ingatanmu. Mulai sekarang, semuanya tergantung pada besarnya keinginanmu.”jelas Ma Roo. Semua itu tergantung pada usaha Eun Gi untuk menggali ingatannya. Eun Gi mengangguk mengerti.

Ma Roo menggenggam erat tangan Eun Gi dan memberitahu langkah apa yang Eun Gi lakukan agar ingatannya cepat kembali. “Pertama, cobalah semampumu untuk mengingatku. Bayangkanlah aku dalam ingatanmu. Jika kau bisa mengingatku,mungkin semua ingatanmu akan kembali padamu. Ingatlah aku, Eun Gi.”

Jae Hee nampak menuju rumah Ma Roo yang lama,  begitu juga dengan Eun Gi yang ditemani Ma Roo dalam rangka mengembalikan ingatan Eun Gi. Sembari menaiki tangga menuju rumahnya, Ma Roo menggegam erat tangan Eun Gi. Eun Gi masih belum mengingat kalau jalan itu menuju rumah Ma Roo, jalan di mana ia bertemu Ma Roo. Ma Roo tak mempersalahkannya, keduanya pun melanjutkan langkah mereka.

Jae Hee lebih dulu tiba di depan rumah lama Ma Roo.  Ahjuma tetangga Ma Roo mengenali Jae Hee. Ahjuma tak menyangka Jae Hee akan sering mampir ke sana. Jae Hee tersenyum membenarkan, ahjuma pun menghampiri Jae Hee dan bertanya apa Ma Roo tahu Jae Hee membeli rumah itu. Jae Hee menjawab tidak, lalu pamit masuk ke dalam rumah.

Jae Hee duduk sendirian di dipan depan rumah, nampaknya ia menyesali telah kehilangan kehangatan keluarga yang didapatnya dari rumah itu.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Ma Roo dan Eun Gi sampai di depan pintu gerbang rumah. Eun Gi menyetuh pintu gerbang, sembari mengucapkan kemungkinan yang akan ia lakukan di sana, walau Eun Gi berusaha mengingatnya namun tetap saja ia tak ingat. Ma Roo malah mengajak Eun Gi pergi saat Eun Gi hendak membuka pintu gerbang. Ma Roo berpikir kalau rumah itu sudah ditempati orang lain. #tepak sekali dugaan Ma Roo, coba kalau ia tahu yang beli rumah Jae Hee dan si empunya ada di dalam, drama ini mungkin tidak jadi 20 episode hahahaha.

Jae Hee yang masih di dalam merebahkan dirinya di dipan, nampaknya ia sangat merindukan kehangatan  keluarga di rumah itu saat bersama Ma Roo dan yang lainnya.

Jae Shik babak belur,  ia berusaha bangkit menyerang pengacara Ahn saat tahu ia dalang dibalik semua itu. Namun apa daya kondisinya tak memungkinkan. Pengacara Ahn mengiterogasinya, ia bertanya apa syarat yang dimintanya dari Ma Roo saat ia melakukan kesepakatan membantu Ma Roo. Ia pun bertanya berapa banyak yang harus ia berikan agar Jae Shik membantunya dan berbalik menyerang Kang Ma Roo?.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Kini Ma Roo dan Eun Gi duduk di tempat keduanya memutuskan putus, saat Eun Gi membeli banyak bir dan mabuk lalu sepeninggalnya Ma Roo dipukuli suruhan Jae Hee.
Eun Gi bilang kalau ia tak ingat tempat itu dan bertanya apa yang mereka lakukan di sana?.
Ma Roo menjawab kalau hubungan dirinya dan Eun Gi putus di sana.  “Kenapa?”tanya Eun Gi.
“Kau menyadari bahwa aku brengsek.”jawab Ma Roo, Eun Gi tak mengerti brengsek yang dimaksud Ma Roo, ia pun bertanya apa maksudnya itu. Ma Roo tergugu menjawabanya, ia pun menyuruh Eun Gi mencari tahu sendiri. Eun Gi terdiam tak mengerti.
“Aku bilang padamu, cari tahulah sendiri. Aku brengsek seperti apa, cari tahulah sendiri dengan kekuatanmu.”ujar  Ma Roo.
“Baiklah, kau keras kepala. Aku mengerti.”ucap Eun Gi, walau ia berusaha keras menyembunyikan perasaannya.  “Aku akan melakukannya. Aku akan mengingat semuanya.”tegasnya. Melihat Eun Gi yang nampak ketakutan, Ma Roo mengajak Eun Gi pulang karena ia terlihat lelah. Eun Gi menurut namun ia masih menyimpan sesuatu, hal itu terlihat di raut wajahnya.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Saat keduanya menuruni tangga jalan, Eun Gi melihat sepasang kasih yang berciuman. Ma Roo biasa saja melihatnya namun tidak dengan Eun Gi, akhirnya Eun Gi memberanikan diri bertanya pada  Ma Roo, kenapa Ma Roo tak pernah menciumnya.  “Terhadapku, kau selalu tampak seperti seseorang yang menjaga jarak. Seperti seseorang yang sewaktu-waktu akan meninggalkanku.” Ma Roo hanya terdiam, Eun Gi sedikit salah tingkah ia pun berpikir kalau mereka pernah berciuman.
“Apa aku tidak ingat kejadian itu?”pikir Eun Gi malu2, Ma Roo tersenyum tipis mendengarnya. “Harusnya kita pernah, kan? Tentu, seharusnya kita pernah, tapi…”papar Eun Gi, apalagi mereka sepasang kekasih dan sudah cukup umur.

Tapi Ma Roo dengan tenang mengatakan kalau mereka tak pernah ciuman. Eun Gi tak percaya mereka tak pernah ciuman. Dengan datar Ma Roo kembali mengatakan mereka tak pernah berciuman sama sekali, namun Ma Roo teringat saat dirinya mencium Eun Gi di Jepang. Mendengar itu Eun Gi merasa malu, ia pun melepaskan pegangan tangannya dari Ma Roo dan berjalan cepat lebih dulu. Yup, Ma Roo bilang begitu karena itu bukan ciuman sesungguhnya #bahasa saya wkwkwk, kalau ch.3 yang nayangin dicut atau fake kiss itu, kebanyakan nonton lakorn hahaha.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Malamnya, Eun Gi tidur tak tenang begitu pula Ma Roo. Nampaknya Eun Gi masih berusaha mengingat apakah dirinya benar2 tak pernah berciuman dengan Ma Roo.

Tengah malam sekitar jam 2 pagi Eun Gi ke kamar Ma Roo dan membangunkannya. Eun Gi mengajaknya ke kantor. Eun Gi bersikukuh agar mereka pergi ke kantor dan Ma Roo mengajarinya.
“Kubilang ajari aku. Apa yang Ma Roo ketahui…Aku harus tahu. Semuanya. Aku tidak mungkin menunggu saja hingga ingatanku kembali kan? Ajari aku.”rengek Eun Gi. Melihat Ma Roo masih malas2an bangun, Eun Gi berjanji kalau ia akan belajar dengan baik. Ma Roo minta diberi waktu 10menit lagi namun Eun Gi terus mengajak Ma Roo ke kantor, Ma Roo pun menuruti permintaan Eun Gi.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Dan apa yang terjadi di kantor?. Saat Ma Roo sibuk menjelaskan apa yang menjadi tanggung jawab Eun Gi dan memberitahukan informasi yang terkait dengan itu malah pulas tertidur dengan pensil di tangan wkwkwk.
Ma Roo yang menyadari itu tersenyum lalu sembari berkata kau tidur ya seraya mentoyor kepala Eun Gi hingga Eun Gi terbangun. “Bagaimana kau bisa tidur setelah memaksaku mengajarimu?”keluh Ma Roo. Tanpa rasa bersalah Eun Gi menjawab dengan kalem kalau ia tak tidur. Eun Gi kembali fokus melhat laporan di depannya namun baru beberapa saat kemudian Eun Gi kembali tertidur, Ma Roo pun tersenyum melihatnya.

Karena sudah pasti tadi Eun Gi tak  menyerap apa yang sudah diajarkan, Ma Roo pun kembali mengajari Eun Gi dengan cara membacakannya dan keduanya terhubung dengan handsfree sama seperti saat Ma Roo mengajarinya pidato waktu Eun Gi akan kembali. Ma Roo memberitahu perlu waktu 2 tahun membujuk penduduk setempat saat Eun Gi ingin membangun resort di pulau Jeju. Eun Gi bertanya bagaimana cara membujuk mereka. Ma Roo bilang kalau Eun Gi tinggal di rumah salah satu kepala desa di mana ia akan membangun resortnya dan Eun Gi membujuk warga desa satu demi satu. Mendengar itu Eun Gi tersenyum bangga, menyadari dirinya memiliki kemampuan seperti itu.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Ma Roo terhenyak saat mendapat telepon dari pengacara Park yang memberitahukan kalau Eun Gi dituduh menggelapkan dana. Hal itu dikarenakan ada uang sebesar 30 milyar won yang masuk ke rekening Eun Gi.
Ma Roo bertanya bagaimana uang itu bisa ada dalam rekening Eun Gi. Pengacara Park menduga Jae Hee mengambil uang yang diperoleh dari penjualan kelebihan nilai saham dan menyimpannya atas nama Seo Eun Gi untuk berjaga-jaga. Dan tentu saja Jae Hee menyangkal hal itu. Ma Roo sadar kalau Jae Hee menggelapkan dana perusahaan dan menjebak Eun Gi. Ia pun meminta pengacara Park akan tak memberitahu Eun Gi, karena Eun Gi pasti akan khawatir.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Ma Roo tiba di ruangan Eun Gi, ia melihat Eun Gi berusaha keras mempelajari dokumen yang ada di mejanya. Dengan hati2 karena tak ingin mengacaukan konsentrasi Eun Gi, Ma Roo diam2 menaruh sandwich yang dibelinya di atas meja lalu berlalu pergi tanpa suara. #so sweet kali hehehe.

Di ruangan Jae Hee, pengacara Ahn mengungkapkan kalau mereka masih bisa menggunakan alasan ketidakmampuan Seo Eun Gi untuk mendepaknya tanpa perlu mengotori tangan mereka. Nampaknya pengacara Ahn tak sependapat dengan Jae Hee yang mencoba menuduh Eun Gi melakukan penggelapan dana.  Dengan enteng Jae Hee bilang ia tahu kenapa pengacara Park bisa berpikiran sama dengannya. Tetiba pembicaraan keduanya terputus dengan kedatangan seorang sekretaris yang memberitahu kalau direktur Kim Jung Hoon dari Iltto Group sudah datang.

Jung Hoon yang tak lain mantan pacar Eun Gi masuk menemui Jae Hee dan menyapanya.
Setelah cukup berbasa-basi, Jung Hoon memberitahu kalau sebenarnya ia ingin menghadiri pelantikan Jae Hee sebagai presdir, namun tak bisa karena ia sedang mengurus perceraiannya. Jae Hee hendak mengenalkan Jung Hoon pada pengacara Ahn namun pengacara Ahn bilang kalau ia sudah tahu siapa Jung Hoon.

Jung Hoon menemui Eun Gi di ruangannya,  nampaknya Eun Gi tak mengenali Jung Hoon.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Ma Roo menemui pengacara Park, ia bertanya apa ia harus menemui direktur divisi Kimia Taesan?. Pengacara Park memberitahu kalau hal itu tak mudah karena direktur Kim dari divisi kimia Taesan selalu berselisih pendapat dalam hal bisnis dengan Eun Gi dan tak pernah berbaikan. Sekretaris Hyun masuk memberitahukan kalau mantan kekasih Eun Gi datang menemui Eun Gi. Pengacara Park bertanya apa orang itu Kim Jung Hoon dari Iltto Group, sekretaris Hyun membenarkan dan bertanya apa pengacara Park mengenalnya. Pengacara Park bilang saat Eun Gi tinggal di Amerika, Eun Gi menyukai orang itu. Sekretaris Hyun nampak khawatir, bagaimana jika Jung Hoon tahu kondisi Eun Gi.

Eun Gi masih berdiam diri menatap Jung Hoon yang menemuinya, Jung Hoon bertanya kenapa Eun Gi melihatnya seperti orang asing. “Saat mendengar kau sudah kembali, aku ingin secepat mungkin menemuimu, lalu kudengar kau kembali dengan tunanganmu. Jadi aku tidak berani, bertemu denganmu.”ujarnya. Eun Gi berusaha mengulas senyum, Jung Hoon pun teringat permintaan Jae Hee agar dirinya memisahkan Eun Gi dan Ma Roo sebagai balasannya mereka akan sepakat mengakuisisi Hanwoo Paper.
“Kau sekarang…lebih cantik sejak terakhir aku melihatmu, Eun Gi.”puji Jung Hoon. Eun Gi mengucapkan terima kasih. Jung Hoon pun melemparkan beberapa pertanyaan seputar tunangan Eun Gi yang tak lain Ma Roo. Bagaimana Eun Gi bertemu dengannya, berapa lama mereka pacaran dan orang seperti apa dia?.
“Dia orang yang menyenangkan. Dia juga baik hati.”jawab Eun Gi singkat, padat dan jelas.
“Lalu, bagaimana denganku?”tanya Jung Hoon. “Bagimu…aku dulu orang yang seperti apa?” Eun Gi terdiam tergugu, dia nampak kesulitan menjawab.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Sekeluarnya dari ruangan Eun Gi, Jung Hoon berpapasan dengan Ma Roo. Tapi nampaknya Jung Hoon tak mengenalinya, sebaliknya Ma Roo menyadarinya. Ia pun bergegas ke ruangan Eun Gi.

Ma Roo nampak lega saat melihat Eun Gi baik2 saja. Ia pun meninggalkan ruangan itu untuk memberi Eun Gi waktu agar bisa menenangkan pikirannya.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Jae Shik datang ke rumah Ma Roo yang baru, ia pun dijamu Jae Gil dan Cho Ko. Jae Shik mengeluh kenapa mereka pindah tanpa memberitahunya jadinya ia harus  susah payah aku mencari mereka. “Ahjussi, apa kau yakin kau telah bertobat?”tanya Cho  Ko yang masih sangsi.
“Bagaimana aku menjelaskan pada kalian? Saat ini, jiwaku murni seperti berlian. Haruskah aku membelah kepalaku dan menunjukkannya padamu?”. Jae Gil pun mengetesnya dengan mengeplak kepala Jae Shik.  Jae Shik pun naik pitam hendak menghajar Jae Gil.
“Lihatlah, emosinya tidak berubah sama sekali! Masih tetap sama seperti dulu. Bertobat, yang benar saja!”keukeuh Jae Gil. Mendengar itu, Jae Shik mengendur  lalu melepaskan tangannya.
“Lama tidak bertemu kau makin tinggi saja. Beberapa tahun lagi, mungkin kau bisa menyentuh langit.”gurau Jae Shik lalu menyuruh Jae Gil dan Cho Ko duduk.
“Kubilang pada kalian aku sudah berubah!”seru Jae Shik membuat kedua orang di depannya kaget.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Setelah ketiganya duduk tenang, Jae Shik bertanya apa Cho Ko sudah punya pacar? Jika belum ia akan mengenalkan seorang pria keren. Cho Ko menjawab kalau ia sudah punya pacar.
“Benarkah? Seperti apa dia?”tanya Jae Shik.
“Jae Gil oppa.”jawab Cho Ko sembari menunjuk ke arah Cho Ko.
“Hei, apa maksudmu aku pacarmu?”ucap Jae Gil, menolak statement Cho Ko. Cho Ko pun bilang kalau Jae Gil jual mahal tiap kali ia bilang suka padanya.
“Begini…Kau tidak sadar betapa bernilainya sesuatu sampai kau kehilangannya.”ujar Jae Shik. #tumben ni Jae Shik kata2nya bersahaja kwkwkkw. Lalu Jae Shik menanyakan sejauh mana hubungan mereka berdua. Cho Ko bilang kalau mereka sudah ciuman, Jae Shik sumringah mendengarnya tak menyangka sejauh itu. Jae Gil yang kebingungan mengelak karena merasa tak pernah melakukannya. Cho Ko bilang kalau ia yang mencium Jae Gil hahaha.
“Beraninya kau…! Aku tidak ingat.”
“Tidak masalah selama aku mengingatnya.”ujar Cho Ko.
“Ciuman melibatkan dua orang. Jika kau melakukannya sendiri apa itu namanya ciuman? Kau bodoh!” maki Jae Gil, namun Cho Ko bersikukuh tetap saja itu namanya ciuman meskipun hanya ia yang melakukannya. Gerah dengan keduanya yang terus bertengkar, Jae Shik mendorong kepala Jae Shik hingga tanpa sengaja Jae Gil mencium Cho Ko. Lalu Jae Shik menyuruh Jae Gil menggosok punggungnya karena ia mau mandi. Jae Gil salah tingkah, ia pun berusaha mengindahkannya dengan mengatakan kalau itu tak berarti apa2 jadi Cho Ko tak usah memikirkannya lalu ia berlalu pergi. Sementara Cho Ko masih syok dengan apa yang terjadi.

