[Profile] Ko Chen Tung si ‘Ko-Teng’ dalam You Are The Apple of My Eye

Haloo.. setelah tahun lalu saya membuat profile dari Michelle Chen dan alhamdulillah jadi profile terpopuler 😀 , untuk kali ini saya akan mengulas profile dari pasangannya dalam drama taiwan “You Are The Apple of My Eye”, Ko Chen Tung. Kenapa saya memilih untuk mengulas Ko Chen Tung? jawabannya simple, karena saya suka karakter dan aktingnya saat berperan sebagai Ko Ching Teng di “You Are The Apple of My Eye” ^^.
Berperan sebagai siswa SMA yang nakal dan pemalas namun menjadi seorang penulis di kemudian hari membawa cowok kelahiran Penghu County, Taiwan 18 juni 1991 ini mendapat penghargaan Best New Actor di The 48th Golden Horse Awards dan 12Th Chinese Film Media Awards untuk perannya dalam debut film pertamanya “You Are The Apple of My Eye” yang dibintanginya bersama aktris cantik Michelle Chen di tahun 2011.
Iklan

[Profile] Furukawa Yuki ~ Pemeran Irie Naoki dalam Itazura na Kiss ~ Love in Tokyo ~

Konbanwa Minnasan,
Adakah yang masih doki-doki dengan Irie Naoki, hehe. Kali ini kita bahas profilnya Furukawa Yuki, pemeran Irie Naoki dalam Itazura na Kiss ~ Love in Tokyo yuk.
Profil Furukawa Yuki
Furukawa Yuki (古川雄輝(フルカワユウキ)) yang lahir di Tokyo, 18 Oktober 1987 ini namanya langsung melesat setelah ia membintangi remake dorama yang cukup terkenal dan juga diadaptasi oleh negara-negara tetangganya, Taiwan dan Korea. Dalam dorama Itazura na Kiss ~ LIT tersebut ia berperan sebagai Irie Naoki, yang pada versi 1996-nya diperankan oleh Kashiwabara Takashi.
Profil Furukawa Yuki
Yuki kecil pindah ke Kanada bersama keluarganya saat berusia 7 tahun. Setelah menamatkan SMP, ia pindah sendiri ke Amerika untuk bersekolah di Keio High School New York. Selepas pendidikannya di New York, Yuki kembali ke Jepang untuk mengambil gelar sarjananya di Universitas Keio jurusan Science and Technology (wow, pantesan cocok berperan sebagai siswa jenius, hehe). Yuki terpilih sebagai Mr. Keio, the most handsome man at university pada November 2009.
Profil Furukawa Yuki
Pada bulan Maret 2010, Yuki mengikuti audisi “Horipro’s 50th Anniversary Actor Audition“. Tujuannya mengikuti audisi tersebut adalah ingin menantang hal baru. Ia berhasil memukau juri dan memenangkan Jury’s Special Awards atas penampilannya serta kemampuannya berbicara bahasa Inggris dengan lancar (iyalah, kan lama tinggal di luar negeri).
Profil Furukawa Yuki
Sebelum memulai aktingnya di layar kaca, pemilik tinggi badan 180 cm ini memulai penampilan panggungnya dalam Koibaba 14 Sai di bulan Agustus dan Henachoko Venus pada September 2010. Di tahun 2011, aktor yang tergabung dalam Horipro Agency ini mulai bermain dalam beberapa judul film dan dorama. Asuko March! menjadi salah satu dorama yang ia bintangi di tahun 2011. Bersama Takei Emi dan Matsuzaka Tori, ia berperan sebagai Tetsuro Kishi. Dorama lainnya yang ikut dibintanginya adalah Boku to Star no 99 Nichi yang memasang aktris Korea Kim Tae Hee sebagai lead femalenya. Dalam dorama yang tayang di Fuji TV ini, Yuki memerankan karakter Sumiyoshi Natsume. Dalam dorama Bitter Sugar yang dibintangi aktris Ryo, Yuki menjadi bintang tamu di episode 7 dan 8. Ia berperan sebagai Kawasaki Jun.
Profil Furukawa Yuki
Selain bermain dalam dorama, Yuki ikut membintangi beberapa judul film, film televisi, dorama mobile dan teater pada tahun 2011. Bersama Sakurada Dori dan Taketomi Seika, ketiganya bermain dalam film televisi produksi Fuji TV Tonari no Akuma chan Mizu to Mizonokuchi. Dalam drama tersebut, Yuki memerankan karakter Hiroki.
Profil Furukawa Yuki
Ada tiga judul film yang ikut dibintangi Yuki sepanjang 2011. Dalam film horor berjudul Tomio yang disutradarai oleh Junji Ito, Yuki berperan sebagai Tomio Uzumaki. Film lainnya yang juga ikut diperankan Yuki adalah High School Debut a.k.a Koukou Debut. Dalam film yang dibintangi oleh Junpei Mizobata dan Ito Ono tersebut, aktor yang gemar bermain basket ini berperan sebagai Yui Asaoka. Film ketiganya berjudul Men’s Egg Drummers. Dalam film ini, Yuki berperan menjadi Keita, penerus kuil Shinto yang harus mencari pemain baru untuk penampilan kelompok taiko pada festival bulan. Selain Yuki, beberapa aktor tampan juga ikut bermain dalam film ini, diantaranya Ayumu Satoh, Daichi Tanaka, Katsumi Yoshida dan Chihiro Saito.
Profil Furukawa Yuki
Yuki menjajal kemampuannya untuk menjadi seiyuu dalam film komik Ikebukuro West Gate Park yang ditayangkan oleh BeeTV. Kisahnya diangkat dari novel karya Ishida Ira yang berjudul sama. Dalam film ini, Yuki mengisi suara untuk karakter King Takashi. FYI, Ikebukuro West Gate Park ini juga pernah dibuat dalam bentuk serial dan dibintangi oleh Nagase Tomoya dan Yamapi di tahun 2000.
Profil Furukawa Yuki
Aktor yang hobi breakdance ini ikut bermain dalam dorama yang dibintangi oleh Oguri Shun, Rich Man Poor Woman pada tahun 2012. Disini, ia berperan sebagai Tomoki Kuga. Selain dorama, sepanjang tahun 2012 beberapa judul film ikut dibintanginya. Diantaranya Roboji, dimana Yuki berperan sebagai Masahiro Shimizu. Film lainnya berjudul Future Reviews of Miss Boys Friendship. Yuki juga ikut bermain dalam film horor berjudul Torihada Gekijo a.k.a GooseBumps The Movie.
Profil Furukawa Yuki
Selain berakting, di tahun 2012 Yuki juga mengikuti variety show di stasiun TBS, Tomorrow “Switch”. Kemudian ia juga bergabung dalam pertunjukan musikal Enron yang diadakan pada 29 April 2012.
Profil Furukawa Yuki
Pada tahun 2013, pria yang menggemari breakdance dan basket sejak duduk di bangku SMA ini berakting dalam film yang dibintangi oleh Masami Nagasawa dan Masaki Okada, Beyond the Memories a.k.a Kiyoku Yawaku. Dalam film yang diangkat dari manga ini, Yuki berperan sebagai Kiyomasa Komine. Film ini diputar pertama kali di Tokyo International Film Festival pada 17 hingga 25 Oktober 2013.
Profil Furukawa Yuki
 Profil Furukawa Yuki
Karirnya makin bersinar setelah ia mendapatkan kesempatan untuk menjadi lead male dalam dorama Itazura na Kiss ~ Love in Tokyo. Itazura na Kiss pertama kali diproduksi  pada tahun 1996 lalu dan booming di Jepang. Menyusul kepopuleran Itazura na Kiss, beberapa negara tetangganya mengadopsi dorama tersebut diantaranya Taiwan yang membuat dua serinya, It Started with A Kiss (2005) & They Kiss Again (2007) serta Korea yang membuat Playfull Kiss (2010). Pada tahun 2013, Itazura na Kiss kembali diremake oleh sineas Jepang. Yuki terpilih untuk berperan sebagai Irie Naoki yang dahulu diperankan oleh Kashiwabara Takashi. Itazura na Kiss – Love in Tokyo merupakan dorama pertamanya menjadi lead male. Beradu akting dengan Miki Honoka yang berperan sebagai Aihara Kotoko dan membuat keduanya menjadi rising star. Yuki dianggap berhasil memerankan karakter Irie Naoki yang mendekati karakter Naoki yang digambarkan dalam manganya bahkan jika dibandingkan dengan pendahulunya, Kashiwabara Takashi.
Profil Furukawa Yuki
Kepopuleran Yuki bahkan membuatnya menjadi aktor Jepang pertama yang mengadakan fan meeting di Shanghai China pada 21 Juli 2013 lalu. Hal ini dikarenakan pengikutnya dalam akun Weibo, meroket hingga lebih dari 600.000 hanya dalam waktu kurang dari 4 bulan. Selain bermain dorama dan film, anggota grup breakdance REVOLVE ini juga ikut bergabung dalam variety  showSomosan-face!” yang tayang di Fuji TV. 
Profil Furukawa Yuki
Otto no Kanojo menjadi dorama terbaru Yuki di tahun 2013. Dalam dorama bergenre komedi ini, Yuki berperan sebagai Ishiguro Yasushi. Otto no Kanojo menceritakan tentang dua orang perempuan berusia 39 tahun dan 20 tahun yang tiba-tiba bertukar badan. Dorama ini dibintangi oleh Kawaguchi Haruna dan Suzuki Sawa
Profil Furukawa Yuki
Profil Furukawa Yuki
Demikian ulasan profil Furukawa Yuki, semoga infonya bermanfaat ya readers. Sampai jumpa di profil lainnya. Arigato ^^
Written by Yohana
Only posted on PelangiDrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE!!!

[Profile] Ken Thereradeth Wongpuapan – Aktor Populer asal Negara Gajah Putih –

 Profil Ken Theeradeth

Sawaddee Ka… Yuk kenalan dengan salah satu aktor dari negara tetangga kita, Thailand. Kebetulan beberapa author pelangi drama sedang dilanda demam lakorn (drama Thailand) hehe. So kali ini author mau mengajak readers untuk mengenal profil salah satu aktor asal Thai yang berhasil membuat para author doki-doki karenanya.

Aktor yang membuat beberapa author mengalihkan perhatiannya ke dunia perlakorn-an ini bernama Theeradej Wongpuapan (ธีรเดช วงศ์พัวพันธ์) atau biasa dikenal dengan panggilan Ken. Biasanya pecinta Thai mengenalnya sebagai Ken Theeradej, sedangkan keluarga dan teman-teman dekatnya biasa memanggilnya Kane. Aktor yang juga menjadi model dan presenter ini lahir di Bangkok, 3 Desember 1977. Terlahir sebagai anak bungsu dari keluarga yang berkecimpung dalam dunia televisi, membuat Ken ikut meneruskan jejak kedua orangtuanya. Ayahnya, Weeraprawat Wongpuapan merupakan seorang sutradara terkenal di Thai sekaligus orang yang membujuknya untuk terjun ke dunia akting. Sedangkan ibunya Kanchana Wongpuapan adalah seorang penulis naskah drama TV, yang menggunakan nama pena Worapan Rawee, Leelawadee atau Daeng Rawee dalam tiap karyanya.

Profil Ken Theeradeth
Lakorn pertama yang diperankan Ken berjudul Hok Peenong (หกพี่น้อง) atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal dengan judul The Six Siblings. Saat itu, Ken masih berusia 7 tahun. Ia mau terlibat dalam lakorn tersebut atas saran ayahnya yang juga menjadi sutradaranya. Di tahun yang sama setelah ia bermain dalam The Six Siblings, Ken kembali bermain dalam lakorn berjudul Tonsom Saenruk (My Sweet Orange Tree). Setelah menyelesaikan lakorn keduanya, Ken memutuskan untuk berhenti berakting hingga duduk di bangku SMA.

Profil Ken Theeradeth
Selepas sekolah menengah, Ken melanjutkan pendidikannya guna mengambil gelar sarjana di Universitas ABAC sebelum ia masuk ke Brooks Institute of Photography di California, Amerika Serikat. Namun setelah dua tahun belajar, ia harus segera meninggalkan pendidikannya karena krisis keuangan yang melanda Asia di tahun 1997. Ken kembali ke Thailand dan mulai merintis karir. Awalnya ia menghadiri sebuah pesta pernikahan kerabatnya dan menyatakan keinginannya untuk menjadi model pada seorang produser. Produser tersebut melihat Ken dan mengatakan padanya untuk mencoba. Ia mulai mencoba menjadi model kemudian merambah ke dunia presenter, model video musik hingga akhirnya menjadi aktor dalam lakorn dan film. Setelah 13 tahun vakum dari dunia lakorn, di tahun 1998 Ken kembali bermain dalam lakorn berjudul Super Luk Toong. Di tahun berikutnya lakorn berjudul Rachinee Luk Toon Pumpuang Duangjan a.k.a Queen of Luk Toong Pumpuang Duangjan ikut dibintangi Ken. Dalam lakorn tersebut, ia berperan sebagai Kraisorn Saenganan.

Profil Ken Theeradeth
Di tahun 2000, Ken bermain dalam dua judul lakorn bergenre action. Yang pertama berjudul Fontok Keemoo Lai Kon Arai Mapobkan, sedangkan Kon Khong Pandin menjadi lakorn keduanya. Yang menarik dalam dua lakorn tersebut Ken bekerjasama dengan aktris Noi Busakorn Pornwanavej, yang di kemudian hari menjadi istrinya. #cinlok mungkin ya mereka, hahaha..Kedua lakornnya ini ditayangkan Channel 3, salah satu stasiun televisi di Thailand. Selain bermain lakorn, di tahun 2000 Ken juga ikut bermain dalam film Go-Six : Gohok Galon Plinplon Tolae. Dalam film yang menceritakan tentang cinta segitiga ini, Ken berperan sebagai Plub.

Profil Ken Theeradeth
Sua 11 Tua a.k.a 11 Tigers merupakan lakorn Ken di tahun 2001. Dalam lakorn ini ia kembali bermain bersama Noi Busakorn. Ia berperan sebagai Captain Pongpetch Puapun (Sue Dao) dalam lakorn bergenre action tersebut. Rang Gnaow menjadi lakorn berikutnya yang ia mainkan di tahun 2001. Kali ini ia dipasangkan dengan aktris Ann Thongprasom untuk pertama kalinya. Penggemar olahraga basket ini kembali bermain film berjudul Khang lang phap a.k.a Behind the Painting. Film ini merupakan remake dari film berjudul sama yang telah dibuat pada tahun 1970-an yang diangkat dari novel klasik Thailand karya Kulap Saipradit. Dalam film yang mengambil gambar di Jepang ini Ken berperan sebagai Nopporn dan beradu akting dengan aktris Kara Polasit yang berperan sebagai Keerati.

Pemilik tinggi 180 cm dan berat 75 kg ini beradu akting dengan aktris Cherry Khemapsorn Sirisukha dalam lakorn Plae Gow a.k.a Traumatic Love. Ken berperan sebagai Kuan. Ai Ma Lek menjadi lakorn Ken berikutnya. Lakorn yang juga dikenal dengan judul Mr. Iron Horse ini memasangkan Ken dengan Yardthip Rachapal. Lewat perannya dalam lakorn ini, Ken diganjar penghargaan sebagai Best Leading Actor dari 17th TV Gold Award.
Profil Ken Theeradeth

Di tahun 2003, Ken kembali bermain bersama dengan Noi Boosakorn dalam Trab Fah Sin Dow Sao Kae. Lakorn berikutnya yang diperankan oleh aktor yang menyukai fotografi ini berjudul Prajun San Gon bersama aktris Janie Tienphosuwan. Ken kembali beradu akting dengan aktris Yaadtip Ratchapan yang pernah menjadi lawan mainnya dalam lakorn Ai Ma Lek. Dalam lakorn berjudul Ruksud Fah Lasud Lok yang tayang di tahun 2004 tersebut, Ken berperan sebagai Jack, yang berprofesi sebagai polisi. Selain lakorn, di tahun 2004 Ken kembali membintangi sebuah film yang diproduksi Andaman Film Co. Ltd berjudul Mahasajan Phan Ruk. Dalam film ini, ia berperan sebagai Max.

Profil Ken Theeradeth
Aktor berzodiak sagitarius ini kembali dipasangkan dengan aktris Janie Tienphosuwan dalam lakorn Neung Nai Suang a.k.a The One in My Heart di tahun 2005. Dalam lakorn bergenre drama roman ini Ken berperan sebagai Anawatch Patcharapojanach / Neung. Ken makin populer setelah ia membintangi lakorn Eternal Love a.k.a Songrao Nirandorm bersama aktris Aom Phiyada Akkaraseranee. Dalam lakorn tersebut, ia berperan sebagai Itt Ittsara, seorang presiden sebuah perusahaan besar yang memiliki reputasi yang baik. Lewat perannya di lakorn tersebut, Ken berhasil menyabet penghargaan sebagai Best Leading Actor dari tiga ajang award yang ada di Thaland, 20th TV Gold Award, Star Entertainment Awards 2005 dan Top Awards 2005.