Di kamar mandi, Jae Gil nampak gugup ternyata ucapannya tadi tak sejalan dengan perasaannya, wkwkwk. Menyadari hal itu Jae Shik bilang agar Jae Gil bersikap baik pada Cho Ko apalagi Cho Ko cantik dan masih muda. Jae Gil berusaha mengeyahkan pikirannya.
“Apa kau menggunakan kosmetik, Hyung?”tanya Jae Gil melihat Jae Shik membersihkan mukanya dengan krim. Jae Shik menjawab buka, ia hanya sedikit memakai krim BB (beauty balm). “Saat ini apa yang akan kau lakukan, Hyung?”tanya Jae Gil.
“Aku sedang mempertimbangkan harus memihak pada siapa yang bisa memberiku keuntungan lebih banyak.”jawab Jae Shik. #Jyah ternyata Jae Shik belum berubah sama sekali T_T.

Di ruangannya, pengacara Ahn terlihat galau dengan ucapan Jae Hee yang ingin memisahkan Ma Roo dan Eun Gi namun Jae Hee ingin Ma Roo di pihaknya ditambah Jae Hee pernah bilang akan melepaskan segalanya jika Ma Roo menjadi taruhannya. Nampaknya pengacara Ahn merencanakan sesuatu.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Ma Roo menerima telepon dari  Eun Gi yang memastikan kalau malam ini Ma Roo tak akan pulang. Ma Roo membenarkan, ia akan pulang besok pagi dan bertanya kenapa Eun Gi belum tidur. Eun Gi bilang kalau ia tak bisa tidur, ia juga mengatakan kalau hari ini ia bertemu seseorang. Eun Gi hendak menceritakannya namun terhenti dan memutuskan akan memberitahu Ma Roo besok saat ia pulang. Ma Roo mencoba menenangkan Eun Gi dengan mengatakan kalau ia akan menjemput Eun Gi pukul 5 saja karena setengah 3 masih terlalu dini.

Ternyata Ma Roo sedang menunggu direktur Kim di depan rumahnya. Begitu direktur Kim tiba di rumahnya, Ma Roo segera menemui dan memperkenalkan dirinya.

Di kamarnya Eun Gi tersenyum memperhatikan foto dirinya dan Ma Roo saat di Aomori.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Direktur Kim mengatakan walau ia tahu kenapa Ma Roo menemuinya, namun tak ada yang ingin ia bicarakan dengan Ma Roo. Ma Roo menahan langkah direktur Kim, ia bilang pasti direktur Kim pasti tahu kalau itu bukan perbuatan Eun Gi. “Apa kau menuduhku berbohong?”tanya direktur Kim.
“Anda tahu kebenarannya seperti apa.” Direktur Kim terpengaruh ia hendak masuk ke dalam rumah namun Ma Roo kembali menahannya.
“Siapa saja yang terlibat?”selidik Ma Roo, Direktur Kim seolah-olah tak mengerti maksud Ma Roo.
“Fitnah, pemalsuan dokumen perusahaan, dan Anda mungkin perlu memalsukan dokumen Kuasa Pengacara saat membuat rekening Direktur Seo. Dan bank yang terlibat mengetahui semua ini. Dong Seo Bank kan?”. Direktur Kim masih mengelak.
“Apa perlu kita pergi ke bank itu besok pagi?!”ancam Ma Roo. Direktur Kim bersikeras mengelak, Ma Roo pun memperingatkan kalau ia memberi waktu direktur Kim 1 hari untuk mengatakan kebenarannya.

Saat Ma Roo melangkah pergi, orang suruhan pengacara Ahn yang tak lain sekretaris Jo mulai beraksi. Nampaknya sedari tadi mereka sudah mengamati keduanya.

Di dalam mobil Ma Roo nampak termenung, tak selang beberapa lama mobil polisi datang menuju rumah direktur Kim. Di lain tempat, Eun Gi pulas tertidur dengan memeluk foto dirinya dan Ma Roo saat di Aomori.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Ma Roo yang tertidur di mobil terbangun mendengar bunyi ponselnya. Jae Gil yang menelepon dan langsung menanyakan di mana Ma Roo sekarang. Ia juga memberitahu kalau saat ini polisi ada di rumah mereka dan semuanya kacau. Nampak di kediaman Ma Roo polisi menggeledah rumahnya, mereka mencari Ma Roo.  Eun Gi nampak kebingungan. Jae Gil yang menelepon dari dalam toilet bertanya apa kali ini Ma Roo memukuli orang? Karena orang yang dipukulinya masuk ruang ICU. Polisi hendak memeriksa kamar mandi, Jae Gil pun beralasan kalau menderita konstipasi berat, sebentar lagi baru selesai.
Ma Roo bertanya bagaimana dengan Eun Gi dan Cho Ko? Tentu saja mereka bangun dengan kaget dan kebingungan karena tiba2 polisi datang dan menuduh Ma Roo memukuli orang hingga nyaris mati.


Di luar, Eun Gi dan Cho Ko saling menguatkan. Jae Gil bertanya Ma Roo terlibat masalah apa?. “Gara-gara kau, pada saatnya nanti, mungkin aku tidak akan meninggal dengan tenang.”keluh Jae Gil. Ma Roo bilang kalau dirinya yang melakukannya lalu meminta Jae Gil memberitahu Cho Ko dan Eun Gi agar tak khawatir. Begitu Jae Gil keluar polisi memerikasa kamar mandi, namun hasilnya nihil. Polisi pun berpesan pada Jae Gil agar menghubungi polisi begitu Ma Roo pulang.

Setelah mengantar para polisi keluar rumah, Jae Gil menenangkan kedua gadis di rumah yang nampak khawatir. Ia bilang kalau sudah berbicara dengan Ma Roo, Jae Gil memberitahu kalau Ma Roo tidak melakukannya, ia dijebak. Cho Ko lega mendengarnya, sampai jatuh terduduk.
“Tentu saja. Tidak mungkin kakakku melakukannya.”gumannya, Eun Gi berusaha menelepon Ma Roo namun nomornya tak aktif. Jae Gil menenangkan Cho Ko yang hampir menangis, lalu memberitahu Eun Gi mungkin Ma Roo mematikan ponselnya karena takut polisi melacaknya.
“Jika bukan Ma Roo, maka kita bisa pergi memberitahu polisi bahwa ini bukan kesalahannya.”ujar Eun Gi. Jae Gil menimpali ia tadi juga berpikir seperti itu, tapi Ma Roo bilang akan mengurusnya. Lalu menyuruh Eun Gi agar tak khawatir karena itu bukan perbuatan Ma Roo ditambah dulu  Ma Roo tukang cari masalah dan selalu mencari jalan keluarnya sendiri.

Subuh-subuh Eun Gi sudah bersiap, ia menunggu Ma Roo sesuai janjinya  yang akan menjemputnya pukul 5 pagi.  Eun Gi nampak gelisah karena Ma Roo belum juga datang.

Keesokan paginya polisi datang ke kantor Taesan untuk menyelidiki penganiayaan Direktur Kim dari divisi Kimia Taesan. Tak jauh dari mereka Jae Hee dan pengacara Park mendengarnya terkejut.

Tak perlu waktu lama untuk Jae Hee mengetahui apa yang terjadi. Sekretarisnya memberitahu kalau tadi malam Kang Ma Roo menganiaya Direktur Kim. Jae Hee tak langsung percaya begitu saja, ia pun bertanya di mana Ma Roo sekarang. Sekretarisnya memberi tahu kalau Ma Roo menghilang.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Eun Gi yang masih khawatir bertanya apa hal ini dikarenakan dirinya lagi Ma Roo dalam kesulitan.  Pengacara Park menenangkan kalau itu bukan karena Eun Gi.
“Mungkin, ini karena aku, kan? Dia sampai melakukan hal itu.”pikir Eun Gi, semuanya gara2 dirinya, Ma Roo selalu menanggung akibatnya demi Eun Gi sementara Eun Gi selalu membuat masalah. Pengacara Park bilang kalau itu sudah menjadi kewajiban Ma Roo, Eun Gi tak mengerti.
“Dia ada di sisimu untuk melakukan hal seperti itu.”jelas pengacara Park. Eun Gi makin tak mengerti maksud pengacara Park. Pengacara Park berusaha menjelaskan kalau Ma Roo sukarela melakukannya untuk Eun Gi jadi Eun Gi tak perlu merasa  bersalah atau terbebani dengan tindakannya. “Jika kau jadi aku, apa kau sanggup melakukannya?”tanya Eun Gi.
Pengacara Park mengalihkan pertanyaan Eun Gi dengan bertanya apa Ma Roo belum bisa dihubungi?. Eun Gi sendiri juga bingung dimana kira2 Ma Roo sekarang.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Di ruangannya Jae Hee nampak berpikir,  ia terhenyak saat ke kamar mandi bertemu Ma Roo. Jae Hee pun segera memberondong Ma Roo dengan berbagai pertanyaan. “Dari mana saja kau? Menganiaya seseorang hingga nyaris mati, apa maumu?!”hardik Jae Hee, lalu memberitahu kalau Direktur Kim menuduh Ma Roo berniat membunuhnya. Dengan tenang Ma Roo bilang kalau ia tak menganiayanya, Jae Hee tak mengerti. Ma Roo menegaskan kalau bukan ia yang melakukannya, Jae Hee lalu bertanya apa yang terjadi.
“Kurasa seseorang menjebakku lagi. Itu adalah keahlianmu, kan? Kenapa kau harus bersandiwara?”tanya Ma Roo, Jae Hee bingung dengan maksud Ma Roo. Setelah berhasil menguasai diri, Jae Hee menyarankan agar Ma Roo menyerahkan dirinya pada polisi dan mengatakan bukan ia pelakunya.
“Polisi ada di mana-mana mencarimu. Serahkanlah dirimu dulu, Ma Roo.”pinta Jae Hee.
“Cukup!”seru Ma Roo, lalu mengajak Jae Hee menyelesaikan urusan mereka satu persatu.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Langkah pertama yang harus Jae Hee lakukan adalah membersihkan nama Eun Gi dari tuduhan penggelapan dana, lalu datang menemui Eun Gi dan meminta maaf dengan tulus.
“ ‘Aku minta maaf karena memperlakukanmu seperti anjing.’ Kau juga harus mengatakan ‘Aku tidak akan mengganggumu lagi dengan tipuan kotor dan hal yang kekanak-kanakan.’ “ujar Ma Roo. Lalu bertanya Jae Hee akan melakukannya kan? Jae Hee bersikukuh menyangkal kalau itu tak ada hubungannya dengannya. Ma Roo menghampiri Jae Hee hingga Jae Hee terdesak ke dinding, lalu menegaskan Jae Hee harus melakukannya.
“Jika kau memikirkannya dengan baik-baik, kurasa kau akan tahu bahwa ini berhubungan denganmu atau tidak.”desak Ma Roo. Jae Hee berusaha bersikap tenang, lalu mengajak Ma Roo membicarakan hal itu di luar.

Ma Roo keluar lebih dulu ke ruangan Jae Hee, ia memperhatikan plang nama Presdir Han Jae Hee di meja kerja Jae Hee. Sementara itu Jae Hee masih di dalam kamar mandi, beberapa saat kemudian ia mendapat telepon  dari pengacara Ahn yang bertanya apa Ma Roo ada di sana. Jae Hee menjawab Ma Roo tak ada di sana dan bertanya kenapa. Pengacara Ahn bilang ia hanya berpikir Ma Roo pasti menemui Jae Hee. Jae Hee berbohong kembali menegaskan kalau Ma Roo tak datang menemuinya.

Jae Hee keluar bersamaan dengan para polisi yang masuk ke ruangannya. Ma Roo dan Jae Hee terhenyak,  keduanya saling bertukar pandang. Ma Roo pasti mengira kalau Jae Hee yang memanggilnya, tapi sepertinya itu atas petunjuk pengacara Ahn.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Eun Gi terkejut begitu diberitahu Sekretaris Hyun kalau Ma Roo dibawa polisi dari ruangan Jae Hee. Eun Gi bergegas ingin keluar ruangan, namun ditahan pengacara Park.  Eun Gi tak boleh pergi karena karyawan akan melihatnya. “Di masa yang akan datang kau akan memimpin perusahaan, jadi kau tidak boleh bertindak gegabah. Nanti, kau bisa ke kantor polisi denganku.”ujar pengacara Park menenangkan. Lalu Eun Gi bertanya apa Jae Hee yang memanggil polisi. Sekretaris Hyun menjawab kalau ia tak yakin, tapi sepertinya Jae Hee yang memanggilnya. Eun Gi tak habis pikir hal itu mampu dilakukan Jae Hee.

Pengacara Ahn disidang di ruangan Jae Hee, Jae Hee menyindir kalau ia melakukan hal yang tak pernah dimintanya. Pengacara Ahn beralasan hal itu yang selalu ia lakukan.
“Kupikir kau akan memuji pekerjaanku.”celetuk pengacara Ahn, Jae Hee hanya tersenyum sinis. Ibarat mobil yang harus menempuh perjalanan jauh, mobil itu bisa keluar jalur, mogok, atau rusak meski begitu mobil itu tidak boleh lupa ke mana dia harus pergi. Jadi pengacara Ahn tak bisa hanya diam saja dan membiarkan semuanya terjadi.
“Pada kondisi apapun, jika kau bimbang dan tergoncang, aku akan memegangmu dengan erat sampai akhir. Jadi, kau harus yakin dan percaya padaku, dan lihatlah ke depan saja.”

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Pembicaraan keduanya terenterupsi oleh kedatangn Eun Gi yang dikejar pengacara Park. Jae Hee langsung bertanya ada apa Eun Gi datang ke ruangannya?. Eun Gi to the point  mengajak menghentikan pertarungan mereka. “Apa yang kau inginkan? Taesan Group? Jika itu, milikilah semuanya. Aku tidak membutuhkannya.”tegas Eun Gi. Pengacara Ahn berusaha menghentikan Eun Gi, namun Eun Gi tak goyah. “Ambillah semua yang kau mau, dan lepaskan Ma Roo. Jangan jebak dia lagi…”pinta Eun Gi.  Jae Hee menghentikan langkah Eun Gi yang ingin beranjak pergi.  “Apa kau mau menukar Taesan dengan Kang Ma Roo. Kenapa?”tanya Jae Hee yang berdiri di hadapan Eun Gi. Eun Gi menjawab tak ada alasan, Jae Hee tersenyum miris. Eun Gi pamit pergi namun langkahnya kembali terhenti.
“Apa yang dia lakukan? Apa yang dia lakukan padamu hingga kau seperti ini?”tanya Jae Hee, ia mengira Eun Gi diancam atau Ma Roo menemukan kelemahannya.
“Tidak peduli betapa gilanya kau, bagaimana kau bisa menyerahkan Taesan demi laki-laki brengsek sepertinya? Bagaimana kau bisa menawarkan kesepakatan mustahil seperti itu?”cerocos Jae Hee.
“Apa menurutmu ini hal yang mustahil dan gila?”tanya Eun Gi, Jae Hee masih belum juga maksud dari kata2 Eun Gi. Eun Gi pun makin mendekat ke arah Jae Hee.