Profil Ken Theeradeth
Ken kembali berperan sebagai polisi dalam lakorn terbarunya di tahun 2006, Sai Seub Sai Sa Dou a.k.a Spy I Love You. Ia berperan sebagai kapten polisi Chatchai Feungfoo. Oum Ruk a.k.a Chain of Love menjadi lakorn Ken berikutnya di tahun yang sama. Beradu akting kembali dengan Ann Thongprasom, ia berperan sebagai seorang fotografer bernama Rachen. Penggemar travelling ini kembali menerima penghargaan atas aktingnya dalam lakorn Oum Rak sebagai Best Leading Actor dari Star Entertainment Awards 2006 dan Top Awards 2006.

Profil Ken Theeradeth
Rukteur Tookwan a.k.a Love You Everyday menjadi salah satu dari tiga judul lakorn yang dibintangi pengkoleksi furniture dan jam antik ini. Bersama Aom Phiyada, Ken kembali berperan sebagai seorang fotografer bernama Vhatin. Plot cerita lakorn ini diambil dari MV terkenal grup vokal Korea KISS, Because I’am a Girl. Selain kembali bermain dengan Aom, dalam lakorn berikutnya aktor yang menyukai anjing ini kembali dipertemukan dengan Janie Tienphosuwan. Dalam Ruknaee Huachai Raojong a.k.a This Love is Ours ini Ken berperan sebagai Phuwanai, yang lagi-lagi adalah seorang fotografer. Lakorn ketiga Ken di tahun 2007 berjudul Seubruk Rahatlub. Dalam lakorn ini ia beradu akting dengan aktris Vicky Sunisa Jett dan berperan sebagai seorang agen rahasia bernama Anon yang menyelidiki kasus kematian misterius cucu seorang menteri. Selain bekerja di depan layar, Ken juga hobi membuat film pendek. The Office merupakan film pendek yang diproduksi sekaligus dibintangi penggemar kopi Caramel Macchiato ini.

Profil Ken Theeradeth
Setelah berpacaran dengan Noi Boosakorn selama 7 tahun, akhirnya pada tahun 2007 mereka menikah. Pernikahan keduanya digelar pada 25 Oktober 2007. Bahkan Ratu Sirikit, istri Raja Bhumibol Adulyadej ikut hadir dalam upacara pernikahan tersebut.

Profil Ken Theeradeth
Tahun 2008, Ken kembali dipasangkan dengan Ann Thongprasom. Keduanya bermain dalam Sawan Biang a.k.a Paradise Diversion. Lakorn ini merupakan remake dari lakorn berjudul sama yang diproduksi tahun 1998. Dalam lakorn ini, Ken berperan sebagai Kawee. Yang pengen tahu reviewnya bisa ke sini. Lewat perannya dalam lakorn ini, Ken mendapatkan banyak penghargaan. Ia menerima penghargaan dari 23rd TV Gold Award, Top Awards 2008, Siamdara Stars Party 2008 dan SeeSan Bunteaung Awards 2008 sebagai Best Leading Actor. Selain Sawan Biang, Ken juga bermain dalam lakorn Jai Rao bersama Aff Taksaorn Paksukcharern. Penggemar es krim vanilla dan coconut ini berperan sebagai Koravic dalam lakorn bergenre romantis tersebut. Istri Ken, Noi bahkan berkata ia menggemari lakorn ini dan mengaku menjadi fans Aff. Berkat perannya tersebut Ken kembali mendapatkan penghargaan sebagai Best Leading Actor dari Hamburger Awards 2008.
Profil Ken Theeradeth
Kebahagiaan Ken makin terasa lengkap saat istrinya melahirkan putra pertama mereka pada 17 Agustus 2008. Putra pertamanya diberi nama “Khun” Khunatum Wongpuapan. Selain itu, di tahun yang sama Ken ditunjuk sebagai duta khusus UNICEF di Thailand hingga sekarang.

Profil Ken Theeradeth
Popularitas pasangan Ken dan Ann dalam layar kaca sangat tinggi. Dalam sebuah survei, Ann menduduki posisi pertama sebagai lawan main Ken yang paling disukai pemirsa. Mereka bahkan menerima penghargaan sebagai pasangan terfavorit. Pada tahun 2009, keduanya kembali dipasangkan dalam Sood Sanae Ha. Kali ini Ken berperan sebagai seorang koki bernama Pasu Boriban a.k.a Din a.k.a Krucook (teacher cook) yang bertugas memberikan pelajaran memasak bagi Alin (yang diperankan oleh Ann). Ken kembali menerima penghargaan sebagai Best Leading Actor dari 24th TV Gold Award, 1st Nattaratch Award dan Best Leading TV Drama dari Khuanjai Seu Top Awards 2009 dan Khuanjai Seu MuanChon 2009.

Profil Ken Theeradeth
Setelah meninggalkan layar lebar beberapa tahun, Ken kembali berakting dalam film produksi GTH berjudul Rod Fai Fah Maha Na Teau a.k.a Bangkok Traffic Love Story. Dalam film yang menjadi box office di Thailand dan berhasil membukukan pendapatan 145.5 juta bath ini, Ken beradu akting dengan aktris pendatang baru Cris Horwang. Ia berperan sebagai seorang insiyur teknik yang bekerja sebagai tenaga ahli BTS Skytrain bernama Loong. Melalui perannya ini, Ken kembali diganjar beberapa penghargaan. Penghargaan yang diterimanya antara lain Best Actor dari People’s Choice Awards 2009 dan Top Awards 2009, serta Best Leading Filmography Actor dari Top Awards 2009 dan Khuanjai Seu MuanChon 2009.

Profil Ken Theeradeth
Di tahun 2010, Ken mencoba dunia presenting. Ia menjadi presenter untuk program “White Ribbon Year Project” yang merupakan proyek dari Developing Social and Stability of Humans Ministry of Thailand. Program ini mengkampanyekan anti kekerasan kepada anak-anak, wanita dan keluarga. Di tahun yang sama, keluarga kecil Ken bertambah satu. Putra keduanya lahir pada 4 Agustus 2010 dan diberi nama Jun Thippatai Wongpuapan.
Penggemar makanan Italia ini terlibat dalam dua judul lakorn dan sebuah pertunjukan teater sepanjang tahun 2010. Bersama Chompoo Araya, keduanya bermain dalam lakorn bergenre romcom Wiwa Wah Woon. Lakorn keduanya berjudul 365 Wun Haeng Rak a.k.a 365 Days of Love dan kembali dipasangkan dengan Ann Thongprasom. Untuk kedua lakornya tersebut Ken tidak berhasil menyabet penghargaan. Ia harus cukup puas hanya masuk sebagai nominator. Selain kedua judul lakorn tersebut, Ken juga ikut terlibat dalam sebuah pertunjukan teater. Ia bermain dalam teater berjudul Kenlee Ka Kuan Keelen.

Profil Ken Theeradeth
Setelah beberapa tahun bermain dalam lakorn bergenre drama ataupun romance, di tahun 2011 Ken kembali bermain dalam lakorn bergenre action. Kali ini ia menjadi seorang kepala investigasi bernama Singha dalam lakorn berjudul Rahat Torachon a.k.a Rascal Code. Dalam lakorn berikutnya, penggemar buku Cinematography Screencraft ini berperan sebagai Lan. Ia kembali beradu akting dengan aktris Janie Tienphosuwan dalam lakorn berjudul Konruk Luangchai. Lakorn ini mengambil gambar di Praha.

Ruk Khun Tao Fah menjadi lakorn Ken di tahun 2012. Disini, ia berperan sebagai pilot bernama Teera yang sangat mencintai ibunya. Namun disisi lain, ibunya takut jika putranya nanti menikah dan meninggalkannya. Oleh karena itu, ia selalu mengacaukan hubungan putranya dengan semua kekasihnya. Ken beradu akting dengan beberapa aktris yang pernah menjadi lawan mainnya dalam lakorn-lakorn sebelumnya, diantaranya Ploy Chermarn, Cherry Khemapsorn dan Chompoo Araya. Lakorn ini disutradarai oleh Noi Busakorn, yang merupakan istri Ken. Ini merupakan project pertamanya menyutradarai lakorn.

Profil Ken Theeradeth
Majurat See Nam Pueng menjadi lakorn Ken yang baru saja selesai tayang di Thailand. Di lakorn ini, ia berperan sebagai Paat Pathamakul dan berakting bersama aktris Namtarn Pichukkana Wongsarattanasin. Setelah menyelesaikan lakornnya bersama Pichy Namtarn, kini Ken melanjutkan projectnya bersama Chompoo Araya. Keduanya kembali dipasangkan dalam lakorn berjudul Kon Ruk Strawberry. Wah ditunggu tayangnya ya ^^
Profil Ken Theeradeth
Did you know :
  • Ken merupakan salah satu aktor terpopuler di Thailand. Dalam sebuah polling, selama tiga tahun berturut-turut Ken selalu mendapatkan prosentase vote yang cukup tinggi,
  • Membintangi iklan SB Furniture bersama aktris Aff Taksaorn Paksukcharoen,
  • Pernah membintangi sebuah iklan pasta gigi bersama istrinya, dimana saat itu istrinya tengah hamil,
  • Meskipun lahir dan bekerja di Bangkok, namun Ken lebih menyukai kota Chiang Mai,
  • Lagu favoritnya adalah Ruk Mai Yorm Plien Plang yang dibawakan oleh Tik Shiro,
  • Chungking Express merupakan film favorit Ken,
  • Ken mengagumi Ernst Haas, seorang fotografer asal Jerman,
  • Jeans merupakan salah satu jenis pakaian favoritnya,
  • Dalam seminggu, ia paling menyukai hari minggu (mungkin karena minggu hari libur ya, jadi bisa berkumpul dengan keluarganya, hehe)
Demikian ulasan tentang P’ Ken Theeradej ya, semoga infonya bermanfaat. Sampai jumpa di profil lainnya. Khobkhun Kaa _/\_
Written by : Yohana
Only posted on Pelangidrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE!!!

[Profile] Kevin Cheng – Pemeran Pangeran Ying Si dalam Startling by Each Step –

Halo… Ngikutin sinopsis Bu Bu Jing Xin a.k.a Scarlet Heart di Pelangi Drama kan readers? Kalau beberapa waktu yang lalu author sudah menghadirkan profil beberapa aktor yang bermain dalam serial tersebut, kali ini author akan mengupas profil pemeran Pangeran Yingsi atau pangeran ke 8. Yuk dimulai…

Pemeran Pangeran ke 8 ini adalah Kevin Cheng, atau nama lengkapnya Cheng Ka Wing (Zheng Jia Ying (鄭嘉穎 (郑嘉颖)). Kevin lahir di San Fransisco, California pada 15 Agustus 1969. Ia menghabiskan masa kecilnya di Hongkong dan bersekolah disana. Disaat Kevin duduk di bangku sekolah di Hongkong, ibunya mengirim Kevin untuk tinggal bersama pamannya di Amerika selama dua tahun. Meskipun demikian, akhirnya Kevin kembali ke Hongkong kembali saat ibunya mengubah pemikirannya tentang rencana migrasi ke Amerika. Kevin tidak menyelesaikan pendidikan SMAnya di Hongkong dan memilih Kanada untuk menyelesaikan sisa pendidikannya. Kevin kemudian mengambil gelar sarjana di CSULA, Amerika Serikat jurusan teknik sipil. Sayangnya saat ia sedang menempuh pendidikannya, ayahnya meninggal. Kevin kemudian memutuskan tidak menyelesaikan pendidikannya dan pulang ke Hongkong untuk memulai karier menyanyi dan tinggal bersama ibunya.

Saat ia duduk di bangku sekolah menengah di Hongkong ketika berusia 16 tahun, Kevin mengikuti acara pencarian bakat yang dibuat TVB, TVB’s New Talent Singing Contest. Sayangnya, ia memutuskan untuk berhenti karena merasa belum siap untuk memulai karir menyanyi saat itu. Saat ia kembali ke Hongkong setelah ayahnya meninggal, Kevin memutuskan untuk mengejar kariernya sebagai penyanyi dengan menandatangani kontrak dengan label rekaman PolyGram di tahun 1993. Di tahun yang sama, album debutnya keluar. Selain menyanyi, ia juga menjadi cameo untuk drama Mind Our Own Business serta film The Tigers : The Legend of Canton. Setahun kemudian, Kevin kembali menelurkan sebuah album. Kerja keras Kevin membuahkan hasil dengan diperolehnya 4 penghargaan atas karier menyanyinya, diantaranya Best New Artist dari Metro Radio Golden Song Award, Most Popular Newcomer (silver) dari TVB Jade Solid Gold Music Awards, Most Promising Newcomer (bronze) dari RTHK To 10 Chinese Song Awards dan Best New Artist (gold) dari Commercial Radio Music Awards. Melihat kemampuan Kevin di bidang tarik suara dan juga akting, manajernya kemudian mendorong Kevin untuk masuk ke industri hiburan Taiwan dan merilis beberapa album Mandarin dan drama disana.
Kevin ikut bermain dalam drama Taiwan di tahun 1999 berjudul The Legendary Siblings, dimana ia berperan sebagai seorang penjahat bernama Jiang Yulang. Melihat aktingnya dalam drama tersebut, TVB kemudian menawarinya kontrak. Setelah menandatangani kontrak dengan TVB, ia kemudian memulai karier aktingnya dan mendapatkan peran-peran kecil dalam drama Network Love Story dimana ia berperan sebagai Luk Nai-shing, Burning Flame II sebagai Mark Kei Hing-tin dan Slim Chances sebagai Sean Sze. Ketiga judul drama tersebut diproduksi tahun 2002. Sedang di tahun 2003, ia membintangi dua judul drama, Not Just A Pretty Face sebagai Wilson Fok dan Point of No Return sebagai Chan Kai-tong. Aktor yang juga berprofesi sebagai model ini menerima penghargaan dari Men’s Uno sebagai Stylish Actor di tahun 2003.
Life Begins at Fourty merupakan salah satu dramanya di awal tahun 2004. Dalam drama romcom tersebut, ia berperan sebaga Tzi Kien. Di tahun 2004, akhirnya Kevin mendapatkan peran utama setelah sebelumnya hanya mendapatkan peran-peran kecil. Bersama Niki Chow dan Damian Lau, ia bermain dalam drama Hard Fate. Disini ia berperan sebagai Ken. Aktingnya berhasil dinominasikan sebagai Karakter Pria Favorit dalam TVB Awards serta memenangkan kategori My Favourite Character dari Astro Drama Awards. Setelah mencuri perhatian lewat Hard Fate, Ken kembali muncul dalam drama bergenre action, Split Second. Jika dalam Hard Fate ia harus mengungkapkan masa lalu “musuhnya”, maka kali ini ia menjadi Kepala biro investigasi kriminal bernama Vincent Wong Ka Fai. Kevin kembali menerima penghargaan di tahun 2004. Kali ini ia masuk dalam Top 10 Best Dressed People yang diberikan oleh Hong Kong Designer Awards.

Yummy Yummy menjadi drama Kevin di tahun 2005. Drama yang menceritakan tentang persahabatan yang terjalin diantara para kontestan dari acara kontes memasak di televisi dimana kontestannya berasal dari dua negara berbeda, Hong Kong dan Singapura. Dalam drama ini, Kevin tidak hanya berakting. Ia menyumbangkan suaranya sebagai sountrack drama ini. Bersama Raymond Lam, ia menyanyikan lagu With Friends, yang menjadi opening song. Sedangkan ending songnya yang berjudul Three Corners With Two Sides dinyanyikannya sendiri. Perannya sebagai Chan Ka Lok (Ga Zai) dalam drama ini memenangkan penghargaan sebagai karakter terfavorit dari Astro Drama Awards.