 Sinopsis Nice Guy Episode 15

“Bagiku, aku lebih mencintai Ma Roo daripada Taesan. Bukankah benar jika kau memilih yang lebih kau cintai?”ungkap Eun Gi. “Apa itu tidak berlaku untukmu, nona Han Jae Hee?”tanyanya.
“Tidak. Tidak hanya bagiku, tapi juga seluruh dunia.”jawab Jae Hee, lalu bertanya apa cinta bisa membuat Eun Gi kenyang?
“Demi memiliki Taesan, aku mampu kapan saja mendepak laki-laki, bahkan cinta sebesar apapun…”tegas Jae Hee. Lalu mengatai Eun Gi gila dan ada yang salah dengan Eun Gi.
Eun Gi membenarkan. “Apa yang bisa kukatakan? Pendapat kita memang berbeda.”ucap Eun Gi lalu pamit pergi diikuti pengacara Park. #menurut saya Eun Gi dan Jae Hee sama benar kalau dalam porsi yang sama, hidup tanpa cinta terasa hambar tapi hidup hanya dengan cinta saja juga tak kenyang wkwkkwkw.

Di luar ruangan Jae Hee, pengacara Park bertanya apa yang dilakukan Eun Gi.
“Barusan, apa kau secara pribadi memberikan Taesan pada Han Jae Hee?”seru pengacara Park, keduanya terhenti melihat kedatangan Jung Hoon. Eun Gi tak peduli dengan Jung Hoon yang menyapanya, ia terus melangkah pergi. Pengacara Park menyapa Jung Hoon dan bilang kalau ia pernah bertemu dengannya 9 tahun lalu di New York bersama Eun Gi.
“Oh, benarkah? Saya mendengar kabarnya dan kemari. Saya dengar saat ini Eun Gi sedang mengalami situasi yang sulit. Benarkah Eun Gi dicurigai melakukan penggelapan dana?”tanya Jung Hoon, yang dibenarkan pengcara Park. Jung Hoon bilang kalau ia ingin membantu Eun Gi.

Di ruangannya Eun Gi mencoba menghubungi Ma Roo, namun ponsel Ma Roo masih tak aktif. Jung Hoon masuk mengajak Eun Gi minum teh.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Pengacara Park menemui Ma Roo di kantor polisi. Ia pun mengungkapkan alasan kedatangannya, hal itu disebabkan karena Eun Gi bilang akan menyerahkan Taesan demi Ma Roo.  Mendengar hal itu Ma Roo tentu saja kaget. Pengacara Park bilang saat Eun Gi bertemu Jae Hee bilang kalau Eun Gi akan meninggalkan Taesan jika Jae Hee membersihkan nama Ma Roo. Pengacara Park juga bertanya apa itu masuk akal bagi Ma Roo, Ma Roo terdiam tergugu.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Kini Jung Joon dan Eun Gi berbicara di sebuah kafe, Jung Hoon menunjukkan foto dirinya dan Eun Gi yang bersama saat keduanya masih pacaran. Jung Hoon mengaku kalau itu foto yang selalu tersimpan dalam dompetnya hingga sekarang dan ia ingin memamerkannya pada Eun Gi saat bertemu.
“Seperti… Aku tidak melupakanmu, aku mengingatmu. Kau membuatku mengalami semua hal baru, kau tahu. Cinta pertamaku, kisah romantis pertamaku… Ciuman pertama.”ungkap Jung Hoon. Eun Gi yang memerhatikan foto tadi dengan seksama tiba2 jadi teringat dirinya kabur dari rumah pergi menemui Ma Roo dikala hujan. Eun Gi pun teringat ucapannya yang bilang ke Ma Roo kalau ciuman di kastil Hirosaki, Aomori ciuman pertamanya.  Jung Hoon terus bercerita bagaimana hubungan keduanya dulu, hal itu membuat Eun Gi kembali teringat pengakuan cintanya pada Ma Roo di kala hujan. Jung Hoon memegang erat tangan Eun Gi lalu mengajaknya pacaran lagi. Namun Eun Gi malah bilang agar Jung Hoon menyingkirkan tangannya.
“Kubilang singkirkan tanganmu.”tegas Eun Gi yang melihat Jung Hoon diam saja.
“Kenapa kau seperti ini, Eun Gi?”tanya Jung Hoon tak mengerti.
“Singkirkan tanganmu dariku, brengsek.”seru Eun Gi kesal lalu melepaskan tangannya dari Jung Hoon lalu bergegas pergi.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Kembali ke pengacara Park yang menemui Ma Roo.  Ma Roo bertanya  bagaimana jika kontrak yang ditandatangani saat Eun Gi mendapatkan kembali posisinya, ia tak meninggalkan Eun Gi apa yang akan terjadi.  Pengacara Park tak mengerti. “Pikiran seseorang bisa berubah, kan? Bagaimana jika aku meminta hal yang tidak masuk akal?”tanya Ma Roo. Pengacara Park berkilah kalau Ma Roo sudah berjanji.
“Bagaimana jika kuberitahu kau jangan pernah mempercayai janji seseorang? Kenapa kau bisa percaya seorang penipu seperti aku?” apa yang akan pengacara Park lakukan jika Ma Roo terus berdebat dengannya seperti itu?.
Pengacara Ahn memberitahu kalau mereka akan memberi Ma Roo imbalan yang lebih memuaskan.
“Jika aku memiliki Seo Eun Gi, pada akhirnya aku juga bisa memiliki seluruh Taesan. Seo Eun Gi telah jatuh cinta padaku. Bahkan, bahkan dia bilang akan menyerahkan Taesan demi menyelamatkan aku.”papar Ma Roo. Ia juga menambahkan ia hanya perlu bertahan di posisinya sekarang karena ia memiliki semua kartu As di tangannya.  Bagaimana mungkin Ma Roo melepaskan kesempatan besar seperti itu lalu bertanya apa yang akan dilakukan pengacara Park. Pengacara Park bertanya apa perasaan Ma Roo telah berubah? Jika iya ia akan mengirim Ma Roo ke penjara karena melanggar kontrak.
“Sebagai seorang pengacara, aku akan melakukan apapun yang aku bisa untuk menghentikanmu. Tapi, jika Direktur mengingat semuanya kembali, permainan akan berakhir untukmu.” Ma Roo tersenyum mendengarnya.

Jae Hee diberitahu sekretaris Jo kalau Ma Roo dibebaskan hari ini karena pejahat sebenarnya sudah menyerahkan diri. Jae Hee memastikan mereka tak akan melacak mereka, sekretaris Jo menenangkan kalau Jae Hee tak perlu khawatir karena ia sudah mengurusnya dengan baik.

Sekeluarnya dari ruangan Jae Hee, sekretaris Jo menemui pengacara Ahn di ruangannya. Pengacara Ahn nampak murka ia membanting ponselnya ke arah sekretaris Jo.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Kini Ma Roo bisa menghirup udara bebas, dan ternyata Eun Gi telah menunggunya di pintu keluar. Keduanya saling menyapa ‘annyeong’.
“Kau seorang pembohong dan…penipu. Kau mempermainkanku. Aku tidak akan membiarkannya.”ujar Eun Gi padahal tadinya keduanya saling melemparkan senyuman, Ma Roo juga terkejut mendengar kata2 Eun Gi, mungkin dikiranya ingatan Eun Gi sudah pulih.
“Kau bilang kita tidak pernah berciuman? Lagipula kau tidak mempercayaiku. Saat aku malu-malu menanyakan hal itu…Lagipula kau tidak mempercayaiku. Itu adalah ciuman pertamaku. Aku bilang itu padamu. Tapi apa? Kita tidak pernah berciuman?”ungkap Eun Gi, membuat Ma Roo seperti menyadari sesuatu. Eun Gi mendesah berat karena itu terlalu memalukan lalu melangkah pergi.

Sinopsis Nice Guy Episode 15

Setelah tersadar Ma Roo segera mengejar Eun Gi, dan bilang agar Eun Gi tak pernah lupa saat ini. Yup, Ma Roo mencium Eun Gi dan bilang kalau itu ciuman pertamanya. Kissu mereka diiringi lagu yang dinyanyikan Ma Roo pula,  so sweet kali. Tak jauh dari mereka Jae Hee melihat semua itu dari dalam mobil. Jae Hee tak percaya melihat pemandangan di depannya, beuh sakit bener Jae Hee melihatnya wkwkwkwk.

+++bersambun+++

Sebenarnya kasian Jae Hee juga, sudah punya laki2 yang mencintainya sepenuh hati malah ditinggalin hanya karena harta, coba dia memiliki keyakinan bahwa dia dan Ma Roo akan sukses pasti hidupnya akan bahagia. Tapi kalau nggak begitu juga nggak akan jadi drama wkwkwkw. Yosh next target movie Joong Ki with Park Bo Young ^^
Thanks to IDWS
written and capture Image by +ari airi [Twitter]
Only Posted on pelangidrama.net
DO NOT REPOST TO OTHER SITE!!! 
Dont’t ask next episode, ok!

[Sinopsis K-Drama] The Innocent Man (Nice Guy) Episode 14

Sinopsis Nice Guy Episode 14
 *saranghae*

Di episode sebelumnya Eun Gi pingsan saat Jae Hee datang menemuinya di rumah. Karena saking berusahanya mengingat kenangannya bersama Ma Roo dan pengaruh kata2 Jae Hee, Eun Gi syok berat. Ma Roo segera melarikannya ke rumah sakit dan menjaga Eun Gi. Namun begitu Eun Gi tersadar ia tak lagi mengenali Ma Roo?.

~Sinopsis Nice Guy (The Innocent Man) Episode 14~
Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo menemukan Eun Gi tertidur di taman, namun kini Eun Gi sudah tak mengenalinya lagi.
Eun Gi menghempaskan jaket Ma Roo lalu melangkah pergi. Ma Roo masih syok dengan sikap Eun Gi yang berubah tiba2, melupakan semua. Tak selang beberapa lama, Ma Roo segera mengejar Eun Gi dan menahannya. Ma Roo bertanya kenapa Eun Gi seperti itu, bukannya menjawab Eun Gi meminta Ma Roo menyingkir dan menghempaskan tangannya. Ma Roo kembali menahan Eun Gi. “Jangan main-main denganku!”seru Ma Roo. Eun Gi hanya diam menatap tajam Ma Roo lalu meninggalkan Ma Roo.

Di rumah sakit, sekretaris Hyun menemui Prof. Seok, dokter yang menangani Eun Gi.  Ia bertanya apa yang harus mereka lakukan dengan Eun Gi. Sementara Ma Roo masih mengikuti Eun Gi yang terus melangkah dari belakang. Eun Gi terus berjalan tak tentu arah seperti orang linglung.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Prof. Seok menjelaskan pasien bisa kehilangan semua ingatan mereka karena guncangan tiba2. Itu adalah cara pasien untuk melindungi  dirinya sendiri  dari ketakutannya dan rasa sakit. Sekretaris Hyun bertanya apa maksud dokter ada kemungkinan Eun Gi mungkin tak mengenali mereka lagi?. Prof. Seok mengatakan agar menganggap hal itu sebagai tes kecil
untuk menemukan ingatan Eun Gi lagi. Jika Eun Gi mampu melewati hal itu, maka semua ingatannya akan kembali.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Eun Gi nampak bingung saat akan menyebrang di lampu merah. Ia malah berniat menyebrang saat lampu pejalan kaki masih merah, Ma Roo segera menarik Eun Gi mundur.
“Apa kau… mengenalku?”tanya Eun Gi yang masih belum mengingat Ma Roo.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo membawa Eun Gi pulang ke rumah, ia menuntun Eun Gi ke kamarnya. Eun Gi melihat foto di atas meja, dirinya dan Ma Roo saat liburan di Aomori, Jepang.  Tapi Eun Gi masih tak percaya, ia mengatakan kalau itu bohong lalu melempar bingkai foto itu hingga pecah. Cho Ko yang tertidur pun terbangun.
“Bohong.”kata Eun Gi, lalu mulai melempar barang2 di sekitarnya. Ma Roo berusaha menghentikannya dan meminta Eun Gi tenang, namun Eun Gi memberontak. Ma Roo berusaha memeluk Eun Gi yang terus memberontak agar tenang. Cho Ko yang terbangun kaget dengan sikap Eun Gi yang beringas. Ma Roo pun menyuruh Cho Ko turun, yang diiyakan Cho Ko.
Ma Roo memeluk Eun Gi hingga Eun Gi terjatuh di pangkuannya karena kelelahan sendiri.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Di bawah Jae Gil menenangkan Cho Ko yang masih syok.
“Apa yang harus kita lakukan, Oppa? Kenapa Eun Gi unni seperti ini?”tanya Cho Ko yang ketakutan setengah mati. 
“Aku tahu, memang aneh karena semuanya berjalan dengan baik…”jawab Jae Gil yang juga bingung. Sementara Ma Roo masih menyangga Eun Gi yang tertidur karena kelelahan di pangkuannya.

Di rumahnya Jae Hee minum2 sembari mengingat kata2 pengacara Ahn yang mengatakan kalau ia bisa membatalkan klaim Eun Gi atas warisan Presdir Seo karena kecacatannya.
Ia juga teringat saat Ma Roo bergegas menolong Eun Gi  saat pingsan dan mengusirnya.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Keesokannya, di kediaman Ma Roo ternyata Cho Ko tidur di sofa dan Jae Gil di lantai wkwk. Sementara di kamar atas, Ma Roo sampai pagi duduk memangku Eun Gi yang terlelap.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Jae Gil menemui Ma Roo di kamar mandi yang sedang cuci muka. Ia mengatakan kalau Jae Hee datang. Ma Roo agak terkejut, Jae Gil pun menenangkan kalau ia sudah menyuruh Cho Ko untuk menghalanginya di luar. Lalu menanyakan apa yang akan Ma Roo lakukan dengan Eun Gi. Di kamarnya Eun Gi masih pulas tertidur.