Popularitas pemilik tinggi 178 cm dan berat 63 kg ini semakin memuncak saat ia bermain dalam Under the Canopy of Love di tahun 2006. Dalam drama ini, ia kembali dipertemukan dengan Niki Chow yang pernah menjadi lawan mainnya dalam Hard Fate. Tidak hanya beradu akting, keduanya juga berduet menyanyikan ending song drama tersebut, Please Say. Selain Niki, Kevin juga beradu akting dengan Bosco Wong dan berperan sebagai Alan Sum Long. Kerja kerasnya dalam drama ini membuatnya mendapatkan award pertama dari TVB Anniversary Awards sebagai Pemeran Pria terbaik. Sedangkan untuk kategori lainnya seperti My Favourite Male Character dan Most Improved Male Artist, Kevin harus cukup puas masuk dalam nominasi dan menjadi top 5. Bukan hanya dari TVB saja, namun ia juga mendapatkan penghargaan dari Astro Drama Awards untuk kategori My Favourite Character dan My Favourite Couple bersama Niki Chow. Penghargaan lain atas perannya dalam drama ini juga ia peroleh dari TVB Magazine Popularity Awards. Ia menyabet dua penghargaan, Top 10 Most Popular TV Character dan Most Popular Magazine Cover bersama Niki Chow. Drama berikutnya yang diperankan Kevin berjudul Trimming Success. Kali ini ia berperan sebagai seorang hair stylish sukses bernama Jason Fan Tin-long dan terlibat cinta segitiga dengan temannya sejak kecil, Pan Cheng (diperankan oleh Nnadia Chan) dan model yang menjadi kekasihnya, Choco Ko (diperankan Sharon Chan). Meskipun Kevin tidak menuai penghargaan seperti drama sebelumnya, namun ia masuk dalam top 5 nominasi Most Improved Male Artist di TVB Awards. Kevin juga ikut menyumbangkan suaranya untuk theme song drama ini, Love Ordinary. Placebo Cure menjadi drama lainnya yang dibintangi Kevin. Drama yang diproduksi tahun 2004 ini baru ditayangkan 2 tahun kemudian. Dalam drama ini, ia berperan sebagai seorang psikiatri bernama Joe Cheung.

Sukses berakting tak membuat Kevin melupakan karier awalnya sebagai penyanyi. Setelah vakum 12 tahun, aktor yang bernaung dalam label rekaman Universal Music Grup ini kembali mengeluarkan sebuah single yang dibuat oleh komposer terkenal Liu Jia Chan. Ia juga merilis album kompilasi berbahasa Kanton dan menggelar mini konser pertamanya. Dalam konser mininya, beberapa penyanyi ikut menjadi bintang tamu diantaranya Niki Chow, Raymond Lam dan Miriam Yeung. Single yang dirilis Kevin memperoleh beberapa penghargaan, diantaranya Most Popular Mandarin Song dari TVB Jade Solid Gold Best Song Round 2 dan Gold Song dari TVB8 Gold Songs 2006 4th Quarter Selection. Kevin juga memperoleh penghargaan Top 10 Children Songs & Children Song Gold Awards untuk lagu Keroro (军曹)dari TVB Children Song Awards. Kevin juga ikut memeriahkan piala dunia 2006 yang berlangsung di Jerman dengan menyanyikan lagu tema World Cup 2006 berjudul Put Your Hands Up bersama Raymond Lam, Ron Ng dan Bosco Wong. Diluar akting dan menyanyi, Kevin menerima penghargaan Extraordinary Charm dari Jessica Magazine.

Sering mendapatkan peran protagonis, di tahun 2007 ia menjajal peran antagonis dalam drama The Ultimate Crime Fighter. Bukan hanya itu, karakternya sebagai Aaren Chong Man-Hei digambarkan biseksual. Aktingnya mendapatkan kritik positif dan berhasil masuk nominasi My Favourite Male Character dari TVB Awards. Drama lain yang iku dibintangi aktor bershio ayam ini berjudul Life Art. Kali ini ia berperan sebagai seorang manager IT bernama Ryan Fong Chi-Chung. Bukan hanya berakting, Kevin juga ikut mengisi sountrack drama tersebut yang digunakan sebagai opening theme. Devil’s Disciples merupakan drama ketiga Kevin di tahun 2007. Perannya sebagai Ging Lui dalam drama wuxia ini membuat Kevin masuk dalam top 20 nominasi TVB Awards untuk kategori Best Actor. Ia juga menyanyikan opening theme bersama Bosco Wang berjudul Strong Swords. Kevin juga ikut bermain dalam dua judul film yang dirilis di tahun 2007, Super Fans yang dibintangi aktris Charlene Choi dan Wonder Woman.
The Seventh Day merupakan proyek ketiga Kevin dan Niki Chow setelah keduanya membintangi drama Hard Fate di tahun 2004 dan Under The Canopy of Love di tahun 2006. Keduanya juga bereuni dengan aktor lainnya yang juga membintangi Under The Canopy of Love. Dalam drama ini, Kevin berperan sebagai Yau Chi-Wing (Wayne), seorang design interior. Drama yang mengambil setting di Hong Kong dan Jepang ini dibuka dan ditutup dengan suara merdu Kevin yang membawakan opening theme song The Most Beautiful Seventh Day dan ending song bersama Niki Chow, Embracing the Air. Aktor berzodiak Leo ini kemudian bergabung dalam sekuel drama Forensic Heroes, Forensic Heroes 2. Ia berperan sebagai seorang analisis forensik bernama Ivan Yeung Yat Sing. Drama ketiganya di tahun 2008 berjudul Last One Standing. Kali ini ia berperan sebagai seorang mantan narapidana bernama Cheung Sing Hei yang menyelidiki kematian ayah tirinya, dimana ia yang dituduh membunuh dan harus masuk ke penjara selama 10 tahun. Kevin beradu akting dengan Roger Kwok yang berperan sebagai Tong Lap-yin, sepupu dan sahabat Cheung yang juga saksi kunci peristiwa tersebut. Aktingnya dalam drama thriller ini mendapatkan kritik positif dan berhasil dinominasikan sebagai Best Actor dan My Favourite Male Character dari TVB Awards. Selain menjadi nominasi untuk drama-drama yang diperankannya, Kevin juga masuk dalam nominasi Most Fashionable Charming Artist dari TVB Awards di tahun 2008.