Cho Ko berusaha menghalangi Jae Hee masuk ke dalam rumah. Jae Hee sedikit berbasa-basi dengan Cho Ko. Jae Hee bertanya apakah Cho Ko akan terus membiarkan Jae Hee berdiri di luar?. Cho Ko menjawab kalau kakaknya menyuruhnya melarang Jae Hee masuk ke rumah. “Aku bukan orang jahat, Cho Ko. “ucap Jae Hee.
“Jika kau bukan orang jahat, apa semua orang jahat sudah mati? Pengkhianat.”celetuk Cho Ko kesal. Jae Hee kembali bertanya apa menurut mereka ia masih seorang pengkhianat?
Cho Ko mengatakan kalau Jae Hee pasti senang karena semua keinginannya terpenuhi dengan meninggalkan kakaknya dan menikah dengan seorang konglomerat.
“Kurasa, ya? Kupikir jika semua keinginanku jadi kenyataan, aku akan sangat bahagia…”jawab Jae Hee lesu, tetiba Ma Roo keluar.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Begitu melihat Ma Roo di luar, dengan tegas Jae Hee melanjutkan kata2nya. “Aku tidak benar-benar bahagia seperti yang kupikir.”tegasnya. Cho Ko bertanya kenapa, seharusnya Jae Hee bahagia karena sekaranga ia seorang Presdir.
“Kupikir aku seperti ini karena kakakmu tidak di sampingku.”ucap Jae Hee. Tentu saja Cho Ko tak percaya, Ma Roo pun menyuruh Cho Ko masuk ke dalam rumah.
“Oppa, unni ini bukan unni yang kita kenal. Dia seorang bibi yang benar-benar aneh. Jangan lama-lama bicara dan cepat masuk ke dalam.”pesan Cho Ko lalu masuk ke dalam rumah. Haha.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Jae Hee mengatakan kalau maksud kedatangannya karena mengkhawatirkan Eun Gi. Jadi ia ingin bertemu dengan Eun Gi, Jae Hee mengajak Ma Roo masuk namun sayang sekali Ma Roo malah menyudutkan Jae Hee di pintu. Ma Roo kembali menegaskan kalau ia sudah menyuruh Jae Hee pergi dari sana. Jae Hee beralasan kalau ia ibu Eun Gi jadi ia punya hak untuk menemuinya. Ma Roo pun bertanya penuh selidik apa yang dibicarakan Jae Hee dengan Eun Gi hingga membuat Eun Gi gugup dan pingsan. Jae Hee menjawab kalau ia berbicara tentang Ma Roo dan yang disampaikannya bukan sesuatu yang baru. Ia tak tahu apa yang begitu menakutkan dan membuatnya pingsan, malah ia yang ingin bertanya.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

“Jika kau berani mengganggunya sekali lagi, kau akan melihat apa yang mampu dilakukan Kang Ma Roo…dan seberapa jauh ia akan melakukannya.”ancam Ma Roo seraya kembali mencengkram kerah baju Jae Hee dan menyudutkannya di pintu.
“Cinta bukan tentang kesetiaan. Juga bukan tentang simpati. Hanya karena kau ingin semuanya kembali normal, tidak berarti kau sedang jatuh cinta.”ungkap Jae Hee. Hal itu hanya rasa iba Ma Roo karena cinta adalah apa yang Ma Roo pernah berikan padanya. Ma Roo pun terhenyak dengan penuturan Jae Hee, ia pun melepaskan cengkramannya.
“Itulah cinta. Setelah aku kehilangan cinta, aku baru sadar betapa pentingnya cinta itu.
Sekarang aku benar-benar menyesalinya…Bagaimanapun caranya, aku ingin mendapatkannya kembali. Itulah cinta.” Walaupun Ma Roo kembali dengan gelar ‘tunangan’ Eun Gi dan bermain
dengannya seperti itu, sejujurnya ia tak keberatan. Jae Hee senang karena melihat Ma Roo kembali. “Dunia tanpamu terasa membosankan,tidak menyenangkan…Benar-benar tidak ada yang istimewa.” Ma Roo hanya tersenyum sinis mendengarnya, Jae Hee pamit pergi dan mengatakan kalau mereka akan bertemu kembali.

Dalam perjalanan Jae Hee menerima telepon dari pengacara Ahn yang memberitahukan kalau ia telah mengumpulkan catatan MRI dan scan otak Eun Gi. Hasil yang ia temukan setelah mengikutinya ke rumah sakit, Eun Gi masih menerima terapi dari seorang ahli saraf terkenal, Profesor Seok Min Hyuk. Ia pun akan mempersiapkan segala sesuatunya
untuk menangguhkan klaim Eun Gi sebagai ahli waris karena kecacatannya. Setelah mendengar itu Jae Hee melepaskan headseatnya.
“Jangan khawatir, Eun Gi. Aku akan menjagamu sampai kau mati. Aku tidak akan pernah mengusirmu tanpa uang, seperti yang dilakukan Presiden. Selama kau tahu di mana kau berdiri, selama kau tetap bodoh, cantik dan baik…seperti sekarang, maka aku tidak akan membencimu.”guman Jae Hee. Ia tak harus membenci Eun Gi karena Ma Roo dan dirinya, hidup Eun Gi menjadi berantakan. Jadi yang paling menderita pastilah Eun Gi, dari lubuk hati paling tulus ia pun meminta maaf. Waduhhh ni Jae Hee psiko hahaha.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Eun Gi yang sudah terbangun hanya duduk di samping tempat tidur menerawang. Ma Roo datang membawakan jus tomat dan mengajak Eun Gi makan. Eun Gi malah menampik jus yang diberikan Ma Roo hingga gelasnya jatuh. Ma Roo tak marah ia malah pergi mengambilkannya lagi. Ma Roo kembali membuat jus tomat. Jae Gil yang duduk bersama Cho Ko dibawah menanyakan apa Ma Roo tak apa2. Ma Roo mengiyakan, dan kembali membawakan jus yang dibuatnya ke Eun Gi. Namun lagi2 Eun Gi menampiknya hingga jatuh.
“Jika kau benci jus tomat, apa sebaiknya kubawakan susu?”tanya Ma Roo yang tak marah. Ia pun kembali turun ke bawah.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

“Jangan paksa dia dan berikan padanya nanti ketika dia ingin makan.”ujar Jae Gil yang melihat Ma Roo menuangkan susu untuk Eun Gi. Cho Ko menambahkan Eun Gi akan makan saat Eun Gi lapar. Ma Roo hanya tersenyum lalu kembali membawa susu ke kamar atas.
“Tolong berhenti marah pada Ma Roo dan minumlah susunya, Eun Gi-sshi”seru Jae Gil dari bawah. Cho Ko juga berseru dari bawah agar Eun Gi meminumnya. Namun lagi2 tetap sama, Eun Gi yang masih dipenuhi amarah kembali menampik segelas susu yang diberikan Ma Roo hingga jatuh. Ma Roo hanya tersenyum dan kembali beranjak namun Eun Gi menyuruh Ma Roo berhenti karena ia tak akan meminumnya.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Di bawah melihat kakaknya kembali menuangkan susu, Cho Ko mengomel. Apa yang dilakukan Eun Gi sudah keterlaluan, bukan dia satu2nya orang yang kesusahan.
“Dia pikir kakakku tidak sedang kesusahan? Ini tidak bisa terus terjadi. Aku perlu mengatakan padanya apa yang harus kukatakan.”omel Cho Ko lalu beranjak pergi namun langsung ditahan Jae Gil.  Jae Gil menyuruh Cho Ko diam saja, karena itu bukan masalah
yang bisa ia campuri. Ma Roo kembali ke atas segelas susu.
Eun Gi marah melihat Ma Roo dihadapannya kembali membawa segelas susu.
“Apa kau tidak dengar apa yang kukatakan? Kubilang aku tidak akan meminumnya.”seru Eun Gi kesal. Dengan santai Ma Roo menjawab kalau Eun Gi harus makan agar bisa hidup. Eun Gi mengambil segelas susu di tangan Ma Roo dan melemparkan gelas itu, alhasil gelas pecah susunya tumpah berserakan. Cho Ko yang mendengarnya dari bawah sudah tak tahan menahan kemarahannya, ia hendak menyusul ke atas namun Jae Gil menahannya. Jae Gil mengangkat Cho Ko dan mengajaknya menonton film hahaha.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo tak marah ia tetap akan melanjutkannya karena stok susu di kulkas masih ada ditambah tomat masih ada 1 dus. Dan juga di dekat rumah ada 3 pasar. Semua yang diperlukan masih tersedia baik itu gelas, energi dan waktu karena Ma Roo cuti kerja. Ma Roo kembali mengambil segelas susu namun tetap saja Eun Gi menolak, ia melemparkan gelas hingga pecah.  Melihat itu Ma Roo hanya diam lalu tersenyum dan beranjak pergi namun Eun Gi menahannya dengan memegangi kaki Ma Roo. Ternyata tangan Eun Gi berdarah, Ma Roo pun mengobatinya walau Eun Gi agak menolak.
“Kau marah, memecahkan segala sesuatu dan seperti ini setelah sakit…Sebenarnya membuatku senang. Dalam situasi ini, memang wajar jika kau gusar dan marah. Karena selama ini Seo Eun Gi, kau tampaknya terlalu gembira dan bahagia. makanya aku jadi khawatir.”ungkap Ma Roo seraya mengoleskan salep ke luka2 Eun Gi. Ma Roo berpikir mungkin Eun Gi mengubur semua rasa sakit di hatinya, jika memungkinkan ia ingin melihat Eun Gi berteriak dan menangis.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo meniup-niup tangan  Eun Gi yang diolesinya dengan salep namun Eun Gi nampak ogah2an dan masih bersikap sinis pada Ma Roo. Ma Roo memberondong beberapa pertanyaan ke Eun Gi, apakah yang ia bicarakan dengan Jae Hee dan apakah dirinya yang menyebabkan Eun Gi seperti itu lalu apa ia juga yang membuat Eun Gi kesusahan seperti itu?. “Jika ingatan tentangku membuatmu terganggu, karena ingatan itu, karena kau ingin menyembunyikan ingatan itu, membuatmu terluka seperti ini, jangan sembunyikan dan biarkan keluar.”pinta Ma Roo. Ma Roo menyuruh Eun Gi berhenti menyakiti dirinya sendiri tapi menyakitinya saja.
“Berhentilah menyakiti dirimu sendiri, tapi pukul saja aku, seperti ini. Aku baru bisa meninggalkanmu jika kau sudah membaik.”lanjut Ma Roo, lalu menyuruh Eun Gi bangkit dan berdiri sendiri agar ia bisa menghilang dari sisi Eun Gi tanpa kekhawatiran. Ma Roo kembali beranjak mengambil segelas susu, nampaknya Eun Gi mencoba mencerna kata2 Ma Roo.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo melihat Eun Gi menangis sesenggukan di samping tempat tidur saat ia kembali membawa segelas susu. Ma Roo meletakkan segelas susu itu di atas meja lalu kembali turun. Di tangga Ma Roo kembali merasakan sakit di kepalanya. Eun Gi menangis meraung-raung di kamarnya, sementara Ma Roo muntah-muntah di kamar mandi karena efek sakit kepalanya.
Eun Gi menangis sampai lelah dan tak bisa keluar air mata lagi.  Akhirnya Eun Gi berdamai dengan perasaannya, ia tertidur setelah meminum segelas susu yang diletakkan Ma Roo di atas meja.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Keesokan paginya Eun Gi turun dan menyapa Ma Roo yang sedang menyiapkan sarapan. Ia menanyakan apa tidur Ma Roo nyenyak, Ma Roo tersenyum mengiyakan dan bertanya balik apa tidur Eun Gi nyenyak. Eun Gi mengiyakan lalu duduk di ruang meja makan dapur.
Eun Gi mengatakan kalau ia bisa tidur lama karena Ma Roo dan ia bermimpi mimpi yang sangat panjang. Ma Roo mendengarkan cerita Eun Gi sembari mengolesi roti dengan selai. Eun Gi bilang kalau ia bermimpi tentang Ma Roo tapi dalam mimpinya, Ma Roo orang  yang berbeda dengan Ma Roo yang ia kenal. Ma Roo bertanya apa yang beda?.
“Kau menipuku, menyakitiku, dan orang jahat yang penuh kebohongan.”jawab Eun Gi. Ma Roo terhenyak dan menghentikan kegiatannya sebentar lalu balik bertanya jika ingatan Eun Gi sudah pulih dan semua itu benar, apa yang Eun Gi lakukan?. Eun Gi tak mengerti.
“Aku bertanya apa yang akan kau lakukan jika aku orang jahat yang muncul dalam mimpimu.”ucap Ma Roo sembari menyerahkan roti olesan selai yang selesai dibuatnya.
“Aku tidak akan bisa memaafkannya. Aku bahkan meninggalkan ayahku demi memilihmu.”
Ma Roo tertawa mendengarnya, Eun Gi pun bertanya kenapa Ma Roo malah tertawa.
Ma Roo menjawab karena ia lega, lalu berpesan Eun Gi harus melakukan seperti itu.
“Jangan lupa, jangan berpikiran lemah dan jangan pernah memaafkannya. Kau harus melakukannya seperti itu, Seo Eun Gi.”pesan Ma Roo.

Eun Gi menemui pengacara Park sendirian, pengacara Park bertanya apa yang Eun Gi dengar dari Jae Hee hingga pingsan. Eun Gi mengaku kalau ia ingat Jae Hee menemuinya dan berbicara padanya saat ia sedang tak enak badan tapi ia tak begitu ingat percakapan keduanya. Pengacara Park mengatakan kalau ia mendengar ingatan Eun Gi kembali. Eun Gi menjawab ia hanya ingat kejadian kecil yang acak. Pengacara Park kembali bertanya apa itu.
Eun Gi bilang kalau ia ingat pengacara Park mengatakan padanya bahwa Kang Ma Roo mendekatinya dengan maksud balas dendam pada seseorang. Eun Gi teringat ucapan pengacara Park saat di kafe yang memberitahukan tujuan Ma Roo.  Eun Gi bertanya apa maksud semua itu?. Scene beralih ke Ma Roo yang datang ke Taesan.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Kembali ke Eun Gi, ia ingat pengacara Park mengatakan dengan jelas siapa itu (nyonya=Jae Hee) namun ia tak ingat dengan jelas siapa itu.
“Orang yang punya hubungan dekat dengan Kang Ma Roo dan untuk orang itu, dia mendekatiku. Pengacara Park Joon Ha mengatakan itu padaku.”ungkap Eun Gi.  Walau agak kaget, pengacara Park mempertanyakan apakah ia mengatakan seperti itu, Eun Gi mengiyakan dan bertanya siapa orang itu. Lalu Eun Gi juga bertanya Ma Roo orang seperti apa?. “Sisi lain dari Kang Ma Roo yang aku tidak tahu…mungkin, kau tahu?”lanjut Eun Gi, pengacara Park agak tergagap apa yang harus ia katakan untuk menjawab pertanyaan Eun Gi.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo menemui Jae Hee di ruangannya. Ma Roo datang karena Jae Hee ingin menemuinya, ia juga menolak saat Jae Hee mempersilahkannya duduk. Jae Hee mengakui kalau ia kekanak-kanakan karena telah menuduh Ma Roo sebagai mata2 perusahaan. Ia pun meminta maaf dan mengajak Ma Roo melupakan semuanya dan berhubungan baik di masa depan. Lalu Jae Hee mengulurkan tangannya sebagai tanda permohonan maafnya namun Ma Roo malah mengatakan bagaimana jika ia tak mau menerima permintaan maaf itu.
“Haruskah aku berlutut? Aku bisa berlutut. Di depanmu, aku bisa berlutut seribu atau bahkan sepuluh ribu kali. Haruskah aku benar-benar berlutut?”tanya Jae Hee memelas. Ia pun hendak berlutut namun ditahan Ma Roo.
“Ini menjijikkan.”ucap Ma Roo sinis. Ma Roo juga menambahkan rasanya ia akan muntah melihat sikap Jae Hee seperti itu. Ma Roo lalu menghempaskan Jae Hee dan beranjak pergi, Jae Hee hanya bisa menangisi kepergian orang yang dulu rela berkorban untuk dirinya.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Pengacara Park kembali mempertanyakan apa Eun Gi yakin kalau ia mengatakan hal seperti itu.  Eun Gi mengiyakan kalau Kang Ma Roo sedang mencoba menipunya. Pengacara Park mencoba memanipulasi ingatan Eun Gi, mempertanyakan itu bukan orang lain. Eun Gi mengiyakan, ia yakin dengan ingatannya. Pengacara Park mempertanyakan apa Eun Gi yakin tak mengarang ingatan itu karena dirinya tak pernah mengatakan hal seperti itu pada Eun Gi dan ini pertama kali ia mendengarnya. Eun Gi tak percaya namun pengacara Park mengiyakan. Eun Gi kembali agak ragu dan bingung dengan ingatannya.
“Kudengar ada banyak orang di dunia yang menipu diri mereka dengan mengarang ingatan mereka sendiri. Bahwa 30% dari ingatan yang mereka simpan, sebenarnya adalah kenangan palsu yang mereka ciptakan sendiri.”ujar pengacara Park menenangkan Eun Gi.
Eun Gi pun mengatakan mungkin ia yang salah, pengacara Park mengangguk lalu menanyakan apa ada hal lain yang ingin Eun Gi katakan padanya. Eun Gi mengatakan kalau ia ingin memulihkan ingatannya secepatnya. Ia tak akan takut dan bersembunyi lagi, ia ingin melakukan segala yang ia bisa. Jika itu memang akan membantu  ingatannya pulih,
ia akan melakukan apa saja. Hal itu diiyakan pengacara Park.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Di kantor Taesan, pengacara Ahn memberitahu Jae Hee kalau ia sudah mengumpulkan semua dokumen yang dibutuhkan, dan sekarang yang mereka butuhkan hanya cara untuk membuktikan ketidakmampuan Seo Eun Gi mengelola manajemen perusahaan, dan mengekspos kondisinya secepat mungkin. Tentu saja itu tak akan mudah sampai ia bisa mengingat kembali Eun Gi pasti akan terus bersembunyi di balik Kang Ma Roo.
Jae Hee pun mengungkapkan rencananya kalau mereka akan memisahkan Ma Roo dan Eun Gi, membawa Ma Roo ke pihak mereka. Bakat Ma Roo terlalu berharga untuk diberikan ke orang lain. “Aku menginginkannya. Aku ingin semua yang ada padanya.”tegas Jae Hee. Pengacara Ahn agak gimana gitu, kyaa dasar Jae Hee psiko hahaha. Terobsesi banget dia mendapatkan Ma Roo. Sayangnya percakapan keduanya terpotong dengan kedatangan Eun Gi.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Eun Gi datang menemui Jae Hee dan berbasa-basi menanyakan kabar Jae Hee. Jae Hee agak terkejut melihat kedatangan Eun Gi dengan wajah ceria dan fresh.
“Kupikir kau sedang sakit…Apa yang membuatmu datang ke sini tanpa memberi kabar?”tanya Jae Hee. Eun Gi menjawab kalau ia datang untuk memberi salam, karena hari itu ia resmi
mulai bekerja kembali di perusahaan. Eun Gi juga mengatakan kalau ia  merasa terlalu terbebani oleh masalah kesehatannya akhir-akhir ini. Mungkin ia akan pulih jika berinteraksi langsung dengan mereka karena itu adalah perusahaannya, dan orang-orangnya  yang ada di sana .
“Kita akan sering bertemu, mohon bantuannya.”ucap Eun Gi lalu memberi hormat dan pamit undur diri. Jae Hee hanya bisa menahan kesal melihat Eun Gi bersikap seolah tak terjadi apa2.

Ma Roo bertanya apa Eun Gi serius akan kembali bekerja?. Eun Gi mengatakan dari sanalah ia ingin memulai, yang dulu tempatnya dengan begitu ia akan lebih cepat mendapatkan kembali ingatannya. Mendengar semangat Eun Gi, Ma Roo tak bisa berbuat apa2.

Langkah pertama yang Jae Hee lakukan untuk mengetes kemampuan Eun Gi adalah dengan memberinya sebuah tugas. Jae Hee meminta Eun Gi membantunya menyelesaikan kesepakatan kerja sama Taesan  dengan Tae Yang Cosmetics yang Eun Gi mulai
tahun lalu, tetapi tidak bisa menyelesaikannya. Karena Taesan sedang meninjau kembali kesepakatan itu dan keduanya sepakat mengadakan pertemuan, perwakilan Taesan mendadak berhalangan hadir. Karena Jae Hee tahu kedekatan Eun Gi dengan CEO Min jadi ia meminta Eun Gi menggantikannya. Jae Hee memberitahukan lokasi pertemuannya, mendengar itu Eun Gi agak bingung begitu pula sekretaris Hyun.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo datang ke ruangan Eun Gi. Melihat wajah bingung Eun Gi dan sekretaris Hyun, Ma Roo bertanya ada masalah apa?. Sekretaris Hyun pun menceritakan kondisi yang mereka hadapi. Lalu Ma Roo bertanya pada sekretaris Hyun, apa yang ia ketahui tentang CEO Min.
Sekretaris Hyun menceritakan kalau CEO Min sangat menyukai Eun Gi bahkan ingin
menjadikannya sebagai menantu, keduanya memiliki hubungan yang baik. Eun Gi bilang kalau ia tak ingat. Sekretaris Hyun menambahkan pada saat itu sekretaris Kim menemaninya dalam pertemuan itu jadi ia akan pergi berbicara dengannya untuk mencari tahu tentang CEO Min. Melihat kegugupan Eun Gi Ma Roo menenangkan Eun Gi, agar Eun Gi tak terlalu memaksakan diri, mereka bisa membatalkannya dengan beralasan mereka ada urusan mendadak. Eun Gi menolak ia tetap akan melakukannya karena jika dirinya tiba-tiba mengatakan tak bisa hadir, mereka akan curiga. Ma Roo berusaha membujuk Eun Gi namun Eun Gi keukeuh karena ia tak ingin mengatakan kalau ia tak bisa. Ia yakin bisa menghafal semuanya.

Ma Roo mengantar Eun Gi ke tempat pertemuan, Eun Gi mencatat semua info keluarga yang diberikan sekretaris Hyun. Sesampainya di depan ruang pertemuan, Ma Roo bertanya apa sebaiknya mereka masuk bersama. Eun Gi menolak ia akan pergi sendiri, ia pun menenangkan Ma Roo dan beranjak masuk.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Eun Gi dengan tenang menyapa orang yang dikiranya CEO Min. Eun Gi memulai percakapan seperti yang diajurkan sekretaris Hyun. Ia mengatakan kalau sejak setahun lalu mereka belum pernah bertemu lagi. Sejak dirinya bersama ayahnya (Presdir Seo) datang menghadiri perayaan ulang tahun perusahaan CEO Min mereka tak pernah bertemu lagi. Orang yang dihadapan Eun Gi mempertanyakan kebenaran itu, tapi mungkin ingatannya saja yang salah. Karena akhir2 ini ia pelupa. “Saya mendengar berita tentang anak Anda.”lanjut Eun Gi, Ceo Min agak sendu mendengarnya.

Di ruangan Jae Hee, pengacara Park menanyakan apakah Eun Gi bersama Presdir Nam yang dikiranya Ceo Min. Wow jadi Jae Hee memberikan info yang salah, sebenarnya orang yang ditemui Eun Gi itu bernama Presdir Nam tapi Jae Hee menginfokan kalau yang ditemui Eun Gi adalah CEO Min.
Pengacara Park menanyakan tujuan  Jae Hee yang sebenarnya. Karena hal itu bisa menyebabkan masalah dan menyebabkan Presdir  Nam menarik tawaran investasinya. Dengan santai Jae Hee mengatakan itulah yang diinginkannya, semakin besar kesalahan Eun Gi maka kekecewaan Dewan Direksi padanya akan semakin besar.

Eun Gi yang tidak ngeh berbicara dengan orang yang salah terus melanjutkan obrolannya.
“Sepertinya baru kemarin saya dengar anak Anda akan menikah, dan sekarang sudah hidup bahagia. Anda bahkan sudah memiliki cucu, bukan? Saya lihat di pesta pernikahan, sepertinya menantu Anda orang yang baik. Anda pasti sangat diberkati.” Presdir Nam yang sedari tadi diam akhirnya mengatakan apa Eun Gi mabuk.
“Beraninya kau datang ke sini dan bicara omong kosong seperti itu? Dasar wanita kurang ajar! Beraninya kau berkata tentang putraku seperti itu?!”maki Presdir Nam, Eun Gi hanya bisa tertunduk.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo segera berlari ke ruang pertemuan menemui Eun Gi yang terduduk lesu, nampak sekali kekhawatiran di wajah Ma Roo. Eun Gi mengungkapkan kalau orang yang ditemuinya tadi bukan CEO Min dari Tae Yang Cosmetics tapi Presdir Nam dari Perusahaan Kimia Mo Sung.  “Putranya meninggal karena kecelakaan mobil 5 bulan yang lalu. Tapi untuk seseorang yang baru saja kehilangan putranya, aku…”ucap Eun Gi terhenti lalu berniat minum soju namun dihalau Ma Roo, ponsel Eun Gi berbunyi. Jae Hee meneleponnya. Di telepon Jae Hee marah2 karena Eun Gi sudah mengacaukan semuanya. Jae Hee menghardik Eun Gi yang dikiranya kembali ke Taesan hanya untuk merusaknya karena ia tak percaya Jae Hee menjadi Presdir.
“Kepada seorang yang baru kehilangan putra satu-satunya, kau mengatakan apa?! Apa ada yang salah dengan otakmu? Gara-gara kau, Presiden Nam menjadi marah. Dia menarik investasinya dari Taesan resort. Bagaimana kau akan bertanggung jawab?”cecar Jae Hee.
Eun Gi balik menyerang Jae Hee yang memberinya informasi salah, namun Ma Roo segera mengambil ponsel Eun Gi dan mematikannya. Eun Gi bertanya kenapa Ma Roo mematikan teleponnya padahal ia belum selesai bicara. Eun Gi berusaha mengambil ponselnya namun dihalau Ma Roo.
“Kupikir kita telah jatuh ke perangkap mereka, Eun Gi.”ucap Ma Roo sedih.

Jae Hee tersenyum puas atas kemenangan yang diraihnya. Pengacara Ahn mengatakan kalau berita tentang kesepakatan investasi yang dirusak Eun Gi telah menyebar di seluruh perusahaan bahkan dewan direksi sudah mulai menyadari masalah itu. Ia juga menyuruh Jae Hee menggunakan insiden ini sebagai bahasan rapat direksi minggu depan dan ia akan menyiapkan dokumen untuk mengumumkan ketidakmampuannya mempimpin perusahaan.
“Ternyata dia lebih mudah daripada yang kuperkirakan, Seo Eun Gi. Apa sebaiknya kita merayakannya?”pikir Jae Hee. Pengacara Ahn balik bertanya apa Jae Hee ingin merayakannya.
“Ini tidak seru. Akan lebih seru jika lebih menantang. Karena ini terlalu mudah, jadinya tidak seru.”pikir Jae Hee.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Di rumah, Eun Gi mengaku kalau ia benar2 malu, seharusnya ia mendengarkan Ma Roo tak seharusnya ia pergi. “Apa yang kupikirkan hingga bisa melakukan ini?”guman Eun Gi memelas.
“Eun Gi-ah”ucap Ma Roo simpati.
“Tanpa bantuan orang lain, aku bahkan tidak bisa memenuhi kebutuhanku sendiri. Apa yang kupikirkan hingga bisa melakukannya?”keluh Eun Gi menyadari kebodohan yang ia lakukan.
“Jangan menyalahkan diri sendiri. Lain kali, kau pasti bisa lebih baik. Jika kau menunggu, kau pasti dapat mengingat kembali.”ucap Ma Roo menenangkan. Lalu bertanya kenapa Eun Gi sangat terburu-buru ingin ingatannya pulih.  Eun Gi menjawab kalau ia ingin secepatnya mengingat Ma Roo.
“Ma Roo…seberapa banyak dia menyayangi dan mencintai Seo Eun Gi…aku ingin secepatnya ingat lagi.” Ma Roo nampak sedih mendengarnya, Eun Gi pun menyenderkan kepalanya di atas meja. Ia menyadari apa yang dilakukannya, di hari pertamanya ia malah menghancurkan perusahaan. “Apa yang harus kulakukan? Apa yang bisa kulakukan sekarang? Aku seharusnya tidak kembali. Kita menyerah saja. Kita hentikan saja semuanya.”ucap Eun Gi frustasi.

Keesokan paginya Ma Roo membangunkan Eun Gi yang masih pulas tertidur karena ada tempat yang harus ia datangi. Dengan terpaksa Ma Roo memaksa Eun Gi bangun, mengangkat Eun Gi yang tak beranjak dari tempat tidur.
“Bangun. Kau harus menyelesaikan masalah yang kau mulai.”ujar Ma Roo.
“Sudah kubilang kita menyerah saja. Sudah kubilang aku akan merelakan Taesan.”ucap Eun Gi dan beranjak kembali tidur namun dihalau Ma Roo.
“Jangan konyol. Kau bahkan tidak punya hak untuk merelakan Taesan. Apa yang telah kau lakukan hingga layak menyerah?” Ma Roo menambahkan jika ingatan Eun Gi telah pulih dan Eun Gi merebut kembali posisi yang pantas untuknya,  Eun Gi baru boleh meninggalkan Taesan jika saat itu ia tidak ingin memiliki Taesan dan berkeinginan meninggalkannya.
Eun Gi mengatakan kalau ia tak bisa melakukannya, ia sudah menyerah mengingat apa yang sudah dilakukannya kemarin. Ma Roo meyakinkan kalau Eun Gi bisa melakukannya tapi Eun Gi bersikeras kalau ia tak bisa berbuat apa2. Dengan yakin Ma Roo kembali mengatakan kalau Eun Gi bisa, dan dirinyalah buktinya.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Ma Roo pun membawa Eun Gi ke rumah Presdir Nam dan meninggalkannya sendirian di sana.
Presdir Nam yang beranjak pergi ke luar rumah melihat Eun Gi di depan rumahnya, namun ia berlalu karena Eun Gi hanya diam saja.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Di kantor, pengacara Park mengatakan kalau apa yang dikatakan Ma Roo benar. Kalau pihak Han Jae Hee tampaknya mendapatkan semua catatan scan CT dan MRI  Eun Gi, jadi mereka pasti sudah tahu keadaan Eun Gi sebenarnya oleh sebab itu mereka menguji Eun Gi seperti itu. Dan tujuannya hanya satu mereka ingin mengumumkan bahwa Eun Gi sekarang cacat. Jadi apa yang harus mereka lakukan sekarang?.

Sampai malam, Eun Gi masih menunggu di depan rumah Presdir Nam hingga si empunya rumah pulang.  Presdir Nam tetap mengacuhkan Eun Gi ia berlalu masuk tanpa menghiraukan permintaan maaf Eun Gi. Ma Roo melihat hal itu dari jauh.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Jae Hee sampai di rumah, Eun Suk menyambutnya. Karena hari ini ia sedang bahagia jadi ia menawarkan membelikan Eun Suk hadiah. Jae Hee menanyakan apa yang diinginkan Eun Suk.
“Katakan semuanya. Aku akan membelikanmu yang terbaik di dunia.”
“Eun Gi noona!”seru Eun Suk, Jae Hee tak mengerti.
“Eun Gi noona. Aku ingin Eun Gi noona.”seru Eun Suk antusias, ia ingin Eun Gi sebagai hadiah hahaha.
“Yang lain selain Eun Gi noona.”bujuk Jae Hee.
“Eun Gi noona… kenapa, kenapa dia tidak pulang ke rumah lagi?”tanya Eun Suk.
“Jangan Eun Gi noona, tapi mintalah yang lain.”
“Kalau begitu, es krim dan Eun Gi Noona.”jawab Eun Suk, tetap saja Eun Gi yang diinginkan Eun Suk. Jae Hee bertanya apa tidak ada yang lain diinginkan Eun Suk selain Eun Gi.
“Dunia ini ada banyak mainan yang mewah dan indah, tapi yang bisa kau pikirkan hanya Eun Gi  noona? Senjata, mobil, robot, baju, dan mobil-mobilan…Ada banyak mainan bagus di dunia ini. Mama bilang mama akan membelikan semuanya, bahwa mama akan melakukan segalanya. Tapi hanya itu yang bisa kau pikirkan?”omel Jae Hee. Eun Suk pun menangis mendengar omelan Jae Hee. Jae Hee tak bisa berkata apa2 lagi, ia pun menyuruh ahjuma yang datang karena mendengar Eun Suk menangis. Eun Suk berlalu seraya mengatakan kalau ia benci mamanya, Jae Hee syok mendengarnya.