Burning Flames III menjadi drama Kevin di tahun 2009. Drama ini tidak melanjutkan season sebelumnya dan memiliki jalinan ceritanya sendiri. Kevin berperan sebagai Rex Cheuk Pak-yu, seorang petugas pemadam kebakaran senior. Kevin menyumbangkan suaranya untuk ending song, Intention bersama dengan Myolie Wu. Kevin turut bergabung dalam drama Beyond the Realm of Conscience. Drama yang mengambil setting akhir masa dinasti Tang ini merupakan salah satu dari dua drama yang diproduksi untuk merayakan ulangtahun TVB ke 42. Dalam drama yang dibintangi oleh Charmaine Sheh, Kevin berperan sebagai Ko Hin Yeung, seorang sarjana istana dan juga guru catur. Ia menikah dengan Lau Sam Ho yang diperankan oleh Charmaine Sheh, yang juga diangkat sebagai selir oleh kaisar Lee Yi. Kedua perannya dalam dua drama yang tayang di tahun 2009 tersebut membuat Kevin masuk nominasi My Favourite Male Character untuk drama Beyond the Realm of Conscience dan Best Actor untuk perannya dalam Burning Flames III dari TVB Awards.
Tahun 2010, Kevin ikut bermain dalam drama keluarga Home Troopers. Dalam drama yang diangkat dari kisah nyata ini, Kevin berperan sebagai putra sulung keluarga Chukot bernama Joseph Chukot Cheng. Ia mengalami masalah keuangan karena rekan bisnisnya tiba-tiba menghilang dan meninggalkan hutang yang harus ditanggung perusahaan mereka. Setelah bermain dalam drama keluarga, Kevin membintangi drama martial art berjudul A Fistful of Stances. Ia berperan sebagai Ku Yu Cheung, yang membuatnya dinominasikan sebagai Best Actor dalam TVB Awards. Selain berakting, Kevin juga menyanyikan opening theme songnya berjudul Pondering Under the Snow. Kevin juga ikut menjadi cameo untuk film komedi 72 Tenant of Prosperity. Dalam film ini, ia berperan sebagai seorang anggota pemadam kebakaran.
Menjadi seorang fotografer merupakan peran Kevin di drama bergenre roman di tahun 2011. Ia berperan sebagai Summer Ha dan beradu akting dengan aktris Yoyo Mung, yang berperan sebagai kekasihnya dalam drama Only You. Dari fotografer menjadi seorang pengacara. Yup, karakter Kevin dalam drama berikutnya Ghetto Justice. Kevin berperan sebagai Law Lik-ah, seorang pengacara berbakat namun sayangnya ia memilih untuk pensiun dini. Melihat ketidakadilan yang dialami masyarakat distrik Sham Shui Po di Hongkong, Law kembali berjuang melawan ketidakadilan tersebut. Drama bergenre ini sukses dan membuat Kevin memenangkan beberapa penghargaan, seperti Best Actor dan My Favourite Male Character dari TVB Awards, Best Actor dan My Top 15 Favourite Characters dari My Astro Awards serta dinominasikan sebagai Best Actor in a Leading Role dari Asian Television Awards. Alumnus Universitas California ini kemudian bergabung dengan Nicky Wu, Liu Shi Shi dan Yuan Hong dalam drama yang diangkat dari novel karya Tong Hua, Bu Bu Jing Xin. Ia berperan sebagai pangeran ke 8, Yinsi dan berkonflik dengan pangeran ke 4, Yin Zheng untuk memperebutkan tahta. Kevin juga ikut bermain dalam film biografi seorang feminis revolusioner Cina, Qiu Jin berjudul The Woman Kight Mirror Lake. Dalam film yang dirilis pada 13 Oktober 2011 ini, Kevin berperan sebagai Wang Tingjun. Di tahun 2011, Kevin juga memenangkan Popularity Award dari TVB.COM.
Kesuksesan drama Ghetto Justice membuat pihak produksi memproduksi sekuelnya. Kevin tetap berperan sebagai Law Lik ah dan kisahnya dimulai saat Law keluar dari penjara. Selain dibintangi oleh pemeran aslinya, Ghetto Justice 2 juga dibintangi oleh Christine Kuo, JJ Jia, Raymond Cho dan Elena Chung yang ikut bergabung dalam sekuel drama ini. Dari drama ini, Kevin kembali masuk nominasi untuk kategori My Favourite Male Character dari TVB Awards. Dari pengacara, penyanyi yang bernaung dalam label Universal Music Group ini menjadi seorang petarung Muay Thai. Namun Tong Shap Yat, karakter yang diperankan Kevin dalam Gloves Come Off ini bertanding secara ilegal dan ia harus mendekam di penjara selama 7 tahun setelah sengaja membunuh lawannya agar ia bisa menang. Lewat drama ini, Kevin kembali dinominasikan dan masuk dalam jajaran Top 10 Best Actor dari TVB Award. Ia juga menyanyikan One Shot Hit yang menjadi OST drama tersebut. Drama Kevin berikutnya mengambil setting di istana pada masa pemerintahan kaisar Kang Xi. Berjudul Mystery in the Palace a.k.a Shen Gong Die Ying, drama bergenre suspense ini menceritakan tentang konspirasi pengadilan dan politik yang terjadi di antara istri raja, pangeran dan pejabat. Kevin berperan sebagai pangeran Ge Tai.
Di tahun 2013, sekuel Bu Bu Jing Xin kembali di produksi. Sayangnya Kevin tidak ikut bergabung dengan teman-temannya dalam sekuel tersebut. Ia telah sibuk dengan projectnya dan tidak bisa kembali bersama-sama membintangi Bu Bu Jing Xin 2. Dirinya sibuk menyelesaikan syuting drama Hero a.k.a Ying Xiong dan Jue Ai Zhi Cheng yang sedang dalam proses produksi. Selain dua drama tadi, Kevin juga membintangi drama Ip Man. Drama ini merupakan drama pertama yang diadaptasi dari kisah grand master Wing Chung dan telah beberapa kali dibuat dalam versi film. Kevin berperan sebagai Ye Wen dan beradu akting dengan aktris Cecilia Han yang berperan sebagai Zhang Yongcheng.
Wah, banyak sekali deretan drama yang telah diperankan oleh Kevin Cheng, ditunggu karya-karya selanjutnya. Nah readers, demikian ulasan profil Kevin Cheng. Semoga infonya bermanfaat ya. Sampai jumpa di profil lainnya xie xie ^^.
Written by Yohana
Only posted on Pelangidrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE!!!

[Profile] Kamiki Ryonosuke ~ Aktor cilik yang beranjak dewasa ~

 Profil Kamiki Ryonosuke

Ohayo minna-san, kali ini author akan ajak readers untuk mengupas profil salah satu ikemen kawai asal Jepang, hehe.. Yuk kenalan dengan Kamiki Ryonousuke.
Kamiki Ryonosuke (神木隆之介) yang lahir 20 tahun yang lalu (19 Mei 1993, tepat hari ini ulang tahunnya, hehe..) merupakan seorang aktor dan seiyuu (dubber/pengisi suara) yang cukup aktif. Hampir sepanjang kariernya, ia tidak pernah absen berakting. Padahal saat ia baru lahir, tubuhnya lemah. Bahkan orang lain mengatakan kemungkinannya bertahan hidup hanya 1%. Di usianya yang baru menginjak 5 tahun, dia sudah menjadi seiyu untuk film Kirikou and the Sorceress. Film yang berasal dari Perancis ini diangkat dari cerita rakyat yang berasal dari Afrika Barat, dimana seorang anak yang baru lahir bernama Kirikou menyelamatkan desanya dari seorang penyihir jahat bernama Karaba. Kamiki mengisi suara Kirikou dalam film yang rilis di Jepang tahun 1998 ini.

Profil Kamiki Ryonosuke
Setahun kemudian, Kamiki menjajal kemampuan aktingnya sebagai aktor cilik dan ikut bermain dalam dorama produksi TBS berjudul Good News. Dalam dorama ini, Kamiki berperan sebagai Naoya, putra seorang editor bernama Akiko (diperankan Tsuruta Mayu). Setelah bermain dalam dorama Good News, tahun berikutnya Kamiki kembali berakting. Tak tanggung-tanggung ia muncul dalam empat judul dorama sepanjang tahun 2000. Diawali dengan taiga, Aoi Tokugawa Sandai produksi NHK.  Ia kembali muncul dalam Quiz dan berperan sebagai Jadi Takano. Namida wo Fuite menjadi doramanya yang ketiga dan menjadi cameo dalam Kasouken no Onna.

Profil Kamiki Ryonosuke
Mukodono! merupakan salah satu dari dua dorama yang ikut diperankan pria kelahiran Fujiki Prefektur Saitama Jepang di tahun 2001. Dalam dorama yang dibintangi Nagase Tomoya dan Takeuchi Yuko, Kamiki berperan sebagai Arai Tsutomo, anak Arai Azusa (diperankan Suzuki Anju). Selain Mukodono!, Kamiki ikut bermain dalam Kamen Rider Agito.
Tahun 2002, Kamiki kembali bermain dalam 4 judul dorama. Diawali dengan dorama produksi NHK, Omiya. Dalam dorama yang menceritakan tentang kisah seorang wanita yang dipisahkan dari anaknya dan berusaha mendapatkan anaknya kembali, Kamiki berperan sebagai Seiichiro. Wedding Planner menjadi dorama pemilik tinggi badan 168 cm ini. Di sini, ia berperan sebagai anak Iijima Naoko yang berperan sebagai Kanako bernama Terashima Taku. Di season berikutnya, Kamiki kembali hadir dalam dorama Tantei Kazoku bersama Inamori Izumi dan Jinnai Takanori. Di sini ia berperan sebagai Tanaka Taro. Psyco Doctor menjadi drama terakhirnya di tahun 2002. Namun ia hanya menjadi cameo di episode 6 dalam drama yang dibintangi oleh Takenouchi Yutaka.

Profil Kamiki Ryonosuke
Kamiki kembali menjadi seiyu di tahun 2003. Kali ini ia mengisi suara untuk karakter Bo dalam film Sen to Chihiro no Kamikakushi a.k.a Spirited Away. Tidak hanya menjadi seiyu, di tahun yang sama Kamiki juga membintangi dua judul film. Dalam Rockers a.k.a Rokkazu, ia berperan sebagai Taku muda. Film lain yang ikut diperankannya adalah Odoru Daisosasen the Movie 2 : Rainbow Bridge o Fusa Seyo! atau judul internasionalnya Bayside Shakedown 2 : Save the Rainbow Bridge. Selain film, Taurus boy ini juga menjadi cameo untuk dorama Boku no Mahou Tsukai dan Dr. Koto Shinryojo. Selain menjadi cameo, Kamiki juga ikut bermain dalam dorama Ooku 3 yang mengambil setting era Shogun Tsunayoshi.