Eun Gi masih berdiri di depan rumah Presdir Nam, Ma Roo mengawasinya dari jauh. Presdir Nam keluar dan menanyakan berapa lama Eun Gi akan tetap di sana, karena itu tak ada gunanya ia menyuruh Eun Gi pulang. Sebelum Presdir Nam beranjak kembali masuk Eun Gi mengakui kondisinya. Ia melakukan itu karena memiliki alasan, ia terkena amnesia. Mendengar kata amnesia Presdir Nam pun menghentikan langkahnya. Eun Gi mengaku agar ia bisa keluar dari situasi sulit ia berpura-pura mengenal beliau  pada pertemuan pertama mereka. “Karena yang saya pikirkan hanya ingin melindungi Taesan, saya berpura-pura mengenal Anda, menipu Anda, dan dengan membicarakan putra Anda, saya pun menyakiti Anda. Silakan caci maki saya sepuasnya, sampai semua amarah Anda hilang. Saya… benar-benar ingin meminta maaf.”mohon Eun Gi. Mendengar itu Presdir Nam kembali mendekat ke arah Eun Gi. “Kau hilang ingatan?”tanyanya. Eun Gi mengatakan bukan hanya hilang ingatan,
otaknya juga mengalami gangguan.
“Tidak peduli apa pun yang kau katakan, aku tidak akan mengubah keputusanku untuk menarik investasi. Selain itu, kenapa aku harus percaya dan berinvestasi…pada seseorang yang mengalami gangguan otak?”. Eun Gi mengatakan kalau kedatangannya bukan untuk mengubah keputusan soal investasi .

Sinopsis Nice Guy Episode 14

“Saya ingin melakukan apapun yang saya bisa…untuk mengambil kembali rasa sakit yang mungkin telah saya timbulkan.” Presdir Nam bertanya kenapa Eun Gi membocorkan informasi tentang kekurangan terbesarnya sebagai pengelola perusahaan?. Eun Gi menjawab kalau ia yakin karena ia akan sembuh dan membaik. Presdir Nam kembali bertanya kenapa Eun Gi percaya padanya, bagaimana kalau ia  menyebarkan berita itu, apa yang akan Eun Gi lakukan?
“Saya sudah memikirkannya. Jika Anda menyebarkan berita itu, mau bagaimana lagi. Dan…saya telah berbuat salah.”jawab Eun Gi, lalu membungkuk dalam2 sebagai permintaan maafnya. Presdir Nam beranjak masuk ke dalam rumah. Ma Roo memandang sedih Eun Gi.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Keesokan paginya, Pengacara Ahn menyerahkan dokumen kerugian yang diderita Taesan atas gagalnya kesepakatan investasi dengan Presdir Nam. Ia juga mengajak mengadakan pertemuan mendesak bersama dewan direksi untuk mengatasi masalah itu. Tetiba ada info mengatakan ada telepon dari Presdir Nam, Jae Hee pun menyuruh menyambungkannya.
Presdir Nam menelepon untuk membicarakan hal berkaitan dengan Eun Gi, Jae Hee menyela ia meminta maaf dan beralasan kalau Eun Gi masih belajar dan sangat kurang berpengalaman dalam bisnis, seharusnya ia tidak mengirimnya. Namun tanggapan Presdir Nam lain, ia malah ingin secepatnya mengadakan pembicaraan lagi. Jae Hee tak mengerti,  Presdir malah memberi Jae Hee kejutan lagi, ia ingin Eun Gi sebagai tim pelaksana dalam kesepakatan investasi baru nanti.
“Tapi… saya dengar ada peristiwa yang tidak menyenangkan terjadi di pertemuan waktu itu.”ungkit Jae Hee. Presdir Nam malah balik mempertanyakan itu, dan beralasan kalau ia tak ingat apa2 hahaha.
“Almarhum Presiden Seo benar-benar membesarkan putrinya dengan baik. Aku merasa mengenal dekat Direktur Seo, dan aku ingin memulai kesepakatan ini lagi.”
Mendengar rencananya gagal, Jae Hee menyuruh pengacara Ahn mengundang dewan direksi untuk rapat, mereka akan mengungkapkan semua dokumen tentang Eun Gi.

Rapat dewan direksi dimulai, Eun Gi juga turut hadir dan mengikuti jalannya rapat. Setelah selesai membahas materi rapat, Jae Hee menggunakan kesempatan itu untuk mengangkat masalah posisi Eun Gi, Eun Gi terhenyak mendengarnya. Namun tetiba datang seorang staf masuk memberikan secarik kertas pada Jae Hee. Nampaknya orang yang memberikan kertas itu Jae Shik, kakaknya Jae Hee. Jae Hee terhenyak membaca isi kertas tersebut, Jae Shik mengajak Jae Hee membahas rencananya membunuh Eun Gi. Peserta rapat menyadari perubahan wajah Jae Hee, Jae Hee pun meminta maaf dan mengajak semuanya beristirahat sebentar dan dilanjutkan nanti. Jae Hee beranjak bangkit, nampak ia sedikit sempoyongan, Pengacara Ahn ikut bangkit hendak menolong Jae Hee namun Jae Hee mengisyaratkan tidak perlu. Jae Hee pun keluar ruangan.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Betapa syoknya Jae Hee melihat kakaknya nampak akrab dengan Ma Roo. Melihat Jae Hee sudah keluar, Jae Shik pun menyapa dan menghampiri Jae Hee. Ia mengaku kalau ia menceritakan semuanya pada Ma Roo, tentang bagaimana Jae Hee memintanya  untuk memastikan Seo Eun Gi benar-benar hilang untuk selamanya sehingga dia tidak bisa kembali. “Ma Roo memberitahuku…jika aku masuk ke dalam ruang konferensi itu, dan mengatakan semua yang kau lakukan, Ma Roo bilang dia akan membiayaiku untuk seumur hidupku. Kau tahu, bukan berarti aku benar-benar menyukai Ma Roo…tapi setidaknya, dia menepati janjinya. Dia benar-benar berbeda darimu. Dia tidak terlihat keren, tapi… dia selalu melakukan semua yang dia bilang akan dilakukannya.”ungkap Jae Shik. Ma Roo tersenyum mendapat tatapan sinis Jae Hee. Jae Shik mengatakan kalau Jae Hee pasti lebih tahu daripada dirinya. Ia juga bilang akhirnya tahu kalau Ma Roo membayar konsekuensi atas pembunuhan yang dulu dilakukan Jae Hee.

Sinopsis Nice Guy Episode 14

Jae Hee kembali ke ruang rapat, dan mengatakan kalau ia berniat mengajukan usulan untuk mengangkat  Eun Gi  menjadi wakil Presdir Taesan Group. Semua terhenyak kecuali Ma Roo yang berdiri di depan pintu. Jae Hee pun berjalan ke arah Eun Gi dan mengulurkan tangannya.  “Maukah kau menerima tawaranku, Direktur Seo Eun Gi?”tanya Jae Hee. Ma Roo tersenyum mendengarnya.

+++Bersambung+++
head image by official site Nice Guy
Written & Captured Image by Ari [G+|Twitter]
Posted only on pelangidrama.net
Don’t Repot to Other Site!  
 Please be patient!!! don’t ask next episode! OK! 

Don’t forget minna, mulai hari ini movie yang dibintangi Park Bo Young dan Song Joong Ki mulai diputar diblitz ^^, jangan lupa nonton ya 🙂

[Sinopsis K-Drama] The Innocent Man (Nice Guy) Episode 13

Sinopsis Nice Guy Episode 13

Di episode sebelumnya, hubungan Ma Roo dan Eun Gi makin dekat. Keduanya bahkan berlibur bersama, dari hal itu terlihat jelas kalau Ma Roo membantu Eun Gi karena dia benar-benar mencintai Eun Gi. Akankah hubungan keduanya mulus tanpa halangan?

~Sinopsis Nice Guy (The Innocent Man) Episode 13~

Awal episode ini kita disuguhi fanservice dari Joong Ki eh Ma Roo yang sedang mandi bwahaha, tenang pemirsa masih batas normal kok :P. Sekelarnya mandi, Ma Roo berdiri di depan cermin dan menuliskan sesuatu di cermin itu. Sementara di dapur Eun Gi sibuk memasak.  Ma Roo menulis kata ‘kebahagiaan’ ia tersenyum melihatnya lalu menghapus tulisan itu.

Sambil mengaduk-aduk masakan yang dibuatnya Eun Gi teringat pesan dokter, kalau ia harus berusaha mengingat semuanya dan tak menghindar walau kenangan itu sangat menyakitkan hingga ia tak tahan lagi. Eun Gi bisa mendapatkan ingatannya kembali dari sana. Mengingat itu Eun Gi menghentikan aktivitasnya dan berusaha mengingat kejadian saat ia mengalami kecelakaan. Belum sempat melihat wajah siapa yang ditabraknya, Eun Gi tersadar dan terengah-engah.

Dari belakang Ma Roo mengingatkan kalau Eun Gi bisa menggosongkan masakannya. Kini dari belakang Ma Roo membantu Eun Gi mengaduknya dan bertanya apa Eun Gi tahu cara memasaknya (beuh bikin envy). Walau belum sepenuhnya fokus karena masih terhenyak dengan yang diingatnya tadi, Eun Gi mengiyakan.  Ma Roo memuji Eun Gi yang sudah mengalami kemajuan dan bertanya di mana Cho Ko. Eun Gi menjawab kalau Cho Ko pergi ke pemandian bersama Jae Gil. Ma Roo mengingatkan jika Eun Gi terlalu lama tak ke kantor mereka akan mempersalahkannya, jadi minggu depan mereka akan ke kantor bersama walau Eun Gi hanya menyapa karyawan saja. Eun Gi memanggil Ma Roo dan mengatakan kalau ia takut. Eun Gi takut kalau suatu hari Ma Roo bosan padanya, pergi meninggalkannya karena dirinya jadi menyebalkan dan merepotkan. Ma Roo tersenyum mendengarnya dan menenangkan kalau itu tak akan pernah terjadi.

“Kau tidak pernah tahu apa yang ada dalam hati orang.”ucap Eun Gi lemah, Ma Roo segera membalikkan wajah Eun Gi  ke hadapannya.
“Aku yang paling mengerti hatiku. Hatiku tidak akan bosan padamu. Hatiku juga tidak akan merasa kau menyebalkan atau merepotkan. Apalagi meninggalkanmu…”ujar Ma Roo meyakinkan Eun Gi. Melihat Eun Gi masih ragu, Ma Roo kembali menenangkan kalau ia tak akan meninggalkan Eun Gi. Keduanya tersenyum bahagia, sayang tak berlangsung lama. Beberapa detik kemudian terdengar bunyi bel rumah.

Ma Roo keluar melihat siapa yang datang, Ma Roo tak mengenali 3 orang tamunya ini. Salah satunya memperkenalkan diri kalau mereka dari Kejaksaan Seoul. Orang itu memaparkan tujuan kedatangan mereka yaitu menggeledah rumah Ma Roo karena Taesan group menuntutnya atas tuduhan mencuri dan membocorkan rahasia perusahaan. Jaksa tadi menunjukkan surat pengeledahan dan memaksa masuk.

Di Taesan, pengacara Park memberitahu Jae Hee kalau petugas penyelidik telah menuju rumah Ma Roo. Ia juga memberikan dokumen yang akan mendukung tuduhan mereka. Kegiatan Kang Ma Roo sejak tahun lalu terekam dalam semua dokumen itu sehingga Ma Roo tak akan mudah lolos. Jae Hee tak bergeming ia hanya menghela nafas panjang.

Di kediaman Ma Roo, tim jaksa segera menggeledah rumah Ma Roo baik computer, laptop ataupun dokumennya. Salah satu dari mereka menemukan sebuah flashdisk, ia pun memeriksanya. Melihat kedatangan orang2 tak dikenal dan memeriksa ruangan Eun Gi bingung, bertanya siapa mereka. Ma Roo menenangkan kalau ini bukan masalah serius lalu meminta Eun Gi menunggu di kamar. Tetiba 2 orang jaksa yang memeriksa komputer dan laptop Ma Roo memberitahukan kalau mereka telah menemukannya. Ketua tim pun meminta Ma Roo ikut bersama mereka. Tapi Ma Roo meminta ia diijinkan makan dulu.
“Wanita di sebelahku ini, baru pertama kalinya dia membuatkanku sarapan. Jadi, aku harus memakannya.”ujar Ma Roo menjelaskan sekaligus menenangkan Eun Gi.

Tim jaksa menunggu di luar, di dalam Ma Roo makan bubur buatan Eun Gi ditemani pembuatnya. Eun Gi bertanya ada apa.  “Ini adalah cara Taesan Group untuk menyingkirkanku.”jawab Ma Roo santai. Eun Gi nampak gusar, kenapa Ma Roo malah diam saja. Ma Roo tak menanggapi pertanyaan Eun Gi, ia mengatakan rela mati untuk sup yang dimakannya. Ia juga menyarankan agar lain kali Eun Gi memberi garam yang agak banyak jika membuatnya lagi. Eun Gi kembali bertanya apa yang akan dilakukan Ma Roo?. Dengan santai Ma Roo menjawab kalau ia harus membersihkan namanya dari jebakan itu.
Eun Gi kembali memberondong pertanyaan namun Ma Roo malah mengatakan enak seolah tak peduli dengan kekhawatiran Eun Gi. Bukannya tak peduli Ma Roo hanya tak ingin Eun Gi makin khawatir, ia mengatakan kalau sudah selesai makan dan bertanya apa Eun Gi akan membuatkannya lagi.
“Bagaimana kau bisa membuktikan dirimu tak bersalah dalam masalah ini?”tanya Eun Gi lagi. Ma Roo pun menunjukkan cara mengatasi masalah yang menderanya dengan menelepon Jae Hee langsung dihadapan Eun Gi.

Ma Roo keluar bersiap pergi bersama tim Jaksa, sebelum masuk ke dalam mobil Ma Roo menebak kalau mereka tak memiliki surat penahanan. Kepala tim Jaksa nampak kaget, Ma Roo yakin kalau itu tuduhan palsu.
“Kita akan segera tahu setelah penyelidikan.”
“Lagipula saya tidak tertangkap basah melakukan kejahatan. Lain kali jika Anda ingin menahan saya, bawalah surat penahanan.”elak Ma Roo lalu mengembalikan surat penggeledahannya dan beranjak pergi. Ma Roo tak peduli walau kepala tim memanggil-manggilnya, ia beranjak pergi mengendarai mobilnya.

Ternyata Ma Roo menemui Jae Hee yang hendak sarapan. Jae Hee menyuruh Ma Roo datang karena ia merasa kesepian jika sarapan, jadi ia memesan makanan kesukaan Ma Roo. Jae Hee menyuruh Ma Roo duduk, namun Ma Roo tak menurut.
“Ada apa dengan pertunjukkan yang membosankan dan tidak menarik ini?”selidik Ma Roo. Jae Hee berpura-pura tak mengerti maksud Ma Roo. “Apa yang kau lakukan, nona Han Jae Hee?”
Jae Hee tak bergeming ia keukeuh tak tahu duduk perkara apa yang dimaksud Ma Roo.
Tetiba ponsel Jae Hee berbunyi ia pun mengangkatnya. Orang yang menelepon memberitahu kasus yang mendera Ma Roo, seperti biasa Jae Hee kembali berakting peduli pada Ma Roo. Ma Roo hanya tersenyum mendengar dan melihat akting Jae Hee.
“Apa yang kau lakukan? Apa kau memberi bocoran rahasia Taesan pada perusahaan pesaing kita? USB yang berisi data operasional perusahaan kita ditemukan dalam laci di kamarmu.”ujar Jae Hee lalu menanyakan kebenaran hal tersebut. Ma Roo tersenyum menanggapinya, bagaimana bisa mereka tahu USB di lacinya, walau agak terkejut Jae Hee hendak menjelaskan namun dipotong Ma Roo.
“Aku mungkin dikeluarkan dari kampus, tapi seingatku, IQ-ku lebih tinggi 30 poin darimu. Suatu perbuatan yang akan segera terungkap. Suatu perbuatan bodoh yang bahkan si kepala batu Han Jae Hee tidak akan melakukannya. Apa kau pikir seorang jenius seperti aku tidak dapat menduganya?”. Ma Roo juga menyarankan jika Jae Hee ingin menuduhnya, maka ia harus melakukannya dengan benar hingga dirinya tak bisa membuka mulut.

Jae Hee tak gentar, ia menyudutkan Ma Roo kalau ia sudah tahu pekerjaan Ma Roo sebelum masuk Taesan yaitu sebagai calo informasi rahasia dan mata2 perusahaan. Ma Roo pun tahu kalau Jae Hee sudah menyelidiki riwayatnya. Jae Hee menambahkan kalau ia juga tahu seseorang yang bisa menjadi saksi kehebatannya di masa lalu. Jadi walau rencananya tak sempurna tapi ia bisa menjatuhkan tuduhan palsu pada Ma Roo dan bisa dipastikan Ma Roo tak akan lolos dengan mudah. Banyak bukti yang menunjukkan Ma Roo adalah tersangkanya, tapi tidak ada bukti bahwa Ma Roo tak melakukannya. Jae Hee yang merasa prihatin berpura-pura perhatian dengan mengusap-usap bahu Ma Roo, namun Ma Roo hanya memandangnya tanpa ekspresi. Jae Hee juga menyarankan agar Ma Roo pergi meninggalkan semuanya selagi masih punya kesempatan. Jika Ma Roo pergi dengan tenang ia akan membatalkan semua tuntutannya dan akan menghentikan kasusnya sebelum sampai pengadilan. Jae Hee terus nyerocos sok perhatian pada keluarga Ma Roo termasuk Eun Gi dan melecehkan usaha Ma Roo menghancurkan dirinya. Ma Roo nampak geram mendengarnya.

Di kamarnya Eun Gi berusaha menghafal wajah2 Jae Hee dan pengacara Ahn melalui foto yang tertempel di dinding.

Pengacara Park menemui pengacara Ahn di ruangannya dan langsung to the point bertanya apa yang direncanakannya. “Apa kau selalu menggunakan cara murahan dan kejam? Kau memanipulasi bukti. Dan menjebak orang tak bersalah. Apa ini kebiasaanmu?”.
Pengacara Ahn santai menghadapi tudingan pengacara Park, ia keukeuh kalau permainan berakhir karena Ma Roo akan meninggalkan Taesan.
“Berakhir atau tidak, kita tentukan nanti.”sanggah pengacara Park. Lalu sedikit mengancam pengacara Ahn, ia bertanya apakah ia harus menggunakan kartu terakhirnya. Sambil menahan geram, pengacara Ahn menebak kalau sebenarnya itulah yang diinginkan Pengacara Park, jika Ma Roo menghilang dari sisi Eun Gi itu  lebih baik untuknya. Pengacara Ahn menganggap Joon Ha munafik karena sudah jelas ia menyelidiki latar belakang Ma Roo.

“Sadarlah Joon Ha. Kang Ma Roo bukanlah seseorang yang perlu kau dukung, tapi seseorang yang harus kau singkirkan.”tegas pengacara Ahn jika pengacara Park benar2 menginginkan Eun Gi seraya bangkit dari duduknya.
“Apa aku harus memilikinya?”balas pengacara Park membuat pengacara Ahn tak mengerti.
Pengacara Park menjelaskan bagi dirinya mencintai seseorang tak harus memilikinya. Pengacara Ahn mengatai Joon Ha bodoh begitu pengacara Park hendak pergi.
“Kurasa kita tidak berbeda. Kita ada di jalan yang sama, hanya karena kau bertemu Han Jae Hee, dan aku bertemu Seo Eun Gi.”ungkap pengacara Park lalu menambahkan kalau mereka tak akan bertemu lagi. Karena ia akan  akan menempuh jalan yang berbeda.

Han Jae Hee menelepon jaksa Choi hendak mengatakan kalau mereka telah membatalkan tuduhannya pada Kang Ma Roo. Namun ia malah mendapat berita mengejutkan kalau Ma Roo secara sukarela datang ke kantor polisi dan minta dilakukan penyelidikan. Jelas saja Jae Hee syok mendengarnya.

Ma Roo datang menemui jaksa Choi, jaksa Choi tak mengerti kenapa Ma Roo datang menemuinya padahal Taesan sudah membatalkan tuntutannya. Ma Roo tahu itu namun ia datang karena ingin dibersihkan namanya dan meminta jaksa Choi membuktikan kalau dirinya tak bersalah. “Tuan Jaksa, tolong selidiki kasus ini tanpa ditutup-tutupi. Tolong bersihkan nama saya. Jangan terpengaruh dengan masa lalu dan kesalahan saya.”pinta Ma Roo. Ma Roo mengakui kalau dulu ia memang seperti itu tapi itu semua kejahatan masa lalunya. “Apa kau sadar kau mengakui perbuatanmu di depan seorang jaksa dan itu bisa merugikanmu?”ucap jaksa Choi lalu mengingatkan kalau ia menyelidikinya ia bisa memenjarakannya. “Saya melakukannya supaya jika saya jadi orang jahat, saya bisa cepat mati. Saya tidak bisa bunuh diri, dan meninggalkan adik perempuan saya.”ungkap Ma Roo, alasan Ma Roo melakukan itu semua karena ingin dihukum sampai menerima hukuman mati.
Jaksa Choi bertanya lalu sekarang apa alasan Ma Roo melakukan hal itu. Dengan memantapkan hati Ma Roo mengatakan kalau sekarang ia ingin hidup karena ia memiliki alasan untuk hidup. Sudah pasti alasan Ma Roo hidup adalah Eun Gi hehehe.

Eun Gi terlihat memilih baju yang akan dikenakannya. Ternyata ia datang sendirian ke rumah ayahnya yang kini ditinggali Jae Hee dan Eun Suk. Seraya menyentuh dinding tembok Eun Gi mencoba mengingat-ngingat kenangan di rumah itu. Saat hendak membunyikan bel datang Eun Suk dan ahjuma datang. “Eun Gi noona. Ahjuma, itu Eun Gi noona.”ujar Eun Suk. Ahjuma segera menghampiri Eun Gi, Eun Gi mencoba mengingat-ingat siapa orang yang dihadapannya. Ia pun menyapa ahjuma dengan menanyakan kabarnya. Eun Suk menghambur ke arah Eun Gi dan memeluknya, Eun Gi mencoba mengingat siapa anak kecil yang mengaku adiknya itu.
“Aku merindukanmu, Noona. Kenapa kau tidak kembali ke rumah? Apa kau tahu berapa lama aku menunggumu, Noona?”rengek Eun Suk yang dibenarkan ahjuma. Ahjuma mengajak Eun Gi masuk namun Eun Gi menolak dan beranjak pergi  tapi  Eun Suk menarik Eun Gi mengajaknya masuk

Sementara ahjuma pergi menyiapkan makan. Eun Gi melihat ruang keluarga dan menyentuh sofa dan mengingat-ngingatnya. Eun Suk mengulang kata yang diucapkan Eun Gi, Eun Gi menyuruh Eun Suk jangan menirunya. Bukannya menurut Eun Suk malah makin menirukan apa yang diucapkan Eun Gi. “Apa kau bodoh?”tanya Eun Suk.
“Apa maksudmu?”tanya Eun Gi tak mengerti.
“Noona dulu bilang seperti itu padaku. ‘Apa kau bodoh?’”jawab Eun Suk.  Eun Gi mencoba mengingatnya, namun ia tak peduli  malah bermain dengan Eun Suk. Ia mengusap kepala Eun Suk, dan berkacak pingang. Eun Suk pun mengikutinya.

Ma Roo bergegas masuk rumah mencari Cho Ko, Ma Roo panik diberitahu Eun Gi hilang.

Cho Ko menjelaskan kalau dirinya pergi sebentar namun saat kembali Eun Gi sudah tak ada. Saat Ma Roo hendak menghubungi ponsel Eun Gi, Cho Ko mengatakan kalau ponsel Eun Gi ditinggalkan.
Jae Hee yang sampai di rumahnya nampak stress, Cho Ko dan Ma Roo keluar rumah mencari Eun Gi. Keduanya pun berpencar.

Eun Gi asyik mengajari Eun Suk bermain game. Tentu saja membuat terkejut Jae Hee yang baru tiba melihat Eun Gi begitu akrab dengan adik tirinya. Jae Hee pun menanyakan kapan Eun Gi datang, Eun Gi yang tadinya ceria kembali ke wajah acuhnya.
“Mama, aku bermain Monster Game dengan Eun Gi noona. Aku menang. Iya kan, Noona?”ujar Eun Suk, Eun Suk mencoba memanggil-manggil Eun Gi namun Eun Gi hanya diam.

Ma Roo nampak khawatir karena tak juga menemukan Eun Gi. Dengan  langkah gontai ia kembali ke rumah. Ia segera beranjak begitu pintu rumah terbuka namun ternyata yang datang Jae Gil. Ia pun memarahi Jae Gil kenapa tak mengangkat ponselnya. Jae Gil bilang kalau ia sedang belajar di perpustakaan dan menanyakan apa yang terjadi. Ma Roo mengatakan kalau Eun Gi tak ada di rumah. Jae Gil pun memberitahu kalau Eun Gi pergi ke rumahnya.  Jae Gil bertanya apa Eun Gi tak pamitan padanya, padahal Jae Gil  sudah berpesan agar Eun Gi memberitahu Ma Roo.
“Aku bilang kalau itu bahaya, juga khawatir jika dia ketahuan dan mencoba mencegahnya, tapi kata dokternya supaya dia cepat sembuh, dia harus pergi ke tempat-tempat yang dikenalnya.”terang Jae Gil.
“Kenapa baru sekarang kau memberitahuku?”seru Ma Roo kesal.
“Memangnya kau bertanya?”balas Jae Gil. Ma Roo pun bergegas melesat menjemput Eun Gi.

Di rumah ayahnya, Eun Gi makan bersama Jae Hee dan Eun Suk. Suasana agak canggung. Eun Gi asyik makan kecambah yang ditiru Eun Suk. Jae Hee pun memanggil ahjuma minta diambilkan kecambah lagi. Jae Hee bilang ke Eun Gi kalau dulu ia tidak menyukai kecambah.
Eun Gi hanya diam lalu mencicipi makanan lain diikuti Eun Suk. Ahjuma datang membawa kecambah melihat makanan yang dimakan Eun Gi, ahjuma menanyakan keadaan Eun Gi.
Ahjuma mengatakan kalau Eun Gi alergi remis, lalu mengecek pergelangan tangan Eun Gi. Terlihat efek alergi, Eun Gi pun pamit ke kamar mandi diikuti Eun Suk.

Jae Hee menyuruh ahjuma membawakan obat anti alergi. Sembari membereskan meja, ahjuma mengatakan kalau Eun Gi seperti orang yang berbeda. Jae Hee tak mengerti.
“Dia memang Direktur Seo, tapi…seperti bukan dirinya. Lagipula, ada yang aneh.” Ahjuma beranjak pergi namun Jae Hee menahannya. Setelah mencerna apa yang dibilang ahjuma, Jae Hee meminta ahjuma menyajikan makanan yang Eun Gi tak boleh makan yaitu ikan flounder.

Di kamar mandi Eun Gi menyiram pergelangan tangannya yang memerah dengan air, ia pun teringat kalau ia alergi remis juga buah persik.

Bel rumah berbunyi, Ma Roo tiba ia pun bergegas masuk dan menanyakan pada ahjuma apa Eun Gi ada di sana. Ahjuma mengatakan kalau Eun Gi sedang makan bersama Jae Hee dan Eun Suk. Ma Roo menuju ruang makan, lalu berujar kalau ia datang untuk menjemput Eun Gi.
Jae Hee memberitahu kalau Eun Gi sedang ke kamar mandi. Jae Hee menawari Ma Roo makan bersama, namun Ma Roo menolak karena mereka akan segera pulang.
Jae Hee bertanya kenapa terburu-buru, ia menyuruh Ma Roo membawanya setelah Eun Gi selesai makan. Lalu Jae Hee menyuruh ahjuma memanggil Eun Suk dan mengambil piring kosong.

Kini di meja makan tinggal Jae Hee dan Ma Roo, Jae Hee pun menanyakan kenapa Ma Roo datang ke kantor Jaksa Wilayah padahal ia sudah membatalkan tuntutannya.
“Supaya aku bisa membuktikan bahwa aku tidak bersalah. Lagipula aku tidak ada kerjaan.”jawab Ma Roo santai. Walaupun itu tak mudah tapi ia rasa tak sulit juga.
“Saat penyidik menemukan penjahat sebenarnya, korban akan dibebaskan dari kasus ini dan namanya dibersihkan. Dia mempertaruhkan namanya dan berjanji padaku.”terang Ma Roo. Hal itu membuat Jae Hee sedikit tak tenang. Eun Gi tiba, Ma Roo berkata kalau ia datang untuk menjemputnya. Lalu keduanya duduk di meja makan, melihat Eun Gi makan obat Ma Roo bertanya apa itu.  Eun Gi mengatakan kalau tanpa sadar ia makan remis jadi alergi. Jae Hee menawarkan ikan flounder yang tak boleh Eun Gi makan. Beruntungnya sebelum Eun Gi memakannya datang ahjuma memberitahu kalau Eun Suk muntah terus karena makan banyak jadi terjadi masalah pencernaan. Jae Hee pamit pergi, dan mempersilahkan keduanya melanjutkan makannya.

“Apa kau akan terus begini?”tanya Ma Roo, Eun Gi meminta maaf.
“Aku tidak bisa diam saja menunggu ingatanku kembali. Kupikir aku harus melakukan sesuatu. ”ungkap Eun Gi. Ia juga beralasan kalau ia ingin cepat sembuh, dan membantu Ma Roo. Ditambah ia tak ingin terus bersembunyi di belakang Ma Roo. Ma Roo melihat pergelangan tangan Eun Gi yang terkena alergi.  Tetiba datang ahjuma mengantarkan nasi untuk Ma Roo, ia senang Eun Gi sekarang baik mau bermain dengan Eun Suk dan makan semuanya tanpa pilih2 termasuk ikan flounder yang disajikannya walau Eun Gi tak menyukainya. Mendengar itu Ma Roo menyadari sesuatu.

Jae Hee mengecek keadaan Eun Suk di kamarnya. Eun Suk  meminta mamanya untuk bilang ke kakaknya agar jangan pergi. “Katakan padanya untuk tinggal bersama di rumah kita. Oke?”pinta Eun Suk.
“Baiklah. Mama mengerti. Mama akan mengatakan padanya.”ucap Jae Hee. Lalu ia beranjak ke meja makan namun sudah kosong. Jae Hee kesal mereka pergi tanpa berpamitan padanya walau bagaimana pun ia nyonya rumah. Jae Hee mengambil catatan yang ditinggalkan Eun Gi.
Mengijinkanku bermain dengan Eun Suk dan meski aku tidak tahu kenapa kau ragu padaku, Kurasa ini salah, Jae Hee. Ikan Flounder itu…suatu kehormatan bagiku.”