Profil Kamiki Ryonosuke
Renai Shousetsu merupakan tanpatsu (tv movie) Kamiki di tahun 2004. Di sini ia memerankan Kubo Satoshi muda, yang karakter dewasanya diperankan oleh Tamaki Hiroshi. Dorama yang diangkat dari novel berjudul sama ini kemudian dibuat dalam versi layar lebar yang dirilis 3 bulan setelah tv movienya tayang di televisi dengan pemain yang sama. Selain bermain dalam tanpatsu Renai Shousetsu, Kamiki menjadi cameo untuk dorama Honto ni Atta Kowai Hanashi. Pria bergolongan darah B ini juga ikut bermain dalam 3 judul film lain sepanjang tahun 2004. Dalam Survive Style 5+ yang dirilis 25 September 2004, Kamiki berperan sebagai Seiichi Kobayashi. Film selanjutnya dirilis di bulan berikutnya. Kali ini Kamiki berperan sebagai Kazuo, seorang anak pegulat yang membenci gulat dan juga ayahnya karena tidak ada saat ibunya meninggal dalam Otousan no bakkudoroppu a.k.a Backdrop of My Papa. Dalam film ini ia beradu akting dengan aktor Takashi Ukaji yang berperan sebagai ayahnya. Film terakhir Kamiki di tahun 2004 diangkat dari novel karya Risa Wataya. Dirilis pada 25 Desember 2004, Kamiki berperan sebagai Kazuyoshi Aoki dan beradu akting dengan aktris Aya Ueto dalam film Install.
Profil Kamiki Ryonosuke
The Life Heritage menjadi project Kamiki di tahun 2005. Dalam tayangan yang diproduksi oleh NTV ini, Kamiki bermain bersama Hirosue Ryoko. Sebelumnya, Kamiki juga membintangi sebuah drama keluarga bersama Haruka Ayase, Sawajiri Erika dan Hongo Kanata dalam Aikurushii. Dalam dorama ini, ia menjadi anak keluarga Mashiba, Mashiba Horo sedangkan aktris Haruka Ayase berperan sebagai kakak perempuannya. Dorama lainnya yang dibintangi Kamiki adalah taiga dorama Yoshitsune. Dorama ini menceritakan tentang kehidupan jendral Minamoto no Yoshitsune yang hidup di akhir periode Heian dan awal periode Kamakura. Kamiki berperan sebagai Minamoto Yoshitsune muda atau nama kecilnya Ushikawa atau Shanao. Pemeran Minamoto Yoshitsune sendiri diperankan oleh aktor Takizawa Hideaki.
Profil Kamiki Ryonosuke
Untuk layar lebar, ditahun 2005 Kamiki bermain dalam dua judul dan juga menjadi seiyu untuk dua judul film. Zoo menjadi salah satu judul film yang ikut dibintangi Kamiki. Film ini diangkat dari novel karya Otsuichi. Di film selanjutnya, Kamiki menjadi pemeran utama dalam film fantasi anak-anak, The Great Yokai War a.k.a Yokai Daisensou. Film yang diangkat dari novel karya Hiroshi Aramata ini juga diputar di Toronto International Film Festival. Sebagai film fantasi, film ini menggabungkan efek CGI dan stop-motion puppet animation. Karena perannya sebagai Tadashi Ino dalam film tersebut, Kamiki diganjar penghargaan sebagai Best Newcomer dari Japan Academy Awards. How’l Moving Castle menjadi salah satu film animasi Jepang dimana Kamiki ikut menjadi seiyu karakter Marukuru atau Markl untuk film yang diadaptasi dari novel karya penulis Inggris, Diana Wynne Jones dengan judul sama. Film ini tercatat sebagai salah satu film yang sukses secara komersil dalam sejarah film Jepang. Kamiki juga menjadi seiyu untuk film dokumenter March of the Penguins. Film dokumenter Perancis ini mengisahkan tentang kehidupan Pinguin Kaisar yang bermigrasi pada musim gugur di tempat khusus yang sudah digunakan leluhur mereka untuk berkembang biak.
Profil Kamiki Ryonosuke
Tanpatsu Tokyo Tower menjadi salah satu penampilan Kamiki di tahun 2006. Dalam dorama yang diangkat dari novel autobiografi Lily Franky berjudul sama, Kamiki berperan sebagai Boku muda. Tanpatsu Kamiki lainnya di tahun 2006 adalah Tantei Gakuen Q Special. Berkisah tentang 6 orang anak yang berniat untuk mengikuti ujian masuk sekolah detektif terkenal. Dorama yang diangkat dari manga berjudul sama ini selain dibintangi Kamiki yang berperan sebagai Kyu Renjo, dibintangi pula oleh Shida Mirai, Yamada Ryosuke, Naruki Matsukawa dan Jun Kaname. Di tahun yang sama, aktor yang bernaung dalam agensi Amuse ini menjadi seiyu untuk tiga judul film. Dalam Doraemon : Nobita’s Dinosaur 2006, Kamiki mengisi suara untuk karakter Piisuke, dinosaurus yang dipelihara Nobita. Kamiki juga ikut mengisi suara untuk film pendek Hoshi wo Katta Hi. Film yang hanya diputar terbatas di Museum Ghibli ini dibuat berdasarkan kisah yang ditulis Naohisa Inoue. Film lainnya yang juga disulih suaranya oleh Kamiki adalah film produksi Perancis yang diadaptasi dari buku anak-anak, Arthur et les Minimoy / Arthur and Minimoy. Kamiki mengisi suara karakter Arthur dalam film ini.

Profil Kamiki Ryonosuke
Seiring usianya yang terus bertambah, Kamiki tidak lagi hanya menjadi pemeran pendukung. Dalam Tantei Gakuen Q, Kamiki menjadi salah satu dalam jajaran pemeran utama dan kembali berperan sebagai Kyu Renjo. Dorama ini merupakan lanjutan dari tanpatsu Tantei Gakuen Q Special yang tayang setahun sebelumnya, Kamiki beserta pemeran lainnya kembali menyapa penggemarnya dalam dorama bertema detektif tersebut. Dorama lain yang ikut dibintangi Kamiki adalah Dondo Bare. Dalam drama keluarga tersebut, ia berperan sebagai Asakura Tomoya. Dorama selanjutnya yang juga dibintangi Kamiki adalah Ruri no Shima Sp. Dalam dorama tanpatsu ini, Kamiki berperan sebagai Miyahara Shion.

Profil Kamiki Ryonosuke
Untuk film, sepanjang tahun 2007 Kamiki membintangi empat judul dan menjadi seiyu untuk sebuah judul film. Salah satu filmnya merupakan layar lebar untuk dorama Ruri no Shima, Ruri no Shima Supesharu 2007 : Hatsukoi. Warabe-no-ju merupakan karaker Kamiki dalam film Dai-Nipponjin a.k.a Big Man Japan. Ia berperan sebagai monster anak dalam film yang dibuat dalam bentuk mockumentary. Film ini menceritakan kehidupan Masaru Daisato (diperankan aktor Hitoshi Matsumoto) yang memiliki tinggi dan berat melebihi rata-rata normal orang Jepang. Ia bertugas melawan monster-monster raksasa yang menyerang Jepang. Di film Into the Faraway Sky, Kamiki beradu akting bersama Suzuka Ohgo dan Yuma Sasano. Ia berperan sebagai Ryonosuke Kusunoki yang baru saja pindah ke sebuah kota kecil. Disana ia bertemu dengan teman-teman baru dan ikut berpartisipasi untuk melakukan protes terhadap proyek yang sedang dikerjakan ayahnya.

Profil Kamiki Ryonosuke

Menjadi DJ menjadi peran Kamiki dalam film berikutnya. Ia berperan sebagai Taro Takano, seorang anak yang memiliki kelainan darah. Karena tubuhnya melemah, ia harus tinggal di rumah sakit. Meskipun demikian Taro tidak menyerah. Ia menjadi DJ dan memutar lagu untuk menghibur pasien dan staf yang bekerja di rumah sakit tersebut. Taro juga berkenalan dengan Tamaki (diperankan Mayuko Fukuda) yang juga sedang dirawat di rumah sakit yang sama dan akhirnya keduanya saling menyukai. Sementara itu acara musik Taro menjadi hits bagi staf dan pasien rumah sakit. Film berjudul Little DJ~Chiisana Koi no Monogatari ini diangkat dari novel karya Tadashi Onitsuka. Piano no Mori diadaptasi dari manga karya Makoto Isshiki, menjadi film animasi yang dirilis 21 Juli 2007. Dalam film ini Kamiki mengisi suara karakter Shuhei Amamiya, teman sekaligus saingan Kai dalam bermain piano. Karakter Kai sendiri disuarakan aktris Aya Ueto.