Dalam perjalanan pulang Ma Roo menegaskan kalau mulai sekarang kemana pun Eun Gi pergi harus bersamanya. “Wow, aku benar-benar terpana. Karena mereka menyajikan makanan yang tidak kuinginkan di meja makan, aku berteriak pada mereka. Itu yang mereka bilang.”ujar Eun Gi tak percaya.  Ma Roo mengatakan bukankah ia sudah bilang kalau dulu Eun Gi wanita kasar.
“Aku tahu…Menakutkan jika tiba-tiba ingatanku kembali. Sekarang saja aku sudah terkejut. Setiap kali aku tahu orang seperti apa aku dulu aku selalu terkejut dan merasa hampir gila.” Eun Gi berpikir apakah ia menerima jika dirinya tahu seperti apa ia dulu. Mendengar itu Ma Roo berujar agar Eun Gi tetap seperti ini, Eun Gi tak mengerti. “Jangan mencari ingatanmu yang hilang, namun…tetaplah seperti ini saja.”jelas Ma Roo. Eun Gi bertanya apa Ma Roo serius, Ma Roo mengiyakan.
“Tidak mau!”tegas Eun Gi membuat Ma Roo nampak terkejut.
“Sebenarnya, aku tidak tertarik dengan ingatan tentang hal lain, tapi aku ingin mengingat kembali kenangan bersamamu, Ma Roo. Aku ingin mengingatnya. Bagaimana kita bertemu, bagaimana kita saling mencintai, ke mana saja kita pergi, obrolan apa saja yang kita lakukan dan kita dengar, dan mimpi-mimpi kita.”papar Eun Gi, ia ingin mengingat itu semua.
Eun Gi menyalakan musik yang sama saat mereka dengar di mobil ketika Cho Ko menangis di dalam mobil. Eun Gi bertanya apa Ma Roo ingat lagu itu, lagu yang pernah mereka dengarkan bersama. Ma Roo terhenyak mendengarnya, ia pun sadar ingatan Eun Gi sedikit demi sedikit mulai pulih.

Di kantor Ma Roo selift dengan pengacara Park Joon Ha. Pengacara Park mengingatkan pengakuan Ma Roo itu akan berakibat fatal bagi dirinya sendiri. Dengan santai Ma Roo menjawab kalau ia tak tahu, karena sudah pasti pengacara Park tahu kalau itu bukan bidang Ma Roo.
“Kau bilang kau akan memberikan setengah bagian Taesan jika aku mengembalikan posisi Eun Gi, kan? Karena kau akan memberiku setengah bagian Taesan, aku harus mempertaruhkan nyawaku. Hidupku bukanlah sesuatu yang penting.”ujar Ma Roo. Pembicaraan keduanya terhenti saat melihat Jae Hee dan pengacara Ahn.

Keduanya pun menemui mereka lalu memberi hormat pada Jae Hee. Jae Hee menyapa apa Ma Roo apa  ia kembali dengan selamat kemarin. Ma Roo mengiyakan.
“Aku sedih memikirkan bahwa aku tidak bisa melihatmu lagi di kantor. Bagaimanapun, senang bertemu denganmu.”ujar Jae Hee membual. Ma Roo membalas uluran tangan Jae Hee dan berkata,”Bagaimana mungkin?Jangan bohong.” Hal itu membuat Jae Hee terhenyak dan pengacara Ahn menahan kesal. Ma Roo memberitahukan kalau dengan CCTV yang terpasang di rumahnya mereka sedang mencari semua orang mencurigakan yang berada di sekitar rumahnya. Bahkan mereka meminta polisi divisi kejahatan dunia maya untuk menyelidiki bukti USB dan komputernya.
“Ah. Aku pikir aku harus memberitahumu seberapa jauh mereka menyelidiki tuduhan palsu terhadapku.”lanjut Ma Roo yang makin membuat Jae Hee dan pengacara Ahn tak berkutik. Ma Roo mengungkapkan kalau mereka akan memberitahu media, jadi jika media mengetahuinya, maka ia bisa lebih mudah membalik tuduhan itu. “Apa yang tidak boleh terungkap. Permukaan yang sesungguhnya dapat terlihat. Jika kita bisa membalik kasusnya…”ujar Ma Roo mengingatkan.

Eun Gi menemui dokter, professor Ma Roo saat kuliah. Dokter bertanya apa Eun Gi mengingat hal lainnya. Eun Gi menceritakan kalau saat ia berada di terowongan ia sedang menyetir dan ekspresi wajahnya mengandung banyak emosi  ada kesedihan, balas dendam. Dokter bertanya kenapa bisa begitu, Eun Gi menjawab kalau ia masih belum tahu. Walau belum pasti Eun Gi melanjutkan kalau ia menyetir mobilnya menuju seseorang hingga melanggar batas jalan. Eun Gi mencoba mengingat kenapa ia melakukan semua itu namun gagal, dokter pun menyuruh Eun Gi sampai sana saja. Lalu dokter memberi tugas agar Eun Gi mencoba mengingat kenapa dirinya pindah jalur, siapa yang ia lihat dan ia tuju.

Pengacara Ahn menanyakan dimana rumah sakit mana Eun Gi dirawat setelah kecelakaan pada sekretaris Jo. Ia juga menyuruh agar rekaman CT scan dan MRI ruma sakit itu ditunjukkan pada dokter Kim, dan memintanya memastikan apakah itu benar milik Eun Gi. Sekretaris Jo mengerti, tapi ia bingung kenapa pengacara Ahn memintanya. Pengacara Ahn merasa kalau catatan medis itu mungkin dipalsukan.

Di kamarnya Eun Gi mencoba mengingat saat dirinya mengalami kecelakaan, belum sempat melihat wajah orang yang ditabraknya Eun Gi tersadar. Tetiba bel rumahnya berbunyi, ternyata yang datang Jae Hee.  Eun Gi tak langsung membukakan pintu, ia mengangkat telepon karena ponselnya berbunyi. Ma Roo yang meneleponnya, menanyakan keadaannya dan mengajak Eun Gi kencan Sabtu besok karena ia akan pulang kerja  lebih cepat. Eun Gi pun memberitahu kalau Jae Hee ada di depan rumah mereka. Ma Roo berpesan agar Eun Gi tak membuka pintunya sampai ia datang. Ia akan segera sampai, Ma Roo pun segera mengebut pulang.

Jae Hee terus memencet bel dan memanggil-manggil Eun Gi. Ia yakin kalau Eun Gi ada di rumah. Di dalam rumah Eun Gi nampak gelisah, ia pun memutuskan membuka pintunya. Jae Hee masuk membawa oleh2 yang dibawakan supirnya . “Apa kau tahu, aku tidak suka karena kemarin kau pulang begitu saja? Kurasa kau salah paham.”ujar Jae Hee, ia beralasan kalau ia tak tahu Eun Gi sangat benci pada lauk itu. Ia pun meminta maaf dan akan lebih berhati-hati jadi ia membawakan makanan yang Eun Gi sukai. Eun Gi mengucapkan terima kasih.

Melihat Eun Gi sendirian, Jae Hee bertanya kemana Cho Ko dan Jae Gil.
“Cho Ko dan Jae Gil….Kau kenal mereka?”tanya Eun Gi balik.  Jae Hee menjawab tentu saja ia mengenal mereka. Eun Gi kembali bertanya kapan Jae Hee bertemu mereka.
“Tentu aku pernah bertemu mereka. Adik perempuan dan teman Ma Roo.” Eun Gi bertanya bagaimana Jae Hee tahu. Jae Hee balik bertanya apa Eun Gi tak tahu.
“Apa kau bertanya saat aku bersama dengan mereka? Aku pernah menghabiskan waktu bersama mereka.”ungkap Jae Hee sembari memandangi foto keluarga Ma Roo lalu menghampiri Eun Gi. Jae Hee mengajak Eun Gi pulang. Meskipun Eun Gi membencinya dan ia tak menyukai Eun Gi tidak benar juga Eun Gi tinggal bersama Ma Roo karena Eun Gi dan Ma Roo belum menikah secara resmi. Ditambah mereka belum mengadakan pesta pernikahan jadi hal itu akan jadi pergunjingan orang. Eun Gi mengungkapkan kalau ia nyaman berada di sana, ia akan tinggal di dekat Kang Ma Roo.

Jae Hee menanyakan kenapa Kang Ma Roo, di antara semua pria kenapa harus Ma Roo.  Sementara itu Ma Roo terus memacu mobilnya.
“Apa kau tidak memiliki pilihan lain? Hanya karena kau membenciku. Hanya karena kau ingin menghancurkan ibu tirimu, kenapa kau menghancurkan hidupmu sendiri?”cecar Jae Hee. Eun Gi tak mengerti, Jae Hee menyuruh Eun Gi menghentikan itu semua. Tetiba Eun Gi teringat saat Jae Hee marah2 saat dirinya tersadar dari pingsannya setelah pulang dari rumah Ma Roo. Eun Gi sedikit terhuyung mengingat itu semua, Jae Hee memegang tangan Eun Gi dan mengatakan walau ia tak menyukai Eun Gi, tapi ia tidak membencinya. “Jika kau memperlakukanku lebih manusiawi. Jika kau memperhatikan Eun Suk seperti kemarin, maka kita…tidak akan seperti ini. Aku tidak ingin kau sakit hati karena aku. Aku tidak berharap kau terluka karena aku.”papar Jae Hee. Eun Gi kembali teringat peringatan Jae Hee saat di ruang spa. Eun Gi kembali terhuyung, Jae Hee menambahkan kalau Eun Suk juga selalu mencarinya.
“Ma Roo….Kenapa kau tidak menyetujuinya?”tanya Eun Gi. Melihat kondisi Eun Gi, Jae Hee ingin mengeceknya namun tangannya dihalau Eun Gi.
“Aku bertanya kenapa kau sangat tidak menyukai Ma Roo? Aku sangat menyukainya dan aku tidak bisa hidup tanpanya. Kenapa kau keberatan aku bersama dengannya?”cecar Eun Gi.

Seperti biasa di drama2 Ma Roo nggak nyampe2 karena jalanan padat wkwkw. Jae Hee bertanya apa Eun Gi bertanya karena ia tak tahu. Eun Gi mengiyakan.
“Alasan Kang Ma Roo mendekatimu, kau pasti sudah tahu, kan? Jika kau tahu, kenapa kau…”tanya Jae Hee namun terhenti karena melihat Eun Gi yang seperti orang panik.
Eun Gi kembali menghalau tangan Jae Hee saat Jae Hee ingin memeriksanya. Ia pun meminta Jae Hee memberitahunya, tetiba Eun Gi teringat percakapannya dengan pengacara Park, yang memberitahu tujuan Ma Roo mendekatinya. Eun Gi merasakan sakit luar biasa mengingat itu semua, Jae Hee mengajak Eun Gi ke rumah sakit namun ditolaknya. Eun Gi terkapar di lantai menahan sakit. Ma Roo tiba di saat yang tepat.

Ma Roo segera mendorong Jae Hee menjauh lalu mencoba menyadarkan Eun Gi. Jae Hee mencoba memanggil-manggil Ma Roo, namun dengan tatapan sadisnya (bwahaha) Ma Roo menyuruh Jae Hee pergi. Ma Roo pun membopong Eun Gi dan segera melarikannya ke rumah sakit.   Sementara Jae Hee hanya bisa terduduk mencerna semua yang dialaminya.

Sekretaris Hyun memarahi Cho Ko dan Jae Gil, kenapa mereka berdua tak ada di rumah. Cho Ko menjelaskan kalau ia pergi sebentar mengirim foto profilnya ke agensinya.
“Kudengar kau adalah pengangguran. Seorang pengangguran harusnya diam di rumah. Kau keluyuran ke mana?”tanya Sekretaris Hyun pada Jae Gil.
“Pengangguran justru lebih sibuk. Mereka harus pergi ke beberapa tempat dan menemui orang-orang untuk wawancara kerja.”jawab Jae Gil. Sekretaris Hyun menggerutu jadi siapa yang harus dipercaya untuk menjaga Eun Gi.

“Kau percaya pada kami sekali. Kau harus mempercayai kami hingga akhir. Hari ini kita hanya sedang sial. Mulai sekarang kami akan menjaganya tanpa mengedipkan mata sekalipun.”ujar Jae Gil. Cho Ko mengumpat kalau sekretaris Hyun mirip The Hulk kalau sedang marah hahaha.

Ma Roo terus menunggui Eun Gi, Eun Gi yang masih pingsan berusaha mengingat wajah orang yang ditabraknya namun belum juga berhasil. Melihat Eun Gi tersadar Ma Roo menanyakan keadaan Eun Gi dan apakah ia masih mengenalinya. Ma Roo juga meminta maaf karena ia terlambat datang. Eun Gi tak menjawab ia kembali tertidur. Pengacara Park tiba, tapi begitu melihat Ma Roo begitu perhatian pada Eun Gi ia pun mengurungkan langkahnya menemui Eun Gi.

Di kantornya, Jae Hee minum sendirian. Tetiba datang pengacara Ahh, ia pun menghentikan Jae Hee yang ingin minum. Walaupun moodnya sejelek apapun, pengacara Ahn melarangg Jae Hee minum2 di kantor. “Sekarang kau mencampuri semua urusan, Manajer Ahn.”
“Kau terlihat lemah dan menyedihkan. Jangan minum-minum di kantor meski hanya ada aku.” Lalu memberikan buku catatan Eun Gi setelah kecelakaan dan laporan dari dokter Kim. Pengacara Ahn juga memberitahukan kalau hasil medis itu bukan milik Eun Gi, Jae Hee tak mengerti. “Setelah kecelakaan itu, kondisi Seo Eun Gi hanya diketahu oleh Pengacara Park. Aku yakin dia pasti menggunakan pengaruhnya dan menukar catatan medisnya.”ungkap pengacara Ahn.
“Kenapa Pengacara Park melakukannya? Jadi… Itu… Apa maksudmu?”tanya Jae Hee, namun tetiba ia menyadari sesuatu ia pun segera melihat buku catatan Eun Gi dan hasil medis dokter Kim. Pengacara Ahn menduga Eun Gi pasti mengalami cedera otak parah.
“Pertama, hilang ingatan dan kemampuan kognitifnya, lalu kemampuan membaca dan menulisnya. Dia dibantu orang-orang sekitarnya untuk bersandiwara.” Mendengar itu Jae Hee teringat saat Eun Gi pertama kali datang dan menanyakan dimana kamar ayahnya, Eun Gi dengan ceria bermain Eun Suk hingga Eun Gi alergi remis. Pengacara Ahn mengatakan walaupun kini mereka belum punya buktinya ia akan terus mencarinya. “Jika kecurigaanku benar…Aku ingin menggagalkan Direktur Seo Eun Gi mengklaim warisannya. Jika Direktur Seo ditunjuk sebagai pewaris, dia akan menjadi pewaris sah perusahaan almarhum Presiden Direktur. Semua kekayaan dan saham Taesan, akan berada di tangan Direktur Seo Eun Gi.”

Eun Gi tersadar, ia melihat Ma Roo tertidur di sampingnya. Beberapa saat kemudian saat Ma Roo terbangun Eun Gi sudah tak ada. Ma Roo pun bergegas mencarinya. Tak menemukan di ruang informasi Ma Roo keluar rumah sakit mencarinya. Saat merasa frustasi Ma Roo melihat Eun Gi tertidur di taman depan rumah sakit. Ma Roo pun menghampiri dan mencoba membangunkannya. Ma Roo melepaskan jaketnya untuk selimut Eun Gi sembari memanggil-manggil Eun Gi. Eun Gi terbangun. “Kenapa kau keluar diam-diam? Apa kau tahu aku sangat khawatir?”tanya Ma Roo namun Eun Gi hanya diam.
“Kau tidak mendengarkanku ya? Jika kau terus seperti ini…”seru Ma Roo marah namun segera menyadarinya. Ia pun meminta maaf dan mengajak Eun Gi masuk. Namun Eun Gi menolak dan bertanya siapa Ma Roo.
“Siapa kau?”tanya Eun Gi. Ma Roo mengira Eun Gi bercanda, ia kembali mengajak Eun Gi masuk namun Eun Gi kembali menolak dan menanyakan siapa Ma Roo.

+++Bersambung+++

Wahhh akhirnya punya waktu melanjutkan sinopsis ini wkwkkw, yoshhh 7 episode lagi fighting!!

Written & Captured Image by Ari [G+|Twitter]
Posted only on pelangidrama.net
Don’t Repot to Other Site!  
 Please be patient!!! don’t ask next episode! OK!