Profil Kamiki Ryonosuke

Kaze no Garden merupakan dorama Kamiki di tahun 2008. Ia berperan sebagai Shiratori Gaku, anak seorang anestesi dari rumah sakit terkenal, Shirato Sadami (diperankan Nakai Kiichi) yang mengalami cacat mental. Di tahun 2009, penggemar fotografi ini ikut bermain dalam dorama produksi NTV berjudul Akahana no Sensei. Di dorama ini ia berperan sebagai Yaegashi Mamoru. Kamiki berperan sebagai Katsumata dalam trilogi terakhir 20th Century Boys 3 : Redemption. Film yang diangkat dari manga ilmiah karya Naoki Urusawa ini juga diputar di Sitges Film Festival dan Hawaii International Film Festival. Di tahun yang sama, Kamiki menjadi seiyu untuk dua judul film, Summer Wars dimana ia mengisi suara karakter Kenji Koiso dan film asal Perancis Arthur and the Revenge of Maltazard, ia mengisi suara untuk karakter Arthur.
Profil Kamiki Ryonosuke

Kamiki ikut bermain dalam dorama yang dibintangi oleh Miura Haruma dan Sato Takeru, Bloody Monday 2 di tahun 2010. Akihito Nagakura menjadi karakter Kamiki dalam dorama tanpatsu Kokoro no Ito. Dorama yang diproduksi NHK ini menceritakan tentang kegigihan dan harapan seorang ibu bernama Reiko Nagakura (diperankan aktris Matsuyuki Yasuko) yang menyandang tunarungu dan berharap putranya bisa menjadi seorang pianis kelas atas. Untuk peran tersebut, ia mendapatkan pelatihan bermain piano. Lewat aktingnya dalam tanpatsu ini, Kamiki dinominasikan sebagai Outstanding Actor in TV Films for Threads of Our Hearts dari 51st Monte-Carlo TV Festival 2011. Kamiki juga ikut bermain dalam sekuel dorama bergenre misteri Keizoku. Dalam dorama Keizoku 2: SPEC ini, ia berperan sebagai Juichi Ninomae. Kamiki kembali bertemu dengan Shida Mirai setelah kolaborasi mereka di tahun 2007 dalam dorama Tantei Gakuen Q. Keduanya kembali bertemu untuk menjadi seiyu dalam film animasi Karigurashi no Arrietty. Dalam film yang diadaptasi dari novel The Borrowers karya penulis Inggris Mary Norton, Kamiki mengisi suara untuk karakter Sho.

Profil Kamiki Ryonosuke
11 Nin mo Iru! menjadi dorama Kamiki di tahun 2011. Dalam dorama ini ia bereuni dengan aktor Tanabe Seiichi yang pernah bermain bersamanya dalam dorama tanpatsu Ruri no Shima SP di tahun 2007. Kali ini, mereka berperan sebagai ayah dan anak. Kamiki memerankan tokoh Sanada Kazuo, seorang siswa SMA dan anak sulung keluarga Sanada yang membantu ekonomi keluarganya dengan bekerja paruh waktu. Sementara ayahnya, Sanada Minoru seorang fotografer yang memiliki selera seni namun tidak produktif. Dalam Kokosei Restaurant, Kamiki kembali menjadi seorang siswa kelas tiga SMA dimana seorang guru baru datang untuk mengajar mereka memasak dan merencanakan membuka restoran yang dikelola oleh para siswa tersebut. Ia berperan sebagai Sakamoto Yosuke, sementara guru yang mengajar memasak bernama Chef Muraki Shingo diperankan oleh aktor Matsuoka Masahiro. Kamiki juga ikut bergabung menjadi seiyu untuk film animasi Toaru Hikushi e no Tsuioku a.k.a The Princess and the Pilot. Kamiki mengisi suara karakter Charles Karino, sedangkan untuk karakter Putri, Fana del Moral diisi oleh Seika Taketomi. Di tahun 2011, Kamiki memperoleh penghargaan dari Yahoo! People’s Choice sebagai The Best Actor of Japan / Netizen Popularity Awards yang diserahkan saat 2011 Seoul International Drama Awards.
Profil Kamiki Ryonosuke
Pria yang mengidolakan aktor sekaligus musisi Fukuyama Masaharu ini terlibat dalam dorama taiga Taira no Kiyomoni dan berperan sebagai Minamoto no Yoshitsune. Uniknya, Kamiki pernah memerankan tokoh tersebut di tahun 2005 dalam dorama taiga Yoshitsune. Jika dalam Yoshitsune Kamiki memerankan tokoh Minamoto no Yoshitsune di usia anak-anak, dalam dorama Taira no Kiyomoni ia memerankan peran dewasa. Dorama lainnya yang dibintangi aktor yang hobi bermain gitar ini berjudul Blackboard. Dorama ini terdiri atas tiga episode, dimana tiap episodenya memiliki tahun dan kisah berbeda. Persamaan dari ketiga kisah ini adalah blackboard dan setting tempat yang sama (Ota Ward). Kamiki muncul dalam episode ketiga, Blackboard (Third Night) : Yume. Ia berperan sebagai siswa pindahan bernama Omiya Masaki yang belum menerima pendidikan yang memadai karena kondisi keluarganya.

Profil Kamiki Ryonosuke
Untuk project filmnya di tahun 2012, Kamiki bermain dalam dua judul film. Salah satunya diangkat dari novel omnibus karya Ryo Asai berjudul sama, Kirishima, Bukatsu Yameruteyo. Jika novelnya terdiri atas berbagai cerita dan karakter, maka film ini hanya berfokus pada dua karakter dari novel tersebut, Ryoya Maeda dan Hiroki Kikuchi, dimana mereka melintasi batas-batas sosial antara kelas elite dan kelas bawah di sekolah mereka. Kamiki berperan sebagai Ryoya Maeda, seorang siswa SMA yang berasal dari kelas bawah sedangkan karakter Hiroki Kikuchi yang berasal dari kelas elit diperankan oleh Masahiro Higashide. Keterlibatan Kamiki dalam dorama Koizoku 2 : SPEC di tahun 2010 membuatnya kembali bergabung dalam film SPEC~Ten Heaven. Ia kembali berperan sebagai Juichi Ninomae dalam film bergenre detektif ini. Berkat kedua perannya dalam dua judul film yang dirilis di tahun 2012, Kamiki berhasil membawa pulang penghargaan sebagai Best Newcomer Actor dari 4th Tama Eiga Awards.

Profil Kamiki Ryonosuke
Di tahun 2013 ini, Kamiki bermain dalam dua judul dorama di season spring. Dorama pertama berjudul Kazoku Game. Dalam dorama bergenre sekolah ini, ia berperan sebagai anak sulung keluarga Numata bernama Shinichi. Oh ya, rencananya dorama ini akan dibuat sinopsisnya di Pelangi Drama, ditunggu ya readers. Dorama lainnya bergenre misteri berjudul Kogure Shanshikan. Jika dalam Kazoku Game Kamiki hanya menjadi pemeran pendukung, maka dalam dorama ini ia berperan sebagai lead male bernama Hanabishi Eiichi. Ia merupakan seorang siswa SMA yang baru saja pindah ke rumah barunya yang dulunya merupakan sebuah studio foto. Ia menyelidiki rahasia dibalik foto seorang wanita yang sedang menangis yang diambil dari studio foto yang kini menjadi rumahnya. Dorama ini diangkat dari novel karya Miyabe Miyuki. Kamiki juga bergabung dalam dua film SPEC yang akan dirilis pada musim gugur tahun ini, SPEC : Close~Progress Version a.k.a SPEC~Ketsu~Zen no hen dan SPEC : Close~Crisscross Version a.k.a SPEC~Ketsu~Kou no hen.
Profil Kamiki Ryonosuke
Selain membintangi berbagai dorama, film dan menjadi seiyu, Kamiki juga menjadi model untuk MV The Sun Also Rises milik Takashashi Yu dan juga laris sebagai model CM (iklan). Beberapa CM yang dibintangi Kamiki diantaranya P & G “Rijoi”, Tokyo Disneyland, Toybox, Coca Cola Kyun, Ajinomoto, dan masih banyak lagi.


 Profil Kamiki Ryonosuke
Demikian ulasan profil Kamiki Ryonosuke. Semoga infonya bermanfaat ya. Untuk Kamiki chan yang berulang tahun hari ini お誕生日おめでとうOtanjoubi omedetou gozaimasu, semoga kariernya semakin bersinar. Sampai jumpa di profil lainnya readers. Arigato ^^.
Written by Yohana (Fb | Twitter)
Only posted on PelangiDrama.net
DON’T REPOST TO OTHER SITE!!!